English

[Reinkarnasi] Master PedangCh13 - Tuan …

0 Comments

Setelah bangun pada keesokan hari, Lin Yifei mengajak Manman berangkat ke sekolah bersama. Manman jarang berbicara. Lin Yifei-lah yang menjelaskan rute bus dan situasi sekolah kepadanya. Dia dan Manman tidak berada di kelas yang sama. Setelah masuk kelas, Mark mengedipkan mata pada Lin Yifei. “Ha ha. Lin, apakah gadis Tionghoa tadi adalah pacarmu?”

Lin Yifei memutar matanya. “Dia adalah putri dari teman ayahku. Dia seperti saudariku.” 4bmsft

Mark menatapnya datar. “Kalian orang China sangat pemalu.”

Berkat Mark, Lin Yifei lambat laun diterima oleh siswa lainnya. Awalnya mereka sangat terkejut Mark dan Lin Yifei bisa berteman dengan sangat baik. Saat ujian tengah semester tiba, semua orang ingin meminta bantuan pada Lin Yifei. Mereka tidak tahu bagaimana berbicara dengannya karena belum pernah berhubungan sebelumnya. Mark merasa sangat antusias dalam menyiapkan antrean. Lin Yifei segera berkenalan dengan teman sekelasnya.

Langit Bieru.

Kegiatan klub juga membuat Lin Yifei senang, meski hanya Katherine, satu-satunya orang di klub yang membiarkannya sedikit berlatih. Katherine sangat ingin belajar dan bahkan berbicara pribadi dengan Lin Yifei untuk persiapan kompetisi antar sekolah. Dia meminta Lin Yifei mengajarinya. Katherine tidak berlatih anggar untuk hiburan. Dia ingin mendapatkan prestasi di bidang ini.

Lin Yifei setuju dengannya karena hanya ketika kemampuan Katherine meningkat, dia bisa memiliki lawan di klub. igE20p

“Sebentar, Katherine, nama lengkapmu Katherine Berman?” Tiba-tiba Lin Yifei teringat sesuatu.

“Ada apa? Apakah kamu punya pertanyaan mengenai namaku?” Katherine terlihat tertekan. Setengah jam yang lalu dia dikalahkan oleh sabre Lin Yifei.

“Tidak … Tidak apa-apa …” Apakah dia tidak hanya memiliki kesempatan untuk melihat perkembangan Chris yang menjadi juara dunia, tetapi juga mendapatkan kehormatan untuk melihat sejarah perkembangan pemain anggar wanita?

Menurut ingatan Lin Yifei sebelum berinkarnasi, Katherine adalah pemain anggar wanita peringkat ketiga Amerika Serikat dan peringkat kesembilan di dunia. Hanya saja dia tidak berkomunikasi dengan dunia indah anggar saat itu. Ada suatu waktu ketika dia minum sampanye di pesta koktail dan berbincang-bincang dengannya, lalu Chris membawanya pergi. Hanya melihat Katherine yang sekarang, dengan wajah penuh bintik-bintik, seseorang tidak bisa membayangkan dia akan menjadi wanita cantik pada sepuluh tahun kemudian. Tapi melihat lebih dekat pada garis matanya, dia benar-benar Katherine dalam ingatannya. OM9rvH

Setelah itu, klub anggar menjadi waktu Lin Yifei mengajari Katherine. Keduanya bertarung satu sama lain. Sementara Lin Yifei membenarkan kecepatan dan gerakan teknik Katherine, Mark dan Philip mengamatinya dengan cermat. Setelah beberapa kegiatan klub, mereka mengikutinya.

“Lin, aku berharap suatu hari kita akan memiliki tim anggar putra yang lengkap. Philip dan aku ingin mengambil bagian dalam kompetisi tim.” Suatu hari Mark berkata serius pada Lin Yifei. Bahkan Philip mengangguk.

Meskipun Pak Perry selalu mengajar dengan sikap santai, sejak para siswa menganggapnya serius, dia jauh lebih teliti dalam melatih.

Katherine membuat kemajuan pesat. Dari gerakan yang tidak teratur hingga postur tubuh profesional, Lin Yifei merasa bisa menjadi pelatih jika memutuskan untuk tidak menjadi atlet di masa depan. nIMahU

Ketika Mark dan Philip berlatih, Lin Yifei juga akan mengajarinya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Philip, sebenarnya, ketika kamu membalas serangan Mark barusan, kamu terlalu terbuka dan tidak membuat ruang untuk pertahanan. Dengan begitu, ketika Mark membalas, akan mudah baginya untuk mencetak poin.”

“Saat itu, Mark, kamu tidak sadar melakukan sepak terjang. Aku mengatakan ini adalah pilihan yang sangat bijak, tetapi posisimu terlalu rendah. Jika kamu bertemu seseorang dengan kemampuan yang lebih tinggi dari Philip, musuhmu akan menekan dan menyerangmu. Kamu harus memastikan ritme pertandingan. Setelah ritme diambil oleh Philip, ingatlah kamu akan kehilangan keuntungan …”

Pak Perry sering terlihat kaget saat mendengarkan. Tidak hanya komentar Lin Yifei sangat detail dan sederhana, bahkan ekspresi wajahnya seperti atlet profesional yang telah menjalani banyak latihan untuk kompetisi. zJrgAd

Segera, tibalah waktu untuk kompetisi anggar putri di turnamen antar sekolah. Katherine terlihat sedikit gugup. Karena dia mengikuti empat pertandingan langsung di pagi hari, dia harus memenangkan setidaknya tiga pertandingan untuk lolos.

“Apa yang membuatmu takut? Tidak mungkin memenangkan kejuaraan dengan kekuatanmu sekarang, tapi seharusnya tidak terlalu sulit untuk masuk ke kejuaraan.” Lin Yifei tersenyum dan mengatakan apa yang dia pikirkan. Dia hampir dicekik oleh Katherine.

“Apa maksudmu tidak mungkin memenangkan kejuaraan dengan kekuatanku?” Katherine berteriak. “Jangan lupa, siangnya adalah kompetisi anggar pria! Aku menunggu untuk melihatmu dikalahkan oleh orang lain!”

Pertandingan diadakan di akhir pekan. Ketika Lin Yifei mengemasi alat pelindung dan sabrenya, Chen Manman berdiri di depan pintu seolah ingin mengatakan sesuatu. BQytKk

“Ada apa, Manman?” Lin Yifei membawa tasnya dan berjalan ke pintu.

“Aku juga ingin menonton pertandinganmu.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Ha ha, aku hanya pergi untuk melihat permain anggar temanku di pagi hari. Aku bertanding di siang hari.” Lin Yifei memandang Manman. Bahasa Inggrisnya tidak terlalu bagus, jadi dia punya sedikit teman.

“Tapi …” bvt1iP

“Jika kamu benar-benar ingin ikut denganku, sebaiknya kamu membawa snack karena kita tidak akan makan siang sampai tengah hari di dekat aula anggar.” Perkataan Lin Yifei membuat Manman senang.

Aula anggar ini tidak besar, tetapi memungkinkan ada empat pertandingan pada waktu yang bersamaaan.

Lin Yifei membawa Manman untuk menemukan Mark dan Philip. Mark melihat gadis kecil yang mengikutinya dan mengedipkan mata seolah berkata, ‘Aku bilang dia adalah pacarmu, tapi kamu tetap tidak mengakuinya.’

Manman tampaknya memahami tatapan penuh makna Mark dan tersenyum malu-malu. eAX51p

Saat ini, Katherine berada di pertandingan putaran grup robin. Pemenangnya adalah orang yang memukul lawan lima kali dalam tiga menit.

Katherine sangat gugup dan memandang Lin Yifei sebelum bertanding. Lin Yifei memberi isyarat ‘menang‘ padanya. Katherine tersenyum enggan sebelum memakai alat pelindung kepala. Memang seperti yang diharapkan, karena terlalu gugup, Katherine kehilangan tiga poin di menit pertama. Mark dan Philip telah menutup matanya dan tidak berani melihat lagi.

“Tidak apa-apa, dia belum mengeluarkan kekuatannya. Perlu dua pukulan lagi untuk kalah!” Meskipun Lin Yifei mengerutkan dahi, dia berpikir Katherine masih punya harapan.

Permainan anggar sangat mendebarkan karena tidak tahu siapa yang menang atau kalah hingga saat-saat terakhir. Ketika menit kedua, dia tiba-tiba bangkit dari kegugupan dan berani merebut tiga poin dari lawan. Setelah itu, momentumnya luar biasa. Mark dan Philip dari bangku penonton pun bersemangat. A6hwlO

“Bagus Katherine! Jaga dia!”

Penonton di luar arena tidak boleh membuat suara. Lin Yifei menutup mulut Philip dengan cepat.

Sungguh, sekelompok orang ini mengira Katherine akan dikalahkan semenit yang lalu.

Lawan mulai kewalahan dengan momentum dan ritme Katherine. Setelah lebih dari 30 detik, Katherine mendapat kemenangan pertamanya. 7egT2F

“Lin, aku harus belajar dari pertandinganmu siang ini.” Sekarang Katherine terlihat lebih percaya diri dari sebelumnya.

“Hah? Aku tidak tahu siapa yang kemarin mengatakan akan menungguku dikalahkan oleh orang lain!” Lin Yifei tersenyum dan tidak terlihat gugup. Beberapa orang ini menemukan tempat untuk makan siang mereka.

Siang hari, Lin Yifei akan bertanding. Sejujurnya, Lin Yifei memenangkan empat pertandingan putaran robin dengan mudah, karena dibandingkan dengan anak seumurannya, cara bermain sabre mereka terlalu mudah untuk diprediksi. Namun, Lin Yifei juga harus melatih kemampuan fisik dan kecepatan reaksinya karena dia tidak bisa selalu mengandalkan pengalaman untuk menang.

Setelah meninggalkan arena, Katehrine dan teman-temannya sudah menunggu. xdZYdD

“Lin, kamu benar-benar memenangkan empat pertandingan! Dengan momentum menyerang mereka dalam satu gerakan. Ah … Aku menyukaimu!” Katherine berkata dengan berlebihan.

Manman di sebelah terlihat lebih pemalu. Dia berkata dengan suara rendah dalam bahasa China. “Saudara Yifei, kamu benar-benar kuat.”

Story translated by Langit Bieru.

Lin Yifei tersenyum. “Babak berikutnya aku akan dikalahkan satu kali. Jika aku menang, Manman, kamu harus mengucapkan selamat padaku dengan Bahasa Inggris.”

Chen Manman mengangguk. wWhBK1

Lin Yifei menikmati perayaan makan malam buatan ibunya dengan senang hati. Dia tidak menyadari ada badai yang sedang terjadi di Keluarga Osborne.

Chris pulang bersama pelatihnya dengan membawa alat pelindung di punggungnya. Dia berjalan kembali ke kamar seperti biasa, tanpa ada komunikasi dengan ayahnya yang sedang menunggu di ruang tamu.

Tuan Osborne juga menutup mata dan berbicara dengan pelatih Chris.

“Hari ini Chris bermain bagus. Sejujurnya, aku sedikit merasa canggung ketika kamu memintaku untuk mengajarinya. Bagaimanapun juga, dia mulai berlatih pada usia 12 tahun dan kamu mengatakan bahwa dia belum pernah diajari pelatih sebelumnya. Aku khawatir tentang seberapa banyak yang bisa dia pelajari.” Pelatih duduk bersama Tuan Osborne, sementara George menyajikan kopi untuk mereka. “Aku tidak menyangka dia memiliki gerakan teknis sesuai standar. Kecepatan serta reaksinya dalam kompetisi juga lebih hebat dari anak biasanya. Kamu bilang kamu belum pernah menyewa pelatih sebelumnya. Aku benar-benar tidak percaya.” VX9LeZ

“Dia adalah putraku. Tentu saja, dia memiliki bakat yang tidak dimiliki oleh orang lain.” Perkataan penuh percaya diri keluar dari mulut Tuan Osborne seolah-olah itu bisa diterima begitu saja.

Kali ini, George mengampiri dan membungkuk di samping Tuan Osborne. “Tuan, saya ingin bertanya, apa yang harus saya lakukan dengan surat-surat ini? Kompetisi sudah berakhir, bukankah ini seharusnya dikembalikan pada tuan muda?”

“Apakah maksudmu surat yang dikirimkan pemuda China Lin itu?” Tuan Osborne mengerutkan dahi. “Jangan berikan pada Chris. Kamu bisa membuangnya begitu saja.”

George menegakkan tubuhnya. Tuan Osborne bertanya, “Apakah anak itu menelepon atau mengirim surat akhir-akhir ini?” 9cQBU4

“Tidak.”

“Mmm.” Tuan Osborne melambaikan tangan, tapi George di sampingnya terdiam.

“Tuan …”


Penerjemah Bahasa Inggris: IdleTurtle 76R10l

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!