English

Ketika Dua Alpha Bertemu, Satu adalah OmegaCh42 - Siapa yang Memberikan Kiss Mark ini?

0 Comments

translator: keiyuki
editor: nia

“Apa yang tidak lebih dari tiga kali?” S5vUaV

Jian Songyi tertegun, dan kemudian dia menyadari bahwa setiap kali dia mengalami heat, dia pasti selalu dengan Bai Huai, dan dia merasa kesal.

Suaranya menjadi lebih rendah, dan dia membela diri dengan lemah: “Ini adalah pertama kalinya aku menjadi Omega, aku tidak memiliki pengalaman…”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Lalu, apa ini kedua kalinya aku menjadi seorang Alpha?”

Bai Huai mengambil botol penetral aroma dan juga suntikan inhibitor, menaruhnya di sisi dalam ransel, menutupnya, dan melirik Jian Songyi dengan konyol. cnhwHQ

Jian Songyi membela dirinya dengan lemah: “Aku pikir aku adalah Alpha, jadi aku tidak mengikuti kelas fisiologi dan kesehatan dengan baik…”

Ngomong-ngomong tentang hal ini, Bai Huai benar-benar tahu lebih banyak tentang Omega dari pada Jian Songyi, lagipula di tahun pertama sekolah menengah pertama, dia masih mendengarkan kelas fisiologi dan kesehatan Omega dengan sangat serius.

Memikirkan hal ini, Jian Songyi tiba-tiba bertanya: “Teman kelas Xiao Bai, saat kamu mengira kamu adalah seorang Omega, apa kamu pernah bermimpi menjadi istri dan ibu yang baik?”

Bai Huai menatapnya: “Sekarang kamu tahu bahwa kamu adalah seorang Omega, mungkinkah kamu ingin menjadi istri dan ibu yang baik?” ZzSHPj

Jian Songyi: “… Kamu penganut paham seksisme, aku memandang rendah dirimu.”

Tidak masuk akal.

Bai Huai tidak berencana untuk berdebat dengan Jian Songyi, melihat kondisinya hampir pulih, dia membawa tasnya dan keluar.

Saat dia keluar, siaran radio sekolah berbunyi “15 menit sebelum akhir ujian”. TL45ny

Jian Songyi tiba-tiba berjalan beberapa langkah dengan cepat dan berdiri di depan Bai Huai: “Aku hampir lupa, aku belum menyelesaikan urusan denganmu. Katakan padaku kenapa kamu menyerahkan kertas kosong?”

Dia terlihat sedikit marah.

Bai Huai mengaitkan tali ransel: “Aku tidak menyerahkan kertas kosong, aku hanya tidak memiliki waktu untuk mengisi bagian yang kosong dan menulis esai. Apa kamu sudah selesai mengerjakan?”

“Dimulai dari pemahaman bacaan, aku menulisnya dengan santai.” Dt1sgU

Bai Huai mengangguk: “Kalau begitu kita tidak ada bedanya. Mungkin kali ini Yang Yue akan mendapat tawaran.”

“Bukan itu masalahnya.” Jian Songyi sangat yakin, “Sulit memahami soal komprehensif kali ini, aku kira skorku bisa menyebabkan kesalahan besar. Bahasa Inggris memang lumayan, tapi sulit bagimu untuk mengatakannya.”

Bai Huai tidak menonjolkan diri: “Aku juga tidak begitu buruk dalam ujian sains komprehensif, lumayan.”

“Tidakkah kamu akan keluar dari tiga besar? Jika kamu tidak berhasil mencapai tiga besar sekaligus, tidak ada harapan untuk kuota promosi sekolah ke Huaqing.” 8ukl1K

“Seharusnya tidak jatuh dari tiga besar. Tapi bahkan jika aku yang pertama dalam setiap ujian, aku tidak bisa mendapatkan kuota promosi sekolah ke Huaqing, jadi itu tidak mempengaruhiku.”

Jian Songyi bertanya dengan waspada: “Apa kamu menyembunyikan sesuatu dariku?”

Langit Bieru.

Bai Huai berkata sambil tersenyum, “Tidak ada apa-apa. Kamu akan tahu nanti. Aku hanya ingin memberitahumu bahwa ujian bulanan ini tidak penting bagiku, jadi kamu seharusnya tidak memiliki beban psikologis.”

“Kenapa tidak penting? Bagaimana mungkin tidak ada beban psikologis?” uoTfDg

“Benar, kita masih bertaruh. Itu masih sangat penting.” Bai Huai jelas tidak bermaksud untuk melanjutkan topik ini dengan serius.

Jian Songyi tidak ingin bercanda dengannya, dia sangat serius dan tenang: “Jangan menyela, aku serius, tidak peduli apakah kali ini itu mempengaruhi atau tidak, kamu harus berjanji padaku untuk tidak melakukan hal ini lagi di masa depan. Jangan mempengaruhi urusanmu sendiri demi melakukan itu untukku.”

Ada jeda: “Bai Huai, tahukah kamu bahwa kamu selalu melakukan ini, aku benar-benar tidak bisa mentolerirnya.”

Setelah berbicara, dia membenamkan dagunya di kerah seragam sekolah, berbalik dan pergi tanpa menunggu jawaban Bai Huai. MBU RP

Bai Huai melihat punggungnya dan perlahan menunduk: “Baiklah, aku tahu.”

Tidak ada emosi yang terdengar dalam nada tersebut.

Angin musim gugur bertiup. R UEnw

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Panas dan rona merah di wajah Jian Songyi menghilang.

Ubtbc Xlcxub vl iejg ufvecu eajgj, vfcujc vjec-vjec sjcu ijse yfgueuegjc, rfqfgal xeqe-xeqe.

Cvj rfyejt xfmjcalxjc sjcu rfgjxjt, vjc afger wfcujsecxjc rjsjq xfmlicsj xf jgjt Djl Lejl, Djl Lejl wfcueiegxjc ajcujc ecaex wfcjcuxjqcsj, ajql alyj-alyj lj yfgyjilx vjc wfcueyjt jgjtcsj.

Ljcsj yfgxfililcu vl rfxlajg Djl Lejl, alvjx ajte jqjxjt lj lculc pjaet jaje alvjx. KtYC0I

Bai Huai tidak bisa memahami pikiran daun kecil itu, jadi dia hanya mengulurkan dua jarinya, menjepitnya, dan memasukkannya ke dalam sakunya. Kemudian dia mengikuti Jian Songyi dan berdiri bersampingan di tangga di luar kelas satu.

Diam, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, masing-masing memikirkan pikirannya sendiri, tentang satu sama lain.

Saat bel berbunyi di akhir ujian dan semua orang bergegas keluar kelas, kedua orang itu berbalik satu demi satu dan berjalan ke ruang kelas melawan kerumunan.

Sangat aneh, semua orang memandang Bai Huai dengan agak ambigu. RK M1b

Saat Xu Jiaxing berjalan ke arahnya, dia bahkan menghirup udara dingin.

Bai Huai menatapnya dengan dingin dan memberi isyarat padanya untuk bicara.

Please visit langitbieru (dot) com

Dia mengangkat tangannya dengan gemetar dan menunjuk ke dada Bai Huai: “Tuan… Tuan Bai… Aku masih berpikir, kenapa kamu menyerahkan kertas ujiannya terlebih dulu? Jadi… jadi begitu.”

Kamu hantu kepala besar. 9TsyW

Jian Songyi merasa kedinginan, dia menoleh, melihat pandangan semua orang, kemudian tertegun.

Hari ini, Bai Huai mengenakan kaus putih dengan kerah bulat, memperlihatkan tulang selangka, yang memiliki tanda merah.

Warnanya tidak terlalu gelap, tampak merah muda pucat. Kulit Bai Huai begitu putih dan tidak normal seperti pada umumnya, jejak kecil saja akan terlalu jelas.

Saat dia ingat bagaimana tanda itu datang, Jian Songyi diikuti dengan bunyi “shua” berubah menjadi Jian yang memerah lagi. Bi40FY

Apa dirinya buta sekarang? Jelas dia tidak menemukannya? Dan bagaimana orang ini bisa begitu ceroboh? Apakah dia sangat rapuh? Menjilatnya, menyesapnya, dan menghisapnya, dan kemudian meninggalkan bekas? Apa Bai Huai adalah boneka porselen?

Sungguh…

Sungguh…

Tidak tahu malu. NDkYjU

Jian Songyi segera berjalan dengan wajah lurus dan menarik ritsleting seragam sekolah Bai Huai ke atas, dia tidak mau membantunya menaikkan kerahnya.

Xu Jiaxing memandang mereka bolak-balik, tampak bingung: “Apa populer mengenakan seragam sekolah tahun ini? Aku tidak bisa memahami mode orang tampan sepertimu? Tidak, itu tidak penting, yang penting adalah Tuan Bai, kamu benar-benar! Ada apa dengan kiss mark ini!

Warna Bai Huai tidak berubah dan jantungnya tidak berdegup: “Aku digigit nyamuk saat aku pergi ke toilet.”

Xu Jiaxing merasa IQ-nya terhina: “Seberapa besar nyamuk itu sehingga bisa menggigit dan menyebabkan luka sebesar itu? Mulut nyamuk itu cukup besar.” WdAY r

“Baiklah, hanya sebesar itu.” Saat dia berbicara, dia mengulurkan tangannya dan menarik jarinya seukuran mulut Jian Songyi.

Xu Jiaxing percaya bahwa itu benar, dan menghirup hawa dingin: “Kalau begitu nyamuk ini cukup besar, tidak ada ruginya nyamuk itu tumbuh besar dengan makan kotoran di toilet.”

Jian Songyi tidak bisa mendengarkan lagi, dan menendang pantatnya: “Enyahlah.”

Xu Jiaxing mencengkeram pantatnya dan pergi ke kantin. dkqmDi

Kerumunan itu berangsur-angsur bubar, dan pada akhirnya hanya ada mereka berdua yang tersisa di kelas.

Bai Huai perlahan menarik ritsleting seragam sekolahnya, mengeluarkan ponselnya, dan mengambil foto tulang selangkanya.

Langit Bieru.

Jian Songyi sangat marah dengan perilakunya sehingga dia bersumpah serapah, “Apa kamu gila?”

Bai Huai bersandar di kursinya dengan malas, memegang ponselnya, dan menggoyangkan di depan Jian Songyi, “Aku cukup kejam. Biasanya aku dimanfaatkan, tapi aku ingin mendapatkannya kembali, jadi aku harus meninggalkan bukti terlebih dulu.” pJ fVH

Jian Songyi tahu bahwa dia salah, dan menjadi malu karena marah: “Jadi, apa yang kamu inginkan?”

Bai Huai menyipitkan matanya, mengangkat bibirnya dan tersenyum padanya: “Tidak terlalu banyak, hanya gigi diganti dengan gigi. Jika kamu membiarkan aku menggigitnya, kita akan menyelesaikan masalah ini.”

Jian Songyi merasa bahwa pria ini sengaja mencari-cari kesalahan dan dia menjadi sangat marah: “Kenapa kamu begitu kejam? Apa anjing itu mengigitmu dan kamu ingin menggigitnya kembali?”

“Untuk apa mendengarkan suara anjing?” alFqsP

“…”

“Jika kamu tidak ingin mengonggong maka jadilah seorang pria, kamu harus membayarnya kembali cepat atau lambat.”

Jian Songyi sangat membencinya sampai dia tidak sabar untuk menggigitnya, “Bai Huai, kenapa aku tidak menganggapmu seorang penjahat sebelumnya?”

Bai Huai dengan tenang dan santai menepuk tulang selangkanya dengan ujung jarinya: “Katakan padaku dengan jelas, siapa penjahat itu.” aqJQer

“…”

Jian Songyi menahan napasnya, dengan marah menggaruk kepalanya. Dia memutuskan untuk mengabaikan Bai Huai hari ini.

Dia tidak mau mendengar masalah tentang Bai Huai, dan hanya sepenuh hati membaca buku suci.

Namun, dia tidak tahu kenapa, saat dia membaca buku suci ini, telinganya memerah lagi. 2gCfF7

Bai Huai duduk di sampingnya, menatap matanya, dan berpura-pura tidak tahu. Dia menundukkan kepalanya, mengerutkan bibirnya, dan terkekeh. Beberapa pikiran seseorang tertulis di telinganya, dan tidak bisa menyembunyikan rahasianya.

Tidak ada rahasia dalam sekolah remaja.

Tanda merah di tulang selangka Bai Huai dilihat oleh banyak orang, dan seorang gadis kecil mengambil foto secara rahasia pada saat pertama dan mempostingnya.

[Tulang selangka orang tertampan di sekolah yang dingin diduduki oleh musuh, apakah itu hilangnya moralitas atau sifat manusia?] zNadi3

1I: [Tidak bisa mengerjakan ujian, itu bukan hal yang paling menyedihkan. Yang paling menyedihkan adalah saat aku keluar setelah ujian dan menemukan bahwa dewa laki-lakiku dimakan oleh babi! Siapa yang memberikan cupang ini! Kamu keluarlah! Kita duel!]

2I: [Dikatakan bahwa dia digigit nyamuk saat pergi pergi ke toilet.]

Story translated by Langit Bieru.

3l: [Tapi aku belum pernah digigit nyamuk?]

4l: [Aku tahu masalah dari diskusi ini! Jian Songyi yang menggigitnya! Hari ini, Bai Huai menyerahkan kertas lebih cepat dari jadwal, dan Jian Songyi juga menyerahkan kertas lebih cepat dari jadwal, dan kemudian mereka kembali ke kelas bersama!] KJ0X6H

5l: [Ahhhhhhhhhhhh! Songbai memang nyata!! Aku mensahkan yang sebenarnya!!!]

6l: [Yang di atas, jangan melawan cp-ku! Ini adalah Baisong!]

7l: [Songbai! Song-ge ku begitu Alpha, masih bisakah dia di bawah?! Kamu melihat siapa yang menerima cupang, apa kamu tidak tahu? Dan Alpha yang dingin ditekan, bukankah itu menggairahkan?!]

8l: [Saat tuan muda yang sombong ditekan, bukankah itu menggairahkan?!] 2r dP1

9l: [Berhati-hatilah, lantai ini akan dihapus lagi. Dan aku sebenarnya lebih peduli tentang kenapa mereka berdua menyerahkan kertas terlebih dulu?]

10l: [Kelas satu mengatakan bahwa itu normal bagi mereka untuk menyerahkan kertas mereka terlebih dulu.]

11l: [Tapi Bai Huai sepertinya memiliki kertas yang belum selesai kali ini.]

12l: [Arah cerita ini tiba-tiba menjadi menarik… ] dNxRm7

……

Saat Li Ting melihat postingan ini, gagasan yang sudah berputar di benaknya tiba-tiba menjadi tenang.

Dia membuka gambarnya, memperbesar, dan menatap tanda merah itu cukup lama. Dia memastikan bahwa saat pertama kali Bai Huai memasuki toilet, tidak ada tanda seperti itu di tulang selangkanya.

Dan tanda ini, yang pernah mengalami jatuh cinta, tahu apa yang sedang terjadi dalam sekejap. toZ3nq

Ide yang berani itu sepertinya didukung oleh sesuatu, dan itu sedikit menarik.

Li Ting dan Bai Huai satu kelas saat di Sekolah Menengah Pertama. Saat itu, seluruh kelas tahu kalau Bai Huai memiliki teman baik dari luar sekolah, Jian Songyi dari NFLS. Bai Huai sepertinya pernah bertengkar dengan Wang Shan karenanya, tapi setelah Bai Huai dipindahkan kesekolahnya, hubungan mereka sepertinya menjadi sangat buruk.

Tapi sekarang jika dilihat, teman mungkin bukan lagi teman, dan hubungan mereka juga belum tentu buruk.

Di toilet, dia tidak tahu apakah itu benar-benar aroma Omega. Satu-satunya yang ada di sana adalah Jian Songyi, dan Bai Huai yang menyerahkan kertas sebelum menyelesaikan pertanyaannya. Hubungan antara dua orang yang sudah dibicarakan sejak Sekolah Menengah Pertama, tampak seperti manik yang berserakan, yang terangkai oleh tanda merah ini. BmHaE3

Tahun ini, masalah semua orang tentang dua Alpha yang bersama adalah satu hal, dan dua Alpha yang benar-benar saling mencintai adalah masalah lain.

Kecenderungan ini akan tunduk karena diskriminasi kebijakan, belum lagi opini publik.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Dan jika Jian Songyi bukan Alpha, itu akan menjadi lebih menarik.

Seseorang yang paling Alpha adalah pembohong, dan dia hanyalah Omega yang lemah. AT7Ns2

Bagaimanapun, dia tidak memiliki kualifikasi rekrutmen mandiri, dan dia masih memiliki hukuman di punggungnya. Yang bertelanjang kaki tidak takut memakai sepatu, jadi jangan merasa lebih baik dari semua orang.

Memikirkan hal ini, Li Ting membuka-buka buku alamat dan menemukan mantan teman sekelasnya di Yizhong [Apa kamu masih bisa menghubungi Wang Shan atau Wang Hai?]

Setelah beberapa perdebatan dan spekulasi, postingan tersebut akhirnya berhenti.

350l: [Aku adalah Bai Huai sendiri. Aku benar-benar digigit nyamuk. Kertasku diserahkan terlebih dahulu karena aku dan Jian Songyi memakan makanan yang tidak bersih dan mengalami diare pada siang hari. Orang yang bijak memiliki kemampuan untuk membedakan yang benar dan salah.] w0b6SY

351l: [Dewa laki-laki juga pergi bersama?!]

352l: [Belum lama ini dia juga berfoto bersama dengan dewa laki-laki!]

353l: [Dewa akhirnya membantah rumor itu! Penggemar pacar bisa kembali bangkit!]

…… Fd0Xvs

Namun, Bai Huai sendiri tidak tahu apa-apa tentang itu sebelum Xiao Yuanzi mengambil screenshot dan mengirim pesan [Cukup untuk mengatakan Bai Huai memiliki hati nurani dan tidak menodai reputasi anakku].

Dia mengambil ponselnya dan menggoyangkannya di depan Jian Songyi. “Aku?”

Jian Songyi berkata dengan terus terang, “Kamu adalah saudaraku, kita tidak membedakan satu sama lain.”

Setelah selesai berbicara, dia tidak terburu-buru mengambil ponselnya, tapi ujung jarinya menyentuh layar, gambarnya mengecil, dan antarmuka obrolan muncul. Gg079A

Mata Jian Songyi yang tajam menemukan sesuatu yang salah, ” Sejak kapan kamu masih menggunakan qq? Dan siapa yang mengirimkan ini padamu? Klub penggemar apa? Apa kamu juga memuja seseorang?

Bai Huai mengambil kembali ponselnya: “Tidak.”

“Pasti ada! Klub pendukung seperti apa? Cepat tunjukkan padaku, aku ingin melihat siapa yang didukung oleh Tuan Bai kita?” Jian Songyi berkata bahwa dia akan mengambil ponselnya lagi.

Khawatir Jian Songyi akan mengambilnya, Bai Huai langsung mengunci layar ponselnya dan meletakkannya di atas meja. vsL1x

Jian Songyi tidak menyerah, dia mengambilnya, dan mulai mencoba kata sandinya.

Ulang tahun Bai Huai, ulang tahun orang tua Bai Huai, dan ulang tahun kakek Bai Huai, dia mencobanya sampai beberapa kali, sampai ponsel mengingatkan untuk dikunci selama 30 menit, tapi tetap tidak berhasil.

Story translated by Langit Bieru.

Bai Huai tidak menghentikannya, hanya merasa itu lucu: “Aku akan bertanya padamu, ponselku terkunci selama 30 menit, apa yang kamu rencanakan?”

“Aku di sini untuk membuatmu berkonsentrasi untuk mereview. Apa kamu mengerti?” Setelah Jian Songyi selesai berbicara, dia meletakkan ponsel Bai Huai ke laci mejanya. “Ponselmu disita. Aku akan mengembalikannya padamu setelah aku menyelesaikan satu set kertas. Dengarkan perkataan guru Xiao Jian.” GDHZ9L

Selesai berbicara, dengan perasaan bersalah, diri mulai mengerjakan kertas ujian terlebih dahulu.

Bai Huai suka melihat Jian Songyi mempermainkan dirinya sendiri. Dia terbiasa dengannya. Dia tersenyum dan mengeluarkan satu set kertas dan mulai mengerjakannya.

Setelah beberapa saat, dia memikirkan sesuatu dan berkata, “Lihatlah ponselmu. Apa bibi mengirim wechat? Makanannya akan segera datang.”

“Oh.” Dengan tangan kanannya, Jian Songyi mengerjakan pertanyaannya, dan dengan tangan kirinya, dia mengeluarkan ponsel dari laci meja dan memasukkan kata sandi yang biasa. 2Pngsr

Dia berhasil membuka kuncinya.

Tapi ada yang salah.

Screensaver-nya bukan Iverson yang biasa dia gunakan.

Itu lukisan cat minyak terkenal, mawar meditatif. aj3xBE

Tapi kata sandinya, memang, miliknya sendiri.

0101, hari ulang tahunnya.

 


Nia: Puja tuan Bai Huai ❤❤❤❤ OaEsmY

Translator's Note

prasangka yang didasarkan pada gender.

Translator's Note

dalam konteks pasangan

Translator's Note

orang miskin, yang tidak memiliki apa pun untuk di rugikan, tidak takut pada mereka yang berkuasa

Translator's Note

girlfriend

Translator's Note

Aslinya Chasing Star mengacu pada perilaku penggemar yang menyembah seorang bintang.

Translator's Note

pemain basket

Translator's Note

冥想的玫瑰= meditative rose.. silakan cari kalau mau tahu

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!