English

Harta Karun Prajurit MudaCh51 - Pergi Jalan-jalan, Menyelamatkan Lu Haixuan

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Itu tidak benar. Sebelumnya, kamu mengatakan kalau kemampuan Haixuan belum jelas, bahkan dia sendiri tidak mengetahuinya. Jadi, bagaimana bisa orang-orang itu mengetahuinya?” Masalah ini baru saja terpecahkan saat Yang Huaien bertanya lagi. BcAqh1

Yun Che mengehelang nafas perlahan, “Ini sangat sederhana. Entah kemampuan Haixuan telah mengalami perubahan kualitatif atau dia telah mengaktifkan kemampuan baru.”

“Yah, analisis Yun Che sangat masuk akal, tapi kita juga tidak bisa sepenuhnya menolak spekulasi bahwa seseorang di militer sengaja membuat masalah dengan kita. Mungkin ini hanya tes awal mereka atau bisa juga dikatakan sebagai peringatan terselubung. Jika kita tidak bergerak, aku takut di waktu berikutnya hal ini juga akan terjadi pada Tim Chaoyang.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Melihat bahwa Yun Che tidak mungkin berdiam diri, Xing Feng akhirnya menyimpulkan bahwa tiga keluarga militer utama yang mengendalikan pangkalan saat ini hanyalah kekuatan kecil jika dibandingkan keluarga besar yang ada di Beijing. Di permukaan, pasukan Chaoyang-nya terlihat seperti tambahan bagi Keluarga Mo. Faktanya, dengan posisi keluarga Xing di Beijing, dia pada dasarnya juga memiliki kedudukan yang sama dengan beberapa kekuatan utama di sana. Jadi tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa dia adalah kekuatan kelima yang tak terlihat di Pangkalan Barat Daya. Ditambah lagi anggota dari Tim Chaoyang yang lama, saat ini menempati  hampir seluruh distrik. Akan aneh jadinya kalau orang-orang tidak iri dan ingin mengganggunya untuk sekedar memberi peringatan.

“Kita tidak bisa mengabaikan kemungkinan apapun. Bagaimana kalau begini, Huaien dan Zhao Gang tetap menyelidiki pihak militer, ingatlah untuk tetap berhubungan dengan Tuan Muda Mo kapan saja. Aku akan menyelidiki Lembaga Penelitian untuk melihat apakah bisa menemukan Lu Haixuan dan menyelamatkannya sesegera mungkin. JHT5 n

Menganggukkan kepalanya, Gu Mingxuan menggantikan Xing Feng untuk membuat keputusan, memberikan pembagian tugas dengan baik.

“Tidak perlu, Haixuan adalah orangku. Menyelamatkannya adalah tanggung jawabku. Kalian bertanggung jawab untuk melacak siapa orang yang mengambil Haixuan. Aku akan pergi jalan-jalan.”

Setelah itu Yun Che benar-benar berdiri. Semua orang melihat langit malam di luar. Tengah malam seperti ini, kamu ingin berjalan-jalan ke mana? Mungkinkah dia berencana pergi ke Lembaga Penelitian dan menyelamatkan orang begitu saja? Apakah dia gila, ataukah mereka yang terlalu meremehkannya?

“Kami akan pergi denganmu.” Leng Yehan, yang tidak pernah berbicara, mengikutinya tanpa berpikir. Zhou Zeyu pun tidak bodoh. Mereka semua satu tim dan tidak akan membiarkan Yun Che pergi menyelamatkan Haixuan sendirian. xQRmXP

“Apa yang kalian lakukan? Apakah kita akan membunuh harimau? Aku akan segera kembali. Jika kamu butuh istirahat, beristirahatlah. Aku berjanji pada kalian, ketika besok bangun, kalian bisa bertemu Haixuan.” Yun Che memandang mereka dengan marah. Dia melambaikan tangannya mengusir mereka seolah mereka adalah lalat yang menjengkelkan.

“Yun Che.” Leng Yehan tetap tinggal dan tidak bergerak, memandang Yun Che. Zhou Zeyu yang ada di sampingnya ingin mengatakan sesuatu, tapi Yun Che dengan cepat mengangkat tangannya untuk menghentikannya. “Terkadang memiliki banyak orang bukanlah hal yang baik. Percayalah, Haixuan akan baik-baik saja.”

Kecuali, tebakannya benar-benar salah, Lu Haixuan seharusnya memang berada di Lembaga Penelitian.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Leng Yehan dan Zhou Zeyu mengerutkan kening mereka, tidak mau berkompromi. Saat Yun Che ingin meyakinkan mereka kembali, Xing Feng menghampirinya. “Aku akan menemaninya, kalian semua beristirahat.” OK uW7

Kjcqj wfcecuue gfjxrl wfgfxj, Wlcu Mfcu wfcjglx Tec Jtf qfgul wfclcuujixjc Ofcu Tftjc vjc Itbe Ifse sjcu wjrlt afgiltja gjue.

“Vlaejrl wjmjw jqj lcl?” Dbr vjgl xfvej alw qfgul yfgrjwj vfcujc rffcjxcsj. Tjcu Lejlfc alvjx ylrj alvjx wfiltja rjevjgj-rjevjgjcsj vfcujc ujglr tlajw vl kjpjtcsj.

“Cxe tjger yfgajcsj qjvj rljqj xjije xjwe yfgajcsj qjvjxe? Pcl yexjc qfgajwj xjilcsj xjwe wfiltja  Dbr qfgul vfcujc rffcjxcsj, ajql Tec Jtf lcl rfvlxla wfcjglx. Gjgl rlxjqcsj, yexjcxjt xjiljc peuj yfgqlxlg xjije xfvejcsj wfwlilxl rfrejae, xjc?”

Gu Mingxuan menggosok dagunya dan menatap pintu dengan penuh arti. Bos keluarga mereka tidak pernah begitu antusias dengan siapapun, apalagi secara proaktif meminta maaf kepada seseorang. Jika Xing Feng mengatakan dia tidak memiliki pemikiran apapun tentang Yun Che, Mingxuan tidak akan mempercayainya walaupun dia dipukul sampai mati. Tapi dia juga tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Bosnya itu. pOdJ2Q

“Apakah kita akan mengikuti mereka?” Bukannya dia tidak mendengar pembicaraan mereka, tetapi Zhou Zeyu mengabaikan mereka dan berbalik untuk melihat wajah dingin Leng Yehan.

“Tidak perlu.” Leng Yehan berbalik dan menatapnya. Ketika dia melewati Gu Mingxuan dan yang lainnya, bibir tipisnya bergerak. “Uruslah diri kalian sendiri. Jangan pernah mencampuri urusan mereka.”

Hah!

Apakah mereka baru saja diajari? IV28wQ

Kelompok yang dipimpin oleh Gu Mingxuan itu tercengang. Selain Bos mereka, kapan terakhir ada orang yang berani memberi mereka pelajaran?

“Apakah kamu pikir Leng Yehan ini agak terlihat familiar?”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Setelah Zhou Zeyu mengikuti Yehan menaiki tangga, Gu Mingxuan memecah keheningan yang ada. Ketika dia pertama kali melihat Leng Yehan, dia merasa seolah-olah pernah melihatnya di suatu tempat, tetapi tidak peduli apa yang dia pikirkan, dia tidak bisa mengingat di mana dan kapan dia melihatnya. Dia selalu percaya diri dengan ingatannya, jadi ketika dia berkata pernah, tidak ada alasan baginya untuk tidak mengingatnya.

“Aku tidak tahu apakah pernah bertemu satu sama lain. Yang aku tahu adalah bahwa dia benar-benar arogan, mirip dengan kita yang dulu.” Chu Haolin bersandar dengan malas, matanya bersinar dengan rasa kekaguman yang telanjang. dOy9nQ

Semua orang saling memandang dan tersenyum. Mereka dulu memang mirip dengan Leng Yehan, yang tidak takut pada langit dan bumi. Semua orang berani dan tangguh, satu-satunya yang bisa menaklukkan mereka adalah Xing Feng. Melihat Leng Yehan saat ini, seolah-olah melihat diri mereka di masa lalu.

Bulan menggantung tinggi di langit, menyelimuti seluruh area dengan cahaya peraknya. Kecuali vila tempat Xing Feng tinggal, vila-vila lainnya terlihat tenang seperti kota kosong. Angin sepoi-sepoi yang bertiup sesekali terlihat seperti membawa kesedihan. Yun Che dan Xing Feng meninggalkan area vila di bawah cahaya bulan yang kabur. Keduanya menghindari perhatian orang lain ketika mereka bergerak maju.

Kira-kira sepuluh menit kemudian, keduanya berhenti di sudut sebuah gedung. Tepat di seberangnya, ada sebuah bangunan yang dijaga dengan ketat, itu adalah Lembaga Penelitian di Pangkalan Barat Daya.

“Apakah kamu yakin Lu Haixuan disekap di Lembaga Penelitian?” Tidak masalah jika mereka ingin menerobos masuk. Tapi jika mereka tidak dapat menemukan Lu Haixuan, itu hanya akan membuang waktu. T6LQpn

“Bukankah kita tahu ketika masuk?” Yun Che berkata sambil mengeluarkan dua topeng, satu untuk Xing Feng dan satu untuk dirinya sendiri. Dia juga tidak lupa untuk mengenakan pakaian olahraga. Saat melihat pakaian kasual Xing Feng, Yun Che berpikir sejenak sebelum mengambil sebuah topi, lalu berjinjit untuk memakaikannya pada Xing Feng.  “Baiklah, ayo masuk.”

“Oke.”

Mengambil keuntungan dari kegelapan malam, keduanya melintas dan bergegas untuk memasuki bagunan Lembaga Penelitian. Setelah masuk, Yun Che yang tadinya berjalan di bagian belakang, memberi kode pada Xing Feng untuk mengikutinya, seolah berjalan masuk ke halamannya sendiri. Mereka langsung berjalan ke ruang penelitian bawah tanah dengan menggunakan lift. Tidak salah jika Pangkalan Barat Daya akan menjadi pangkalan terbesar di masa depan, saat listrik di tempat manapun padam, lift Lembaga Penelitian ini masih dapat digunakan.

“Ketika militer membangun pangkalan, Departemen Pemerintahan juga memobilisasi pasukan polisi untuk membangun pembangkit listrik kecil di dekat Sungai Lingjiang. Saat ini listrik hanya digunakan oleh kantor pejabat tingkat atas dan departemen khusus.” Melihat keraguan Yun Che, Xing Feng berbisik sambil menunggu lift datang. 7J3hHV

“Hahaha… kita kembali ke masyarakat kapitalis. Jika kaum revolusioner generasi terdahulu tahu tentang hal ini, aku khawatir mereka akan merangkak keluar dari kuburan.”

Pa,pa!

Saat memasuki lift, petir Yun Che menghancurkan kamera pengintai yang ada di atas kepalanya. Melihat panel pada lift, ruang penelitian bawah tanah hanya memiliki tiga lantai.

Ding! mrQBbi

Ketika pintu lift terbuka, keduanya menahan napas sejenak, mencari tahu kalau tidak ada orang yang datang. Itu sudah jam tiga pagi. Tidak ada bayangan hantu satupun di ruang penelitian. Itu sangat gelap, bahkan mereka tidak dapat melihat tangannya sendiri. Satu-satunya keuntungan mereka saat ini adalah, lebih mudah menemukan keberadaan kamera pengintai. Kali ini, Yun Che tidak langsung merusak kamera, tetapi bekerja sama dengan Xing Feng untuk menghindari kamera dengan hati-hati, memilih titik buta kamera.

“Woo, woo, woo…”

“Woo, woo, woo…”

Di ruang yang sunyi, suara tangisan terdengar sangat mengerikan. Adaikata yang datang saat ini adalah orang lain, diperkirakan mereka pasti akan ketakutan. Tapi Xing Feng dan Yun Che justru saling memandang dan mencoba menelusuri dari mana arah suara-suara itu berasal. Saat mereka semakin dekat, suara itu semakin jelas, sampai sebuah pintu besi menghalangi jalan mereka. I3tFbc

“Xing Da, sekarang giliranmu.”

Yun Che melangkah mundur dengan sadar. Sebagai pemilik kemampuan elemen logam, logam apapun tidak dapat menghentikan mereka. Xing Feng melangkah maju dan menyentuh pintu besi itu. Saat kemampuannya diaktifkan, pintu besi secara perlahan melunak, ketika jari-jarinya melintasi celah di tengah pintu, dia segera menariknya ke arah kedua sisi. Pintu besi secara otomatis terpisah seperti tirai air.

Story translated by Langit Bieru.

Yun Che mengacungkan kedua jempolnya pada Xing Feng. Dibalik pintu besi, terdapat banyak ruangan kecil yang masing-masing menggunakan kunci sidik jari. Untuk berjaga-jaga, ada juga kunci besar yang berada di kotak kaca seukuran kertas A4 di pintu yang dapat digunakan untuk melihat jelas kondisi yang ada di dalamnya.

Namun, saat keduanya melihat ke dalam, wajah mereka semakin jelek. Di dalam ruangan itu tidak hanya terdapat manusia yang dibalut perban, tetapi juga zombie yang ganas. Meskipun setiap zombie memiliki rantai besar yang mengunci leher, pinggang dan tungkai mereka, tidak sulit untuk melihat kalau zombie-zombie itu berada pada level 1 atau 2. Ketika zombie itu mencapai level 3, mereka akan dapat menggunakan kemampuan khusunya dengan terampil. Akankah ruangan kecil ini bisa menahan mereka? Ketika mereka kabur, Pangkalan Barat Daya akan mati dengan jumlah korban yang tak terhitung banyaknya. iYRqJ9

“Sial!” Menatap kembali mata zombie yang sudah berwarna hitam dan putih, Xing Feng tidak bisa mencegah dirinya untuk menggertakkan giginya dan menyerukan kata makian. Yun Che memang benar. Orang-orang yang disebut ilmuwan ini hanya sekelompok peneliti gila.

Bukannya Yun Che tidak memperhatikan amarah Xing Feng, dia hanya tidak berusaha menenangkannya. Sebaliknya di balik sikapnya yang berdarah dingin, dia sudah mengalaminya sesuatu yang lebih kejam lagi di kehidupan sebelumnya, ketika dia mati.

“Haixuan!”

Akhirnya pada ruangan terakhir yang ditemukan, melalui jendela yang ada di sisi pintu, Yun Che melihat Lu Haixuan yang diikat ke ranjang dan tidak bisa bergerak. f9sdn7

“Uhhm… uhhmm…”

Lu Haixuan yang ada di dalam ruangan itu juga sepertinya melihat Yun Che. Namun, mulutnya ditutupi dengan pita perekat, jadi bahkan ketika dia berusaha berteriak, dia tetap tidak dapat mengeluarkan suara. Yun Che mengangkat tangannya agar Lu Haixuan bisa lebih tenang dan bersabar. Setelah Xing Feng datang, dengan bantuannya, pintu logam bisa dibuka. Yun Che bergegas masuk, merobek pita perekat di mulut Lu Haixuan dan memotong tali yang mengikatnya.

“Saudara Che, akhirnya kamu datang. Kupikir aku akan mati kali ini. Sial, bajingan itu bukan manusia. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri ketika mereka mengeluarkan otak orang hidup dan  memasukkannya ke dalam obat. Jika bukan karena ada sesuatu di dalam otak itu, aku mungkin juga akan dibedah.”

Lu Haixuan, yang akhirnya bisa mendapatkan kembali kebebasannya, memeluk Yun Che erat dengan kedua tangannya. Dia tidak ingin mengalami perasaan berjalan ke neraka lagi. lJRAUE

“Pergi dulu sebelum bicara lagi.” Yun Che memandang Xing Feng yang memegang tangannya erat-erat. Xing Feng mengerutkan keningnya dan menarik Yun Che pergi.

“Hei, tunggu aku, jangan tinggalkan aku. Sial, aku tidak ingin tinggal di tempat yang menjijikkan ini semenitpun.” Setelah penundaan singkat, Lu Haixuan segera mengejar keduanya.

 

*** du2A Z

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!