English

[Reinkarnasi] Master PedangCh8 - Jangan Lupa untuk Berbaikan, Ok?

3 Comments

“Baiklah. Aku akan memberikan semua uang dari hasil penjualan.”

Di akhir acara pesta kebun, pukul 3 sore, Bu Anne datang ke kios mereka dan melihat miniatur rumah dengan tersenyum. RgGJzK

“Ini sangat indah!”

“Terima kasih, Bu Anne!” Lin Yifei langsung bersikap seperti siswa yang baik.

Story translated by Langit Bieru.

Bu Anne mengulurkan tangan dan membuka pintu miniatur rumah. Tanpa diduga, Musik Winter Journey milik Schubert mulai mengalun, mengejutkan semua orang. Lin Yifei juga terdiam. Kapan Chris merubahnya menjadi kotak musik?

“Ini benar-benar sangat indah! Aku ingin meletakkannya di kamarku. Suamiku pasti merasa senang saat melihatnya.” Bu Anne baru saja menikah. 5qnScv

“Ah … Benarkah?” Lin Yifei melihat aura Chris yang semakin dingin dan merasa dia tidak ingin menjualnya.

“Aku akan memberimu $50. Bisakah aku membelinya, Lin?” tanya Bu Anne yang membuat KK menyerah.

Lin Yifei sangat senang dan melihat ke arah Chris. “Bagaimana? Aku ingin menjualnya.”

“Terserah kamu.” Chris bangkit berdiri dan berjalan pergi. OeJZgb

$50 yang ditawarkan Bu Anne menarik perhatian Lin Yifei. Dia membungkus miniatur rumah dan memberikannya kepada Bu Anne, takut dia akan berubah pikiran.

Dia pergi ke toko permen di luar sekolah untuk menukarkan dengan uang $50 dan berencana memberikan uang itu kepada Chris pada keesokan hari. Lagipula, jika bukan karena modifikasi rahasia dari miniatur rumah, dia tidak akan bisa mendapatkan penawaran harga yang bagus.

Ketika Lin Yifei menghentikan Chris di koridor sepulang sekolah, Chris memandangnya dengan dingin. Lin Yifei berpikir Chris mengira dia telah mengambil semua hasil penjualan sebesar $50. Dia buru-buru memberikan uang $45 kepada Chris.

“Hei, ini uang yang kita dapatkan. Aku tidak terlalu banyak bekerja, jadi aku akan merasa malu untuk mengambil lebih banyak …” 0wePB4

“Apakah menurutmu minatur itu seharga $50?” Chris berbicara dengan nada dingin. Lalu, berbalik pergi meninggalkan Lin Yifei.

“Ah…” Kamu berpikir aku menjualnya dengan harga yang terlalu murah? Lalu, kenapa kamu tidak mengatakannya kemarin?

Sikap Chris membuat hati Lin Yifei seperti sebongkah batu. Dia tidak bisa mengangkat ataupun menurunkannya. Dia merasa sedih.

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, mereka tidak pernah lagi berlatih anggar bersama. Setiap hari saat sepulang sekolah, Chris selalu membawa tas di bahu dan menganyuh sepedanya. Setiap pagi sebelum jam lima, Lin Yifei diam-diam bangun dan turun ke bawah untuk menunggu Chris yang mengantarkan koran. Hanya saja Chris mengayuh sepedanya lebih cepat ketika melewati depan rumah Lin Yifei, sementara Lin Yifei hanya bisa berlari mengejarnya. OidzhM

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Klvjx wevjt wfcufpjg xfalcuujijc vfcujc yfgijgl. Olc Tlofl wfgjlt yfijxjcu rfqfvj Jtglr vjc wfcujxlyjaxjc xfvejcsj afgpjaet. Ebvj rfqfvj qec yfgqeajg vl jajr. Olc Tlofl yfgvlgl vfcujc qjclx vjc lculc wfcjglx Jtglr sjcu afgpjaet vl rfyfijtcsj.

“Cvj wjrjijt jqj vfcujcwe!” Kjcujc Olc Tlofl vlafqlr vjgl yjte Jtglr rfyfiew wfcsfcaetcsj.

“Ajcujc rfcaet jxe!”

Sikap Chris membuat kemarahan Lin Yifie membara. “Ada masalah apa denganmu! Jika kamu merasa tidak nyaman, katakan saja! Bukankah kita ini teman?” 8RnZgB

Siapa yang tahu jika Chris akan berdiri, memasukkan koran-koran yang berserakan di tanah kembali ke tas yang berada di boncengan sepeda. Lalu, dia berkata dengan nada kasar. “Kita bukan teman.”

Melihat Chris mengayuh sepedanya semakin jauh, hati Lin Yifei terasa sakit.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Kita bukan teman.

Lin Yifei merapatkan bibirnya dan berjalan pulang. MmKpWC

Ibu Lin sedang membuat sarapan ketika melihat putranya pulang. Dia terkejut. “Xiao Fei, kamu pergi ke mana pagi-pagi sekali?”

Lin Yifei tidak menjawab, tetapi pergi menggosok gigi, mencuci wajah, dan duduk di meja.

Sial! Aku tidak bisa menangani anak berusia 12 tahun sebagai orang dewasa! Dia merasa frustrasi.

“Xiao Fei, ada apa denganmu?” Ibu Lin memberikan semangkuk mie telur pada Lin Yifei. YHpK5T

Lin Yifei merasa tertekan. Dia mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan menceritakan seluruh kejadian di pesta kebun.

“Apakah aku harus memberikan semua pendapatan $50 itu?” Lin Yifei terlihat sangat sedih hingga ingusnya hampir jatuh di mie telur.

Ibu Lin tertawa terbahak-bahak.

“Dasar anak bodoh! Apakah semua orang akan seperti dirimu dan ingin mengambil sedikit uang dari pendapatan tersebut? Mungkin teman sekelasmu hanya ingin berbagi miniatur rumah denganmu. Bagaimana dia akan berpikir miniatur rumah yang dibuat bersamamu akan dijual dengan harga segitu?” ojgPQd

“Ah?” Lin Yifei terdiam. “Sebenarnya dia tidak ingin aku menjualnya? Apakah dia mengira aku akan memberinya sedikit uang?”

Ibu Lin menggelengkan kepala. “Tidak peduli seberapa lama kita tinggal di sini, kita adalah orang asing. Ayahmu dan aku hanya bisa menjadi orang Tionghoa. Tapi kamu berbeda, Xiao Fei … Kamu masih muda dan memiliki kemampuan untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Kamu harus menghargai mereka yang menerimamu sebagai teman.”

“Aku tau, Bu. Aku akan mencari cara untuk berbaikan dengannya.” Hati Lin Yifei sedih. Apa dia tidak mengenal sikap Chris? Untuk berbaikan dengannya itu hampir mustahil seperti naik ke surga.

Di hari-hari berikutnya, kedua laki-laki itu masih mempertahankan perang dingin. AscL9r

Bahkan KK dan Michael tidak bisa berkata apapun. Melihat penampilan Lin Yifei yang tidak bersemangat, KK memberikan susu dari bekalnya. Michael tahu Lin Yifei menyukai daging dan memberikan semua daging dalam nasi karinya.

Akhir pekan telah tiba. Lin Yifei naik kereta dan pergi ke toko tua alat olahraga di Bronx.

Penjaga toko itu adalah seorang pria berusia lima puluhan yang mengenakan kacamata baca. “Oh … Anak Tionghoa, kamu datang!”

“Halo, Tuan Parker. Aku ingin membeli barang yang telah kukatakan terakhir kali.” Lin Yifei menghabiskan waktu setengah hari untuk datang ke tempat ini dan mengeluarkan uang $70 dari sakunya. 7z1VDk

Tuan Parker mengangguk dan berkata, “Ini hanya cukup untuk satu orang.”

“Hanya ini satu-satunya cara, ah. Pelindung anggar dan sabre sangat mahal … Bahkan jika benda itu sudah pernah dipakai, tetap saja mahal.” Lin Yifie mengusap kepalanya. Padahal, harga yang ditawarkan Tuan Parker pun sudah sangat murah. Sebulan yang lalu Lin Yifei dan keluarganya menjadi tamu di rumah Tionghoa lainnya. Ketika melewati toko peralatan olahraga ini, dia sangat bersemangat dan berlari memasuki toko. Dia melihat ada pelindung anggar dan sabre bekas yang dijual.

Langit Bieru.

Cucu Tuan Parker suka bermain anggar, tapi saat mereka dewasa, ukuran pelindung tidak akan cocok lagi bagi mereka. Sangat disayangkan jika dibuang, jadi benda-benda tersebut diletakkan di toko jika ada orang yang ingin membelinya.

Saat itu Lin Yifei sangat senang karena ada dua set. Keduanya adalah barang bekas. Tuan Parker mengetahui jika Lin Yifei tertarik dengan benda tersebut dan memberikan harga $150. Zz5oi0

Lin Yifei merasa benar-benar beruntung. Satu alat pelindung dan sabre memiliki harga sekitar $600 sampai $700. Kalaupun sudah barang bekas, sangat sulit mendapatkan harga semurah di toko itu. Sepertinya Tuan Parker menyukai Lin Yifei. Dia juga mengatakan akan menyimpan dua set perlengkapan anggar untuk Lin Yifei.

“Ada apa?” tanya Tuan Parker dengan tersenyum. Dia membungkus peralatan pelindung yang telah dibeli. “Aku masih berpikir jika kamu tidak membelinya lebih dulu, benda ini tidak akan cocok untukmu lagi setelah kamu tumbuh lebih tinggi.”

“Ha ha …” Lin Yifei tersenyum malu-malu. “Aku bertengkar dengan teman baikku dan ingin membeli dua set untuk mengejutkannya, tapi aku hanya bisa membeli satu set untuk memperbaiki persahabatan kita.”

Tuan Parker tersenyum. “Apakah kamu tau bahwa semua kompetisi membutuhkan lawan. Hanya mereka yang memiliki kekuatan yang seimbang akan memperlihatkan kompetisi yang luar biasa.” 976blS

“Ya.” Lin Yifei menunduk dan teringat ekspresi kesepian yang ditunjukkan Kevin Phil setelah pemakaman. “Sangat sepi untuk berdiri sendiri di peringkat teratas.”

Tuan Parker meletakkan benda-benda yang telah dibungkus di depan Lin Yifei. Selain dua bungkusan itu, ada dua sabre.

“Hah? Tuan Parker, sepertinya kau memberikan dua sabre dan pelindung?”

“Ya. Dua set alat pelindung dan sabre ini membutuhkan seseorang untuk menggunakannya. Ingatlah jika suatu hari kamu menjadi juara dunia, kamu harus datang menemuiku.” Tuan Parker tersenyum ramah. 0MB1ob

“Terima kasih! Terima kasih banyak!” Lin Yifei seperti terbang ke langit atas kebahagiannya.

Dia bergegas kembali ke Queens dan datang ke rumah Chris. Tetapi ketika dia membunyikan bel, dia kembali menjadi gugup. Dia masih ragu, apakah dia harus meninggalkan bungkusan tersebut di pintu dan melarikan diri? Saat pintu terbuka, itu adalah Ibu Lynn.

“Hah? Apakah itu kamu, Lin?” Ibu Lynn tertawa. Lin Yifei adalah satu-satunya anak yang berkunjung ke rumah mereka. Dia juga menyelamatkannya dan Chris, jadi dia sangat menyukainya.

“Ini … Ini … Bantu aku untuk memberikannya pada Chris … Aku akan pergi!” Setelah itu, Lin Yifei lari secepat mungkin meninggalkan Ibu Lynn yang menatap kosong pada bungkusan di tangannya. UrhntM

Beberapa detik kemudian, Ibu Lynn membawa bungkusan itu masuk ke dalam rumah.

“Chris, Lin baru saja datang. Dia memberikan bungkusan ini dan lari. Apakah kalian bertengkar? Kurasa Lin sudah lama tidak datang menemuimu.” Ibu Lynn berharap dengan tulus Lin Yifei bisa berteman dengan Chris sepanjang waktu. Dia tahu temperamen Chris sangat baik dan betapa sulitnya untuk berteman.

Chria tidak berbicara. Dia hanya duduk di kursi dan membuka buku, sama sekali mengabaikan apa yang diletakkan Ibu Lynn di tempat tidur.

Ibu Lynn mengehela napas. Lalu, dia melihat sarung sabre yang panjang dengan rasa ingin tahu dan membukanya. “Eh … Sepertinya ini untuk anggar? Harusnya alat-alat ini sangat mahal …” TUMo4r

Chris menoleh ke belakang dan membuka bungkusan lain, yang ternyata perlengkapan anggar dan selembar kertas kecil.

Aku tahu aku salah telah menjual miniatur rumah yang kita buat. Aku hanya ingin mengumpulkan uang untuk membeli perlengkapan anggar kita.

Langit Bieru.

Aku ingin berlatih anggar denganmu.

Memegang catatan itu dengan erat, Chris berlari cepat keluar rumah. E0v9pL

Ibu Lynn tersenyum. “Jangan lupa untuk berbaikan dengan Lin!”

Ketika Lin Yifei kembali ke rumahnya, itu sudah lewat jam 4 sore. Ibu Lin akan bekerja pada malam hari di restoran hari ini. Awalnya ada seorang mahasiswa Tionghoa yang bertugas sebagai pramusaji. Dia harus mengikuti ujian dan meminta Ibu Lin bekerja untuknya selama dua malam. Gajinya juga akan diberikan ke Ibu Lin. Tentu saja, Ibu Lin tidak punya alasan untuk tidak setuju.

Terdapat dua piring di atas meja yang telah disiapkan Ibu Lin. Ada juga catatan kecil untuk memberitahu Lin Yifei ada nasi di lemari es. Kalau lapar, cukup dikukus di wajan.


Penerjemah Inggris: IdleTurtle rWAbSX

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

3 comments