English

Istri Master yang LegendarisCh15 - Menemukan Dimensi

0 Comments

Setelah membawa satu setel pakaian bersih, You XiaoMo menyentuh tetes air mata itu. Ketika membuka mata, dia sudah berada di dalam dimensi itu. Kali ini, tempat mendaratnya bukan dalam air, tapi di tepi telaga. Hasil dari eksperimennya, ternyata cukup dengan meniatkan dia bisa memasuki dimensi itu. Setelah mandi dengan santai di telaga itu, You XiaoMo mencuci pakaiannya. Karena dia berencana untuk mandi di situ secara rutin, You XiaoMo telah membawa rak bambu pagi itu. Dia menaruh pakaian yang sudah dicucinya di atas rak bambu. Dengan begitu, dia tidak perlu membawa pakaian lagi esok harinya.

Karena waktunya luang, setelah membereskan beberapa hal, You XiaoMo memutuskan untuk menjelajah dimensi ini. Sampai saat ini, dia baru menemukan satu kegunaan dimensi ini, yaitu untuk mandi, karena tempat ini benar-benar sederhana. Sekali pandang terlihat jelas isinya hanya telaga itu dan rerumputan, tak ada apa-apa lagi. Dia pikir tadinya dimensi ini mungkin tempat ajaib, tapi dia tidak menemukan apapun setelah berjalan-jalan. FOPwIs

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Sebuah telaga dengan tanah di sekelilingnya, apa yang bisa dia lakukan di situ? You XiaoMo menengadah memandang langit cerah, kemudian menunduk melihat rerumputan liar tumbuh subur di bawah kakinya. Dia tiba-tiba berteriak, “Ah! Itu dia, itu dia! Tampaknya masih ada kegunaan lain tempat ini! Kenapa aku tidak memikirkannya sebelumnya?”

You XiaoMo melangkah mondar-mandir dengan senang. Dia mengetuk-ngetuk kepalanya dengan gembira sambil berpikir bahwa dia sepertinya melupakan sesuatu yang penting. Dia memusatkan pikiran pada rerumputan di sekitar kakinya. Dia akhirnya teringat sesuatu yang dikatakan Zhao-shixiong saat makan siang itu.

Story translated by Langit Bieru.

Aturan Divisi Penyihir menetapkan bahwa setiap penyihir tingkat empat diberi sebidang tanah yang dapat digunakan untuk menanam herba ajaib. Meskipun tidak luas, tapi itu merupakan mimpi setiap murid. Lagipula, dengan sebidang tanah, tak perlu lagi melakukan tugas-tugas atau turun ke kaki gunung untuk membeli herba ajaib. Harus diakui meskipun herba ajaib tingkat dua tidak mahal, jika dibutuhkan setiap hari, bahkan orang kaya sekalipun tidak akan mampu menanggung biayanya. Belum lagi herba ajaib tingkat tiga. Karena itu, tentunya lebih memuaskan jika dapat memiliki sebidang tanah sendiri.

You XiaoMo memandangi tanah yang ditutupi rerumputan liar. Bukankah ini sebidang tanah? Tak perlu lagi dia merasa tersiksa untuk mencari tugas-tugas supaya dapat mengumpulan poin prestasi seperti yang dilakukannya dua hari terakhir. Saat ini, dia sudah merasa yakin bahwa dimensi ini milik tetes air mata biru di dadanya. Dia tidak tahu mengapa ada dimensi dalam tetes air mata biru itu, tapi karena menempel di badannya, sepanjang tak terjadi apapun pada badannya, dimensi ini tidak akan menghilang. Dengan begini, dia bisa menanam herba ajaib di ruang ini, dan tidak akan ada yang mengetahuinya selain dirinya sendiri. TCtGnB

You XiaoMo segera mewujudkan pikirannya menjadi tindakan. Dia menggulung lengan baju dan mulai mencabuti rerumputan liar. Meskipun pekerjaan ini melelahkan, namun karena berpikir bahwa dia segera akan memiliki tanah luas yang bermanfaat, You XiaoMo penuh semangat. Rasa gembiranya diubah menjadi motivasi. Ketika akhirnya dia selesai membersihkan satu petak seukuran sepuluh meter persegi, dia begitu letih hingga tak mampu mengangkat jari sekalipun.

Tanpa rasa sakit, tak ada hasil! Memang begitu keadaannya!

You XiaoMo menumpukkan rerumputan liar yang sudah dicabutnya. Dia melepas pakaiannya yang kotor dan mandi lagi di telaga sebelum kembali ke dunia luar. Sambil berbaring di tempat tidurnya, You XiaoMo merasa seluruh tubuhnya segar luar biasa. Rasa letih sampai mau mati setelah menyiangi tak tersisa sedikitpun. Sekali lagi dia menghela napas sambil bertanya-tanya mengenai kemungkinan sifat magis air telaganya. Setelah beberapa kali mandi di telaga dia menemukan hal lain. Air telaga itu memiliki kemampuan memulihkan badan dan pikiran. Seperti saat ini, jelas sekali dia sangat letih tadi, tapi setelah mandi, dia merasa kesegaran yang belum pernah dirasakan sebelumnya, seolah memiliki simpanan energi tak terbatas. Sambil memikirkan hal itu, You XiaoMo cekikikan dengan senang hati sambil memeluk bantal erat-erat. Dia merasa seperti mendapatkan harta karun, dan semakin merasa berbahagia semakin lama memikirkannya sampai akhirnya dia jatuh tertidur.

Keesokan harinya, dia terbangun sebelum cahaya pertama. Dia mengambil keuntungan dari fakta bahwa saat ini masih belum waktunya masuk kelas pagi, You XiaoMo membuka buku-buku yang dia pinjam dari perpustakaan sekali lagi. Setelah meyakinkan diri bahwa dia sudah memahami semua isinya, dibawanya buku-buku itu dan berangkat ke perpustakaan. Perjalanan kali ini tujuan utamanya adalah mengembalikan keempat buku yang dia pinjam sebelumnya. Tujuan kedua adalah meminjam lebih banyak buku. Dia kuatir orang tua yang menjaga perpustakaan akan keberatan jika dia meminjam terlalu banyak buku, jadi dia putuskan mengembalikan dulu yang sudah dipinjamnya sebelumnya. 7frA4Y

Kegembiraan menghidupkan hati manusia, begitu juga dengan You XiaoMo. Tapi berjalan di udara secara berlebihan dapat berakhir dengan tragedi. Jadi, ketika dia mendengar dua orang berbicara di balik dinding, dia merasa ingin menikam kedua telinganya. Dia selalu berpikir bahwa rencana-rencana jahat dan intrik-intrik di TV sangat jauh dari realitas. Demikian jauhnya sehingga mungkin dia tidak akan pernah menemuinya. Untuk pertama kalinya, dia menemukan bahwa hal-hal seperti itu sebenarnya cukup dekat dengannya.

Da shixiong, xiao shimei ‘kan menyukaimu, kenapa kau masih menjaga jarak dengannya?”

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!