English

Bukankah Kamu Menyukaiku?Ch05 - Oke, Ini adalah Kamar Hiburan Disko 508 ….

3 Comments

Lin Feiran menggelengkan kepalanya, lalu sekali lagi memindai kamar asrama yang tampaknya normal sebelum ragu-ragu sesaat dan mengangguk.

Dia pertama-tama menggelengkan kepalanya karena dia merasa bahwa dia terjaga selama dia melihat hal-hal tersebut, dan karena apa yang dia lihat tampak nyata dan jelas-jelas bukan mimpi. Dia kemudian menganggukkan kepalanya karena tidak ada penjelasan yang memadai untuk apa yang dia lihat selain menjadi mimpi buruk. Lagipula tidak ada hantu di dunia, kan? Tapi kenapa mereka menghilang begitu dia melompat ke tempat tidur Gu Kaifeng? 36kx9r

Sejenak Lin Feiran menatap Gu Kaifeng dengan kosong dan melihat jejak kesenangan di dalam matanya. Dia buru-buru menghapus air mata yang dia keluarkan karena ketakutan dan dengan panik berbalik dari Gu Kaifeng sebelumn, dengan wajah merah, kembali naik ke tempat tidurnya sendiri.

Sial, hari ini dia telah kehilangan semua wajah yang dia miliki dalam kehidupan ini di depan Gu Kaifeng!

Langit Bieru.

Ketakutan dari ‘mimpi buruk’ yang dia miliki masih belum sepenuhnya hilang, dan Lin Feiran tidak bisa tidur lagi. Oleh karena itu, dia tidak berbaring setelah naik ke tempat tidurnya tetapi justru menyalakan lampu baca dan memeluknya sambil bersandar ke dinding. Menggigit bibirnya, Lin Feiran melihat sekeliling ruangan dengan gugup.

Wajah menakutkan yang dimiliki hantu perempuan tadi muncul kembali dalam benaknya, membuat si penakut Lin Feiran merasa ngeri sampai-sampai tangan dan kakinya menjadi dingin. Dia meraba-raba ponsel di bawah bantalnya, niatnya ingin mengobrol dengan seseorang, tapi ternyata dia lupa mengisi dayanya sepanjang hari dan baterai hanya tinggal 10%. 4r9HEx

Lin Feiran merasa enggan untuk menggunakannya, jadi dia menggenggam ponsel itu erat-erat di tangannya. Dia tidak ingin berbicara dengan musuh bebuyutannya, tetapi di kamar rasanya terlalu sunyi一begitu sunyi sampai-sampai dia merasa panik. Setelah berjuang dengan alam bawah sadarnya sendiri untuk sementara waktu, dia memanggil, “Gu Kaifeng.”

Karena ketakutannya, suara Lin Feiran terdengar lebih lembut dari biasanya sampai-sampai terdengar lemah, seolah-olah dia sedang cemberut.

Gu Kaifeng terdiam sesaat, lalu menjawab. “…. Hm?”

“Jam berapa kamu tidur?” Lin Feiran terus bertanya dengan lembut. WnGTCO

Suara Gu Kaifeng terdengar agak serak. “Setelah aku selesai membaca buku ini, setengah jam lagi.”

Lin Feiran merespon dengan lemah menggunakan suara lembut.

Kamar asrama kembali hening seperti sebelumnya.

Begitu semua yang ada di sekitarnya menjadi sunyi, Lin Feiran tidak bisa menjaga imajinasinya agar tidak kemana-mana. Dia bahkan tidak bisa diam selama setengah menit. Lin Feiran memeluk lututnya dan dengan lembut bertanya, “Buku apa yang kamu baca?” XZDdTk

Gu Kaifeng berdeham dan menjawab, “Sebuah fiksi, judulnya 《The Death of Living Corpses》.”

Lin Feiran, yang baru saja ketakutan dengan ‘mimpi buruk’ yang dia alami, menjadi semakin ketakutan setelah mendengar judul buku itu dan tingkat ketakutannya meningkat 5 poin. Dia mengerucutkan bibirnya dan bergeser untuk meringkuk di sudut, menekan punggungnya ke dinding sebelum diam-diam mengubah pengaturan cahaya lampu bacanya ke tingkat yang paling terang.

Setengah menit kemudian, Lin Feiran yang ketakutan memanggil lagi, “Gu Kaifeng?”

Gu Kaifeng menjawab, “Ada apa?” lZEumb

Lin Feiran bergumam pelan, “Tidak ada apa-apa.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Xe Bjlofcu afajq vljw.

Gej qeiet vfalx xfwevljc, Olc Mflgjc sjcu xfajxeajc wfwjcuuli rfxjil ijul, “Xe Bjlofcu?”

Vevea ylylg Xe Bjlofcu afgjcuxja vjc vlj rfcujpj vljw. cvDVN3

Olc Mflgjc wfcpjvl mfwjr vjc wfwlxlgxjc yjcsjx rxfcjglb sjcu wfilyjaxjc Xe Bjlofcu vlgjrexl bift tjcae. Glj yfgajcsj, vfcujc qjclx, “Cqj xjwe vl rjcj?”

Xe Bjlofcu afgajkj xfmli. “Klvjx.”

Langit Bieru.

Pria kecil ini sangat lengket ketika dia takut, Gu Kaifeng berpikir dengan geli.

Sejak awal Gu Kaifeng tidak pernah membenci Lin Feiran; sebelumnya dia hanya tidak menyukainya karena Lin Feiran memicu konflik terlebih dahulu. Gu Kaifeng cukup banyak melawan balik secara pasif. Karena ini, begitu Lin Feiran bersikap sopan, Gu Kaifeng tidak bisa memaksakan dirinya untuk tidak menyukainya lagi. v7Ax1o

Lin Feiran bergumam, “Beritahu aku sebelum kamu tidur.”

Gu Kaifeng menjawab, “Oke.”

Lin Feiran masih ingin melakukan beberapa percakapan. “Gu ….”

Tapi tiba-tiba, sebelum dia selesai mengatakan nama teman sekamarnya, suara laki-laki yang aneh dan asing muncul sekali lagi…. RHTp6n

Dan suara itu disertai dengan aliran musik yang kacau.

“OKE, INI ADALAH KAMAR HIBURAN DISKO NOMOR 508, TEMPAT UNTUK BERSENANG-SENANG! MIXTAPE INI DILAKUKAN OLEH DJ Duan Tou KITA, RASAKAN KETUKANNYA! MENARI BERSAMAKU!”

Lin Feiran tertegun dan membeku di tempat.

Jangan bilang …. bukankah ini adalah apa yang diteriakkan MC untuk membangkitkan semangat kerumunan orang saat mixtape diputar? aPiOQ8

“YEAH~ YEAH~ NYONYA-NYONYA DAN TUAN-TUAN HANTU, MARI LIHAT SEBERAPA TINGGI YANG BISA KITA DAPAT! ANGKAT TANGAN KALIAN, BIARKAN AKU MELIHAT KOTAK ABU KALIAN!” Suara lelaki aneh itu terus berteriak dengan penuh semangat.

Nyonya-nyonya dan tuan-tuan hantu? Kotak abu!?

Kata kunci ini sekali lagi telah menakuti hati Lin Feiran yang rapuh, tulang punggungnya menjadi tegak lurus dan rambutnya berdiri semuanya. Menggigit bibirnya yang pucat dengan kuat, dia melihat ke bawah dari tempat tidur.

Dia hampir ketakutan sampai mati一kamar asrama penuh dengan hantu! 6usink

Kali ini Lin Feiran melihat semuanya dengan jauh lebih jelas karena dia sudah lebih siap. Semua hantu memiliki wajah abu-abu pucat dan menari bersama dengan gila-gilaan. Beberapa bahkan melempar uang kertas sambil menari, dan beberapa berada di atas meja Lin Feiran dan Gu Kaifeng, bermain gitar angin. Pemimpin kelompok (yang juga berada di atas meja) mengayunkan kepalanya dengan kasar dan sembrono, dan bola mata berdarah terlempar keluar dari soketnya….

Ini memang bisa dikatakan sangat sembrono.

Pemimpin kelompok hantu tersebut berseru kaget kemudian berlutut, mencoba menemukan bola matanya dengan cara yang sama seperti manusia yang kehilangan lensa kontak mereka….

Lagipula kenapa kamu bermain gitar angin di mejaku!? Jantung Lin Feiran hampir berhenti berdetak ketika melihat adegan ini, dan air mata ketakutan mulai terbentuk kembali di sudut matanya. Dia merasa takut dan marah, tetapi entah bagaimana juga memiliki keinginan yang tak bisa dijelaskan untuk menertawakan adegan ini. Setelah membeku sejenak, Lin Feiran melakukan apa yang dia lakukan sebelumnya, dan memeluk satu-satunya orang yang hidup di kamar itu dengan putus asa. mGnfgQ

“……” Gu Kaifeng diam-diam meletakkan buku itu di tangannya.

Tepat pada saat Lin Feiran bersentuhan dengan Gu Kaifeng, suara musik yang kacau dan nyanyian yang menghentak-hentak tadi tiba-tiba berhenti, para hantu menghilang ke dalam udara tipis, dan sekali lagi kamar asrama kembali menjadi sunyi.

Langit Bieru.

Lin Feiran membuka mulutnya tetapi menemukan bahwa dia masih tidak bisa mengucapkan kata-kata ‘ada hantu’.

Dia ingat bagaimana Kakek tampak seolah-olah dia sedang mencoba untuk mengatakan sesuatu dengan sekuat tenaga sebelum dia meninggal tetapi masih gagal melakukannya, hanya meninggalkan kata-kata “Mungkin misteri dunia tidak dimaksudkan untuk diungkapkan.” Lin Feiran tidak mengerti apa maksudnya pada saat itu, dan juga  tidak repot-repot untuk memikirkannya terlalu dalam, tapi sekarang… Apakah ini yang dimaksud Kakek? B1pwPQ

Pikiran Lin Feiran menjadi kacau sekali lagi.

Tapi ada satu hal yang benar-benar dia yakini sekarang一meskipun Gu Kaifeng tidak bisa melihat apa-apa, apa yang dia lihat tadi benar-benar nyata!

Suara Gu Kaifeng menerobos pikiran Lin Feiran. “Apa yang membuatmu turun lagi?”

“Aku….” Lin Feiran menemukan bahwa dia tidak bisa memikirkan alasan logis. XiQFDW

Gu Kaifeng bertanya, “Masih takut pada mimpi buruk tadi?”

Lin Feiran menggelengkan kepalanya, mencoba membangun kembali citranya di depan ‘musuh bebuyutan’-nya meskipun matanya dipenuhi dengan air mata, dan menegaskan. “Aku tidak takut!”

Bibir Gu Kaifeng berkedut dan dia tersenyum dengan nakal. “Kenapa kamu selalu menangis akhir-akhir ini?”

Kamulah yang selalu menangis! Lin Feiran menyeka air matanya, menatap tajam ‘musuh bebuyutan’-nya, lalu dengan keras kepala merangkak keluar dari bawah selimut. Nb3w1u

Tapi kali ini, dia terlalu takut untuk kembali ke tempat tidurnya sendiri, sehingga kekeraskepalaan dan keteguhan yang dia tunjukkan secara singkat menghilang dalam sedetik. Sebaliknya, Lin Feiran duduk di tepi tempat tidur Gu Kaifeng dengan sandalnya, seperti seorang istri muda yang lemah lembut. Dalam keadaan yang menakutkan dan tidak aman ini, Lin Feiran menatap tanpa berkedip ke arah meja di depannya.

Belum lama ini, ada lima hantu di atas meja itu, dan sebuah bola mata bahkan hilang di sudut…. Mata Lin Feiran tetap terbuka lebar, terpaku pada meja yang kosong. Dia ingin menemukan beberapa bukti untuk menunjukkannya kepada Gu Kaifeng, tetapi gagal untuk melakukannya. Tidak ada bukti yang bisa membuktikan apa yang telah dilihatnya.

Gu Kaifeng memandang Lin Feiran yang bertingkah sangat tidak seperti dirinya yang biasa dan bertanya dengan geli, “Apa yang kamu lakukan duduk di tempat tidurku?”

Lin Feiran memikirkan cara yang berbeda di mana dia bisa menjelaskan ‘ada hantu di kamar asrama’ kepada Gu Kaifeng. Dia mengambil buku catatan dan pena dan duduk kembali kemudian mencoba menulis kata-kata ‘ada hantu’ di atas kertas. Namun, ketika dia mencoba melakukannya, tangan yang sebelumnya bisa bergerak dengan bebas membeku setelah menulis ‘ada.’ k8YbQh

Dia sudah menduga hal ini, tetapi bagaimana dengan menulis hal-hal lain?

Setelah ide ini terbentuk, tangan Lin Feiran kembali menjadi bebas sekali lagi. Dia menggambar beberapa garis di atas kertas tanpa adanya batasan apapun.

Gu Kaifeng, mengamati tindakan anehnya, mengangkat alisnya bingung dan bertanya, “Apa yang kau lakukan?”

Lin Feiran yang sibuk menggelengkan kepalanya, menulis beberapa rumus matematika dan beberapa puisi, dan membuat orat-oret kecil seekor babi. Dia secara naluriah menulis kata-kata “Gu Kaifeng” di atas kepala babi. L9g8EO

Itu tidak sengaja, itu adalah memori otot!

Gu Kaifeng merasa marah dan geli. “Kau.…”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Lin Feiran tersentak kembali ke kenyataan dan buru-buru mencoret nama Gu Kaifeng di atas kepala babi kecil itu.

Gu Kaifeng, “……….” 4xFDNq

Sebagai kesimpulan, Lin Feiran menemukan bahwa tidak peduli apa yang ingin dia lakukan, dia bisa melakukannya…. selama dia tidak memiliki gagasan “ingin memberi tahu Gu Kaifeng tentang masalah hantu”. Jika dia memiliki ide tersebut, lengannya akan membeku.

Seolah-olah ada kekuatan tak terlihat yang menghentikannya dari mengungkapkan rahasia dunia roh.

Frustrasi, Lin Feiran melemparkan buku catatan tersebut ke samping.

Karena dia tidak bisa mengatakannya secara langsung, bisakah dia mengisyaratkan secara halus? Lin Feiran memikirkan apa yang terjadi hari ini kemudian berbalik menghadap Gu Kaifeng dan mengendus ringan sebelum menceritakan, “Kakekku meninggal dan aku pergi menemuinya untuk yang terakhir kalinya hari ini, dan kemudian dia….” y38DAP

Kekuatan misterius itu sepertinya mengetahui tentang skema kecil Lin Feiran, jadi ketika dia mencapai bagian kalimat ini, ucapannya dipotong. Kata-kata yang ingin diucapkannya malah berubah menjadi suara yang aneh dan tersedak.

Tangan hangat terulur untuk menyentuh bahu Lin Feiran.

“… Aku tidak tahu, jadi jangan mengambil hati semua kata-kata yang aku katakan sebelumnya.” Gu Kaifeng dengan lembut menepuk bahu Lin Feiran, dan melanjutkan dengan suara rendah, lembut, “Jangan merasa sedih. Jika kamu memerlukan sesuatu dalam beberapa hari ke depan, katakan saja dan aku akan membantumu.”

Lin Feiran merasa seperti dia akan pingsan karena frustrasi, tetapi tidak bisa untuk tidak merasa sedikit tersentuh oleh kata-kata Gu Kaifeng. “………” NwArat

Tidaktidaktidaktidaktidaktidak, kamu salah paham! Aku tidak minta dikasihani!?

 

Translator's Note

[断头] Duan Tou 一 Dipenggal. Hantu tanpa kepala? Wwwww Bayangin hantu tanpa kepala nge-dj ꉂ ꀞꀞꀞ(ᕑᗢूᓫ∗)˒˒  

Translator's Note

Gitar angin (air guitar) 一 akting bermain gitar listrik imajiner sambil diiringi rekaman lagu atau musik hidup berirama rock, blues, atau heavy metal. Beli gitar bang…. Jangan cuma akting ꉂ ꀞꀞꀞ(ᕑᗢूᓫ∗)˒˒

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

3 comments