English

Istri Master yang LegendarisCh17 - Pertama Kali Menjadi Sorotan

0 Comments

You XiaoMo merasa malu dipandangi sedemikian rupa. Dengan ragu, dia bertanya, “Boleh saya tahu, apakah ada yang salah?”

Seketika semuanya kembali sadar. Selain Wu-shixiong, murid lainnya mengerutkan alis mereka. Wu-shixiong yang relatif tanpa ekspresi memperlihatkan senyum tipis dan mengangguk padanya, “Tak ada yang salah. Kau melakukannya dengan baik, berhasil membagi kekuatan jiwa di kesempatan pertama, seperti yang da shixiong lakukan di kesempatan pertamanya.” vq490A

Kata-katanya tak diragukan lagi merupakan pujian. Murid lainnya kaget. Wu-shixiong membandingkannya dengan da shixiong. Ini jelas artinya kecakapan mengendalikan kekuatan jiwanya pasti luar biasa. Lalu mengingat bagaimana mereka gagal beberapa kali, wajah mereka berubah tak menyenangkan. Bakat alami mereka hampir sama dengan You XiaoMo. Selain yang terendah di antara mereka yang memiliki aura kuning, tiga murid lainnya hijau. Tapi sekarang mereka dilampaui oleh murid termuda. Apalagi, dia adalah orang yang tidak mereka sukai. Mereka merasa tidak puas.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

You XiaoMo tidak terlalu memikirkannya. Setelah dipuji oleh Wu-shixiong, dia hanya tertawa kecil dengan malu-malu. You XiaoMo benar-benar tidak ingin menonjol. Bagaimana dia tahu kalau dia akan berhasil dalam upaya pertamanya? Kalau tahu akan seperti ini, dia akan menggagalkannya beberapa kali untuk menghindari perhatian. Sebenarnya, dia menyadari kalau keempat murid lainnya tidak menyukainya. Dia hanya tidak ingin mengundang masalah, tapi sepertinya mereka terlihat semakin marah karena merasa kurang baik darinya!

Langit Bieru.

Wu-shixiong tidak mengizinkannya melatih hal lain hanya karena dia sudah berhasil. Setelah memuji, dia membiarkan mereka melanjutkan latihan. You XiaoMo juga tidak ingin terlalu menonjol, jadi dia terus berlatih membagi kekuatan jiwa. Tapi mengulang hal yang sama lagi dan lagi itu membosankan, jadi sebuah pertanyaan mulai muncul di kepalanya. Bisakah kekuatan jiwa dibagi menjadi empat?

Sambil memikirkannya, You XiaoMo diam-diam melihat murid-murid lain. Mereka semua sepenuhnya asyik dengan latihan mereka. Wu-shixiong tidak melihat ke arahnya. Tapi dia masih harus hati-hati. Dia tidak berani melakukannya di ruang terbuka. Jika dia melakukannya di dalam kuali, mustinya tak apa-apa. You XiaoMo mengamati situasi sebentar dan baru memulai ketika dia yakin tidak akan ketahuan. SByRdn

Pertama, dia membagi kekuatan jiwa menjadi tiga. Kemudian dia menjatuhkannya ke dalam kuali. Saat mencapai dasar kuali, diam-diam dia membagi masing-masing menjadi tiga lagi, dan membiarkan mereka berkeliling dalam kualinya. Yang sebelah sini ke mulut yang ini, yang sebelah sana ke mulut yang sana. Dia bahkan mencoba mengikat semuanya menjadi simpul-simpul. Untuk menantang diri sendiri, You XiaoMo memutuskan untuk membuat ikatan simpul.

Saat dia bermain-main hingga puas, murid lainnya akhirnya berhasil. Ketika You XiaoMo melihat mereka, semuanya terlihat lelah dan banjir keringat. Mereka terlihat hampir pingsan dan tanpa semangat, seperti telah menggunakan terlalu banyak tenaga. Wu-shixiong tidak memperbolehkan mereka untuk terlalu tegang, lalu memerintahkan mereka untuk berhenti dan beristirahat.

You XiaoMo diam-diam berpaling lagi. Sewaktu melihat simpul kekuatan jiwa di kualinya, dia tiba-tiba merasa sudah melakukan sesuatu yang tidak seharusnya. Dia benar-benar tidak bermaksud untuk menjadi luar biasa. Dia tidak mengerti mengapa keempat murid lain begitu lelah hanya dari membagi kekuatan jiwa mereka. Dia sendiri masih penuh tenaga.

Agar tidak terlihat berkemauan keras, You XiaoMo memanggil kembali kekuatan jiwanya dan duduk di lantai seperti yang lainnya. Tanpa diduganya, Chen-shixiong di sebelahnya malah mendengus dengan nada cemoohan. You XiaoMo memandang ke arahnya dengan terkejut dan melihat api kemarahan yang berkobar di mata Chen-shixiong. Meskipun tidak tampak terlalu jelas, tapi masih terlihat. Apa persoalannya? Amo1iz

Bagaimana dia tahu bahwa meskipun dia tidak ingin menonjol, semua yang punya mata bisa melihat kalau dia sama sekali tidak lelah. Tapi dia ikut duduk bersama mereka untuk beristirahat, seakan mengolok-olok mereka. Bagaimana mereka tidak marah! Di dalam hatinya, wajah You XiaoMo dipenuhi air mata. Dia sama sekali tidak tahu apa yang telah dilakukannya hingga menyinggung mereka.

Pada saat ini, Wu-shixiong yang baru saja keluar ruangan sudah kembali. Dia langsung menuju You XiaoMo dengan sesuatu di tangannya.

“Ini adalah herba ajaib tingkat satu. Kalian semua bisa mulai berlatih melarutkannya.”

Sambil berkata demikian, dia menaruh herba ajaib di meja-meja kayu. Ada enam jenis semuanya, dua puluh batang untuk setiap jenis. Selain dirinya, murid-murid lainnya juga menerima bagian, tapi mereka hanya diberi tiga jenis. Dapat dibayangkan bagaimana keempat murid lain bertambah lagi kemarahannya. qOzoce

You XiaoMo memalingkan kepala dan dalam benaknya berlinangan air mata lagi. Wu-shixiong, apakah kau berusaha membuatku lebih dibenci?

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!