English

Harta Karun Prajurit MudaCh17 - Bermalam, Yun Yao Bangun

0 Comments

Penerjemah : Momo


Zombie memiliki penglihatan yang buruk, tapi ketika malam datang mereka bisa menjadi lebih ganas dibandingkan manusia. Oleh karena itu Yun Che tidak mau menganggu mereka. Ketika malam tiba, Hummer yang telah melaju sepanjang hari berhenti di depan sebuah rumah yang tampaknya kokoh. Yun Che memberi tahu Zhou Zeyu untuk membantunya menjaga kakak dan keponakannya. Lalu dia mengambil pedangnya dan keluar dari mobil untuk membersihkan beberapa zombie yang berkeliaran. GpdlET

Roaarrrr…

Rumah itu adalah bangunan dua lantai dengan pagar besi di depan. Sepertinya tidak ada seorang pun di dalam tapi dia bisa mendengar teriakan zombie yang samar.  Yun Che segera masuk, menburu para zombie dan mengambil inti kristal yang ada di kepala mereka. Sekitar sepuluh menit kemudian, pintu besi yang tadinya tertutup mulai terbuka.  Yun Che keluar masih membawa pedangnya dengan tubuh berlumuran darah.

Story translated by Langit Bieru.

“Paman, Ibu kesakitan…” Setelah mengendarai mobil ke halaman, Yun Che kembali keluar dari mobil dan menutup pintu besi besar sebelum membuka pintu belakang mobil. Chenchen memegang Ibunya dengan erat dan  terus mengawasinya.

“Tidak apa-apa, Ibumu sedang sakit. Chenchen anak baik. Bisakah kamu membiarkan Paman Zhou membawamu?” RcE0MQ

Setelah memeriksa kondisi kakaknya, Yun Che mengulurkan tangan dan mengendongnya keluar dari mobil. Chenchen mengangguk dengan bijak.  “Oke, Paman Zhou yang akan membawaku.”

“Pria kecil gemuk yang sangat baik.” Zhou Zeyu mengangkatnya dan tidak lupa untuk memuji dia, tetapi Chenchen tidak senang dan mengerutkan kedua alis kecilnya. “Chenchen tidak gemuk.”

“Eh…” Tidak gemuk? Mulut Zhou Zeyu berkedut dan dia tanpa sadar menimbang berat anak yang ada di tangannya. Apakah kamu yakin tidak gemuk?

“Iya, Chenchen tidak gemuk. Itu hanya lemak bayi. Tidak masalah, itu akan hilang ketika kamu dewasa.” Suara Yun Che terdengar dari depan. lJHpVt

Si Gemuk Chenchen segera tersenyum dan memandang Zhou Zeyu dengan bangga. Yang terakhir bahkan lebih buruk. Apakah ini benar-benar tidak apa-apa? Bisakah lemak bayi disamakan dengan gemuk?

Yun Che telah membersihkan rumah itu terlebih dahulu tadi, jadi tidak akan ada zombie di dalam. Untuk berjaga-jaga, mereka berkumpul di ruang tamu dan tidak menyala lampu. Di bawah cahaya bulan dari luar, Yun Che mengeluarkan beberapa kantong tidur. Beberapa bungkus mie instan, susu bubuk, air mineral dan air panas. Dia menyiapkan makan malam untuk mereka dengan teratur. Zhou Zeyu tidak menganggur. Setelah membuka kantong tidur, dia memasukkan Yun Yao ke dalamnya dan meletakkan handuk basah di dahinya untuk mengurangi demam.

“Yun Che, ini sepertinya tidak berguna. Suhunya terus meningkat dan semakin tinggi, dia harus minum obat.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Tidak apa-apa. Sudah hampir waktunya untuk masa tenang.” szY1Ww

Vfafijt rfifrjl wfwyejaxjc rere ecaex xfqbcjxjc xfmlicsj, Tec Jtf wfcujwyli jilt aeujr wfgjkja xjxjxcsj. Qjxae hbwylf sjcu yfgweajrl jvjijt xegjcu vjgl fcjw pjw. Bjxjx qfgfwqejccsj revjt wfifkjal lae, pjvl vlj alvjx ijul xtjkjalg xjije xjxjxcsj wfcpjvl hbwylf.

“Cqj sjcu rfvjcu afgpjvl?” Itbe Ifse, sjcu wfwyeja wlf lcrajc, yfgajcsj vfcujc jcft. Glj revjt ijwj lculc yfgajcsj xjgfcj rfqfgalcsj Tec Jtf alvjx xtjkjalg afcajcu qfcsjxla rjevjgj qfgfwqejccsj.

“Demam Kakak terjadi karena dia akan mengaktifkan kekuatan khususnya.”

Melepaskan handuk dari dahinya, Yun Che mengambil sebotol air lagi dan perlahan-lahan membantu Yun Yao minum.  Chenchen membuka kakinya dan duduk di samping Yun Yao, memegang botol susu sambil melihatnya dengan penuh minat. 12o5zM

“Kekuatan khusus?” Apa ini benar-benar seperti seperti di dalam novel?

Zhao Zeyu sudah melihat banyak hal, terutama ketika Yun Che mengambil benda-benda dari udara tipis. Awalnya dia memiliki keraguan di pikirannya tapi tidak menemukan waktu yang cocok untuk bertanya.

“Yah, ada zombie. Jadi pasti ada seseorang yang bisa membunuhnya. Bukankah ini selalu terjadi di alam? Ada dua jenis kekuatan. Bawaan dan yang bisa didapat. Kekuatan bawaan seperti Kakakku. Kekuatan satunya lagi yang dapat diperoleh ketika melawan zombie. Saat tergores atau tergigit zombie, kita akan terinfeksi virus zombie. Bila bisa bertahan dari virus itu selama enam jam, maka kekuatan khusus dapat dibangkitkan.”

Sebelum tiba di Huaicheng dan menemukan saudara laki-lakinya, Zhou Zeyu bisa dianggap adalah teman satu timnya. Jadi  Yun Che tidak menyembunyikannya. Jika pria itu juga bisa mendapatkan kemampuannya, Yun Che akan lebih santai. Setelah mengalami banyak hal di kehidupan sebelumnya, dia menyadari sebuah kebenaran yang pasti. Tidak peduli seberapa kuat seseorang, dia lebih baik mempunyai tim yang kuat juga. Jadi jika memungkinkan, Yun Che ingin membuat timnya sendiri. VU0PAd

Tentu saja, ini semua hanya bisa dilakukan di masa depan. Anggota tim juga haruslah orang yang dapat dia percaya. Sekarang tujuannya yang paling penting adalah untuk menemukan saudaranya, kemudian bergegas ke Pangkalan Barat Daya.

“Tergores dan digigit… itu pertaruhan yang besar.” Zhou Zeyu, yang tadinya iri menutup matanya dengan ragu. Yun Che meliriknya dengan ringan, “Orang-orang yang tidak memiliki kemampuan di masa depan, hidupnya akan lebih buruknya dibandingkan dengan menjadi zombie. Jika kamu berani bertaruh, kamu akan memperoleh peluang dengan kesempatan yang sama.”

Please visit langitbieru (dot) com

Tidak ada hal yang mudah, bahkan jika itu adalah kekuatan bawaan, itu tetap memiliki risiko. Seperti kakaknya, jika mereka tidak menjaganya, dalam kondisinya saat ini Yun Che yakin kakaknya akan diserang zombie.

“Hahaha.. Kamu benar. Apakah kamu memiliki senjata tambahan? Di masa depan, aku bisa membantumu memotong zombie.” Sambil tersenyum, Zhou Zeyu bertanya dengan sopan. Dia menginginkan kekuatan sendiri, bahkan jika itu akan merubah hidupnya nanti. E57BQ

“Hanya pisau.” Sebuah pisau semangka muncul di tangan Yun Che. Pisau itu tajam dan bersinar dengan cahaya dingin. Itu lebih dari cukup untuk menghadapi zombie level nol.

“Terima kasih.”

Zhou Zeyu tidak lagi sopan kepadanya. Dia mengambil pisau semangka itu dan melambaikannya beberapa kali. Meskipun mereka berada di mobil hari ini, mereka telah mengalami banyak peristiwa. Dan itu membuat Zhou Zeyu menyadari banyak hal. Dia juga seorang pria, jadi tidak mungkin baginya untuk bersembunyi di belakang Yun Che sepanjang waktu, kan? Jika dia tidak berhasil, dia akan mati. Karena dunia sudah seperti ini, dia hanya bisa bertaruh.

Ekspresi di wajahnya tidak luput dari mata Yun Che, tapi dia tidak mengatakan apa-apa. Lagipula, dia belum begitu mengenalnya. Adapun untuk masa depan, itu tergantung pada nasib mereka. DaSbMo

“Yah… apa yang terjadi padaku?”

Tidak sampai tengah malam, Yun Yao akhirnya bangun sambil memegang kepalanya. Yun Che yang bertanggung jawab merawatnya, mengulurkan tangan dan menyentuh dahinya. “Tidak apa-apa, hanya demam tinggi dan pingsan. Kakak, cobalah untuk berkonsentrasi dan melihat apakah ada perubahan pada tubuhmu?”

“Berubah… Ini…?”

Tes… tes… tes… 0CpHBV

Yun Yao, yang tidak mengerti apa yang Yun Che bicarakan tetap menurutinya. Pada detik berikutnya, tetesan air mulai muncul dari ujung jarinya, membuatnya takut. Yun Yao ingat bahwa dia tidak bisa membuat terlalu banyak suara dan dengan cepat menutupi mulutnya.

Yun Che tersenyum, menepuk pundak kakaknya dan duduk di sebelahnya, “Jangan kaget, ini kemampuan air. Kita tidak perlu khawatir tentang air minum lagi di masa depan.”

Kemampuan air adalah salah satu dari kemampuan dari lima elemen dasar. Di tahap awal, kemampuan ini tidak begitu kuat. Tapi ketika levelnya meningkat, kekuatan tempurnya akan sangat tinggi. Namun, sejauh yang dia tahu, banyak pengguna kemampuan air tidak melatih kemampuan mereka dan hanya menjadi pemasok air di Pangkalan Keamanan setelah sumber air di Bumi mulai tercemar. Di empat tahun kehidupannya yang lalu, Yun Che hanya melihat satu ‘orang gila’ yang bertempur menggunakan kekuatan air.

“Benarkah? Aku sangat senang kalau ini berguna. Dan Chenchen…” Yun Yao tidak mau mengeluh. Dia berbalik dan melihat putranya berbaring di sebelahnya pada sebuah kantong tidur. Memandangi wajah putihnya yang kecil, Yun Yao tidak bisa menahan air matanya turun.  Dia baru berusia dua tahun… SIQ2VW

“Kakak, jangan terlalu banyak berpikir. Dunia sudah menjadi seperti ini. Kita hanya bisa melakukan yang terbaik untuk melindungi Chenchen.” Mengulurkan tangan ke atas bahunya, Yun Che berkata dengan tegas. Kali ini, dia akan melindungi mereka.

“Yah, di mana kita? Apa terjadi sesuatu dengan Xiao Cheng?” Mengangguk, Yun Yao mencoba membuat dirinya kuat dan menghapus air matanya. Dia segera mengubah topik pembicaraan. Sekarang yang paling dia khawatirkan adalah adiknya yang lain, Yun Cheng.

“Telepon tidak dapat dihubungi. Pesan terakhir yang aku terima berasal dari salah satu tempat di kampusnya. Seharusnya  dia bersembunyi di sana. Kita akan langsung pergi ke kampus begitunya ketika kita tiba di Huaicheng besok.”

Berbicara tentang adik laki-lakinya, Yun Che tidak bisa tidak khawatir.  Ini bukan tentang keselamatan Yun Cheng. Dia percaya bahwa adiknya akan bersembunyi dengan aman selama satu atau dua hari. Yang dia khawatikan adalah tentang bagaimana mereka sampai ke universitas , yang terletak di pusat Kota Huaicheng itu. Pada dasarnya tidak mungkin masuk ke sana menggunakan mobil di jalanan yang dipenuhi zombie. uMfGIk

“Itu….” Yun Yao sepertinya juga menyadari hal tersebut.

Yun Che menoleh dan tersenyum, “Tidak apa-apa, hanya beberapa zombie, sekarang kamu juga mempunyai kekuatan air. Jika kamu tergores, tidak akan berubah menjadi zombie kecuali kamu terluka parah. Tapi hal itu tidak akan terjadi selama ada aku. Tapi Kakak, kamu harus belajar untuk membunuh zombie. Aku tidak bisa berada di sampingmu sepanjang waktu. Kamu harus menjadi kuat agar bisa melindungi dirimu sendiri dan Chenchen. Saat ini zombie masih pada tahap awal, jadi masih relatif lemah. Ini merupakan waktu yang tepat untuk berolahraga.”

Please visit langitbieru (dot) com

Setelah beberapa waktu, itu tidak akan lagi mudah bagi orang-orang tanpa kemampuan untuk membunuh zombie.

“Baiklah, aku akan melakukannya.” Yun Yao mengangguk dengan tegas, adik dan putranya adalah hidupnya. Dia akan melakukan appaun untuk melindungi mereka. kD62RH

“Haha… tidurlah lagi, besok kita akan sangat sibuk.”

“Bagaimana denganmu?” Yun Yao menoleh, matanya penuh dengan kekhawatiran, dia takut adiknya belum tidur.

“Apakah kamu lupa kalau aku juga seorang pengguna kemampuan? Aku tidak perlu tidur terlalu lama, jadi aku bisa berjaga sebentar…”

“Biarkan aku yang berjaga malam ini.” Suara Zhou Zeyu tiba-tiba terdengar di antara mereka. Kedua bersaudara Yun itu memalingkan kepala mereka pada saat yang sama, wajah Yun Yao bingung, Yun Che memperkenalkan dengan suara yang dalam. “Namanya Zhou Zeyu. Dia akan bersama kita untuk saat ini.” 6Rqjf

“Halo, aku Kakaknya, Yun Yao.” Melihat pria yang seumuran dengan adiknya, Yun Yao tersenyum ramah. Zhou Zeyu agak tersanjung.

“Kalau begitu aku akan memanggil Kakak juga. Kakak benar-benar cantik.” Setelah kesadarannya kembali, Zhou Zeyu ikut memujinya.

“Hahaha.. Kamu sangat manis. Xiao Che, belajarlah darinya.” Bagaimanapun tidak ada wanita yang suka dipuji, tetapi kedua adik laki-lakinya… Yun Yao, tidak bisa tidak melirik Yun Che.

“Err… apakah kamu akan mengkritikku?” Yun Che memicingkan mata ke arah mereka. Kedua orang ini sepertinya menjadi akrab satu sama lain. Bukannya ini terlalu cepat? mIFKGh

“Bukankah itu perlu?” Zhou Zeyu adalah pria yang ramah. Sekarang dia mendapat dukungan dari Yun Yao, dia menjadi lebih berani.

Senyuman di wajah Yun Yao tidak berhenti. “Lihat, kamu tidak populer, jelas Ayah dan Ibu kita membuatmu sangat tampan. Seringlah tersenyum, jangan selalu bertampang serius. Berhati-hatilah atau kamu tidak bisa mendapatkan istri di masa depan.”

Keduanya orang itu membuat aliansi sekarang. Yun Che, yang tidak ingin membuat masalah dengan mereka, hanya bisa tersenyum. Dia senang melihat kakak perempuan bisa bersantai. Dia berharap, mereka semua bisa hidup bahagia di hari-hari terakhir ini.

*** IfoPwa

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!