English

[Reinkarnasi] Master PedangCh2 - Reinkarnasi

0 Comments

Xiao Fei! Xiao Fei! Kamu tidak boleh tidur lagi! Pergilah ke sekolah sekarang!” Selimut ditarik dan pantatnya dipukul beberapa kali. Lin Yifei membuka matanya dengan pandangan sedikit kabur dan melihat ke tirai yang sudah dikenalnya. Telinganya dipenuhi suara ibunya.

Huh?” Lin Yifei melompat berdiri.  Dimana ini? UhVyoM

“Segera laporan ke sekolah! Aku tidak peduli kamu suka sekolahnya atau tidak, tapi tidak mudah untuk masuk ke sekolah tersebut. Tolong hormati pilihan orangtuamu!”

Lin Yifei melihat keluar jendela. Ia melihat ada sebuah kafe tua, seorang tunawisma yang mabuk … yang terhalang oleh tirai kotor dan membuat ruangan ini terlihat seperti kurungan merpati … Bukankah ini ketika Keluarga Lin baru saja pindah ke Amerika Serikat dan menyewa rumah tua di Queens?

Story translated by Langit Bieru.

Dia melihat ke arah tangannya. Kenapa tangannya begitu kecil?

Lin Yifei menjauh dari tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi. Melihat pantulan di cermin, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak berdiri  melihat bayangan yang terpantul di cermin. Di cermin ada seorang anak laki-laki berusia sebelas atau dua belas tahun dengan mata besar. Raut wajah yang bukan seperti orang dewasa dan rambut seperti sarang burung. ei2LIN

“Cepatlah, gosok gigi dan cuci muka! Percepat kegiatanmu!” Ibunya bahkan menekan pasta gigi untuknya.

Apa yang terjadi di sini?

Lin Yifei menatap ibunya. Tidak banyak kerutan di wajahnya. Rambutnya tidak putih dan dadanya tidak kendur. “Bu, hari ini tahun dan bulan berapa?”

“Kamu lupa? Hari ini tanggal 2 Juli 1998! Ibu tahu kamu tidak ingin pergi ke sekolah itu. Suasananya buruk. Ada banyak orang berkulit hitam, tapi ada banyak juga anak Tionghoa yang belajar di sana. Meski bahasa inggrismu buruk, itu bukan masalah. Seseorang akan berbicara kepadamu dengan bahasa mandarin!” P1p03B

Perkataan yang sama dikatakan oleh ibunya dua belas tahun yang lalu. Dia masih ingat saat dia lebih memilih mati daripada diintimidasi oleh anak-anak berkulit hitam. Itu yang seperti diputar di dalam TV. Karena dia selalu menunda sepanjang waktu, ibunya mau tidak mau mendaftarkannya ke sekolah yang sedikit lebih baik. Namun, kerena itu ayahnya yang berkerja di Pabrik Cina semakin tertekan. Punggung ayahnya sudah bungkuk saat Lin Yifei lulus sekolah dasar. Sekarang, jika diizinkan untuk memilih, dia lebih suka pergi ke sekolah busuk itu daripada membuat ayahnya semakin tertekan.

“Aku akan pergi ke sekolah! Jangan khawatir!” Lin Yifei menggosok giginya.

Apa yang telah terjadi? Dia adalah pria berusia 23 tahun, bagaimana dia kembali lagi ke usia 11 tahun? Atau itu hanya mimpi jika dia kuliah di Washington dan bertemu dengan Chris, lalu mengejar karir atletik profesional bersama? Kecelakaan mobil Chris juga mimpi? Apakah itu juga mimpi ketika dia ditembak di rumah keluarga Osborne?

Lin Yifei menarik napas dalam. Dia memakai mantelnya dan membiarkan sang ibu mengantarnya ke sekolah. 1yg3qI

Kepala sekolahnya adalah seorang wanita paruh baya yang sedikit tidak ramah. Ibunya meminta untuk lebih menjaga Lin Yifei, tapi dia hanya bisa mengucapkan beberapa kata dalam bahasa Inggris. Sekolah dasar ini tidak memiliki seorang intrepreter. Raut wajah kepala sekolah berubah menjadi sedikit jelek. Selain itu, murid sekolah ini tergolong masyarakat kelas bawah. Saat wanita paruh baya itu melihat orang yang sama (berkelas bawah), ia menjadi sedikit tidak sabar.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Selain itu, aksen ibunya membuat kepala sekolah meremehkan mereka.

Hal ini membuat Lin Yifei merasa tidak nyaman. Sebagai atlet Tiongkok, ketika dia baru memulai karirnya, dia juga mengalami beberapa diskriminasi rasial. Namun, kekuatan menentukan segalanya. Saat tercatat sebagai pemain unggulan di kompetisi internasional, tidak ada yang memandangnya remeh.

Tunggu, dia tidak tahu apakah itu kenyataan atau mimpi. Kenapa dia berpikir sejauh itu? zZjP5k

Lin Yifei mendongak dan memperkenalkan dirinya ke kepala sekolah dengan bahasa Inggris yang fasih. Tentu saja, dia juga mengucapkan keinginan ibunya tadi. “Halo, kepala sekolah. Saya siswa yang baik dan akan selalu bekerja keras untuk mendapatkan pencapaian. Meskipun keluarga saya miskin, saya tetap berharap anda dapat memperlakukan saya seperti siswa lain dan memberikan lingkungan belajar yang baik.”

Perkataan yang menggunakan bahasa Inggris ini mengejutkan tidak hanya kepala sekolah, bagaimanapun, anak mana yang bisa mengatakan hal seperti itu, tetapi juga ibu Lin Yifei yang membuka matanya lebar-lebar. Dia tidak percaya bahwa putranya baru saja berbicara bahasa Inggris dengan baik.

“Karena kamu memiliki dasar yang baik dalam berbahasa Inggris, kamu tidak perlu khawatir masalah itu. Aku akan mengaturmu untuk mendapatkan kelas yang baik.” Kepala sekolah tertawa. Komunikasi yang lancar dapat mengurangi kemungkinan deskriminasi yang dilakukan orang lain.

Dengan cara ini, Lin Yifei ditempatkan di kelas yang bagus. Guru di kelas itu begitu serius. Meski fasilitas sekolah kurang bagus, Lin Yifei sudah merasa sangat puas. Bj5xW2

Terutama ketika dia membuka semua buku berbahasa Inggris dan mengetahui arti setiap kata. Yang paling penting adalah dia memahami semuanya. Dia tidak terlalu bodoh untuk berpikir dia adalah seorang jenius. Jadi itu artinya…

Dia benar-benar memulainya dari awal lagi? Pikiran ini membuat Lin Yifei bersemangat. Jika dia bisa memulainya lagi, dia akan menebus penyesalan itu!

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Tunggu, Lin Yifei pernah bertanya pada Chris tentang tempat sekolah dasarnya. Chris tersenyum dan menjawab dia bersekolah di tempat yang sama dengan Lin Yifei.

Jadi … Chris juga berada di sekolah ini? pL08Et

Memikirkan hal tersebut, jantung Lin Yifei berdetak kencang. Dia tanpa sadar melihat ke sekeliling kelas. Ketika dia melihat kursi di dekat jendela dengan seseorang yang tertidur di atas meja, pemandangan di sekitarnya tampak membeku.

Itu Chris … Itu pasti Chris …

Lin Yifei menyadari bahwa dia sangat akrab dengan sosok dan postur tubuh orang itu.

“Baiklah, Lin. Meski ini hari pertamamu masuk kelas, aku tetap tidak ingin kamu merasa bingung.” Kelas ini adalah kelas sejarah Amerika. Guru pengganti, Bu Anne, mendekati Lin Yifei dan menanyakan pertanyaan umum mengenai sejarah. Untungnya, Lin Yifei mengingat jawaban itu dan mengatakannya tanpa berpikir. Hal tersebut membuat Bu Anne mengangguk dan melepaskannya. IWLMvt

Setelah kelas selesai, semua murid berkumpul di sekitarnya. Mereka menanyakan nama dan tempat tinggalnya. Lin Yifei dengan sabar menjawab satu per satu. Dibandingkan dengan mahasiswa berusia dua puluhan, murid-murid ini jauh lebih sederhana dan lebih mudah untuk diajak berteman. Tetap saja, Lin Yifei memandang ke jendela dari waktu ke waktu. Chris tetap dalam posisi tengkurap.

“Siapa nama murid itu? Bagaimana guru bisa membiarkannya tidur di kelas?”

“Dia? Dia itu Chris…” Seorang gadis kecil berkulit hitam itu bernama KK, yang memiliki rambut halus dan banyak kunciran. Dia mencodongkan tubuh ke arah Lin Yifei dan berbisik, “Jangan terlalu dekat dengannya. Dia adalah anak seorang pelacur. Berhati-hatilah dengan penyakit menular!”

Lin Yifei terdiam sebentar. Dia ingat Chris pernah menyebutkan dengan nada acuh tak acuh bahwa dia memiliki teman sebelum dibawa ke Keluarga Osborne. Dia tidak banyak berbicara dan memiliki kencederungan autis, yang terungkap saat ibunya meninggal. Oleh karena itu, Tuan Osborne harus menyewa psikolog untuknya. Ketika Lin Yifei mengunjungi rumah Keluarga Osborne, dia bertemu Tuan Osborne di koridor. Tuan Osborne tersenyum dan berkata, “Lin, kamu lebih berguna dari psikolog manapun. Chris terlihat sangat bahagia selama empat tahun masa kuliahnya.” FG6 f5

“Mengapa dia memiliki penyakit menular?” Lin Yifei juga berbisik di telinga KK.

“Bodoh! Apakah kamu tidak tahu bahwa sifilis dan AIDS itu menular?”

“Tidak, penyakit itu tidak dapat menular melalui kontak langsung.” Lin Yifei ingin memberitahu mereka cara penularannya dengan melakukan s*x. Tetapi karena murid ini semuanya anak-anak, dia terlalu malu untuk mengatakannya.

Chris, yang duduk tidak terlalu jauh, berbalik. Dia memandang murid-murid di sekitar Lin Yifei dan mengatupkan bibirnya. Itu seperti pertunjukkan yang menghinanya. Lin Yifei sangat akrab dengan reaksi tersebut. fmNdgz

Orang lain dapat mengetahui jika Chris berusia sebelas tahun, yang belum sepenuhnya mengembangkan fitur wajahnya, masih tetap tampan tanpa ada sedikit cela. Dia juga memiliki rasa ketidakpedulian dan keterasingan, seolah-olah dia tidak terlihat orang lain.

Meski begitu, jantung Lin Yifei berhenti berdetak dari setengah detakan.

Dia mungkin mengira jika aku tidak berbeda dengan yang lain …

Kelas segera berakhir. Berdasarkan pemahaman Lin Yifei tentang Chris, dia tidak akan mudah berteman. Chris tidak akan menurunkan kewaspadaannya. Dia hanya akan menemui jalan buntu jika diteruskan. mPITwb

Pada siang hari, Lin Yifei memasang wajah tertekan. Ibunya bahkan tidak menyiapkan makan siang untuknya.

Melihat penampilannya yang tertekan, KK dan murid lainnya sangat antusias membuka kotak siangnya. Mereka menyisihkan sedikit makanan dari kotak bekal mulai makroni sampai telur panggang untuknya. Mereka baru saja menyelesaikan makan siang.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Ketika dia melihat Chris lagi, dia melihatnya mengeluarkan sandwich dan menghabiskannya dalam dua atau tiga gigitan. Kemudian Chris membuka buku dan membacanya. Lin Yifei tahu Chris memiliki pemahaman yang kuat. Bahkan jika dia tidak memiliki guru untuk mengajarnya, dia bisa belajar dengan baik hanya dengan membaca. Ini mungkin alasan bahkan dia tidur di atas meja, gurunya tidak akan mengatakan apapun.

Hari berlalu dengan cepat. Lin Yifei pulang dengan membawa tas sekolahnya. Ibunya sedang memasak di dapur. Dia berlari untuk mengangkat tutup panci. Ibunya yang mengetahui kelakuan Lin Yifei langsung menampar punggung tangannya. dE0i3z

“Itu bisa membakar kulitmu, bocah kecil!”

Ha ha ha!” Lin Yifei buru-buru menyentuh telinga dengan tangannya, berpura-pura malu.

“Katakan sejujurnya, kapan bahasa Inggrismu menjadi begitu baik? Ingatlah saat kamu pertama kali pindah, kamu bahkan tidak bisa menyapa!”

“Aduh, Bu. Karena itu aku secara khusus mencari orang untuk mengajariku. Aku hanya hafal dua kalimat itu dan mengucapkannya untuk menipu orang. Jika kepala sekolah bertanya lebih banyak kepadaku, itu akan mengungkapkan kebohonganku! Tapi bukankah dengan ini aku bisa ditempatkan di kelas yang lebih baik?” Lin Yifei tampak begitu bangga. BqD1QI

“Kamu benar-benar pantas jadi putra ibu. Sangat pintar!”

“Bu, hari ini kamu lupa menyiapkan makan siangku.”

“Oh iya! Xiao Fei, apakah kamu kelaparan di siang hari?”

“Tidak, murid-murid berbagi bekalnya denganku. Bu, besok kamu harus memasak sesuatu yang enak supaya mereka bisa mencicipinya!” j b72G

“Baik! Baik! Bukan masalah besar!”

Benar saja. Keesokan pagi saat Lin Yifei membuka kotak makan siangnya, dia melihat dua bakso kepala singa yang direbus dan tahu isi daging. Makanan itu penuh dengan cita rasa Cina. Lin Yifei menyeringai.  Dia langsung berlari dan mengambil botol cabai di dapur. Dia menaburkan beberapa tetes di atas bakso kepala singa.

Pagi yang membosankan itu tidak mudah berakhir. Saat makan siang, Lin Yifei bersemangat mengeluarkan kotak makan siangnya untuk dibagikan ke semua orang.

KK merupakan orang yang paling penasaran. Dia menggunakan garpunya untuk mengiris dan memasukkan beberapa potong bakso kepala singa ke dalam mulutnya. Efeknya seperti yang diharapkan Lin Yifei. Mulut KK langsung terbakar. Dia bahkan tidak bisa berbicara. Dia harus mengosongkan sekotak susu sebelum dia bisa kembali berbicara. 0TSG6J


Kalian bisa baca versi inggris di: IdleTurtle

Translator's Note

Xiao Fei adalah panggilan kasih sayang untuk Lin Yifei.

Translator's Note

Suara terkejut.

Translator's Note

Penulis tidak menulisnya dengan rinci. Berdasarkan konteks cerita, seharusnya Washington DC (bukan negara bagian).

Translator's Note

Suara tertawa

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!