English

[Reinkarnasi] Master PedangCh21 - Kejayaan Anggar Inggris

0 Comments

“Kamu tahu, jika kamu cukup percaya diri, kamu tidak perlu memukulku di ruang ganti.” Sebelum berinkarnasi, Lin Yifei telah mengikuti berbagai pertandingan internasional. Bagaimana mungkin dia tidak tahu mengapa anak itu memukulnya?

Apa yang dimaksud dengan sebagai peringatan baik ternyata berubah menjadi protesan di mata pihak lain. Lin Yifei menggelengkan kepalanya. Dia sudah masuk kualifikasi. Siang harinya, pertandingan perempatan final. Dia tidak punya pikiran lebih untuk mengkhawatirkan anak yang kalah itu. Mark dan yang lain sudah menunggunya untuk makan siang. 8TfVHQ

Sebelum mencapai ruang ganti, tubuhnya dipukul dan bahunya dibanting ke dinding. Lin Yifei menggertakkan giginya karena rasa sakit. Dia mendongak dan melihat pria besar itu. Lin Yifei tidak bisa menahan napas. Dia akan segera melepaskan perlengkapan pelindungnya setelah selesai bertanding, tapi pria besar itu masih memakainya. Dia memukulnya dengan sangat keras, tapi Lin Yifei yang menderita.

“Jangan pernah berpikir bahwa kamu hebat karena telah menang.” Pria besar itu menundukkan kepala dan ingin meraih kerah Lin Yifei.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Dalam pertandingan anggar, Lin Yifei memiliki keunggulan 100%. Namun dalam hal pertarungan, dia tidak pernah menjadi petarung yang baik.

Pada saat yang sama, seseorang yang memiliki tubuh tinggi perlahan berjalan di belakang pria besar dan memutar pergelangan tangannya. rtdmBM

“Ini adalah arena anggar, bukan arena gulat.” Aksen London yang fasih datang dari pria tinggi. Terdengar lesu dan malas, tetapi dengan ketenangan yang sopan.

Ketika pria besar itu melihat orang lain, dia melepaskan tangan lawannya dengan marah dan berjalan ke ruang ganti.

Lin Yifei mengusap bahunya dan berdiri. Begitu dia melihat dengan jelas wajah orang di depannya, dia berkedip.

Apakah dia berhalusinasi? ZIC9 E

Wajah itu milik seorang pemuda yang menawan, berusia tujuh belas atau delapan belas tahun. Rambut cokelat mudanya terlihat lembut. Dia memiliki aura dewasa dengan alisnya. Tubuh bagian atasnya mengenakan rompi kotak-kotak berwarna cokelat muda yang serasi dengan warna rambutnya. Tubuh bagian bawah mengenakan celana panjang hitam, memperlihatkan garis-garis ramping dan elegan dari kakinya.

“Kevin … Phil …”

Apakah matanya salah melihat? Dia belum siap bertemu pemuda itu secepat ini.

Kevin berusia empat atau lima tahun lebih tua darinya dan Chris. Sekarang dia harus belajar di Universitas Cambridge. Dia akan memenangkan olimpiade pertamanya dalam dua tahun. UdvDlR

Sebelum berinkarnasi, Lin Yifei selalu mengagumi sikap Kevin. Alih-alih menjadi pria tradisional Inggris, dia seperti lingkaran karya seni, membuat orang tidak menemukan tepi dan sudut.

“Kamu tahu namaku. Aku tidak berharap siapa pun di Washington akan mengenaliku.” Kevin tersenyum tenang dan menatap bahu Lin Yifei. “Apakah bahumu sakit?”

Lin Yifei menggelengkan kepalanya dengan bodoh.

“Kamu melakukannya dengan sangat baik di pertandingan. Aku tidak menyangka bahwa siswa tingkat sekolah menengah yang berusia di bawah 16 tahun akan memiliki kemampuan begitu hebat di Amerika Serikat.” CdZWoz

Kesadaran Lin Yifei masih belum kembali. Dia hanya menatap wajah Kevin. Sebelum berinkarnasi, dia dan Kevin bertemu di Kejuaraan Olimpiade. Saat itu, Kevin memiliki satu kejuaraan olimpiade dan tiga kejuaraan dunia lainnya. Dia disebut sebagai kejayaan anggar Inggris.

“Siapa namamu?” tanya Kevin.

“Lin … Lin Yifei. Nama Inggrisku adalah Ethan.” Napas Lin berangsur-angsur menjadi tenang.

“Mendengar dari pengucapan namamu, apakah kamu seorang imigran dari China ke Amerika Serikat?” Kevin bersandar di dinding. Mata dan alisnya menunjukkan sikap lesu. Namun, Lin Yifei tahu bahwa prestasinya tidak datang dari bakat, melainkan dari kerja keras. H9k6M4

“Ya …” Lin Yifei menatapnya dengan memiringkan kepala. Kevin satu kepala lebih tinggi dari Lin Yifei.

“Aku menantikan pertandinganmu siang ini.” Kevin mengulurkan tangannya ke arah Lin Yifei.

Please visit langitbieru (dot) com

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Terima kasih.”

Saat itu, suara dingin terdengar dari belakang. “Yifei.” b2VkQX

Lin Yifei menoleh ke belakang dan melihat Chris.

“Hei, Chris!” Saat ini, Kevin menggenggam tangan Lin Yifei. “Apakah pertandinganmu sudah berakhir?”

Chris berjalan ke arah Lin Yifei dan menatap Kevin. Bibir Kevin terangkat ke atas. Dia bisa melihat dari mata Chris bahwa dia adalah pemain anggar. Dia juga merasakan permusuhan yang hampir tidak bisa terdeteksi oleh orang biasa.

“Halo. Aku adalah Kevin Phil dari Inggris.” Kevin mengulurkan tangannya ke Chris. “Kamu pasti Chris. Aku melihat pertadinganmu. Lawanmu benar-benar kewalahan. Itu sangat menarik.” Ys wz5

Chris tidak menjawabnya. Dia hanya meraih pergelangan tangan Lin Yifei dan menyeretnya ke ruang ganti.

“Ganti pakaian untuk makan siang.” Suara Chris sedikit dingin, tapi Lin Yifei tidak mengerti alasannya. Dia selalu berpikir bahwa pertemuan antara Chris dan Kevin seharusnya tidak dalam suasana seperti ini. Lagipula, jika tidak ada kecelakaan, setelah beberapa tahun, Kevin Phil akan menjadi target Chris.

Lin Yifei melepas sisa perlengkapan pelindungnya. Lalu, menyeka rambutnya yang basah dengan handuk sebelum mengganti pakaiannya.

“Ayo pergi. Mark dan yang lain pasti sudah menunggu.” Lin Yifei memeluk bahu Chris dan bergelantungan seperti monyet. Ow YXi

“Pemuda barusan tadi, apakah kamu mengenalnya?” tanya Chris.

“Ah … Tidak begitu mengenalnya …” Sebenarnya, dia seharusnya tidak mengenal Kevin sekarang.

“Kamu sepertinya sangat mengaguminya.”

“Dia adalah anggota tim anggar dari Universitas Cambridge!” Lin Yifei memiringkan kepalanya dan melihat ekspresi Chris. Chris terasa sedikit aneh sejak tadi, tapi dia tidak bisa melihat apapun. EYOMVa

“Kamu juga bisa mengikuti ujian masuk Universitas New York di masa depan.”

Tim anggar dari Universitas New York termasuk yang terbaik di Amerika Serikat. Beberapa pemain anggar profesional juga kuliah di universitas tersebut. Hampir setiap pertandingan olimpiade tim anggar akan memilih satu atau dua orang dari tim anggar Universitas New York.

“Kevin bukan hanya anggota tim anggar di Universitas Cambridge. Dia juga sangat kuat dan sudah menjadi atlet profesional.”

“Apakah begitu?” Alis Chris sedikit terangkat. vJzewh

Lin Yifei tiba-tiba memiliki pemikiran di dalam hatinya. Sebenarnya, sebelum berinkarnasi, Lin Yifei tidak begitu memahami hubungan permusuhan yang tidak terlihat antara Chris dan Kevin. Chris mengakui dan menghormati keterampilan anggar Kevin, tapi setiap kali Lin Yifei menyebut Kevin, Chris terlihat sangat kesal. Bahkan jika mereka bertemu di luar arena anggar, mereka selalu menunjukkan tanda-tanda permusuhan.

Saat makan siang, Katherine tidak makan banyak. Ini adalah pertama kalinya dia masuk delapan besar divisi Washington. Siang harinya, babak perempatan final. Orang tuanya juga datang menonton langsung kompetisi dan membawa spageti buatan sendiri. Namun, Katherine tidak nafsu makan.

Please visit langitbieru (dot) com

Lin Yifei yang duduk di seberangnya memberi gadis itu sentilan di dahi dengan jari telunjuknya.

“Tidak mungkin kamu benar-benar merasa gugup, ‘kan?” dzd0Oh

“Apa kamu tidak gugup?” Katherine melihat Lin Yifei yang memiliki senyum cerah dan tidak mengerti mengapa dia terlihat begitu tenang.

“Karena ini baru perempatan final pertandingan di Washington. Jika kamu terus maju, kamu akan bertemu dengan yang lain di perempatan final regional, kemudian perempatan final nasional, serta semifinal dan final. Sekarang kamu hanya berdiri di titik awal. Jika kamu selalu gugup, kamu hanya menyiksa dirimu.” Lin Yifei memotong udang dari piring Katherine. “Katherine, kamu lebih kuat dari sebelumnya, ‘kan?”

Katherine melirik Lin Yifei. Ketika dia melihat penampilan bijaksananya, tiba-tiba dia merasa lucu karena merasa gugup.

“Hei, Chris. Tarik undiannya dengan baik. Aku sama sekali tidak ingin bertanding denganmu,” kata Lin Yifei sambil menunjuk dengan garpunya. Jg1Hz9

“Karena kamu ingin bertanding denganku di final.”

“Oh, Chris, kamu benar-benar mengenalku.” Lin Yifei bersandar di bahu Chris seperti seorang gadis kecil.

“Bisakah kalian tidak bersikap menjijikkan? Aku benar-benar tidak bisa makan lagi.” Katherine membuat gerakan muntah.

Philip yang berada di sebelahnya sedang mengambil kamera dan memotretnya. zSPeKd

“Halo—” Lin Yifei tidak lagi bersandar di bahu Chris. “Kenapa kamu selalu memotret di saat seperti ini!”

Philip tersenyum bangga dan mengancam akan mempublikasikan penampilan jelek Lin Yifei di sekolah, jika dia kalah di pertandingan selanjutnya.

Setelah makan siang dan istirahat sejenak, Chris dan Lin Yifei mendatangi panitia penyelenggara untuk undian.

Delapan remaja yang tersisa berdiri di depan kotak nomer. Seorang penyelenggara berkacamata mencatat nomer dan nama mereka. yg8DFA

Lin Yifei menarik napas dalam. Dia memasukkan tangan ke dalam kotak dan menarik kertas Grup D, nomer 2. Dia menoleh ke Chris dan melambaikan nomernya.

Ketika Chris mendapatkan kertas Grup A nomer 1, Lin Yifei sangat senang. Ini berarti, selama mereka terus menang, final seharusnya adalah pertandingan mereka.

Satu jam kemudian, perempatan final resmi dimulai.

Chris dan Lin Yifei berada di dua arena yang berdekatan. vjbH8W

Mengenakan pelindung kepala, Lin Yifei dan Chris bertepuk tangan, lalu berbalik dan berjalan langsung ke arena kompetisi.

Level lawan Lin Yifei tidak buruk. Bagaimanapun, dia sudah termasuk di antara delapan siswa sekolah menengah terbaik di Washington. Apakah dia bertahan atau menyerang, gerakan kakinya cukup terkoordinasi. Lin Yifei membalasnya dengan hati-hati. Tidak ada kesalahan yang jelas dalam serangan lawan. Lin Yifei bertaruh bahwa anak itu sudah belajar anggar setidaknya sejak umur enam tahun karena dia bisa mencapai level ini.

Story translated by Langit Bieru.

Meskipun pertandingan terakhir sangat mengejutkan, Lin Yifei masih mencetak dua poin, tidak menyisakan ruang bagi pihak lain untuk melawan. Di babak kedua, lawannya juga beradaptasi dengan kelenturan dan serangan mendadak Lin Yifei. Ketika Lin Yifei melangkah mundur, lawannya menusuk bahunya dengan sabre. Wasit menilai itu untuk mencetak poin.

“Aha!” Lin Yifei menekuk pergelangan tangannya. Kecuali Chris, sejak kecil dia sudah lama tidak bertemu lawan yang begitu menantang. Saat perhatiannya terkonsentrasi sepenuhnya, semua suara sepertinya menghilang. 59UoXp

Jari-jari Lin Yifei menyentuh ujung sabre. Dia mengatur napasnya. Ketika serangannya keluar lagi, itu sangat tajam dan mendorong pihak lawan ke tepi arena. Sabre terus menekan tanpa ampun, membuat pihak lawan tidak bisa menghindarinya.

Momentum sabrenya begitu kuat sehingga lawannya jatuh dan menatap Lin Yifei dengan kepala miring.

Lin Yifei melangkah maju dengan anggun. Dia menarik lawannya berdiri sebelum mengangguk kembali pada wasit. Kemudian, kesadaran wasit kembali untuk menilai poin.

Di antara penonton, Kevin menyentuh dagunya dan menunjukkan ekspresi penasaran. Teman di sebelahnya memukulnya dengan pundak dan berbisik, “Aku tidak percaya anak-anak Amerika begitu pandai bermain anggar. Lihatlah anak di grup D, dia seperti orang yang berbakat.” bhZnJ2

Kevin hanya meletakkan jari telunjuknya di bibir dan membuat isyarat diam. Matanya tertuju pada punggung Lin Yifei.

Pertandingan tersebut baru dimainkan dua babak. Pertandingan grup A sudah berakhir. Chris mendapatkan 15 poin dan memenangkan pertandingan. Anak yang kalah itu masih terengah-engah setelah melepas pelindung kepala. Tampaknya dia belum keluar dari momentum penindasan Chris.


Penerjemah Inggris: IdleTurtle

VgddrW

Translator's Note

Penerjemah Inggris mengubah nama Eason menjadi Ethan menurut google.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!