English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh30 - Bangket

2 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Melihat bahwa dia terhalang ketika targetnya begitu dekat, pelayan itu secara alami tidak menyerah.

Dia berjuang keras untuk membebaskan pergelangan tangannya dari genggaman Luo, tapi begitu dia menggunakan kekuatannya, Luo melepaskan pergelangan tangannya secara tak terduga. Pelayan itu segera kehilangan keseimbangannya dan jatuh ke belakang. laLENv

Xiao Lan mengambil kesempatan itu untuk masuk ke ruang ganti kecil di samping, dan melambai ke Luo. Luo segera mengerti, dan melepaskan sedikit bayangannya untuk menyatu dengan bayangan pelayan dan menghentikan pergerakannya untuk sementara, sebelum dia memasuki ruang ganti juga.

Pelayan itu ingin mengejar mereka, tetapi dia menemukan bahwa dirinya tidak bisa bergerak, seolah-olah tubuhnya membeku. Dia melakukan upaya terbaiknya untuk berjuang, dan akhirnya dapat bergerak dengan susah payah, sebelum dia bergegas kencang ke pintu ruang ganti. Sayangnya, dia terlambat satu langkah, dan hanya bisa melihat pintunya tertutup di depan matanya.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Di ruang ganti, Xiao Lan yang baru saja menutup pintu, sedikit tertegun.

Pada saat-saat terakhir ketika pelayan itu bergegas, renda kerah yang dikenakannya menjadi sedikit kendur dan memperlihatkan leher tebal yang tertutup urat, dan Xiao Lan dengan jelas melihatnya—sebuah jakun. GwAp87

Di mana pelayan wanita yang telah dijanjikan sebelumnya?

Ini bukanlah hal yang kami minta, Nona pengurus rumah.

“Tuan, Anda mau yang mana?”

Suara Luo menarik Xiao Lan kembali dari pikirannya. Dia menoleh untuk melihat Luo berdiri di depan rak pakaian dan tersenyum padanya. mKnzE9

Saat itulah Xiao Lan mengalihkan fokusnya dan mulai mengamati ruang ganti ini.

Ada beberapa lemari terbuka berukiran indah yang dipasang ke dinding di kedua sisinya. Sejumlah setelan formal tergantung di dalamnya, dan masing-masing tampaknya memiliki kualitas yang terbaik. Jahitannya sangat bagus, dan ada juga berbagai macam ukuran untuk dipilih oleh para tamu, bahkan ada dua kamar pas.

Tidak hanya ada pakaian; mulai dari sepatu, topi, dan dasi, hingga semua jenis manset dan pin kerah, ada semua yang diperlukan untuk melengkapi setelan pakaian formal. Bahkan ada sofa dan kursi yang disediakan di samping untuk orang-orang beristirahat; semuanya memancarkan aura elegan dan aristokrat.

“Mn…” Sebagai orang miskin veteran, Xiao Lan melihat tumpukan benda-benda ini dan tenggelam dalam pikirannya. 6mu37r

Selain kemeja, celana dan sepatu, ada juga banyak barang ekstra di sini yang tidak dia kenali. Untuk apa sepasang klip ini di sini? Dan ada apa dengan sapu tangan itu? Mengapa ada bunga di dalamnya? Mungkinkah memakai pakaian bukanlah kegiatan yang bisa diselesaikan dalam satu menit???

Permainan ini benar-benar terlalu sulit; permainan ini jelas-jelas hanya bermusuhan dengan pemain miskin.

Xiao Lan sekarang terjebak dalam masalah terberat yang pernah dia hadapi sejak memasuki Dunia Advent.

“Tuan, izinkan saya memasangnya untuk Anda.” idNKsq

Luo tersenyum sembari dia melangkah maju untuk menyelesaikan masalah ini atas nama Xiao Lan.

Dia dengan tenang berjalan di antara lemari dan dengan cepat menentukan pilihannya.

Dia bahkan mempertimbangkan kemungkinan besar untuk berkelahi di dunia permainan, jadi dia tidak memilih mantel berekor yang tampak lebih cantik, tetapi memilih setelan single-breasted. Dia juga menolak semua aksesori yang tidak diperlukan, karena aksesori-aksesori itu akan mempengaruhi gerakan mereka. Bagaimanapun, mereka tidak benar-benar berada di sini untuk berpartisipasi dalam wawancara pernikahan Nyonya Bella, jadi tidak perlu bagi mereka untuk berpakaian terlalu berlebihan.

Keduanya berganti pakaian, dan Xiao Lan kemudian duduk di depan cermin agar Luo dapat membantu merapikan rambutnya. WuB9nK

Gerakan Luo lembut sambil dia dengan hati-hati menyisir rambut Xiao Lan, dan gerakannya terlatih serta gesit saat menata rambutnya.

Xiao Lan berpikir bahwa Luo pasti dulunya adalah seorang pria yang sangat memperhatikan penampilannya; dia bahkan telah melupakan siapa dirinya di masa lalu, namun dia dapat dengan jelas mengingat sesuatu serumit memasang pakaian formal.

Please visit langitbieru (dot) com

Akhirnya, Xiao Lan mengenakan setelan jas hitam yang pas di badannya, di bawahnya ada button up formal putih dengan rompi yang sama warnanya dan dipasangkan dengan dasi kupu-kupu hitam. Rambutnya telah disisir rapi, dan dia tampak ramping dan tinggi, seperti tuan muda dari keluarga aristokrat.

Dia menoleh untuk melihat ke arah Luo. Setelah berganti ke pakaian formal, Luo memiliki sedikit lebih banyak temperamen aristokrat dibandingkan dengan setelan tiga potong biasanya. Terus terang saja, bagaimanapun juga, dia selalu berpakaian seperti ini, jadi sebenarnya tidak ada banyak perbedaan. eCpfKU

Dia mengangkat lengannya, dan Luo membantunya meluruskan setiap detail pakaian formalnya.

Melihat dirinya di cermin, Xiao Lan merasa tidak terbiasa. Bahkan jika Luo telah menyederhanakan banyak langkah berpakaian, Xiao Lan masih belum pernah berpakaian begitu elegan sebelumnya.

“Tuan, ini apa?” Saat meluruskan manset Xiao Lan, Luo bertanya tentang bekas luka yang ada di pergelangan tangan Xiao Lan.

“Luka bakar dari pertama kali aku memasak.” Xiao Lan tersenyum nostalgia. “Saat itu, aku tidak tahu bahwa panci akan menjadi begitu panas setelah berada di atas kompor sekian lama.” d2mnLO

Karena ibunya tiba-tiba jatuh sakit, pemuda yang belum beranjak dewasa itu tidak punya pilihan lain selain memikul beban rumah tangga. Wajar saja, percobaan memasak pertamanya sangat tidak enak, bahkan dia juga melukai dirinya sendiri. Tiba-tiba, dia sadar saat itu juga bahwa mengurus setiap detail di rumah ternyata sangat sulit.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Oeb wfwjcvjcu iexjcsj vfcujc afcjcu, vjc ajwqjxcsj rfmjgj alvjx rfcujpj wfcufiercsj rfyfcajg, rfyfiew vlj rfifrjl wfiegerxjc wjcrfacsj vjc wfceaeql iexjcsj.

Bfvej bgjcu lae qfgul vjgl gejcu ujcal rfafijt wfcuujcal qjxjljc. 9WaVx5

Bfalxj wfgfxj xfiejg vjgl qlcae, Wljb Ojc wfcsjvjgl yjtkj qjxjljc sjcu afijt vlqjrjcu Oeb ecaexcsj ylrj vlxjajxjc wfwlilxl rajcvjg sjcu alcuul. Vfxfibwqbx qfwjlc vl iejg tjcsj wfcuuecjxjc plkj wfgfxj ecaex wfcufxrqgfrlxjc “frafalxj bgjcu ieger”, vjc wfwyfglxjc vbgbcujc xeja xfqjvj bgjcu-bgjcu ijlc ecaex wfkjkjcmjgjl wfgfxj afcajcu jqj lcrqlgjrl wfgfxj rjja wfwlilt qjxjljc.

Wang Taidi mengenakan kemeja sutra putih dipasangkan dengan celana panjang bergaris biru, ada sabuk macan tutul di sekitar perutnya, bahkan ada mawar merah di dadanya.

Wang Ke mengenakan pakaian hitam dari dalam sampai luar, seolah-olah dia siap untuk pergi keluar dan membunuh Nyonya Bella.

Qi Ning mengenakan setelan berekor yang anggun, tetapi masih memakai topi bertepi lebar dan topeng berparuh, yang membuat orang bertanya-tanya bagaimana dia akan makan nanti. nesHlC

Pria bertubuh besar yang dicurigai Xiao Lan sebagai target Qi Ning jelas sangat berkulit cokelat, tapi dia tetap memilih untuk memakai pakaian emas dari ujung kepala sampai ujung kaki; sekilas, dia tampak seperti pria emas kecil di piala Oscar. Tiga pria lainnya juga tidak jauh berbeda; mereka semua adalah penggemar warna-warna cerah, dan berpakaian meriah, seolah mereka tengah bersiap untuk naik ke panggung dan tampil untuk acara Tahun Baru; jelas, mereka telah salah paham tentang apa yang dianggap pakaian formal.

Hanya pemain wanita itu sendirian yang terlihat normal; dia mengenakan gaun sampanye sutra panjang dan rambutnya juga telah disisir menjadi sanggul yang elegan.

Mungkin penampilan pemain-pemain ronde ini benar-benar terlalu mengganggu; ketika pengurus rumah masuk, dia takut sampai mundur beberapa langkah karena gaya pakaian mereka yang terlalu baru dan kreatif, bahkan dia juga lupa mengangkat dagunya yang selalu terangkat.

Matanya terbuka lebar sembari dia melihat sekelompok orang yang penuh warna dan tidak tahu seperti apa etiket yang baik. Dia menunjukkan jarinya ke arah mereka dan suaranya bergetar. “Kalian- kalian sebenarnya sangat tidak sopan kepada nyonya! Apakah kalian tidak tahu kalian sedang berada dimana?!” 5zX qf

Pengurus rumah itu mengambil beberapa langkah ke depan, dan berencana untuk melanjutkan ceramahnya.

Suara lonceng yang mengesankan terdengar dari suatu tempat yang tidak diketahui, mengganggu rencananya. Dia melihat warna langit di luar jendela, dan memotong perkataannya sendiri, dia berbalik untuk dengan tegas memberi tahu para pemain, “Silakan ikuti saya. Bangket sebentar lagi akan mulai.”

Langit Bieru.

Dengan kalimat itu, dia pergi dengan cepat bahkan tanpa menoleh sedikit pun ke belakang, seolah-olah jika dia membiarkan dirinya melihat kelompok pemain ini sekali lagi, penampilan mereka akan menyebabkan suatu luka yang tidak dapat disembuhkan.

Mengikuti jejak pengurus rumah, para pemain meninggalkan ruang ganti dan memasuki koridor panjang lainnya. 4PEyTt

Pengurus rumah tidak berbicara saat dia berjalan, dan para pelayan di ruang ganti juga tidak mengikuti mereka.

Siapa sangka kediaman Nyonya Bella sebenarnya sebesar ini, mereka benar-benar sudah berjalan melalui koridor panjang ini selama beberapa menit dan belum sampai di tempat tujuan juga.

Dalam perjalanan, beberapa pemain ingin mencari informasi, dan mereka mulai berbicara beberapa topik dengan pengurus rumah. Namun, pengurus rumah itu hanya berjalan ke depan dengan wajah sombong, bahkan dia tidak ingin memberikan sekelompok pemain yang dia pimpin ini satu pandangan pun. Siapa yang tahu jika permainan ini diatur sehingga dia tidak diizinkan untuk menjelaskan, atau dia sangat marah dengan penampilan kelompok ini yang menyengat mata sehingga dia tidak ingin berbicara.

Para pemain tidak punya pilihan selain memberhentikan pembicaraannya dan dengan diam mengikuti di belakangnya. 6EdpYf

Akhirnya, sepasang pintu besar yang diukir lebih indah dari semua pintu yang mereka lihat sebelumnya muncul di depan mata mereka. Pengurus rumah itu mengetuk dengan lembut, dan pintu perlahan terbuka dari dalam.

Pada saat yang sama, para pemain mendengar pemberitahuan sistem:

“Ding dong —”

Suara wanita yang memikat, lembut, dan indah terdengar. “Kamu bisa datang merayuku ah ~” D8SJI6

Pemberitahuan sial macam apa ini??

Mungkinkah cara untuk menyelesaikan permainan ini adalah mereka harus menjadi suami yang akhirnya dipilih oleh Nyonya Bella? Tetapi jika itu masalahnya, bukankah itu berarti hanya ada satu orang yang dapat menyelesaikan permainan ini? Tentu saja, mungkin Nyonya Bella adalah tipe orang yang semakin banyak dia memiliki suami, semakin baik…

Atau mungkin ada arti lain dari pemberitahuan ini?

Tampaknya bos kali ini tidak se-terus terang Zhang Dong dari Terminal Supermarket, atau Gu Mo dari Kolam Air Panas Enam Alam. Hal ini pasti akan menjadi bencana jika mereka salah menebak artinya. XRrKjg

Semua pemain memiliki ekspresi yang sangat indah pada saat itu: beberapa kontemplatif, beberapa gelisah, dan beberapa bahkan bersemangat. Siapa yang tahu hal-hal buruk macam apa yang sedang mereka pikirkan.

Saat pintu terbuka, aula bangket diperlihatkan kepada mereka, dan apa yang ada di dalam aula itu adalah pemandangan yang mempesona.

Ada ukiran indah di langit-langit, dan lampu kristal berkilauan dengan cahaya yang gemerlap. Furnitur kayu kokoh itu tampak tak ternilai harganya, dan di dinding tergantung lukisan yang tampaknya dibuat oleh pelukis-pelukis terkenal. Dekorasi indah dipajang di mana-mana, dan bahkan desain karpetnya sejalan dengan dekorasi aula bangket. Oov2y4

Atas petunjuk pengurus rumah, semua orang duduk di meja makan yang panjang.

Xiao Lan memilih tempat duduk yang jauh dari tempat duduk tuan rumah. Pertama, karena masalah keamanan, dia tidak ingin terlalu dekat dengan bos permainan; kedua, setelah pengalamannya dengan para pelayan, dia sangat curiga dengan estetika Nyonya Bella.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Wang Taidi berada di sebelah kirinya, dan Luo di sebelah kanannya.

Para pemain yang selama ini menjadi penjilat ke satu-satunya pemain wanita, sekarang berjuang untuk duduk paling depan. Ada ekspresi penuh harapan di wajah mereka. Xiao Lan tidak tahu apakah dia harus mengatakan bahwa mereka berani dalam hal gairah atau terlalu bodoh. thX9dx

Para pemain tidak menunggu lama sebelum pintu besar di sisi lain aula bangket perlahan terbuka, dan terdengar suara langkah kaki. Para pemain mengangkat kepala mereka untuk melihat.

Langkah kaki itu semakin dekat, tetapi ada sesuatu yang mencurigakan tentang langkah kaki itu bagi Xiao Lan: Akankah seorang wanita bangsawan yang hidup seperti seorang putri memiliki langkah kaki yang begitu berat?

Sebuah bayangan besar menyelimuti ambang pintu, dan bagian dari gaun yang halus dan indah terlihat sembari adanya sosok besar yang menundukkan kepalanya untuk memasuki aula. Benar, dia menundukkan kepalanya. Padahal, pintu manor ini sudah sangat tinggi, tapi wanita itu masih harus menundukkan kepalanya dan menekuk punggungnya untuk masuk.

Nyonya Bella akhirnya muncul di hadapan para pemain. Z4K7Ma

Dia bertubuh kekar, dan tampak hampir setinggi tiga meter. Fitur wajahnya sangat menyebar, tetapi matanya tampak dipasang secara paksa, bentuk dan warna masing-masing mata sangat berbeda satu sama lain.

Tapi ini bukanlah poin utamanya; ada hidung mancung yang menonjol dan agak melengkung di bagian bawah wajahnya, dan gading samar-samar bisa dilihat di dalam mulutnya yang besar. Ini jelas merupakan perpaduan wajah antara seorang manusia dan babi hutan.

Dia bahkan memakai riasan norak, eyeshadow ungu tua dan lipstik hitam keunguannya mendorong kesan mengerikan dari fitur-fiturnya sampai ke puncak. Rambutnya juga telah disisir menjadi sanggul cantik dan rumit yang tingginya hampir setengah meter, membuatnya tampak lebih besar.

Jelas, tidak mungkin dia seorang manusia. l74Ekp

Madam Bella memasuki aula bangket dengan langkah-langkah berat. Dengan setiap langkah yang dia ambil, para pemain bisa merasakan lantainya sedikit bergetar. Di bawah tatapan semua orang, dia duduk di kursi tuan rumah aula makan.

Para pemain pria yang meraih kursi di depan tampak seperti mereka telah memakan lima kilogram lalat rumah. Seolah-olah mereka tidak bisa menahannya, pantat mereka bergeser ke belakang sembari mereka melakukan yang terbaik untuk menjauh dari wanita ini; bahkan satu sentimeter saja sudah bagus.

Jika mereka bisa memutar balik waktu, mereka akan memukul diri mereka sendiri yang sembrono sampai mati.

Mereka berada di dalam sebuah permainan; bagaimana bisa ada hal baik yang terjadi dalam permainan? Dibandingkan dengan terpilih menjadi suaminya, mungkin kalah dalam permainan tidaklah semenakutkan itu. aTsxfC

Setelah Nyonya Bella duduk, dia mengamati semua pemain yang hadir. Pura-pura buta dengan ekspresi para pemain, dia tersenyum dan mengulurkan tangan untuk menepuk dagunya dengan lembut sambil dia berkata, “Biar aku lihat baik-baik. Sayang-sayangku, kalian semua ada di sini untuk melamarku, kan?”

Suaranya, sebaliknya, manis dan cukup menawan sampai-sampai bisa menggerakkan hati orang, sama sekali tidak seperti penampilannya yang kasar dan liar.

Tapi dipasangkan dengan penampilan seperti itu, hal ini malah membuatnya menjadi semakin mengerikan.

Para pemain langsung terdiam. Mereka benar-benar tidak mau mengakuinya. Menurut setting permainan, bagaimanapun, mereka memang sekelompok prajurit pemberani. Untuk sesaat, akal sehat mereka terus menerus goyah antara harga diri dan nyawa. Zl6fBi

Melihat tidak ada yang menjawab, Nyonya Bella mengerutkan keningnya dan menatap pemain pria yang ada di sebelah kanannya. “Bagaimana denganmu, sayangku yang kecil dan lucu?”

Nada itu cengeng dan berminyak, yang bisa membuat orang merinding.

Story translated by Langit Bieru.

Pemain pria itu gemetar, dan keinginannya untuk tetap hidup menang. Dia melihat monster tinggi di depannya dan berkata, “Tentu- tentu saja…”

Madam Bella menatapnya selama beberapa detik, sampai pria itu gemetar lebih parah, sebelum akhirnya dia menunjukkan senyum puas. Dia mengangguk pada pengurus rumah, yang segera mengguncangkan bel untuk meminta para pelayan menyajikan hidangannya. TZ67dp

Tepat setelah itu, Madam Bella beralih ke satu-satunya pemain wanita, dan ada sedikit olokan dalam suaranya. “Sepertinya kita memiliki tamu wanita yang langka. Kita harus menghiburnya dengan baik.”

Pemain wanita itu langsung terkejut.

Setelah itu, Nyonya Bella melambaikan tangannya dengan ringan. Seorang pelayan di samping datang untuk mengundang satu-satunya pemain wanita pergi ke tempat lain. Pemain wanita itu ingin melawan balik, tapi begitu dia bergerak, dia secara tak terduga ditaklukan oleh pelayan itu dengan kekuatan yang tak tergoyahkan.

“Kalian, selamatkan aku! Selamatkan aku ah!” Dia mengulurkan tangan ke arah para pemain pria yang tadinya mengelilinginya. 2AasYD

Orang-orang itu ragu-ragu dan bertukar pandangan, tetapi mereka tidak berani bergerak.

Satu-satunya pemain wanita yang hadir langsung dibawa keluar dari aula bangket.

Melihat tatapan bingung dan tidak pasti dari para pemain, Nyonya Bella menjelaskan, “Menerima tamu wanita berbeda dengan menerima tamu pria.”

Sikapnya acuh tak acuh, dan dia tidak memberikan detil apapun. vZ CXc

Tampaknya dalam permainan ini, pemain wanita dan pria memiliki misi yang berbeda; mungkin akan lebih sulit bagi pemain wanita untuk menyelesaikan permainan. Rencana awal pemain wanita itu agar para pemain pria melindunginya sama sekali tidak membuahkan hasil; semoga dia beruntung ba.

Setelah itu, Nyonya Bella dan para pemain melakukan percakapan yang seperti animasi, atau lebih tepatnya, percakapan satu sisi yang seperti animasi.

Dia terutama menunjukkan vas bunga yang dipajang di tengah ruang makan. Ini adalah harta favoritnya, yang berumur beberapa ratus tahun dan juga dibuat oleh pengrajin terkenal pada saat itu. Xiao Lan tidak benar-benar memperhatikan banyak tentang perkenalan vas bunga itu, tetapi dia sudah mengerti bahwa vas bunga itu adalah nilai kemiskinan, nilai kemiskinan yang sangat besar.

Tapi melihat situasinya saat ini, Nyonya Bella mungkin akan meledak marah jika seseorang memecahkan vas bunganya. Tidak ingin diburu oleh bosnya di awal permainan, Xiao Lan hanya bisa menekan rasa haus di dalam hatinya untuk sementara waktu.  XJyhcm

Kemiskinan berasal dari kebahayaan; dia akan memiliki kesempatan lain nanti.

Segera setelah itu, makanan disajikan di piring-piring yang berpola indah.

Tapi hidangan ini terlihat sangat menyedihkan. Beberapa gumpalan putih yang tidak dapat dikenali tergeletak di dasar sebuah sup hijau lengket. Hidangan itu tidak memiliki warna dan aroma yang seharusnya dimiliki oleh sebuah makanan, juga tidak didekorasi dengan indah; sangat tidak cocok dengan aula bangket yang indah ini.

Xiao Lan dengan curiga menyodok benda yang tak dikenal di piringnya dengan sendoknya. Tidak ada orang waras yang mau makan ini, kan? haCyTj

Pada saat itu, Luo mendekat dan berkata pelan, “Tuan, makanannya membuat saya merasa tidak enak.”

Xiao Lan: “Ada apa?”

Please visit langitbieru (dot) com

Luo: “Saya tidak bisa mengidentifikasinya. Sepertinya ada sesuatu di dalamnya yang tidak normal; hal itu memberi saya perasaan yang sangat tidak menyenangkan.”

Xiao Lan mengerutkan kening melihat hidangan pembuka itu. Hidangan ini tampak seperti masakan gelap, tetapi apakah itu ‘gelap’ dalam segala hal? uoN2Mm

“Sayang kecil~” Suara Nyonya Bella terdengar lagi.

Xiao Lan berpaling untuk melihat, dan melihatnya memegang sesendok hidangan pembuka ke bibir orang yang tidak beruntung di sebelah kanannya sembari dia tersenyum. “Ayo, coba masakanku. Aku pribadi membuat ini untuk kalian semua.”

Tatapan semua orang berubah menjadi simpatik.

Pemain pria melihat ke sendok yang telah dibawa ke bibirnya, dan tidak punya pilihan selain mengumpulkan keberanian dan memakannya. Dia bahkan mengeluarkan senyuman yang bahkan lebih jelek dari menangis, sebelum dia berkata kepada Nyonya Bella, “Terima kasih, Nyonya…masakanmu benar-benar…sangat enak.” jMgPdk

Nada suaranya sangat berat seakan-akan dia sedang mengunjungi kuburan leluhurnya.

Setelah itu, seperti jarum jam, Nyonya Bella memberi makan setan malang yang berada di sebelah kirinya.

Tapi setelah orang kedua menelan sup itu seteguk, perubahan mulai terlihat pada kedua orang itu di depan mata semua pemain.

Pandangan mereka ke arah Nyonya Bella tidak lagi bertentangan dan menakutkan;  sebaliknya, mereka tiba-tiba memperlihatkan sesuatu seperti pemujaan dan kebahagiaan yang sepertinya datang dari hati mereka, seolah-olah mereka benar-benar sepasang pengagum yang datang ke manor ini dari jauh untuk melamar pernikahan. yNs7u3

Mereka memandang Nyonya Bella dan mengungkapkan kekaguman mereka:

“Nyonya, ini makanan terlezat yang pernah aku makan!”

“Nyonya, masakanmu adalah mahakarya indah yang jarang terlihat di dunia ini!”

“Kamu adalah wanita tercantik yang pernah aku lihat!” iY9jFs

“Dunia ini secara tak terduga memiliki wanita yang memiliki kecantikan luar biasa!”

Tatapan mereka menjadi gila sembari mereka dengan sungguh-sungguh menyampaikan cinta mereka pada orang aneh yang duduk di kursi tuan rumah. Mereka benar-benar gatal untuk menggali isi hati mereka dan meletakkannya di hadapan Nyonya Bella untuk mengungkapkan pengabdian mereka yang bersemangat.

Perubahan tak terduga ini membuat semua pemain yang menonton di samping menjadi bingung, dan beberapa yang akan mencoba hidangan itu segera membuang sendok mereka.

Wang Taidi berbisik kepada Xiao Lan dengan wajah pucat pasi, “Pada level tertentu, ini adalah bos yang paling menakutkan yang pernah aku temui. ‘Kamu bisa membunuhku, tapi kamu tidak bisa mempermalukan estetikaku’.” g0k6OR

Xiao Lan mengangguk. “Tentara lebih baik mati daripada dihina.”

Membayangkan bagaimana dia bisa dengan gila-gilaan menyatakan cinta pada kepala babi ini jika dia terinfeksi, Xiao Lan dengan tegas memutuskan bahwa dia sama sekali tidak boleh kalah dalam permainan ini.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Translator's Note

duduk di tempat paling dekat dengan tuan rumah

Translator's Note

karena mau melamar Ny. Bella

Translator's Note

pribahasa awalnya ‘uang datang dari kebahayaan’, jadi harus mengambil risiko biar profit

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

2 comments

  1. Xiao Lan masih aja ngitung nilai kemiskinan lmao sabar nak belum saatnya~

    Thanks kam Yun💕