English

Harta Karun Prajurit MudaCh75 - Keinginan untuk Hidup, Balas Dendam

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Hahaha… sepertinya aku terlalu bersemangat.” s8wqGt

Yun Che berusaha menenangkan dirinya, walaupun di dalam hati dia menahan kekecewaan yang luar biasa. Pada akhirnya dia hanya bisa menertawakan dirinya sendiri. Setelah mengeluarkan botol kaca kecil, dia menusuk jari Yun Cheng dengan jarum. Namun, jarum itu tetap tidak dapat menembus kulit pucat Yun Cheng. Setelah berpikir sejenak, Yun Che menambahkan sedikit kekuatan petir di jarumnya dan akhirnya jari Yun Cheng berhasil mengeluarkan darah. Adik laki-lakinya itu masih tidak bereaksi, masih terus mengunyah inti kristal dengan irama yang teratur.

“Aku tidak memiliki banyak waktu hari ini.  Lain kali, aku akan menghabiskan banyak waktu denganmu. Jadilah anak baik, oke?”

Langit Bieru.

Setelah mengambil setetes darah dari adik laki-lakinya, Yun Che berdiri dan mengusap rambut adiknya dengan lembut. Lalu dalam sekejap mata, dia menghilang dari ruang dimensi. Tak berapa lama kemudian, seekor anjing kecil berwarna gelap melompat keluar dari tumpukan materi dan menghampiri Yun Cheng. Sambil berbaring di sofa dengan malas, dia berkata, “Lihat betapa beruntungnya kamu. Kapanpun Tuan datang, dia akan selalu berbicara denganmu. Tapi lihat diriku. Beranikah aku muncul di hadapannya? Aku hanya akan membuatnya sedih.”

“Tuan dari luar terlihat dingin, tapi ketika dia mengakui seseorang, dia akan menjaganya dengan sepenuh hati. Dia selalu mengeluh tentangku, tapi dia juga selalu memberiku banyak cokelat. Di mana menurutmu aku bisa bertemu Tuan seperti dirinya? Setiap hari aku makan hingga kenyang. Begitu sembuh nanti, aku akan segera mencarinya. Aku yakin Tuan merindukanku karena aku juga merindukannya… Aku benar-benar berharap bisa bersama Tuan sepanjang waktu.” JlB8ns

Hal seperti ini selalu terjadi. Hei Yu tidak berani muncul di hadapan Yun Che. Dia baru akan keluar ketika Yun Che tidak ada. Baru setelah itu dia akan mengobrol dengan Yun Cheng yang selalu mengabaikannya.

Ketika Yun Che kembali, tidak ada orang lain di dalam tenda, bahkan Xing Feng pun telah pergi. Hanya ada Zhan Tianlong yang berbaring di tanah dengan nafas yang berat. Sambil memengang botol kaca yang berisi darah yang diambil dari Yun Cheng, Yun Che berjalan dan berjongkok di depan Zhan Tianlong.

“Paman Zhan, namaku Yun Che, teman Yafei. Aku tidak tahu apakah kamu bisa mendengarku atau tidak. Kamu mungkin akan menderita, tetapi tolong bertahanlah! Jangan lupa, bahwa istri dan putrimu masih menunggumu.”

Kakuatan tekad juga merupakan faktor kunci yang akan menentukan apakah Zhan Tianlong akan berubah menjadi zombie atau mengaktifkan kekuatan khususnya. Zhan Tianlong menolak menghembuskan nafas terakhirnya karena dia masih ingin melihat putrinya. Yun Che percaya bahwa orang seperti dia pasti memiliki kemauan yang luar biasa. Jadi Yun Che mengatakan itu padanya agar dia memiliki keinginan kuat untuk hidup kembali. eYdTm9

Sebenarnya, Zhan Tianlong mendengar Yun Che. Mata yang tadinya terlihat lemah dan lesu sekarang mulai terfokus lagi. Meskipun dia belum sadar sepenuhnya, setidaknya keinginan untuk kembali hidup sudah bangkit.

Melihat itu, Yun Che tidak ragu lagi. Dia mengambil lengan Zhan Tianlong dan memotong kulitnya dengan pisau. Lalu meneteskan darah Yun Cheng ke luka itu dengan hati-hati. Luka yang memerah langsung menjadi hitam. Virus zombie menyebar ke seluruh tubuhnya melalui luka tersebut.

“Mm…”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Itjc Kljcibcu sjcu ajvlcsj alvjx wjwqe yfgrejgj alyj-alyj wfglcalt xfrjxlajc. Keyetcsj peuj wfcuufilja vjc afger yfgufajg vl jajr ajcjt. Zfiltja qfgpejcujccsj, Tec Jtf wfcujcuxja yjuljc yfijxjcu xfqjij qglj lae vjc wfcujwyli rfybabi jlg vlwfcrl sjcu afijt vlj rljqxjc ijie wfwyjcaecsj wlcew. Bjgfcj aeyet Itjc Kljcibcu afger yfgufgjx, rfyjuljc jlg sjcu vlwlcewxjc aewqjt vjc tjcsj jvj rfvlxla sjcu yfcjg-yfcjg yfgtjrli vlafijc. Zfiltja lae Tec Jtf wfweaerxjc ecaex wfcujwjalcsj afgifylt vjteie, rfyfiew wfwlilt wfwyfglcsj wlcew ijul jaje alvjx. N45FXr

Selama menunggu Yun Che merasa cukup tersiksa, seperti halnya orang-orang yang menunggu di luar tenda. Tuhan tahu bagaimana Zhan Yafei ingin bergegas masuk ketika dia mendengar suara dari dalam tenda. Tapi dia menahan diri agar tidak kehilangan kendali lagi. Yang bisa dia lakukan saat ini hanyalah memeluk ibunya berusaha saling memberi ketenangan dan kenyamanan.

“Bisakah orang itu benar-benar menyelamatkan Paman Zhan yang sekarat?”

Seorang wanita yang tampaknya seumuran Zhan Yafei, memandang ke arah tenda dengan cemas saat berbisik pada wanita paruh baya yang lengannya dia pegang. Tapi perkataannya itu justru membuat semua orang yang ada di sana memberinya tatapan marah. Merasa ketakutan dia beringkuk di belakang wanita paruh baya itu. Matanya merah menahan air mata, seolah-olah dialah yang menderita karena diperlakukan tidak adil.

“Diamlah jika kamu tidak tahu harus berkata apa. Tidak ada yang akan menganggapmu sebagai orang bodoh.” YDe4I3

Wanita paruh baya itu mendorong wanita muda menjauh dan berkata dengan nada jijik. Dia kemudian berjalan mendekati Zhan Yafei dan ibunya, lalu berkata, “Xiao Wang, Feifei, jangan khawatir. Luo Zhan adalah orang yang dilindungi surga, dia akan baik-baik saja. Keluarga kalian akhirnya kembali bersatu. Dia sangat mencintai kalian dan tidak akan mengecewakan kalian.”

Meskipun dia merasa kata-katanya tidak meyakinkan. Tetapi pada saat ini, hanya itu yang bisa dia katakan?

“Uhm, terima kasih, Bibi Wan. Kami baik-baik saja. Ayah juga akan baik-baik saja. Kakak Che adalah pria yang hebat. Dia akan menyelamatkan Ayahku.”

Masih memeluk ibunya, Zhan Yafei berusaha menjawab setenang mungkin. Ini adalah jawaban untuk semua orang bukan hanya untuk dirinya sendiri. Mereka mungkin ragu dan mulai bertanya-tanya. Yun Che memiliki banyak rahasia. Setelah sedikit tenang, Zhan Yafei ingat ketika Yun Che mengatakan untuk menginfeksi ayahnya dengan virus zombie, berarti dia memiliki keyakinan kalau ayahnya akan mampu mengaktifkan kekuatan khusus dan bertahan hidup. Walaupun tingkat keberhasilah hanya 50%, setidaknya ayahnya masih memiliki peluang dan harapan. KRNdOh

“Yafei, apakah mereka semua temanmu?”

Melihat Zhan Yafei yang jauh lebih kuat dari yang dia dibayangkan, wanita paruh baya itu dengan cerdik mengubah topik pembicaraan.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Iya. Kami berasal dari dua tim kekuatan. Orang yang membantu Ayahku adalah kapten tim kami, Yun Che. Aku berhasil beradaptasi dengan kehidupan setelah hari kiamat ini dengan cepat karena bantuannya. Kali ini, mereka bersedia datang jauh-jauh bersamaku untuk membantu mencari orang tuaku. Kami tidak tahu mereka datang ke sini bersamamu sampai kami melihat catatan yang ditinggalkan Ayahku kemarin.”

Bibi Wan dan suaminya Paman Lin adalah teman orang tua Zhan Yafei, jadi dia tidak menyembunyikan apapun dari mereka. Hanya berusaha menjelaskan sesederhana mungkin, bukan karena dia tidak mempercayai mereka, tetapi karena… Zhan Yafei melirik wanita muda yang berdiri tidak jauh darinya. Dia adalah Jiang Qi, pacar dari putra Paman Lin, Lin Yin. Dalam ingatan Zhan Yafei, Jiang Qi adalah seorang gadis materialistik dan dia tidak benar-benar mencintai Lin Yin. Yang dia inginkan hanyalah kekayaan Keluarga Lin. Wanita seperti Jiang Qi tidak bisa dipercaya. Begitu dia menemukan pria yang lebih kaya, dia pasti akan memalingkan wajahnya dengan kejam dan putus dengan Lin Yin. Melihat kondisinya saat ini, pakaian bersih dan penampilan yang lebih baik daripada yang lainnya, tidak sulit untuk membayangkan bagaimana Lin Yin menganggapnya sebagai dewi. kuRP 5

“Aku senang melihatmu kembali. Aku senang melihatmu kembali…”

Memegang tangan Zhan Yafei, Bibi Wan mengangguk dengan air mata berlinang. Dia sudah menyaksikan bagaimana Zhan Yafei tumbuh dan karena dia tidak memiliki anak perempuan, dia selalu menganggap Zhan Yafei sebagai putrinya sendiri. Bibi Wang bahkan berharap Yafei bisa menjadi kekasih Lin Yin. Sayang, putranya itu sudah menjadi kekasih Jiang Qi sejak lama.

“Berjalan lebih cepat!”

Bang! 6ET9nG

Tiba-tiba sebuah teriakan kasar terdengar. Tak lama kemudian empat pria dengan tangannya terikat di belakang punggung dilemparkan ke tanah. Chu Haoling berjalan di belakang mereka sambil mengutuk, “Dasar bajingan! Tidak tahu malu! Beraninya kamu melawanku!”

“Ah… berhenti memukuliku! Berhenti…”

Chu Haoling menendang salah satu dari mereka dengan keras. Pria itu menangis kesakitan dan memohon ampun padanya. Orang-orang di sekitar mereka terdiam. Di antara mereka, Zhan Yafei tampak geram dan wajahnya dipenuhi aura membunuh.

“Yafei, aku membawa mereka untukmu.” 9rv7wI

Chu Haoling mengangkat tangannya sebagai salam pada Zhan Yafei sebelum dia mundur ke tempat Xing Feng dengan ekspresi kesal. Xing Feng mengeluarkan sekantong dendeng sapi untuk Chu Haoling sebagai hadiah, seolah-olah dia sedang menghibur hewan peliharaannya. Pemuda itu menyukai makanan, jadi dia mengambil alih camilan itu, menyobeknya dan menikmatinya. Jika mereka tidak dalam kondisi yang begitu serius, anggota tim lain pasti akan menggodanya.

“Bibi Wan, tolong jaga Ibuku.”

Menatap keempat pria itu dengan mata penuh kebencian, Zhan Yafei tiba-tiba mendorong ibunya yang masih menangis ke pelukan Bibi Wang.

“Feifei…” ugnj3U

Boom! Boom!!

“Arrggghhh…”

Sebelum Wang Suhua berhasil menyelesaikan kata-katanya, Zhan Yafei menendang keempat pria itu dalam sekejap. Semua orang, kecuali rekan tim Zhan Yafei benar-benar tercengang melihat pemandangan ini. Tidak ada yang mengira wanita cantik dan lembut seperti Zhan Yafei bisa menjadi sekuat dan semenakutkan itu.

Keluarga Lin dan Wang Suhua sangat terkejut. Dalam ingatan mereka, Zhan Yafei bukanlah gadis yang kasar. Melihat ini beberapa emosi berkelebat di mata Wang Suhua yang berkaca-kaca. Sepanjang hidupnya, dia dilindungi oleh suaminya. Dia tidak pernah menderita atau menanggung kesulitan. Namun, bukan berarti dia terlalu bodoh atau naif. Setelah hari kiamat, dia melihat sikap apatis dan kekejaman manusia. Mungkin, hanya dengan cara ini putrinya bisa menjalani kehidupan yang lebih baik! X9lABn

“Arrrggghhh!”

“Ah! Dia membunuhnya!”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Tanpa mempedulikan tatapan dan teriakan orang-orang, Zhan Yafei mengambil pisau semangkanya dan bergegas menuju ke arah empat pria itu. Dia  segera mengacungkan pisaunya dan langsung memotong kepala salah satu pria. Tetesan darah segera menyembur ke sekujur tubuhnya. Saat tubuh pria itu jatuh, terdengar jeritan gemetar dari orang-orang.

“Tidak! Jangan bunuh kami! Kami tidak bermaksud begitu. Tolong selamatkan kami…” W0YFRg

Dengan pisau berdarah di tangannya, Zhan Yafei beralih ke pria yang lain. Berkat ajaran Yun Che, dia sekarang hanya ingin membunuh orang-orang ini untuk membalas dendam Ayahnya. Dia sama sekali tidak merasa takut! Namun, ketiga pria yang ditakdirkan mati itu terus menggeliatkan tubuhnya dengan ketakutan dan memohon ampunannya.

“Apakah kamu juga menunjukkan belas kasihan saat memukul Ayahku?

“Tidak… Ah…”

Kata-kata itu belum selesai saat pisau Zhan Yafei menusuk dadanya. Semua orang mundur ketakutan, Jiang Qi menggigil di pelukan Lin Yin. Tidak ada yang tahu apakah dia takut darah atau takut kebohongannya akan terungkap. eUW5Ti

“Tidak! Tidak! Nona! Kami tidak bermaksud begitu. Gadis itu yang merayu kami. Ayahmu melihat dan mengira kami memperkosanya! Ayahmu yang memulai pertarungan!”

“Benar! Nona, tolonglah percaya pada kami! Kami mencoba menjelaskan kepada Ayahmu, tetapi gadis itu hanya menangis, tidak membantu menjelaskan sama sekali! Kami tidak mungkin rela dipukul begitu saja dan tanpa melakukan perlawanan, bukan?”

Dua pria yang tersisa menjelaskan dengan tergesa-gesa saat mereka menatap Jiang Qi yang meringkuk di pelukan Lin Yin. Mereka sangat ketakutan sampai buang air kecil di celananya. Jika mereka tahu putri Zhan Tianlong begitu kejam, mereka tidak akan berani bertindak sembrono. Tidak! Mereka juga tidak akan tergoda oleh Jiang Qi dan berakhir mendapat masalah seperti ini.

  sztdpL

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!