English

[Reinkarnasi] Master PedangCh26 - Dia Menyukaimu

0 Comments

Setelah makan malam, Lin Yifei turun sambil membawa perlengkapan pelindung. Ibu Lin melihat bahwa Kevin dan timnya adalah teman anaknya dan memberi diskon 50%. Rekan-rekan se-tim Kevin sudah siap untuk berjalan-jalan di sekitar ChinaTown, tapi Rhett terlihat bersemangat mengikuti Kevin.

Sebuah taksi berhenti di luar ChinaTown. Rhett baru saja akan masuk saat Kevin menariknya. “Rhett, aku tidak akan kembali. Kamu harus tetap berjalan-jalan dengan yang lain.” mL7zW8

Rhett mengangkat tangannya dengan pasrah dan bergumam dengan suara rendah, “Baiklah, baiklah. Dunia dua orang ini adalah milikmu.”

Kevin membawa Lin Yifei ke klub anggar yang buka sampai jam 12 malam. Mereka memiliki waktu empat jam untuk berlatih.

Story translated by Langit Bieru.

“Sepertinya cukup mahal di sini. Mereka menargetkan biaya per jam,” Lin Yifei mengangkat bahu, “tapi dilengkapi dengan AC. Aku selalu merasa sangat kepanasan memakai alat pelindung.”

Kevin tidak menjawab dan hanya menyentuh kepalanya. 2ef3Kr

Jika kejuaraan dunia adalah sebuah mahkota, Kevin Phil yang memakainya sebelum Chris. Jantung Lin Yifei berdegup cepat ketika dia dan Kevin berdiri di garis persiapan untuk memberikan hormat.

“Apakah kamu siap, Lin?” Suara lembut Kevin berubah menjadi serius. Bahkan jika lawannya adalah seorang remaja, dia tidak akan menunjukkan sikap acuh tak acuh.

“Ya.”

Begitu dia selesai menjawab, Kevin melesat ke depan seperti anak panah. Lin Yifei hampir tekejut karena kehilangan alat pelindungnya. uYSbOa

Saat Kevin menyerang, dia mengingatkan Lin Yifei, “Tenang! Tenang! Bagus sekali! Ya, begitu!”

Lin Yifei terbiasa dengan langkah cepat. Meskipun setiap serangan Kevin menunjukkan momentum yang luar biasa, untungnya, Lin Yifei pernah menghadapinya sebelum berinkarnasi dan samar-samar bisa memprediksi tempat serangan lainnya.

Kevin tidak melakukan yang terbaik. Gerakannya lebih ke arah membimbing Lin Yifei mengenai cara bertahan. Sama seperti dia terus-menerus menyerang Lin Yifei, dia tidak berpikir bahwa remaja itu tiba-tiba akan menangkis sabrenya dan menikam dadanya. Kevin terkejut. Meskipun dia mampu menangkisnya, hatinya tidak bisa tenang dalam waktu yang lama.

Lin Yifei merasa tidak ada perasaan membunuh pada serangan Kevin dan segera mengangkat tangannya untuk menantangnya. “Hei, Jangan khawatir. Bahkan jika aku dikalahkan olehmu, harga diriku tidak akan mengalami kemunduran. Tunjukkan beberapa ketrampilan yang sebenarnya!” UIF6BC

Sabre Kevin membentuk setengah lingkaran di udara dan tertawa. “Begitu aku serius, jangan menangis dan mencari ibumu.”

“Jangan khawatir, aku hanya akan menangis untuk ayahku.” Setelah mengatakan hal tersebut, Lin Yifei tiba-tiba melakukan serangan cepat. Kevin menangkis dengan cepat dan mendapatkan kembali inisiatifnya, tapi pertahanan Lin Yifei tidak menjadi berantakan. Setelah dua babak pertandingan bersama Lin Yifei dan mengamatinya sendiri, Kevin mengetahui bahwa remaja itu sangat pandai bersabar dan menunggu kesempatan. Bahkan jika sang lawan menguasai pertandingan dan temponya, Lin Yifei masih bisa menemukan kesempatan untuk bertahan dan menyerang dalam rentang waktu kurang dari satu menit. Tentu saja, serangan yang lain datang. Ujung sabrenya menyelinap melewati pelindung kepala Kevin, tapi dihalangi olehnya.

“Sayang sekali, jika kamu sepuluh sentimeter lebih tinggi, serangan itu akan mengenaiku tadi.” Kevin entah kenapa terlihat dalam suasana hati yang baik dan memiliki suara yang sedikit menggoda.

“Jangan kahwatir, sekarang aku minum susu setiap hari. Tahun depan adalah hari kematianmu.” Jawaban Lin Yifei yang kekanak-kanakan membuat Kevin merasa lebih senang. Fja3D

Tanpa disadari, Kevin menjadi lebih serius. Tidak peduli berapa banyak poin yang dia ambil dari remaja itu atau seberapa keras dia memukul bahunya, Lin Yifei tetap maju dengan gerakannya. Hal ini juga membuat Kevin semakin tenggelam dalam pertandingan. Gerakan sabrenya menjadi lebih tajam sampai dia membuat gerakan serangan yang menusuk tenggorokan Lin Yifei. Remaja itu terhuyung mundur dua langkah dan berdiri di sana seolah-olah belum sadar setelah dia ditusuk.

Kevin tersadar lebih dahulu dan berjalan cepat ke arahnya. “Apakah kamu baik-baik saja?”

Jari-jarinya membuka pelindung kepala Lin Yifei dengan cemas dan melihat tenggorokan Lin Yifei membuat gerakan menelan. “Apakah itu terlalu kuat? Apakah kamu merasakan sakit?”

Sebenarnya, alat pelindung biasanya melindungi tenggorokan dengan sangat baik. Hanya saja, Lin Yifei merasakan tekanan di tenggorokannya, tapi tidak sakit. OAlTmy

“Aku pikir aku akan mati …” Lin Yifei mengulurkan tangannya dan menyentuh lehernya dalam waktu yang lama. Lalu, dia menatap Kevin. “Itu benar-benar luar biasa!”

Dua detik kemudian, Kevin tertawa terbahak-bahak. “Aku benar-benar tidak mengerti. Kepalamu ini terbuat dari apa? Kamu mengatakan bahwa kamu pikir kamu akan mati, tapi aku tidak melihatmu merasakan takut.”

Please visit langitbieru (dot) com

“Aku sangat senang!” Lin Yifei mengambil alat pelindung kepalanya dari Kevin dan memakainya. “Setidaknya kamu tidak memperlakukan diriku seperti anak kecil tadi. Sekali lagi! Ayo, sekali lagi!”

Kevin menatap Lin Yifei. “Tapi, aku tidak ingin melanjutkan pertandingan.” qRs9Zh

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Eh? Kenapa?” Lin Yifei bingung. “Apakah menurutmu levelku terlalu rendah dan tidak menyenangkan?”

“Tidak.” Kevin mengulurkan tangannya dan menyentuh dahi Lin Yifei. “Karena kamu baru saja membuatku takut.”

“Eh? Apa yang membuatmu takut?” Lin Yifei memiringkan kepalanya. Meskipun dia mengenakan pelindung kepalanya, tidak sulit untuk membayangkan ekspresinya.

Kevin menekankan tangannya yang memakai sarung tangan di kepala Lin Yifei dan tersenyum. “Ayo, pergi. Ini sudah hampir jam sebelas. Aku akan mengantarmu pulang.” qvOLQy

Besok adalah akhir pekan. Tidak masalah untuk pulang sedikit terlambat.

Namun, pengalaman malam ini masih membuat Lin Yifei senang.

Taksi berhenti di depan pintu masuk ChinaTown. Kevin mengantar Lin Yifei ke lantai bawah Chen Lin Ji.

“Naiklah.” Tangan Kevin di saku dan bibirnya menunjukkan senyum dingin. YopyCF

“Selamat malam!” Lin Yifei hendak berbalik ketika Kevin mengulurkan tangannya untuk mencubit wajahnya.

“…….Ada apa?”

“Tidak ada. Selamat malam!” Kevin perlahan mengendurkan tangannya dan menyaksikan Lin Yifei memasuki Chen Lin Ji. Keseruan di ChinaTown masih belum berakhir bahkan di tengah malam. Bagi banyak orang, ini masih waktu makan malam.

Ibu Lin masih duduk di kasir. “Bajingan kecil, kamu kembali begitu terlambat. Chris sudah menunggumu.” 3KVITM

“Apa? Chris?” Lin Yifei berlari ke lantai atas dengan dua atau tiga langkah. Setelah membuka pintu, dia melihat Chris duduk di dekat jendela dengan kepala disandarkan. Sepertinya dia melihat Kevin mengantarnya pulang.

“Kamu di sini? Jika kamu meneleponku sebelum datang, aku tidak akan keluar.” Lin Yifei melompat ke tempat tidur dan duduk di samping Chris.

“Kau dan Kevin Phil pergi ke luar.” Suara Chris sangat pelan. Lin Yifei tahu bahwa dia marah.

Mereka biasanya saling menempel. Lin Yifei merangkul bahu Chris dan berkata, “Kita pergi ke klub anggar untuk berlatih bersama. Seharusnya aku tidak melupakanmu saat mendapatkan kesempatan bagus untuk belajar satu sama lain. Maafkan aku!” WY7uGK

“Apakah kamu baru saja pergi untuk berlatih anggar?” Chris berbalik untuk menatap Lin Yifei. Sorot matanya begitu intens, sehingga dia hampir memaku Lin Yifei di tempatnya.

“Ya. Apalagi yang bisa aku lakukan?” Lin Yifei melangkah mundur dan meletakkan lengannya di bahu Chris.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Dia menyukaimu.” Chris berbicara dengan sangat keras. Lin Yifei tidak bisa melihat wajahnya di bawah sinar lampu.

“Siapa yang menyukaiku?” vX91A4

“Kevin Phil.”

Jawaban ini hampir membuat Lin Yifei tersedak oleh air liurnya sendiri.

“Bagaimana mungkin—–bagaimana bisa kamu memikirkan hal konyol seperti itu—-” Lin Yifei tidak tahu apakah dia harus terkejut atau tertawa.

“Ini bukan hal konyol.” Chris berkata tegas. lZLuqp

“Selain fakta bahwa Kevin adalah seorang pria … Bahkan jika dia menyukaiku, bagaimana kamu tahu?” Ekspresi Lin Yifei menunjukkan ‘bagaimana mungkin itu terjadi?‘.

“Apakah kamu benar-benar ingin tahu bagaimana aku mengetahuinya?” Chris bertanya lembut pada Lin Yifei.

Nadanya terdengar lembut, tapi Lin Yifei merasakam sedikit bahaya. Dia bersandar ke belakang dengan tidak sadar dan menggunakan sikunya untuk menopang tubuh bagian atasnya.

Chris mengulurkan tangannya dan menarik Lin Yifei ke dalam pelukannya. JdiTMr

“Chr….” Bibir Lin Yifei yang terbuka masih belum mengucapkan nama remaja itu dengan lengkap ketika Chris menutupnya dengan bibir. Ciuman yang begitu kuat sepertinya tidak terlihat sebagai ciuman pertama. Lin Yifei hanya diam di sana sampai Chris menekannya di tempat tidur. Lidahnya menyerang dan menjilat setiap sudut mulut Lin Yifei. Tiba-tiba dia terasadar atas apa yang terjadi.

“Hmm… Hmm…” Lin Yifei menekan bahu Chris dan mendorongnya dengan susah payah. Hanya ada sedikit jarak di antara mereka. Chris hanya menekannya lebih kuat.

Chris selalu menutup dirinya, jadi Lin Yifei tidak pernah berpikir bahwa Chris akan mencium dirinya sampai begitu sengit. Tangan Lin Yifei yang berjuang melepaskan diri ditahan di pipinya. Tidak peduli bagaimana dia berpaling, Chris akan melepasnya.

Bibirnya tersedot dalam pin dan jarum oleh Chris. Lin Yifei hanya menatap sang remaja yang ada di depannya. Dia masih memegang Lin Yifei, sementara aura penindasan dan tekanan masih melekat di antara mereka. xv87QB

“Kamu … Kamu …” Lin Yifei tidak bisa mengatakan kalimat yang lengkap dalam waktu yang lama.

“Bukannya kamu bertanya bagaimana aku bisa mengetahui bahwa Kevin Phil menyukaimu?” Suara Chris sedikit serak. Kepalanya yang sedikit menunduk terlihat agak kesal.

Lin Yifei hanya menatapnya.

“Jangan membenciku.” Chris mengucapkan hal tersebut dengan kepala menunduk. Lalu, dia membuka pintu dan pergi. QrzsWR

Apa yang terjadi?

Lin Yifei mengulurkan tangannya dan menyentuh bibirnya, dimana masih ada rasa sentuhan Chris.

Langit Bieru.

Lebih dari sepuluh menit kemudian, Ibu Lin naik ke atas dan bertanya, “Xiao Fei, ini hampir jam dua belas! Kamu tidak mau mandi?”

Lin Yifei baru saja pergi ke kamar mandi. Saat air mengalir turun, dia menyadari bahwa Chris benar-benar menciumnya tadi … 9Az8Jh

Sebenarnya, Lin Yifei sudah memikirkannya sebelum reinkarnasi, setelah Tuan Osborne dan Kevin mengatakan padanya bahwa Chris menyukainya. Saat itu, ada melankolis di hatinya dan sadar bahwa ini sudah terlambat. Tapi sekarang, semuanya sudah kembali. Lin Yifei memutuskan bahwa mereka masih anak-anak. Masih ada waktu yang lama sebelum pemikiran seperti itu terbentuk. Tapi, dia tidak pernah berpikir bahwa Chris akan menyukainya sekali lagi.

Ciuman itu bukan hanya rasa ingin tahu di antara anak-anak, tapi juga mengungkapkan rasa untuk memiliki yang kuat.

Astaga … Mengapa ini … Chris baru berusia 14 tahun.


Penerjemah Inggris: IdleTurtle 81ixym

Translator's Note

Sensasi kesemutan.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!