English

[Reinkarnasi] Master PedangCh4 - Bukankah Kita Satu Kelompok?

0 Comments

Chris ingin segera menyingkirkan Lin Yifei yang bersikap menyebalkan. Dia mengambil kotak makan Lin Yifei dan memakan semuanya dalam waktu kurang dari lima menit. Dia mengembalikan kotak makan siang dan memberi isyarat pada Lin Yifei untuk menyerahkan uang satu dolarnya.

Wajah Lin Yifei memerah karena marah. “Tunggu saja! Lain kali, aku yang akan memenangkan taruhannya!” cjHYlO

“Terserah kamu saja.” Chris menutupi matanya dengan topi pantai dan mulai berbaring, seakan menunjukkan postur tubuh ‘jangan mengganggu tidurku‘.

KK memanggil Lin Yifei dan memukul kepalanya. “Dasar bodoh! Dia sudah menghabiskan makan siangmu!”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Ya … Aku juga kehilangan satu dolar …” Lin Yifei sengaja menunjukkan ekspresi bodoh. Padahal, dia merasa sangat senang. Chris menghabiskan bekal makan siangnya. Dia sudah lama mengetahui mengenai Ibu Chris yang bekerja pada restoran Cina di ChinaTown pada siang hari dan pulang dengan membawakan makanan Sichuan untuk Chris di malam hari. Meskipun Chris terlahir sebagai orang Amerika, dia sudah terbiasa makan masakan Sichuan. Cabai di kotak bekal yang telah dipersiapkan oleh ibunya sama sekali tidak berarti bagi Chris.

Terlepas dari metode apapun yang akan digunakan, dia hanya ingin membuat Chris memakan makanan yang lebih baik tanpa melukai harga dirinya. 8HRdLv

Hari itu sangat menyenangkan bagi semua orang, terutama Lin Yifei. Dia senang karena bisa duduk bersama Chris yang berusia 12 tahun di bawah naungan pohon. Dia tidak pernah berpikiran peristiwa hari itu tidak akan terjadi sebelum dia kembali ke masa sepuluh tahun yang lalu.

Sinar matahari di tengah hari sangat menyilaukan. Tidak peduli seberapa menyilaukan, hal itu tidak sebanding dengan ayunan sabre Chris saat melawan Kevin di stadion olimpiade.

Angin yang berembus terasa lembut seperti napas seseorang. Meskipun terpisah dengan jarak jauh, tetapi masih bisa dirasakan.

Cuaca semakin panas. Lin Yifei merasa dirinya tidak bisa tidur di kamar kecil. Tidak ada AC karena ada biaya pemasangan. Meskipun begitu, ibunya sangat menyayanginya. Dia membelikan kipas angin bekas. Dia juga selalu mematikan kipas angin saat Lin Yifei sudah tidur karena takut anaknya masuk angin. Lin Yifei terbangun dua kali dan menyalakan kipas angin. Udara mulai bersirkulasi, mengurangi rasa pengap. 97pvxX

Suara bel sepeda berbunyi di luar rumah saat fajar. Lin Yifei tanpa sadar melihat keluar jendela. Dia tidak pernah menyangka pengendara sepeda itu adalah Chris. Dia sedang mengantarkan surat kabar. Lin Yifei akhirnya mengerti alasan Chris selalu tertidur di kelas. Itu karena dia tidak cukup tidur dan bangun pagi sekali. Lin Yifei masih berada di dekat jendela sambil melihat pergerakan Chris. Punggung Chris terlihat kurus, tapi juga terlihat kokoh. Semua orang bisa membayangkan sikap heroiknya sebagai orang dewasa.

Tiba-tiba, Chris berbalik. Dia menghentikan sepedanya di lantai bawah rumah Lin Yifei. Dia mengangkat kepalanya dan menatap lurus ke arah Lin Yifei.

Terkejut dengan tatapan Chris, Lin Yifei menyentuh rambutnya dengan gerakan aneh. Chris memberi isyarat dengan dingin untuk memintanya turun.

Lin Yifei tidak menyangka Chris akan mengambil inisiatif untuk memulai percakapan. Dia mengambil kunci rumah dan turun ke lantai bawah. 6N8pBo

“Halo, apa ada yang ingin kamu bicarakan denganku?” Lin Yifei jelas menantikan hal ini, tapi dia berpura-pura terlihat tidak sabar di depan Chris.

“Aku sudah tahu. Setiap kali kamu sengaja memberikanku kotak makan siangmu, kamu bersimpati padaku yang hanya memakan sandwich setiap hari, bukan karena kamu ingin menyakitiku.” Nada Chris terdengar dingin dan tanpa rasa terima kasih.

Lin Yifei merasa hatinya dicubit. Setelah alurnya berubah, dia sadar sudah terlalu meremehkan IQ Chris.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Aku tidak memerlukan simpati dari siapapun, jadi tolong jangan lakukan hal seperti itu lagi. Kamu bukan Bunda Maria dan aku tidak berniat untuk menerima kebaikanmu.” Chris pergi dengan sepedanya setelah mengatakan perkataan tersebut. N0YSrH

Melihat punggungnya dari belakang pada akhir musim panas, Lin Yifei berilusi punggung itu tidak sekokoh seperti biasanya.

Beberapa hari berikutnya, Lin Yifei tidak lagi berbicara dengan Chris. KK dan teman-temannya menghela napas lega. Itu hal yang bagus untuk Lin Yifei yang tidak menganggu Chris lagi.

Satu demi satu hari pun mulai berlalu. Tugas sekolah dasar di Amerika Serikat tidak terlalu banyak. Anak-anak yang telah menyelesaikan tugasnya cenderung memilih bermain dan memiliki banyak aktivitas, misalnya pameran iptek, pidato, dll. Sekolah mereka akan mengadakan pelelangan kecil di taman bermain pada bulan agustus. Dengan kata lain, semua orang akan melelang benda hasil buatan tangan mereka. Para siswa yang melakukan lelang di pagi hari bisa beristirahat dan berbelanja di sore hari, begitu pula sebaliknya. Meskipun kegiatan ini bersifat kekanak-kanakan, tapi bisa mengembangkan kreativitas anak.

Bu Anne telah menyiapkan kotak kecil yang berisi banyak angka. Dia menyuruh siswanya mengambil satu per satu. Siswa yang mendapatkan angka yang sama akan membentuk kelompok. Kelompok bilangan genap akan menjual barang di pagi hari dan kelompok bilangan ganjil akan menjual barang di sore hari. d4mNbn

Sikap para siswa yang menantikan undian ini terlihat lucu. Lin Yifei menyentuh hidungnya dan tidak tahu dengan siapa dia akan membentuk kelompok. Saat giliran KK, gadis kecil itu menarik napas dalam-dalam seperti akan memilih pengantin pria, memasukkan tangan ke dalam kotak dan mengeluarkan angka undian. Itu terlihat lucu bagi Lin Yifei. Seharusnya kegugupan itu bukan berasal dari memilih angka, tapi saat guru menyebutkan angkanya dan orang yang memiliki angka yang sama akan mengangkat tangannya.

Ketika semua angka sudah dipilih, bu Anne berdiri di depan dan membacakannya satu per satu. Keberuntungan KK sangat bagus. Dia satu kelompok dengan Michael. Mereka sudah berteman. Seharusnya mereka memiliki pemahaman diam-diam untuk menyelesaikan tugas bersama.

Langit Bieru.

“Nomer 17.” Mendengar Bu Anne menyebut angkanya, Lin Yifei mengangkat tangannya dan melihat ke sekeliling kelas. Sayangnya, dia tidak melihat satu pun yang mengangkat tangannya. Apa yang telah terjadi?

Lin Yifei melihat Chris yang sedang memandang awan. Tiba-tiba, dia bertanya-tanya dalam hati ‘apakah Chris adalah rekannya?akxnUR

Benar saja, Bu Anne bertanya, “Chris, berapa nomermu?”

Chris melihat sekilas pada catatan kecil di tangannya dan menjawab, “17.”

“Nah! Kalau begitu, kamu satu kelompok dengan Chris. Ibu harap kalian bisa bekerja sama dengan baik.”

Lin Yifei menghela napas. Dengan hubungan mereka saat ini, ini hal yang menyedihkan untuk bisa bekerja sama dengan baik. bvEncN

Saat pulang sekolah, Lin Yifei mengikuti Chris karena ada yang ingin dikatakan. Sambil berpikir dengan kepala tertunduk, anak laki-laki di depannya tiba-tiba berhenti berjalan. Hidung Lin Yifei langsung mengenai punggung anak itu.

“Aduh …”

“Apa yang kamu inginkan dariku?” Chris berbalik dengan tatapan cuek.

“Itu … berhubung kita satu kelompok, bukankah ada yang harus dibahas?” TbhPHW

“Itu urusanmu.” Chris akan berbalik saat Lin Yifei tanpa sadar meraih pergelangan tangannya.

“Kamu tidak bisa untuk bersikap tidak bertanggung jawab. Jika kamu tidak ingin bekerja sama dengan seseorang, kamu harus berinisiatif untuk berbicara pada Bu Anne agar teman sekelompokku diatur kembali.”  Lin Yifei merasa sedikit marah. Dia tahu temperamen Chris. Dia harus bertanggung jawab, bahkan jika pembuluh darahnya pecah. Lin Yifei ingat pertemuan pertama mereka di aula anggar milik universitas. Dia akan sangat marah setelah berbicara dua atau tiga kalimat dengannya.

Namun, setelah selesai berbicara, Lin Yifei sangat menyesalinya. Dia tahu sifat Chris yang keras kepala.

Tentu saja … 0JUVZb

“Jangan khawatir, aku akan berbicara dengan Bu Anne.” Chris pergi tanpa belas kasih. Lin Yifei mengulurkan tangan dan menepuk dahinya sendiri.

Chris, Chris, apa yang kamu ingin aku lakukan?

Setelah makan malam, Ibu Lin sedang mengemas kotak makan untuk Ayah Lin yang bekerja lembur di pabrik.

“Bu, kenapa kamu tidak meminta ayah untuk berhenti bekerja keras dan pulang lebih awal untuk beristirahat?” Ay6nc

“Dasar bodoh! Bos akan memberikan gaji tiga kali lipat saat lembur. Lelah apa? Universitas di Amerika sangat mahal. Kamu harus pergi kuliah di masa depan. Bukankah kita perlu menabung mulai dari sekarang?”

Lin Yifei merasa tertekan mendengarnya. “Tidak perlu menabung terlalu banyak. Aku tidak akan menghabiskan uang saat kuliah.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Kenapa? Apa kamu tidak pergi kuliah?”

“Jangan khawatir, aku akan mendapatkan beasiswa.” Kemampuan anggar Lin Yifei yang luar biasa itu membuatnya diterima di universitas yang sama dengan Chris dan mendapatkan beasiswa. b4TOPN

Meskipun Ibu Lin tidak menganggap serius perkataan Lin Yifei, dia masih merasa tersentuh.

“Bu, aku yang akan pergi ke pabrik untuk mengantar makanan ayah.”

“Kenapa kamu yang pergi?” Ibu Lin menggelengkan kepalanya dengan cepat. “Ayahmu selalu berkata jika keamanan publik di sini tidak baik. Setelah menabung sedikit lebih banyak, kita akan pindah ke daerah lain. Dari perkataan siswa di lantai bawah, dua hari yang lalu ada seorang anak yang disiksa sampai mati di empat atau lima blok dari sini.”

Ketika Ibu Lin berbalik, Lin Yifei sudah pergi dengan kotak makan ayahnya. Di bergegas ke jendela. Lin Yifei berdiri di bawah dan berteriak sambil tersenyum. “Bu, jangan mengkhawatirkanku! Itu hanya kejadian di tengah malam. Aku akan kembali sebelum matahari terbenam!” azxb3G

Lin Yifei pergi ke pabrik untuk mengantar kotak makan ayahnya dan pulang dengan kereta bawah tanah. Melewati tanda “M” besar, dia menyadari jika bangunan itu adalah motel. Di luar motel, ada beberapa penyedia jasa di industri khusus yang sedang mencari pelanggan.

Dia mendongakkan kepala, melihat matahari telah terbenam. Bulan tergantung samar di langit. Sudah waktunya untuk kembali, jika tidak ibunya akan cemas.

Suara teriakan terdengar di depan pintu motel. Seorang wanita muda didorong keluar motel dan jatuh di tangga bersama seorang anak. Dia sedang dipermalukan.

Dua pria berkulit putih datang dengan raut wajah kesal dan menendang punggung wanita itu. “Jangan bawa anakmu saat keluar! Dia memiliki nafsu makan yang besar!” IN46cm

Anak kecil itu marah. Melepas tarikan wanita di belakangnya, dia mengangkat satu kaki untuk menendang. Sayangnya, kedua pria itu memiliki tubuh yang tinggi dan besar. Dia langsung ditekan ke tanah dan wajahnya menjadi bengkok. “Hah? Aku tidak melihatnya dari dekat tadi. Anak ini sangat cantik.”

Salah satu dari kedua pria tersebut menunjukkan senyuman sendu dan ibu jarinya mengusap wajah bocah itu. “Ya. Jika kamu ingin mengikuti ibumu, kami mengijinkanmu untuk bergabung.”

Lin Yifei hanya melihat peristiwa di depannya, apa yang sedang terjadi …

Anak laki-laki itu terus menendang. Wanita itu mencoba menarik anaknya kembali, tapi pria kedua menarik rambutnya dan melemparkannya ke samping. KmgDJL

Semua orang melihat dengan kaku peristiwa tersebut. Ada beberapa orang yang merokok dan beberapa orang yang terus menjamu tamu. Jika ada yang membantu mereka sekarang, mereka tidak bisa melakukan bisnis lagi di sini.

Anak laki-laki itu adalah Chris.


Penulis ingin mengatakan sesuatu;

Lin Yifei: Chris, kamu sangat menyayangiku di kehidupan terakhirmu. Bagaimana bisa kamu mengabaikanku dalam kehidupan kedua? iXxIlw


Penerjemah Inggris: IdleTurtle

Story translated by Langit Bieru.

Translator's Note

Sebuah masakan Cina dari Provinsi Shicuan. Ini memiliki rasa yang berani, terutama rasa pedas yang dihasilkan dari penggunaan bawang putih dan cabai yang berlebihan, serta lada Sichuan yang unik.

Translator's Note

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!