English

Harta Karun Prajurit MudaCh70 - Rumah yang Kosong, Pesan

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Kita harus mengambil jalan lain. Jika kita bertempur, formasi kita akan cenderung hancur. Saat itu terjadi, akan lebih sulit untuk membangun kembali lorong yang baru. Ayo pindah ke tengah jalan dan selanjutnya belok ke kiri.” oWcDxT

Setelah menatap panel pemantau dengan hati-hati dan memikirkan berbagai opsi yang berbeda, Yun Che memilih rute baru. Prioritas mereka saat ini adalah tiba di rumah Zhan Yafei dalam waktu singkat.

“Mm.” Tanpa keberatan, Shen Rui mengikuti instruksi Yun Che. Namun, yang terakhir berbisik dengan pelan. “Belum ada satu bulan sejak hari kiamat datang. Mengapa ada begitu banyak zombie level 3?”

Please visit langitbieru (dot) com

Di kehidupan sebelumnya, dia ingat benar kalau zombie level 3 baru muncul satu atau dua bulan setelah hari kiamat datang. Apakah kelahirannya kembali telah mengubah sesuatu? Atau apakah dia tidak seberhasil ini di kehidupan sebelumnya?

“Itu tidak aneh. Jangan lupa, ini adalah ibukota provinsi. Mayat orang-orang, terutama mayat pengguna kekuatan sangat efektif untuk zombie. Merupakan hal yang wajar saat melihat lebih banyak zombie level-3 di ibukota provinsi yang memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak.” X56zrR

Pengguna kekuatan memiliki pendengaran yang lebih baik daripada orang biasa. Xing Feng melirik Yun Che setelah mendengar bisikannya. Pada kenyataannya, dia tidak akan merasa terkejut jika mereka bertemu dengan beberapa zombie level 4. Namun, jika itu benar-benar ada, ini akan menjadi masalah yang sangat serius.

“Yah, kita harus berusaha lebih keras.” Yun Che mengangguk.

Namun, dia tidak memberi tahu Xing Feng bahwa ketika zombie mencapai level 6, mereka akan memiliki kebijaksanaan. Saat itu, mereka tidak hanya akan memburu manusia, tetapi juga menelan inti kristal zombie lain. Dengan cara itulah kekuatan mereka akan ditingkatkan lebih cepat. Zombi level 7 bisa sepintar anak remaja. Cerdas, kebal, dan terampil menggunakan kekuatan khususnya. Zombie semacam itu akan menjadi masalah besar.

Berkat panel pemantau Yun Che, mereka berhasil menghindari zombie level 3 setiap saat. Butuh lebih dari tiga jam untuk berjalan dari ring keempat ke ring ketiga. Untungnya, rumah Zhan Yafei tidak berada di pusat ring ketiga. Setengah jam kemudian akhirnya mereka mencapai lantai bawah gedung tempat tinggal keluarga Zhan Yafei. zkCqEJ

Menatap ke gedung tinggi yang setidaknya memiliki lebih dari tiga puluh lantai itu, kaki semua orang tiba-tiba merasa lemah. Saat ini listrik tidak ada, jadi lift tidak akan berfungsi. Walaupun mereka kuat, berjalan selama beberapa jam tanpa istirahat tetap membuat mereka lelah.

“Yafei, kamu tinggal di lantai berapa?” tanya Chu Haoling, yang terus menyediakan baja untuk Shen Rui dan Lu Haixuan. Jika seseorang melihat dengan cermat, ada kedutan ringan di sudut mulut Chu Haoling. Bagaimanapun, dia tidak hanya menghabiskan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan khususnya.

“…lantai delapan.” Untuk pertama kalinya, Zhan Yafei merasa beruntung karena tinggal di lantai delapan. Dibandingkan dengan lantai tiga puluh, ini rasanya benar-benar tidak apa-apa.

“Untunglah… oke.” Mendengar jawabannya, Chu Haoling mengusap dadanya dengan berlebihan. Selama bukan lantai dua puluh atau tiga puluh, mereka rasanya masih bisa mencapai lantai delapan. Anggota tim lainnya juga merasa senang, tidak terlalu berlebihan seperti Chu Haoling. ro2Be4

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Csb qfgul. Zjgl xlaj wjrex vjgl qlcae ajcuuj vjgegja.” Zfgfxj yfgpjijc wjpe, wfifkjal jeij vl ijcajl vjrjg vjc wjrex xf qlcae ajcuuj vjgegja.

“Cxe qlxlg revjt kjxaecsj ecaex wfcjglx ibgbcu yjpj, yexjcxjt yfulae? Vftjgercsj alvjx jxjc jvj afgijie yjcsjx hbwylf vl ajcuuj. Bjwl peuj ylrj qfgul ifylt mfqja vjc yfglralgjtja.” Bjaj Itjc Tjofl

“Benar.”

Tidak ada yang keberatan. Lorong dan selubung udara dihilangkan pada saat bersamaan. Leng Yehan dan anggota lain yang tidak memiliki kesempatan untuk menggunakan kekuatan mereka selama perjalanan, dibagi menjadi dua tim. Satu tim akan membersihkan jalan sementara yang lain berjaga di bagian belakang, mengantisipasi seandainya ada zombie yang datang ke tangga darurat. Yun Che dan beberapa lainnya yang telah menghabiskan lebih banyak kekuatan, berjalan di tengah sehingga mereka dapat memulihkan energinya sebanyak mungkin. mVzUj8

Roaarrr…

Saat mencapai lantai tiga, mereka akhirnya bertemu dengan beberapa zombie. Tapi zombie itu tergeletak di lantai hanya menyisakan tubuh bagian atasnya saja. Mereka meraung dan mengulurkan tangannya ke arah tim dengan ganas. Ini benar-benar terlihat kejam.

Boom!

Leng Yehan memadatkan panah api dan menembakkannya ke kepala zombie. Zhou Zeyu dengan kekuatan anginnya, mengeluarkan inti kristal di kepalanya. Membunuh adalah cara terbaik untuk melawan zombie. tRO0Gf

Setelah membunuh selusin zombie dalam perjalanan, mereka akhirnya sampai di lantai delapan. Zhan Yafei adalah orang pertama yang bergegas keluar dari tangga darurat. Ketika dia bertemu dengan zombie, dia mengacungkan pisaunya ke arah mereka dengan lincah dan kuat, bahkan lebih baik dari seorang pria. Sekelompok pria yang mengikutinya dari belakang mendecakkan lidahnya dengan kagum. Dua wanita di kelompok Yun Che sangat cantik dan lembut, tetapi ketika memasuki medan pertempuran, mereka sangatlah mengerikan.

Bang! Bang!

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Ayah! Ibu!”

Zhan Yafei mengedor pintu rumahnya, air mata membasahi pipinya. Yun Che berjalan dan meletakkan tangannya di bahunya. Dia berkata, “Berhentilah berteriak. Tidak ada orang di dalam. Tidak ada zombie juga. Biarkan Haixuan membuka pintu agar kita bisa masuk. Tanpa orang tuamu atau zombie di sini, masih ada harapan, bukan?” rca9kp

“Uhm…” Membalas dengan suara tercekik, Zhan Yafei melangkah ke samping untuk membiarkan Lu Haixuan maju dan melelehkan kunci pintu. Saat pintu dibuka, semua orang menahan napas. Ruang tamu  itu sangat berantakan, beberapa barang berserakan di lantai. Untungnya, mereka tidak melihat noda darah. Setelah semuanya masuk, Lu Haixuan kembali memperbaiki kunci pintu.

Melihat rumahnya yang berantakan, Zhan Yafei tak kuasa menahan air mata. Ibunya adalah wanita rapi yang selalu membersihkan rumah mereka. “Bagaimana mungkin rumahnya berantakan jika tidak terjadi sesuatu? Apakah orang tuanya masih hidup?” pikir Zhan Yafei yang hampir putus asa.

Anggota tim lainnya tidak mengatakan apa-apa. Dalam diam, mereka memeriksa semua ruangan yang ada di sana. Dapurnya berantakan seperti ruang tamu.

“Wooo… wooo…” Ketika Zhan Yafei membuka pintu dan melihat kamar tidurnya yang bersih dan rapi, dia terus menangis. Yang Huaien yang paling dekat dengannya, mengulurkan tangan dan menariknya ke dalam pelukannya. Zhan Yafei menutup mulutnya sendiri dengan tangan untuk mencegahnya bersuara, namun air matanya tetap terus menetes. 4LXUiV

Ruang tamu dan dapur yang berantakan menunjukkan betapa tergesa-gesa orang tuanya pergi. Namun, kamarnya masih tetap rapi seperti sebelum kiamat, hanya ada sedikit debu. Itu benar-benar menunjukkan betapa orang tuanya peduli pada putri mereka sendiri.

“Berhenti menangis. Orang tuamu telah meninggalkan pesan untukmu. Mungkin mereka masih hidup.”

Yun Che memasuki kamar tidur itu, mengambil catatan dari lemari di samping tempat tidur. Di sana tertulis bahwa orang tua Zhan Yafei pergi ke pangkalan yang aman di kaki Gunung Longyang yang terletak di luar ring kelima bersama teman-temannya. Karena tidak tahu apakah Zhan Yafei akan kembali atau tidak, mereka meninggalkan pesan itu untuk berjaga-jaga.

Di akhir catatan, ada kalimat lain yang ditulis dengan susah payah, mengatakan mereka pasti akan pergi ke Kota Huaicheng untuk putri mereka, betapapun sulitnya. Itu bukanlah kalimat terakhir mereka untuk putrinya, melainkan sebuah harapan dari lubuk hati mereka. Pesan itu ditulis tiga hari setelah kiamat, yang menunjukkan bahwa orang tua Zhan Yafei telah pergi selama hampir dua puluh hari. YNtrn2

“Ini tulisan tangan Ayah…”

Sambil memegang kertas tipis itu, Zhan Yafei jatuh terduduk ke tempat tidur penuh kesedihan. Melihat itu, Xing Feng dan yang lainnya meninggalkan ruangan tanpa suara. Yun Che melangkah maju memeluknya. Dia memahami semua perasaan ini. Dia bisa melihat bahwa orang tua Zhan Yafei sangat mencintainya, kalau tidak mereka tidak akan meninggalkan pesan untuk putrinya.

“Wooo… Ayah…. Ibu…” Sambil melingkarkan lengannya di pinggang Yun Che, Zhan Yafei menangis semakin keras. Tubuhnya sedikit gemetar. Kenangan lama ketika dia tinggal bersama orang tuanya melintas di benaknya. Dia adalah gadis yang beruntung. Orang tuanya selalu menyayangi dan memanjakannya. Di masa kecilnya ketika teman-temannya dipaksa oleh orang tua mereka untuk mengikuti kursus berbagai macam keterampilan, orang tuanya justru berdiskusi dengannya dan memintanya untuk menanggap mereka sebagai teman. Mereka melatihnya untuk mengambil keputusan sendiri sejak masih muda.

Orang tuanya juga tidak pernah memaksanya melakukan apapun yang tidak dia inginkan. Ada universitas kedokteran yang bagus di ibukota provinsi. Ketika dia memilih untuk belajar di Kota Huaicheng, orang tuanya tidak keberatan, meskipun mereka tidak ingin dia pergi. Setiap kali kembali ke kampus, Ayahnya akan mengantarnya ke sana, sedangkan Ibunya akan membuatkan berbagai makanan enak agar dia bisa membagikannya dengan teman sekamarnya. Ketika dia pulang ke rumah pada hari libur, orang tuanya  juga akan memasak semua jenis makanan lezat. Dia biasa mengeluh tentang bertambahnya berat badan, tetapi ketika dia memikirkannya, dia selalu merasa tidak tahu berterima kasih. 7uHG D

“Menangislah agar kamu merasa lebih baik.” Yun Che menepuk punggungnya, namun tidak mengatakan apa-apa lagi untuk menghiburnya. Bagaimanapun, mereka belum kehilangan semua harapan. Mereka mungkin memang berada di Pangkalan Gunung Longyang.

“Uhm…” Mengangguk di pelukannya, Zhan Yafei mengatakan pada dirinya sendiri untuk menahan diri dan menjadi lebih kuat. Namun, perasaan lepas kendali. Air matanya tidak bisa berhenti mengalir.

Yang lainnya sudah merapikan ruang tamu dan duduk di sofa dengan tenang. Beberapa dari mereka memilih beristirahat, berpikir, atau mempelajari peta. Saat itu sudah jam satu siang, dan semua orang kelaparan. Namun tidak ada dari mereka yang meminta makan termasuk Chu Haoling. Zhan Yafei adalah teman mereka dan melihat situasi ini, semua orang ikut merasa muram.

“Maaf, sudah membuat kalian semua merasa khawatir.” Tidak ada yang tahu sudah berapa lama waktu berlalu. Zhan Yafei yang matanya memerah keluar bersama Yun Che. SNo8fF

“Apa yang kau bicarakan? Setiap orang punya masalahnya sendiri. Ini akan baik-baik saja selama mereka masih hidup.”

“Benar, akhirnya kamu berbicara masuk akal. Jangan khawatir, Yafei. Orang tuamu pasti masih hidup dan kami akan menemukan mereka. ”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Ya, ya. Mereka tidak akan meninggalkan putri secantik kamu sendirian. Aku tidak akan melakukannya jika aku mempunyai anak perempuan…”

“Sebelum mengatakan itu, kamu harus memiliki seorang putri dulu. Ah, aku hampir lupa. Kamu bahkan tidak mempunyai istri…” 2v EeV

“Brengsek! Shen Rui, apakah ingin mencoba untuk melawanku?”

“Tunjukkan rasa hormat, Nak! Aku tiga tahun lebih tua darimu! Bersikaplah baik. Apakah kamu pikir aku tidak memiliki keberanian untuk melawanmu? Apakah kamu tidak ingat siapa yang selalu menangis ketika menjalani pelatihan menjadi tentara?”

“Lupakan sejarah hitam itu…”

“Hahaha…” BctOdL

Saat mereka berdebat, topik pembicaraan berubah dengan cepat. Melihat Chu Haoling dan Shen Rui bertengkar satu sama lain, bahkan Zhan Yafei pun akhirnya tersenyum. Saat semua perasaan muram memudar, mereka makan siang dengan berisik. Saat itu sudah hampir pukul tiga sore. Dengan kecepatan mereka di pagi hari, butuh sekitar empat atau lima jam untuk meninggalkan ring kelima. Saat itu akan memasuki pukul tujuh atau delapan malam dan zombie akan menjadi lebih ganas. Jadi Xing Feng dan Yun Che bersikeras untuk beristirahat di rumah Zhan Yafei dan pergi besok pagi.

“Kamu mau ke mana?” Karena mereka tidak jadi pergi, semua orang dapat bersantai sebanyak yang mereka bisa. Setelah merokok, Yun Che berkata ingin keluar untuk jalan-jalan. Xing Feng segera menyusulnya. Namun, anggota tim lainnya menatapnya dengan bingung. Di mana dia bisa jalan-jalan? Di luar sana hanya ada zombie yang bau.

“Ada beberapa supermarket besar di sekitar sini dan beberapa toko furnitur yang bagus. Aku akan melihatnya.” jawab Yun Che saat dia berbalik. Sebelum pergi, dia sudah mempelajari peta lingkungan sekitar sini. Jika dia mengendarai sepeda listrik sendirian, dia bisa menggunakan selubung udara dan segera kembali.

“Aku ikut pergi denganmu.” Xing Feng mengikutinya tanpa membuang waktu. Lwa5e3

“Kakak Che…”

“Bos…”

Yang lain melompat berdiri pada saat yang sama, terlihat sangat khawatir. Yun Che berkata, “Aku akan pergi bersamanya. Tidak nyaman untuk pergi dengan banyak orang. Jangan khawatir, kami akan segera kembali.”

Setelah dia selesai berbicara, Yun Che melihat ke arah Xing Feng, membuka pintu dan keluar bersama. Anggota tim lainnya saling memandang, mereka duduk kembali. Yang dikatakan Yun Che masuk akal, jadi seharusnya tidak masalah. Tapi banyak dari mereka yang masih merasa tidak nyaman. KD5289

 

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!