English

Harta Karun Prajurit MudaCh142 - Kehilangan Besar Hei Yu

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Xiao Che! TZFa4N

Ketika pertempuran itu selesai, Xing Feng adalah orang pertama yang bergegas ke arah Yun Che. Matanya melebar saat melihat lengan Yun Che yang terbakar. Tangannya terlalu kaku untuk membantunya bergerak.

“Aku baik-baik saja. Hanya terbakar sebentar. Aku akan mengikis kulit matinya nanti.”

Story translated by Langit Bieru.

Lengan Yun Che menegang. Dia tersentak saat menyentuh kulitnya yang hangus. Pada  saat zombie psikis terbunuh, dia memang segera memadamkan api di lengannya. Tetapi, api kemampuan khusus sangat berbeda dari api biasa. Seperti halnya peluru dari kemampuan logam yang memiliki daya tembus lebih kuat dari peluru biasa.

“Benarkah? Kakak Che, ini pertama kalinya kamu terluka. Bagaimana perasaanmu?” GVz4Z8

Itu seharusnya lelucon, tetapi Zhou Zeyu memasang ekspresi serius di wajahnya hingga tidak terlihat seperti lelucon sama sekali. Bukan hanya dia, mata semua orang tertuju pada lengan Yun Che yang terbakar seolah-olah mereka membencinya terluka.

“Apa!? Aku mendengar Tuanku terluka. Biarkan aku melihatnya. Dari mana bau daging terbakar ini berasal?”

“Hei Yu!”

Sambil berseru, Hei Yu datang dengan tubuh yang sudah kembali menyusut seukuran anak anjing. Ketika dia melihat lengan Yun Che yang terluka, bukannya merasa sedih, dia malah menjadi bersemangat. Dia bahkan mencoba menjilatnya tetapi segera ditahan Xing Feng yang segera menarik Yun Che ke dalam pelukannya dan menatapnya dengan tajam. 0edZtn

“Jangan membuat masalah, Hei Yu.”

Ini jelas bukan waktu yang tepat untuk bercanda. Semua orang di Tim Chaoyang dan Puncak berada dalam suasana hati yang buruk karena cedera Yun Che. Meski dikritik, Hei Yu tetap berbicara dengan arogan. “Kenapa? Beri aku sedikit pujian! Apakah aku tidak bisa diandalkan?”

“Ya, sangat tidak bisa diandalkan!” Pikir semua orang.

Meskipun tidak ada yang menjawab, mata mereka menyampaikan pesan yang sama. Hei Yu yang merasa kalah bersandar ke arah Yun Che dengan putus asa. “Tuan, apakah kamu juga tidak percaya padaku?” Vkpvdh

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Qjpjtcsj vlqfcetl gjrj yfgrjijt, ajql wjajcsj yfgrlcjg vfcujc xbcsbi.

“Ajcujc wfwyeja wjrjijt, Lfl Te. Bjajxjc rjpj jqj sjcu xjwe lculcxjc. Blaj tjger wfwyfgrltxjc hbwylf sjcu afgrlrj rfmfqja wecuxlc.”

Zfrxlqec ifcujccsj sjcu afgyjxjg afgjrj rjcuja rjxla, Tec Jtf wfwlilxl afxjv sjcu xeja. Glj rfvjcu alvjx lculc yfgwjlc-wjlc.

“Cxe peuj revjt yfgegerjc vfcujc hbwylf rfqjcpjcu tjgl. Kjql, jqj xjwe alvjx wfculculcxjc ifcujcwe ijul?” NCyjxd

Mendengar apa yang dikatakan tuannya, Hei Yu berhenti main-main, dia mengangkat kepalanya dan menatapnya dengan cemberut. Ketika semua orang tidak bereaksi, dia mengusap perutnya dengan kaki depannya. Perut yang awalnya berwarna hitam berubah menjadi transparan dan memperlihatkan berbagai jenis barang yang ada di dalamnya. Sebagian tentu saja adalah kotak cokelat batang. Semua orang merasa terkejut saat melihat semua itu. “Jadi apakah perutnya semacam ruang dimensi?”

“Hei, oleskan ini secara merata di lenganmu. Ini akan membuat kulitmu kembali cantik.”

Hei Yu bergumam dan melemparkan cangkang biru seukuran telapak tangan pada ke Yun Che. Ketika kembali mengangkat pandangannya, dia baru menyadari kalau semua orang memberinya tatapan yang aneh. Sambil mengusap perutnya, Hei Yu ingat dia telah mengungkapkan rahasianya tanpa sadar.

“Aku bertanya-tanya mengapa begitu banyak cokelat batang di ruangku yang menghilang. Ternyata kamu memiliki ruangmu sendiri.” IRz a1

Yun Che merasa sangat kesal, tidak tahu harus tertawa atau menangis. Dia benar-benar berpikir untuk memberinya mesin produksi cokelat sebelumnya karena persediannya selalu cepat habis. Tapi ternyata Hei Yu bukannya memakannya terlalu banyak, melainkan menyimpannya sendiri.

“R-ruang apa? Ada yang salah dengan matamu. Aku memakan semua itu.”

Story translated by Langit Bieru.

Sudah sampai pada titik ini, tetapi Hei Yu masih terus menyangkalnya. Dia benar-benar tidak tahu malu.

“Uhm, Hei Yu. Aku baru saja melihat ada cukup banyak senjata di ruangmu. Kamu bisa melihat kalau pisau semangka kami sudah mulai tumpul. Bisakah kamu memberi kami salah satu dari mereka?” flUXHd

Cokelat batang tidak terlalu penting, karena merekalah yang memberikan semua itu pada Hei Yu. Zhou Zeyu membungkuk dan memeluk leher Hei Yu dengan mata berbinar. Yang dia sukai adalah senjata yang ada di dalamnya. Hei Yu meletakkan semua itu dengan hati-hati bersama dengan cokelat batang favoritnya. Itu seharusnya menjadi senjata yang sangat bagus.

“Ya, Hei Yu, kita semua bersaudara, jangan menyimpan barang bagus untuk diri sendiri, kamu tidak menggunakannya. Ayo, berikan kami masing-masing satu.”

Bukan hanya Zhou Zeyu, Lu Haixuan juga membungkuk dengan senyum yang mencurigakan. Meskipun  yang lainnya diam saja, mereka jelas memiliki pemikiran yang sama. Setelah melihat pedang hitam Yun Che, semua orang juga ingin memiliki senjata yang mampu meningkatkan efektivitas tempur mereka. Sekarang ketika ada gudang senjata di perut Hei Yu, kenapa mereka tidak bisa memilikinya?

“Hei, apa yang kamu lakukan? Ingin melawanku? Itu semua adalah hal-hal yang sudah dikumpulkan binatang suci ini dengan susah payah. Mengapa aku harus memberikannya kepada kalian? Memberikan pada kalian masing-masing satu? Apakah kalian tiran lokal? Jangan berani menginginkannya lagi!” bpB OR

Hei Yu tiba-tiba marah. Dia mencoba melepaskan diri dari Zhou Zeyu dan Lu Haixuan tetapi tidak bisa, karena dia dalam bentuk anak anjing. Belum lagi semua orang mengerumuninya.

“Tuan, tolong…”

Hei Yu berteriak minta tolong di bawah kerumunan. Yun Che telah membungkus mereka semua dengan selubung udara, kalau tidak suara itu pasti akan menarik perhatian zombie.

“Ahem. Hei Yu, aku terluka. Aku tidak bisa membantumu. Jangan lupakan Xing Da saat kamu membagikan senjata.” GNQds2

“Tidak… Tuan, kamu memang penipu…”

Mendengar suara Yun Che yang dingin dan sombong, Hei Yu melolong putus asa. Xing Feng tidak peduli dengan mereka semua, dia menarik Yun Che duduk dan mengeluarkan sebotol air untuk membilas lengannya, lalu dengan terampil mendisinfeksi luka bakar dengan kapas alkohol. Saat dia membuka cangkang yang diberikan oleh Hei Yu, aroma obat yang kuat bercampur dengan aroma bunga yang ringan masuk ke hidungnya. Salep berwarna hijau transparan yang ada di dalamnya tampak sangat berharga.

Begitu salep menyentuh luka bakar, Yun Che merasa jauh lebih baik. Yang lebih mengejutkan mereka adalah ketika Xing Feng mengoleskannya pada seluruh luka bakar, kulit Yun Che yang semula hangus secara perlahan mulai kembali ke warna aslinya. Yun Che mencoba menusuknya dengan jari, permukaan kulit yang tadinya kaku kembali menjadi kenyal. Benar-benar obat yang luar biasa. Layak menjadi barang Hei Yu.

“Apakah menurutmu kita harus bergabung dengan mereka?” SO4gGH

Dengan cangkang biru di tangan, Xing Feng melirik kerumunan berisik yang berada tidak jauh dari keduanya. Salep itu sangat bagus, Hei Yu pasti memiliki lebih banyak barang bagus.

“Lain kali kurasa. Sangat menyakitkan bagi pria pelit seperti Hei Yu untuk berbagi barang-barangnya. Hari ini, dia akan menderita kerugian besar, mari kita sedikit berbaik hati padanya.”

Yun Che sudah memikirkan cara menipu Hei Yu. Xing Feng bisa melihat sekilas pemikirannya dan hanya mengangguk setuju. “Baiklah, kamu yang memiliki keputusan akhir.”

Pada akhirnya, Hei Yu dengan enggan memberi semua orang senjata baru yang berguna. Seluruh Tim Puncak terbiasa menggunakan pisau, jadi dia memberi mereka pedang, kecuali Jiang Shang yang mendapatkan cambuk rantai sembilah bagian dan Ye Xingcheng yang mendapat panah otomatis. Shen Rui dan Yang Huaien mendapatkan pedang, sedangkan Yu Wenqing mendapatkan senjata paling keren, tombak yang bisa diperpanjang. Adapun, Xing Feng tidak mendapatkan apa-apa karena Hei Yu memutuskan berpura-pura mati. Dia benar-benar berdarah. kqR3cz

“Baiklah, senjatamu sudah di tangan. Mari kita coba kekuatannya. Ada lebih dari sepuluh zombie level tiga, sisanya level dua ke bawah. Percepat pertarungan!”

Hei Yu tidak tahan untuk tidak mengeluh, Yun Che berpura-pura tidak tahu dan memerintahkan timnya untuk mencoba senjata baru. Karena itu, Hei Yu hanya bisa mengubah keluhannya dengan menjadi ukuran lebih besar dan mulai bertarung melawan zombie.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Sial! Sangat keren untuk bisa menebas zombie level dua dengan satu kali ayunan pedang.”

“Aku akhirnya menemukan perasaan membunuh zombie level dua seperti saat kita membunuh zombie level rendah.” QO391g

“Sial! Ini sangat keren, sangat keren. Aku sangat senang!”

Senjata dari Hei Yu benar-benar luar biasa. Bahkan jika ujungnya tampak berkarat dia tetap mampu memotong kepala zombie menjadi dua tanpa usaha. Sejak level zombie meningkat dalam jumlah besar-besaran, mereka sudah lama tidak memiliki perasaan melawan zombie semudah ini.

Hal paling istimewa adalah ujungnya tidak akan pernah tumpul. Meskipun ini tidak setajam pedang Yun Che, yang bahkan tidak akan terkena noda darah saat memotong zombie, memiliki senjata seperti ini sudah cukup mengagumkan. Semua orang bersemangat, bahkan Zhan Yafei berhenti menggunakan kemampuan buminya dan menggunakan pedang panjang di tangannya untuk melawan zombie.

“Sepertinya kita perlu mempercepat juga.” HyMEUP

Yun Che dan Xing Feng melakukan kontak mata dan tersenyum ketika berhadapan dengan zombie level tiga. Mereka segera memaksimalkan kemampuannya. Dengan semua serangan berdarah ini, semua zombie di luar gedung lembaga penelitian berhasil dibersihkan. Setelah itu, tanpa beristirahat, mereka membagi tim untuk membersihkan zombie di beberapa gedung di sekitar. Pada pukul 1 siang, seluruh lembaga penelitian sudah bersih dari zombie.

Korban dalam pertempuran kali ini cukup sedikit. Ada beberapa pengguna kemampuan yang tewas dan sekitar 20-30 orang mengalami luka ringan dan serius. Dibandingkan hari sebelumnya, semua orang tahu kondisi saat ini cukup baik. Satu-satunya hal yang tidak terduga adalah Yun Che terluka.

Setelah pertempuran, semua orang berkumpul di aula utama lembaga penelitian dengan pakaian dan rambut berlumuran darah yang bau. Mo Wenyang mengaktifkan kemampuan airnya untuk membantu orang-orang membersihkan diri. Pemilik kemampuan ruang mengeluarkan sejumlah pakaian bersih untuk semua orang. Setelah semuanya bersih, mereka diam sambil mulai merawat yang terluka dan kemudian makan.

“Ada apa dengan Hei Yu?” idTJw

Mo Wenyang yang kembali berlari ke tim Yun Che untuk makan, memandang Hei Yu yang berbaring lemas dengan penasaran. Dia menyenggol Xing Feng yang sedang memberi makan Yun Che dengan sikunya. Mo Wenyang tidak terbiasa melihat Hei Yu yang lesu.

“Dia kehilangan banyak hal.” Yun Che menjawab sambil tertawa. Dia sangat puas menipu Hei Yu yang biasanya tidak tahu malu dan usil.

“Eh…”

Apa yang Yun Che katakan hanya membuat Mo Wenyang semakin bingung. Dia buru-buru mengangkat kotak makanan dan mulai melahapnya ketika Hei Yu menatapnya dengan cemberut. Dia tidak cocok dengan karakter binatang itu. vyzG2K

 

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!