English

Harta Karun Prajurit MudaCh16 - Zhou Zeyu

4 Comments

Penerjemah : Momo


Di kehidupan sebelumnya, empat tahun setelah kiamat, Yun Che pandai mengemudi. Jadi meskipun sekarang ada kemacetan di mana-mana, dia masih berhasil keluar dari kota. Yun Yao di kursi belakang sudah berbaring dalam keadaan gelisah, sesekali terdengar rintihan tak nyaman dari mulutnya. kva8R0

Dari waktu ke waktu, Yun Che yang fokus pada mengemudi, tetap memeriksa kondisinya melalui kaca spion. Dia takut kakaknya akan berubah menjadi zombie. Cukup sekali baginya untuk melihat orang yang dicintainya berubah menjadi zombie. Dia tidak pernah ingin mengalaminya lagi.

“Teman, apakah Nona Muda ini sakit?” Pria yang duduk di belakang itu menyadari kalau keadaan Yun Yao tidaklah baik. Butuh waktu baginya untuk memberanikan diri dan bertanya.

Please visit langitbieru (dot) com

“Apakah kamu memiliki tempat tujuan yang jelas?”

Setelah menatapnya melalui kaca spion, Yun Che menjawab pertanyaan itu untuk waktu yang lama. Pria itu membeku, lalu menggelengkan kepalanya dengan senyum pahit, “Ayahku rela digigit oleh Ibu agar dia bisa menyelamatkanku…” u8RkAh

Dia tidak tahu mengapa mengatakan hal yang begitu kejam. Mungkin secara tidak sadar, dia pikir Yun Che dapat diandalkan.

“Jadi?”

Seolah-olah dia tidak mendengar apa-apa, Yun Che tampaknya berdarah dingin dan pria itu tidak bisa menahan tawa di bibirnya dan berkata, “Tidak.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Simpati dari siapa yang dia ingin dapatkan? Di dunia yang bermasalah ini, siapa yang akan bersimpati padanya? sSHrvZ

“Djlxijt, xjwe ylrj wfculxeal xjwl rfyfcajg rjwqjl xjwe wfcfwexjc afwqja sjcu jwjc, vfcujc rsjgja xjwe wfwyjcaexe wfgjkjacsj.”

Ajcujc rjijtxjc Tec Jtf xjije vlj alvjx wfwlilxl rlwqjal. Vfafijt yfgtjrli tlveq fwqja ajtec rfafijt xljwja vjajcu, gjrj rlwqjalcsj revjt tjylr. Cvjqec xfqfgmjsjjc, yjujlwjcj vlj ylrj qfgmjsj vfcujc bgjcu sjcu yfiew vlxfcjicsj? Glj tjcsj jxjc wfwyeja qliltjc sjcu vjqja wfcuecaecuxjccsj.

“Ah? Apa kamu tidak akan berhenti untuk menunggunya…”

“Tidak ada waktu” cTiI5A

Pria itu tidak bisa menahan diri untuk bertanya-tanya. Bahkan jika dia tidak mengatakannya, dia bisa melihat bahwa Yun Che sangat peduli pada wanita itu. Tetapi kalimat Yun Che berikutnya membuatnya semakin bingung. Dia memicingkan mata pada wanita yang berbaring di sebelahnya, tetapi masih tidak mengerti apakah masuk dari ‘tidak ada waktu’?

“Beri dia air minum. Perhatikan perubahannya dan beritahu aku jika ada sesuatu yang tidak normal.” Terlalu malas untuk menjelaskan kepada pria asing itu, Yun Che mengambil sisa air yang diminum Yun Yao tadi kepadanya.

“Oke…” Ini benar-benar tidak masuk akal. Tetapi pria itu tahu satu hal, jika dia ingin hidup, dia harus mengikuti mereka.

“Namaku Zhou Zeyu.” Saat melihat bagian belakang kepala Yun Che, Zhou Zeyu mengangkat Yun Yao agar bisa bersandar pada dirinya dan berusaha membantunya memberi minum. 5WVfCd

“Yun Che.” Dia cukup mengatakan namanya saja. Yun Che, yang sudah berhasil meninggalkan kota tidak mengambil jalan raya atau jalan nasional. Sebaliknya, dia melaju ke area Villa Dongcheng. Jika dia mengingatnya dengan baik, akan ada satu jalan yang melewati area vila. Jalan lama yang mengarah langsung ke Huaicheng. Area vila itu penuh dengan orang-orang kaya, tapi populasinya tidak sepadat di kota.

Lalu karena dibatasi dinding vila, jalan-jalan yang ada lebih sepi. Hanya orang-orang pedesaan di pinggiran kota yang akan menggunakannya. Dibandingkan dengan jalan raya atau jalan nasional yang seharus diblokir, jalan lama ini menjadi satu-satunya jalan pintas, meskipun kondisi jalan mungkin tidak terlalu baik.

“Tolong… tolong…”

Sepanjang jalan, banyak orang yang dikejar-kejar zombie terus melambai minta tolong, tapi Yun Che tidak menghiraukan satupun dari mereka. Mobil terus melaju dan menabrak zombie yang menghalangi jalannya. Namun, ketika mereka memasuki area vila, banyak orang nekad yang mencoba menghalangi jalannya. 3Aer0v

“Baamm!” Ketika Zhou Zeyu berpikir Yun Che akan berhenti, dia itu justru menginjak pedal gas. Mobil yang melaju dengan cepat menabrak seorang pria hingga berlumuran darah dan jatuh. Zhou Zeyu tiba-tiba membuka mulutnya lebar-lebar terkejut. Dan butuh waktu yang lama sebelum dia berkata dengan bodoh, “Dia… dia manusia.”

“Dia bukan lagi seorang manusia, lebih tepatnya, tidak akan lama lagi menjadi manusia. Matanya sudah berubah keruh. Dalam satu jam, dia pasti berubah menjadi zombie. Katakan, apakah kamu ingin turun dan menjadi makanannya?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Yun Che memang tidak memiliki simpati, tetapi bukan berarti dia berdarah dingin. Apalagi, di hadapan pria ini. Akan  ada lebih banyak hal lagi yang menunggu mereka di tengah jalan nanti.

“Eh… maaf, aku…” IxX1Pl

“Tidak, aku tidak keberatan kamu menjadi orang suci. Tetapi, aku harus memintamu untuk menahan simpatimu sebelum kamu pergi. Tidak ada satupun dari kita yang akan mendapatkan masalah kecuali kamu.” Melihatnya melalui kaca spion, Yun Che mengambil waktu untuk menyalakan sebatang rokok.

Yun Che jelas terlebih sopan saat ini dibanding sebelumnya. Yang membuat Zhou Zeyu merasa malu adalah saat dia menyadari dengan pasti bahwa di dunia yang sekarang ini, dia tidak dapat melindungi dirinya sendiri. Lalu bagaimana cara dirinya yang ingin melindungi orang lain? Bahkan jika pria tadi tidak bermutasi, mereka tetap tidak bisa berhenti. Kalau tidak, orang-orang yang berdiri di jalan pasti akan bergegas masuk ke dalam mobil.

Memikirkan konsekuensi itu, Zhou Zeyu tidak bisa menahan diri untuk menggigil ngeri dan berkata, “Terima kasih.” Dia tahu bahwa Yun Che mengajarinya, meskipun tujuan sebenarnya adalah mencegahnya membuat masalah lain.

“Tidak perlu berterima kasih, itu bayaran untuk merawat Kakakku.” FUSG D

Yun Che tidak ingin berlaku sopan kepadanya, dia membuka jendela dan membuang puntung rokoknya. “Duduklah dengan benar.”

“Hah?”

Boommm!

“Paman!” Sebelum Zhou Zeyu sempat menanggapi, terjadi benturan keras. Semua orang di dalam mobil merasa pusing dan Chenchen menangis tersedu-sedu karena ketakutan. Yun Che segera melepaskan satu tangannya untuk meraih tangan kecil keponakannya yang gemuk itu. “Jangan takut.” vVhe8t

“Uhm…” Tangan kecil itu memegang tangan Yun Che dengan erat. Walaupun sangat takut dan matanya dipenuhi dengan air mata, Chenchen tetap mengangguk dengan patuh. Yun Che tertekan melihatnya, tetapi dia tidak punya pilihan. Dinding itu menghalangi mereka, jika dia tidak menabraknya secara langsung, mereka tidak bisa lewat.

“Chenchen adalah seorang pejuang kecil.” Menarik tangannya dan menggosok kepala keponakannya pelan, Yun Che memutar pergelangan tangannya dan permen lolipop berwarna-warni muncul di tangannya. Chenchen yang menangis langsung tersenyum. “Terima kasih, Paman.”

“Sial, apa pria ini gila?!”

Zhou Zeyu, yang telah duduk di kursi belakang masih syok. Tidak. Apakah dia benar bisa mengandalkan pria ini? Mereka baru saja menabrak dinding?! Jika tidak…. Zhou Zeyu merasa masa depannya akan suram. Tapi dia menemukan bahwa dari awal hingga akhir, Zhou Zeyu tidak pernah berpikir untuk berpisah dengan Yun Che dan keluarganya. Pv1XwL

 

***

 

rY3S0q

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

4 comments