English

Istri Master yang LegendarisCh67 - Asalkan Kau Membantuku

0 Comments

Peringatan: Sedikit muslihat yang mengarah pada perilaku seksual

You XiaoMo tidak terbiasa dengan kontak yang begitu intim bersama seorang pria. Entah bagaimana, gerakan kecil sekalipun bisa membuat benda yang kaku dan keras itu membesar, semakin dalam menyodok pahanya. Dia merasakan benda itu memanas dan mengeras. a9x0q3

Lengan Ling Xiao, yang melingkari pinggangnya, mempererat pelukannya. Sedemikian eratnya sampai rasanya pinggangnya akan terbelah menjadi dua. You XiaoMo menahannya sampai seluruh wajahnya merah menyala, hingga akhirnya tak sanggup lagi. Dia merasa jika tetap diam, dia akan benar-benar patah jadi dua.

“Ling-shixiong, bisa kau lepaskan aku dulu? Aku … tak lama lagi aku tak akan bisa bernapas.”

Langit Bieru.

Ling Xiao melotot ;agi padanya. Meskipun tidak berkata apa-apa, dia melonggarkan cengkeramannya.

You XiaoMo segera menghela napas lega. Dia hampir diremukkan sampai mati. Kemudian dia mencuri pandang pada Ling Xiao dan membujuk terbata-bata, “Ling-shixiong, karena sekarang sudah pagi, kita … bukankah seharusnya turun dari tempat tidur? Dan juga, kau harus berkompetisi hari ini!” 7HOcMu

Ling Xiao tidak menjawab, ekspresi di matanya sangat menyihir. Manik hitam di matanya merefleksikan wajah merah menyala You XiaoMo.

Seorang remaja berusia tujuh belas atau delapan belas tahun dengan wajah bercahaya yang halus dan putih. Dia tidak tinggi, tapi sangat kurus dengan tubuh kecil. Pada pandangan pertama, penampilan orang ini bukan tipe yang akan menarik perhatian orang-orang, tapi setelah tinggal bersamanya beberapa waktu, dia mulai memikatnya, membuatnya ingin memahaminya lebih jauh.

You XiaoMo adalah seorang laki-laki dengan banyak ekspresi, seringkali wajahnya memperlihatkan apa yang dipikirkannya. Seseorang yang sangat mudah untuk dimengerti. Itu alasannya mengapa Ling Xiao selalu merasa kesulitan untuk menahan diri menggodanya.

You XiaoMo juga orang yang paling mampu bertahan, dari semua orang yang pernah ditemuinya sebelumnya. Sudah jelas dia merasa dirugikan, sampai seolah-olah api meloncat dari matanya, namun dia tetap tidak mengeluarkan kata sepatah pun dan menanggung semuanya. Dia tak tahu semakin kuat menanggungnya dan bertingkah seperti itu, semakin Ling Xiao ingin menggodanya dan berusaha untuk meruntuhkan pertahanannya. QFn0eS

Hanya saja tiba-tiba dia menyadari You XiaoMo sebenarnya cukup rupawan. Wajahnya putih dan jernih, yang tampaknya memiliki dua awan gembung merah muda di kedua sisinya. Saat memandanginya, kedua pipinya terlihat seperti persik manis madu yang montok, berair, dan harum, yang memikat orang untuk menggigitnya. Kenyataannya, Ling Xiao langsung melakukannya begitu saja. Dia merundukkan kepala untuk menggigit salah satu pipinya. You XiaoMo, yang sepenuhnya terkejut, jadi kehilangan rohnya dan tak mampu bereaksi apapun.

Untungnya Ling Xiao hanya menggigitnya dengan pelan. Meskipun tetap saja meninggalkan tanda samar di wajah You XiaoMo.

“Lezat sekali!” Ling Xiao menjilat bibir bawahnya, sambil memperlihatkan ekspresi tak puas. Sepasang mata tajam seperti cheetah melekat pada pipi merah jambu You XiaoMo, seolah dia sedang berpikir untuk menggigitnya lagi.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Pikiran You XiaoMo sudah kembali padanya ketika Ling Xiao berujar ‘lezat sekali’. Reaksi pertamanya adalah menutupi tempat yang digigit dan membelalakkan mata karena terkejut. Dengan ekspresi tak percaya dia tergagap, “Kau, kau …” YdCebq

“Kenapa denganku?” Ling Xiao tersenyum sampai matanya berubah menjadi celah sempit. Kekesalan yang dia rasakan karena tidak tidur sepanjang malam segera menghilang ketika melihat ekspresi seperti itu di wajah You XiaoMo.

“Kau, kenapa kau menggigitku?” You XiaoMo memasang wajah harimau dan memarahinya.

Ling Xiao merenung sejenak, kemudian berseri-seri menjawab, “Karena aku merasa ingin menggigitnya.”

You XiaoMo menjadi sedemikian marah sehingga bibirnya mulai gemetar. Dia melotot sambil berkata, “Kau merasa ingin menggigit, jadi kau menggigitku? Aku bukan sepotong daging di atas piring.” hZF5fP

Ling Xiao tiba-tiba menaikkan sudut-sudut mulutnya, memperlihatkan ekspresi sinis dan sembrono, “Bagaimana kau tahu kau bukan sepotong daging di atas piring, hah?”

Suku kata terakhir diucapkan dengan tingkah yang sangat seksi, membuat pendengarnya merasakan daya tarik dalam suara yang kaya, dalam, dan rendah itu.

Jika murid-murid perempuan Garis Keturunan Pusat ada di sini, mereka pasti akan memekik dengan heboh.

Sayangnya satu-satunya orang di sini hanya You XiaoMo. Seluruh perhatiannya terfokus pada kalimat Ling Xiao. Tak mungkin dia menaruh perhatian pada bagaimana suku kata terakhir itu diucapkan tidak sewajarnya, karena sudah begitu marah hingga seluruh tubuhnya mulai gemetar. Brjn7N

“Kau, apa maksudnya ini?” You XiaoMo menggertakkan giginya. Jangan mengira hanya karena dia tidak memiliki kemampuan tempur, dia bisa diganggu dengan mudah. Dia juga tak bisa dipermainkan begitu saja.

“Maksudnya adalah persis seperti yang kau pikirkan.” Senyum Ling Xiao menyentuh hatinya. Wajah tampan yang begitu jantan diwarnai oleh keanggunan yang menawan. Nadanya seringan fajar, seolah dia sedang dalam suasana hati yang cukup bagus.

Please visit langitbieru (dot) com

“Aku …” You XiaoMo membelalakkan mata. Rasanya ingin menyangkal, tapi senyuman cerah itu membuatnya terlihat seperti seorang yang berbeda sama sekali. Keberaniannya yang baru saja bangkit tiba-tiba mengkerut lagi. Ekspresi di wajahnya juga segera digantikan oleh penampilan yang lucu dan menyedihkan. Seperti gadis yang merasa kesusahan karena diganggu, “Bukankah semalam masih baik-baik saja…”

Ling Xiao merasa kegirangan. Orang ini jelas-jelas barusan sedang dalam keadaan marah. Tapi dalam sekejap, dia benar-benar kembali ke sifat aslinya. Dia pikir You XiaoMo sudah berhasil memupuk keberanian dan sungguh-sungguh berani menentangnya. Tapi segembira apapun, Ling Xiao tidak berencana melepasnya begitu saja. Dia sudah membuatnya tidak bisa tidur semalaman. Utangnya harus dibayar. EsdH1M

Xiao Shidi, menurutmu kenapa kau berakhir tidur di dalam pelukanku?”

You XiaoMo juga ingin tahu jawaban terhadap pertanyaan ini. Kenapa hal pertama yang ditemukannya pagi ini adalah dirinya terbangun di pelukan Ling Xiao! Dia pikir postur tidurnya bagus. Meskipun dalam kehidupan sebelumnya dia pindah keluar dari rumah untuk hidup sendiri, namun ketika masih tinggal di rumah, orang tuanya, dan terutama adiknya yang tidur di kamar yang sama, tidak pernah mengatakan dia memiliki kebiasaan tidur yang buruk. Jadi, dia selalu merasa postur tidurnya sangat baik.

Tapi keyakinannya hancur hari ini. Dia ingin menjerit dugaannya tak benar. Tapi melihat ekspresi Ling Xiao, jelas sesuatu telah terjadi tadi malam. Jika tidak, Ling Xiao tidak punya alasan untuk mengucapkan kata-kata seperti itu!

Berpikir seperti itu, You XiaoMo tak berdaya mengatakan apapun selain tertawa malu, “Apa ada sesuatu yang terjadi tadi malam?” nI 05w

Dalam sekejap dia berubah dari korban yang marah dan sepantasnya mengeluh menjadi tertuduh. Dia sekarang menjadi orang yang tak berdaya, karena semua kekuasaan sekarang berada di tangan orang itu.

Memang domba kecil ini, tak peduli bagaimanapun caranya dia mencoba menyamarkan diri, pada dasarnya adalah seekor domba kecil. Hal ini tak bisa diubah!

Sekilas cahaya berkilat di mata Ling Xiao. Dia berbohong dengan muka tak bisa ditebak, “Semalam, kau… setelah tertidur sampai tengah malam, tiba-tiba bangun dan menindihku. Tak cukup sampai di situ, kau dengan kekuatan binatang buas, yang entah dari mana datangnya, tiba-tiba ingin merobek pakaianku. Kalau bukan karena kualitasnya yang baik, pasti sudah langsung tercabik-cabik oleh kekuatan binatang buasmu.”

You XiaoMo mendengarkan sampai merasa hatinya gemetar ketakutan. Dia menganalisa rangkaian kata-kata yang panjang itu. Hatinya terasa seperti sebuah sumur dengan air tujuh ember ditarik ke atas dan delapan ember ditumpahkan ke dalamnya. Ketika mendengar kata-kata ‘merobek pakaianku’, dia langsung runtuh sepenuhnya sampai merasa putus asa dan ingin pura-pura mati. V1sdiv

Oh dewa, dirinya bukan orang ini seperti itu. Tak mungkin. Ini pasti ilusi. Bagaimana bisa dia melakukan hal-hal seperti itu? Tapi melihat ekspresi Ling Xiao, tampaknya dia tidak berbohong. Tiba-tiba saja dia merasa terlempar ke dalam kekisruhan. Pengungkapan perilakunya ini terlalu eksplosif. Dia tidak pernah menduga dirinya adalah seorang yang memiliki sisi begitu… emh, ‘berdarah panas’.

“Lalu, lalu, lalu … setelah itu?” Lidah XiaoMo menjadi kusut.

“Setelah itu?” Ling Xiao menaikkan alisnya dan mendengus, “Tentu saja aku menghentikanmu pada waktunya, tapi …”

You XiaoMo segera mengeluarkan napas lega, ini hal terbaik yang dia dengar sejauh ini. Sayangnya baru saja dia mulai merasa santai, ‘tapi’nya Ling Xiao lagi-lagi membuat jantungnya meloncat ke tenggorokannya. Pikirannya berkecamuk begitu keras seolah akan melompat keluar dari kepalanya. Masih ada yang lain? Xd0krx

“Tapi, tapi apa?”

“Meskipun aku berhasil menghentikanmu, kau masih berpegangan erat padaku dan menolak melepaskan diri. Bahkan kau tak berhenti bergeser ke sana kemari di atas tubuhku dan membuatku terjaga sepanjang malam.”

Kata-kata terakhirnya diucapkan seakan dipenuhi perasaan dendam.

Telinga You XiaoMo seperti dibanjiri darah. Suhu pipinya juga naik sampai titik didih. Dia tidak berani menatap Ling Xiao lagi. aU8ctV

Tak heran sudah bangun sedini itu, Ling Xiao juga cepat bangun. Ternyata dia tidak tidur sepanjang malam. Jika seseorang menindih dirinya dan bergeser ke sana kemari, dia juga tidak akan bisa tidur. Dia benar-benar sudah salah menuduhnya!

“Maafkan aku,” Dengan wajah merah padam, You XiaoMo meminta maaf dengan lemah.

Langit Bieru.

Kepala You XiaoMo tertunduk, jadi dia tidak menyadari wajah Ling Xiao begitu berseri-seri. Mana amarahnya? Tapi dia masih tidak ingin melepaskannya begitu saja. Jadi dia membersihkan tenggorokannya dan berkata, “Jangan pikir semua akan baik-baik saja dengan satu permintaan maaf. Aku dapat memaafkanmu, asalkan…”

“Asalkan apa?” You XiaoMo menyela dengan bersemangat. Bagaimanapun dia memang bersalah. B 1jyF

Pandangan penuh muslihat berkilat di mata Ling Xiao, “Asalkan kau membantuku memikirkan cara untuk melunakkan batang keras di bawah sana.”

Sambil berkata demikian, dia secara sengaja menyentakkan bagian bawah badannya ke atas.

“Ah?” You XiaoMo tak dapat menghindari sodokan itu. Dia cepat-cepat meloncat seolah seseorang menginjak ekornya. Untungnya, Ling Xiao tidak terlalu kuat menahan pinggangnya, sehingga dia langsung terlepas.

Setelah memperoleh kebebasannya, You XiaoMo bergegas bergeser ke sudut sambil memandangi Ling Xiao. Rasa terkejut terlihat jelas di matanya. Gwqkig

Jika tidak melihat, dia tidak akan tahu, tapi dia tak dapat menahan pandangannya. Jadinya sekali lagi dia terlonjak karena terkejut.

Tanpa disadari arah pandangannya bergerak ke bagian bawah tubuh Ling Xiao. Dia melihat tenda sangat besar terpancang di antara pangkal pahanya. Hanya dipisahkan oleh selapis tipis pakaian saja benda yang buas dan sangat besar itu samar terlihat. Setelah teringat dia baru saja ditikam oleh mainan itu, You XiaoMo merasa kulit kepalanya kebas.

Itu… benar-benar terlalu besar, bukan?

Cuih, itu bukan yang paling penting saat ini. Ling Xiao menginginkan dia membantunya … RBEKpq

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!