English

Grup Wisata ThrillerCh6 - Orang Gila Kecil

0 Comments

“Ah——!”

Jeritan suramnya bergema dalam pegunungan. Rasa  keputusasaan dan ketakutan tak berakhir yang memancar dari bagian belakang kelompok membuat semua orang merasa seperti disiram seember air dingin. JWHxe4

“Tolong, tolong aku!”

Teriakan melengking wanita itu menyebabkan beberapa turis ingin membantunya dan mereka menjadi lambat, tetapi beberapa yang lain berlari lebih cepat! Hanya ketakutan dan mati rasa yang tercermin di wajah mereka, dan mereka benci bahwa mereka tidak bisa berlari lebih cepat dari kecepatan mereka saat ini.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Selama mereka berlari melewati yang lain, mereka bisa bertahan hidup!

“Bodoh, kenapa kau malah berhenti di sini! Lari!” KPlWFR

Lin Xi dengan marah menegurnya. Shi Tao diselimuti oleh keringat dingin dan menemukan bahwa dia secara tidak sadar berhenti bergerak.

Wanita yang meminta bantuan adalah Miao Fangfei, yang berada di keluarga yang sama dengannya!

Shi Tao telah bekerja sama dengannya di beberapa wisata sebelumnya. Miao Fangfei bersifat eksentrik, tapi dia orang yang baik. Terlebih lagi, Miao Fangfei adalah turis tingkat tinggi bintang satu, yang membuatnya turis terkuat di grup wisata ini!

Dengan kekuatan dan gelarnya, bagaimana dia bisa jatuh ke belakang grup wisata! HRUfPA

“Bodoh, apa yang kau lihat? Apakah kau ingin mati?”

Tidak, dia tidak ingin mati. Dia sedang membawa III-9!

Lin Xi dengan sengit mendorong Shi Tao. Shi Tao gemetar dan mulai maju, meskipun kakinya terasa sangat berat!

“Tolong aku! Aku akan memberimu hidupku, aku akan memberimu hidupku– !!” TiopAm

Suara Miao Fangfei terdengar seakan-akan dia semakin lama semakin menderita. Hati Shi Tao bergetar, dan dia membenci bahwa dia tidak bisa menutup telinganya sekarang. Dia berlari lebih lambat, tidak mampu bertindak dingin dan tegas untuk meninggalkannya, tetapi juga tidak memiliki keberanian untuk menolongnya.

Ini memperlihatkan betapa lemahnya dia, betapa naluriahnya dia, dan betapa takutnya dia.

Dia takut pada monster-monster itu dan takut bahwa Miao Fangfei akan mati. Tetapi di atas segalanya, Shi Tao paling takut kalau III-9 tidak puas dengan kinerjanya sekarang dan dengan demikian ia akan meninggalkannya!

Para pemandu wisata bukanlah orang-orang normal, dan III-9 bahkan lebih gila dari rata-rata pemandu wisata. Mereka yang tidak mematuhi III-9 semuanya mati, dan kadang-kadang mereka juga akan dibunuh hanya karena masalah kecil. WQ9VCR

Tidak ada yang bisa menebak pikiran seorang gila!

“Pergi ke belakang.”

Belakang, pergi ke belakang?

Shi Tao secara insting berlari maju beberapa langkah dan tiba-tiba berhenti. Dia tidak percaya dengan apa yang dikatakan III-9! e6Qcuj

Namun, pemandu wisata di punggungnya benar-benar mengulangi——

“Pergi ke belakang.”

Please visit langitbieru (dot) com

Para turis yang berlari di depan menemukan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Mereka dengan panik berlari kembali dan merasa depresi ketika mereka mengetahui bahwa Shi Tao, yang menggendong III-9, telah berbalik dan berlari ke arah monster!

III-9 sedang “gila” lagi. Shi Tao tidak berani melanggar perkataan III-9. OesiUf

Apa yang harus mereka lakukan! Miao Fangfei adalah turis terkuat di grup wisata ini. Jika dia bahkan tidak bisa melawan monsternya, bagaimana mereka bisa mengalahkannya!

Meskipun para turis takut pada monster-monsternya, mereka jauh lebih takut untuk meninggalkan sisi III-9. Beberapa orang menggertakkan gigi mereka dan mengabaikan Shi Tao dan III-9, mereka terus berlari ke arah Peternakan Naga Kecil tanpa melihat ke belakang, sementara beberapa orang ragu-ragu dan akhirnya memilih untuk berbalik.

Namun, sebelum mereka bisa mengambil beberapa langkah ke depan, mereka berpapasan dengan Lin Xi yang mengamuk sembari dia berjalan maju.

“Berhenti, apa yang kalian lakukan? Kalian tidak mau hidup lagi?!” P2Y 7c

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Lin Xi hampir kehilangan suaranya karena kencangnya teriakannya, dengan rambutnya menempel di wajahnya, “Kakak 9 menyuruh kalian semua untuk enyah, jadi enyahlah! Jangan menghalanginya!”  

“Olc Wl yfcjg. Bjxjx 9 wfwlcaj xlaj ecaex qfgul xf rjcj veie. Glj jxjc vjajcu cjcal.”

Qjcu Ufcuqjl afgrfcsew, wfcsfxj jlg tepjc vjgl kjpjtcsj sjcu ufwex, vjc wfwfujcu qfaj sjcu gerjx vl ajcujccsj rjwyli vlj wfcfcjcuxjc bgjcu-bgjcu sjcu qjclx.

“Bjwl alvjx pjet vjgl Ufafgcjxjc Rjuj Bfmli rfxjgjcu. Bjxjx 9 afijt wfcutjijcul rfyjuljc yfrjg wbcrafg sjcu wfcjxeaxjc, vjc xlaj vjqja wfcjcujcl rlrj jcafx-jcafxcsj.” HcrV1B

“Tapi, tapi……”

Beberapa orang bimbang dan melihat ke arah III-9, tidak dapat mengambil sebuah keputusan.

“Tapi apa! Orang-orang bodoh, tidakkah kamu melihatku kembali ke sini! Kakak 9 tidak akan membiarkanku mati!”

Lin Xi histeris, mengatakan banyak sekali teguran, dan berdebat secara tidak rasional dengan turis lain. Namun, bertentangan dengan ekspektasi mereka, omelannya menenangkan hati mereka. Mereka tidak lagi ragu-ragu dan bergegas ke Peternakan Naga Kecil. Dalam perjalanannya, mereka bertemu dengan beberapa orang yang kabur terlebih dahulu tadi, dan orang-orang itu sedang melawan beberapa monster yang seperti mandrill. 1VckWT

Semua orang adalah veteran. Setelah para turis bertemu, mereka mengalahkan musuh mereka dalam waktu singkat. Setelah itu, mereka mengalami beberapa serangan di sepanjang jalan, yang dimana tidak ada yang mengancam jiwa, sebelum akhirnya tiba di tempat tujuan.

Setelah sampai di Peternakan Naga Kecil, mereka aman untuk saat ini, tetapi mereka tidak bisa masuk tanpa pemandu wisatanya. Para turis menetap di luar Peternakan Naga Kecil dan menemukan tempat untuk berteduh dari hujan. Dalam keadaan linglung, hati mereka dihujani oleh rasa ketakutan.

Setelah beberapa saat, seseorang memutuskan untuk melepaskan amarahnya dan mengutuk.

“Shi Tao, manusia bodoh itu……Kami hampir dibunuh karenanya.” FxLRwJ

“Sekarang, mari kita lihat bagaimana III-9 menyiksanya sampai mati.”

Mereka tahu bahwa III-9 telah memerintahkan Shi Tao untuk lari ke belakang, tetapi mereka juga tahu bahwa tujuannya pasti bukan untuk menyelamatkan Miao Fangfei.

Please visit langitbieru (dot) com

Kemungkinan besar, itu untuk menghukum Shi Tao karena dia berhenti tanpa izin dan tidak mematuhi perintahnya.

Kabarnya, III-9 sering melakukan hal ini.  Dalam grup wisatanya, dia harus menjadi satu-satunya raja di sana. Siapa pun yang berani memiliki pemikiran lain tidak akan berakhir dengan baik. 50kQS

“Pft……Saat kamu dalam bahaya, tidak ada yang akan datang untuk menyelamatimu.”

Tidak diketahui siapa yang mengucapkan pernyataan mengejek itu.

“Karena kamu sangat baik hati, mengapa kamu tidak berbalik dan menyelamatkan mereka saja?”

Pria itu tersedak dan membantah dengan dingin, “Kita semua lalat dari sarang yang sama, jadi mengapa kau berpura-pura menjadi ngengat?!” huOalk

Area sekeliling mereka jatuh hening, dan hanya suara hujan yang bisa didengar.

Itu benar. Mereka takut mati. Mereka semua takut mati.

Semakin banyak mereka melakukan perjalanan wisata, semakin mereka takut akan kematian.

“Bagaimana aku bisa dipilih untuk mengunjungi Xiangxi yang Memabukkan……” dMOkZb

Seseorang menjadi emosional dan menangis, “Kita semua akan mati, pada akhirnya, kita semua akan mati……”

“Mungkin III-9 pergi ke sana untuk menyelamatkan Miao Fangfei–“

Beberapa orang tampaknya ingin menghibur orang itu. Namun, tepat ketika mereka baru membuka mulut mereka, mereka terdiam lagi.

Apakah mungkin untuk III-9 untuk menyelamatkan seseorang? VdgKm1

Mustahil.

Mereka tahu seperti apa pemandu wisata III-9 itu.

Lebih baik putus asa sekarang daripada berharap banyak.

“Kenapa, kenapa aku……” SWmJcV

Suasana sunyi itu menyelimuti semua orang. Itu adalah jenis ketakutan yang mirip dengan ketika kelincinya mati, rubah akan berkabung, dan mereka dengan putus asa menunggu kembalinya ketiga orang itu.

Hanya Lin Xi dan pria gendut itu yang masih menatap jalan pegunungan seolah menunggu seseorang untuk muncul. Tatapan Lin Xi terkunci pada jalannya tanpa emosi, hanya menunggu mereka kembali, tetapi sorot mata pria gemuk itu sedikit lebih bermakna.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

III-9……tampaknya sedikit berbeda sekarang.

—- JEzZuN

Tanpa turis-turis lainnya, daerah pegunungan tiba-tiba menjadi sunyi. Membawa III-9 di punggungnya, Shi Tao melangkah ke arah Miao Fangfei, yang terus-menerus melolong dengan suara melengking.

Otaknya kosong, dan tendon kakinya sudah nyeri, tetapi pengalaman masa lalunya sebagai seorang atlet memungkinkannya untuk bergerak dengan normal, bahkan ketika sarafnya sangat tegang.

“Kamu ingin menyelamatkan Miao Fangfei, kan?”

Kata-kata cuek III-9 bergema di telinganya. Sembari rasa takut turun, Shi Tao hampir ingin menggelengkan kepalanya, tetapi dia mendengar teriakan dan suara tersedak Miao Fangfei sambil dia berputus asa. yReUVd

“Ya.”

Ketika Shi Tao mendengar jawabannya sendiri, dia merasa dia sebentar lagi gila.

Dia takut bahwa dia akan mati di sini.

Hati Shi Tao mencelos. Dia tahu bahwa III-9 adalah seorang tiran, dan dia membenci turis yang memiliki pemikiran mereka sendiri. QypHul

Dia sangat menyesal mengucapkan kalimat itu, tetapi secara paradoks, dia tidak merasa terlalu menyesal. Ini karena dia benar-benar tidak ingin melihat rekan satu timnya mati.

Bahkan jika dia berada di tengah-tengah wisata yang kejam.

“Bagus.”

Suara III-9 masih terdengar dingin, seperti hujan yang jatuh di atas dahan dan dedaunan pohon. Shi Tao bahkan berpikir bahwa suaranya terdengar sedikit enak. e3uT2D

“Bawa aku dengan baik sebentar lagi.”

Ketika Wei Xun memerintahkannya, dia melihat ekspresi kaget Shi Tao. Wei Xun takut Shi Tao tidak mendengarnya dengan jelas, jadi Wei Xun mengulangi, “Bawa aku dengan stabil.”

Sesuatu melintas di hati Shi Tao, tetapi dia tidak dapat menggambarkan suasana hatinya saat itu. Terburu-buru, dia dengan erat melilitkan sebuah tali panjat di sekitar III-9 beberapa kali. Kemudian, dia ingat bahwa dia belum menjawab III-9 dan berkata dengan tergesa-gesa:

“Ya!” Biv3DH

Wei Xun tidak memperhatikan Shi Tao lagi. Dia menatap monster merah yang berada di atas bahu Miao Fangfei sambil mengibarkan bendera pemandu wisatanya. Kain merah bendera yang basah karena hujan seakan-akan menjadi pistol rumbai merah di tangan Wei Xun.

“Lari.”

Please visit langitbieru (dot) com

Shi Tao tiba-tiba berlari secepat embusan angin. Sudah dua atau tiga menit sejak Miao Fangfei menghadapi bahaya itu, tapi dia masih hidup. Seekor ular tutul kecil yang ganas dan sepanjang lengan sedang melingkari bahu Miao Fangfei, bertarung dengan monster yang mirip dengan bayi yang dikuliti.

Dengan bantuan ular tutulnya, Miao Fangfei mati-matian mencoba yang terbaik untuk membunuh monster itu, tetapi pisau di tangannya hanya mengeluarkan suara tumpul ketika bersentuhan dengan monster itu, seolah-olah dia hanya mencoba sia-sia untuk memotong kulit yang keras. Namun, gigi tajam monster itu bisa dengan mudah mengoyak ularnya! lHz8I

Setelah menyadari bahwa rekan satu grupnya telah meninggalkannya, hati Miao Fangfei dipenuhi dengan keputusasaan yang menghancurkan dirinya. Tetap saja, dia terus berusaha menghindari serangan monster itu.

Dia tidak ingin mati!

Hiss——”

Sebuah desisan lemah dikeluarkan oleh ular tutul itu. Kemudian, seperti pipa yang patah, ularnya jatuh dan tidak bisa bergerak lagi. Karena tidak ada halangan, monster itu langsung menggigit tenggorokan Miao Fangfei!  Namun, Miao Fangfei tidak menyerah. Dia membuka mulutnya dan dengan keras menggigitnya. Gigi Miao Fangfei setajam gigi ular, dan dia bersama monster itu saling menggigit satu sama lain, terkunci dalam pertempuran yang akan menentukan hidup dan kematian mereka! V9wFMT

Jeder——

Darah hewan yang hangat dan bau terciprat ke seluruh wajahnya. Miao Fangfei bingung. Untuk sesaat, dia tidak tahu apa yang terjadi, dan itu seolah-olah suatu petir telah menyambar jiwanya.

“Miao Fangfei, kembali ke grup wisata!”

Bendera pemandu wisata itu merah, seperti warna monsternya. Tiang benderanya bergerak, dan Wei Xun dengan cepat serta handal mengambil Miao Fangfei yang tertegun, membiarkannya menghindari penyergapan yang dilakukan oleh sebuah bayangan merah di hutan! xmWt2M

“Waaaah——!!”

Raungan tajam binatang itu terdengar seperti tangisan bayi, penuh dengan dendam dan kebencian! Monster itu tidak mati. Meskipun Wei Xun sudah menusuk tengkoraknya ke dalam, ia masih hidup. Pada saat ini, Shi Tao dengan waspada bergerak maju dan berdiri di depan Miao Fangfei. Dengan demikian, Wei Xun tidak perlu mempedulikannya(Miao Fangfei) lagi, dan dia bisa fokus pada pertempuran di depannya!

Lengan kanannya mati rasa karena menggunakan kekuatan yang berlebihan. Wei Xun melambaikan tangannya, dan tiang bendera di telapak tangannya menjadi panas.

Bendera pemandu wisata memanas.  Benda itu sudah memanas sejak Miao Fangfei meninggalkan kelompok mereka! X1lI7o

[Pemandu wisata yang berpengalaman dapat mengarahkan turis mereka untuk berkumpul sebagai satu grup wisata dalam keadaan apa pun!]

Benar saja, bendera pemandu wisatanya dapat menunjukkan kehebatannya dalam menghadapi monster-monster yang dikuliti, yang menghalangi kembalinya Miao Fangfei ke dalam grup wisata!

“Wah——!!”

“Wah——!!” p40ZiL

Bayangan berdarah itu melayang-layang di kegelapan bawah pepohonan yang rindang, mengeluarkan teriakan aneh yang terdengar seperti suara nafas. Segera setelah suara itu menyebar, seekor monster lain muncul!

Miao Fangfei yang terluka parah menggertakkan giginya sebelum berbalik dan berdiri. Dia memegang pisau tajam di tangannya, sorot matanya seganas seekor serigala betina. Dia menatap Shi Tao diam-diam. Tubuh Shi Tao dekat dengan tanah dan seluruh tubuhnya tegang, siap untuk membawa III-9 untuk melarikan diri.

Langit Bieru.

Miao Fangfei telah diselamatkan, sehingga mereka dapat memanfaatkan momen saat ini untuk kabur. Kedua monster itu terlalu kuat, sangat sangat kuat!

Mereka akan aman ketika mereka mencapai Peternakan Naga Kecil! C7eNQK

Tetapi–

“Pergi.”

Wei Xun tidak pernah ingin melarikan diri! Dia mau mencoba bertarung, menguji kekuatan bendera pemandu wisata, dan menguji kekuatannya setelah mewarisi atribut III-9!

Karena tugas yang harus dilakukan oleh seorang pemandu wisata, Wei Xun ditakdirkan untuk berjalan di depan grup wisata dan menghadapi segala macam bahaya. Karena dia mungkin harus bertarung dengan monster-monster ini juga, dia merasa sekarang adalah kesempatan terbaik untuk melakukannya! Vq5KS

Mereka belum mencapai tempat wisata pertama, jadi monster yang mereka temui sekarang seharusnya relatif lemah. Dengan Shi Tao di sini, Wei Xun dapat mencoba kekuatan bendera pemandu wisata dan bisa memerintahkan Shi Tao untuk melarikan diri bersamanya.

Wei Xun benar-benar serius dalam memainkan game seru ini dengan mengambil peran sebagai pemandu wisata.

Yang terpenting, sifat Wei Xun yang sering mengejar kegembiraan dan bahaya tidak pernah hilang. Dia suka mengambil inisiatif untuk bertarung dan mengambil risiko, serta tidak pernah menyerah sehingga dirinya menjadi orang yang biasa-biasa saja!

Kedua monster itu, satu di kiri dan satu di kanan, menerkam Wei Xun. Tangisan mereka yang menyeramkan bisa sangat menakuti seseorang sampai hati dan kantong empedu mereka pecah. Otak Shi Tao kosong, tetapi tubuhnya dengan setia mematuhi perintah Wei Xun dan bergegas maju! bplhRI

Mereka menjadi gila, benar-benar gila!

Menegakkan bagian atas tubuhnya, Wei Xun menunjukkan senyuman gembira yang hampir terlihat gila, sebelum menggerakkan tangannya untuk mengangkat tiang bendera dan menusuk monster itu!

Pergi ke neraka!


Penulis ingin mengatakan sesuatu : QBKdgx

Dalam bab yang akan datang: si kecil Xun Xun yang gila!

Hiks, hiks. Jumlah orang yang menambahkan novel ini ke daftar bacaan mereka tiga kali lipat jumlahnya dari yang mengklik novel ini. Apakah kalian para malaikat kecil menambahkan novel ini ke daftar bacaan kalian tetapi tidak membaca novelnya? QAQ

Jangan berhenti menggemukkanku qaq. Aku ingin membiarkan Xun Xun memiliki lebih banyak harga diri untuk berdiri di tempat dengan yang lebih baik qwq

BXk3iT

Translator's Note

bagi yang lupa, keluarga itu semacam 1 grup

Translator's Note

merasa sedih karena kehilangan salah satu nyawa dari spesies mereka

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!