English

Harta Karun Prajurit MudaCh9 - Kecelakaan, Bertemu Xing Feng

0 Comments

Penerjemah : Momo


Keesokan harinya, Yun Che menunggu satu hari penuh, tetapi kakak dan adiknya tidak juga datang. Ketika dia mencoba menelepon mereka, dia tetap tidak bisa terhubung. Besok adalah hari kiamat dan hati Yun Chen tidak bisa tenang. Di malam hari, barulah kakak perempuannya menghubunginya. u3kqlW

˹“Maaf Xiao Che, ibu mertuaku tiba-tiba sakit tadi malam. Kamu tahu, Zhijun tidak ada di sini. Jika aku pergi, mereka pasti akan bertengkar denganku lagi. Bisakah aku membawa Chenchen bertemu denganmu lagi besok?”˼

Di telepon, suara Yun Yao dipenuhi dengan kelelahan dan permintaan maaf. Bahkan jika dia tidak mengatakannya, Yun Che tahu, kalau keluarga suami kakaknya itu tidak menghormati dia? Jika dia bisa, dia ingin mengungkapkan wajah asli mereka. Tetapi dia tahu bahwa kakak perempuannya sangat mencintai Zhou Zhijun. Bahkan jika dia melakukannya, Yun Yao pasti akan tetap meragukannya dan tidak akan benar-benar bercerai.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Tidak perlu, Kakak. Tataplah tinggal. Aku yang akan pergi menemuimu. Tapi mulai sekarang dengarkan aku. Jaga Chenchen tetap bersamamu dan tetaplah di rumah, jangan pergi ke manapun. Jika orang-orang dari Keluarga Zhou menghubungimu jangan pedulikan, tetap tinggal di rumah dan tunggu aku datang.”

Sudah terlambat baginya untuk mengatakan apapun sekarang, Yun Che hanya bisa menemui mereka sendiri. Besok adalah kiamat. Dan dia tidak akan membiarkan saudara perempuannya membawa Chenchen keluar sendirian. Dia tidak ingin merasakan sakitnya kehilangan keluarganya lagi atau hidup sendirian ketika kiamat datang. ov6XKP

˹“Tapi…”˼

“Tidak ada tapi. Kakak, pernahkah aku berusaha menyakitimu? Berjanjilah padaku bahwa kamu akan mengunci pintu, tidak membukannya dan tidak akan pernah pergi keluar.”

Yun Yao jelas sedikit bingung, tetapi Yun Che tidak punya waktu untuk menjelaskan semua itu kepadanya. Besok, di pagi hari akan menjadi skala besar kemunculan wabah zombie. Mungkin skala kecil akan mulai muncul malam ini, hanya saja orang biasa tidak akan mengetahui hal itu.

˹“Baiklah, kamu baik-baik saja kan?”˼ Ini adalah pertama kalinya saudara laki-lakinya memintanya seperti itu. Dan Yun Yao tidak mau menolak. Itu hanya untuk besok, jadi tidak masalah. UiCyJP

“Aku baik-baik saja. Kakak, ada satu hal lagi. Salju akan segera turun, jadi ingatlah untuk menutup jendela dengan baik. Tidak peduli apa yang kamu dengar atau lihat besok pagi, jangan membuka jendela dan khawatir. Percaya padaku, aku akan segera menjemputmu.”

Yun Che memegang telepon di satu tangan dan melambaikan tangan lainnya dengan lembut, menyimpan semua barang di ruangan itu ke dalam ruang dimensinya. Malam ini, dia akan pergi ke kota tetangga. Dia berharap kiamat benar-benar akan dimulai besok, jadi di pagi hari dia harus bisa berkumpul dengan kakak perempuan, keponakan dan saudara laki-lakinya.

˹“Xiao Che, jangan menakut-nakutiku. Apa yang sebenarnya terjadi?”˼

Tapi Yun Che tidak berencana untuk mengatakannya apapum. “Tidak apa-apa, Kak. Yakinlah, aku akan melindungi kalian berdua.”˼ 9Cp0kn

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

˹“Baiklah. Xiao Che, hati-hatilah juga.”˼

Bfvej rjevjgj lae wfcujajxjc yfyfgjqj qjajt xjaj ijul rfyfiew wfweaerxjc rjwyecujc afifqbc. Zfiltja xf gejcu sjcu vlafwqjalcsj rfxjgjcu xbrbcu, Tec Jtf xfwevljc wfcufmfx rfyejt jqilxjrl qfwfrjcjc alxfa. Glj wfiltja xjije alxfa xfgfaj yfgxfmfqjajc alcuul xf xbaj yfglxeacsj alvjx afgrfvlj rjwqjl yfrbx qjul. Kjcqj gjue, Tec Jtf wfcujwyli gjcrficsj vjc yfgufujr xfiejg. Kgex sjcu vlj jwyli rfyfiewcsj vlqjgxlg rfpjet vej yibx vjgl uevjcu sjcu vlj rfkj. Ujvj rlaejrl rjja lcl, vlj tjcsj ylrj wfcufwevlxjccsj rfcvlgl.

“Apa sih yang kamu lakukan?” Saat dia masuk ke mobil, telepon dari Yun Cheng datang. Yun Che berteriak keras saat dia mengemudikan mobil dengan tangannya yang lain. Dia bahkan tidak repot-repot turun dari mobil untuk mengunci pintu gudang, lagipula dia mungkin tidak akan kembali.

˹“Maaf Kak, sepertinya ada virus baru yang muncul dalam dua hari ini. Profesor baru saja memintaku untuk pergi ke rumah sakit dan membantu setelah aku menutup teleponmu. Bisakah aku pergi ke tempatmu dalam beberapa hari lagi?”˼ NgWdlf

Suara Yun Cheng terdengar sangat lelah. Dia harus tinggal di ruang penelitian rumah sakit sejak semalam. Dia baru saja kembali ke asrama dan membuka telepon hanya untuk menemukan kalau saudaranya telah meneleponnya berulang kali.

“Kalian tidak akan bisa menelitinya. Yun Cheng, aku tidak peduli metode apa yang akan kamu gunakan. Sekarang, segera temukan tempat tertutup untuk menyembunyikan dirimu dan kirimi aku lokasinya. Setelah aku menjemput Kakak dan Chenchen, aku akan segera mencarimu.”

Yun Che cukup yakin, virus zombie sudah mulai menyebar dalam skala kecil. Hanya saja mereka selama ini diperlakukan sebagai virus biasa oleh petugas.

Sial! Yun Che menarik napas dalam-dalam beberapa kali, wajahnya berubah menjadi jelek. Jika mereka benar-benar sudah tahu sebelumnya, dia seharusnya datang lebih awal. TYdkUb

˹“Kakak, apakah kamu tahu sesuatu?”˼ Yun Cheng mengerutkan kening, dia tahu saudaranya lebih dari siapapun. Dia tidak akan mengatakan sesuatu kalau dia belum yakin.

“Tahu apa? Apa yang akan terjadi pastilah terjadi. Yun Cheng, jika kamu benar-benar masih menganggapku sebagai saudaramu, maka dengarkan aku dan segera sembunyi. Tunggu aku datang menjemputmu.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Sambil tersenyum mengejek, Yun Che mengerutkan bibirnya. Jika orang-orang tahu kiamat, apa hari ini tidak akan datang? Akankah zombie tidak akan memakan manusia? Akankah mereka semua akan aman?

˹“Baiklah, Kakak. Hati-hati.”˼ Yun Cheng jauh lebih pintar dari Yun Yao, samar-samar dia sepertinya bisa menebak sesuatu. Meskipun dia tidak ingin mempercayainya, dia percaya pada Yun Che. Selama Yun Che yang mengatakannya, dia akan selalu percaya padanya. 7l9zdG

“Baiklah. Ingatlah untuk mengirimkan lokas—“

Bang!

Sebelum Yun Che menyelesaikan kata-katanya, truknya bertabrakan dengan sebuah mobil hitam.

˹“Ada apa? Apa yang terjadi?”˼ WZn2Oa

“Tidak apa-apa, ingatlah apa yang aku katakan.”

Sebelum mengakhiri telepon, Yun Cheng sempat bertanya dengan cemas. Yun Che memandang orang yang turun dari mobil melalui kaca depan lalu membuka pintu dan turun.

“Bocah, bagaimana kamu mengemudi? Tidakkah kamu melihat kalau belok dilarang sekarang?”

Pria itu melihat ke arah bumper mobilnya yang melengkung ke dalam, lalu mengangkat kepalanya dan menatap Yun Che dengan marah. dxwCj9

“Maafkan aku, Saudara. Aku tidak memperhatikan. Ini adalah kartu pelajar dan nomor teleponku. Bisakah kamu membiarkan aku pergi sekarang? Jangan khawatir, aku tidak akan lari. Hubungi aku berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk memperbaikinya.”

Mengetahui bahwa dialah yang bertanggung jawab atas semuanya, Yun Che tidak mencoba untuk membela dirinya. Sebelum kiamat dimulai, ini masihlah masyarakat yang diatur oleh hukum. Dan jika dia tidak mematuhi hukum, dia mungkin akan ditahan selama dua hari. Saat ini dia hanya ingin cepat pergi. Untuk kompensasi yang harus dibayar, itu urusan besok.

“Tidak, siapa yang tahu apakah kartu pelajar ini milikmu atau bukan. Mari kita hubungi polisi lalu lintas dan biarkan mereka menanganinya.”

Melihat itu, sikap pria itu menjadi lebih lembut, tetapi dia tidak cukup bodoh untuk melepaskannya begitu saja. Yun Che tidak punya pilihan selain memohon lagi, “Saudara, aku benar-benar memiliki sesuatu yang harus dilakukan. Baru saja keluargaku menelepon, ibuku sakit dan harus dikirim ke rumah sakit. Aku harus segera pergi ke sana, jika terlambat, aku mungkin tidak akan bisa melihatnya lagi. Aku mohon, aku benar-benar tidak ingin menghindari tanggung jawab dan pasti akan membayarnya. Lihat, foto di kartu pelajar ini benar-benar aku, jika tidak, kamu bisa meneleponku sekarang, aku pasti akan mengangkatnya.” 8GPob9

“Ini…” pria itu tidak dapat menahan keraguannya. Kerumunan di sekitarnya juga memandang Yun Che dengan mata simpatik dan pengertian, mereka hanya ingin menyebutnya seorang putra yang berbakti.

Bamm!

Tepat ketika pria itu tidak tahu harus berbuat apa, pintu belakang mobil hitam terbuka dan seorang pria yang tingginya setidaknya 1,9 meter berjalan keluar. Saat dia melihatnya, mata Yun Che menyusut. Itu dia!

“Direktur Xing.” 82YduQ

Pria itu dengan hormat mundur ke sisi Xing Feng, Xing Feng mengambil kartu pelajar di tangannya dan menatap Yun Che. Matanya hitam pekat seperti tidak memiliki dasar. Tanpa sadar Yun Che menatapnya kembali, sepertinya dia tidak berubah banyak dibandingkan dengan kiamat terdahulu. Baik sebelum maupun sesudah kiamat, Xing Feng adalah sosok yang agresif. Sebagai orang yang dikatakan tidak memiliki kekuatan khusus setelah kiamat, dia tetaplah bukan orang biasa.

“Yun Che?”

Please visit langitbieru (dot) com

Mengambil kartu pelajarnya, Xing Feng berjalan di depan dan menangkap dagu Yun Che, matanya yang tajam menilainya. Yun Che tidak melepaskan tangannya, tapi menatap lurus ke arahnya sambil tersenyum, “Ya.”

“Menarik!” Dalam situasi seperti ini, Yun Che tidak takut sama sekali dan bahkan senyum muncul sekilas di matanya, seolah-olah dia bertemu dengan seorang teman lama yang akrab. bILUYP

Xing Feng tertawa penuh minat, “Aku tidak percaya satu kata pun yang kamu ucapkan. Tetapi melihat betapa menariknya dirimu, aku akan membiarkanmu pergi hari ini.”

Melemparkan kartu pelajar kepadanya, Xing Feng tiba-tiba mengulurkan jarinya dan menyentil dahi Yun Che lalu berbalik dan kembali ke mobil. Yun Che ragu-ragu, dia menyentuh dahinya yang terasa panas membara. Dia segera masuk truknya sendiri dan pergi. Mereka akan bertemu lagi.

“Ssst… apa kau jatuh cinta padanya?” Di dalam mobil, seorang pria lain berambut hitam yang duduk di kursi belakang bertanya dengan santai. Dia adalah sepupu Xing Feng, Mo Wenyang, seorang Letnan Kolonel wilayah Barat Daya.

Dibandingkan dengan Xing Feng, yang telah membuat prestasi yang tak terhitung jumlahnya di militer, Mo Wenyang tampak lebih seperti anak generasi kedua yang mengandalkan bantuan keluarganya untuk menyandang gelar Letnan Kolonel. rxpSYj

“Kembali ke pasukan.” Setelah memandangnya dengan malas, Xing Feng berkata tanpa berpikir, “Tinggalkan mobil tadi dan pergi ke Utara secepat mungkin.”

“Baik.” Setelah pengemudi mendengar ini, dia segera menyalakan mobil. Mo Wenyang tidak menghiraukannya dan bertanya dengan serius, “Apakah kamu benar-benar percaya bahwa virus dapat menyebabkan wabah besar-besaran?  Bukannya kiamat terdengar sangat  konyol?”

Beberapa hari lalu, setelah badai salju berskala nasional, flu baru merebak di mana-mana. Kemarin, lembaga penelitian mengira ini adalah virus baru. Dan setiap orang yang terinfeksi virus akan menggigit orang lain seperti orang gila.

Virus itu yang sangat menular. Banyak rumah sakit yang mengisolasi pasien seperti ini. Tentara juga sudah mulai membuat tindakan perlindungan. Tidak ada satupun media yang merilis berita ini karena takut menimbulkan kepanikan warga kota. kogrCb

“Kesempatannya hanya ada bagi mereka yang siap, terlepas dari apakah virus akan menyebar atau tidak, lebih baik untuk tetap bersiap. Bukankah tentara juga mulai bersiap? Kalaupun ternyata kita akhirnya hanya membuat alarm palsu, aku masih bisa menanggung hilangnya jutaan perbekalan.” Lagipula, dia tidak akan kehilangan uang. Dia bisa menjual barang-barang itu kembali.

“Baiklah, kamu yang memiliki uang, jadi kamulah yang memberikan keputusan.” Mo Wenyang berhenti berdebat dengannya.

Di sisi lain, Yun Che yang sedang mengemudikan truknya meninggalkan kota melewati depot minyak. Dia melihat beberapa tanker minyak diparkir di luar. Yun Che menyelinap ke depot minyak perlahan.  Dia bisa melihat bahwa anggota staf tampaknya telah selesai mentransfer tanker dan sedang saling mengobrol. Yun Che melangkah maju dan melambaikan tangannya. Beberapa tanker minyak menghilang ke udara tipis. Dan sebelum ada yang bisa bereaksi, dia sekali lagi pergi dalam kegelapan.

“Tidak, ini tidak mungkin…! Tankernya tiba-tiba saja menghilang?!” VBkpi3

Setelah beberapa waktu, orang-orang di depot minyak menjadi gelisah. Sementara itu, Yun Che telah lama pergi mengendarai truknya.

 

***

GZraNp

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!