English

Harta Karun Prajurit MudaCh163 - Provokasi, Pertempuran!

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Saudara Che, misi mana yang harus kita ambil? Hari ini adalah hari pertama Xiao Xu menjalankan misi. Mari kita lakukan sesuatu yang sederhana?” KVjikf

Semua orang memilih misi satu demi satu. Ketika Yun Che kembali ke timnya, mereka pergi ke panel misi bersama-sama. Orang-orang di sekitar mereka menyambut dengan antusias dan tanpa sadar memberi mereka jalan. Seperti yang pernah dikatakan Yun Che, seorang peniru tidak akan pernah melampaui yang asli. Tim Xiuluo tidak akan pernah mendapatkan rasa hormat seperti ini dari orang lain.

“Bukankah ini Tim Dingfeng yang selalu menempati urutan kedua? Misi tidak penting mana yang akan kamu ambil hari ini?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Suara sarkastik tiba-tiba terdengar. Orang-orang di sekitar melihat sekelompok orang berjalan mendekat. Yun Che yang baru saja datang ke panel misi, melirik dengan santai. Zhou Zeyu membungkuk dan berbisik kepadanya, “Itu Tim Xiuluo. Kaptennya adalah Luo Huai, pemilik kemampuan api level tiga. Dan pria yang baru saja berbicara adalah Tao Cheng, pemilik kemampuan ruang. Jangan tertipu dengan penampilan maskulinnya. Aku bisa menghancurkannya dengan dua jari.”

“Sebagai pemilik kemampuan angin, tidakkah kamu merasa sedikit malu ingin menghancurkan pemilik kemampuan ruang?” 3N7JYs

Yun Che menatap Zhou dengan pandangan menghina, dia menggelengkan kepalanya dan berbalik pergi. Zhou Zeyu berargumen, “Untuk apa malu? Setidaknya aku tidak akan mendengarkan suaranya yang menjengkelkan itu.”

Tidak ada kata ‘malu’ dalam kamus Zhou Zeyu. Tapi kali ini, semua rekan satu timnya setuju dengannya karena tidak ada yang mau mendengarkan suara menjengkelkan pria itu.

“Baiklah, aku percaya padamu.”

Sambil tertawa kecil, Yun Che menepuk bahu Zhou. Dia kemudian kembali melihat panel misi, mencoba menemukan misi tingkat tinggi mana yang memungkinkan dia untuk kembali ke rumah pada hari yang sama. Dia suka tinggal di rumah, jadi jika memungkinkan dia tidak ingin pergi terlalu jauh. SMWej9

Yun Che dan anggota timnya, mengabaikan orang-orang itu. Tim Xiuluo yang berjalan mendekat tidak bisa menahan perasaan malu, terutama Tao Cheng yang baru saja mengucapkan kata-kata provokatif. Semua pemilik kemampuan di sekitar mereka diam-diam tertawa. Tim Dingfeng telah menampar wajah pria ini dengan diam dan itu pasti sangat menyakitkan.

“Lihat, mengapa ada dua wajah cantik  di sini? Apa yang bisa dilakukan tubuh kecil ini? Mengirimnya menjadi makanan zombie?”

Dalam beberapa hari terakhir, Tim Xiuluo berhasil melonjak di peringkat tiga, itu membuat mereka sangat sombong. Setelah dipermalukan di depan umum, tentu saja mereka tidak akan membiarkannya begitu saja. Namun, begitu Tao Cheng selesai berbicara, semua penonton diam-diam melangkah mundur.

Salah satu dari dua wajah cantik yang dia bicarakan adalah Kapten Tim Dingfeng. Dulu di aula ini, dia telah menghancurkan seluruh Pasukan Xiangyang sendirian. Dia telah menampar wajah tim itu berkali-kali, memikirkannya saja sudah cukup membuat pipi mereka merasakan sakit. Tao Cheng menggali kuburnya sendiri dengan memprovokasi Yun Che. SJV92Y

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Ljtj… Kejc, afwjc lcl wfwlilxl qfcuiltjajc sjcu yjlx. Bjwe vjc Zfcu We wfwjcu mjcalx, ajql jqj teyecujccsj wfcpjvl mjcalx vfcujc wfwyfgl wjxjc qjgj hbwylf? Cxjcxjt hbwylf lgl vfcujc xfajwqjcjcwe? Gjijw tji lcl, xjwe tjger yfgtjal-tjal. Klvjx rfqfgal yfyfgjqj wbcsfa yfgweiea ajpjw, rfwej bgjcu vl Glcuofcu xlaj wfwlilxl qfcjwqlijc sjcu iejg yljrj. Pae yfcjg-yfcjg wfwyeja qjgj hbwylf mfwyege, yexjc?”

“Hahaha…”

Hei Yu yang berbaring di bahu Yun Che akhirnya mendapat kesempatan untuk membuat dirinya berguna. Begitu dia selesai berbicara, seluruh Tim Dingfeng tertawa terbahak-bahak, mengabaikan wajah hitam anggota Tim Xiuluo. Para penonton yang telah melihat juga tertawa dan mereka yang belum melihat Hei Yu, menatapnya dengan rasa ingin tahu. Meskipun dia menjadi terkenal di pangkalan karena misi terakhir, banyak orang yang baru melihatnya kali ini, seekor anjing yang bisa berbicara bahasa manusia.

“Beraninya kamu…” NHaMqp

Dikatakan sebagai monyet bermulut tajam, Tang Cheng ingin bergegas maju. Namun, dia dihentikan oleh Luo Huai. Kapten Tim Xiuluo itu mengangkat tangannya tepat waktu. Dia mengalihkan pandangannya dari Hei Yu ke Yun Che. “Kapten Yun, suatu kehormatan bertemu denganmu.”

Kata-kata ini seharusnya dipenuhi rasa hormat kepada seseorang, tetapi nada suara Luo Huai mengungkapkan rasa permusuhan yang kuat. Semua penonton, entah tertawa diam-diam atau penasaran, mulai memusatkan pandangan mereka pada Yun Che.

“Siapa kamu?”

Yun Che mengabaikan tangan yang telah terulur di hadapannya dan menatap Luo Huai dengan ekspresi bingung. Luo Huai yang awalnya tenang sedikit menegang sebelum dia menarik tangannya kembali dengan canggung. Tao Cheng, yang baru saja dihentikan olehnya, FPqsw5

bergegas ke depan tiba-tiba, “Lihat siapa yang kita dapatkan di sini? Kapten pecundang! Apakah kamu benar-benar berpikir kamu adalah komandan pangkalan?”

“Nah, jika tim peringkat kedua kami adalah tim pecundang, bagaimana kami menyebut timmu yang berada di peringkat tiga?”

Please visit langitbieru (dot) com

“Haha… Saudara Che, kamu sangat berbakat.”

Detik sebelumnya dia bertingkah seolah dia tidak mengenal mereka, tetapi sekarang dia dengan akurat menyebutkan peringkat tim mereka. Yun Che jelas dengan sengaja ingin mempermalukan mereka. Tim Xiuluo hanya bisa menggertakkan gigi karena marah. Zhou Zeyu tidak bisa menahan tawa lagi. Beberapa dari tim yang pernah diganggu oleh Xiuluo sebelumnya juga diam-diam berterima kasih kepada Dingfeng karena membalas dendam untuk mereka. tE8eGs

“K-kamu… Aku akan segera mengalahkanmu!” Tao Cheng menunjuk ke arah Yun Che dengan jari gemetar. Dia jelas sangat marah.

Yun Che mengembalikan pandangannya dan merapikan lengan bajunya. “Dengan apa? Kamu pemilik kemampuan ruang? Ini mengejutkan. Sejak kapan kemampuan ruang dapat menjadi kemampuan tempur? Jika kamu ingin mengalahkanku, kamu harus kembali ke rahim ibumu dan terlahir kembali.”

Yun Che berkata dengan nada lembut dan datar, tetapi setiap kata yang dia ucapkan bisa membunuh orang. Tubuh Tao Cheng gemetar karena marah.

“Apakah kamu punya nyali untuk bertarung satu lawan satu denganku tanpa menggunakan kemampuanmu?” pzm HN

Pria ini pasti terbawa oleh amarah. Berpikir bahwa dia memiliki fisik yang kuat, Tao Cheng menantang Yun Che untuk bertarung.

“………”

Setelah beberapa saat dalam keheningan, orang-orang di aula mencemooh satu demi satu. Betapa tidak tahu malunya dia mengatakan itu. Sebagai seorang pria dengan tinggi badan lebih dari 180 sentimeter, dia menantang Yun Che yang jauh lebih pendek dan lebih ramping darinya?

“Tao Cheng…” uUYG5v

“Aku tidak sebodoh itu. Mengapa aku harus menggunakan kekuatan fisik untuk bertarung denganmu ketika aku memiliki kemampuan?”

Luo Huai mencoba menghentikan Tao Cheng, tetapi Yun Che memotongnya. Setelah beberapa saat, Yun Che melanjutkan, “Kamu hanyalah pemilik kemampuan biasa, sedangkan aku adalah kapten dari Dingfeng. Jika aku mengalahkanmu, orang akan berpikir aku menggertakmu. Tetapi, jika aku menolak untuk menerima tantanganmu, beberapa orang mungkin berpikir aku takut padamu. Bagaimana dengan ini? Dia adalah pemilik kemampuan ruang kami yang masih pemula. Ini adalah hari pertamanya menjalankan misi. Kenapa kalian tidak bertarung?”

Yun Che tidak membicarakan orang lain. Itu adalah Meng Xu yang matanya baru saja sembuh. Cedera pahanya juga sudah lama disembuhkan oleh Xiu Jie. Dengan kata lain, dia sudah pulih sepenuhnya saat ini. Sebelum yang lain bisa menjawab, semua anggota Dingfeng  menatapnya dengan tidak percaya. Mereka semua mengingat dengan jelas kalau Meng Xu adalah pemilik kemampuan garis ganda. Yun Che benar-benar tak tahu malu.

“Hanya dia?” Mengabaikan tatapan peringatan kaptennya, Tao Cheng melirik Meng Xu yang tampaknya lebih lemah dari Yun Che. Meskipun keduanya adalah pemilik kemampuan ruang, dia percaya bisa menghancurkannya dengan satu jari. rS0Zsu

“Ya, hanya dia. Jika kamu dapat mengalahkannya, dia akan melakukan apapun yang kamu inginkan. Pertarungan ini tidak memiliki batasan hidup dan mati. Selama kamu dapat membunuhnya, aku berjanji tidak akan menghentikanmu. Tetapi, itu juga berlaku sebaliknya. Apakah kamu berani menerima tantangan ini?”

Yun Che menjawab sambil mengangguk dan tersenyum, seolah-olah dia tidak peduli dengan keselamatan anggota timnya sama sekali. Mengetahui bahwa kapten mereka mencoba menipu pria itu, seluruh anggota Dingfeng bekerjasama dengan berpura-pura mengerutkan kening seolah tidak menyetujui hal ini.

“Oke…”

“Tunggu!” vWAlHq

Tao Cheng menerima tantangan itu tanpa ragu-ragu karena dia percaya bahwa dialah yang akan menang, tetapi Luo Huai menghentikannya. Matanya yang dalam terus menatap Yun Che. Menurut informasi yang dia dapatkan, Yun Che bukanlah orang impulsif yang tidak peduli dengan hidup-mati anggota timnya. Dia berani mengajukan proposal ini, itu menunjukkan bahwa dia yakin bahwa orangnya akan menang. Tidaklah bijaksana bagi mereka untuk menerima tantangan itu.

“Kapten?”

Story translated by Langit Bieru.

Tao Cheng berbalik dengan tidak sabar. Ini adalah kesempatan bagus untuk menyingkirkan pemilik kemampuan ruang lawan. Meskipun dia mendengar kalau Yun Che juga pemilik kemampuan ruang, tapi dia jarang keluar melakukan misi. Tanpa kemampuan ruang, kekuatan Tim Dingfeng akan sangat berkurang.

Dia sepertinya lupa apa yang Yun Che sebutkan tadi. Meng Xu hanyalah seorang pemula dan ini adalah hari pertamanya dalam sebuah misi, jadi apa hubungannya dengan seberapa kuat Tim Dingfeng? Selain itu, bagaimana mungkin Yun Che menjadi tipe orang yang akan melompat ke dalam lubang dengan sendirinya. VHrZsj

“Pertarungan sampai mati tidak diperbolehkan di pangkalan.”

Luo Huai mengalihkan pandangannya dari Yun Che ke Tao Cheng. Sudah jelas bahwa dia tidak ingin Tao Cheng bertarung melawan kemampuan ruang Dingfeng.

Sayangnya, Tao Cheng sudah terbawa oleh amarah. “Kalau begitu, kita akan bertarung di luar pangkalan.” Dengan kata lain, dia telah memutuskan untuk menerima tantangan ini bagaimanapun caranya.

Sambil mengerutkan kening, Luo Huai memandang anggota timnya yang jelas ingin bertarung. Dia melirik Yun Che dan merenung. Ini adalah pertarungan antara dua pemilik kemampuan ruang. Yun Che berinisiatif mengusulkan pertarungan ini. Jika dia menolak, kepemimpinannya akan dipertanyakan. 3 27TV

“Ini hanya pertarungan kecil, mereka tidak perlu bertarung sampai mati. Kapten Yun tidak boleh membuat keributan.”

Luo Huai tahu dia tidak bisa menghentikan pertarungan ini, tetapi dia tidak ingin kehilangan pemilik kemampuan ruangnya. Karena itu, dia mencoba mengubah pertarungan sampai mati ini menjadi pertarungan biasa. Selain itu, tujuan mereka hanyalah ingin mempermalukan Dingfeng. Tidak ada gunanya membunuh Meng Xu ketika Yun Che sendiri adalah pemilik kemampuan ruang.

“Dalam pertempuran, kematian dan cedera apapun tidak bisa dihindari. Belum lagi ini adalah pertarungan antara dua pemilik kemampuan. Kita harus mempertimbangkan semua kemungkinan yang terjadi, bukan? Jika kita tidak mengklarifikasi ini sebelumnya, apa yang akan kita lakukan ketika salah satu dari mereka mati selama pertarungan?”

Yun Che menganggap orang-orang ini lucu. Dia memang mengatakan bahwa pertarungan ini tidak memiliki batasan, yang berarti mereka bisa saling membunuh jika mereka mampu, Tetapi, dia tidak mengatakan mereka harus melakukannya. Orang-orang ini langsung menganggap ini adalah pertempuran maut. Apakah mereka benar-benar ingin menyingkirkan pemilik kemampuan ruangnya? Tentu saja, Yun Che tidak akan mengakui bahwa jauh di lubuk hatinya, dia juga ingin melakukan hal itu. fkRqdH

Semakin Yun Che berusaha membuat dirinya terdengar meyakinkan, semakin Luo Huai percaya bahwa dia sedang merencanakan sesuatu.

“Betapa bodohnya Tao Cheng!”

Di tengah kerumunan, Kapten Hua Xiangsheng, Feng Xinlan, tidak bisa menahan diri untuk tidak mengeluarkan kalimat kutukan. Yun Che jelas ingin mengambil kesempatan ini untuk menyingkirkan Tao Cheng dan pria bodoh itu tidak sabar untuk melompat ke dalam perangkap Yun Che. Luo Huai telah ditempatkan pada posisi yang sulit. Jika dia menjawab ya, mereka akan langsung masuk ke perangkap Yun Che dan mereka bisa kehilangan pemilik kemampuan ruang mereka. Tetapi, jika dia menolak, itu akan mempermalukan timnya dan semua pemilik kemampuan lain akan memandang rendah dirinya.

  KbUdTG

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!