English

Batu Giok BerukirChapter 31.2

0 Comments

Penerjemah: Jeff


Jika seorang anggota keluarga Fu tidak banyak bicara, maka mereka sangat tidak banyak bicara. Fu Yulan ini jelas yang pertama. Setelah dia mengatakan jenis akar spiritual Fu Changling, dia mengangkat kepalanya untuk melihat Fu Changling dan berkata, “Tidak hanya akar spiritualmu sama, bahkan caramu berpakaian sangat mirip dengan Klan Fu. Teman kecil ini, siapa namamu? Berapa usiamu? Apa kamu mendaftar untuk menjadi kultivator pedang atau kultivator daois …” 3DsPA2

“Penatua Fu.” Jiang Yebai dengan tenang berbicara, “Diam.”

Kata-kata ini gagal membuat Fu Yulan merasa sedikit malu. Semua orang kecuali dia menoleh, melambaikan kipasnya, dan mengambil cangkir teh dari pelayan yang berdiri di belakangnya untuk menyesapnya.

Please visit langitbieru (dot) com

Dua puluh dari mereka menyelesaikan ujian agak cepat. Kemudian, Yun Yu memimpin mereka keluar. Setelah gerbang aula besar ditutup, Xie Yuqing menyerahkan semua nilai ujian dua puluh orang ini, kertas ujian, dan dokumen.

Fu Yulan ingin melihat dokumen Fu Changling pertama kali. Setelah melihatnya, ia dengan mengejutkan berkata, “Semua ujiannya mendapat 天! Istana Surgawi Hongmeng tidak pernah memiliki seorang siswa yang mencetak nilai penuh dalam tes sastra. Meskipun orang ini masih muda, ia benar-benar banyak membaca.” fBhK1s

Berbicara, Fu Yulan membentangkan gulungan itu dan melihat lukisan Fu Changling. “Pengerjaannya dilakukan dengan benar-benar cerdik. Tanpa lebih dari sepuluh tahun latihan, sesuatu seperti ini tidak akan pernah bisa dilakukan …”

“Bagaimana dengan A-Yan?”

Jiang Yebai bertanya kepada Xie Yuqing, yang berdiri di depannya, dengan lembut ketika gulungan itu diberikan kepadanya

Tanpa kedipan emosi, Xie Yuqing membungkuk dan berkata, “Dia pergi ke belakang gunung dan belum kembali.” 6mCxuB

Jiang Yebai membeku sesaat. Dia mengangkat kepalanya dan kerutan semakin dalam muncul di antara alisnya. “Apa yang dia lakukan di belakang gunung?”

“Melarang peserta ujian keluar dari area ujian.”

Xie Yuqing menjelaskan kata demi kata. Jiang Yebai tidak mengatakan apa-apa. Dia memegang gulungan itu untuk waktu yang sangat lama dan setelah beberapa saat, dia mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa.

Setelah semua Tujuh Tetua dan Jiang Yebai melihat nilai semua peserta, mereka mulai membuat pengaturan. Istana Surgawi Hongmeng mengkategorikan murid-murid mereka dengan ketat — murid dari berbagai akar spiritual akan dialokasikan untuk shifu yang sesuai. Setelah setiap tetua memilih murid mereka sendiri, satu-satunya yang tersisa tidak lain adalah Fu Changling. CmPdn4

“Setelah memperoleh天untuk semua empat sektor,” Fu Yulan mendesah, “Jika seseorang dengan hasil tes tersebut memilih jalur kultivasi Taois, dia akan paling cocok diajar olehku. Sayang sekali.” Fu Yulan berpaling ke Jiang Yebai. “Guru terbaik dari kultivator pedang tidak lain adalah kamu, Tuan Istana, Sanggan-Jun. Orang ini, Shen Xiufan, perkembangannya akan sangat baik. Bagaimana pendapat Tuan Istana sendiri?”

Jiang Yebai tidak mengatakan apa-apa. Dia mengalihkan pandangannya ke Sanggan-Jun, yang sedang menyesuaikan jubahnya. Ditatap seperti itu oleh Jiang Yebai, Sanggan-Jun segera berkata, “Dia terlalu berbakat dan aku memiliki terlalu banyak murid, aku tidak bisa membawanya.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Sanggan-Jun memang menerima banyak kultivator pedang di Istana Surgawi Hongmeng.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Setelah berpikir sejenak, Jiang Yebai berkata, “Kalau begitu dia akan menjadi milikku.” A7ivxf

Zfcvfcujg xjaj-xjaj lcl, sjcu ijlc wfcuemjqxjc rfijwja xfqjvjcsj, afajql Aljcu Tfyjl yfgxjaj, “Glj jxjc wfcpjvl weglv alvjx ijcurecu.”

Zfrxlqec vlj jvjijt weglv alvjx ijcurecu, rfwej bgjcu ajte yjtkj Hlc Tjc jvjijt rjae-rjaecsj weglv ijcurecu Aljcu Tfyjl. Vtfc Wleojc jxjc wfcpjvl weglv xfvej Aljcu Tfyjl rfijwj yfgajtec-ajtec. Cqjxjt vlj jxjc wfcpjvl weglv ijcurecu jaje alvjx ijcurecu, xejilolxjrlcsj revjt pjet vl vfqjc vlyjcvlcuxjc vfcujc weglv yljrj vjgl qjgj afaej ijlccsj.

Fu Yulan menghela napas dan setelah Jiang Yebai selesai menulis daftar nama dan memberikannya kepada Xie Yuqing, dia berkata, “Pergi buat pengumuman.”

Xie Yuqing mengambil daftar nama, membungkuk, dan pergi. kNRcWU

Sejak keluar dari aula besar, Fu Changling tidak pernah berbicara. Dia telah mengistirahatkan dirinya di langkan dengan mata tertutup.

Sebaliknya, Shangguan Mingyan dan murid-murid lainnya berada di jantung diskusi. Sekelompok orang terdengar mengocehkan tentang semua yang baru saja terjadi. Fu Changling dengan acuh tak acuh mendengarkan, tetapi setelah beberapa saat, Xie Yuqing keluar. Semua orang jatuh ke dalam keheningan. Bahkan Fu Changling perlahan membuka matanya, menatap Xie Yuqing yang berdiri di atas panggung.

Langit Bieru.

Ketika Xie Yuqing berbicara, dia membuat kata-katanya tetap stabil, “Daftar nama telah dirilis. Yang terpanggil, dimohon untuk mengikuti shifu masing-masing. Mereka yang tidak dipanggil, ikuti Yun Yang Shixiong menuruni gunung. Masuk ke Sekte Pedang milik Sanggan-Jun, Shangguan Mingyan.”

Mendengar kata-kata ini, Shangguan Mingyan dengan senang hati berjalan ke depan. Dia membungkuk pada Xie Yuqing. Setelah dia mengangguk kembali, Yun Yu melambai padanya, “Mingyan, ikuti aku.” 4KfPys

“Menjadi murid Yu Qiong Zhenjun, Yang Yi.”

“Menjadi murid Penatua Liu, Zhang Zhiqi.”

……

Xie Yuqing memanggil nama demi nama, sampai akhirnya, dia menyebut nama Fu Changling, “Menjadi murid Tuan Istana Jiang, Shen Xiufan.” bor1Pw

Mendengar kata-kata ini, Fu Changling membeku di tempat. Hanya setelah beberapa saat dia kembali ke akal sehatnya. “Aku mengikuti Tuan Istana Jiang?”

Tatapan iri melekat padanya. Setelah linglung sejenak, Yun Yu bergegas ke Fu Changling dan memegang tangannya dan dengan penuh penghargaan berkata, “Ini terlalu hebat! Setelah bertahun-tahun, akhirnya, seseorang datang untuk mengisi posisiku!”

“Apa… Apa artinya ini?”

Fu Changling merasa sedikit takut. Yun Yu tampaknya ingin mengatakan sesuatu, tetapi Xie Yuqing menyela, “Ikuti Shixiong-mu kembali ke puncakmu. Adapun murid-murid lainnya, kalian semua akan menerima surat referensi dari Istana Surgawi Hongmeng. Meskipun jalan kalian mungkin tidak bersinggungan dengan Istana Surgawi Hongmeng, akan ada tempat bagi kalian di antara seratus sekte di luar sana. Aku harap kalian semua tidak akan meninggalkan jalan keabadian, dan semoga kita akan saling membutuhkan lagi di masa depan.” dgAB8U

Berbicara, Xie Yuqing meletakkan tangannya di depan dirinya dan membungkuk kepada yang lain. Mata beberapa murid memerah saat mereka mengembalikan salam dan mengikuti Yun Yang kembali menuruni gunung.

Semua orang mengikuti Shixiong dan Shijie mereka sendiri kembali ke puncak tempat mereka berada. Memimpin Fu Changling dan Shangguan Mingyan, Yun Yu berkata, “Dashixiong tidak ada di sini, jadi Xiudan, kamu bisa mengikutiku. Yuqing Shijie,” Yun Yu memanggil Xie Yuqing yang bersiap untuk pergi. Xie Yuqing berhenti di jalurnya dan mendengar Yun Yu berkata, “Apa kamu akan kembali ke Puncah Murbei Cerah? Apa kamu bisa membantuku membawa kembali Mingyan juga?”

Tatapan Xie Yuqing berbalik dan jatuh pada Shangguan Mingyan. Shangguan Mingyan merasa terintimidasi oleh mata phoenix miliknya dan langsung berkata, “Aku akan kembali sendiri. Ini bukan masalah.”

“Mari kita pergi.” LfFvCZ

Xie Yuqing berbicara tanpa ekspresi, lalu dia berbalik. Shangguan Mingyan membeku di tempatnya berdiri sejenak. Melihatnya berjalan mondar-mandir, Yun Yu mendorongnya dan mendesak, “Apa yang kamu lakukan berjalan mondar-mandir disini? Pergilah.”

Baru saat itulah Shangguan Mingyan kembali sadar. Dia dengan cepat mengejar Xie Yuqing saat mereka pergi. Yun Yu menoleh ke Fu Changling, dan berkata, “Ayo pergi. Aku akan mengantarkanmu ke Puncak Bulan Abadi.”

“Terima kasih, Shixiong.”

Fu Changling tersenyum dengan mata menyipit. Yun Yu menatapnya dan berkata, “Apa kamu tahu cara terbang dengan pedangmu?” KUQvAN

“Aku tahu sedikit.”

Fu Changling mengangguk. Yun Yu memanggil pedangnya dan terbang ke atas. Fu Changling tidak ketinggalan saat dia mengejar Yun Yu.

Story translated by Langit Bieru.

Keduanya terbang di udara ketika Yun Yu menatapnya dan berkata, “Di masa lalu, kamu pasti sering melatih diri di rumah.”

Ditanya tentang masa lalunya, Fu Changling percaya bahwa semakin sedikit dia berbicara, semakin sedikit lubang plot yang akan dia gali sendiri. “En.” 0VLZAd

Yun Yu mengangguk dan melihat ke arah puncak yang tinggi di kejauhan. “Istana Surgawi Hongmeng dipisahkan menjadi istana utama dan delapan puncak kecil. Tujuh Tetua dan Tuan Istana sendiri tinggal di delapan puncak kecil, dan puncak tempat Tuan Istana Jiang tinggal adalah Puncak Bulan Abadi. Hanya murid yang diterima dan mereka yang berada di atas peringkat itu yang diizinkan untuk tinggal di puncaknya masing-masing. Murid normal harus tinggal di istana utama. Biasanya, semua ujian dan latihan juga akan berlangsung di istana utama, mengerti?”

Fu Changling mengangguk. “Mengerti.”

“Tidak akan ada terlalu banyak murid yang secara resmi diterima oleh setiap puncak, tetapi jumlahnya tidak akan terlalu sedikit. Sesuai norma, biasanya ada dua puluh, memberi atau menerima. Satu murid akan dipilih dari masing-masing dari mereka untuk mengurus hal-hal sepele yang terjadi di puncak. Awalnya, murid langsung akan mengambil peran ini tetapi sangat disayangkan bahwa terlepas dari apakah itu Dashixiong atau Xie Shijie, mereka tidak melihat apa pun selain pedang mereka, jadi masalah ini biasanya …” Yun Yu memiliki ekspresi sedih di wajahnya. “Jatuh pada tanggung jawabku. Aku sendiri telah mengurus dua puncak selama bertahun-tahun. Di usia yang begitu muda, betapa besar beban yang aku pikul! Untungnya, kamu di sini sekarang sehingga di masa depan, semua urusan Puncak Bulan Abadi akan sepenuhnya bergantung padamu! Lebih baik jika kamu tidak mencariku sama sekali, mengerti?”

“Tidak… Dimengerti.” 3dYqKd

Fu Changling sedikit terdiam mendengar nada sedih dari Yun Yu. Dia dengan cepat menjawab, “Percayalah, aku akan menjaga Puncak Bulan Abadi dengan baik.”

Saat keduanya berbicara, mereka secara bertahap mendarat di Puncak Bulan Abadi.

Sudah lama sekali sejak seseorang mengurus Puncak Bulan Abadi. Tempat itu tampak penuh dengan vegetasi. Yun Yu memimpin Fu Changling ketika mereka menuju tempat itu dan akhirnya tiba di kaki puncak. Ada sebuah istana yang terletak begitu tinggi dan Yun Yu berhenti di depan gerbangnya, dia berkata kepada Fu Changling, “Ini adalah Istana Mencapai Bulan, tempat dimana Dashixiong tinggal sendirian. Di langit,” Yun Yu menunjuk di atas dan Fu Changling mengangkat kepalanya untuk melihat tempat tinggal mengambang. Yun Yu menunjuk rumah kecil di halaman dan berkata, “Itu adalah Istana Pemeriksa Bulan, tempat tinggal Tuan Istana Jiang.”

“Tuan Istana Jiang tidak tinggal di Puncak Bulan Abadi?” Mh5Ans

Fu Changling menganggap ini aneh. Yun Yu menggelengkan kepalanya. “Tidak. Hanya Dashixiong yang tinggal di Puncak Bulan Abadi, dan sekarang, kamu juga akan tinggal disana.”

“Lalu,” Fu Changling melihat sekelilingnya, detak jantungnya meningkat. Dia menunjuk ke Istana Mencapai Bulan dan berkata, “Kalau begitu, sekarang apakah aku akan tinggal bersama Dashixiong?”

“Bermimpilah.”

Yun Yu memberinya tatapan jijik. “Istana Mencapai Bulan hanya dibangun oleh Tuan Istana Jiang untuk Dashixiong. Kalau kamu menginginkan tempat tinggal, bangunlah sendiri.” I Wkvq

“Membangunnya sendiri?” Fu Changling berseru.

Yun Yu mengangguk dan berkata, “Itu benar. Seluruh Puncak Bulan Abadi adalah milikmu. Kamu bisa membangun apa pun yang kamu sukai. Bangun besok pagi untuk upacara kelulusan. Aku akan memberitahumu sesuatu: Setelah upacara, aku akan membawa semua dokumen untukmu. Di masa depan, jangan datang mencariku tentang hal-hal di Puncak Bulan Abadi.”

“Tunggu tunggu.” Fu Changling menangkap Yun Yu ketika dia mendengarnya. “Lalu di mana aku akan tidur malam ini?”

“Kamu harus bertanya pada Dashixiong tentang itu.” yeLjmx

“Lalu di mana Dashixiong?”

“Bagaimana aku tahu? Dashixiong tidak memberitahuku kemana dia pergi.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Yun Yu menepis tangan Fu Changling dari lengan bajunya, dan tersenyum. “Selamat tinggal.”

Setelah mengatakan bagiannya, Yun Yu berubah menjadi sinar cahaya yang cemerlang dan menghilang ke ujung cakrawala. wAk8Tp

Fu Changling berdiri di depan Istana Mencapai Bulan. Dia melihat warna langit, lalu ke sekelilingnya. Dia perlu memikirkan di mana dia akan tidur malam ini.

Setelah beberapa saat berpikir, dia dengan berani melenggang ke Istana Mencapai Bulan. Tempat itu persis sama seperti yang ada di dalam ingatannya; ada halaman marmer yang besar, pintu lengkung berbentuk bulan, dan setiap barang pajangan di dalamnya, setiap benda, kurang lebih identik dengan yang ada di dalam ingatannya.

Dia berjalan-jalan di tempat tinggal Qin Yan dan menemukan sebuah ruangan kosong di sampingnya. Dia mencari tempat tidur batu giok, selimut, dan segala macam kebutuhan sehari-hari dari kantong spiritualnya …

Hanya butuh beberapa saat baginya untuk mendekorasi seluruh ruangan. Pada saat ini, bulan sudah menggantung tinggi di langit. Qin Yan belum kembali. Dia memikirkannya dan memutuskan untuk tidak menunggu Qin Yan lebih lama lagi. Jatuh ke tempat tidur, Fu Changling menarik selimut menutupi dirinya. dF8DP3

Setelah dia menarik selimut ke atas kepalanya, saat dia mencengkeramnya erat-erat, jantungnya berdetak kencang. Dia sangat menginginkan masa depan, sekaligus takut.

Saat dia memikirkannya, serangkaian langkah kaki yang mengejutkan terdengar dari luar.

Qin Yan telah kembali!

uqcmoR

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!