English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh34 - Ruang Rahasia Kulit Manusia

0 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Xiao Lan melambai pada Luo untuk mengambil belati yang disembunyikan di laci.

Luo mengulurkan tangan dan mengambil belati itu, dan melihat dengan santai ke atribut item itu. “Tuan, saya tidak membutuhkan senjata.” M9fxrl

Xiao Lan menatapnya dengan ragu, lalu melihat Luo mengulurkan tangan kosong lainnya setelah dia berbicara.  Di bawah tatapan penuh perhatian Xiao Lan, telapak tangan bersarung hitam yang ramping itu perlahan-lahan berubah bentuk sembari kuku-kuku tajam menjulur dari ujung jarinya dan berubah menjadi cakar berwarna hitam pekat.

Cakarnya tampak jauh lebih tajam daripada belati tadi.

Langit Bieru.

Xiao Lan sekali lagi diingatkan bahwa Luo bukanlah manusia. Ketika Luo bertarung dengan bagian lain dari dirinya sebelumnya, sepertinya dia juga menggunakan cakarnya.

Luo melihat belati yang ada di tangannya. “Ini benar-benar sebuah item yang menarik.” fMIXNv

Xiao Lan belum pulih dari pukulan tadi. “Apa pentingnya benda ini?”

Luo mengungkapkan senyuman yang berarti. “Mungkin untuk menyakiti orang biasa yang bekerja pahit selama setahun penuh, tetapi ketika mereka melihat saldo akun mereka di akhir tahun, mereka tersadar bahwa mereka bahkan tidak dapat membeli mainan orang lain.”

Xiao Lan, si orang biasa yang bahkan tidak bisa membeli mainan: “…”

Mengapa dia tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa di lututnya? BHCwVU

Xiao Lan melihat barang emas kelas tinggi yang mempesona ini yang bernilai tiga ratus ribu. Aku benar-benar tidak bisa memahami dunia orang kaya.

Namun, dia memikirkan seseorang yang sangat cocok dengan item ini—Wang Taidi.

Sesama siswa Wang Taidi yang perlu mendapatkan seratus juta mungkin tidak akan membiarkan tiga ratus ribu ini pergi ba.

Meskipun itu hanyalah jumlah kecil kalau menyangkut seratus juta Wang Taidi, harganya masih tiga ratus ribu ah. Selain itu, sebagai pemain pembelian dalam aplikasi, dia juga memiliki berbagai macam item. Dinilai dari interaksi mereka sebelumnya, Wang bersaudara adalah orang-orang yang cukup baik, dan mungkin tidak akan melakukan sesuatu seperti mengadu domba orang dengan sengaja. jQ3Vl7

Xiao Lan menyerahkan Pedang Demeter ke Luo untuk diamankan; dia akan mencari waktu untuk bertukar dengan Wang Taidi setelah mereka meninggalkan permainan ini. Lagipula, ransel penyimpanannya hanya memiliki sisa dua slot yang menyedihkan sekarang.

Setelah meninggalkan perpustakaan, Xiao Lan dan Luo terus pura-pura berjalan-jalan di sekitar manor sambil mencari petunjuk.

Ketika kedua orang itu berpura-pura mengagumi bunga di taman, suara samar mengenai percakapan antara pelayan dan tukang kebun terdengar melalui lapisan-lapisan tumbuhan. iYAzx8

“Sudahkah kamu menyiapkan mawar putih yang diminta Nyonya hari ini?”

“Semuanya ada di sini. Tahukah kamu mengapa Nyonya secara khusus menginginkan mawar putih?”

“Aku juga tidak tahu. Setiap bulan, Nyonya menyuruh kami untuk menyiapkan mawar putih dalam jumlah besar dan mengirimnya ke kamarnya. Dia kemudian keluar dan hanya akan kembali pada malam kedua.”

“Kamu tidak tahu apa yang Nyonya lakukan?” aJutmf

Aiya, jangan sembarangan bertanya tentang urusan Nyonya lagi. Berhati-hatilah agar pengurus rumah tidak menghukummu jika dia tahu tentang ini!”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Vfafijt lae afgvfcujg rejgj ijcuxjt xjxl rfwyjgl rfxfibwqbx qfijsjc qfgul vfcujc afgufrj-ufrj.

Story translated by Langit Bieru.

Wljb Ojc vjc Oeb yfgaexjg qjcvjcujc.  Vfqfgalcsj wbwfc qjilcu afqja ecaex wfwjrexl ijcajl ilwj jxjc rfufgj vjajcu.  Vfijlc tjgl lcl, alvjx jxjc jvj kjxae sjcu xfcvbg vl ijcajl ilwj ecaex yeijc xfvfqjccsj.

Zfgfxj vljw-vljw wfculxeal qjgj qfijsjc vjc wfiltja wfgfxj wfculglw xjgjcujc-xjgjcujc yecuj wjkjg qealt xf rfyejt xjwjg vl ijcajl ilwj. l0udmN

Xiao Lan mengamati pintu masuk kamar tempat di mana sejumlah besar mawar putih sedang dikirim. Tidak hanya pintu ini terlihat sangat elegan dan terutama berat, jika ditutup, tidak ada suara yang akan terdengar dari dalam ruangan.

Dengan pintu itu yang saat ini terbuka, terdengar suara langkah kaki pelayan yang sangat ringan di dalam.

Keduanya memanfaatkan kesempatan ini untuk melesat masuk ke dalam kamar itu. Interiornya sangat mewah seperti biasanya; kamar itu besar dan bahkan dipisahkan menjadi dua bagian. Satu bagian memiliki banyak ornamen yang dipajang, hal itu membuatnya mudah untuk mereka bersembunyi.

Menemukan peluang yang bagus, Xiao Lan bersembunyi di titik buta di pojokan yang dibentuk oleh vas dekoratif besar dan tirai jendela. NRBj3e

Tidak lama kemudian, para pelayan pergi dan kamar menjadi sunyi sekali lagi.

Namun, Xiao Lan tidak rileks. Meskipun para pelayan telah pergi, Nyonya Bella-lah yang sekarang ada di kamar ini. Bergegas secara langsung tidak berbeda dengan langsung menyerahkan kepalanya kepada bos.

Setelah menunggu beberapa saat lagi, langkah kaki berat Nyonya Bella terdengar dari dalam ruangan, disertai dengan suara lembut mekanisme berputar, sebelum perlahan-lahan menghilang; sepertinya ada ruangan lain yang tersembunyi di dalam.

Tidak lama kemudian, mekanisme berputar itu terdengar lagi. Kali ini, sosok Nyonya Bella muncul dari dalam; dia sepertinya memegang sesuatu di tangannya, dan pergi sambil menyenandungkan lagu. lZ91pW

Hanya setelah dia memastikan dari jendela, bahwa pemandangan siluet Nyonya Bella di dalam kereta kuda telah pergi, Xiao Lan muncul dari pojokan tempat dia bersembunyi.

Dia dan Luo melangkah lebih dalam bersama.

Dalam perjalanan, Luo meninggalkan jejak hitam yang tidak bisa dideteksi oleh siapa pun di ambang pintu; dia akan langsung tahu jika seseorang memasuki kamar.

Di dalamnya ada kamar tidur yang luas.  Mungkin agar sesuai dengan bentuk tubuh Nyonya Bella, furniturnya jauh lebih besar dari biasanya. Kamar itu didekorasi dengan mewah. Setiap detail diukir dengan hati-hati, dan bahkan di kaki ranjang ada ukiran putri duyung di atasnya. jqG 4g

Salah satu dinding kamar itu menarik perhatian Xiao Lan.

Ada berbagai dekorasi yang dipajang di mana-mana di kamar tidur Nyonya Bella, sementara tidak ada apa-apa yang diletakkan di lantai di depan dinding ini, dan semua dekorasi di sini dipasang di dinding sebagai gantinya.

Meminjam sedikit cahaya, Xiao Lan memiringkan kepalanya sambil mendekat. Benar saja, dia melihat samar goresan melengkung di tanah, seolah-olah dinding ini telah diputar berkali-kali sebelumnya.

Kalau begitu, dimana tuasnya? paf96E

Dalam film-film, tuasnya biasanya berupa vas bunga atau tempat lilin, tetapi bukankah itu terlalu kentara?  Xiao Lan dengan lembut mengangkat vas di sampingnya, dan seperti yang diduganya, tidak ada perubahan yang terjadi sama sekali; ini hanyalah sebuah vas bunga biasa.

Xiao Lan memikirkan Nyonya Bella. Tempat ini adalah kamar pribadinya dan biasanya tidak ada yang akan masuk untuk mengganggunya di sini, jadi tempat ini harusnya menjadi tempat yang sangat nyaman baginya.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Jika Xiao Lan menyembunyikan sesuatu di ruangan ini, dia biasanya akan memilih tempat yang sangat dia kenal dan dekat, seperti bagian bawah tempat tidur atau di bawah bantal, atau mungkin tempat yang relatif tersembunyi seperti lemari pakaian atau kabinet…

Xiao Lan mengira-ngira beberapa tempat yang mungkin memiliki tuas. Pada akhirnya, pandangannya tertuju pada ornamen bunga di kepala tempat tidur. Ornamen itu terlihat sangat simetris, tetapi sisi kiri bunga itu berwarna sedikit kusam, seolah-olah telah digosok berulang kali. afbxUk

Mengambil beberapa langkah ke depan, Xiao Lan mengulurkan tangan dan menekan ornamen berbentuk bunga itu.

Secara langsung, ada suara ringan dari sebuah mekanisme, dan dinding di sampingnya berputar dan terbuka.

Hal pertama yang terlihat adalah koridor yang hitam pekat. Keduanya berjalan melewati koridor dan memasuki ruang rahasia itu. Tidak ada jendela di ruangan dan cahaya di luar tidak dapat menembus kegelapan yang ekstrim di sini. 1d8I5v

Dengan suara serak, Luo menyalakan korek api dan kemudian menyalakan lilin yang ada di pintu.

Xiao Lan sedikit terkejut. “Sejak kapan kamu mulai menyimpan korek api pada dirimu?”

Luo masih memiliki senyum tipis di wajahnya. “Saya hanya melakukan sedikit persiapan agar dapat membantu Tuan.”

Xiao Lan tadinya akan menghela nafas dengan sedih atas fakta bahwa penolong Luo ini terlalu memenuhi syarat, tetapi ketika dia dapat dengan jelas melihat segala sesuatu di bawah cahaya lilin dari sudut matanya, dia tidak lagi berminat untuk berbicara tentang hal lain. 5Ke3ut

Ruangan ini seperti ruang ganti dan dipenuhi dengan banyak gantungan baju. Namun, bukanlah pakaian yang digantung di gantungan itu, melainkan sesuatu yang dikuliti dengan cermat, dan bahkan dirawat secara khusus…yaitu kulit manusia.

Kulit manusia itu sangat lembut, dan bahkan memancarkan kilau yang hanya dimiliki oleh kulit.

Kulit manusia yang tak terhitung jumlahnya tergantung di ruangan seperti pakaian, dan bahkan mengenakan pakaian dengan gaya yang berbeda-beda, seperti boneka dalam permainan dress-up. Bahkan ada kulit manusia di tengah ruangan yang memiliki sayap kupu-kupu dan ornamen kepala yang indah; kulit itu bahkan ditampilkan dalam pose anggun, seperti dekorasi yang asli dan terampil.

Hal semacam ini yang merupakan manusia tetapi bukan, dan juga membawa aura kematian yang kuat, adalah cara termudah untuk menakut-nakuti seseorang. 16sLkQ

Ada juga lukisan cat minyak yang sangat besar di dinding depan. Lukisan itu adalah sekelompok pelayan yang tersenyum. Semua pelayan ini terlihat cukup indah; paling tidak, mereka adalah tipe yang memiliki ciri halus dan cantik, dan tidak ada kekurangan orang yang cantiknya luar biasa di antara mereka. Seniman itu sangat terampil, dan setiap lipatan di pakaian mereka telah digambar dengan jelas.

Xiao Lan maju beberapa langkah untuk melihat lebih dekat sementara Luo berdiri di samping dan memegang lilin untuk memberinya cahaya.

Dengan sangat cepat, Xiao Lan menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Senyuman di wajah mereka sangat kaku dan palsu.  Mereka melengkung dengan cara yang persis sama, dan tidak menarik otot di sekitar mata; lukisan itu terlihat sangat aneh.

Semua pelayan menatap ke depan dengan lekat, seolah tanpa suara melakukan kontak mata dengan Xiao Lan. NLqAz2

“Tuan.” Luo menunjuk ke sudut kanan bawah lukisan itu. “Yang ini terlihat seperti pemain wanita yang ikut bermain bersama kami.”

Xiao Lan melihatnya. Pelayan itu memang satu-satunya pemain wanita di dalam permainan. Saat ini, dia persis seperti pelayan lainnya, mengenakan seragam yang sama dan tersenyum sembunyi-sembunyi sembari dia melihat ke arah Xiao Lan.

Langit Bieru.

Warna-warna dalam lukisan itu terlihat sangat kohesif, dan tidak ada kesan bahwa sudut ini baru saja dicat; seolah-olah dia selalu ada di sana, yang terasa sangat surealis.

Sepertinya dia belum bisa menemukan cara untuk bertahan hidup di permainan ini. RmoNiB

Ketika dia mendekati dinding, Xiao Lan menyadari bahwa ada lapisan keras yang terbuat dari cipratan hitam di dinding-dinding ruangan ini yang akan dengan mudah diasosiasikan dengan noda darah lama; seolah-olah tempat ini pernah mengalami pembantaian berdarah.

Menekan kegelisahan di hatinya, Xiao Lan menilai kulit-kulit manusia itu sekali lagi.

Setelah pengamatan yang lebih cermat kali ini, dia menyadari bahwa beberapa kulit manusia telah dijahit menjadi satu dengan benang yang warnanya sama dengan kulit mereka. Sulamannya sangat bagus dan area yang rusak diperbaiki dengan hati-hati sehingga tidak ada bekas luka yang terlihat pada pandangan pertama.

Tiba-tiba, ia menemukan sebuah benda berbentuk bola di bawah tumpukan kulit manusia di salah satu pojokan. sycqNV

Xiao Lan mengambilnya dan membukanya; benda itu adalah sketsa seorang pelayan, yang memiliki wajah cantik di gambarnya. Karya seninya biasa-biasa saja, tetapi pelayan itu memiliki ekspresi yang sangat alami, sangat berbeda dari senyum kaku di lukisan cat minyak yang indah tadi.

Gambar itu juga dibungkus dengan beberapa helai kain bernoda darah yang tampak seperti robekan dari pakaian. Ada tulisan berantakan di atasnya yang berbunyi:

【Nyonya sudah gila! Dia ingin membunuh kita semua! Dia bilang dia ingin menggunakan kita sebagai tumbal!】

【Dia menandatangani kontrak dengan entitas yang tidak diketahui dan memperoleh kekuatan aneh. Kami tidak bisa meninggalkan tempat ini】 cgMUb4

【Jangan pernah makan apa yang Nyonya masak. Hidangan yang dia masak sendiri memiliki sihir yang akan membuat pria tidak bisa menolaknya】

【Selamatkan aku! Selamatkan aku!】

Mungkin para pelayan pernah mencoba untuk meminta bantuan dari luar, tetapi mereka gagal.

Mereka kemudian dikurung di dalam ruangan ini dan dibantai dengan kejam, darah mereka mewarnai dinding menjadi merah, sebelum akhirnya diubah menjadi tas-tas kulit di ruangan ini. 2ENDdf

Melihat pesan yang telah ditinggalkan ini, Nyonya Bella telah menandatangani kontrak dengan entitas yang tidak diketahui setelah menawarkan pelayan sebagai tumbal dan kemudian memperoleh kekuatan yang menyebabkan laki-laki kehilangan diri kepada cinta, dan kekuatan itu bahkan mungkin menyembuhkan penyakitnya.

Mungkin pernah ada banyak pria yang tergila-gila padanya, tetapi sejak para pemain memasuki permainan ini, selain dari para pelayan dengan jenis kelamin yang meragukan, mereka belum pernah melihat tuan atau tamu pria di manor ini; kemana mereka semua pergi?

Mengapa Nyonya Bella menyampaikan undangan kepada para pemain untuk mengunjungi manornya? Apa tujuannya?

Selain itu, sikap tidak peduli si pengurus rumah membuat seolah-olah dia tidak pernah berpikir bahwa salah satu dari para pemain mungkin bisa menjadi tuannya, itulah sebabnya dia begitu angkuh dan acuh tak acuh. mQvPJl

Apakah karena dia tahu bahwa orang-orang ini tidak memiliki kesempatan untuk menjadi tuannya?

Suara gemerisik kain tiba-tiba mengganggu pikiran Xiao Lan. Dia memandang Luo, dan menyadari bahwa dia tidak bergerak, dia hanya memegang lilin.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Di samping, kulit-kulit manusia yang saling tergantung seperti pakaian sekarang bergerak dan berputar satu demi satu; mereka justru sumber suara gemerisik itu.

Mereka berbalik menghadapi Xiao Lan dan perlahan mengangkat tangan-tangan yang keriput dan tanpa tulang. dVqUcb

Xiao Lan melihat ke sisi lain dan menyadari bahwa para pelayan yang semula menghadap ke depan dalam lukisan itu sekarang melihat ke arah pojokan tempat dia berada. Pupil mata mereka telah berpindah ke sudut mata, meninggalkan putih mata mereka. Dipasangkan dengan senyuman mereka yang awalnya ringan, pemandangan itu membuat rambut seseorang berdiri tegak.

Mereka menatap Xiao Lan dan Luo.

 


Yun : Maaaaaf upnya lama mulu. Tambahan, aku baru buka lowongan editor. Siapapun yang bersedia mengedit terjemahanku yang awalnya kurang enak dibaca menjadi “ok” kualitasnya silakan ikutan yak. Editorku yang dulu sudah tidak ada karena masalah real life. :’) 7HxfGe

Translator's Note

pukulan tadi dalam maksud kalau pas dia dapet item, dapetnya yg tdk bs dia pakai

Translator's Note

artinya dia ingin berlutut (untuk orang-orang kaya)

Translator's Note

yg sampai seperti sungai darah

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!