English

Istri Master yang LegendarisCh304 - Lelaki Berambut Perak

0 Comments

Musuh bebuyutan Tuan Muda Chai, murid Master Hebat Duan, dan pemenang turnamen Bangsal B – You XiaoMo!

Satu-satunya orang yang berani melontarkan penghinaan pada Tuan Muda Chai di hadapan begitu banyak orang hanyalah You XiaoMo. gH8Rql

Bahkan Tuan Muda Chai menderita kekalahan di tangannya, apalagi dia yang hanya bawahan kecil. Namun, dia tidak dapat terus dipermalukan, kalau tidak, akan ada konsekuensi saat dia pulang ke Sekte Batu.

You XiaoMo sepenuhnya tidak tertarik pada omong kosong mereka. Dia memanggil Rong Xuan dan Qin Zhang untuk berangkat bersamanya dan berjalan menjauh. Saat laki-laki itu sudah pulih kembali kesadarannya, mereka bertiga sudah berjalan ke pintu masuk Pusat Kultivasi.

Langit Bieru.

Laki-laki itu hendak membuka mulutnya untuk berteriak menghentikan mereka, tetapi ketika melihat tetua yang berdiri di pintu masuk Pusat Kultivasi, dengan tak rela dia menutup mulutnya. Sejak semula, para tetua tidak pernah memandang dengan baik pada murid-murid yang memulai kericuhan.

Di tengah seringai mengejek orang-orang, laki-laki itu hanya dapat berlalu dengan marah, bersama kelompoknya mengikuti di belakang. NpBLUd

Setelah memasuki Pusat Kultivasi, Qin Zhang berbasa-basi pada mereka sebelum pergi zona kartu hitam. Qin Zhang tidak memiliki kartu ungu. Tapi Rong Xuan punya, yang dia tukarkan ketika mereka masih di Bangsal B.

Pada saat itu, semua orang di kelompok Yan memberikan cukup banyak waktu dan tenaga untuk menabung lima ribu poin untuk kartu itu. Jadi kartu ungu sebenarnya milik semua orang, sehingga mereka berdua memutuskan untuk bergiliran menggunakan kartu itu.

You XiaoMo kagum dengan hubungan mereka.

Kecuali hubungan di antara mereka adalah bersumpah saudara atau kekasih, tak mungkin hubungan mereka sekuat itu, hingga baik kartu ungu maupun poin di dalamnya terbagi di antara mereka. hzwFLg

Dia kemudian mengetahui, meskipun Rong Xuan dan Qin Zhang bukan saudara, mereka memiliki hubungan lebih dekat daripada saudara sedarah. Rong Xuan dan Qin Zhang adalah kawan masa kecil yang sudah melalui berbagai ujian dan kesulitan, hingga menghadapi situasi hidup dan mati bersama.

Perkawanan yang murni seperti itu sangat langka!

Kawan You, apa kau berniat pergi ke zona kartu merah?” Rong Xuan bertanya sambil berjalan bersama.

Mereka berdua sudah tahu sejak lama You XiaoMo memiliki kartu merah, tapi tak ada kecemburuan, hanya kekaguman. Meskipun kartu merah itu tidak diperoleh dengan upaya sendiri, dengan kekuatan You XiaoMo, dia akan mendapatkannya cepat atau lambat. gHFK5d

You XiaoMo tersenyum sambil mengangguk, “Benar, kecepatan kultivasi di dalam zona kartu merah lebih tinggi. Sayangnya, hanya satu orang dapat masuk dengan satu kartu.”

Kalau tidak dia dapat membawa Ling Xiao masuk bersamanya juga.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Rong Xuan tersenyum, “Hubungan antara kau dan Ling Xiao tampaknya bagus?”

Langkah You XiaoMo tersendat sesaat, “Hubungan antara Qin Zhang dan kau juga begitu dekat. Ling Xiao dan aku juga pasti bisa sama dengan kalian.” DUZY1R

Rong Xuan menjawab, “Bukan itu maksudku. Aku hanya merasa bahwa hubungan di antara kalian berdua tampaknya lebih baik daripada Qin Zhang dan aku. Apa kalian berdua bersaudara?”

You XiaoMo sedikit memerah dan teringat apa yang Ling Xiao katakan padanya sebelumnya, ‘Ketika orang lain bertanya tentang hubungan mereka, dia tak boleh mengatakan mereka berteman lagi’. Meskipun Ling Xiao tidak ada sekarang, tak ada jaminan Rong Xuan tidak akan membocorkannya nanti.

Dia bimbang sesaat, sebelum berbisik, “Kami bukan saudara. Tapi bagiku, Ling Xiao adalah orang yang…sangat penting. Lebih penting daripada keluarga.”

Rong Xuan sedikit terperanjat, “Kalian adalah…” Hebo76

You XiaoMo segera memotongnya, “Kau tak perlu mengutarakan pikiranmu keras-keras, simpan saja di dalam hatimu.”

Rong Xuan, “…Oke.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Semakin lama Rong Xuan menatapnya, semakin merah wajah You XiaoMo. Cepat-cepat dia berkata, “Kita sudah mencapai zona kartu ungu. Kau bisa masuk sekarang. Aku pergi.”

Setelah selesai berbicara, dia berlari. EckxA2

Rong Xuan masih agak setengah tak sadar. Dia tidak pernah berpikir You XiaoMo dan Ling Xiao memiliki hubungan seperti itu. Meskipun sedikit tidak percaya, tapi perasaan mereka bersama bukannya tidak dapat diterima.

Hanya saat tidak dapat melihat sosok Rong Xuan, barulah You XiaoMo berhenti berlari. Benar-benar malu setengah mati, tapi akhirnya dia mengatakannya juga. Sejujurnya, berkata terus terang tidak sesulit yang dibayangkannya. Sebaliknya, malah memberinya perasaan tenang dan lega karena terlepas dari beban.

Ling Xiao tidak akan dapat mengkritiknya soal ini. You XiaoMo tak tahan mengulaskan senyum kecil saat memikirkannya. Sambil melangkah dengan tenang, dia tiba di pintu masuk zona kartu merah diiringi pandangan terkejut orang-orang di sekitarnya.

Situasi sekarang ini seperti yang terjadi di zona kartu ungu. Sebelum mereka dapat masuk, dia terhalang oleh tetua yang menjaga pintu masuk. 0vd4LN

Masuk ke dalam zona kartu merah hanya diizinkan dengan kepemilikan kartu merah. Jika kau tidak memilikinya, silakan pergi!”

Tetua itu melirik pada You XiaoMo, lalu langsung memalingkan pandangannya. Jelas dia tidak mengira You XiaoMo memiliki kartu merah. Namun memang tidak mengejutkan, karena ada kurang dari sepuluh orang yang memiliki kartu merah di seluruh Bangsal A. Karena tetua itu adalah orang yang rutin menjaga pintu masuk, dia pasti akan mengenali orang-orang itu, dan tidak mungkin mereka meminjamkan kartunya pada yang lain.

You XiaoMo sudah sejak lama tahu situasi seperti ini akan terjadi, jadi dia hanya membuka tangannya. Hebatnya, sebuah kartu kristal merah yang bersinar muncul di telapak tangannya.

Pandangan malas tetua itu seketika berubah. Matanya memandang kartu You XiaoMo. Setelah waktu yang cukup lama, dia berkata dengan ekspresi aneh, “Kau boleh masuk sekarang.” Peu1sS

You XiaoMo menyimpan kartu merahnya dan tersenyum, “Terima kasih, Tetua!”

Tetua itu menatap punggung You XiaoMo, dan berbisik dengan volume yang hanya bisa didengarnya sendiri. Dia berkata, “Jadi ini dia ah, dia sebenarnya terlihat cukup elok dan bening…”

You XiaoMo yang elok dan bening berjalan ke dalam area itu.

Zona kartu merah berbeda dengan kedua area lainnya. Ada sejumlah tiga puluh satu kamar batu yang diatur membentuk lingkaran. Kelilingnya kecil dan dia cuma perlu dua sampai tiga menit untuk berjalan mengelilinginya. EB6Rj7

Namun, ada satu hal yang membingungkannya; dia hanya menemukan tiga puluh kamar. Tong YueXu jelas mengatakan padanya ada tiga puluh satu kamar di dalam zona kartu merah. Tapi berapa kali pun dia menghitung, hanya ada tiga puluh kamar.

You XiaoMo tidak percaya Tong YueXu salah soal ini. Pasti ada alasan untuk ini.

Pada saat ini, tiga kamar batu di sebelah kirinya mendadak terbuka. Dua laki-laki dan satu perempuan berjalan keluar dari masing-masing kamar. Mereka bertiga melihat kehadirannya, dan terlihat tertegun sesaat, mungkin karena tidak mengenalinya.

You XiaoMo juga terkejut. Ketiganya tampan dan cantik. Penampilan mereka sangat menarik. Salah seorang bahkan berambut perak yang indah. Satu-satunya kekurangannya adalah wajahnya agak dingin. Namun, Ling Xiao masih lebih tampan dan elok dibandingkan mereka. yOiAJP

Perempuan itu telah mengatasi keterkejutannya dan sedikit mengerutkan dahinya, “Siapa kau? Kenapa kau ada di dalam zona kartu merah?”

Apa kau perlu menanyakan pertanyaan itu?

Please visit langitbieru (dot) com

Tentu saja dia masuk menggunakan kartu merah. Dia sudah melihat banyak orang yang memasang ekspresi yang sama, tapi memang situasinya sedikit meragukan.

You XiaoMo menangkupkan tangannya dan menjawab, “Salam, senior. Aku murid baru, You XiaoMo. Aku akan berada dalam bimbingan kalian ke depannya.” XgjRyb

Setelah dia berbicara, mereka bertiga mendadak mengerti.

Perempuan itu memiliki ekspresi wajah yang aneh, “Apa murid baru akhir-akhir ini cukup berkemampuan?”

Tanpa menunggu jawaban You XiaoMo, laki-laki berambut perak sudah berjalan menjauh tanpa berkata sepatah pun. Laki-laki lainnya tertawa kecil sebelum mengikutinya. Samar-samar terlintas kecemasan di mata perempuan itu. Tanpa mengucapkan selamat tinggal, dia bergegas berjalan menjauh.

Melihat bayangan punggung ketiga orang yang menjauh, You XiaoMo hanya merasa bingung. Tapi karena ada di sini, mungkin mereka ada di antara dua puluh ahli terbaik di peringkat seratus teratas. LjsClJ

Pada akhirnya, dia masih belum dapat mengetahui di mana kamar ketiga puluh satu berada.

You XiaoMo hanya dapat menyerah dalam pencariannya, sehingga memilih kamar batu yang kosong secara acak. Struktur kamar batunya sedikit berbeda dari kedua area lain. Tidak ada bangku-bangku batu rendah, hanya ada dua tempat tidur batu.

Tampaknya orang dapat tertidur di sini. Tapi… You XiaoMo merasa sedikit tak berselera, karena dia yakin tak ada seorang pun yang dengan sengaja menghabiskan dua belas poin di sini untuk tidur, kecuali otak orang itu sudah terjepit pintu. (c.t.: kepala terjepit pintu = bodoh, atau seseorang yang memiliki masalah dalam kepalanya)

Namun dia lupa ada seseorang yang mungkin akan melakukannya. Mx dcJ

You XiaoMo menggesekkan kartunya pada lekukan di depan tempat tidur batu, lalu meninggalkannya tergeletak di situ. Poin di dalam kartunya berkurang dua belas lagi. Pengeluaran seperti ini benar-benar terlalu mewah.

Dia harus berkonsentrasi pada kultivasinya sekarang dan pasti akan memiliki sedikit waktu untuk memurnikan pil dibanding sebelumnya. Tingkat perolehan poin sewajarnya akan melambat, karenanya tak peduli sebanyak apapun yang tertinggal dalam kartu, dia masih merasa tertekan melihatnya berkurang.

You XiaoMo menyilangkan kaki duduk di atas tempat tidur batu.

Segera dia merasakan perbedaan antara zona kartu merah dan zona kartu ungu. Perbedaannya tidak lagi dapat diukur angka; melainkan lompatan kualitatif. wrGeKc

Tak heran Ling Xiao berkata semakin dekat dengan asal mula garis ley, semakin tinggi kecepatan kultivasinya.

Hanya dalam tiga jam dia menemukan kepingan bercahaya dalam lautan kesadarannya mendekati kapasitas penuh, yang menyiratkan dia mencapai batas terobosan menjadi penyihir tingkat enam pertengahan.

Seolah You XiaoMo telah memakan perangsang. Bukan hanya ruang di antara alisnya menyerap energi murni dari bawah, bahkan pori-pori di seluruh permukaan kulitnya terbuka semua dan dengan senang menyerap energi itu.

Waktu berlalu tanpa terasa. Tubuh You XiaoMo mendadak melonjak, semburat merah yang tak biasa muncul di pipinya, dan suara menderu bergema dalam kesadarannya. Sesuatu di dalam tubuhnya tampak telah meledak. oUvemS

Hanya enam detik, kemudian perasaan itu menghilang. Secara berangsur dia merasakan kekuatan jiwa yang megah berkumpul kembali…

Ketika You XiaoMo membuka matanya, kekuatan jiwa yang bergelora di dalam tubuhnya akhirnya tenang kembali. Dia melebarkan telapak tangannya dan ternyata dia memang sudah mengalami terobosan. Kali ini, waktu yang dibutuhkan untuk menerobos lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Dia sudah memecahkan rekornya sendiri lagi.

Story translated by Langit Bieru.

You XiaoMo melompat turun dari tempat tidur batu itu dan mengambil kartunya dari lekukan itu. Dengan sekali pandang, dia menemukan poin di dalamnya telah berkurang hingga tiga puluh enam poin. Barulah dia menyadari, tiga hari telah berlalu.

Tiga hari bukan waktu yang lama, jika mengingat waktunya melakukan kultivasi tertutup beberapa kali selama satu bulan di Sekte Tian Xin. Namun, ketika memikirkan Ling Xiao mungkin menunggunya, You XiaoMo segera mengambil kartunya dan berlari keluar. Gdf3WN

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!