English

Memasuki Kepribadian GandaChapter 10

0 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Perhatian, bab ini ada adegan NSFW!


Dia tidak jatuh, tapi… wajahnya terbakar! qnZtKA

Xiao He menatap ke depan dengan mantap, berfokus pada ketenangan secara intensif, melantunkan “Amitabha Buddha” di kepalanya untuk waktu yang lama, dan kemudian tiba-tiba bangun.

Apa yang kamu lantunkan? Ini tidak seperti kamu sedang mandi dengan seorang wanita, sangat normal bagi dua pria untuk mandi bersama, oke! Bukankah itu bagaimana mereka melakukannya di pemandian umum? Dia tidak pernah bingung seperti ini dalam dua puluh tahun terakhir, jadi kenapa dia memerah sekarang?!

Langit Bieru.

Setelah membangun dirinya secara mental sampai setinggi menara, Xiao He akhirnya bisa berbicara dengan tenang. “Yang Mulia, kamu datang untuk mandi juga?”

Ayr menjawab, “Ya.” qGgb23

“Aku sudah selesai. Aku akan keluar dulu, jadi kamu bisa masuk.” Xiao He telah membangun sebuah menara di dalam hatinya, tetapi dia masih memilih untuk tidak melihatnya jika dia bisa. Dengan kepala menunduk, dia ingin berbalik dan menyelinap pergi.

Hanya saja dia belum berjalan setengah langkah ketika sebuah tangan memegang erat pergelangan tangannya. Dalam uap yang kabur, suara menyenangkan Ayr terdengar lebih baik dari biasanya. “Tinggal dan temani aku.”

Bisakah aku mengatakan tidak! Xiao He berteriak di dalam, tetapi dia tidak berani meneriakkan sepatah kata pun dengan keras.

Dia berbalik dengan kaku, dan kedua pria itu akhirnya saling memandang satu sama lain. alvD9m

Karena perbedaan tinggi, ketika Xiao He berbalik, garis pandangannya mendarat di dada Ayr.

Ayr tidak mengenakan pakaian, dan… tubuhnya luar biasa!

Dia tidak berpikir bahwa di bawah pakaian indah Ayr, tubuhnya akan sesempurna ini. Dia tidak penuh dengan otot, tapi dia juga tidak lemah dan rapuh. Kulitnya halus, lembut dan cerah, seperti batu giok terbaik, tetapi pada saat yang sama, dia memiliki sensualitas yang murni maskulin.

Tenggorokan Xiao He sedikit mengencang, dan dia sedikit menegang. Di kepalanya, dia mengaum, jangan lihat, jangan lihat, serius, jangan lihat, tapi tatapannya bergerak ke bawah tak terkendali. ifty7L

Rambut peraknya yang panjang tumpah ke permukaan bak mandi seperti air terjun. Itu melayang lembut di sekitar pinggangnya, memperlihatkan garis pinggang yang sempurna dan seksi. Tenggelam dalam cahaya bawah air, samar-samar kakinya yang panjang dan lurus masih bisa terlihat.

Dia adalah seorang elf, tetapi pada saat ini, dia lebih seperti seorang pangeran siren yang memperdaya manusia.

Ini adalah seorang pria yang lebih indah tanpa pakaian daripada dengan pakaian.

Hanya ada satu kalimat di kepala Xiao He. K60VxA

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Kulitmu benar-benar cantik.” Nada suara Ayr rendah, dan suasana yang panas menambahkan nada yang mempesona.

Bfqjij Wljb Lf qfcet vfcujc vfcuecujc. Glj yfcjg-yfcjg lculc wfwyjijr vjc yfgxjaj, ‘Bjwe rfvjcu yfgwjlc vfcujcxe,’ afajql vlj alvjx vjqja wfwyexj weieacsj.

Csg wfifajxxjc ajcujccsj vl qlcuujcu Wljb Lf vfcujc rjcuja jijwl, vjc qfgijtjc wfcuubrbxcsj yfyfgjqj xjil. Glj afgrfcsew ifwyea vjc yfgxjaj, “Beilawe peuj afgjrj yjlx.”

✧・゚: *✧・゚:* Konten NSFW *:・゚✧*:・゚✧

Xiao He merasa bahwa isi kalimatnya tidak begitu benar, dan tepat ketika dia mencoba untuk membuka mulutnya dan mengatakan sesuatu, Ayr menariknya dekat, dan sebuah ciuman mendarat di lehernya, begitu ringan seperti capung yang menyentuh air. qlZsmx

Vfafijt lae, vlj yfgxjaj vfcujc rejgj sjcu yfulae qfcet xjrlt tlcuuj wfcjglx tjal rjceyjgl, “Vjja qfgajwj xjil jxe wfiltjawe, jxe wfgjrj… yjtkj xjwe tjger wfcpjvl wlilxxe.”

Hati Xiao He tiba-tiba melonjak, dan kemudian dia tiba-tiba kembali ke dirinya sendiri. Bingung, dia mencoba untuk melepaskan diri dari pelukannya, tapi tidak bisa melakukan apapun di bawah kendali tangan Ayr.

Please visit langitbieru (dot) com

Xiao He menatapnya dengan mata lebar, dan Ayr tersenyum ringan. Mata birunya diwarnai oleh air yang beraneka warna, kabur seperti lautan madu, memabukkan hati dan jiwanya.

“Jangan bergerak dengan liar, aku takut aku akan menyakitimu.” Suaranya lembut, seperti bulu burung yang baru lahir, menggelitik telinganya ketika dia melewati mereka, tetapi Xiao He gemetar seluruh tubuh, dan tidak berani bergerak sama sekali. gsN8cL

Dia adalah seorang pria, dan dia telah menyentuh sesuatu yang panas, keras, dan memiliki bentuk yang besar. Dia adalah seorang pria, jadi dia tahu apa itu.

Tapi dia tidak menyadarinya sama sekali ketika dia baru saja tiba! Kenapa… kenapa…

Ketika dia memikirkan kata-kata yang baru saja diucapkan Ayr, Xiao He merasa dia sedang menjadi gila, dan serangkaian kata-kata yang besar muncul di benaknya dengan sebuah benturan: Anjir, ini benar-benar sebuah panggilan seks!

Tapi masalahnya adalah… dia tidak siap secara mental, sialan! D9hHd8

Bisakah dia lari? Dia ingin lari! Dia harus lari!

Tapi baru saat pikiran ini muncul, Ayr memegang dagu Xiao He, dan memberinya sebuah ciuman yang membuat pipinya memerah dan jantungnya melonjak, tanpa memberinya kesempatan untuk menolak.

Mata Xiao He penuh dengan keheranan, dan masih ada sedikit ketakutan di dalam hatinya, tetapi setelah itu, dia tanpa kendali mengerang dengan lembut.

Itu adalah sebuah sensasi yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Itu seperti arus listrik yang mengalir melalui dirinya, mendekati bagian atas kepalanya, lalu putar balik dan menyebar ke seluruh tubuhnya, sebelum akhirnya tenggelam dengan berat dalam perutnya. me7iQc

Sangat sulit untuk dijelaskan, tetapi dia harus mengakui bahwa ini terasa luar biasa.

Apakah dicium itu hal yang luar biasa? Xiao He belum pernah mengalami ini sebelumnya, tetapi sekarang, dia hampir tersesat di dalamnya.

Tepat ketika dia mengira indranya telah mencapai batasnya, Ayr membuka rahangnya dan mengaitkan lidahnya, memberikannya lagi sebuah gelombang kenikmatan yang dahsyat.

Ketika ciuman itu berakhir, Xiao He kembali dengan bingung ke dirinya sendiri, dan melihat bahwa dia berada dalam posisi yang mengerikan dengan lengannya melingkari leher Ayr. etPlj1

Tuhan, Xiao He, kamu terlalu tidak tahu malu! Saat ini, dia benar-benar hancur di dalam!

Tapi ini bukanlah titik terendah. Mata Ayr bersinar seperti bintang. Dia sedikit memiringkan kepalanya, dan menyentuh telinga elf Xiao He yang runcing.

Perasaan mengigil yang tak terbayangkan menyelimuti dirinya, dan Xiao He gemetar tak terkendali di seluruh tubuhnya. Dia merasakan kakinya melunak, dan jika bukan karena Ayr yang memegangnya sepanjang waktu, dia pasti sudah jatuh ke dalam air.

“Cantik.” Nadanya yang agak kasar membuat suara Ayr terdengar seperti sebuah aria, indah, rendah, dan penuh emosi. 6ejnUf

Xiao He benar-benar tidak tahu lagi mana atas dan mana bawah. Ayr mencium telinganya yang runcing, dan menangkap bibir dan lidahnya dan menari dengan mereka. Jari-jarinya yang indah tampak seperti sedang berjalan di atas tuts piano, cekatan dan tepat, membuat hati Xiao He bergetar setiap saat.

Pengalaman indah ini membuat alat  Xiao He berdiri, tetapi sementara Ayr mencium hampir seluruh tubuhnya, dia tidak menyentuhnya di sana.

Langit Bieru.

Xiao He, yang sudah lama kehilangan akal sehatnya, dengan tidak sabar mencoba untuk mengurusnya sendiri, tetapi ketika dia memberikan sebuah tanda tentang niatnya, Ayr menjebak tangannya di tempat.

Ketidakmampuan menyentuh dirinya sendiri hanya akan meningkatkan hasratnya. Xiao He gemetar, dan dengan suaranya yang penuh nafsu, dia berkata, “Bantu aku, tolong, bantu aku.” 6DJ0sF

“Baik.” Ayr mencium bibirnya dan berkata, “Katakan padaku, siapa aku?”

Pikiran Xiao He sudah lama hancur menjadi pasta, tapi dia masih bisa tahu siapa dia. Dia berkata dengan lembut, “Ayr, kamu adalah Ayr.”

“Anak baik.” Sebuah senyuman cerah muncul di wajah indah elf berambut perak itu, mewarnai mata birunya yang mulia dengan sedikit kegembiraan.

Tangan kirinya bergerak ke bawah, dan akhirnya menutupi tangkai Xiao He. Zh3Knl

Setelah disentuh hanya untuk sesaat, Xiao He kehilangan kendali, gemetar dan mencapai puncaknya.

 

Laki-laki perjaka benar-benar luar biasa seperti ini, sialan!

Berguling-guling di atas tempat tidurnya sendirian, wajah Xiao He menjadi merah gelap begitu dia mengingat hal itu. 53oZNa

Sial, apa ini, raja elf membantunya menggosok satu keluar? Dan kemudian dia membantu memandikannya hingga bersih dan membawanya ke tempat tidur?

Layanan di sini harus sedikit terlalu intim!

Ketika dia mengingat peralatan Ayr yang besar dan tegak, Xiao He sedikit linglung. Yang Mulia, apa yang kamu pikirkan? Aku tidak bisa menebak!

Tapi… tapi aku benar-benar cukup tidak tahu malu, benar-benar melakukan hal seperti itu di sana… penw5o

Ahem, dia tidak berani memikirkannya, begitu dia memikirkannya, dia merasa seperti dia akan kepanasan.

Xiao He berpikir bahwa apa yang terjadi pada hari itu hanyalah sebuah episode kecil yang indah dalam mimpi. Lagipula, keesokan harinya, Ayr kembali normal dan memperlakukannya dengan sopan, seperti saat mereka baru saja bertemu. Dia merawatnya dengan penuh pertimbangan dan berbicara dengan penuh perhatian, menyiapkan makanan dan minuman terbaik untuknya, dan menganggapnya mainan yang paling menarik. Pada sore hari, dia melihatnya berlatih menari.

Ini berlanjut sampai malam hari, ketika Xiao He masuk ke kamar mandi, dan Ayr masuk juga, dengan jubah yang sangat halus. Dia menciumnya untuk waktu yang lama di air kolam yang beriak, dan kemudian membawanya ke puncak kegembiraan.

Xiao He memarahi dirinya sendiri setelah itu, merasa bahwa dia benar-benar tidak tahu malu. Keesokan harinya, Ayr bersikap seramah dan sebaik sebelumnya. Tetapi ketika malam tiba… itu terjadi lagi… r39bQq

Setiap kali, Xiao He berpikir bahwa itu tidak mungkin terjadi kali ini, itu benar-benar di luar pertanyaan… Jadi dia dengan mudah tidak pergi ke kamar mandi, dan kemudian Ayr datang ke kamarnya…

Setelah membuat tempat tidurnya yang lembut seperti awan basah, Xiao He merasa pergi mandi lebih baik… Baiklah, kulitnya semakin tebal, dia sudah tak terkalahkan!

Please visit langitbieru (dot) com

Dia terus berjalan seperti ini, dan hari-hari surgawi membuat Xiao He hampir melupakan perjalanan waktu. Dia tidak punya rencana perawatan, jadi dia tidak berdaya untuk saat ini.

Sampai suatu hari, Ayr pergi untuk mengatur urusan, dan seorang elf kecil diam-diam berlari masuk. ENgIBw

Xiao He sedang membaca buku tentang postur, melihat halaman-halamannya dan melamun pada saat yang sama, ketika dia mendengar suara yang memanggilnya dengan lembut. “He Kecil.”

Terkejut, Xiao He segera bereaksi dan berbalik untuk kejutan yang menyenangkan. “Cowen!”

Siapa pendatang baru selain elf kecil berambut emas, Cowen.

Xiao He telah berpikir untuk mengunjunginya belakangan ini, tetapi dia belum bisa pergi, jadi tentu saja dia tidak punya cara untuk mencarinya. 5VtISc

Cowen terlihat sedikit lesu, tetapi ketika dia melihat Xiao He, wajahnya masih penuh dengan kejutan yang menyenangkan. Suara elf kecil itu penuh dengan kecemasan. “He Kecil, kamu tidak pernah menghubungiku. Aku mengkhawatirkanmu. “

Terkejut, Xiao He baru saja akan mengatakan sesuatu ketika Cowen berkata dengan tergesa-gesa, “Aku tahu kamu marah padaku, tapi aku benar-benar hanya ingin naik ke peringkat keempat, dan kemudian dengan benar menjadikanmu suamiku.”

Kalimat ini seperti bom berat, menghancurkan kepalanya terbuka.

Apa-apaan ini! tMbwT5

Cowen tampak sangat cemas. Dia memandang Xiao He dan mengucapkan satu kalimat terakhir. “Aku menyukaimu, He Kecil. Aku juga menyukaimu!”


Ini bab yang amat sangat susah untuk diterjemahkan (T_T)

Translator's Note

Makhluk dalam mitologi yang berbentuk seperti putri duyung, bedanya siren bernyanyi untuk menenggelamkan pelaut

Translator's Note

Dalam musik berarti sebuah lagu untuk satu suara, dengan atau tanpa iringan musik, yang biasa muncul dalam opera

Translator's Note

Bahasa Inggrisnya package tapi kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia jadi aneh

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!