English

Sistem Kematian HeroikCh11 - Jantungku berdetak untukmu (2)

0 Comments

Shang Ke beridiri di depan cermin dengan penuh semangat. Ia menggunakan kemeja berwarna cerah dengan jas hitam tanpa menggunakan dasi yang membuatnya terlihat santai namun dapat diandalkan. Penampilan Jiang Yumo delapan hingga Sembilan puluh persen mirip dengannya dan bentuk tubuh mereka hanya sedikit berbeda dengan penampilan Jiang Yumo yang tampak lebih lembut dan menawan sedangkan Shang Ke terlihat lebih dewasa.

Hari ini adalah hari pertamanya pergi ke perusahaan Jian Chenfeng untuk bekerja sehingga semangat Shang Kea da di titik seratus dua puluh persen. Sebelum tiba hari ini, ia sudah mengumpulkan informasi tentang Jian Chengfeng. Di usia 18 tahun dia sudah ikut mengurus masalah perusahaan. Di usia 23, dia sudah mengambil alih masalah yang sederhana dan dalam lima tahun itu dia sudah meningkatkan keuntungan perusahaan sebanyak 70%. Ini menunjukan talenta bisnis yang luar biasa. Dia seorang yang dewasa, tegas, teliti, teguh pada pendirian, competen… Singkat cerita, dia hebat dari segala sisi dan merupakan golden bachelor di kalangannya. VuFhyq

Tentu bila mengikuti alur umumnya, pria seperti ini punya banyak wanita cantik yang menunggunya, tetapi pria ini tidak mempunyai skandal seks yang diketahui. Hidup dan emosinya itu bagaikan biksu yang sudah melepas nafsu duniawi. Tentunya ada juga kemungkinan dia merahasiakan kehidupannya.

Namun, pertemuan resmi pertama Shang Ke dengan pria sempurna ini sama sekali tidak menyenangkan.

Story translated by Langit Bieru.

“Jiang Yumo, karena kamu akan magang di perusahaanku, maka kamu harus melepas identitasmu sebagai tuan muda besar dan kerja dengan baik. Saya tidak akan memberimu perlakuan khusus. Bila saya melihat kamu bermalas-malasan atau mencoba kabur dari pekerjaan, maka kamu harus keluar saat itu juga.” Jian Chenfeng menggunakan pandangan tajam menilainya dari ujung rambut hingga ujung kaki. “Kamu akan bekerja sebagai asisten saya. Sekretaris Cui akan memberitahumu apa yang harus kamu lakukan. Belajarlah dari hal yang mudah. Bila ada pertanyaan, tanyakan kepadanya. Itu saja, kamu boleh pergi.”

Shang Ke tidak diberi kesempatan mengucapkan sepatah katapun sebelum dia dipersilahkan keluar, tanpa sedikitpun rasa hormat dari Jian Chenfeng. Nada dan mata Jian Chenfeng penuh dengan cemooh, seperti menunjukan kalau kedatangannya untuk kerja di perusahaannya adalah noda bagi citra perusahaan. WQItdp

Shang Ke menarik napas panjang untuk menenangkan dirinya sebaik mungkin. Jian Chengfeng seperti ini kepadanya karena dia mengejar adiknya. Tentu saja Jian Chenfeng akan lebih uring-uringan. Dia harus mengerti itu.

Ketika sektretaris Cui melihat Shang Ke tidak marah, dalam hatinya ia merasa takjub. Gosipnya watak tuan muda ini tidak baik, tetapi walaupun menghadapi perlakuan seperti itu, dia hanya bersabar saja. Dia membuat orang memberikan rasa hormat di level yang baru. Sekretaris Cui awalnya berpikir anak itu akan cemberut dan pergi, dan mungkin direktur Jian juga sudah merencanakan hal itu…

Sekretaris Cui mengantar Shang Ke ke meja kerjanya kemudian memberinya setumpuk dokumen, “ Mulai hari ini, kamu bisa menyusun materi ini agar kamu bisa lebih mengerti tentang situasi perusahaan dengan lebih baik.”

“Baik, terima kasih Sekretaris Cui.” Amarah Shang Ke datang dan pergi dengan cepat, hanya butuh beberapa detik agar dia kembali ceria. jo7H 0

Sekretaris Cui memiliki impresi yang bagus tentang Shang Ke sehingga dia memberikan beberapa peringatan sebelum kembali ke pekerjaannya.

Shang Ke duduk dan membaca sekilas informasi yang diberikan.

“Eh?” Secercah rasa takjum timbul di matanya. Ini bukan karena ada masalah pada informasi yang diberikan tetapi karena kemampuan mengingatnya menjadi lebih baik. Dia hanya butuh melihat sekilas tumpukan informasi yang diberikan untuk mengingatnya. Kalau dia menutup mata, dia bisa mengulang informasi itu sekitar 95% akurasi dengan 5% sisanya merupakan hal yang tidak berguna sehingga dia tidak membacanya dengan teliti.

Ingatannya sejak awal sudah cukup baik, tetapi dengan kemampuan yang diberikan sistem, kemampuan mengingatnya mencapai level yang baru. FMzh5g

Senyum timbul di bibirnya, moodnya sangat baik.

Di saat itu, telepon berbunyi. Shang Ke mengangkat kepala dan melihat sekretaris Cui tidak ada di kantor sehingga dia mengangkat telepon. Seketika itu juga dia mendengar suara si jahat Jian Chenfeng yang memerintahkan, “Sekretaris Cui, satu cangkir kopi.” Setelah bicara seperti itu, dia langsung menutup telepon.

Shang Ke mendelik. Dia pergi ke ruangan dapur dan membuat kopi.

Ketika Shang Ke selesai membuat kopi, dia bertemu sekretaris Cui yang baru kembali dari kamar mandi. Dia memberikan kopi itu kepadanya, “Sekretaris Cui, direktur memanggilmu tadi untuk membawakan secangkir kopi kepadanya.” EShxF8

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Sekretaris Cui ragu sesaat sebelum mengambil kopi itu. Pada akhirnya dia berterima kasih dan mengantarkan kopi itu.

Vtjcu Bf ajte jqj sjcu lj gjuexjc. Dexjcxjt vlj ajxea xjije xbql sjcu lj yeja afgijie alvjx fcjx vjc jxjc wfwyeja wjgjt Aljc Jtfcofcu?

Vtjcu Bf afgijie wjijr ecaex wfgfcvjtxjc vlglcsj wfcpjvl bgjcu sjcu reqfgolrlji. Vfyjujl bgjcu sjcu yfgwjgajyja sjcu qecsj ajifcaj ecaex wfcjcajcu wjea, jqj sjcu jvj vl veclj lcl sjcu jxjc wfwyejacsj ajxea?

Siangnya, Sekretaris Cui memanggil Shang Ke untuk makan di kantin bersamanya. is3q4g

Shang Ke bertanya, “Direktur Jian?”

“Kalau Direktur Jian tidak pesan, saya biasanya hanya membungkuskan makan siang.” Balas Sekretaris Cui. “Setiap bulan sebagian besar dia hanya makan di perusahaan.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Keduanya membawa makanan mereka dan duduk di meja kosong. Sekretaris Cui memperkenalkan tempat-tempat di kantin dan rekan kerja lainnya kepada Shang Ke sembari mereka makan.

“Hei! Sekretaris Cui, siapa pria tampan ini?”Seorang wanita berjalan kea rah mereka dan dengan ramah menyapa mereka. DnReQm

“Halo, Laura, nama saya Jiang Yumo.” Shang Ke berdiri dan dengan sopan mengulurkan tangannya, senyuman terhias di bibirnya. “Senang bertemu anda.”

“Halo, saya juga senang bertemu denganmu. Kalau kita ada waktu, mau tidak kita keluar dan makan bersama?” Sifat Laura sangat ekstrovert, tetapi tidak membuat orang merasa tidak suka kepadanya.

“Dengan senang hati.”

Setelah Laura pergi, Sekretaris Cui tersenyum dan berkata, “Aku khawatir kamu tidak bisa beradaptasi, tetapi tampaknya kekhawatiranku ini tidak diperlukan.” aXiHZB

“Bagaimana bisa?”Balas Shang Ke, “Bukankah kamu tahu aku ini hanya terlihat hebat tetapi sebenarnya tidak berguna?”

Ini pertama kalinya Sekretaris Cui bertemu dengan orang yang mengakui dirinya hanya terlihat hebat tetapi sebenarnya tidak berguna. Tuan Muda Jiang ini lebih menggemaskan dari yang dia pikirkan.

Tetapi dia tiba-tiba baru merasa kaget, sepertinya dia tidak memperkenalkan Laura kepadanya tadi? Bagaimana dia bisa kenal?

Karena itulah dia mempertanyakan itu. uOtgIN

Shang Ke menjawab, “Laura adalah manajer bisnis yang sudah bekerja di perusahaan ini selama 10 tahun. Semua informasi mengenai dia tercatat di komputer.

“Staff perusahaan utama yang terekam di computer itu sekitar 500 lebih orang.”

“Laura itu wanita yang cantik, jadi impresiku tentangnya lebih mendalam.”

Sekretraris Cui menatapnya tidak percaya. Memang benar Laura itu cantik, tetapi wanita itu sudah beumur 40 tahun lebih. Walaupun dia menjaga penampilannya, dia tidak sangat cantik sampai membuat orang terkesima padanya. Atau Tuan muda kedua Jiang ini lebih tertarik pada wanita dewasa yang berumur dua kali lipat darinya? sfdqkE

“Kamu tidak makan lagi?” Ketika sekretaris Cui melihat Shang Ke meninggalkan setengah dari makanannya, dia tidak bisa tidak bertanya.

“Hari ini tidak lapar.” Sejak kemampuan memasaknya di seratus ruang latihan selama sepuluh tahun, dia menjadi pemilih. Selama dia tidak terlalu lapar, dia tidak mau makan makanan yang tidak bisa memuaskan lidahnya.

Sebenarnya makanan di kantin perusahaan ini cukup enak, tetapi tetap saja ini ditujukan untuk masak dalam jumlah besar. Hal ini membuat sulit untuk menghindari terlalu banyak garam atau minyak, membuat makanan itu tampak dibuat seadanya dan tidak dengan hati-hati.

Setelah memakannya sekali, Shang Ke memutuskan untuk membuat bekalnya sendiri mulai besok. oVA719

Siangnya, saat Sekretaris Cui mengantarkan kopi kepada Jian Chenfeng, dia bertanya, “Bagaimana dia?”

“Sifatnya baik, dia sangat cepat beradaptasi, dan kemampuan komunikasinya sangat baik.” Sekretaris Cui berkata dengan singkat dan apa adanya.

Story translated by Langit Bieru.

“Oh?” Jian Chenfeng mengangkat alisnya, jelas terlihat ketidakpercayaan di wajahnya.

Sekretaris Cui menambahkan, “Walaupun saya tidak lama berinteraksi dengannya, saya memiliki pendapat kalau dia berbeda dengan gosip yang beredar tentangnya. Direktur Jian, mungkin kita bisa membiarkan dia dan Nona Jian bertemu.” 6gWFez

“Tidak perlu dipikirkan.” Jian Chenfeng mengambil kopi dan meminumnya tetapi dahinya berkernyit seketika. Dia berkata, “Saya baru saja ingin memujimu atas peningkatan kemampuanmu membuat kopi pagi ini, kenapa saat ini rasanya kembali seperti dulu?”

Sekretaris Cui tercengang sesaat sebelum memberitahunya, “Maafkan saya Direktur Jian. Sebenarnya kopi pagi ini dibuat oleh Tuan Muda Jiang.”

“Dia?” Jain Chenfen terdiam sebelum berkata, “Mungkin itu satu-satunya kelebihannya. Dia bertugas membuat kopi saya ke depannya.”

Direktur Jian, sebenarnya dimata anda ini, nilai dari Tuan Muda Jian hanya sebatas membuatkanmu kopi? s431ev

Sekretaris Cui merasa simpati terhadap Jiang Yumo.

Keesokannya, Shang Ke tiba di perusahaan tepat waktu dan Sekretaris Cui tepat ada di belakangnya. Ketika dia melihat anak itu menyapa semua orang dengan familiar, dia tertegun. Anak itu benar-benar mengingat semua informasi karyawan!?

Rerata orang yang bekerja disini sepuluh sampai setengah bulanpun belum tentu dapat memanggil rekan kerjanya dengan benar, tetapi anak itu menggunakan satu, bahkan setengah hari, dan sudah mengenal lingkunganny. Kemampuan ingatan dan adaptasinya membuat orang tidak bisa berkata-kata.

Pandangan dunia luar terhadap Jiang DOnglin dan Jiang Yumo sangat ekstrim. Kalau yang satu adalah orang yang dikagumi seperti titisan langit, yang lain menyebut namanya saja sudah seperti terbebani. Tetapi tampaknya, Tuan muda kedua keluarga Jiang itu hanya menyembunyikan kemampuannya semata. xNG3F4

Rasa penasaran timbul dalam benaknya, Sekretaris Cui mulai lebih memperhatikan Jiang Yumo. Dia menemukan semua pekerjaan yang ia berikan kepada anak itu cepat diselesaikan, dan bila dia tidak bertanya, maka Jiang Yumo sendiri yang akan memberitahukannya. Kelakuan Jiang Yumo ini sangat baik, pembawaannya juga santai dan mau terbuka, seperti dia ini tidak bekerja tetapi menikmati saat-saat yang dilewatinya saat ini.

Siangnya, Sekretaris Cui memanggilnya untuk makan siang tetapi dia mengeluarkan bekal makan siangnya dan memberitahunya, “Aku membawa makananku sendiri, kamu pergi saja.”

“Oh? Koki keluargamu yang menyiapkannya?” Sekretaris Cui melihat kotak makanan di atas meja Shang Ke. Warna dan susunannya terlihat segar dan dekorasinya sangat menarik. Dia memuji,”Tampaknya enak.”

Shang Ke tersenyum, “Aku sekarang tinggal sendiri.” Demi bekerja dengan lebih mudah, dia menyewa apartemen dengan dua kamar. RkCt7d

Sekretaris Cui baru bereaksi setelah ebberapa saat, dengan terkesima dia meyakinkan, “Maksudmu, kamu yang membuat bekal ini sendiri?”

Tuan muda kedua Jiang ini tahu cara memasak?

Shang Ke mengangguk dan pergi ke ruang makan untuk memanaskan makanannya di microwave.

Sekretaris Cui merasa perlu mengubah pandangannya mengenai Tuan muda ini. G3Nrja

Sebelum dia pulang kerja, Sekretaris Cui melaporkan pekerjaan hari ini kepada Jian Chengfeng dan tanpa sengaja memberitahukan penemuannya.

Jian Chenfeng mendenar itu dan berpikir sejanak sebelum berkata, “Mulai besok, dia juga bertugas atas makan siang saya.”

Langit Bieru.

“Ini…. Agak tidak sepantasnya?”

Jiang Chenfeng berkata dengan ketus, “Kalau dia mau mengejar adik saya, dia harus melewati saja dulu.” 1FoXuV

Direktur Jian, apakah kamu benar-benar tidak menggunakan kekuasaanmu untuk kepentinganmu sendiri…

Ketika dia mendapatkan kabar dari Sekretaris Cui kalau bos besar mempromosikannya dari barista menjadi koki khususnya, Shang Ke tidak kecewa. Malah dia merasa senang. Berdasarkan informasi dari rumah sakit, tes menunjukan kalau dia cocok.

Hal ini berarti rencana selanjutnya dapar berjalan.

Hatinya senang, ketika Shang Ke menyiapkan bekal untuk Jian Chenfeng besoknya, dia menyusun bekal yang besar dan sangat mewah. ylbTr3

Ketika Jian Chenfeng membuka bekalnya, dia hampir dibutakan dengan rasa artistic dan kemewahan dari susunan bekal itu.

Ini membuatnya berpikir, ternyata tuan muda kedua keluarga Jiang itu demi mengejar adik perempuannya, sampai menjilat kakak iparnya di masa depan sampai di tahap yang ganas.

Tetapi makanan yang disiapkan Jiang Yumo sangat lezat melebihi ekpektasinya.

Meskipun Jian Chenfeng yang telah mnyicipi semua bentuk makanan enak, dia mau tidak mau harus mengakui kemampuan masak anak itu melebihi taraf koki besar. SGg1k3

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!