English

Harta Karun Prajurit MudaCh40 - Level Zombie Meningkat

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Itu bukan hal yang mengejutkan, kalau level zombie meningkat. Jika pemilik kemampuan khusus dapat meningkatkan level kekuatannya, zombie juga bisa. Setiap warna pada inti kristal zombie melambangkan atribut kemampuannya. Seperti warna merah melambangkan api, biru untuk air dan seterusnya.  Inti kristal transparan berarti zombie belum memiliki atribut kemampuan. Di masa mendatang, zombie juga dapat menggunakan kemampuan khusus seperti kita.” hMwNce

Yun Che sama sekali tidak merasa aneh dengan semua ini. Pada kenyataannya, ketika dia melihat salju tadi malam, dia sudah menduga kalau kemampuan zombie akan ditingkatkan. Dari ukuran inti kristal yang dikumpulkan oleh Leng Yehan, seharusnya itu berasal dari zombie level 1.

Zombie level 0 memiliki inti kristal transparan. Selain gerakannya yang lambat, matanya terlihat keruh dan dagingnya mudah busuk sehingga bau busuknya bisa tercium dari jarak jauh. Zombie level 0 tidak memiliki atribut kekuatan. Dengan berjalannya waktu, kekuatan zombie akan terus meningkat. Mata mereka akan menjadi putih, atribut kekuatan juga akan terbentuk. Ketika zombie berada pada level 3, dia dapat menggunakan kemampuan khusus seperti manusia. Pada saat itu, pisau dan senjata biasa tidak akan bisa lagi melukai atau membunuh mereka.

Please visit langitbieru (dot) com

“Apa gunanya benda ini?”

Tidak ada yang tahu kapan Xing Feng telah duduk dan mengambil inti kristal yang ada di meja. Mereka semua tahu zombie memiliki inti kristal di dalam kepalanya. Tapi tidak ada yang tahu apa kegunaan inti kristal itu. Sepertinya Yun Che dan Leng Yehan sudah tahu kegunaannya karena mereka sudah sejak lama mengumpulkan inti kristal. LjdD9o

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Zecuxlc xjwe ylrj wfcmbyj wfwyeja qfgtljrjc vjc  wfwyfglxjccsj qjvj qjgj ujvlr?” Tec Jtf yfgxfvlq cjxji vjc alvjx ieqj wfwyfgl ajcvj qjvj Ofcu Tftjc ecaex wfcslwqjc lcal xglraji lae. “Ufgul meml ajcujc vjc yfgrljq ecaex wjxjc. Blaj jxjc wfwylmjgjxjc rfwejcsj xfalxj rjwqjl vl qjcuxjijc.”

“Ftw.” Ofcu Tftjc wfiltja Wlcu Mfcu sjcu rfqfgalcsj rfvjcu afcuufijw vjijw qlxlgjccsj rfcvlgl. Glj alvjx lculc wfcujajxjc jqjqec.

Kota Lingjiang memiliki lingkungan geografis yang unggul. Walaupun bukan termasuk kota besar, tetapi terhubung dengan Ibukota Provinsi dan berada langsung di bawah pemerintah pusat. Kota ini dilalui oleh Sungai Lingjiang. Pangkalan Keamanan dibangun di Distrik Wan’an yang ada di salah satu sisi sungai. Beberapa tahun lalu, distrik tersebut masih dipenuhi rumah-rumah tradisional. Meskipun sekarang telah terjadi modernisasi dan daerah perkotaan mulai berkembang, masih ada banyak lahan subur yang tersedia. Dengan adanya Pegunungan Longmen, tentara mengambil alih Distrik Wan’an dan mendirikan Pangkalan Keamanan  yang bekerjasama dengan pemerintah Kota Lingjian.

“Awalnya, ada empat jembatan yang melintasi setiap sisi kota. Setelah kiamat datang, militer meledakkan dua jembatan di pusat kota dan hanya menyisakan Jembatan Pertama dan Jempatan Keempat. Lokasi kita sekarang relatif dekat dengan Jembatan Pertama. Kita bisa saja melewati jembatan ini untuk mencapai Pangkalan Keamanan, tapi setelah melewati jembatan jaraknya masih cukup jauh dari pangkalan. Dan ada banyak zombie di sepanjang jalan, serta kondisi jalannya tidak terlalu baik.” oA0Zy2

“Jembatan Keempat ada di pinggiran kota dan letaknya lebih jauh dari tempat kita sekarang. Untuk mencapai ke sana kita harus berjalan memutar melintasi daerah perkotaan. Jumlah zombie di daerah itu lebih sedikit. Aku pribadi lebih menyarankan melalui rute ini. Hanya saja mungkin kita baru bisa sampai di jembatan saat sore atau malam hari. Bagaimana menurutmu?”

Selesai sarapan, Xing Feng mengambil peta dan membentangkannya di atas meja, Yun Che datang untuk melihatnya dan berkata, “Pergi lewat daerah perkotaan.”

Di kehidupan sebelumnya, Yun Che pernah datang ke Pangkalan Keamanan Barat Daya. Hanya saja saat itu waktu sudah berlangsung lama setelah hari kiamat datang dan kondisi Pangkalan Keamanan relatif stabil. Sekarang baru beberapa hari setelah kiamat datang, Yun Che merasa kondisinya akan berbeda. Jika mereka ingin menyeberangi Jembatan Keempat, mereka  baru akan sampai di sana saat sore atau malam hari, itu berarti mereka akan bermalam di luar. Kalau mereka memutuskan langsung  pergi ke Pangkalan Keamanan akan lebih berbahaya, jadi lebih baik sampai di daerah perkotaan lebih awal.

“Bagus, aku bisa lebih banyak berlatih.” Dapat dikatakan bahwa Lu Haixuan adalah satu-satunya anggota yang tidak memiliki kekuatan khusus. Dia melambaikan pisau semangkanya yang tajam. Meskipun tidak memiliki kekuatan, dia tidak ingin menghambat anggota lainnya. 1ojpaA

“Aku juga sudah tidak sabar menunggu lebih lama lagi.” Zhan Yafei, yang tampaknya cantik dan lembut juga berkata dengan ekspresi membunuh di wajahnya. Zhou Zeyu tidak berkata apa-apa, tapi dia menyandarkan sikunya di bahu Leng Yehan. Semua orang sudah siap dan mereka siap mendukung Yun Che dengan caranya sendiri.

“Oke, kalau begitu kita akan melintasi kota.”

Xing Feng dengan tegas menyingkirkan peta lalu bertanya, “Ada yang membutuhkan senjata?”

“Beri aku dua buah pistol.” 2UavB1

Benar saja, Xing Feng memang paha emas yang sangat murah hati! Hanya Yun Che yang mengiyakan, lainnya menggelengkan kepalanya secara besamaan. Sebelum akhir dunia, mereka hanyalah ibu rumah tangga dan pelajar universitas, jadi tidak tahu cara menggunakan senjata. Mereka lebih memilih menggunakan pisau untuk memotong zombie.

“Sekarang aku penasaran. Apa ada hal yang tidak bisa kamu lakukan?” Xing Feng bercanda, dia mengambil pistol dari ruangnya dan memberikan itu pada Yun Che.

“Aku juga ingin tahu. Ketika ada waktu, kenapa kita tidak mempelajarinya bersama-sama?”

Seolah tidak ada kata yang sederhana di kamusnya, Yun Che memasukkan pistol ke dalam saku jaketnya, kemudian mengambil tali gendongan untuk mengendong keponakannya. Yun Yao dengan cepat menghentikannya. “Biarkan aku yang membawa Chenchen. Kekuatan khususku tidak cocok untuk bertempur.” pWyIOn

Jika dia bisa, Yun Yao ingin bertarung dengan mereka, tetapi dia harus mengakui bahwa kekuatan khususnya yang paling lemah. Dari pengalaman melintasi Kota Huaicheng sebelumnya, dia tahu betul bahwa melintasi kota itu sulit. Merawat Chenchen adalah satu-satunya hal yang bisa dia lakukan untuk mereka.

“Siapa bilang kekuatan berbasis air itu buruk? Kakak, percayalah padaku. Lakukan lebih banyak latihan untuk meningkatkan kekuatanmu. Itu pasti akan sangat luar biasa di masa depan.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Yun Che terus mengikatkan tali gendongannya lalu dia mengenakan jas hujan yang juga menutupi Chenhen. “Ayo pergi.”

“Uhm.” Yun Yao menyerah dan mengeluarkan pisaunya. Xing Feng memberi isyarat kepada Yang Huaien dan seorang pria lainnya, dan keduanya segera berlari dengan senapan mesin di tangan mereka. Dua lainnya tetap dekat dengan Xing Feng untuk melindunginya. Sekarang Yun Che tahu mengapa Xing Feng dikenal sebagai kapten terlemah di kehidupan sebelumnya. Dia mengambil empat bawahan sekaligus untuk melindunginya. Dia dilindungi dengan baik dan tidak bertarung sama sekali. Itukah yang membuat orang-orang menyebutnya lemah? 10Bf5R

 

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!