English

Batu Giok BerukirChapter 2

0 Comments

Bukan Tuan Muda Fu yang membunuh Nyonya Muda Yuemin.


Kedatangan Qin Yan berdampak besar pada Fu Changling. Dia terkejut sampai hampir kehilangan arah. Menekan tulang rusuknya yang patah, dia secara naluriah berbalik dengan niat untuk berlari ke luar. vuL 12

Gerakannya yang tiba-tiba itu mendatangi mereka yang belum kembali ke akal sehatnya. Sebelum pedang panjang di tangan Qin Yan diturunkan, dia sekali lagi menembakkannya. Pedang panjang itu terbang ke arah Fu Changling dan tiba-tiba kepalanya menukik dan berhenti di depan Fu Changling, menangkap lehernya dengan ujung setajam silet. Memaksanya untuk berhenti diam di tempatnya berdiri, tidak lagi bisa melangkah lebih jauh.

“Jangan… Jangan bergerak!”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Pada saat ini, suara kasar seorang pemuda datang dari jauh. Semua orang berpaling untuk melihat ke arah suara itu dan melihat bahwa, tidak jauh dari sana, seorang pemuda sedang bergegas menuju sekelompok orang disana dengan terengah-engah.

Pemuda itu tampak berusia sekitar lima belas sampai enam belas tahun. Dia memiliki wajah bulat yang terlihat sangat menyenangkan. Hiasan di bajunya cocok dengan matanya. Ia juga mengenakan jubah putih dengan lengan lebar. Ada rumbai giok bundar yang tergantung di pinggangnya, tapi rambutnya diikat dengan ikat rambut, bukan giok guan. Ada pola bunga di lengan lebar itu, dan bukannya burung bangau putih. EmZLcy

Dia tidak berhenti berlari sampai dia berhenti di depan Qin Yan, dengan kedua tangan di depan dadanya, dia membungkuk dengan hormat sambil terengah-engah, “ShiShixiong!”

Qin Yan mengangguk. Pemuda itu membiarkan dirinya bernapas sejenak sebelum dia bersandar tegak dan menyapu helai rambut yang telah jatuh di pundaknya ke belakang kepalanya. Kemudian, dia berkata, “Shixiong, istirahatlah, biarkan aku yang menanganinya.”

Qin Yan terus menganggukkan kepalanya. Dia mengangkat tangannya dari samping tubuhnya, dan pedang yang berhenti di depan Fu Changling tampak seperti binatang spiritual yang dipanggil oleh tuannya. Pedang itu berbalik dan jatuh dengan mantap ke tangan Qin Yan. Qin Yan menatap Fu Changling, tetapi dia tidak menatapnya terlalu lama, meskipun Fu Changling merasa seperti sedang ditatap untuk waktu yang sangat lama. Dia tidak bisa menahan diri untuk membeku di tempat oleh tatapannya itu. Sebelum dia bisa kembali ke akal sehatnya, Qin Yan berbalik dan berjalan menuju ke arah Yue Mingsi.

Fu Changling menatap bagian belakang Qin Yan dengan linglung. Pada saat ini, pemuda itu berjalan menuju Fu Changling. Sambil membungkuk, dia berkata, “Tuan Muda Fu, yang lebih rendah ini adalah murid dari Istana Surgawi Hongmeng, Yun Yu yang kebetulan melewati daerah ini bersama Qin Yan Shixiong. Kami melihat Tuan Muda dikejar, dan datang dengan niat untuk membantu.” LIgqxj

Indera Fu Changling ditarik kembali ke masa sekarang oleh pemuda ini. Dia berbalik dan mengarahkan pandangannya pada Yun Yu.

Situasi macam apa yang mereka hadapi sekarang? Selain memusnahkan sekte, dia bahkan membawa Shidi bersamanya?

Mungkinkah pria ini juga menjadi raja iblis masa depan?

Fu Changling memikirkannya sejenak. Dia tidak mengingat apapun tentang seseorang dengan nama Yun Yu. Mungkin orang ini meninggal lebih awal atau bakatnya hanya biasa-biasa saja, mungkin itulah alasan mengapa Fu Changling tidak memiliki kesan padanya. RMmP4p

Menghadapi beberapa karakter sampingan yang bahkan tidak meninggalkan sedikit ketenaran, Fu Changling sedikit santai dan menganggukkan kepalanya pada Yun Yu, tampak berterima kasih padanya. Yun Yu juga tahu tentang hukum Klan Fu sebelum tahap pembentukan inti mereka. Jadi dia tersenyum, dan mengambil beberapa botol dari kantong spiritualnya dan memberikannya kepada Fu Changling, berkata, “Tolong oleskan obat ini di tumuhmu dulu, Tuan Muda Fu. Shixiong telah pergi untuk berdiskusi dengan Tuan dari Klan Yue, dan kami akan segera pergi bersamamu.”

Kata-kata ini memberi Fu Changling perasaan aneh. Dia membiarkan dirinya dibimbing oleh Yun Yu saat mereka berjalan, pada saat yang sama dia menulis deretan karakter, “Mengapa membawaku pergi?”

Kata-kata yang dia tulis melayang di langit yang berkilauan dengan warna emas. Setelah Yun Yu membacanya, dia dengan sabar menjelaskan, “Kami harus membantu sampai akhir. Kamu telah menemui kemalangan di sini. Kami tidak akan meninggalkanmu di sini setelah kami menyelamatkanmu.”

“Mengapa kalian menyelamatkan aku?” FC7s9B

Kata-kata ini membuat Fu Changling semakin ragu. Aku bahkan tidak memiliki hubungan denganmu, jadi kenapa kamu begitu baik padaku?

Kata-kata ini sedikit mengganggu, tetapi Yun Yu tidak memasukkannya ke dalam hati. Dia membantu Fu Changling duduk, lalu memberinya obat, dan mulai menggunakan energi spiritualnya untuk menyembuhkan luka Fu Changling.

Dia menyembuhkannya sambil menjelaskan lebih lanjut, “Klan Fu selalu memiliki hubungan yang baik dengan Istana Surgawi Hongmeng. Kami akan membiarkannya jika kami tidak melihatnya, tapi karena kami sudah melihatnya, tidak ada alasan bagi kami untuk membiarkanmu.”

Fu Changling tidak lagi bertanya. Dia tidak punya tujuan lain, karena alasan ini terdengar terlalu tidak meyakinkan. Jika dia bertanya lebih lanjut, Yun Yu tidak akan memberinya jawaban yang jujur. rKYadG

Adapun untuk orang yang satunya, Qin Yan, bahkan jika kamu mati di pinggir jalan, dia tidak akan mungkin mau melihat mayatmu. Apalagi membuang pedangnya untuk membantu dengan pandangan sekilas dari jalanan.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Vfpjx xjqjc vlj wfcpjvl rjcuja ybrjc?

Please visit langitbieru (dot) com

Vfijlc lae, plxj Bijc Me vjc Prajcj Vegujkl Lbcuwfcu yfgyjul teyecujc sjcu yjlx, yexjcxjt Bijc Tef peuj yfgyjul teyecujc sjcu yjlx vfcujc Prajcj Vegujkl Lbcuwfcu?

Vfwej xfxejajc qfcuejrj vl Techf vlyfvjxjc wfcpjvl rjae lrajcj, aluj rfxaf, vjc fwqja xijc. 1GDj4v

Vjae-rjaecsj afwqja jvjijt Prajcj Vegujkl Lbcuwfcu. Prajcj Vegujkl Lbcuwfcu yfglrl xbifxrl cjrxjt xecb afgxjsj vl Techf. Vfaljq jcuubajcsj, vjgl Ufcuejrj Prajcj tlcuuj afaej, rfwejcsj vlqlilt vjgl rfwej sjcu jvj vl yjkjt ijcula. Vfwej weglv sjcu ifylt wevj rjae ufcfgjrl vjqja vlqlilt ecaex wfijcpeaxjc qfcvlvlxjc wfgfxj vl Prajcj Vegujkl Lbcuwfcu. Pae jvjijt rfxaf xeialnjrl qjilcu yfgufcurl, qjilcu xeja, rfgaj qjilcu vlqibwjalx vl Techf.

Siapa yang tidak akan berhubungan baik dengan sekte seperti mereka? Mengapa mereka malah memihak padanya, Fu Changling?

Fu Changling tidak bertanya lebih jauh. Setelah Yun Yu menyembuhkan lukanya, Qin Yan memimpin Yue Mingsi ke arah mereka. Di samping Yue Mingsi berdiri seorang pria paruh baya yang tampak berusia lebih dari empat puluh tahun. Dia memiliki fitur wajah yang kokoh dan mengenakan jubah biru dengan kemeja putih bagian atas. Matanya bertepi merah.

Fu Changling tahu bahwa dia adalah Kepala Keluarga dari Klan Shangguan, ayah dari Shangguan Yuemin, Shangguan Yuan. 4P6nvk

“Mereka bilang kamu membunuh seseorang,” Qin Yan memulai, suaranya tenang dan halus. “Benarkah itu?”

Suara ini mengejutkan Fu Changling. Saat ini, suara Qin Yan sangat jelas. Sangat berbeda dibandingkan dengan suara Qin Yan dari kehidupan terakhir mereka. Qin Yan dari kehidupan terakhir mereka tidak akan pernah berbicara terlalu keras. Suaranya agak serak, dan setiap kata yang dia ucapkan terasa seperti akan menggosok hatimu.

Tapi Fu Changling dengan cepat berdamai dengan dirinya sendiri. Karena saat ini, Qin Yan baru berusia tujuh belas tahun. Baru setelah itu, ketika Qin Yan menerima enam puluh empat paku yang menusuk tulang ke tubuhnya, dimana salah satunya telah menembus tenggorokannya dan membuatnya terluka.

“Tuan Muda Fu?” 1bLRdn

Qin Yan memanggilnya lagi dan menyadarkan Fu Changling dari lamunannya. Fu Changling mendengar panggilan Qin Yan. Saat kesadarannya kembali, dia dengan panik menggelengkan kepalanya dan mengangkat tangannya untuk sekali lagi menulis kata-kata berwarna emas di udara: “Ketika aku bangun, dia sudah mati di sampingku.”

“Bohong, semuanya bohong!” Shangguan Yuan dengan marah membentak, “Kemarin kamu berkonflik dengan Yuemin, dan hari ini, dia meninggal di tempat tidurmu. Kamu berani mengatakan kalau kamu tidak ada hubungannya dengan semua ini?”

Fu Changling tersenyum mengejek, lalu menatap mata Shangguan Yuan sebelum dia mengerti segalanya. Tatapan ini membuat Shangguan Yuan mengepalkan tinjunya dengan gugup.

Fu Changling tidak bisa repot-repot berbicara terlalu banyak. rG8KBz

Cukup mudah untuk membuktikan bahwa dia bukan orang yang membunuh Shangguan Yuemin. Hanya saja, dalam kehidupan terakhirnya, dia tidak tahu manfaat yang telah dijanjikan Yue Mingsi kepada Shangguan Yuan untuk membuatnya begitu yakin bahwa Fu Changling-lah yang membunuhnya. Dia bahkan telah menghadirkan banyak saksi dan bukti, jadi Fu Changling tidak punya kesempatan untuk membela diri dalam situasi seperti itu.

Bagaimanapun … ini tidak seperti orang-orang ini akan bertahan melewati malam ini.

Saat dia berpikir sampai saat ini, jantung Fu Changling tenggelam. Dia melihat warna langit dan mencuri pandang ke arah Qin Yan.

Dia perlu mencari kesempatan untuk meninggalkan tempat konyol ini. Y1gNAJ

Fu Changling merenung dan mulai membuat rencana baru di dalam hatinya.

Menurut ingatannya, tidak masalah apakah Qin Yan ada di sini untuk memusnahkan sekte, sesuatu yang jahat pasti akan muncul malam ini. Entitas jahat itu tidak cukup kuat untuk menjatuhkan Qin Yan, tetapi Klan Shangguan pasti akan berada dalam kekacauan untuk sementara waktu. Itu adalah kesempatan terbaiknya untuk memanfaatkan kemunculan entitas jahat itu dan melarikan diri ketika semua orang terlalu sibuk.

Langit Bieru.

Satu-satunya kekhawatirannya adalah butuh waktu dan kekuatan untuk membangun array transportasi. Karena entitas jahat ini hanya akan muncul setelah beberapa waktu, apa yang perlu dia lakukan sekarang adalah menyusun array dan menunggu waktu yang tepat.

Fu Changling mengambil keputusan dan tersenyum sekali lagi. Dia mengangkat tangannya dan bersiap untuk menulis di udara. Setelah melihat ini, Yue Mingsi mengambil langkah maju, dan berkata, “Tuan Muda Tertua, kamu tidak perlu …” ekP5gq

“Biarkan dia berbicara.”

Qin Yan mengangkat tangannya dan segera memotong kata-kata Yue Mingsi. Pandangan Yue Mingsi berubah mengerikan, dan ketika Fu Changling melihatnya menyusut kembali, dia tidak bisa menahan perasaan sedikit bahagia. Bersandar di pohon, dia mengangkat tangan di udara dan menulis dua kata, “Periksa mayatnya.”

Dia tidak tahu bagaimana Shangguan Yuemin meninggal, tapi bagaimanapun, akan ada sedikit banyak jejak bagaimana Ia mati di mayat itu.

Saran Fu Changling didukung oleh Yun Yu, yang langsung berkata, “Benar, benar, benar. Mari kita periksa mayatnya. Semuanya akan jelas jika kita memeriksa mayatnya!” Yce5l0

Qin Yan mengangguk. Dia kemudian berbalik dan menatap Shangguan Yuan dan Yue Mingsi, dan berkata, “Mari kita periksa mayatnya.”

Keduanya tidak terlihat baik-baik saja. Shangguan Yuan telah menahannya selama setengah hari sebelum akhirnya melolong keras dan memarahi, “Putriku sudah mati. Bisakah kalian membiarkan dia beristirahat dengan damai? Pembunuhnya adalah Fu Changling, dan tidak ada yang perlu diperiksa! Seseorang telah melihatnya membawa putriku ke kamarnya kemarin malam!”

“Di Manor Shangguan, jika seseorang melihat orang lain menyeret Nyonya Muda Shangguan ke kamar mereka, mengapa mereka tidak menghentikannya?”

Yun Yu membeku di tempat ketika dia mendengarnya. Fu Changling menoleh untuk tertawa tanpa suara, dan Shangguan Yuan tampak sangat malu. Ketika dia ingin menjelaskan, Qin Yan dengan tenang berbicara, “Jika tidak ada yang berani memeriksa mayat itu, maka aku akan membawanya pergi.” 1TIsaF

Saat dia mendengarkan ini, ekspresi Shangguan Yuan berubah menjadi lebih buruk. Saat kedua belah pihak membeku di sana, di antara sekelompok orang, seorang pemuda dengan lemah berkata, “Ayah …”

Semua orang berbalik untuk melihat ke arah datangnya suara itu, hanya untuk melihat seorang pemuda berusia lima belas sampai enam belas tahun. Dia mengenakan jubah biru lengan panjang, dan seolah-olah dia telah mengumpulkan keberaniannya di bawah tatapan marah Shangguan Yuan, dia menelan ludah dan menekan kegoyahan dalam suaranya saat dia berkata, “Ibu berkata … lebih baik jika … kematian kakak dilakukan penyelidikan yang jelas…. ”

Fu Changling mengangkat pandangannya ke arahnya, dan setelah beberapa saat berpikir, dia ingat bahwa pemuda ini pasti adalah putra tertua Shangguan Yuan, Shangguan Mingyan.

Setelah mendengar kata-kata putranya, Shangguan Yuan memelototi Shangguan Mingyan. Shangguan Mingyan tidak berani balas melihat ke arahnya, tapi dia memberi isyarat. “Tuan Abadi, ibuku mengundang semua orang ke tempatnya. Lewat sini.” IoMBa

Qin Yan mengangguk. Dia menoleh ke arah Fu Changling. Setelah melihat tatapan Qin Yan, Yun Yu dengan cepat menarik Fu Changling, dan sambil menggenggam lengannya, dia berkata, “Shixiong, ayo pergi!”

Qin Yan mengangguk. Fu Changling bersandar pada Yun Yu dan memutar matanya sebelum Yun Yu membawanya, masih menggenggam lengannya, dan berjalan menuju halaman belakang.

Dengan malas, Fu Changling bersandar pada Yun Yu seolah-olah seluruh tulang-tulangnya telah hancur, membuat orang lain lengah padanya. Dia menggunakan kesadaran spiritualnya untuk memindai seluruh Manor Shangguan. Dengan hati-hati, dia menggunakan kipas emas kecilnya itu untuk membuat garis di jarinya. Setiap kali mereka tiba di tempat yang tepat, dia akan meneteskan butiran darah ke tanah.

Dia diam-diam merenungkan struktur Manor Shangguan ini saat dia datang, bersama dengan semua orang, ke halaman belakang. 6IGjQF

Sebuah balai leluhur telah dibangun di halaman belakang. Shangguan Yuemin belum dimasukkan ke dalam peti mati. Dia berbaring di dekat bagian belakang aula leluhur dan seorang wanita mengenakan pakaian putih berdiri di depan gerbang utama seolah-olah dia telah menunggu mereka.

Wanita itu terlihat berusia sekitar awal empat puluhan dan sangat kurus. Dia memiliki kecantikan lembut yang biasa terlihat pada wanita dari Selatan. Qin Yan berjalan dan membungkuk ke arah wanita itu, lalu dia menyapanya, “Nyonya Shangguan.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Tuan Abadi.” Nyonya Shangguan tersadar, lalu dia berbalik untuk melihat Yue Mingsi dan Shangguan Yuan. “Yue Zhenren, Tuanku.”

“Apa artinya ini?” tq02N6

Shangguan Yuan tidak terlihat senang. “Bukankah aku sudah memberitahumu untuk menjaga aula leluhur? Apa yang kamu lakukan dengan mencampuri peristiwa yang terjadi di halaman depan?”

“Min’er sudah meninggal.” Nyonya Shangguan menundukkan kepalanya dengan air mata. “Aku harus tahu bagaimana dia meninggal. Karena Tuan Abadi dari Istana Surgawi Hongmeng telah datang, biarkan mereka membantu kita. Seharusnya tidak masalah.”

Saat dia berbicara, seolah-olah Nyonya Shangguan tahu apa yang hendak dikatakan Shangguan Yuan, dia tidak memberinya kesempatan. Dia berbalik dan berbicara dengan Qin Yan, “Silakan lewat sini, Tuan Abadi.”

Fu Changling dan Yun Yu mengikuti Qin Yan ke belakang aula leluhur. Yue Mingsi dan Shangguan Yuan bertukar pandang dan Yue Mingsi diam-diam menggelengkan kepalanya sebelum mengikuti Qin Yan ke dalam. 3ihpwu

Sekelompok orang itu tiba di belakang aula leluhur. Nyonya Shangguan menelan ludah, mengendalikan emosinya sebelum berjalan ke depan untuk mengangkat kain putih dari kepala Shangguan Yuemin ke dadanya. Kemudian, dengan suara parau, dia berkata, “Datang dan lihatlah, Tuan Abadi.”

Qin Yan mengangguk. Dia berjalan ke depan dan tatapannya membuat mayat itu terbalik.

Shangguan Yuemin mengenakan gaun panjang berwarna pink. Rambutnya disisir rapi dan dia berbaring di tempat tidur. Kedua tangannya diletakkan di atas perutnya. Matanya tertutup rapat. Wajahnya pucat hijau, tampak memiliki ekspresi kesakitan. Ada sidik jari yang sangat jelas di lehernya, tapi selain itu, tidak ada bekas luka lain.

“Min’er ditemukan pagi ini di kamar Tuan Muda Fu. Ketika dia ditemukan, Tuan Muda Fu dan dia sedang berbaring di tempat tidur. Ia tidak mengenakan pakaian apapun, dan di sekujur tubuhnya ada bekas luka ini. Pemeriksa mayat mengatakan bahwa dia dicekik sampai mati …” 1XuGdQ

Qin Yan mendengarkan dengan sabar saat Nyonya Shangguan mengingat proses ditemukannya Shangguan Yuemin. Saat dia mendengarkan, dia menggunakan tangan untuk membuka matanya. Kelopak mata Shangguan Yuemin dibuka, dan tidak ada keanehan apapun di dalamnya. Setelah itu, dia membuka baju Shangguan Yuemin untuk memeriksa anggota tubuhnya. Ketika dia tidak menemukan ada yang salah dengan mereka, pandangannya tertuju pada sabuknya.

Dia tampak sedang memikirkan sesuatu. Shangguan Yuan menyadari di mana dia melihat, dan dengan cemas membentaknya, berkata, “Apa yang ingin kamu lakukan?!”

Qin Yan tidak mengatakan apa-apa. Dia diam-diam melihat perut Shangguan Yuemin.

Fu Changling mengikuti tatapan Qin Yan dan dia membeku. EHMsQa

Perut Shangguan Yuemin bergetar dengan frekuensi yang sangat lemah, lambat, dan tidak mencolok yang tidak terlihat oleh mata manusia.

Getarannya terlalu redup. Di balik pakaiannya, tampak seperti ada seekor binatang yang menyerupai ular yang merayap di perutnya. Jika bukan karena seseorang yang terampil seperti Qin Yan yang sering berlatih seni bela diri sepanjang tahun melihat keanehan ini, orang normal mungkin tidak akan memperhatikan gerakan seperti itu.

Fu Changling menusuk sikunya ke arah Yun Yu, yang berdiri di sampingnya. Yun Yu tiba-tiba berbalik, dan Fu Changling menulis tiga kata, “Kompas Pendeteksi Yin.”

Meskipun Yun Yu tidak tahu apa maksud Fu Changling, dia mengeluarkan Kompas Pendeteksi Yin dari lengan bajunya dan memberikannya kepada Fu Changling. Dia bertanya dengan bingung, “Apa … apa yang ingin kamu lakukan dengan ini?!” sxL0Wb

Saat Yun Yu mengambil Kompas Pendeteksi Yin dan melihat betapa liarnya jarum di atasnya bergerak, dia menamparnya, hanya untuk melihat bahwa jarum itu tidak berhenti bergerak. Dia secara naluriah mengangkat kepalanya untuk melihat Qin Yan yang berdiri di depan, dan berkata dengan panik, “Shixiong, Kompas Pendeteksi Yin ini sepertinya rusak. Kompas ini tidak menunjuk ke satu arah, tapi berputar sangat cepat!”

Qin Yan tidak mengatakan apa-apa. Dia mengarahkan pandangannya ke perut Shangguan Yuemin, pedangnya sudah terhunus setengah cun.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Fu Changling menampar kipas kecil yang selalu ada di dekatnya, lalu diam-diam mengambil setengah langkah ke depan dan memperhatikan Shangguan Yuemin yang terbaring di atas papan kayu.

Kebetulan saat itu matahari sedang terbenam. Matahari diam-diam jatuh di balik pegunungan, dan burung-burung terbang tinggi membumbung ke udara. Kabut hitam di dalam hutan mulai melonjak dengan keras menuju Manor Shangguan, dan kemanapun kabut itu pergi, rerumputan layu. t7TCA1

“Aku sedang berpikir,” Qin Yan memelototi Shangguan Yuemin, ketenangan dalam suaranya penuh dengan peringatan. “Orang yang membunuh Nyonya Muda Yuemin bukanlah Tuan Muda Fu.”

“Lalu siapa?”

Nyonya Shangguan menunjukkan sikap yang tajam dan sangat tenang. Kedua tangannya diletakkan di lengan bajunya saat dia memelototi Qin Yan. Tangan Fu Changling, masih meneteskan darah, memutar dirinya menjadi segel mantera. Dia menggunakan kesadaran spiritualnya untuk mengamati apa yang ada di luar.

Pada saat matahari jatuh dari langit, dan kegelapan menyelimuti tempat ini, teriakan tajam terdengar dari luar. Pedang panjang Qin Yan menyapu dan dengan tenang berkata, “Ini dia!” OpKynD


Catatan Penulis:

Pertanyaan: Bagaimana Fu Changling bisa berdebat dengan Shangguan Yuemin? Bukankah dia bisu?

Jawaban: Dia mengetik sangat cepat, dilatih untuk menjadi prajurit keyboard.


English Translator : Jean Lee n7UH1l

Translator's Note

师兄 diterjemahkan menjadi ‘kakak laki-laki seperguruan’

Translator's Note

师弟 diterjemahkan menjadi ‘adik laki-laki seperguruan’

Translator's Note

Perhatikan bahwa pada raw sebenarnya tertulis 老爷 [lao ye] yang berarti ‘lelaki tua’ tetapi dalam hal ini itu adalah bentuk penyebutan untuk memanggil suaminya.

Translator's Note

儿 adalah sufiks yang ditambahkan sebagai bentuk sayang, seperti orang tua yang memanggil anaknya.

Translator's Note

Pada raw tertulis 感 阴 盘 (Secara harfiah Detektor Yin). Itu mungkin penemuan penulis sendiri tentang sesuatu yang mendeteksi kehadiran peristiwa supernatural (alias Yin atau Hantu).

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!