English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh31 - Malam

4 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Xiao Lan menatap masakan gelap di atas piring. Baru saja Nyonya Bella berkata, “Aku pribadi membuat ini untuk kalian semua.” Apakah dia dapat memengaruhi pemain karena dia telah menambahkan sesuatu ke makanan, atau karena dia memiliki kemampuan khusus? Bahkan Luo tidak dapat mengidentifikasi konten makanannya secara spesifik.

Singkatnya, tampaknya makanan bangket ini tidak boleh disentuh. 5yP4Gg

Xiao Lan melihat sayuran yang digunakan sebagai dekorasi di sekitar sisi piring; lebih baik dia tidak menyentuhnya juga, untuk berjaga-jaga.

Dia tidak tahu apakah permainan ini akan dimainkan selama beberapa hari. Jika itu masalahnya, jelas tidak realistis bagi mereka untuk tidak boleh makan, jadi kemungkinan besar ada cara lain untuk mendapatkan makanan di tempat ini.

Story translated by Langit Bieru.

Setelah itu, suasana menjadi sangat aneh selama bangket berlangsung.

Para pelayan menyajikan hidangan lainnya secara berurutan tanpa halangan. Hampir semua hidangan yang mereka sajikan adalah masakan gelap yang gosong; sulit untuk mengetahui bahan apa yang telah dipakai dalam masakan itu. yR4ixD

Kedua pemain yang telah memakan masakan Nyonya Bella memuji setiap hidangannya sampai langit, mereka menggunakan kata sifat yang berlebihan untuk memujinya sembari mereka makan dengan senyum gembira.

Koki normal mungkin akan menyukai tamu yang tidak pilih-pilih makanan dan bahkan bisa mencium pantat sampai mereka membuang air besar pelangi.

Sementara itu, tidak ada pemain lain yang menyentuh makanan itu. Mereka mengamati dua orang yang bertingkah aneh, dan sesekali mengobrol dengan diam-diam. Mereka bahkan tidak menyentuh anggur komplemen yang ditempatkan di samping, dan membiarkan setiap hidangan disajikan dan dibawa pergi.

Kedua sisi pemain itu sama sekali berbeda, seperti acara komedi membosankan yang berhadapan dengan penonton yang sulit dihibur. jfcZSD

Menghadapi adegan ini, Nyonya Bella sepertinya tidak lagi tertarik untuk menyuapkan makanan ke semua orang di depannya. Dia hanya tersenyum di tempat dia duduk sembari dia menyesap anggurnya dan mendengarkan kedua pemain itu menyanjung dan memujinya.

Gelas anggur yang berukuran normal itu tampak kecil dan halus di tangannya yang sangat besar, dan dia bisa menghabiskan seluruh cangkir itu dalam satu tegukan. Setelah itu, pelayan yang berada di sebelahnya akan segera mengisi ulang gelasnya.

Dalam suasana yang aneh ini, bangket sudah mau berakhir.

Saat para pemain hendak menghela nafas lega, Nyonya Bella berdiri dan bertepuk tangan. 8TnM6S

Mendengar ini, pelayan-pelayan yang memiliki penampilan aneh masuk dengan berurutan dan mengganti gelas anggur para pemain dengan gelas baru, lalu menuangkan jenis anggur yang berbeda. Aroma anggurnya pekat, dan cairan berwarna amber yang berkilau berkelip dengan kemilau yang mempesona di gelas yang indah.

Selama ini, seorang pelayan wani…mungkin bukan seorang wanita, yang penampilannya bahkan tidak bisa dibayangkan, bahkan mendekati Xiao Lan dan mengambil kesempatan untuk berkata di telinganya, “Tamu yang terhormat, jika Anda merasa kesepian malam ini, silakan kunjungi saya. Kita bisa menghabiskan waktu dengan santai di malam hari.”

Xiao Lan tidak memiliki ekspresi apa pun di wajahnya. “Terima kasih tapi tidak perlu, terima kasih.”

Pelayan itu terkikik. “Tamu yang terhormat, tidak perlu malu~” eL mOy

Xiao Lan: “…”

Tidakkah kamu akan melihat apakah aku malu atau tidak?!

Setelah para pelayan pergi.

Nyonya Bella tersenyum sambil ia mengangkat gelasnya. Dia mengamati berbagai ekspresi para pemain. “Terima kasih semuanya sudah hadir hari ini. Untuk pertemuan kita. Cheers.” ABQJ7r

Ajakan untuk bersulang yang kurang tepat pada waktunya ini membuat para pemain terdiam.

Mereka tahu betul apa konsekuensi dari memakan makanan Nyonya Bella, jadi ada apa dengan Nyonya yang mengajak bersulang secara tiba-tiba ini? Apa motifnya?

Please visit langitbieru (dot) com

Xiao Lan menatap gelas yang ada di sebelah tangannya. Dia baru saja menyadari bahwa kemasannya sangat seragam ketika pelayan itu menuangkan anggur, dan botol anggur itu dengan jelas memiliki nama kilang anggur dan tahun yang tertera di atasnya; anggur ini mungkin bukan sesuatu yang telah dibuat sendiri oleh Nyonya Bella.

Meski dengan kekayaan Nyonya Bella, sebenarnya tidak sulit baginya untuk mendirikan kilang anggur sendiri. Berbicara secara logis, bagaimanapun, permainan tidak akan membiarkan bos untuk membunuh semua pemain dari awal, kan? IudBsh

Kemungkinan besar anggurnya aman; mungkin bahayanya adalah jika kita tidak meminumnya.

Xiao Lan baru saja meraih gelasnya, ketika dia melihat Wang Ke, yang tidak jauh darinya, langsung berdiri, mengambil gelasnya, dan menghabiskan anggurnya dalam sekali teguk. Setelah minum, dia membanting gelas itu ke atas meja dengan heroisme seorang gangster yang mendominasi.

Benar saja, melihat adalah meyakini. Wang Ke benar-benar orang yang luar biasa ah!

Setelah meminum anggur, Wang Ke duduk kembali di kursinya dan tetap menjadi pendiam seperti biasanya; sepertinya tidak ada yang abnormal tentang dia. XV61tq

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Melihat betapa pasti kakak milik keluarganya dalam memutuskan pilihannya, Wang Taidi langsung mengerti. Dia mengambil gelas dan meminumnya juga, ia menatap Xiao Lan sambil meminum untuk menunjukkan bahwa dia juga harus melakukan hal yang sama.

Xiao Lan mengambil gelasnya; anggur itu tidak tajam rasanya saat dia meminumnya. Anggurnya memiliki tekstur yang lembut dan kaya, dan aroma kayu yang unik perlahan menyebar di mulutnya. Aroma itu menampakkan dirinya lapis demi lapis, membuatnya merasakan… keinginan yang kuat untuk meminum cola ah.

Qjcu Kjlvl peuj wfcjget ufijrcsj rfyfiew vljw-vljw yfgxjaj xfqjvj Wljb Ojc, “Cxe wjrlt ifylt rexj wfwlcew per pfgex.”

Wljb Ojc wfcecpexxjc kjpjt sjcu rfgler. “Jbxf ifylt fcjx.” wdKkF1

Gej bgjcu ybvbt sjcu alvjx qecsj ejcu lcl alvjx ajte yjujlwjcj mjgj wfcutjgujl rfufijr jcuueg.

Ujvj rjja lae, rfwej bgjcu wfcujwyli ufijr jcuueg wjrlcu-wjrlcu vjc wfwlcewcsj. Ljcsj Hl Rlcu sjcu afgiltja rjcuja wfcmbibx vjijw abqfcu yegecucsj sjcu xfaja xjgfcj vlj afajq vljw rfqfgal uececu.

Nyonya Bella juga memperhatikan hal ini. Mata asimetrisnya bergeser, dan nadanya sedikit berbahaya. “Ada apa, tamu terhormat? Apakah anggurku tidak sesuai dengan keinginanmu?”

Mendengar ini, semua pemain memandangi pemain misterius yang berpenampilan seperti dokter wabah itu. nyAVPU

Apa akibat dari tidak mematuhi Nyonya Bella?

Qi Ning masih setenang biasanya. Dia berdiri dan membungkuk sopan pada Nyonya Bella, dan suaranya rendah dan parau, dan tampak agak lemah, seolah-olah dia kekurangan qi dan darah. “Nyonya cantik, kecantikanmu secerah bulan dan semegah bunga mawar. Di hadapan kecantikanmu, aku terlalu asyik dan tidak dapat mencicipi makanan apapun. Maafkan diriku yang kurang sopan ini.”

Omong kosong yang diucapkan dengan sungguh-sungguh ini mencengangkan semua orang. Lupakan sikap mulia dan menyendiri orang itu; ternyata dia adalah orang yang sangat cepat dalam meninggalkan integritasnya. Selain itu, dia tampak sangat terlatih; entah sudah berapa kali dia mengalami hal seperti ini.

Dia akan bertindak sejauh ini hanya untuk tidak melepas topengnya! Apakah harga dirimu tidak sakit sebagai pemain tingkat tinggi? y9ZtiW

Atau mungkin dapat dikatakan bahwa tidak ada yang namanya harga diri untuk menjadi pemain tingkat tinggi.

“Hahaha, kau benar-benar tamu yang membuatku bahagia.” Mendengar perkataannya, Nyonya Bella tertawa sampai bunga bergetar. Tubuhnya yang besar menghantam meja dan mengguncangnya. Terbukti dia sangat puas dengan pujian Qi Ning yang berkualitas tinggi itu, dan tidak peduli dengan ketulusan perkataannya.

Langit Bieru.

Di bawah ekspresi kaget para pemain, dia membiarkan Qi Ning.

Tampaknya kemampuan untuk dapat dengan akurat menentukan temperamen dan tuntutan bos sangat membantu dalam menyelesaikan sebuah permainan dengan lancar. jz63Uo

Setelah bangket, pengurus rumah membawa para pemain pergi, mereka sudah menyiapkan kamar untuk pemain-pemain itu.

Kamar para pemain berada di lantai tertinggi manor; pelayan-pelayan menunggu di koridor yang dilewati para pemain, konon agar mereka bisa melayani para pemain kapan saja, tapi mungkin sebagian kecil untuk memantau mereka kenyataannya.

Dengan demikian, semua pemain yang datang dan pergi berada di garis pandang para pelayan manor.

Lantai teratas berjarak empat lantai dari lantai dasar dan sangat jauh dari ruangan lain yang mungkin berisi petunjuk, hal ini menyulitkan para pemain kalau mereka ingin menyelinap keluar dan mencari makanan di malam hari. fhHnTD

Xiao Lan sedang menilai tata letak koridor ketika Wang Taidi kebetulan membuka pintu di seberangnya.

Wang Taidi tampak agak lemah. “Pintu ini tidak terlihat begitu kokoh, ah.”

Mendengar ini, Xiao Lan berbalik dan menyentuh pintu. Pintu ini terbuat dari kayu asli, dan kualitasnya bagus, tapi di hadapan kekuatan monster, pintunya sangat rapuh.

Dia berkata dengan nada menghibur, “Tidak ada gunanya meskipun kokoh; mereka juga memiliki kuncinya. Sebenarnya pintu ini hanyalah untuk kenyamanan mental kita.” CY6Emf

Wang Taidi: “…”

Kenyamanan semacam ini membuat orang kehilangan harapan.

Xiao Lan memperhatikan bahwa kali ini, pengurus rumah tidak mengatakan bahwa harus hanya satu orang saja di dalam satu kamar, tetapi para pemain masih memilih satu kamar untuk masing-masing. Mungkinkah bekerja sama tidak lebih aman? Dia mengangkat masalah ini dengan Wang Taidi.

Wang Taidi tampaknya tiba-tiba teringat sesuatu. “Sepertinya aku lupa memberitahumu, tapi semakin banyak pemain bersama, semakin tinggi kemungkinan mereka menghadapi bahaya. Oleh karena itu, para pemain umumnya bekerja sama berpasangan atau bertiga dan saling membantu satu sama lain. Tim mana pun yang terdiri dari tujuh hingga delapan orang kemungkinan besar menggunakan orang-orangnya hanya sebagai umpan meriam.” KOVbDh

Xiao Lan bingung. “Lalu mengapa kamu tidak tidur dengan kakakmu? Bukankah sudah baik dengan dua orang?”

Wang Taidi menundukkan kepalanya. “Kakakku benci kalau aku menggemeretakkan gigi dan menendang selimut, dan aku juga menggerogoti rambutnya di tengah malam…”

Xiao Lan: “…”

Pada akhirnya, kehidupan Wang Ke sebenarnya benar-benar penuh dengan penderitaan. 468tfd

Wang Taidi menggaruk rambut ikalnya yang pendek. “Tapi aku sudah sangat terbiasa dalam menanggapi bahaya di malam hari. Biasanya, aku hanya akan terus diam dan tidak cari mati. Jika memang ada masalah yang tidak bisa aku tangani, aku masih bisa menggunakan item untuk menyelinap langsung ke sisi kakakku.”

Dia mendekat ke Xiao Lan dan diam-diam bertanya, “Katakan, apa yang harus aku lakukan jika Nyonya Bella menyelinap masuk untuk menyerangku di tengah malam?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Xiao Lan memikirkan penampilan Nyonya Bella. “Jika kamu tidur sangat nyenyak sampai-sampai langkah kaki dia tidak dapat membangunkanmu, maka kamu bisa dikuburkan saja.”

Wang Taidi: “…”  7o1zQD

Perahu persahabatan kecil kita sudah bocor!

Xiao Lan kembali ke kamarnya.

Dia mengamati kamar tamu, yang sudah pasti sama mewahnya seperti di masa lalu. Tempat tidurnya terlihat besar dan lembut, dan empat sampai lima orang dewasa bisa berbaring di atasnya tanpa masalah. Bahkan ada sofa dan meja teh kecil di sebelah jendela yang sangat indah. Kamar ini terlihat beberapa kali lebih besar daripada ruangan kecil yang menyedihkan di pusat pemain. Aslq p

Di samping ranjang ada vas bunga, yang berisi mawar putih yang memiliki tetesan embun di atasnya.

Ada juga surat di samping vas dengan bekas lipstik yang sangat besar di atasnya. Tidak perlu menebak siapa pemilik bekas ini; selain Nyonya Bella, tidak ada orang lain di sini yang memiliki bibir begitu besar dan berbentuk aneh.

Xiao Lan mengulurkan tangan untuk membuka surat itu, atau mungkin lebih tepat untuk menyebutnya sebagai surat cinta. Surat itu berbicara tentang kerinduannya akan dia dan kegembiraannya karena bisa bertemu secara langsung, dan Nyonya Bella berharap dia bisa dengan senang hati menikmati dirinya di manor ini. Namun, dari awal hingga akhir, dia menggunakan panggilan “sayang kecilku” – hal ini tampak seperti email massal.

Tulisan tangan di surat cinta itu anggun dan tipis, seolah-olah ditulis oleh seorang wanita bangsawan yang telah menerima pendidikan yang baik. Tulisan ini sama sekali tidak seperti penampilan fisik Nyonya Bella yang menakutkan. Apakah ini “tidak menilai buku dari sampulnya”,  atau apakah ada orang lain yang menuliskan surat ini untuknya? i3k9PJ

Hari masih pagi, dan para pelayan di manor masih berjalan sana-sini; sekarang bukan waktu yang tepat untuk keluar dan mencari petunjuk dan makanan.

Xiao Lan duduk di sofa dekat ranjang. Set teh yang ada di kamar tamu sangat halus, warna dan kilaunya seperti batu giok. Set teh itu terlihat lebih halus dan putih dibandingkan dengan porselen biasa, dan bahkan memancarkan cahaya redup.

Dia tidak berminat untuk membuat teh, dan dengan santai menuangkan secangkir air dingin untuk dirinya sendiri.

Xiao Lan baru saja membawa cangkir itu ke bibirnya dan hendak menyesapnya ketika ada sesuatu yang menekan bahunya untuk membuatnya tetap diam. E96dDs

“Tuan.” Suara Luo datang dari arah ambang jendela.

Xiao Lan menoleh dan melihat Luo duduk di ambang jendela sambil tersenyum tipis. Di belakangnya ada langit malam, yang berkelap-kelip dengan bintang-bintang. Dia datang langsung dari dinding di luar jendela, dan secara mengejutkan tidak membuat suara.

Luo menarik tangannya. “Di kamar saya, saya perhatikan set teh di dekat sofa itu terbuat dari bone china. Karena komposisi tulang manusia dan kebanyakan hewan vertebrata sama, saya meragukan asal tulang ini.”

Xiao Lan melihat cangkirnya, dan merasa seperti cangkir itu menyengat tangannya. Ac0GLf

Kalau ini manusia…

Luo turun dari ambang jendela dan berjalan dengan percaya diri menuju ke arah lemari di dalam kamar. Dia sudah lama membiasakan diri dengan susunan ruangan dan benda-benda yang dipajang, dan dia mengeluarkan set teh baru dari lemari. “Harap tunggu sebentar. Saya akan siapkan teko teh baru untuk Tuan.”

Story translated by Langit Bieru.

Setelah beberapa saat, secangkir teh hitam yang dipenuhi dengan aroma ditempatkan di tangan Xiao Lan.

Xiao Lan meminum teh hitam itu, merindukan rasa cola pada saat yang sama. Dia juga berdiskusi dengan Luo tentang apa yang harus mereka lakukan selanjutnya. “Aku berencana untuk tidur sebentar dan menunggu sampai para pelayan beristirahat di tengah malam sebelum keluar untuk mencari petunjuk.” wKn14f

Luo berkata dengan sungguh-sungguh, “Tuan, saya tidak perlu tidur. Saya bisa menjaga Tuan sepanjang malam dan memastikan keselamatan Tuan. Serahkan saja hal-hal yang berbahaya itu kepada saya.”

Xiao Lan menggelengkan kepalanya, “Permainan ini bisa dianggap sebagai permainanku, dan aku harus menyelesaikannya dengan kekuatanku sendiri. Aku bisa menerima bantuanmu, tapi aku tidak bisa meninggalkanmu untuk menangani semua bahaya yang ada.

“Lagipula, kalau aku tidur sementara kamu berjaga-jaga di sampingku atau apa akan membuatku merasa seperti bos yang tidak tahu diri.

“Kamu pergi kembali dan istirahat ba; ketika waktunya tiba, kamu bisa membangunkan aku, dan kita akan pergi bersama.” beQ1fn

“Baiklah, Tuan,” jawab Luo sambil tersenyum.

“Oh iya, jangan memanjat melalui jendela lagi, hal itu tidak aman,” Xiao Lan menambahkan.

Luo mengangguk, dan menutup pintu kamar di belakangnya.

Setelah itu, Xiao Lan memadamkan nyala lilin dan berbaring di ranjang yang empuk dan besar, lalu tenggelam ke alam mimpi di dalam kegelapan. nCo435

Dan setelah pernafasan Xiao Lan tenang, sepasang mata emas samar muncul di malam hari, memantulkan cahaya redup di bawah sinar bulan yang lembut. Dengan cara ini, dia tetap menjaganya diam-diam. Agar tidak mengganggu Xiao Lan, dia bahkan berhenti meniru pernafasan dan detak jantung manusia, dan ia seperti makhluk tanpa nyawa yang pendiam dan tidak bersuara yang tumbuh dalam bayang-bayang.

Pada saat itu, dia merindukan bentuk kucing hitamnya yang tidak nyaman; setidaknya kalau ia menjadi kucing hitam, ia tidak akan diusir…

Saat malam semakin larut, manor Nyonya Bella perlahan-lahan menjadi tenang. Sebagian besar pelayan telah kembali ke kamar mereka untuk beristirahat, dan hanya sejumlah kecil yang bertugas di malam hari yang masih bekerja. 8khqK

Suatu sosok diam-diam bergerak melalui manor, dengan hati-hati menghindari beberapa pelayan yang sedang mengerjakan tugas malamnya. Sosok itu sepertinya sangat mengetahui setiap sudut dan celah manor, dan dengan cara ini, secara sembunyi-sembunyi dia menyelinap ke lantai tempat para pemain tinggal.

Satu, dua, tiga…Orang ini diam-diam menghitung berapa ruangan yang ditempatkan para pemain, dan akhirnya menemukan target dia.

Dengan senang hati, sosok itu diam-diam mengeluarkan kunci cadangan dari dada mereka, dan hendak memasukkan kunci itu ke lubang kunci.

“Perilaku seperti ini sangat tidak sopan, nona.” Tiba-tiba, ada suara laki-laki yang dalam di belakangnya. 4MxhTj

Pelayan itu gugup. Bagaimana ini bisa terjadi ?!

Dia jelas tidak merasakan adanya siapa pun di belakangnya.

Please visit langitbieru (dot) com

Bukankah pelayan yang berganti sif mengatakan bahwa para tamu ini telah kembali ke kamar mereka tadinya dan tidak keluar lagi setelah itu? Lalu dari mana orang ini datang?

Pelayan itu tiba-tiba berbalik badan. Jika Xiao Lan ada di sini, dia pasti akan mengenali pelayan ini sebagai orang yang menuangkan anggur untuknya saat bangket berlangsung dan mengundangnya untuk bersenang-senang di malam hari bersama. I2fyC9

Setelah pelayan itu berbalik, dia masih tidak melihat jejak siapa pun.

Sebelum pelayan bisa berbicara, ia merasakan ada benda tajam yang ditekankan ke lehernya.

Pelayan itu menjadi kaku, dan sekarang tidak berani bergerak sama sekali.

“Tolong jangan ganggu Tuanku, oke?” Dia mendengar suara lembut dengan timbre yang seperti cello di telinganya, dan kemudian ada sengatan tajam di lehernya. “Kalau tidak, meski mungkin sedikit kasar untuk melakukan ini kepada seorang wanita, saya hanya bisa mengundang Anda untuk tidur selamanya.” mhwzrd

Rasa dingin menjalar ke punggungnya; rasanya seperti ditatap oleh predator yang ganas di dalam kegelapan, dan dia tidak berani bergerak sama sekali. Dia hanya bisa berkata dengan lembut, “O-oke…”

Setelah itu, sensasi tajam di lehernya lenyap, dan sebuah tangan dengan ringan mendorong punggungnya. “Anda boleh pergi.”

Pelayan itu tidak berani menolak, dan dengan cepat pergi dengan langkah-langkah yang kecil dan cepat. Dia tidak berani menoleh untuk memastikan siapa orang di belakangnya juga.

Dia tidak menyadari bahwa selama konfrontasi singkat itu, kunci di sakunya telah diambil. u5mdyp

Melihat kunci di tangannya, Luo memasukkannya ke dalam saku dadanya. Kemudian, mengambil kembali ekspresi dingin dan kejam itu, dia memasang senyum lembut yang paling dikenal Xiao Lan, dan dengan halus mengetuk pintu kamar Xiao Lan.

“Tuan, sudah hampir waktunya.”


Author ingin mengatakan sesuatu :

Teater kecil Wang Ke: jt8wOF

Biasanya di pusat pemain: Aku akan mengenakan sepatu setinggi apa pun yang aku mau, aku adalah pria paling tampan.

Akan memasuki permainan: Lima sentimeter…Um, aku mungkin harus bertarung, jadi tiga sentimeter lebih baik ba. Tidak mungkin aku akan memakai sepatu rata! Benar-benar tidak mungkin, aku tidak akan memakai sepatu rata meskipun hidupku dipertaruhkan!

Translator's Note

alias menjilat

Translator's Note

mengatakan bahwa ketika sesuatu yang tidak mungkin/mustahil disaksikan, kebenaran akan keberadaannya tidak lagi dapat diragukan

Translator's Note

wewangian kayu adalah aroma yang berasal dari bahan kayu seperti pohon, akar, resin, lumut, dll

Translator's Note

dalam maksud terlalu asik melihat Ny. Bella

Translator's Note

dalam menentukan

Translator's Note

tipe porselen yang terbuat dari tulang

Translator's Note

menandakan dia udah tidur

Translator's Note

alias sepatu yang gaada petingginya

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

4 comments