English

Merebut MimpiCh133 - Menangis Minta Tolong

1 Comment

“Nyawanya sedang dalam bahaya! Saat membandingkan apa yang disebut martabat dan keselamatan, mana yang lebih penting?”

Penerjemah: Jeffery Liu CpHshy


Yu Hao bertanya bagaimana pekerjaannya, tetapi Fu Liqun hanya menjawab sederhana, “Tidak ada masalah, aku akan pergi rapat sekarang.”

Yu Hao mengucapkan “un” dan menutup telepon. Setelah kembali ke rumah malam itu, Zhou Sheng tidak mengatakan apa-apa setelah mendengarnya. Dia merasa sedikit sedih.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Ini pertama kalinya Gege meminjam uang dari kita.” Zhou Sheng berkata, “Itu tidak mudah.”

Yu Hao tiba-tiba menyadari bahwa perkataannya benar. Fu Liqun tidak pernah meminjam uang dari siapa pun ketika dia masih kuliah. hBPuQU

Beberapa hari kemudian, Lin Ze berkata kepada Yu Hao, “Bagaimana kalau aku memindahkanmu ke posisi fulltime terlebih dahulu?”

Yu Hao telah memperhatikan bahwa Lin Ze memiliki sesuatu dalam pikirannya akhir-akhir ini, dan ternyata itu karena dia khawatir tentang hal ini. Dia dengan cepat berkata, “Jangan! Lakukan sesuai persetujuan kita ba.”

Yu Hao hanya sedikit khawatir tentang memilih topiknya; bagaimana jika dia pergi ke Khunjerab untuk melakukan penyelidikan? Tapi bagaimana dengan manuskripnya? Dia hanya bisa meminta Jin Weicheng untuk memotret catatannya dan mengirimkannya kepadanya, lalu menulisnya di kereta sebelum mengirimnya kembali melalui surel… Hari itu, ketika dia bertengkar dengan kantor pusat tentang manuskrip, dia tiba-tiba menerima panggilan Fu Liqun.

“Yu Hao.” Fu Liqun berkata, “Um… Apa kamu di rumah?” NrsSw5

Yu Hao, “Aku sedang di kantor, kenapa?”

Fu Liqun berkata, “Kalau kamu pulang nanti malam, bantu aku menjual sepasang sepatu olahraga biru milikku ba?”

Yu Hao, “???”

Yu Hao berjalan keluar dari kantor redaksi dan berdiri di koridor. Beberapa wartawan sedang merokok. Yu Hao mengangguk, “Sepatu yang mana?” wM9mdN

Fu Liqun berkata, “Yang AJ, biru dengan sol putih. Bantu aku mempostingnya sebagai ikan asin, tandai sebagai ‘bekas’, tandai kalau sepatunya 80% baru, dan jual seharga 1.200. Jika ada tawar-menawar, jangan biarkan lebih dari sepuluh yuan, jangan menghasilkan terlalu banyak. Setelah terjual, transfer ke kartu bankku ba.”

Yu Hao, “Oh …”

Sepasang sepatu olahraga itu adalah hadiah ulang tahun yang diberikan Yu Hao kepada Fu Liqun beberapa tahun lalu. Fu Liqun meminta Yu Hao untuk membantunya menjualnya sebagai barang bekas…… Yu Hao tiba-tiba merasa ada yang tidak beres. Setelah dia menutup telepon, dia segera menelepon Zhou Sheng. Zhou Sheng mengangkat dan berkata, “Tunggu aku di kantor.”

“Aku memberikan sepatu itu padanya.” Yu Hao berkata, “Dia hanya memiliki satu pasang yang berwarna biru dengan sol putih!” QtmhMs

Lin Ze dan Situ Ye bingung, mendengarkan panggilan telepon Yu Hao. Yu Hao berkata, “Apa dia mendapat masalah?”

Zhou Sheng berkata, “Ini adalah pekerjaan yang diperkenalkan oleh Yangming, seharusnya tidak seburuk itu…… tunggu, 1.200, dan sepuluh yuan, bukankah itu 1190? Sial, di mana dia? Jangan bilang dia terlibat dengan skema piramida ba?”

“Tolong jangan sampai itu benar-benar skema piramida.” Yu Hao mengerutkan kening.

Lin Ze mengerti begitu dia mendengar, “Ke mana temanmu pergi? Aku akan membantumu bertanya.” 0g3nv

Beberapa saat kemudian, Lin Ze sudah mendapat berita dari jaringan informasinya, “Yu Hao, ini skema piramida. Aku sangat yakin.”

Yu Hao pergi untuk melihat. Lin Ze telah bertanya dalam kelompok reporter, dan cukup banyak orang yang positif jika itu memang skema piramida. Dalam beberapa tahun terakhir, skema piramida telah merajalela di kota-kota di selatan. Perusahaan keamanan publik dan skema piramida lokal berkolusi, dan mereka menyarankan Lin Ze untuk tidak pergi.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Lin Ze berkata, “Jangan khawatir, pikirkan dulu. Di bagian selatan mana tepatnya dia, apa kamu punya informasi?”

“Tidak.” Yu Hao merapikan rambutnya dan mulai mengingat apa yang dikatakan Fu Liqun kepadanya. Dia bahkan tidak tahu kapan Fu Liqun pergi ke sana. i4NqwM

“Aku tidak tahu.” Yu Hao berkata, “Dia tidak memberitahuku apa-apa.”

“Hubungi teman yang terakhir melihatnya.” kata Lin Ze.

Yu Hao merenung sejenak, lalu menelepon Cen Shan. Ada perbedaan zona waktu enam jam, jadi belum waktunya tidur di sana.

Ketika Cen Shan mendengar ini, dia langsung bertanya, “Ada apa? Yu Hao, jelaskan.” Ye4O87

Yu Hao berpikir bahwa ini pasti tidak bisa disembunyikan darinya pada akhirnya, “Aku…… un, bukan apa-apa, dia sepertinya sedang dalam suasana hati yang buruk baru-baru ini. Apa dia mengatakan sesuatu kepadamu saat kalian berdua bertemu waktu Tahun Baru?”

Cen Shan menjawab, “Aku turun dari pesawat dan dia akan pergi dengan pesawat yang lain. Kami bertemu di bandara.”

Yu Hao, “Dia pergi tanggal 1 Januari?”

Cen Shan berkata dengan tenang, “Ya. Dia sudah membeli tiketnya malam itu dan sedang menunggu di bandara. Kami hanya bertemu selama 15 menit. Dia mengatakan kepadaku bahwa dia ingin pergi ke pantai untuk menemukan Yangming dan mengatakan bahwa dia sudah memberi tahu mereka bahwa dia akan melapor ke sana pada tanggal 2. Dia tidak ingin mengubah penerbangannya dan memberi kesan buruk kepada para pemimpin. Aku mengantarnya ke pos pemeriksaan keamanan, lalu menginap di hotel bandara.” 2 U3to

Yu Hao, “……”

Cen Shan berkata, “Ada apa? Aku juga ingin bertanya, apakah dia mengganti nomor teleponnya?”

Yu Hao menjawab, “Un …… sepertinya begitu. Aku ingin mencarinya dan memberinya kejutan, lalu bersenang-senang dengannya selama beberapa hari.”

Cen Shan berkata, “Yu Hao.” bm41g7

Kedua belah pihak terdiam sejenak. Zhou Sheng tiba di kantor. Ketika dia melihat Yu Hao sedang berbicara dengan Cen Shan, ekspresinya berubah dalam sekejap.

“Katakan yang sebenarnya, apa sebenarnya yang dia ……”

“Aku harus melakukan sesuatu, aku akan berbicara denganmu lagi nanti malam.” Yu Hao dengan cepat berkata dan menutup telepon terlebih dahulu.

“Kamu menelepon kakak ipar?” Zhou Sheng bertanya. J2ClPy

Yu Hao berkata, “Aku hanya ingin bertanya apakah Gege menyebutkan …”

Zhou Sheng berkata, “Kenapa kamu meneleponnya? Siapa lagi yang kamu beri tahu?”

Story translated by Langit Bieru.

Yu Hao berkata, “Gege meminta bantuanku! Zhou Sheng! Ini bukan waktunya untuk mengkhawatirkan wajahnya sekarang!”

Zhou Sheng berkata, “Apa kamu tahu mengapa dia pergi ke selatan? Itu alasannya, mengerti? Sekarang setelah kamu memberi tahu kakak ipar, apa yang kamu ingin dia lakukan di masa depan? sDpLGT

Yu Hao, “Nyawanya sedang dalam bahaya! Saat membandingkan apa yang disebut martabat dan keselamatan, mana yang lebih penting?”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Djulcsj, wjgajyja ifylt qfcalcu.” Itbe Vtfcu yfgxjaj, “Te Ljb, xjwe alvjx wfcufgal.”

“Bjije yfulae wjjoxjc jxe xjgfcj alvjx rfaepe vfcujcwe xjil lcl, Itbe Vtfcu.” Te Ljb yfgxjaj, “Bjwe tjger wfwyfgl ajte Wef Obcu vjc wfwyljgxjc Wef Obcu wfwyfgl ajte bgjcu aejcsj. Pcl yexjc ajcuuecu pjkjy sjcu ylrj xlaj qlxei!”

“Cxe ylrj wfwlxei ajcuuecu pjkjy lcl!” Itbe Vtfcu yfgxjaj, “Ajcujc afifqbc bgjcu ijlc!” Dk6NK8

Yu Hao memandang Zhou Sheng. Mereka berdua saling menghunuskan pedang dan menarik busur. Situ Ye membantu menyelesaikan masalah, “Jangan berdebat, menemukannya harus menjadi prioritas utama.”

Yu Hao menghela napas panjang dan mengerutkan kening diam-diam.

Yu Hao mengira mereka akan saling memberi sedikit dukungan dan kekuatan, tetapi dia tidak menyangka bahwa malam itu, Cen Shan hanya bertemu Fu Liqun selama 15 menit di bandara. Yu Hao tidak bisa menebak apa yang mereka bicarakan selama 15 menit itu; satu-satunya hal yang bisa dia tebak adalah pertemuan waktu itu mungkin tidak terlalu menyenangkan, dan mungkin malah lebih menyakitkan.

Yu Hao terus memikirkan kata-kata yang dikatakan Fu Liqun kepadanya sebelumnya. PvqsKb

“Ibu Li Yangming sedang bermain mahjong.” Zhou Sheng berkata, “Dan memintaku untuk mengurus urusanku sendiri. Aku tidak berpikir keluarganya akan peduli.”

Yu Hao secara kasar memahami situasi keluarga Li Yangming dari Fu Liqun. Setelah dia mengakui orientasi seksualnya, orang tuanya hampir tidak peduli padanya, melahirkan anak lagi, dan memperlakukan semuanya seolah-olah mereka tidak memiliki anak gay seperti dia. Setelah dia selesai kuliah, mereka akan menarik beberapa tali untuknya dan membuatnya pindah ke tempat lain sehingga dia bisa dengan cepat menjadi mandiri, dan mereka bisa mencuci tangan darinya. Mereka juga tidak berharap dia memberikan banyak uang kepada keluarga. Zhou Sheng menggunakan alasan Li Yangming berutang uang padanya untuk bertanya selama setengah hari. Orang tua pihak lain tidak tahu apa-apa, tidak punya waktu untuk memperhatikannya, dan menyuruhnya bertanya kepada orang lain. Li Yangming belum pulang ke rumah selama hampir setengah tahun, dan mereka juga tidak tahu apa-apa.

Zhou Sheng melemparkan ponselnya ke atas meja. Empat orang di kantor itu tidak berbicara.

Sinar matahari masuk melalui jendela. Zhou Sheng membalikkan pergelangan tangannya sedikit, Roda Gagak Emas di pergelangan tangannya memantulkan sinar matahari dan mendarat di antara alis Yu Hao. UfCyZl

“Mulai sekarang, dengarkan aku.” Nada bicara Zhou Sheng membawa aura otoritas yang tidak perlu dipertanyakan lagi.

“Oke, oke!” Yu Hao berkata, “Aku akan mendengarkanmu!”

Yu Hao sedikit marah. Lin Ze meliriknya, memberi isyarat agar dia tetap tenang.

“Aku harus memikirkan cara untuk menemukannya.” Yu Hao berkata, “Ah Ze, aku butuh bantuanmu.” wGa7tr

Lin Ze menimpali, “Pergi ba, jangan lupa beri kabar.”

Yu Hao segera berkemas dan pulang. Zhou Sheng menelepon perusahaannya untuk meminta cuti dan menjelaskan situasinya. Sisi lain agak santai dan memintanya untuk tidak khawatir, dan jika dia membutuhkannya, perusahaan juga dapat menawarkan bantuan dan biaya sesuai dengan waktu yang dihabiskan.

Please visit langitbieru (dot) com

Di rumah, Zhou Sheng memesan makanan pesan-antar dan menatap ponselnya.

“Kamu tidak mengerti, Yu Hao.” Zhou Sheng berkata, “Bagi Gege, pergi ke sana kali ini berarti dia sudah berjudi dengan martabat terakhir yang dia miliki, dan dia tidak punya apa-apa lagi. Jika kamu memberi tahu kampus, keluarganya, dan memberi tahu kakak ipar, kamu hanya akan menjadikannya bahan tertawaan! Tidak sulit untuk membawanya kembali dari Selatan, yang sulit adalah apa yang terjadi setelah itu, apa yang kamu ingin dia lakukan?!” KStoUH

Yu Hao berkata, “Aku mengerti, aku memahaminya lebih jelas daripada kamu. Tapi rintangan apa yang tidak bisa diatasi?”

Zhou Sheng sedikit lelah dan tampak agak tidak sabar untuk menjelaskannya kepada Yu Hao lebih jauh. Namun, Yu Hao berkata, “Dia bisa bertahan! Dia lebih tangguh dari yang kamu kira! Aku percaya dia bisa bangkit kembali! Aku pernah mengalami keputusasaannya sebelumnya…”

Zhou Sheng berkata, “Dia bukan kamu! Jika seseorang benar-benar dapat bangkit setelah menghadapi rintangan apa pun, apakah kamu masih memiliki hari itu?”

Yu Hao tidak bisa mengatakan apa-apa tentang itu. Dia tahu bahwa dia tidak bisa menang melawan Zhou Sheng dalam sebuah argumen, dan daripada menggunakan istilah ‘menang’, lebih tepat untuk mengatakan bahwa Zhou Sheng mampu melihat sesuatu dengan lebih jelas daripada yang dia bisa. BMugJ4

Pada saat ini, berita dari Lin Ze tiba.

Yu Hao menggulir info awal dari berita yang dikirim Lin Ze kepadanya, yang merupakan informasi yang dikirim oleh wartawan lain. Skema piramida telah lazim di wilayah selatan selama hampir 15 tahun. Pemerintah daerah dan organisasi pemasaran piramida saling berkolusi, mulai dari masalah sosial hingga politik. Situasinya agak rumit.

Dan yang lebih menyusahkan adalah sebagian besar sistem pemasaran organisasi piramida ini legal. Penduduk setempat mengandalkan perusahaan semacam itu untuk meningkatkan PDB dan memberi mereka payung pelindung.

Lin Ze mengiriminya tangkapan layar obrolan grup, menunjukkan diskusi animasi sekelompok wartawan. GNpylR

[Apa kamu akan mengacaukan sarang mereka?]

[Dewa laki-laki, tolong jangan terlalu putus asa.]

[Mereka bisa menuntut kalian sampai mati dengan tuntutan hukum mereka sendiri. Semua organisasi itu adalah penjahat hukum, kalian harus berhati-hati.]

Yu Hao melihat tangkapan layar itu. Lin Ze mengiriminya beberapa potong teks tentang “perusahaan penjualan langsung” besar, dan mereka semua ditekan setelah wartawan menulisnya. 92dMB5

[Jangan menganggap mereka sebagai organisasi ilegal.] Lin Ze mengirim pesan kepada Yu Hao, [Semua perusahaan ini sepenuhnya legal, atau setidaknya, mereka legal di permukaan. Jika kamu mengatakan mereka membatasi kebebasan pribadi karyawan mereka, mereka akan memberi tahumu bahwa itu adalah manajemen gaya militer tertutup selama pelatihan. Semua karyawan telah menandatangani kontrak. Jika kamu mengatakan bahwa mereka memukuli orang, mereka akan mengatakan bahwa itu adalah perselisihan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan perusahaan. Juga, sebagian besar perusahaan tidak memukul orang di dalam, mereka hanya akan menguncimu dan mencuci otakmu.]

[Jika kamu mempertanyakan model bisnis mereka, mereka memiliki produk.] Lin Ze berkata, [Mereka semua menggunakan kedok penjualan obat-obatan dan produk perawatan kesehatan, dan kemudian meminta karyawan mereka untuk mengambil barang-barang yang dicampur dengan dekstrin untuk mengembangkan downline. Ini berbeda dengan pabrik baterai. Sebelum berangkat, kamu harus memikirkannya matang-matang.]

Yu Hao menatap Zhou Sheng lagi. Zhou Sheng menjawab dengan “un” sederhana, mereka berdua memikirkannya.

Huang Ting juga mulai mengirim pesan di grup. Dia sangat sibuk sepanjang hari sehingga dia bahkan belum makan. Dia bertanya kepada mereka: [Apa Liqun sudah dicuci otaknya?] fA4go7

Yu Hao: [Aku rasa tidak.]

Huang Ting: [Apa kamu hanya ingin menyelamatkannya, atau semua orang yang juga dikurung?]

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Yu Hao belum memikirkannya. Zhou Sheng menggigit sebatang rokok dan menjawab untuknya: [Bawa Gege kembali dulu, lalu kita akan menyelamatkan yang lainnya semampu kita. Tapi selain orang yang membawa saudaraku ke sarang piramida itu.]

Chen Yekai: [Apa kalian sudah memberi tahu pihak kampus?] W048gc

Zhou Sheng: [Tidak. Keputusanku sudah bulat untuk masalah ini.]

Huang Ting: [Kamu tidak mampu memikul tanggung jawab ini. Fu Liqun masih mahasiswa; kamu harus memberi tahu pihak kampus dan keluarganya sesegera mungkin.]

Chen Yekai: [Kampus tidak bisa berbuat apa-apa, aku mendukung Zhou Sheng. Tapi, apa kamu yakin dia akan kembali bersama kita?]

Kata ‘kita’ yang terlontar ini telah membocorkan sedikit informasi sekaligus. MK5viN

Yu Hao menjawab: [Aku yakin.]

Zhou Sheng: [Tidak yakin.]

Kedua teks ini dikirim pada saat yang bersamaan. Zhou Sheng mendongak dan melirik Yu Hao, lalu menghapus pesannya.

Chen Yekai: [Oke, kalian yang membuat keputusan ba. Hubungi aku kapan saja.] GT3JZn

Huang Ting: [Aku sangat menyarankan kalian untuk berkomunikasi dengan orang tua Fu Liqun. Kalian berdua harus memikirkan segala cara yang mungkin untuk menemukan petunjuk. Jika dia menelepon kalian untuk meminta uang lagi, lihat apa kalian bisa mengetahui di mana lokasinya. Aku akan melakukan yang terbaik untuk memberikan bantuan untuk kalian berdua.]

Ou Qihang: [Aku mendapat beberapa informasi, lihat dokumen ini.]

Di grup, Ou Qihang mengirim dokumen yang menandai perkiraan area di mana perusahaan skema piramida berada. Itu termasuk nama umum masing-masing perusahaan dan ruang lingkup bisnisnya. Pada awalnya, Yu Hao berpikir bahwa perusahaan-perusahaan ini adalah tempat yang akan mengunci orang, memukuli mereka, dan memaksa karyawan mereka untuk memberi mereka uang. Namun, dari kelihatannya, masing-masing dari mereka memiliki ruang lingkup bisnis yang tepat.

Total ada dua belas perusahaan. Perusahaan dalam dokumen yang disortir oleh Ou Qihang bahkan lebih detail daripada yang dia dapatkan dari Lin Ze. Informasi dari Lin Ze lebih baik karena berisi ringkasan situasi yang terjadi, sementara petunjuk Ou Qihang adalah intelijen penting yang diberikan oleh apa yang diketahui penduduk setempat. rAtPsH

Qihang mengirim foto kartu identitasnya: [Aku sudah menyelesaikan semua ujian akhirku hari ini. Aku bersiap di kampus. Kalau kalian membeli tiket untuk pergi, ingatlah untuk meneleponku juga.]

Chen Yekai: [Tidak perlu sekarang, pulanglah dan temani ibumu dulu.]

Ou Qihang berhenti bicara. Yu Hao dan Zhou Sheng mencetak informasi yang mereka dapat dan membacanya halaman demi halaman, masing-masing tenggelam dalam pikiran mereka sendiri saat mereka mengerutkan kening.

Masalah ini sangat rumit, dan mulai tampak semakin kacau. Namun, Zhou Sheng masih memiliki banyak kesabaran. Dia selesai membaca semua informasi dan memverifikasinya dengan Yu Hao, “Bagaimana dengan ini, kita masuk ke mimpinya untuk mencarinya terlebih dahulu dan melihat situasi Gege. Itu langkah pertama.” KWV8TJ

Un.” Yu Hao tidak keberatan untuk menggunakan Roda Gagak Emas kembali. Mereka harus menggunakannya untuk masalah ini tidak peduli apa yang terjadi.

Zhou Sheng kemudian menggambar mindmap langkah-langkah mereka, “Setelah kita menemukannya, ada dua kemungkinan situasi.”

Please visit langitbieru (dot) com

“Satu, dia telah dicuci otak. Bangunkan dia dalam mimpi terlebih dahulu, itu akan sangat merepotkan.”

Yu Hao berkata, “Jika dia telah dicuci otak, dia tidak akan memintaku untuk menjual sepatu dan hanya akan meminta untuk meminjam uang dariku, ‘kan? Karena dia bisa mengirimkan sinyal peringatan ‘1190’, itu membuktikan bahwa dia belum menyerah.” XcEjpB

Zhou Sheng berkata, “Tapi jangan lupa satu hal — ketekunan setiap orang bisa habis.”

“Dua, anak itu masih normal. Setelah kita bertanya di mana dia, segera ke sana untuk menemukannya.” Zhou Sheng berkata, “Gunakan identitasmu sebagai reporter magang untuk mengunjungi mereka untuk wawancara.”

Yu Hao, “Aku akan dikurung.”

Zhou Sheng berkata, “Mengembangkan infrastruktur ekonomi lokal, menyediakan wirausaha untuk terbebas dari kemiskinan — apakah boleh menulis mengenai tema itu?” KMIGLd

Setelah memikirkannya, Yu Hao berkata, “Oke.”

Zhou Sheng melanjutkan, “Setelahnya temukan kesempatan untuk membawanya pergi, kumpulkan informasi, lalu kembali dan terbitkan satu artikel untuk mengeksposnya. Ekspos mereka sebanyak mungkin; kira-kira seperti itu, kita akan memikirkannya lagi nanti.”

Yu Hao mengangguk. Pukul 11:30, mereka berbaring di tempat tidur. Zhou Sheng mengangkat tangannya dan menatap Yu Hao. Yu Hao masih sedikit kesal. Zhou Sheng tidak menekan tangannya, dan malah berkata, “Istri, apa kamu masih ingat evaluasi Gege tentangmu?”

“Dia mengatakan begitu banyak.” Yu Hao berkata, “Bagaimana aku bisa mengingatnya?” HdCwx6

Zhou Sheng berpikir sebentar dan tidak terburu-buru untuk memasuki mimpi. Sebaliknya, dia menutup matanya dengan alis yang berkerut, “Dia bilang kamu pria yang kuat. Aku pikir kamu sangat tahu tentang apa yang kamu inginkan, dan kamu tidak mudah ditahan oleh harga dirimu.”

“Di masa lalu, ada periode waktu ketika aku ditahan oleh harga diriku; itu sebelum aku mengenalmu.” Yu Hao menjawab dengan lelah. Sudah lama sejak dia marah pada Zhou Sheng, tetapi setelah mempertimbangkan dengan cermat, itu bukan masalah prinsip atau apa pun. Hal terpenting yang ada sekarang adalah menyelamatkan Fu Liqun.

Zhou Sheng memegang tangan Yu Hao dan berbisik, “Selamat malam.”

Roda Gagak Emas melepaskan cahaya redup dan membawa mereka ke dalam mimpi. EZ3y6

“Ada sinyal!”

Di utara Yanqing, jauh di dalam pabrik yang ditinggalkan, lampu pendeteksi di pabrik yang ditinggalkan menyala. Ada pemindaian radar, dan kabel optik data mulai mengirimkan sinyal.

“Panggil bos!”

Di tengah bangunan pabrik bawah tanah, pada layar yang lebarnya lebih dari seribu inci, sinyal mulai dianalisis satu demi satu. Sebuah program menjadi hidup, menghasilkan garis-garis abstrak dan frekuensi gelombang suara yang sangat tidak jelas. uAEdiz

Seorang pria paruh baya mengenakan setelan hitam datang dengan seorang asisten. Semua peneliti bangkit dan menatap data yang bergulir di layar lebar di depan.

Pria paruh baya itu bertanya, “Apa kau bisa menganalisis percakapan dalam mimpi mereka?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Seorang peneliti menjawab, “Tidak untuk saat ini, sinyalnya terlalu lemah.”

Pria paruh baya itu mengerutkan kening. zxbNeV

“Pindahkan penerimanya sedikit lebih dekat.” Pria paruh baya itu berkata kepada asistennya.

Asisten itu berkata, “Zhou Sheng sangat pintar; jika kita terlalu dekat dengannya, itu akan dengan mudah membangkitkan kewaspadaannya.”

Pria paruh baya itu berkata, “Coba masuk ke dalam sistemnya.”

Peneliti lain berkata, “Kami sedang menyesuaikannya sekarang.” jG1pLe

Pria paruh baya itu berjalan ke satu sisi, melepas helm dari kursi, dan memakainya.

Peneliti berkata, “Direktur Zong! Pita frekuensi sangat sulit untuk dianalisa, saat ini kita tidak punya cara untuk…… kursi itu…… Direktur Zong!”

Pria bernama ‘Direktur Zong’ mengenakan helm, memejamkan mata, dan bertanya, “Apa cara paling sederhana dan paling langsung?”

“Bawa Zhou Sheng atau Yu Hao ke laboratorium.” Pengawas penelitian datang untuk menyesuaikan sirkuit dan menjelaskan, “Dan biarkan mereka memulai integrator gelombang otak di sini. Dengan begitu, kita bisa memperoleh data secara langsung dan menganalisisnya.” It64Y2

Yu Hao dan Zhou Sheng memejamkan mata. Semburan cahaya meletus, dan dengan “wusss“, Yu Hao terbangun di Tembok Besar.

Dunianya telah berubah sekali lagi. Busur panah jarak jauh dari semua ukuran didirikan di Tembok Besar, sementara cheval de frize dan senjata benteng lainnya ditempatkan di bawah Tembok Besar. Namun Yu Hao, tidak punya waktu untuk melihat lebih dekat dan segera melebarkan sayapnya untuk terbang menuju Roda Gagak Emas.

Di dunia mimpi koloseum, retakan di lapisan awan tumbuh semakin lebar, dan matahari menyinari arena di bawah awan. Di altar langit, Zhou Sheng mengenakan setelan hitam dan kacamata hitam dan tampak seperti pengawal. Dia mendongak, dan ada lingkaran emas di kepalanya. Kakinya sedikit terbuka saat dia menatap Roda Gagak Emas di depannya.

“Kenapa penampilanmu berubah lagi?” kata Yu Hao. sJhFtQ

“Ada perubahan dalam pemahaman tentang ‘diri’ku, ma.” Zhou Sheng berkata, “Apa ini sangat aneh?”

Yu Hao mendarat. Zhou Sheng mengangkat tangannya dan membuat koneksi dengan Roda Gagak Emas. Roda Gagak Emas mulai bersinar dan mengungkapkan banyak gambar aneh. Yu Hao berkata, “Ada banyak orang yang memimpikanmu, sepertinya kamu adalah kekasih impian semua orang.”

Banyak mimpi datang dari orang asing; kadang di subway, kadang di pusat perbelanjaan. Zhou Sheng tinggi dan tampan, dan setelah bekerja hanya setengah tahun, dia telah cukup dewasa. Ketika dia pergi keluar untuk penyelidikan dengan rekan-rekannya, dia sering menjadi orang yang paling mencolok.

Berbicara secara logis, bukanlah hal yang baik bagi detektif swasta untuk terlalu mencolok mata. Zhou Sheng juga, secara efektif dapat memainkan peran menarik perhatian orang, dan membiarkan rekan-rekannya memotret dan mengikuti target mereka saat dia bertugas mengalihkan daya tarik target. konfrV

“Tidak memimpikanku.” Zhou Sheng berkata, “Giliranmu.”

Yu Hao mengangkat tangannya. Roda Gagak Emas mulai berfluktuasi, mengungkapkan beberapa adegan. Beberapa dari kepala redaksi, sementara beberapa milik orang yang bahkan tidak dikenal Yu Hao. Zhou Sheng memperhatikan dengan sabar.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Yang ini.” kata Yu Hao.

Ada gurun tak berujung dalam mimpi itu. Langit mendung, dan badai pasir telah berkumpul menjadi awan besar yang menutupi semua pemandangan lain di dalamnya. Hanya beberapa gunung di gurun Gobi yang berdiri di luar dinding udara, sementara pasir dan batu berputar-putar di mana-mana. Rvfdjn

“Kenapa? Pikirkan baik-baik, jangan sampai salah masuk.” kata Zhou Sheng.

Yu Hao berkata, “Gege mengatakan terakhir kali bahwa dia merasa seperti sedang berjalan di padang pasir. Dia terus mencari oasis, tetapi yang dia lihat hanyalah fatamorgana. Tapi ini terlalu berlebihan ba!”

Keduanya mengamati sejenak. Zhou Sheng berkata, “Perhatikan, dunia ini cukup berbahaya.”

Yu Hao memperhatikan bahwa di tengah badai pasir, ada struktur yang tidak akan diperhatikan orang kecuali mereka memperhatikannya dengan seksama. Itu seperti menara, tetapi juga seperti bagian atas semacam bangunan patung. 19 FYP

Zhou Sheng merenung sejenak, “Ayo kita diskusikan dengan Kaikai dulu. Kita perlu meminta bantuannya dalam mimpi ini; jika kita berpisah begitu kita memasukinya, kita bahkan tidak akan bisa menemukan siapa pun.”

Yu Hao mengubah alam mimpi, mengungkapkan Chichén Itzá. Zhou Sheng membawa Yu Hao melintasi Roda Gagak Emas dan terbang ke dunia Chichén Itza. Chen Yekai sedang menunggu di puncak piramida.

Zhou Sheng menggambarkan alam mimpi Fu Liqun kepada Chen Yekai. Chen Yekai mengerutkan kening saat dia mendengarkan seluruh deskripsi yang dijelaskan Zhou Sheng.

“Gurun yang tenggelam,” jawab Chen Yekai, “melambangkan keinginannya yang tenggelam. Ini cukup berbahaya, dan ada badai pasir yang menutupi langit…… un, matahari tidak terlihat. Atau lebih tepatnya, matahari ada di sana, tetapi tertutup oleh badai pasir.” PcVOBQ

Chen Yekai mengerutkan kening saat dia berpikir, lalu berkata, “Aku tidak memiliki banyak resonansi dengannya, tetapi yang aku tahu, Fu Liqun adalah anak yang sangat baik. Di permukaan, dia seolah tidak terlalu memikirkan banyak hal, tetapi dia sebenarnya adalah seseorang yang banyak memikirkan masalah tanpa solusi.”

Jika ini di masa lalu, Yu Hao kemungkinan akan memasuki alam mimpi gurun dengan Zhou Sheng langsung untuk melawan bos. Namun, analisis Chen Yekai sangat diperlukan. Dia masih ingat pertandingan basket tiga orang lebih dari setahun yang lalu. Fu Liqun setuju dengan pandangan Zhou Sheng di permukaan, meninggalkan kenangan berharga adalah hal yang paling penting, tetapi di lubuk hatinya, dia berharap untuk memenangkan kejuaraan.

“Kita perlu membantunya mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.” Chen Yekai berkata pada akhirnya.

Wu.” Zhou Sheng membalas, “Kalau tidak, tidak akan ada gunanya membawanya kembali.” UY1jJ8

Yu Hao duduk di meja makan di satu sisi. Chen Yekai sepertinya merasakan bahwa suasana di antara mereka berdua agak aneh. Dia menatap Yu Hao dan tidak mengatakan apa-apa.

Yu Hao mencoba membuat teko kopi dalam mimpi Chen Yekai, serta peralatan lengkap untuk menuangkan kopi. Zhou Sheng mengerutkan kening dan merenung sejenak. Yu Hao menyeduh tiga cangkir kopi. Dia mengambil satu cangkir untuk dirinya sendiri dan melihat ke bawah dari puncak piramida.

“Bersiaplah untuk menyelamatkannya ba, bagaimana cara kalian akan membawaku ke dalam mimpinya?” kata Chen Yekai.

Zhou Sheng berkata, “Ada banyak masalah yang menurutku belum kita selesaikan sepenuhnya. Ini terlalu rumit.” W6eq 7

Chen Yekai menatap matahari yang terik di langit, “Kecuali Roda Gagak Emas mengambil inisiatif untuk berkomunikasi denganmu, kita tidak akan bisa benar-benar memahami tujuannya. Spekulasi hanya akan tetap menjadi spekulasi di sebagian besar waktu.”

Zhou Sheng berkata, “Tapi kita masih harus mencari waktu untuk menganalisisnya dengan benar.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Hari itu tidak terlalu jauh.” Chen Yekai menatap mata Zhou Sheng dan berkata perlahan.

Yu Hao berkata, “Tapi bagaimana cara kita membawa Chen Laoshi ke dalam mimpi Gege?” Hn8YZ0

“Koneksi.” Zhou Sheng berkata, “Hubungan antara kesadaran, seperti dalam mimpi Ou Qihang. Selama koneksi terjalin, dia bisa masuk.”

“Aku tidak memiliki hubungan yang terlalu dalam dengan Fu Liqun.” Chen Yekai mengerutkan kening.

Zhou Sheng memberi isyarat agar Chen Yekai melihat Yu Hao. Yu Hao tidak mengerti. Dia berjalan mendekat, dan Zhou Sheng menunjuk senjata di pinggang Chen Yekai. Yu Hao langsung ingat ——

—— senjata yang pernah dipegang Chen Yekai, yang disita sebentar oleh Yu Hao, tetapi pada akhirnya dikembalikan padanya — pisau bedah! hnY8pe

Chen Yekai segera menepuk holster yang dikenakannya di pinggangnya. Pisau bedah itu terbang keluar dan berubah menjadi cahaya hangat yang terbang ke tangan Yu Hao. Zhou Sheng bersiul, melompat ke Roda Gagak Emas, dan membawa Yu Hao bersamanya saat dia terbang menuju matahari di dunia Chen Yekai.

Cahaya yang berkelap-kelip di tangan Yu Hao berubah menjadi jalan surgawi yang jatuh ke matahari, seperti jalan cahaya yang menghubungkan dua dunia. Chen Yekai bersiul, dan dewa Ular Berbulu terbang dan membawanya ke matahari. Cahaya meledak ke segala arah, dan mereka muncul di alam mimpi Yu Hao.

Zhou Sheng menginjak jindouyun. Dia merasa tangan Yu Hao yang melingkari tubuhnya dari belakang tidak memegangnya sekencang biasanya. Dia menepuknya dengan santai dan menariknya untuk menempel di punggungnya.

“Masih marah?” Zhou Sheng menoleh ke samping dan bertanya. 6e7Yma

Yu Hao menjawab, “Tidak lagi.”

Ini adalah kesepakatan yang telah mereka buat sejak lama – tidak peduli seberapa kesal mereka di rumah, mereka akan mencoba yang terbaik untuk tidak bertengkar di depan orang luar. Zhou Sheng berkata, “Oke, ayo selamatkan dia.”

Chen Yekai melompat melalui Roda Gagak Emas dan muncul di dunia Yu Hao, tetapi Ular Berbulu tertinggal di Chichén Itzá. Dia hampir kehilangan keseimbangan dan jatuh dalam keadaan bingung. Zhou Sheng menggoyangkan jingubangnya, “Kamu tidak mengizinkan tunggangannya masuk……” Saat dia berbicara, dia mengangkat pinggang Chen Yekai dengan jingubang dan melanjutkan, “Terbukalah!” Kemudian seluruh tubuhnya terbakar dengan api emas yang menyelimuti dirinya dan Yu Hao.

Chen Yekai berteriak, “Tunggu sebentar ……” dzSNfD

“Tujuan kita adalah untuk menemukan Gege! Bertanyalah ke semua tempat dan cari tahu di mana lokasinya!” Zhou Sheng berkata, “Berangkat! Begitu kita masuk, temukan Kaikai dan berkumpul!”

Setelah dia berbicara, pemandangan gurun muncul di Roda Gagak Emas. Chen Yekai adalah yang pertama dilempar, diikuti oleh Zhou Sheng dan Yu Hao yang menginjak jindouyun.

Pada saat Yu Hao melintasi Roda Gagak Emas, dia tiba-tiba memahami kata-kata Zhou Sheng:

Dalam arti tertentu, apakah pisau bedah yang dia sita juga merupakan totem yang Chen Yekai –yang telah melakukan perlawanan sengit malam itu– anggap sebagai satu-satunya hal yang bisa dia andalkan di masa lalu?! Qpm9hj

Kilatan cahaya muncul di depan mereka. Zhou Sheng berteriak dan tiba-tiba jatuh ke pasir!

“Zhou Sheng!” teriak Yu Hao.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Mereka dipisahkan lagi. Yu Hao baru saja berteriak ketika pasir yang ada di mana-mana mulai melonjak ke arahnya dengan liar, mencekiknya begitu banyak sehingga dia terbatuk tanpa henti. Dia melihat ke bawah dan menyadari bahwa dia mengenakan kaos basket dan celana pendek, serta sepasang sepatu olahraga. Dia telah kembali ke penampilannya beberapa tahun yang lalu, ketika dia bergabung dengan kompetisi bola basket tiga orang dengan Fu Liqun dan Zhou Sheng.

“Zhou Sheng!” Yu Hao melihat sekelilingnya. Langit dan bumi diselimuti pasir dan angin kencang. Saat itu gelap gulita — dia juga tidak bisa melihat sinar matahari atau pemandangan di kejauhan. Setelah memasuki alam mimpi, tugas pertamanya adalah bertemu dengan Zhou Sheng dan Chen Yekai sesegera mungkin. iGV 7q

Suara tembakan bisa terdengar di kejauhan.

Itu Chen Yekai! Yu Hao berbalik untuk melihat. Dia segera mengerti mengapa Zhou Sheng begitu bersikeras untuk mengajak Chen Yekai dalam hal ini. Senjata mereka berdua tidak bisa digunakan untuk mengirimkan sinyal apa pun kepada pihak lain untuk maju dan bertemu, tetapi tembakan Chen Yekai adalah sinyal terbaik dalam badai pasir ini.

Yu Hao mengangkat lengannya, meletakkannya di depan, dan berjuang untuk melewati badai pasir saat dia menuju ke arah sumber suara tembakan.

p6R0cd

Translator's Note

ikan asin = barang yang tidak terpakai, kolam ikan = platform untuk transaksi. Memposting sesuatu sebagai ikan asin berarti kamu menjualnya sebagai barang bekas.

Translator's Note

Bisnis MLM/multi level marketing: Skema piramida adalah sebuah model bisnis yang merekrut anggotanya dengan menjanjikan pembayaran atau jasa apabila mereka berhasil merekrut orang lain untuk bergabung dengan skema ini. Seiring bertambahnya jumlah orang yang direkrut, perekrutan tidak lagi dapat dilakukan dan sebagian besar anggotanya tidak dapat memperoleh keuntungan; maka dari itu, skema piramida dianggap ilegal di beberapa negara.

Translator's Note

?????

Translator's Note

perlindungan yang diberikan orang-orang korup.

Translator's Note

Dekstrin merupakan salah satu produk diversifikasi pati yang mempunyai potensi pasar cukup baik. Produk ini digunakan pada industri makanan, minuman, tekstil, kertas, dan industri perekat.

Translator's Note

Downline adalah distributor yang telah direkrut oleh distributor lain ke organisasi penjualan langsung. Tenaga penjualan yang merekrut menerima kompensasi berdasarkan penjualan downlinenya dan juga penjualannya sendiri. Dalam MLM, perwakilan penjualan yang merekrut menerima kompensasi berdasarkan downlinenya serta penjualannya sendiri.

Translator's Note

Juga bisa berarti depresi, kesedihan, kemurungan, dll.

Translator's Note

Tempat menimpan pistol atau sarung pistol.

Translator's Note

Open sesame.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

1 comment

  1. Jangan bilang orang2 itu bakal nyulik Yuhao buat percobaan kan gk mungkin mereka bisa nyulik Zhou Sheng..
    Mereka orang2 yg waktu itu dibahas sm kaikai kh? Apa kaikai juga terlibat secara dia minta ditunda buat hapus ingatannya..