English

Harta Karun Prajurit MudaCh171 - Maaf

0 Comments

Penerjemah : Momo


Gu Mingxuan dan yang lainnya setuju dengan ide Yun Che. Dia segera menelepon Mo Wenyang untuk memberitahunya. Pemilihan presiden tinggal beberapa hari lagi, cara ini mungkin memberinya banyak suara. Berita ini perlu disebarkan secepat dan seluas mungkin. Melihat tidak ada lagi yang perlu dia kerjakan, Yun Che berjalan keluar bersama Hei Yu. 5r3EwL

“Tuan, apakah kamu tidak bosan? Tidak ingin melihat pantat Xing Da? Dia terlihat sangat sibuk.”

Kedua berjalan di jalan Komunitas Chaoyang. Tidak ada tanaman di sepanjang jalan, jadi tidak ada banyak hal yang bisa dilihat. Dari waktu ke waktu, mereka bertemu dengan satu-dua orang yang akan menyapa Yun Che, yang juga segera membalasnya dengan anggukan dan senyuman. Hari itu tidak begitu cerah, merupakan sore yang cukup santai.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Kamu… mengapa kamu ingin tahu?”

Jika mendukung, Yun Che ingin memukul pantat Hei Yu. Anjing itu menjadi terhentikan tak terputuskan akhir-akhir ini, seolah-olah dia tahu semua tentang romansa percintaan. FdQT1d

“Tuan, jangan mengganti topik pembicaraan. Internet memberi tahuku, bahwa kamu akan merasa kesal jika priamu sibuk bekerja dan tidak punya waktu untuk menemanimu. Kamu akan mulai bertanya-tanya apakah dia berselingkuh atau sudah tidak menikah lagi. Jika kamu ingin memukul pantatnya, jangan merasa malu, Tuan. Kita adalah teman, jika kamu ingin memberinya pelajaran. Aku akan melihat wajahnya dan memastikan dia tidak berani meninggalkanmu lagi.”

Hei Yu yang seukuran Mastiff Tibet, mengangkat dan berkorban. Tapi, Yun Che justru rata. “Yang kamu lihat di internet itu untuk wanita, apakah aku terlihat seperti wanita? Dan video bodoh yang kamu tonton itu dibuat oleh beberapa orang yang terlalu menganggur sebelum akhir dunia. Kebanyakan wanita sebenarnya lebih masuk akal. Kamu seharusnya tidak terlalu sering menggunakan internet, kamu seorang anjing, mengapa kamu membutuhkan internet? Kamu tidak perlu memperlajari informasi yang tidak berguna seperti itu.”

Itu salah Leng Yehan. Dia mengajari Yun Cheng tentang internet di depan Hei Yu. Dan sekarang, tampaknya, anjing nakal ini juga teracuni oleh internet.

“Tapi ini yang dikatakan komputer. Tuan, kamu tidak akan membodohiku lagi, kan?” YP Jzu

Hei Yu mengeluarkannya saat dia dipukuli. Ada begitu banyak video di internet yang mengatakan hal yang sama. Tuannya pasti sudah kamu!

Yun Che segera membuka ruang dan menendangnya masuk.

“Tuan, kamu menggertakku…”

Rengekan Hei Yu menghilang begitu dia memasuki ruang. Yun Che tidak hanya memperhatikannya, dia juga memutuskan hubungan spiritual antara mereka, sehingga dia memiliki keputusan dalam pikirannya. Berbicara dengan Hei Yu benar-benar membuat pusing. JoYMfQ

“Apakah ini taman kanak-kanak Chenchen?”

Tanpa ada yang mengganggunya, Yun Che berjalan lebih jauh, sampai ke sebuah bangunan dengan dekorasi ceria yang terlihat olehnya. Ada sekelompok anak yang bermain di halaman depan yang dilengkapi dengan jungkit-jungkit dan peralatan bermain lainnya. Yun Che yang belum pernah bertemu Chenchen, sangat tertarik dengan tempat itu.

“Xiao Peng, tunggu aku, tunggu aku!”

Yun Che mendengar suara yang familiar. Bakso kecil yang mengejar beberapa anak laki-laki yang berusia empat atau lima tahun. Bocah laki-laki bernama Xiao Peng berhenti dan berbohong bocah gemuk itu, dia berlari kembali untuk memegang tangan. “Yun Zichen, kamu harus menurunkan berat badan. Makan lebih sedikit di masa depan.” aO7LuV

Yun Zichen, yang dulu bernama Zhou Zichen, adalah Chenchen. Sebelum pergi ke taman kanak-kanak, Yun Yao mengubah nama keluarganya. Dia tidak ingin memiliki hubungan dengan Keluarga Zhou.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Chenchen tidak gemuk. Pamanku bilang itu hanya lemak bayi yang akan hilang saat aku besar nanti.”

Bergandengan tangan, Chenchen memprotes Xiao Peng, sambil terengah-engah. Dia akan mengatakan ini berkali-kali setiap hari dan dia pandai dalam hal itu.

“Xiao Peng, ayo tinggalkan dia. Dia selalu memperlambat kita.” YhR 3K

“Itu benar, Xiao Peng. Kami tidak ingin bermain dengan anak gendut itu.”

Anak laki-laki lain tertawa kening pada Chenchen. Pada saat itu, sekelompok gadis mendekat dan, “Apa yang kamu lakukan? Apa kalian menggertak Chenchen lagi?”

Please visit langitbieru (dot) com

“Kami akan melaporkanmu ke guru kalau kalian menggertak Chenchen lagi!”

“Ya, kalian tidak boleh mengertak Chenchen!” SMDAm3

Gadis-gadis itu saling mendukung. Mereka menahan Chenchen di tengah dan memisahkannya dari Xiao Peng. pemimpin kelompok gadis ini adalah seorang anak berusia enam-tujuh tahun. Dia berjongkok dan mencubit pipi merah Chenchen. “Chenchen tidak boleh takut. Saudari Wei akan melindungimu.”

“Terima kasih, Saudari Wei. Tapi mereka tidak menggertakku. Aku hanya ingin bermain pelosotan dengan mereka.”

Chenchen yang gemuk sangat populer di kalangan perempuan. Dia tersenyum dan menjelaskan dengan suara kekanak-kanakannya. Popularitasnya di taman kanak-kanak sangat bagus, hampir semua orang yang disukainya. Tetapi, ada satu atau dua anak nakal yang satu tahun lebih tua darinya, suka memanggilnya gendut dan menggertaknya. Gadis-gadis ini akan datang melindunginya, termasuk juga Xiao Peng.

“Chenchen, kamu tidak perlu membela mereka. Saudari tahu mereka adalah anak-anak nakal.” 7CbNJo

Sayangnya, gadis kecil itu tidak mendengarkan penjelasannya sama sekali. Dia memberi kejahatan tajam pada anak laki-laki itu.

“Hmph, siapa yang mau bermain dengannya. Ayo pergi.” Anak-anak membuat wajah tidak senang dan berbalik pergi.

Seorang guru dengan bayi di tangan mereka berjalan keluar dan bertanya-tanya, “Eh? Apa yang kamu lakukan di sini, Kapten Yun? Apakah kamu datang untuk datang ke Chenchen?”

“Paman!” PgLYtK

Chenchen mendongak ketika mendengar suara guru. Dia segera keluar dari kerumuna gadis-gadis itu dan berlari ke gerbang. Yun Che membuka gerbang, berjongkok dan menangkap Chenchen ke dalam pelukannya. “Oh… apakah kamu sangat senang?”

“Ya!”

Ini adalah pertama kalinya pamannya datang ke taman kanak-kanak. Chenchen terus mengangguk dengan gembira sambil memeluk leher Yun Che.

Guru juga datang dengan bayinya. “Chenchen berperilaku sangat baik di sekolah. Seperti yang kamu lihat, semua gadis yang disukai, anak laki-laki hanya iri kamu.” I9xRg

Yun Zichen sangat lucu dan mulutnya manis. Dia sering membawa buah-buahan segar dan permen, lalu membagikannya kepada semua orang. Sangat sulit menemukan orang yang benar-benar membencinya.

“Haha… terima kasih Guru. Siapa nama Guru?” Sambil membawa keponakannya, Yun Che bertanya dengan sopan.

“Kapten Yun tidak perlu sopan. Namaku She Jiao, saudari ipar Yu Wenqing.”

Seperti namanya, She Jiao adalah seorang wanita bertubuh kecil, tapi dia sebenarnya memiliki temparamen yang sangat berani. Yun Che menjawab, “Ternyata kamu adalah adik ipar Saudara Yu. Kamu tidak terlihat seperti sudah berusia dua puluh tahun. Jika kamu tidak memberitahuku, aku sudah pasti memperlakukanmu seperti gadis kecil.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Yun Che tidak memujinya. She Jiao bertubuh kecil dan memiliki wajah bayi. Dia tidak memakai riasan yang membuatnya terlihat lebih muda.

“Apakah kamu bersungguh-sungguh atau tidak, aku akan menerima pujianmu.” ZApR9d

She Jiao tidak bisa menahan tawa. Beberapa guru juga keluar setelah a. Waktu istirahat makan siang baru saja dimulai. Mereka segera menyediakan tempat tidur dan selimut untuk anak-anak tidur siang. Yun Che tidak pandai berbicara dengan wanita, khususnya pada dua wanita busuk yang bertanya tenang hubungannya dan Xing Feng. Yun Che yang ketakutan, mengambil banyak makanan ringan dari ruangnya. “Maaf  Guru, aku akan membawa Chenchen pulang. Tolong gunakan makanan ini sebagai camilan sore bagi para guru dan anak-anak.”

Vfafijt yfgylmjgj, alvjx qfveil yjujlwjcj gfjxrl qjgj uege, Tec Jtf yfgufujr qfgul yfgrjwj Jtfcmtfc rfafijt wfcsfgjtxjc rfwej wjxjcjc lae xf ajcujc rjijt rjae uege. smKhwl

“Paman, Paman…”

Chenchen terus memanggilnya di sepanjang jalan. Yun Che tidak berhenti sampai dia berlari seratus meter jauhnya dari taman kanak-kanak. “Ada apa?”

Dia tidak ingin berurusan dengan para wanita busuk itu lagi. Jika dia tinggal satu menit lebih lama, diperkirakan mereka akan memintanya menceritakan secara detail hubungannya dengan Xing Feng.

“Ranselku masih di kelas…” Chenchen mengerutkan keningnya, menatap pamannya dengan pandangan sedih. Ada buku latihan dan alat tulisnya ada di dalamnya. 0tkeg

“Eh…”

Haruskah dia kembali? Yun Che berpikir dalam hati. Sudut mulutnya berkedut sebelum kemudian bertanya, “Haruskan kita mengganti buku latihanmu dengan yang baru?”

Dia benar-benar tidak ingin kembali. Yun Che juga tidak akan menjemput Chenchen lagi di masa depan. Itu terlalu mengerikan.

“Oke.” F2rPsp

Melihat pamannya yang hampir menangis, Chenchen menganggukkan kepalanya. Tapi, mata kecilnya penuh keheranan, dia tidak tahu mengapa pamannya ingin menangis.

“Anak baik. Oh, apakah kamu ingin makan es krim?”

Untuk menebus kesalahannya pada Chenchen, Yun Che mengeluarkan es krim yang dia dapatkan sebelum hari akhir. Sudah lama sejak Chenchen terakhir memakannya, dia segera memberi pamannya ciuman dengan gembira. “Terima kasih Paman.”

“Makan perlahan.” Ci8Mb1

Melihat keponakan kecilnya merobek bungkus es krim dengan semangat, Yun Che hanya bisa meremas pipi gembulnya dengan penuh kasih sayang. Tapi, Chenchen tidak mengambil gigitan pertama, sebaliknya dia mengirimnya ke mulut Yun Che. “Paman, makan.”

“Ehm… Enak, sekarang kamu juga makan.”

Please visit langitbieru (dot) com

Hatinya terasa hangat, Yun Che tidak bisa menolak dan mengambil gigitan kecil, kemudian menurunkan Chenchen dari gendongannya. Chenchen sangat bahagia. Satu tangannya memegang es krim, tangannya yang lain bergandengan dengan pamannya. Melihat hal lucu itu, Yun Che tidak bisa melupakan adegan yang dia lihat di taman kanak-kanak. Jika dilihat lebih saksama, Chenchen-nya memang terlihat sedikit gemuk.

“Chenchen, apakah kamu ingin Paman mengajarimu cara menggunakan kemampuan khususmu?” 0KdASg

Setelah berpikir dua kali, Yun Che bertanya dengan hati-hati.

“Bisakah aku melawan orang jahat jika berlatih dengan paman?”

Chenchen yang sedang menyilat es krim, mengangkat kepalanya dan bertanya dengan polos. Dia tidak pernah melupakan mimpinya menjadi Ultraman dan melawan kejahatan bersama pamannya.

“Ya, ketika kamu tumbuh dewasa. Tetapi, mempelajari cara menggunakan kemampuan akan sangat melelahkan. Apakah kamu tidak takut?” oTQBdy

Sangat mudah meningkatkan level kemampuan dengan inti kristal. Sekarang mereka juga memiliki banyak inti kristal tingkat rendah, itu bisa membantu Chenchen meningkatkan kemampuannya mencapai level tiga.  Tetapi, meskipun level kemampuannya meningkat, efektivitas tempurnya akan tetap rendah, juga  tidak dapat membantunya menurunkan berat badan.

Yun Che tidak pernah ingin memanjakan keponakannya itu. Chenchen harus bisa berusaha sendiri untuk meningkatkan kemampuannya. Mungkin agak kejam untuk anak yang akan berusia tiga tahun bulan depan itu, tetapi secara pribadi Yun Che berpikir hanya melalui kerja keras inilah Chenchen dapat terbang bebas ketika dewasa dan meninggalkannya nanti.

“Tidak takut. Chenchen akan menjadi Ultraman seperti Paman dan melawan orang jahat.”

Chenchen tiba-tiba berhenti berjalan, melepaskan diri dari Yun Che, dan memukul dadanya dengan keras. Dia berjanji, ketika dewasa nanti akan melindungi ibu dan paman-pamanya. YhfZo7

“Hahaha… kalau begitu kita sudah sepakat. Mulai besok, kamu akan bangun satu jam lebih awal dari biasanya dan pergi lari pagi denganku. Sepulang sekolah, Paman akan mengajarimu cara menggunakan kemampuan di sore hari.”

Yun Che tahu keponakannya adalah anak yang pemberani. Dia membungkuk dan dengan lembut mencubit hidung kecilnya. Dengan dukungan Dingfeng dan Chaoyang, meskipun kemampuan Chenchen yang bisa mengendalikan semua elemen di ekspos, dia akan mampu melindungi dirinya sendiri.

“Ya.”

Chenchen senang dengan gembira, tidak menyadari motif tersembunyi pamannya yang tiba-tiba ingin mengetahuinya mengendalikan kemampuannya. Paman dan ponakan itu kembali melanjutkan perjalanan pulang sambil bergandengan tangan. Dari waktu ke waktu mereka tertawa bersama, lebih terlihat seperti ayah dan anak dibandingkan dengan paman dan keponakan. Bahkan mereka lebih dekat dari kebanyakan ayah dan anak kandung lainnya. kdAX4a

 

***

Translator's Note

0i8hvK

Jiao () berarti manis, manja, lembut, baik, lemah. Tubuh She Jiao yang kecil, sekilas terlihat lembut dan sangat lemah.

Translator's Note

Qjclaj yerex jvjijt lralijt sjcu vluecjxjc ecaex wfcsfyeaxjc rfbgjcu/rfxfibwqbx qfcuufwjg kjclaj sjcu wfcsexjl/wfclxwjal gbwjcrj teyecujc jcajgj rfrjwj qglj (sjbl) yjlx vjijw oliw, jclwf, xbwlx jajeqec vl veclj csjaj. Gl Afqjcu wfgfxj ifylt vlxfcji vfcujc rfyeajc oepbrtl.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!