English

Istri Master yang LegendarisCh25 - Takdir yang Konyol

3 Comments

Jalan Selatan, bersebelahan dengan Jalan Utara, adalah jalan yang terkenal untuk herba ajaib. Seperti Jalan Utara dengan pil ajaib, Jalan Selatan spesialisasinya menjual herba ajaib. Semua jenis herba ajaib, selama tingkat enam ke bawah, tersedia di sini. Yang lebih penting, ada toko-toko yang menjual benih herba ajaib di Jalan Selatan.

Ketersediaan benih herba ajaib sama dengan herba ajaib, tingkat enam ke bawah. Tapi jumlah benih herba ajaib lebih sedikit dibanding herba ajaib, terutama yang tingkatannya lebih tinggi. Itu karena semakin tinggi tingkatannya, semakin sulit tumbuh dari benih. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh dewasa juga semakin lama. Oleh karena itu, sangat sedikit penyihir yang akan membeli benih herba ajaib untuk ditanam. Sebagian besar hanya akan membeli benih tingkat tiga ke bawah. Itupun jumlah orang yang membeli benih tetap saja sangat sedikit. XLvc6A

You XiaoMo ingin membeli banyak benih herba ajaib. Toko dengan pilihan paling lengkap kemungkinannya adalah toko herba ajaib yang lebih besar. Tapi dia tidak langsung masuk. Dia bertanya-tanya dulu di mana-mana untuk secara kasar mengetahui harga benih herba ajaib sebelum memilih toko herba ajaib terbesar, Paviliun Anggrek.

Bagian depan Paviliun Anggrek ini lebih besar dari toko perabotan kayu. Herba ajaib dan benih herba ajaib dijual secara terpisah. Pelanggan yang membeli benih herba ajaib lebih sedikit dan karena benih tidak membutuhkan tempat penyimpanan yang luas, benih herba ajaib hanya menempati satu bagian. Terlihat beberapa pelanggan tersebar hingga ke belakang sedang memilih-milih.

Please visit langitbieru (dot) com

Ketika You XiaoMo berjalan masuk, seorang penjaga toko segera menyambutnya. Setelah memberitahu keinginannya, si penjaga toko membawanya langsung ke tempat benih herba ajaib tingkat satu sampai tiga berada.

“Tamu yang terhormat, Anda datang ke tempat yang tepat. Paviliun Anggrek kami memiliki pilihan terlengkap untuk benih herba ajaib di kota He Ping. Bolehkah saya bertanya seberapa banyak yang ingin Anda beli?” Penjaga toko itu membalikkan badan lalu bertanya dengan sopan. VLfAlR

You XiaoMo melihat-lihat benih yang ada di rak sambil mengatakan,”Saya ingin membeli semua benih tingkat dua. Berapa banyak jenis benih tingkat dua yang Anda punya? Berapa harganya?”

Si penjaga toko menjawab, “Kami memiliki delapan puluh jenis benih herba ajaib tingkat dua. Setiap jenis dijual dalam paket kecil. Kami punya empat pilihan paket, isinya masing-masing seratus benih, dua ratus benih, lima ratus benih, dan seribu benih. Setiap lima ratus benih harganya satu koin emas.”

You XiaoMo menghitung dengan cermat sebentar. Jika dia membeli paket lima ratus benih, untuk delapan puluh jenis berarti delapan puluh koin emas. Jadi dia masih punya tiga ratus tiga puluh empat koin emas. Dia mungkin bisa membeli beberapa benih tingkat tiga.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Kalau begitu, bagaimana dengan benih tingkat tiga?” You XiaoMo bertanya lagi. c6wWMd

Si penjaga toko tanpa memperlihatkan tanda-tanda tak sabar, melanjutkan penjelasannya, “Kami punya enam puluh empat jenis benih tingkat tiga. Setiap jenis dijual dengan jumlah yang sama dengan benih tingkat dua. Setiap lima ratus benih harganya empat koin emas.”

You XiaoMo mau tak mau merasakan kedutan di kelopak matanya. Terlalu mahal. Tiga koin emas lebih banyak daripada benih tingkat dua, padahal bedanya hanya satu tingkat. Ternyata begitu mahal. Jika dia ingin membeli semuanya, dia harus menghabiskan dua ratus lima puluh enam koin emas sekaligus.

Melihat perubahan pada ekspresinya, penjaga toko dapat kurang lebih menebak apa yang berkecamuk di kepalanya. Dia merayu, “Tamu yang terhormat, jika Anda ingin membeli benih tingkat dua dan tiga, kami bisa memberi Anda satu set benih tingkat satu secara gratis.”

You XiaoMo jadi kaget. Tiba-tiba dia merasa seolah kembali ke zaman modern. Harga satu set benih tingkat satu hanya sepuluh koin emas. JD6Tar

Pada akhirnya, You XiaoMo menelan rasa sakit dan membelinya dengan harga tiga ratus tiga puluh enam koin emas. Paviliun Anggrek memberikan satu set paket seratus benih tingkat satu. Meskipun tak banyak, lebih baik daripada tidak mendapatkan apa-apa. Di samping itu, dia juga ingin mencoba menanam herba ajaib tingkat satu dalam dimensinya. Meskipun dia dapat mengurangi risiko pil ajaib bermutu rendah hingga sepuluh persen, tetap saja itu pil ajaib bermutu rendah. Efeknya tidak sebagus pil ajaib bermutu menengah atau tinggi.

Setelah meninggalkan Paviliun Anggrek, You XiaoMo memandang langit. Dia merasa waktu berlalu cepat, tanpa disadari, matahari akan segera tenggelam. Karena pertemuan dengan yang lainnya baru besok pagi, dia harus mengurus diri sendiri malam ini. Untungnya, dia masih punya lebih dari tujuh puluh potong emas di kantung ajaibnya, jadi dia tidak harus tidur di jalanan malam ini. Tadi, ketika membeli benih herba ajaib, dia juga menanyakan lokasi penginapan.

Bisnis utama Jalan Barat adalah penginapan. Biasanya, mereka yang datang ke kota He Ping untuk membeli kebutuhan, seperti para murid Sekte Tian Xin, akan menuju ke Jalan Barat jika mereka harus bermalam. Tapi penginapan yang mana bergantung pada pilihan individu. Mungkin karena kesialannya, setelah keluar masuk beberapa penginapan tingkat menengah, dia diberi tahu semua manajernya bahwa mereka tidak punya kamar kosong. Mulanya dia sangat terkejut. Biasanya, penginapan tingkat menengah punya kamar. Nanti dia akan mempelajari bahwa saat itu adalah tanggal pertama di bulan itu, ketika toko-toko pil ajaib dan herba ajaib memperbarui persediaan mereka. Jadi, periode waktu ini biasanya waktu tersibuk bagi kota He Ping.

Karena tidak punya pilihan, You XiaoMo berjalan ke arah penginapan terbesar, Najia. Penginapan ini direkomendasikan secara khusus oleh penjaga toko di Paviliun Anggrek, karena dijalankan oleh pemilik yang sama dengan Paviliun Anggrek. Karena sedikit mahal, penginapan ini bukan pilihan pertama You XiaoMo. ao8NpB

Saat itu sudah waktunya makan malam, tempat makannya penuh tujuh puluh sampai delapan puluh persen. Para pelayan dengan bersemangat melayani pelanggan. Hidangan panas memenuhi seluruh penginapan dengan aromanya. Manajernya berdiri di belakang konter, menghitung dengan serius menggunakan sempoa.

Melihat You XiaoMo masuk, wajah tua keriput manajer itu bersinar dengan senyuman, “Tamu yang terhormat, apakah Anda ingin kamar, atau Anda di sini untuk makan malam?”

“Saya ingin bermalam.” You XiaoMo menjawab.

Manajer itu memeriksa bukunya dan berkata, “Tamu yang terhormat, kami tinggal punya dua kamar kelas atas. Satu kamar kelas atas adalah lima koin emas, bagaimana?” 5nrUEc

Sambil tertegun, You XiaoMo berkata tanpa sadar, “Bisakah Anda memberi harga lebih murah?”

Terdengar suara tawa di belakangnya. Mereka yang duduk dekat situ pasti mendengar pertanyaannya. Mungkin ini pertama kalinya mereka mendengar seseorang menawar pada manajer penginapan, jadi menurut mereka itu sangat lucu.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Manajer itu menjawab dengan canggung, “Tamu yang terhormat, ini harga kamar kami. Kami tidak bisa memberi harga lebih murah.”

You XiaoMo juga merasa sedikit malu karena dia mengatakannya begitu saja. Dia tidak menawar ketika membeli benih herba ajaib karena penjaga tokonya memberikan satu set benih tingkat satu dengan gratis. Bukankah seharusnya dia juga bisa mendapat makanan gratis dari manajer di sini? You XiaoMo mengeraskan kulit kepalanya dan menyerahkan lima koin emas. AhOJNd

Seorang pelayan mengantarkan ke kamarnya. Sebelum dia pergi, You XiaoMo meminta dibawakan makan malam ke dalam kamarnya. Pelayan itu tidak membuatnya menunggu lama. Sebelum waktu menyeduh secangkir teh habis, dia sudah membawa hidangannya. Semuanya tercium, terlihat, dan terasa hebat. Kenyataannya, makanan itu jauh lebih baik daripada yang dimakannya di Puncak Bumi. Kemudian dia mengetahui biaya makanannya sudah termasuk di dalam lima koin emas yang dibayarkan untuk menyewa kamar. Karena harganya tinggi, pelayanannya juga lebih baik dari yang diberikan di bawah. Para pelayan juga tampaknya selalu siap dipanggil, setara dengan pelayanan yang dapat ditemukan di hotel bintang lima. Jadi, layanan bintang lima, yang tidak pernah sempat dinikmatinya di zaman modern, dapat dia nikmati di Benua Long Xiang.

Setelah makan dan minum dengan puas, You XiaoMo mulai melihat-lihat hasil belanjaannya hari ini. Dia memindahkan perabotan kayu dan benih ke dalam tetes air mata biru, kemudian mengunci pintu sebelum memasuki dimensi.

Di bawah langit biru, dia telah membersihkan sebidang tanah berukuran sekitar tiga puluh meter persegi. Dia juga sudah membuat persiapan yang diperlukan dengan memperbaiki kondisi tanah. Dia hanya perlu menebar benih lalu menyiraminya dengan air telaga. Itu sudah cukup.

Tapi dia tidak segera memulai menebarkan benih. Dia mengatur perabotan kayunya di lokasi yang cocok sebelum menaruh benih-benih dalam berbagai kompartemen. Untuk memudahkan, dengan teliti dia menempelkan label pada setiap kompartemen yang menyebutkan jenis benih di setiap kompartemen. qYQ9GV

Setelah menyelesaikan semuanya, waktu sudah lebih dari jam sembilan. Ketika meninggalkan dimensi itu, You XiaoMo mengusap perutnya. Makan malam sebelumnya sudah habis, jadi dia berdiri lalu meninggalkan kamar, berencana mencari makanan.

Baru saja beberapa langkah keluar dari kamarnya, pintu kamar sebelah tiba-tiba terbuka. Seseorang mengenakan jubah putih melangkah keluar. Jubah itu terlihat sederhana tapi jika seseorang memperhatikan baik-baik, jelas terlihat jubah itu sebenarnya indah dan mewah. Benar-benar di tingkat yang berbeda dibanding jubah biru sangat sederhana yang dia kenakan. Ketika melihat wajah orang itu, wajah You XiaoMo berubah menjadi 囧 .

Kenapa? Kenapa dia harus bertemu dengan Lin Xiao di sini? Yang membuatnya jengkel adalah Lin Xiao berjalan ke arahnya. You XiaoMo merasakan pertentangan dalam dirinya. Apakah dia perlu menyapanya? Meskipun belum pernah bertemu secara formal, mereka sudah berpapasan beberapa kali, jadi mungkin Lin Xiao mengenalinya.

Melihatnya sudah hampir berada di depannya, badan You XiaoMo bereaksi secara refleks lebih cepat daripada pikirannya yang kacau. Seolah bertemu dengan seorang kepala sekolah, dia menegakkan badan dan menyapa, “Salam, Da Shixiong!”, hanya kurang kata kepala sekolah saja, yang untungnya dia tidak keceplosan. L3aydA

Setelah itu, wajahnya menjadi 囧 lagi, karena Lin Xiao menatapnya dengan terkejut tanpa tanda mengenali. You XiaoMo tiba-tiba merasa terdorong untuk menampar dirinya sendiri. Itu yang didapat seseorang saat mulutnya bicara sembarangan. Setelah kejadian ini, Lin Xiao pasti mengingatnya.

Setelah pulih dari keterkejutannya, ‘Lin Xiao’ hanya dapat tersenyum lembut dan halus, lalu berkata sambil menatapnya, “Jadi kau shidiku. Kenapa kau tidak bersama dengan Mo Gu-shishu?”

Mendengar pertanyaannya, ekspresi horor di wajah You XiaoMo sama dengan seseorang yang melihat hantu. Orang ini bukan benar-benar Lin Xiao, kan?

Catatan Terjemah: YBZmnr

囧 = biasanya digunakan sebagai emotikon di China, Taiwan, atau Hong Kong. Karena menyerupai wajah orang dengan mulut terbuka, biasanya digunakan untuk menyatakan kesulitan, ketidakberdayaan, kekecewaan, keengganan, keterkejutan, ketidaksukaan, kekalahan, kejengahan, dan semacamnya. Karakter ini juga berarti jendela, tapi tak ada lagi yang menggunakannya.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

3 comments

  1. Makasih buat updatenya. Di tunggu update selanjutnya.

    Btw kalo cerita ini dijadiin manhua yang artnya typical action/fantasy gitu keknya seru deh …🥺