English

Hati Yang TulusCh14 - Pinggir Laut

1 Comment

Tiga jam kemudian, jet itu mendarat di bandara tempat sebuah mobil sudah menunggu mereka. Ketika mereka turun dari jet, demam Lu Shang sudah sedikit turun, tetapi dia tidak sadar, dia sepertinya tertidur lelap. Salah satu perawat pria ingin menggendongnya turun, tetapi Li Sui menghentikannya. Dia mencondongkan tubuh ke depan dan layaknya menggendong pengantin wanita, dia membawa Lu Shang yang masih terbungkus selimut turun dari pesawat.

Li Sui sering mengunjungi gym, jadi lengannya kuat, dan sejujurnya sedikitpun dia tidak merasa bahwa menggendong Lu Shang terasa sulit. Begitu mereka turun dari jet, mereka disambut dengan embusan angin panas. Li Sui membalikkan tubuhnya, menggunakan punggungnya untuk melindungi Lu Shang dari angin, dan mendorongnya lebih dekat ke dadanya sendiri untuk perlindungan. Li Sui baru melepaskannya setelah mereka masuk ke dalam mobil. hCHijo

Akomodasi yang diatur Paman Yuen adalah lantai atas sebuah hotel yang berlokasi dekat dengan rumah sakit; tenang dan terpencil. Li Sui tidak mengantuk, dia menjaga di samping tempat tidur Lu Shang saat perawat memberi Lu Shang oksigen murni dalam jumlah yang cukup untuk dihirup, lalu memberinya beberapa suntikan. Sudah larut malam ketika perawat meninggalkan kamar mereka, meninggalkan beberapa obat di atas meja.

Li Sui menyibin tubuh Lu Shang, lalu dia mandi. Dia menyelinap ke dalam selimut di samping Lu Shang setelah mandi, melihat orang di sampingnya sama sekali tidak terjaga, dia mengumpulkan keberaniannya dan memeluk pinggang Lu Shang. Setelah sekian lama, dia benar-benar terbiasa tidur dengan Lu Shang. Meskipun mereka menggunakan sampo yang sama, Li Sui selalu bisa mencium aroma yang berbeda dari tubuh Lu Shang. Aroma yang berbeda menghibur Li Sui setiap kali dia menciumnya.

Langit Bieru.

Malam itu, Li Sui bermimpi. Dia bermimpi berada di ruang konferensi. Lu Shang berdiri tegak di depan sebuah ruangan yang penuh dengan para elit, dia berpidato, dan para penonton menatapnya dengan antisipasi. Namun, tiba-tiba dia berhenti, menoleh kearah Li Sui, dia tersenyum. Sebelum Li Sui bisa bereaksi, tubuh Lu Shang bergetar dan dia jatuh ke lantai. Semuanya menjadi kacau dalam sekejap, seseorang memanggil ambulans, beberapa tertawa dan Li Sui masih berdiri terkejut. Li Sui ingin menghampiri Lu Shang, tetapi seolah-olah dia membeku, dia tidak bisa bergerak satu inci pun. Dia mendengar seseorang mengatakan Lu Shang sudah mati, dia mendengar suara memekik, dia mendengar tawa … Apa yang terungkap seperti gambar-gambar dalam zoetrope, mereka semua melewatinya begitu cepat. Mata Li Sui dipenuhi dengan air mata, dia ingin memanggil Lu Shang, tetapi untuk beberapa alasan dia tidak bisa mengeluarkan satupun suku kata.

Li Sui terbangun dari mimpinya dengan perasaan gelisah, air mata mengalir dari sudut matanya. Hari sudah pagi; Li Sui terbangun sendirian di tempat tidur. Jantung Li Sui bergetar, dia bergegas keluar dari tempat tidur dan berlari keluar ruangan tanpa alas kaki. Dia tergesa-gesa, hampir membentur cermin saat dia berlari. UwKyFO

Lu Shang duduk di atas sofa dengan segelas air di tangan, di sampingnya ada tempat sampah. Kulitnya tidak bagus, sepertinya dia juga baru saja bangun.

“Ada apa?” Terkejut, Lu Shang menatap Li Sui.

Saat itulah Li Sui memperhatikan betapa tidak pantasnya dia bertindak. Dia berdehem dengan batuk beberapa kali dan menghapus air mata yang masih ada di wajahnya, menggelengkan kepalanya, dia berkata, “Tidak ada.”

Lu Shang tidak mengatakan apa-apa lagi, dia hanya menatap kosong kearah gelas air. Li Sui tidak tahan melihat Lu Shang. Mimpi itu terlalu nyata, begitu nyata hingga hampir tampak seperti firasat. Li Sui sangat takut sampai-sampai dia merasakan jantungnya berputar, sensasi kehilangan orang yang dicintai terlalu nyata, Li Sui tidak pernah ingin mengalaminya lagi. vU1GAR

Li Sui berjalan menghampiri Lu Shang dengan langkah-langkah ringan, dia berhenti di belakang sofa, membungkuk, perlahan dia memeluk Lu Shang. Dia tahu Lu Shang tidak akan menolaknya.

“Punya mimpi buruk?” Lu Shang menepuk kepalanya.

“Hm. Aku bermimpi … kamu pergi.” Li Sui bergumam, dia ingin Lu Shang menghiburnya, untuk memberitahunya bahwa segalanya akan baik-baik saja dan bahwa mimpi menunjukkan sebaliknya. Li Sui ingat bahwa setiap kali dia mendapatkan mimpi buruk, Lu Shang akan menghiburnya dengan mengatakan hal itu. Namun, Lu Shang tidak mengatakannya lagi hari ini.

Li Sui mengangkat kepalanya dari bahu Lu Shang, memaksakan diri untuk mundur dari emosi negatif yang dia rendam. Dia melihat segelas air yang dipegang Lu Shang, “Apa itu sudah dingin? Aku bisa mengambilkan gelas hangat untukmu.” h5cTo6

Lu Shang menggelengkan kepalanya, setelah beberapa saat dia berkata tanpa daya, “Obatnya terlalu pahit.”

Lu Shang Yang Mahakuasa takut akan rasa pahit, untuk beberapa alasan, Li Sui merasa itu sedikit lucu. Tapi dia tidak tertawa, melihat isi di tempat sampah, wajah Li Sui menegang. Dia tiba-tiba teringat cerita yang Leung ZiRui katakan kepadanya, dia berkata ketika Lu Shang masih muda, dia membenci kepahitan dan menolak untuk minum obat, jadi para dokter harus menjegalnya dan memaksa pil ke dalam mulut. Pengalaman itu membuatnya secara psikologis menolak obat pahit.

“Apa itu terlalu menyakitkan? Aku bisa meminta obat dengan pelapis sirup pada perawat.”

Lu Shang menolak, “Jenis ini lebih efektif.” KPFk96

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Zfiltja kjgcj qealt sjcu wfwfgjt vl wjaj Oe Vtjcu, Ol Vel wfgjrjxjc pjcaecucsj yfgqeajg ijul. Vfwfcajgj Ol Vel wfcjajqcsj vfcujc wegecu, Oe Vtjcu wfcmbyj wfcfijc byja lae ijul. Kfajql rfaljq xjil qli lae wfcmjqjl xfgbcuxbcujccsj, qli lae jxjc wecmei ijul. Oe Vtjcu yjaex vjc qli byja pjaet xf ijcajl.

Ol Vel rfufgj wfwyfgl Oe Vtjcu tjcvex, wfcfqex qecuuecucsj, vlj yfgajcsj, “Cqj xjwe yjlx-yjlx rjpj?”

Lu Shang mengambil handuk dan membenamkan wajahnya di dalam kain, dia menunjuk ke kotak obat kecil dan berkata dengan suara serak, “Bantu aku mengambil secangkir air lagi.”

Li Sui tidak tahan lagi, dia bertanya, “Jika minum obat sangat menyakitkan, kenapa kamu meminumnya?” kMXHL

Lu Shang membersihkan wajahnya sendiri, dan tertawa kecil, “Aku akan mati jika aku tidak meminumnya.”

Melihat ekspresi ragu-ragu Li Sui, Lu Shang sedikit mendorong lengannya, memburunya untuk mengambil air. Li Sui melakukan apa yang diperintahkan, membawakan Lu Shang segelas air hangat dan menatap Lu Shang sementara jantungnya mengepal. Setelah mencoba tiga kali, Lu Shang akhirnya menelan semua obatnya. Li Sui bahkan tidak bisa mengungkapkan perasaannya ketika dia membersihkan lantai.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Dengan kondisi kesehatan Lu Shang saat ini, mustahil baginya untuk memeriksa lokasi pembangunan. Paman Yuen juga cekatan, jadi dia sudah menyiapkan model situs dan beberapa rekaman video. Lu Shang memeriksa semuanya di hotel dan memutuskan arah umum untuk pembangunan.

Rencana awal untuk sebidang tanah ini adalah untuk membangun perumahan, itu akan disebut Golden Sands Shore. Proposal itu dihapus belakangan, tetapi namanya tetap ada. Orang yang bertanggung jawab atas proyek itu bernama Liu XingMing. Dia memiliki tinggi rata-rata, kulit gelap dan mata gelap, ujung hidungnya cukup lebar, dia tampak seperti seseorang dari Thailand. Dia cukup mampu; dia juga melakukan pekerjaannya dengan cermat. Model yang baru saja dilihat Lu Shang berasal dari timnya, detail modelnya dibuat dengan baik, dan cukup menyenangkan untuk melihatnya. 52zuoa

Pada malam hari, Lu Shang mengundang Liu XingMing ke hotelnya. Mereka mengadakan pesta makan besar di ruang pribadi sambil berbicara tentang rencana mereka untuk situs konstruksi saat makan malam. Lu Shang mengagumi pria paruh baya di depannya. Lu Shang ingat Liu XingMing dari masa remajanya ketika dia bekerja di perusahaan bersama ayahnya. Liu XingMing masih pekerja kecil pada saat itu. Liu XingMing berjuang dengan kemampuannya sendiri untuk mendapatkan posisinya saat ini. Jika dibandingkan dengan anak-anak nakal yang duduk di kantor tidak melakukan apa-apa sepanjang hari, Liu XingMing benar-benar jauh lebih kuat. Untungnya proyek ini ada di tangan Liu XingMing selama bertahun-tahun. Departemen pemerintah terkait telah mencoba beberapa kali untuk mendapatkan kembali tanah itu tetapi Liu XingMing memblokirnya. Dia juga yang menyarankan untuk memulai kembali konstruksi ketika Lu Shang mendapat tambahan enam persen saham.

“Aku tidak mendukung penggunaan tanah untuk pengembangan perumahan. Pasar real estat tidak bagus dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi sebidang tanah ini berada di dekat pantai, sehingga ketinggian bangunan akan terbatas. Aku melakukan riset dan turis cenderung suka mengunjungi pulau-pulau tropis, jadi membangun taman air akan lebih baik,” kata Liu XingMing.

Lu Shang juga memiliki ide serupa. Dia bersandar di kursi dan setelah mempertimbangkan, dia bertanya, “Jadi masalahnya sekarang adalah proses desain. Apakah laporan investigasi dari departemen pemasaran sudah selesai?”

“Sudah selesai, aku akan meminta seseorang untuk membawakannya untukmu malam ini.” JsLO7q

“Tidak perlu terburu-buru. Kamu bisa memberikannya kepadaku besok, sebelum sore.” Selama Lu Shang muncul, tidak perlu terburu-buru. Berita itu akan dengan cepat mencapai telinga orang-orang tertentu, jadi dia memiliki cukup banyak waktu untuk menangani proyek ini.

Keduanya adalah workaholics, begitu mereka mulai berbicara, mereka akan segera lupa makan. Hampir semua makanan di atas meja makan masuk ke dalam perut Li Sui, dia belum pernah mencicipi masakan Hai Nan sebelumnya, dia makan lebih dari setengah ayam WengChang. Lu Shang tidak memiliki nafsu makan, ditambah lagi dia tidak bisa makan makanan berat. Sementara Liu XingMing terlalu bersemangat bekerja untuk peduli tentang makanan.

Setelah makan, Li Sui masih tampak seperti bisa makan lebih banyak lagi, pemandangan itu membuat Lu Shang tertawa. Lu Shang meminta sopir untuk membawa Li Sui ke laut, lalu ke pasar malam. Mungkin mereka bahkan bisa membeli semangkuk sup Ching Bo Leung untuk mengisi perutnya.

“Kamu tidak ikut pergi?” Li Sui tahu Lu Shang mungkin lelah, Lu Shang masih sakit, dan dia tahu Lu Shang hanya berhasil duduk makan malam dengan kekuatan keinginan semata. Namun, ia masih memiliki sedikit harapan, berharap Lu Shang akan ikut bersamanya. nUdWmF

Namun, Lu Shang tidak memberinya kesempatan itu, dia menggelengkan kepalanya dan kembali ke hotel. Sebelum kekecewaan muncul di wajah Li Sui, Lu Shang berbalik lagi, “Jika ada hal-hal yang kamu inginkan, belilah. Kamu tidak perlu mempertimbangkan harganya.”

Aku ingin kamu. Li Sui menjawab di dalam hatinya, dia menilai dirinya sendiri karena memikirkan hal itu, dan dengan cepat menampar dirinya dalam pikirannya.

Kehidupan malam di Hai Nan cukup ramai, banyak orang berkeliaran di jalanan bahkan pada jam-jam seperti ini. Jalanan dipenuhi oleh orang-orang yang berjudi dan menjual sup kacang hijau, saat itu pukul sepuluh malam, tetapi jalanan bahkan lebih semarak daripada siang hari. Lu Shang tidak ada di sini, jadi Li Sui tidak terlalu tertarik. Dia bersandar di jendela kendaraan, menatap pemandangan malam dengan diam. Lu Shang yang menyarankan ini, jadi bagaimanapun juga dia akan melihatnya, seolah itu adalah misi yang penting.

Xiao Zhao mengemudikan mobil, Li Sui melihat beberapa kendaraan yang sudah dikenalnya di kaca spion. Dia bertanya dengan curiga, “Apa mobil-mobil itu mengikuti kita?” Dtcnla

Xiao Zhao melirik cermin dan menjawab dengan acuh tak acuh, “Mereka mengikuti kita dari awal, dan mereka diatur oleh Lu Laoban.”

Li Sui bertanya, “Diatur untuk melakukan apa?”

“Untuk memastikan keamananmu, aku kira. Tidakkah kamu perhatikan bahwa mereka mengikutimu setiap kali kamu pergi?” Xiao Zhao tertawa.

Li Sui sama sekali tidak memperhatikan, ia sensitif terhadap tatapan, tetapi itu terbatas pada manusia, tidak termasuk mobil. Sekarang setelah Li Sui memandangi mobil-mobil itu dengan lebih baik, dia benar-benar memiliki kenangan samar pernah melihat mobil-mobil itu sebelumnya. tk67ws

“Apa ada sesuatu yang ingin kamu beli? Apa kita akan pergi ke pasar?” Tanya Xiao Zhao.

“Tidak, aku tidak suka orang banyak,” kata Li Sui. Pada titik ini, dia seperti Lu Shang. Namun, Li Sui menghindari kerumunan karena dia merasa sulit untuk mengatasi rasa takut bersosialisasi dengan orang-orang sementara Lu Shang hanya menyukai kedamaian dan ketenangan.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Aww. Sayang sekali, Lu Laoban memberiku kartu untuk acara khusus juga.” Xiao Zhao melambai kepada Li Sui, “Lihat, ada banyak toko di sini. Mereka menjual banyak barang langka.”

Minat Li Sui tidak mengintip warung-warung terang, sebaliknya dia menangkap mercusuar dengan sudut matanya, matanya yang muram menyala dalam sekejap, “Apa laut dekat dari sini?” xi2Rny

“Ya. Jika kita belok kiri ke depan dan mengemudi selama sekitar dua puluh menit, kita akan berada di laut.”

“Aku ingin pergi ke pantai.”

“Baiklah!”

Hari sudah gelap, jadi pantai pada dasarnya kosong. Mereka hanya melihat seorang wanita tua mengambil botol-botol plastik. Li Sui belum pernah ke pantai sebelumnya, fasad tegangnya yang biasa mencair dengan cepat, memperlihatkan ekspresi kekanak-kanakan. Li Sui melepas sepatu dan kaus kakinya, melompat dan berlari di atas pasir yang lembut. 07MOs3

Angin di sini terasa panas bahkan di malam hari, rasanya seperti seseorang menggelitiknya ketika angin bertiup di wajahnya. Li Sui bermain di air sebentar, lalu keluar dan mengirim pesan singkat kepada Lu Shang.

Setelah Li Sui pergi, Lu Shang menelepon Leung ZiRui sambil berdiri di depan jendela.

“Ada apa?” Lu Shang menerima pesan dari Leung ZiRui pada sore hari, mengatakan bahwa dia memiliki hal-hal penting untuk dibicarakan, dan dia menekankan untuk tidak memberi tahu Li Sui.

“Tentang operasimu, akhirnya ada terobosan.” Leung ZiRui melanjutkan, “Apa kamu masih ingat, mantan profesorku yang sangat pintar itu?” AcLeqC

“Leon, kan?”

“Ya, dia. Kemarin, seorang juniorku memberi tahu kalau dia melihat Leon di Kuba. Aku akan memeriksanya.”

Ketika sampai pada orang ini, Lu Shang memiliki kesan yang cukup, dia benar-benar seorang dokter terkenal.

“Lu Shang, pamanku mengerjakan operasimu lagi, kan? Tapi mungkin kamu bisa mengesampingkan masalah dengan Li Sui untuk sekarang, transplantasi jantung bukanlah satu-satunya cara. Jika aku bisa menghubungi Dr. Leon, maka aku yakin akan ada pilihan yang lebih baik.” obuJ3a

Lu Shang duduk di sofa, dia merasa lega karena suatu alasan, “Itu bagus.”

“Tapi dengan kondisimu sekarang, beberapa tahun ke depan tidak akan mudah.”

Lu Shang menundukkan kepalanya, mata hitam Li Sui melintas di benaknya, dia menjawab dengan suara rendah, “Aku tahu, aku akan baik-baik saja.”

Lu Shang menutup telepon, awan hitam berkeliaran di langit. Hujan akan segera turun. Lu Shang duduk di tempat tidur dengan linglung, yang terganggu oleh dering teleponnya, Li Sui mengirim sms padanya. PdbzmB

「Aku melihat lautan, sangat indah. Tapi aku tidak bisa membelinya, jadi aku tidak bisa membawanya pulang.」

Gambaran gamblang dari Li Sui yang mengatakan ini muncul di benak Lu Shang. Mulutnya membentuk sedikit lengkungan saat dia mengetik balasan, 「Akan segera turun hujan, pulanglah dengan cepat.」

Langit Bieru.

Li Sui menengadah ke langit. Seperti yang diharapkan, langit hitam pekat ditutupi dengan awan tebal, angin di sekelilingnya juga mulai naik. Li Sui memastikan untuk menjawab 「Aku akan segera pulang.」 dan kembali ke mobil.

Xiao Zhao menunggunya; dia berencana untuk menjemput Li Sui jika dia tidak kunjung kembali. Berada di dekat laut saat hujan badai bukanlah lelucon, jika ombak datang menghantam pantai, mereka mungkin tidak akan menemukan mayatnya. YwlTZ

Mesin menyala; Xiao Zhao menjadi tenang setelah mengemudi jauh dari pantai. Kaki Li Sui memiliki pasir di atasnya, tetapi dia tidak keberatan. Dia memiliki kerang di tangannya, dia mengamatinya dari setiap sudut, itu adalah sesuatu yang baru saja dia gali dari pantai.

“Apa itu hadiah untuk Lu Laoban?” Xiao Zhao tertawa.

Li Sui hanya menjawab “Hm”, bahkan tidak mengangkat kepalanya.

  gVPC3E

 

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

1 comment