English

Ketika Dua Alpha Bertemu, Satu adalah OmegaCh13 - Aku adalah Seorang Omega?!

0 Comments

translator: keiyuki
editor: nia

Orang itu ingin menggendong Jian Songyi, tapi Jian Songyi merasa dia tidak ingin digendong olehnya. Bagaimana bisa seorang Alpha akan digendong oleh orang lain? 38Y4t5

Dia terlalu meninggikan harga dirinya.

Jadi dia memeras semua kekuatan terakhirnya untuk mendorongnya pergi: “Siapa yang mengizinkanmu memasuki rumahku, kamu sudah melanggar batas privasi milikku.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Dorongan Jiang Songyi seperti kucing yang ingin mencakarnya, Bai Huai sedikit kesal tapi dia juga merasa bahwa hal ini cukup lucu, lalu dia setengah memaksa Jian Songyi untuk digendong ke punggungnya.

“Kapan aku membutuhkan persetujuanmu untuk memasuki rumahmu?” Xm2A3n

“Tirani kejam.”

Setelah menyelesaikan pertikaian dengan Bai Huai dengan kekuatan terakhirnya, Jian Songyi pingsan dan jatuh ke dalam keadaan setengah pingsan.

Dia pernah terluka sekali di tahun pertama sekolah menengah pertama.

Saat itu musim hujan, daun-daun wutong berjatuhan karena angin dan hujan. Mereka menumpuk di tanah, dan bercampur dengan tanah. Lumpurnya basah dan licin. 1LkEoa

Tuan Muda Jian berjalan dengan mata yang tertuju ke atas, dan akhirnya dia jatuh dan pergelangan kakinya patah.

Bai Huai-lah yang menggendong Jian Songyi di punggungnya sampai ke rumah sakit dan menunggunya sampai Nyonya Tang tiba.

Pada saat itu, Jian Songyi sangat sensitif, dan dia malu membiarkan Bai Huai menggendongnya di punggungnya. Dia sudah membuat berbagai alasan dan menolaknya, tapi Bai Huai mengabaikannya dan tetap menggendongnya pergi.

Jian Songyi tidak bisa mengingat dengan tepat bagaimana rasanya saat dia digendong di punggungnya. 8uN6Ih

Dia ingat pada hari itu, dia memegang payung, hujan sangat derasnya, anginnya agak kencang, dan udaranya cukup lembab.

Tapi anak laki-laki yang menggendongnya beraroma kering dan hangat, berjalan dengan mantap selangkah demi selangkah.

Seperti sekarang ini.

Jian Songyi kehilangan kesadaran, tidak tahu ini malam atau pagi. Dia terlentang di punggung seseorang, dan mencium aroma yang familiar, lalu teringat kembali pada hari saat hujan itu beberapa tahun yang lalu. 1kcvBW

Dia mengalungkan lengannya ke leher orang itu tanpa sadar, bibirnya bergerak, dan dia bergumam dengan suara rendah, “Huai-Gege.”

Begitulah Jian Songyi memanggilnya saat dia masih kecil, saat dia masih minum susu ibunya.

Kedua tangan Bai Huai terselip di kedua kaki Jian Songyi dengan erat, wajahnya yang tadinya tegang dan serius tiba-tiba melembut, lalu dia tersenyum.

Bagaimana bisa orang ini bertingkah seperti bayi saat dia sakit? jcPZ8

Dia tampak seperti tirani kejam yang menculik pengantinnya.

Tapi apa yang dapat dia lakukan jika dia bukanlah seorang tirani kejam?

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Awalnya, Bai Huai ingin menggunakan seragam sekolah milik Jian Songyi sebagai dalih agar dia bisa datang dan membujuk Jian Songyi sedikit, tapi saat dia tiba di rumahnya, feromonnya membanjiri seluruh atmosfer.

Dia belum pernah melihat feromon Alpha yang lepas kendali ketika mereka dibedakan, dan ketika dia memanggil tidak ada seorang pun yang menyahut. cuKseF

Fakta bahwa dia tidak mendobrak pintunya, sudah dianggap bahwa dia cukup masuk akal.

Dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika dia tidak datang hari ini.

Kekhawatiran dan ketegangannya yang berlebihan membuat Bai Huai tidak menyadari ada sesuatu yang salah.

— Wpo1x7

Setelah Bai Huai menempatkan Jian Songyi di kamar VIP, dia pergi ke dokter untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Dokter melihat bahwa kedua anak itu begitu menawan dan saat mereka datang ke sini di tengah malam tidak ada seorang pun orang dewasa yang menemani mereka. Dia mau tidak mau akan berpikir sangat dalam dan bertanya dengan ragu-ragu: “Apa hubunganmu dengan pasien?”

Bai Huai teringat akan gumaman itu, dan menunduk lalu berkata, “Saya adalah kakaknya.”

Dokter mengangguk, dan nadanya sedikit tidak puas: “Dibedakannya seorang Omega adalah hal yang berbahaya, terutama Omega yang jauh lebih tua saat dia dibedakan. Bagaimana bisa orang tuanya tidak berada di sampingnya?” V9gsmY

“Omega?”

Bai Huai mengangkat kelopak matanya, ribuan emosi kompleks yang tidak bisa terkatakan muncul di mata ambernya.

“Benar.” Kata dokter sambil membuka catatannya, “Meskipun tidak umum untuk Omega menjadi setinggi ini, tapi dia memanglah Omega. Hormon Omega dalam tubuhnya sudah mencapai titik yang kritis, dan organnya juga sudah matang, dan diferensiasinya akan selesai malam ini. Namun, dia dalam kondisi fisik yang baik dan tidak ada masalah besar. Dia akan baik-baik saja ketika demamnya reda. Aku akan membuatkan resep untukmu, dan kamu bisa pergi untuk mendapatkan surpressant dan inhibitor.”

Mendengarkan semua perkataan dokter, Bai Huai mencoba mengingat berbagai tindakan pencegahan, tapi di dalam benaknya hanya dipenuhi dengan kebingungan. H1beyY

Omega.

Bagaimana bisa Jian Songyi menjadi Omega.

Bai Huai kembali ke kamar Jian Songyi, dia duduk di sisi tempat tidur, melihat wajah yang sudah dia buat sketsanya di dalam benaknya berkali-kali dalam tiga tahun terakhir ini, Bai Huai tiba-tiba tidak tahu harus berkata apa.

Wajahnya memang sangat cantik, setiap bagian wajahnya tampak sangat lembut, sudut mata dan pipinya agak kemerahan di kulitnya yang putih, dan mata persiknya sangat menggoda. z2nsHA

Perawakannya memang lumayan tinggi, tapi tulangnya memang sedikit lebih kecil dari para Alpha biasa, dan dia juga lebih kurus, sehingga mudah untuk menggendongnya.

Dari cara pandang ini, ada beberapa hal yang membuatnya memang tampak seperti Omega.

Read more BL at langitbieru (dot) com

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Vjja Djl Lejl wfwlxlgxjccsj ijul. Vjja vlj wfcmlew ofgbwbc Aljc Vbcusl, vlj pfijr rjcuja afgajglx, vjc lae rjwj rfxjil yexjc qfgweretjc jcajgj vej Ciqtj.

Glj qlxlg lae xjgfcj vlj afgijie wfcsexjl Aljc Vbcusl, vjc vlj revjt wfcsexjlcsj rfpjx rjcuja ijwj, pjvl jqj sjcu vlj rexj vjc jqj sjcu alvjx vlj rexj, vlj rfyfcjgcsj wfcsexjlcsj. BjyvTg

Bagaimanapun juga, dia selalu percaya bahwa Jian Songyi adalah seorang Alpha.

Dan karena alasan ini, dia pergi tanpa pamit dan pergi ke Kota Bei selama tiga tahun.

Dan saat dia akhirnya menemukan jawabannya dan kembali ke Kota Nan, Tuhan mengirim Jian Songyi ke hadapannya, dan berkata, lihatlah, dia adalah seorang Omega.

Kebahagiaan yang seharusnya ada, sebuah tawa kecil, dan sebuah helaan napas lega, dia tidak melakukan semua itu. v789Dp

Hatinya hanya merasakan sakit.

Teman kecilnya ini begitu sombong, apa yang harus dia lakukan?

Dia mengulurkan tangannya dan menyentuh wajah teman kecilnya itu, seolah-olah hal ini bisa memberikan kelegaan dan kelembutan.

Tapi ujung jarinya digenggam oleh tangan yang lain. A0scTo

Jian Songyi membalikkan badannya, sedikit meringkuk, mengerutkan keningnya, dan tampak sangat tidak nyaman. Dia sepertinya mendapatkan kelegaan dari aroma ujung jari Bai Huai, seperti anak kucing yang rakus, dia merangkul erat seluruh lengan Bo Huai.

Bai Huai ditarik oleh Jian Songyi sampai mencondongkan tubuhnya ke depan. Dia menyadari bahwa dia akan menekan Jian Songyi, jadi dia hanya bisa berguling ke tempat tidur, dan memeluknya.

Bai Huai memeluknya dengan satu tangan, dan satu tangannya yang lain mengelus-elus punggung Jian Songyi, mencoba menggunakan feromonnya untuk menenangkannya.

Orang yang ada di pelukannya ternyata lebih serakah dari yang dia kira, dia hanya tahu untuk bergantung pada nalurinya. Jian Songyi mengubur kepalanya di lekukan leher Bai Huai, dan tanpa menahan dirinya. p5wsKx

Bai Huai merasa bahwa dia akan segera tamat.

Remaja yang sudah berada di dalam hatinya selama bertahun-tahun, sekarang adalah seorang Omega, dan sedang mencari kenyamanan di dalam pelukannya.

Kelenjar halus dan putih yang belum pernah ditandai berada tepat di depannya, memancarkan aroma feromonnya sendiri.

Selama Bai Huai menandai Jian Songyi, orang ini akan mengandalkan dirinya dan menjadi miliknya, dan selama dia menandainya, orang ini tidak akan merasakan kesakitan. fXN9IJ

Kedengarannya tidak ada alasan untuk menahan perasaan posesif yang melonjak di hati Bai Huai untuk menandai Jian Songyi.

Dia menundukkan kepalanya dan memposisikan bibirnya ke kelenjar Jian Songyi.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Dia menciumnya seperti seekor capung yang menjelajah di permukaan air, lalu menjauh dengan cepat.

Jari-jarinya mengusap dahi Jian Songyi yang basah oleh keringat, dan menghela napas. Lalu dia berkata dengan suara yang lembut: “Maaf, tahanlah sebentar lagi, ini tidak akan membuatmu kesakitan setelah beberapa saat.” vxSV63

Dia tidak bisa menandai Jian Songyi.

Jian Songyi adalah orang yang sangat berharga bagi Bai Huai, bagaimana mungkin dia bisa menandainya tanpa sepengetahuannya.

Bai Huai harus menunggu sebentar lagi, tunggu sampai anak ini menjadi dewasa, dan memahami apa itu menyukai seseorang lalu membicarakannya.

Hari-harinya masih panjang, dia sudah terbiasa untuk menunggu, dan pasti mampu untuk menunggu. MD2 Zr

Jian Songyi berbalik, dan menunjukkan tanda-tanda akan bangun. Kemudian Bai Huai bergerak dengan lembut untuk pergi dari tempat tidur.

Satu tangan yang masih digenggam oleh Jian Songyi.

Tapi orang ini tidak tahu apa yang baik atau buruk, dan dia mengangkat kelopak matanya dengan susah payah: “Apa kamu berencana untuk mengambil keuntungan dari orang lain? Kamu ingin merusak wajah tampanku saat aku tidur, kan?”

Oke, mulutnya masih seperti biasanya, dan sepertinya tidak ada masalah besar. yHzcil

Bai Huai mencoba untuk menarik tangannya, tapi Jian Songyi tidak melepaskannya, dia menarik tangan Bai Huai ke ujung hidungnya, mengerutkan hidungnya, dan mengendusnya dua kali.

Bai Huai tampak geli: “Anak Anjing?”

“Pelit.” Jian Songyi mengerutkan bibirnya dan melepaskan tangannya. “Apa ini bau feromonmu?”

“Bagaimana baunya?” XS2YfA

“Aromanya seperti hutan pinus di tengah salju.”

Hampir, seluruh aromamu bercampur dengan salju.

“Apa aromanya enak?”

Jian Songyi tiba-tiba menyadari bahwa dia pernah mencium aroma feromon Bai Huai, dan memuji aromanya yang enak. Pada saat itu, dia tidak berpikir ada perbedaan antara mengatakannya dan menggodanya. 58LdGV

Jian Songyi malu saat dia membuang mukanya: “Kamu mengatakan bahwa kamu mengeluarkan feromonmu. Apa kamu tidak tahu bagaimana cara menahannya untuk keluar? Jika kamu tidak bisa menahannya keluar, kamu bisa menyemprotkan surrpresant.”

Bai Huai tidak menyangkal ucapannya yang tidak masuk akal, dan berkata dengan nada yang tenang dan lembut: “Kamu sudah dibedakan. Kamu akan lebih tenang dengan feromon Alpha.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Kenapa aku yang seorang Alpha membutuhkan Alpha untuk menenangkanku?”

Jian Songyi mengalihkan pandangannya kembali dan menatap Bai Huai dengan bingung. ILw2Nk

Karena kelemahan dan kebingungannya, tatapannya tampak tidak jernih, dan dia tampak agak linglung.

Bai Huai menatapnya, dalam sepuluh detik, ada perasaan yang tidak tertahankan yang tak terhitung jumlahnya di dalam hatinya, tapi pada akhirnya dia mengucapkan kalimat itu dengan tenang seperti biasanya.

“Karena kamu adalah Omega.”

Karena. R OarT

Kamu adalah.

Omega.

Itu adalah kalimat pendek, dan Jian Songyi membutuhkan waktu selama satu menit penuh untuk mencernanya, dan kemudian berkata: “Apa yang baru saja kamu katakan? Coba kamu katakan lagi?”

Bai Huai tidak mengatakan apapun, dan langsung menyerahkan laporan tes pada Jian Songyi. yqY2Zd

Jian Songyi melihatnya sebentar, mengembalikannya, dan meringkuk ke dalam selimut: “Aku pasti mengalami demam parah sampai-sampai aku mengigau, aku pasti masih bermimpi.”

Bai Huai: “…..”

Tiga puluh detik kemudian, dia berbalik dan melihat laporan tes itu lagi.

“Yah, aku masih belum bangun.” VUgmMe

Setelah Jian Songyi selesai berbicara, dia berbalik dan menarik selimutnya lagi.

Bai Huai: “…..”

Orang ini mungkin adalah sebuah pancake.

Bai Huai tahu bahwa masalah ini agak sulit untuk diterima oleh Jian Songyi, tapi tidak peduli betapa sulitnya dia akan menerimanya, dia harus menerimanya. K48ajB

Dia menahan sakit hatinya, dan dengan tegas berkata: “Aku bisa mencium bau feromonmu, dan itu memang feromon Omega.”

Sosok dengan punggung yang menghadap ke arah Bai Huai tampak membeku, dan dalam sekejap garis bahu dan leher menjadi tegang. Selimutnya ditarik erat, kerutannya semakin dalam, dan bayangan yang dipantulkan oleh lampu, tampak sedikit gemetar.

Please visit langitbieru (dot) com

Jian Songyi tidak mengatakan apapun.

Bai Huai juga tidak mengatakan apapun. o74fwV

Setelah beberapa saat, bahu yang menegang itu perlahan mulai tenang, dan dengan nadanya yang tenang Jian Songyi berkata: “Sepertinya aku sendiri tidak bisa mencium aroma feromonku, bagaimana baunya? Seharusnya baunya sangat harum, kan?”

“Yah, baunya harum. Aromanya seperti bunga mawar.”

“Tsk.” Tuan muda itu tampak tidak puas, “Kenapa kau memiliki aroma feromon yang unik, tapi aroma feromonku justru sangat biasa, kan?

“Tidak. Itu adalah aroma mawar liar, dengan wangi kayu yang kuat tapi tidak terlalu berlebihan.” ylhj6g

“Oh, itu sudah cukup bagus ba.”

Jian Songyi tidak berbalik sedikitpun.

Dia tidak histeris, tidak hancur, dan juga tidak menyerah akan kekalahan.

Dia hanya tenang, terus tenang, dan bangga menerima fakta ini. q4L2Kj

Awalnya, Bai Huai ingin bertanya pada Jian Songyi seperti apa jadinya jika laporan itu tujuh belas tahun yang lalu menyatakan bahwa dia adalah Omega.

Tapi di detik berikutnya, dia merasa bahwa dia tidak perlu menanyakannya, karena dia yakin hal itu tidak akan mempengaruhi pertumbuhan Jian Songyi menjadi pemuda yang cerdas seperti sekarang.

Sama seperti dirinya, lebih dari satu dekade kehidupannya, dia tidak menjadi lemah karena laporan yang menyatakan bahwa dia adalah Omega.

Dia dan Jian Songyi adalah orang yang sama. PE3HdC

Gen yang terukir di tulang mereka bukanlah Omega ataupun Alpha, tapi kebanggaan dan kekuatan.

Setelah keheningan yang lama, Jian Songyi akhirnya berbalik dan memandang Bai Huai, dengan tenang dan rasional dia berkata: “Feromonmu termasuk Alpha kelas atas, kan?”

“Hmm.”

“Kalau begitu di masa mendatang, jika kamu sedang tidak sibuk. Bisakah kamu melepaskan feromonmu yang menindas padaku untuk sementara waktu? Aku ingin mencoba bahwa aku bisa menahannya.” TfyePO

Bai Huai mengangkat kelopak matanya dan menatap Jian Songyi. Tatapan matanya sangat kompleks.

Jian Songyi merasa sedikit malu saat dia berkata: “Aku juga tahu bahwa permintaan ini cukup mengganggumu, tapi aku hanya ingin berlatih agar tidak terpengaruh oleh feromon Alpha, jadi tolong bantu aku.”

Please visit langitbieru (dot) com

Jika dia bisa menahan feromon Bai Huai yang menekan ke seluruh tubuhnya, maka sebagian besar feromon yang lain tidak akan mempengaruhinya.

Hanya saja pelatihan semacam ini, tidak ada yang tahu akan bertahan berapa lama, tidak ada yang tahu apakah ini akan efektif, dan bagi Omega, setiap menit dan setiap detik saat pelatihan adalah sebuah siksaan. w9X1Jl

“Itu mungkin akan lebih menyakitkan dari apa yang kamu pikirkan.”

“Aku tahu. Tapi, sayangnya, aku adalah Omega, apa lagi yang bisa kulakukan? Jika aku perlu merasakan sedikit kesakitan, maka aku akan merasakan sedikit kesakitan itu. Song-ge mu ini, tidak akan takut dengan rasa sakit.”

Nadanya santai dan seperti candaan, dan seolah-olah mempermainkan nasib hanyalah permainan bagi seorang pemuda.

Mata gelap itu jatuh ke dalam sinar bulan di luar jendela. 1jB4qy

Bai Huai berpikir, galaksi itu tampak mempesona, tapi mungkin tidak lebih dari itu.

Rasa sakit di hatinya menyebar ke benaknya lagi, tapi bercampur rasa senang yang tidak bisa dijelaskan.

Teman kecilnya ini tidak pernah mengecewakannya.

Tapi bagaimana jika dia adalah Omega. aeiHZu

Dia tidak perlu merasa tertekan, tidak perlu merasa simpati, tidak perlu berpura-pura untuk bersikap lembut, membujuk atau memanjakannya.

Jian Songyi hanya akan menjadi lebih kuat, dan Bai Huai akan selalu bersamanya, tidak peduli seberapa sulit jalan yang akan mereka lewati.

Bai Huai mengangguk: “Baiklah.”

“Tuan Bai adalah orang yang peduli pada temannya.” rZifGa

Jika aku tidak peduli denganmu, mungkin kamu sudah tamat di tanganku sekarang.

Orang ini selalu menggodanya tapi dia tidak menyadarinya, jadi Bai Huai harus mendapatkan uangnya kembali.

Bai Huai menjilat bibirnya dan tersenyum. Lalu menyipitkan matanya sedikit, seperti seorang goblin: “Karena aku akan membantumu dengan hal yang besar, bukankah kamu harus menunjukkan rasa terimakasihmu?”

Jian Songyi melambaikan tangannya dengan murah hati: “Katakan saja apapun yang kamu inginkan.” jGDdeN

“Apapun itu?”

“Apapun itu.”

Story translated by Langit Bieru.

“Kamu akan menepati janjimu?”

“Akan ku tepati.” 8nzKJ2

Bai Huai melihat wajah jujur Jian Songyi. Dia terdiam sejenak, dan kemudian berkata: “Oke, selalu ingat janjimu ini, jangan menipuku.”

“Pernahkah kamu melihat Song-ge menipumu?”

“Kamu belum memanggilku ayah.”

“…” Jian Songyi menelan ludahnya, “Kenapa kamu begitu picik. Kamu selalu berpikir untuk membuat seseorang memanggilmu ayah.” rpJ2CB

Bai Huai sangat senang. Dia adalah pihak jahat yang benar-benar hebat: “Apa kamu masih ingat dengan papaku?”

Saat Jian Songyi baru akan berbicara, Bai Huai menambahkan: “Papa Omega-ku.”

Jian Songyi ingat bahwa dia adalah orang yang lembut dan kuat, seorang dokter yang sangat baik. Ketika Bai Huai berusia enam tahun, dia secara sukarela menjadi relawan pada Perang Dunia Ketiga dan meninggal dalam pemboman untuk melindungi para pengungsi yatim piatu.

“Meskipun papaku adalah seorang Omega, dia juga orang nomor satu dalam sains pada saat itu. Dia memiliki keterampilan medis yang sangat baik.” rG10IB

“Papaku, kamu mengenalnya. Bahkan sampai kematian papaku, pada batas tertentu, dia adalah alat tawar-menawar politiknya. Pemakamannya pun diadakan tepat di depan kamera. Saat itu kakekku dirawat di rumah sakit, dan opa oma berada di luar negeri. Saat pemakamannya, sepertinya hanya ada aku di dunia ini yang sedih atas kematian papaku.”

Tapi Bai Huai sepertinya tidak berniat untuk bersedih. Dia memikirkan sesuatu yang menarik, dan tersenyum: “Tapi saat itu kamu punya hati nurani, jadi kamu sedikit menghiburku.”

Jian Songyi berpura-pura memperlihatkan senyum jahatnya. “Tidak mungkin bukan, tapi kamu adalah orang yang baik saat kamu masih kecil.”

“Lalu apa kamu ingat bagaimana kamu menghiburku pada saat itu?” YgZKi4

“…..”

“Jangan sedih, karena kamu tidak punya ayah lagi, aku akan menjadi ayahmu mulai sekarang. Kamu bisa memanggilku ayah kapanpun kamu mau. Tidak perlu sungkan.” Bai Huai berkata perlahan, “Itu yang kamu katakan.”

Jadi siapa yang selalu berpikir untuk meminta orang lain memanggilnya ayah?

Jian Songyi tersenyum canggung dan menegangkan mulutnya: “Lalu… sebenarnya aku peduli, kan?” 2yHI7A

Bai Huai mengangguk: “Iya, kamu peduli.”

Jian Songyi sedikit malu, dia merasa tampilar luar Bai Huai tampak baik, tapi sebenarnya sangat licik. Jadi, dia berbalik lagi, membenamkan dirinya di dalam selimut, dan memutuskan untuk mengabaikan orang itu.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Tapi hari ini, seseorang yang biasanya pendiam justru banyak mengatakan omong kosong: “Papaku sangat menyukaimu, dia mengatakan bahwa kamu adalah anak terpintar yang pernah dia lihat. Aku masih percaya dengan apa yang papaku katakan, jadi bisakah kamu menjadi seorang Omega yang lebih hebat darinya.”

Bai Huai tidak hanya banyak mengatakan omong kosong, tapi dia juga sedikit menghangatkan hatinya. 0KMpjb

Jian Songyi mengusap hidungnya.

Bai Huai menambahkan: “Kalau tidak, aku tampaknya seperti sedang menindasmu.”

Sialan.

“Bai Huai, kamu sialan…” kCTejE

Tapi sebelum orang itu selesai mengutuknya, perasaan aneh tiba-tiba menyebar dari leher, dan langsung menyapu ke seluruh tubuh, menyebabkan dia gemetaran.

Ketidaknyamanan itu datang lagi dan dia membutuhkan feromon Alpha untuk menenangkannya.

Untungnya, orang bijak tahu bagaimana caranya melarikan diri dari situasi yang tidak menguntungkannya untuk menghindari sebuah penghinaan.

Jian Songyi menggertakkan giginya: “Bai Huai, kamu sialan… bisakah kamu ke sini dan membiarkan Laozi ini mencium aroma feromonmu.” pxBZdi

Suaranya menjadi lembut dan agak lemah karena dia gemetar, dan tampaknya dia tidak mengetahuinya. Dia masih mempertahankan momentumnya.

Garang dan imut seperti kucing.

Translator's Note

Tau lah ya kalo kucing marah.. gemesin..😂http://m.ifanjian.net/jbk/nxnx.html

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!