English

Harta Karun Prajurit MudaCh54 - Bualan Si Pencinta Makanan

0 Comments

Penerjemah : Momo


Yun Che berjanji membantu Lu Haixuan dan Zhan Yafei untuk menemukan keluarganya. Jadi saat dia bangun di keesokan harinya dia tidak melupakannya. Tim Chaoyang, terdiri dari sekelompok pria yang saling berbagi tugas, termsuk memasak. Tapi jangan berharap akan tidak menemukan masakan lezat di sini. Itu karena mereka beruntung, dua hari sebelum akhir dunia datang, Xing Feng membawa anggota keluarga dari berbagai skuadron ke awal Pangkalan Barat Daya. 1FWEMn

Xing Feng membiarkan pengguna kemampuan tanah dan logam membangun sebuah gudang besar sederhana yang ada di lapangan kota, sebagai kantin bagi pasukan. Pria dan wanita yang memiliki kemampuan khusus membentuk tim untuk mengumpulkan persediaan dan membunuh zombie. Para wanita tua dan anak-anak bertanggung jawab untuk memasak, bersih-bersih dan mencuci pakaian. Pembagian kerja jelas dan tidak ada orang yang menganggur untuk bergosip.

Yun Che dan anggota timnya tidak memiliki pengalaman apapun sebelum akhir dunia. Yun Che bisa memasak tapi bukan jenis masakan yang membuat orang akan memujinya. Keterampilan memasaknya diperoleh saat hidup sendiri di kehidupan sebelumnya. Pada saat itu, sumber daya makanan mulai langka, jadi dia harus belajar memasak agak bisa lebih berhemat.

Langit Bieru.

Untungnya, sekarang mereka memiliki Yun Yao. Seorang ibu rumah tangga yang membesarkan kedua adiknya sendiri. Dia pandai memasak, bersih-bersih dan mengurus kebutuhan rumah tangga. Yun Che dan yang lain bercanda, memanggil Yun Yao dengan julukan Menteri Logistik Masa Depan. Karena saat ini mereka semua tinggal bersama di rumah Xing Feng, mereka berencana memasak sendiri dan makan bersama semuanya.

Bukan hal yang mudah untuk meminta Xing Feng menggunakan koneksinya di Beijing untuk menemukan seseorang. Jadi Yun Che tanpa ragu mengeluarkan beberapa bahan makan segar dari ruang dimensinya, termasuk beberapa ikan gemuk dari sungai yang dia miliki. Dia berencana meminta Yun Yao untuk menunjukkan kemampuan memasaknya yang menakjubkan dan mengundang Xing Feng untuk makan bersama. Dengan makanan lezat, akan mudah bagi Yun Che untuk meminta bantuan Xing Feng. nfdEvM

Pangkalan telah berkembang dengan baik, Asosiasi Kekuatan telah dibentuk sangat awal dengan banyak tugas yang dikeluarkan setiap hari berdasarkan tingkatan dari para pemilik kekuatan. Untuk mengambil tugas, setiap orang harus mendaftar di Asosiasi Kekuatan baik atas nama sendiri atau dalam bentuk tim. Dalam hal melakukan tugas luar, Tim Chaoyang akan dipimpin oleh Yang Huaien dan beberapa orang lainnya. Hari ini giliran tim Chu Haoling yang libur. Jadi ketika melihat Yun Che membawa ikan, dia langsung menghampirinya.

“Wow, Kakak Che, kalian memasak sendiri. Di mana kalian mendapatkan ikan ini? Aku sudah lama tidak makan ikan segar. Jadi jangan menahanku, aku akhirnya bisa memakan ikan hari ini. Rasanya sudah tidak sabar, air liurku sudah mau menetes.”

“Aku tahu. Bisakah kamu diam?” Yun Che tidak bisa berkata-kata. Chu Haoling pandai dalam segala hal, tapi dia terlalu banyak bicara hingga membuat banyak orang kesal.

“Oke, demi Kakak Che aku akan sedikit berbicara hari ini. Kakak Che, bisakah kamu membuat ikan asam-manis? Aku berasal dari Jiangnan jadi tidak suka makanan pedas seperti Bos.” 9R15U6

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Zfcvfcujg Jte Ljbilcu wfwjcuulicsj Bjxjx Jtf afger wfcfger, Tec Jtf alvjx ylrj yfgyeja-jqj-jqj. Dfijxjcujc lcl rjae qfgrjae bgjcu-bgjcu vl Jtjbsjcu wfwjcuulicsj Bjxjx Jtf, alvjx qfveil ufcvfg wjeqec erlj wfgfxj. Glj weijl afgyljrj rfxjgjcu. Kjql xfalxj wfcvfcujg Wlcu Mfcu rexj wjxjcjc qfvjr, Tec Jtf afgufgjx. “Ajvl Wlcu Gj rexj wjxjcjc qfvjr.”

“Benar. Aku akan memberitahumu. Ketika Bos makan kentang, dia akan membungkusnya dengan lapisan mie pedas. Semua bumbu nasi tumis daging pedasnya khusus di buatan Barat Daya, pedas yang bisa membuat orang mati ketika memakannya. Untuk memenuhi kesukaan akan pedas itu, Paman Qin dari kantin menyediakan masakan khusus untuknya dan beberapa orang lainnya yang menyukai pedas.”

Berpikir bahwa dia telah menemukan orang kepercayaan, Chu Haoling bersandar di sisi platform sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Dia memuntahkan segalam macam keluhannya akan Xing Feng. Sayangnya sepertinya dia lupa kalau kebudayaan warga Barat Daya itu sangat kental. Terutama untuk Yun Che yang asli Barat Daya. Jadi dia juga pencinta makanan pedas.

“Tidak mungkin. Hidangan pedas itu sangat enak. Aku juga menyukainya. Aku putuskan untuk meminta Kakak membuat ikan pedas dan renyah saat makan siang.” j2JMdf

“Hah?” Chu Haoling tercengang, bukankah Yun Che tadi mengatakan ikan asam-manis? Kenapa tiba-tiba dia mengubahnya menjadi ikan pedas dan renyah?

Melihat Yun Che yang selesai membunuh ikan dan sekarang sibuk membelah perut ikan untuk mengeluarkan isinya, Chu Haoling hampir menangis. Dia terdiam lama sampai kulit kepalanya mati rasa.

“Xiao Che adalah orangku. Tentu saja dia akan memenuhi seleraku.” Suara Xing Feng tiba-tiba terdengar. Tidak tahu sejak kapan dia bersandar ke pintu dapur dengan tangan terlipat di dadanya. Melihat dari keberadaannya, seharusnya dia mendengar semua percakapan Yun Che dan Chu Haoling.

“Bos…” Memutar kepalanya, Chu Haoling benar-benar ingin menangis sekarang. HGA7Rw

“Dari mana kamu mendapatkan semua ini?” Mengabaikan bawahannya yang malang, Xing Feng memasuki dapur dan melihat sejumlah besar sayuran dan wortel segar yang ada di atas meja.

Meskipun Lingjiang berada tepat di depan pangkalan dan memiliki banyak lahan pertanian yang beberapa diantaranya masih bisa ditanamai, tapi sejak hari akhir datang, tidak ada seorangpun yang memiliki waktu untuk memancing ikan maupun memanen sayuran segar. Terlebih saat pertempuran dengan zombie terjadi di sekitarnya, sejumlah lahan terinjak-injak, sumber air juga mulai tercemar. Jadi siapa yang berani memakan ikan? Saat ini buah, sayuran segar dan ikan adalah barang langka.

“Aku memiliki saluranku sendiri. Jika aku mengatakannya pada kalian semua, apa yang akan aku makan di masa depan nanti?”

Memutar kepalanya, Yun Che memberikan senyuma jahat di wajahnya. Mendengar jawaban bohong Yun Che, Xing Feng mulai bertanya. “Aku melihat kamu mengeluarkan semua ini secara khusus sekarang. Apa ada sesuatu yang ingin kamu minta padaku? Hm.. kamu juga memasaknya sendiri. Tampaknya apa yang kamu minta bukanlah hal kecil?” fLj0NY

“Apakah kamu bisa membaca pikiran?”

“Yang memiliki kemampuan membaca pikiran adalah Mingxuan. Aku mencurigai kamu karena aku cukup mengenalmu. Dan tampaknya kecurigaanku benar.”

Langit Bieru.

Dengan satu tangan memegang dagu dan bertumpu pada tangan lainnya, Xing Feng berbicara sambil tersenyum. Yun Che sebenarnya adalah pemuda yang pandai. Sebagai contoh, dia akan memperlakukan orang yang dikenalnya sebaik dirinya sendiri jika mereka memang baik. Dan dia bisa cukup dingin pada orang yang tidak dikenalnya seperti pada kasus Xiu Jie dulu. Tanpa mengerutkan keningnya dia bisa membuatnya menangis dan membunuh mereka pada menit berikutnya jika dia mau. Yun Che adalah pria yang akan mengekspresikan dirinya dengan jelas.

“Uhmm.. aku punya sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu.” Karena semuanya sudah ketahuan, Yun Che yang berencana membicarakannya setelah makan siang akhirnya menyerah.  Dia meletakkan ikan yang sudah selesai dibersihkan dan mencuci tangannya. Kemudian berjalan bersama Xing Feng ke ruang tamu di mana Gu Mingxuan sedang berbicara dengan seseorang. Yun Che dengan santai duduk di sofa. “ Jadi, dari mana aku harus memulainya?” jc06lr

Yun Che ingin berbicara, tapi tidak tahu harus memulai dari mana. Alisnya berkerut dengan kesal. Dia mengambil sebatang rokok di atas meja dan menyalakannya.

“Oke, pelan-pelan. Aku tidak keberatan berbicara omong kosong denganmu.” Xing Feng duduk di sampingnya tanpa ragu. Chu Haoling yang mengikutinya juga ikut duduk berseberangan dengan mereka. Sebagai pencinta makanan, kejadian sebelumnya cukup membuatnya syok dan dia masih belum terlihat begitu baik.

“Bisakah kamu bersikap normal?” Yun Che kehilangan kata-kata, menghisap rokoknya dan memberi pandangan tak senang pada Xing Feng. Sejak Xing Feng mengungkapkan perasaannya dengan jelas, setiap kalimat yang dia ucapkan seperti sebuah pengakuan. Nada dan sikap manjanya benar-benar membuat Yun Che merinding di sekujur tubuhnya.

“Hehehe…” Xing Feng tidak mengatakan apapun, hanya sedikit senyum. Matanya yang gelap terlihat bersinar penuh kehidupan. Pandangannya juga dipenuhi kelembutan. yDeWxJ

“Lupakan saja, terserah kamu.”

Benar-benar tidak tahan dengan mata yang menggoda itu, Yun Che bangkit dan memadamkan puntung rokoknya. “Kalian tahu, aku dan Kakak adalah saudara kandung, kami kemudian bertemu yang lainnya di perjalanan. Orang tua Zeyu sudah meninggal, Yehan tidak punya keluarga, tapi Yafei dan Haixuan sama-sama masih memiliki orang tua. Kebetulan rumah Yafei tidak jauh dari Kota Lingjiang, tepatnya di ibukota provinsi. Aku ingin keluar untuk mengumpulkan beberapa barang dalam dua hari terakhir, jadi aku berencana pergi ke sana untuk melihat apakah orang tua Yafei masih hidup atau tidak.”

“Adapun Haixuan, rumahnya ada di daerah Timur Laut. Aku pikir bahwa semua wilayah yang memiliki kekuatan militer utama akan mendirikan pangkalan keamanan seperti di Barat Daya ini. Tentu saja Timur Laut tidak terkecuali. Selama pangkalan dibangun oleh militer, seharusnya mereka memiliki telepon satelit. Aku dengar kamu memiliki beberapa koneksi di Beijing. Sebelum akhir dunia, Beijing adalah pusat pemerintahan dan kekuatan nasional. Bisakah kamu membantuku untuk mencari tahu apakah keluarga Haixuan masih hidup. Jika mereka masih hidup…”

Yun Che tidak bisa menahan keraguan. Jika mereka masih hidup, dia secara alami berharap Xing Feng dapat membantu mengirim keluarga Haixuan ke Pangkalan Timur Laut dan kemudian dia bisa menjemput mereka setelah memiliki kemampuan cukup. Tetapi Xing Feng bukanlah Yehan atau Zeyu, dia juga sudah menolak perasannya. Meminta bantuan padanya untuk mengumpulkan informasi sudah sangat memalukan, lebih dari itu pasti akan sangat menganggunya. Jika saja dia tidak meminta pertolongan, Yun Che pati tidak ingin berbicara. KVjr n

“Hanya meminta seseorang menemukan mereka dan membawanya kembali jika masih hidup, itu hanyalah masalah sepele. Jangan membiarkan dirimu mengkhawatirkan sesuatu yang tidak perlu. Kakak Che, serahkan saja masalah ini padaku. Sebagai gantinya, kita tidak akan makan siang dengan ikan pedas, oke? Ayo buat ikan asam-manis.”

Sebelum Xing Feng bisa berkata, Chu Haoling yang telah kembali hidup, berjalan dan memeluk bahu Yun Che. Demi makanan dia akan melakukan apapun.

“Eh…”

Pencinta makanan benar-benar menakutkan. Yun Che tidak bisa berkata-kata. Sebelum akhir dunia memang bukan masalah besar menemukan seseorang dan menerbangkannya dari Timur Laut dalam waktu satu sampai dua jam. Tapi sekarang setelah kiamat, akan sangat sulit menemukan seseorang bahkan membawanya ratusan mil dengan selamat. x2RP75

“Kalau begitu aku akan menyerahkan masalah ini padamu.” Tanpa diduga, alih-alih menolak proposal Chu Haoling, Xing Feng justru menyetujuinya. Melihat penampilan Chu Haoling yang tenang sepertinya tidak ada masalah. Tapi…

“Tidak ada ikan asam-manis. Ikan pedas dan renyah lebih enak.”

“Ahhh…” Namun, Xing Feng dengan cepat menambahkan kalimat lain. Chu Haoling langsung bersedih lagi.  Yun Che mengabaikan tatapan memohonnya. Maafkan sikapnya yang sangat transparan ini. Setelah mengalami dua kehidupan. kemiskinan dan keputusasaan membuat imajinasinya terbatas, dia tidak dapat memahami alasan Xing Feng dan Chu Haolin.”

  TDn63Q

***

Langit Bieru.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!