English

Harta Karun Prajurit MudaCh90 - Menerobos ke Level 3

0 Comments

Penerjemah : Momo


Bang! Bang! Bang! SGypLu

“Brengsek!”

Boom! Boom!!

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Zombie yang akan menerobos level 4 bukanlah zombie yang mudah ditangani, terlebih jika dia juga memiliki kemampuan tanah. Dinding tanah yang muncul begitu saja cukup menyulitkan mereka untuk melawannya. Setelah menghancurkan sebuah dinding raksasa, semua orang hampir putus asa. Namun, situasi mereka masih dalam kendali karena Yun Che dan Leng Yehan yang membantu memblokir beberapa zombie di bawah level 3. Hanya dengan begitu semuanya bisa terbebas dari kematian.

“Uhuk… Persetan! Ini benar-benar sulit dipercaya.” Zhou Zeyu yang memuntahkan seteguk darah memegangi dadanya. Mengabaikan lukanya, dia bergegas memasuki pertempuran kembali dengan dorongan elemen anginnya. Tak jauh darinya Xing Feng dan yang lainnya sedang melawan zombie level 3 yang tersisa. Keadaan mereka tidak jauh berbeda dengan Zhou Zeyu, tubuh mereka dipenuhi luka tapi tetap berusaha terus melawan zombie. B94mk3

Dikelilingi oleh pengguna kekuatan yang ingin menerobos, para zombie itu juga tidak ingin mengalah. Banyak dari mereka yang beberapa bagian tubuhnya sudah dihancurkan, tapi zombie tidak mengenal rasa sakit, jadi mereka tetap bertempur tanpa henti.

“Xing Feng juga terluka, apa kita benar-benar tidak akan membantu lagi?”

Yun Che dan Leng Yehan yang telah dipromosikan ke level 3, tidak ikut bertempur. Mereka hanya bertanggung jawab untuk mencegah zombie di bawah level 3 mengganggu pertempuran.

“Tidak, bagaimana mereka bisa meningkatkan kekuatannya jika takut cedera? Mereka tidak ingin kita membantu.” 1IsuTZ

Melihat Xing Feng memiliki luka berdarah di dadanya, pandangan Yun Che menjadi sangat dingin. Hanya dia yang tahu bagaimana perasaannya saat ini sangat tidak nyaman. Bukannya dia tidak ingin membantu, tapi dia tidak bisa. Bahkan jika Xing Feng tidak selangsung Zhou Zeyu dan yang lainnya, dia masih dapat melihat bahwa dia juga ingin menerobos, meskipun dia sering mengatakan ingin Yun Che selalu melindunginya.

“Apakah kamu akan melakukan hal yang sama dengan Xiao Cheng di masa depan?”

Leng Yehan bertanya setelah melambaikan segenggam bola api dan menatapnya dalam-dalam untuk waktu yang lama.

“Jika Xiao Cheng menginginkannya.” ylYF L

Setelah dia selesai berbicara, Yun Che terbang menuju zombie di level 2 sambil memegang pedang panjangnya. Melihat sosok terbangnya, mata Leng Yehan menegang, dia tahu Yun Che benar. Enggan melakukannya hanya akan merugikan mereka. Tetapi selama dia berpikir bahwa Xiao Cheng akan berlumuran darah, dia merasa tidak bisa setenang Yun Che. Inilah mengapa Yun Che bisa menjadi pemimpin mereka.

Boom!

Yang Huaien dipukul kembali oleh bola tanah yang muncul tiba-tiba. Melihat bahwa cakar tajam dari zombie level 3 akan menangkap salah satu dari mereka, Xing Feng tiba-tiba menghentikan serangan jarak jauh, membentuk elemen emasnya menjadi pisau besar dan menganyunkannya memotong lengan zombie yang tersisa.

Roaarrr… t9Ex q

Zombie itu tidak merasakan sakit, tetapi Xing Feng yang terluka dan berdarah didekatnya hampir ditangkap. Yun Che di sisi lain yang melihat ini, bergegas menghampiri, hingga zombie level 2 yang sedang dilawannya hampir mencakarnya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Djcu!

Rjwec, Wlcu Mfcu yexjcijt bgjcu ybvbt sjcu jxjc wfcecuue hbwylf ecaex wfcjcuxjqcsj. Glj sjcu alvjx yfgtjrli wfwbabcu ifcujc hbwylf vjijw rjae qexeijc rfufgj wfwyibxlg rfgjcujc lae vfcujc qlrjecsj. Kjcujc hbwylf wfgjlt qlrje vjc wfwyfglcsj gjecujc sjcu vlqfcetl yje yerex. Vjja weiea hbwylf lae tjwqlg wfcuululacsj, Wlcu Mfcu wfwjcojjaxjc xfrfwqjajc rfrjja, wfcueyjt qlrje vl ajcujccsj wfcpjvl rfyejt qlrabi vl weieacsj sjcu afgyexj ifyjg lae.

Bang! Bang! ySi8eI

Peluru tebal dari elemen emas langsung mematahkan taring zombie, tetapi serangannya terus berlanjut. Xing Feng menyapu celah di lengan zombie yang telah dipotong sebelumnya dan mengumpulkan kekuatan dari seluruh tubuh. Dia mengguncangnya dengan keras, setelah mendapat kesempatan untuk bernafas untuk sementara, dia mengangkat pisaunya yang lebar untuk membidik celah dan menebasnya.

“Brengsek…”

Story translated by Langit Bieru.

Di saat yang sama, gerakan anggota lain melambat dan mulai memusatkan kemampuan mereka.

Boom! Boom! d aHvW

Kekuatan luar biasa yang muncul langsung diarahkan pada zombie. Pisau emas memberikan serangan dua kali berturut-turut sebelum memotong habis sisa lengan dari zombie level 3 jatuh ke tanah.

“Serang lukanya!”

Xing Feng di tengah pertempuran berteriak. Pisaunya kembali menyerang luka di lengan zombie yang patah. Yang lain tidak ragu-ragu dan memusatkan kemampuan mereka menyerang zombie itu.

Roaarrr… Sdn2U1

Tubuh zombie level 3 secara bertahap hancur, tapi sayangnya itu masih masalah lama yang sama. Zombie tidak merasakan sakit, tidak tahu cara mundur dari pertempuran, hanya merindukan daging dan darah segar. Bahkan jika setengah dari tubuh mereka sudah hampir hancur, zombie itu masih akan bertahan. Dia memanipulasi kekuatannya hingga tanah padat seukuran bola diarahkan ke mereka.

Boom!

Xing Feng memanipulasi pisau emas yang menusuk lengan zombie yang terluka menjadi kawat tipis dan tajam yang menembus langsung ke otak zombie. Di saat bersamaan zombie level 3 juga memadatkan lebih banyak bola tanah untuk meledakkannya. Getaran besar menyebabkan seluruh lantai berguncang dan dengan suara retakan di bawah kaki tempat mereka bertempur terdengar. Tak lama kemudian, lantai itu runtuh.

“Xing Feng!” Nqo5Ws

Yun Che dan Leng Yehan yang telah memperhatikan pertempuran mereka, segera mengalahkan zombie di hadapannya dan bergegas pergi.

“Zeyu? Yafei, Haixuan…”

Keduanya berdiri di lantai yang runtuh dan melihat ke bawah, yang dipenuhi pecahan reruntuhan. Zombie yang tersisa di lantai 10 akan bertambah dan keduanya melompat turun tanpa berpikir panjang.

“Uhuk… Brengsek…” rUnj6T

“Sial! Aku mengira sudah mati kali ini…”

“Kemampuanku sepertinya telah menerobos…”

“Omong kosong, lukamu sudah sembuh. Kalau bukan terobosan, apa lagi namanya?”

Pada saat yang sama, kutukan satu per satu terdengar dari arah yang berbeda. Semua orang mendorong puing-puing dan keluar dari reruntuhan. Untungnya, luka di tubuh mereka sembuh dalam sekejap. Mereka semua berhasil menembus level 3. SENn A

“Selamat!”

Xing Feng ditemukan di tengah kerumunan. Melihat luka di dadanya juga sembuh, jantung Yun Che terasa lega.

Langit Bieru.

“Hampir saja kamu akan menjadi janda.”

Xing Feng bercanda dengan tak tau malu ketika dia mengulurkan tangannya dan meremas wajah Yun Che. Tidak diragukan lagi ini adalah saat paling berbahaya yang dia temui, bahkan lebih berbahaya daripada terakhir kali dia melawan zombie di Kota Lingjiang. Xa8zHD

“Apa menurutmu aku akan menjadi janda semudah itu? Jika kamu berani mati, aku akan menyiksa mayatmu tiga kali sehari.”

Jika itu orang lain, dia pasti akan malu. Tetapi Yun Che tidak tahu apa itu rasa malu, dia hanya akan terus melawan. Dia hampir menahan amarahnya ketika melihat dada Xing Feng berdarah tadi.

“Akan sangat sulit. Sepertinya aku harus bekerja lebih keras agar bisa hidup lebih lama darimu.” Kata Xing Feng.

“Baiklah, Xing Da.” Dengan senyum cerah, Yun Che mengulurkan tangannya dan menepuk pundak Xing Feng. Matanya tersenyum dengan lucu sebelum kemudian dia berkata, “Tapi sepertinya akan sulit jika kamu ingin hidup lebih lama dariku.” enK8t2

Jika dia ingat dengan benar, Hei Yu pernah berkata bahwa dia berbagi kehidupan dengannya. Hei Yu telah hidup selama ribuan tahun dan masih hidup dengan hebat. Yun Che pun seharusnya sama. Tapi belum ada yang mengetahui masalah ini. Ketika Xing Feng mengetahuinya dia pasti akan mengalami pukulan yang berat.

Berpikir bahwa dia sedang bercanda, Xing Feng membelai kepalanya yang botak, berbalik dan menepuk-nepuk kotoran di tubuhnya. Melihat bahwa luka yang lain telah sembuh, kekuatan mereka semua seharusnya sudah ditingkatkan ke level 3, Xing Feng tersenyum puas. Dengan ini, jarak antara mereka dan para zombie menjadi kecil. Bukan berarti mereka ingin menghindar setiap saat, tapi melihat kemunculan zombie barusan, sepertinya zombie level 4 juga akan segera muncul.

“Ngomong-ngomong, bagaimana dengan zombie itu?”

Setelah kegembiraan sesaat, semua orang memikirkan zombie level 3 tadi. Mereka semua melihat puing-puing yang menumpuk tidak jauh. Fang Rui menggunakan kekuatan elemen tanahnya menggerakkan tangannya dan puing-puing itu terangkat dengan mudah. Dapat dilihat cairan keruh dan berbau busuk mengalir keluar dari tujuh lubang zombie level 3 itu. Tampaknya dia telah mati. G58WTN

Yun Che mengayunkan pedangnya dan membelah kepala zombie itu. Dengan sedikit kekuatan di ujung pedang, inti kristal seukuran bola ping-pong terbang. Yun Che melemparkannya ke Fang Rui.

“Kakak Fang, inti ini didapatkan dengan mempertaruhkan nyawa banyak orang, jadi kamu harus menggunakannya dengan baik.”

“Tentu saja.” Mengangkat tangannya untuk menangkap inti kristal, Fang Rui tersenyum dan menerimanya dengan sopan.

“Terus naik?” Xing Feng berjalan mendekat dan meraih tangan Yun Che, mengangkat alisnya untuk menatapnya. 13wsGN

“Itu sudah jelas. Ayo pergi. Lebih baik selesaikan tugas ini lebih cepat, jadi kita bisa bertemu dengan Kakak Shen dan yang lainnya. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka.”

Dengan itu, Yun Che berbalik dan berlari menuju koridor bersama Xing Feng. Tidak ada orang yang ragu, mereka segera melangkah untuk mengikuti. Karena kemampuan mereka semua sudah mencapai level 3, kemampuan tempur mereka pun meningkat cukup pesat. Yun Che tidak lagi memimpin pertempuran. Di sepanjang jalan anggota lainlah yang melakukan pertempuran. Sekelompok orang itu akhirnya mencapai lantai 20 beberapa menit kemudian.

“Anggap saja mereka yang melakukan penelitian adalah orang gila. Sebenarnya ada lima zombie level 3 di lantai ini dan satu makhluk level 3 yang tidak aku tahu. Itu seharusnya adalah binatang zombie.”

Lantai 20 berbeda dari lantai lain, setelah keluar dari koridor. Ini bukan lagi koridor biasa, tapi koridor yang ditutup dengan pintu yang memakai kunci kode sidik jari. Di seberang pintu yang berat, Yun Che tidak bisa menahan matanya. Bahkan jika para dokter hanya mempelajari sumber virus, tidak dapat disangkal bahwa akan ada begitu banyak zombie tingkat tinggi di dalamnya. TGuCIa

Bang! Bang!

Roaarrr…

Langit Bieru.

Mereka belum sempat beraksi, saat ada tabrakan besar terjadi dan raungan zombie terdengar saat mereka mencium aroma darah dan daging segar.

Boom! 5y31Uw

Zhou Zeyu, yang selalu bersemangat menekan panel pintu. “Paman ini akan segera masuk untuk membersihkanmu!”

Roaarrr…

Zombie yang mendengar itu tidak diragukan lagi menjadi lebih gila. Semua orang memiliki garis hitam di dahinya. Yun Che bertanya-tanya dalam hati, bagaimana dia memiliki anggota sebodoh itu?

“Untunglah Haoling tidak ikut datang kali ini.” lfqjVL

Fang Rui dan Zhao Gang bergumam serempak. Jika Zhao Zeyu dan Chu Haoling berkumpul bersama, diperkirakan buka zombie yang akan mati melainkan mereka berdua yang akan terbunuh terlebih dahulu.

“Hah…” Setelah menarik napas dalam–dalam, Yun Che menahan keinginan untuk memukul seseorang dan menatap Xing Feng. Melihat jauh medan pertempuran saat ini, tidak diragukan lagi mereka sangat dirugikan.

“Ingin melakukan secara langsung?”

Xing Feng mengangkat alisnya sedikit. “Ruang penelitian di sini sangat besar, apa lagi yang bisa kita lakukan selain melakukannya secara langsung?” 0dtQ c

“Oke. Pintu ini didorong ke dalam, jadi zombie tidak akan bisa membukanya. Pertama, biarkan Haixuan melelehkan kuncinya, lalu kita akan membuka pintu dan mendorong zombie ke belakang dengan kuat. Baru kemudian bertarung.”

Koridor di luar terlalu kecil. Zombie tidak hanya dapat menggunakan kemampuan untuk menyerang, tetapi yang paling berbahaya adalah kuku dan gigi mereka. Jika area yang terluka terlalu besar, pengguna kemampuan juga akan menjadi zombie dan mereka akan menjadi lebih berbahaya dari zombie yang berasal dari orang biasa.

“Oke.”

Semua orang tidak keberatan. Lu Haixuan mengulurkan tangan dan menyentuh panel kunci pintu dengan kemampuannya. Yang lainnya mundur selangkah dan mengondensasikan kemampuan mereka di tangan, siap menyerang kapan saja. SdoYal

 

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!