English

Harta Karun Prajurit MudaCh80 - Pengaturan Sederhana, Bertemu Mo Wenyang Lagi

0 Comments

Penerjemah : Momo


Di lantai dua ada tiga kamar, dua di antaranya diberikan pada keluarga Zhan Yafei. Yun Che diam-diam meletakkan furnitur yang dia kumpulkan dari apartemen mereka sebelumnya. Satu kamar yang tersisa diberikan kepada Yun Yao. Yun Che meletakkan tempat tidur berwarna putih susu selebar 1,8 meter, tempat tidur anak dari kayu putih, lemari pakaian dan meja rias dengan warna yang senada. Kakaknya akan datang besok dan memeriksa apakah dia membutuhkan beberapa perabot lain atau tidak. mbCw49

Tiga kamar di lantai tiga diberikan kepada Leng Yehan, Zhou Zeyu dan Lu Haixuan. Perabotan untuk kamar pria tidaklah rumit. Yun Che memberikan tempat tidur besar, lemari pakaian dan satu set sofa untuk setiap kamar. Sedangkan di lantai empat, Yun Che memilih satu kamar untuk dirinya sendiri dan satu kamar disebelahnya untuk Yun Cheng. Kamar ketiga untuk Hei Yu di mana tidak ada perabotan di dalamnya. Yun Che merasa  Hei Yu tidak menyukai perabotan manusia, jadi dia berencana meminta beberapa tukang kayu untuk membuat tatami Jepang dan meletakkan beberapa bantal empuk di atasnya. Itu akan cocok untuk Hei Yu.

Kamar-kamar di semua lantai telah ditata, tinggal lantai pertama yang belum. Satu kamar sudah di tempati oleh Ye Xingchen, sisanya kosong. Yun Che belum ingin mendekorasinya, dia ingin membicarakannya dulu. Di ruang tamu sudah ada satu set sofa berwarna krem ​​dan meja marmer. Di ruang makan ada meja kayu bundar besar untuk sepuluh orang dan sebuah lemari minuman sebagai sekat yang juga dapat digunakan untuk menyimpan beberapa barang kecil. Lemari sepatu diletakkan di pintu. Yun Che bukanlah ibu rumah tangga, jadi dia akan meminta Yun Yao untuk menyelesaikannya nanti.

Story translated by Langit Bieru.

“Ini…”

Ketika Zhan Yafei membawa orang tuanya ke kamar mereka, dia tidak bisa menahan air matanya. Zhan Tianlong dan istrinya juga menangis. Tak satu pun dari mereka mengharapkan Yun Che membawa semua perabot dari rumah lama mereka dan menempatkan semua itu persis sama seperti sebelumnya. b8SnpN

“Paman, Bibi, aku terburu-buru sehingga kamar kalian masih berantakan. Kalian mungkin perlu merapikannya sendiri.”

Yun Che tidak berpikir dia telah melakukan sesuatu yang hebat. Sambil bersandar di kusen pintu, dia menyilangkan tangannya di depan dada. Ini sangat mudah baginya karena dia hanya perlu melambaikan tangannya saja.

“Terima kasih, Kakak Che.”

Orang tua Zhan Yafei masuk ke kamar mereka dengan penuh nostalgia. Zhan Yafei mengucapkan terima kasih dengan suara tercekat. Wv7MYd

“Tidak perlu berterima kasih untuk hal semacam ini. Aku harus pergi. Kamu akan mengajak orang tuamu berkeliling nanti, lalu datang untuk makan malam bersama.”

Yun Che menekuk jarinya dan menjentikkan ke dahi Zhan Yafei. Dia berbalik dan hendak pergi ketika Zhan Yafei segera menghentikannya. “Kakak Che, apakah aku mengecewakanmu karena melepaskan Jiang Qi dan kedua pria itu?”

Yun Che selalu kejam kepada musuh. Dia juga biasa mengajarkan anggota timnya untuk melenyapkan semua musuh sampai ke akarnya. Apa yang sudah Zhan Yafei lakukan sebelumnya jelas bertentangan dengan kebiasaan Yun Che.

“Apa yang kamu bicarakan? Orang-orang itu dimanfaatkan, sudah cukup membunuh dua dari mereka. Adapun Jiang Qi, dia memang pantas dibunuh. Tapi aku mengerti kamu tidak membunuhnya karena teman orang tuamu. Aku selalu memberi tahu kalian untuk tidak berbelas kasih, tapi juga bukan berarti aku bermaksud mengubah kalian menjadi pembunuh berdarah dingin. Kamu sudah membuat keputusan yang akan dibuat oleh setiap orang. Lagipula, apakah menurutmu Jiang Qi akan mampu bertahan hidup di tempat itu? Aku rasa hidupnya sekarang akan lebih buruk dari kematian.” IwP8Qb

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Tec Jtf ajte Itjc Tjofl wfgjrj yfgrjijt, pjvl vlj wfcpfijrxjc vfcujc rjcuja rfgler. Gjgl jkji, vlj rfijie wfcutbgwjal xfqeaerjc Itjc Tjofl. Dexjcxjt Tec Jtf peuj  wfwyljgxjc xfiejguj Itbe tlveq rjwqjl rjja lcl? Gl tjgl xljwja, rjcuja qfcalcu yjul wfgfxj ecaex wfwjtjwl rlaejrlcsj. Alxj wfgfxj wfwyecet rfmjgj wfwyjyl yeaj, jqjxjt wfgfxj wjrlt ylrj vlrfyea rfyjujl wjcerlj?

“Baiklah. Paman Lin juga memintaku untuk mengucapkan terima kasih. Kakak Yang sudah mencarikan apartemen dengan tiga kamar tidur di Area C dan mereka sangat puas dengan itu.”

Zhan Yafei akhirnya mulai tersenyum. Dia memberi tahu Yun Che bagaimana pengaturan untuk Keluarga Lin. Keluarga Lin semuanya orang biasa. Mereka tidak akan tinggal di Area C tanpa bantuan Kakak Yang. Paman Lin juga menanyakan apakah Rumah Sakit Pangkalan membutuhkan orang. Pengguna kekuatan memang tidak mudah jatuh sakit. Tapi orang biasa tetap bisa sakit. Rumah Sakit Pangkalan tetap dibutuhkan meskipun pasien harus membayar mahal.

“Untuk apa mereka berterima kasih padaku? Aku tidak melakukan apa-apa. Yafei, aku tahu kamu dan orang tuamu dekat dengan Keluarga Lin. Aku tidak punya hak untuk mengganggu hubungan kalian. Tapi aku harap kamu bisa menjelaskan kepada orang tuamu tentang apa yang kami lakukan. Aku tidak ingin timbul masalah yang tidak terduga.” O9FhwR

Yun Che memiliki terlalu banyak rahasia. Dia tidak pernah ingin menyembunyikan semua itu dari semua orang. Dia berharap mereka yang tinggal di rumah ini merahasiakannya dan bisa dipercaya. Selain itu, setelah mereka semua pindah, dia akan mengeluarkan Yun Cheng. Itu adalah rahasia terbesar yang tidak boleh diketahui orang asing.

“Mm, aku tahu. Dalam perjalanan pulang, aku sudah menjelaskan kepada orang tuaku. Jangan khawatir. Mereka tahu apa yang bisa mereka katakan dan apa yang tidak.”

Zhan Yafei memikirkan Yun Cheng dan dia segera memberikan janji yang sungguh-sungguh.

“Tidak apa-apa…” GCQtN2

“Kapten Yun, terima kasih banyak.”

Sebelum Yun Che menyelesaikan kata-katanya, Zhan Tianlong dan istrinya datang setelah melihat kamar baru mereka. Senyuman di wajah mereka menunjukkan bahwa keduanya puas dengan pengaturan ruangannya. Dibandingkan dengan Pangkalan Gunung Longyang, keadaan di sini jelaslah lebih baik.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Hahaha.. sama-sama Paman, Bibi. Panggil  saja aku Yun Che atau Xiao Che.”

Kapten Yun adalah gelar yang berlebihan. Yun Che merasa baik-baik saja ketika orang asing memanggilnya seperti itu. Tapi mereka adalah orang tua Yafei. M5YxGo

“Baiklah kalau begitu, kami akan memanggilmu Xiao Che. Xiao Che, kudengar kau mempunyai kakak perempuan dan keponakan. Mengapa kami belum melihat mereka?”

Wang Suhua adalah  wanita yang ceria. Alih-alih malu, dia berinisiatif bertanya tentang keluarga Yun Che. Bagaimanapun mereka baru saja datang, dia ingin berkenalan dengan keluarga baru ini secepat mungkin, agar mereka bisa  berjuang bersama untuk rumah baru ini.

“Chenchen ada di kamar teman di lantai bawah. Kakakku sedang memasak di sebelah. Kita akan pergi ke sana untuk makan malam nanti. Paman, Bibi, ikutlah Yafei untuk membersihkan diri dan beristirahat sejenak. Aku akan pergi dulu karena masih ada yang harus dilakukan.”

Setelah menyelesaikan kata-katanya, Yun Che mengangguk, berbalik dan berjalan ke bawah. 2VEAZY

“Pria yang baik! Yafei, kamu dan dia … ”

“Bu, apa yang kamu pikirkan? Kami hanya berteman. Jangan biarkan Kakak Che mendengarmu. Dia tidak sebaik yang kamu pikirkan!”

Menatap sosok Yun Che yang sedang turun, Wang Suhua bertanya secara refleks, tetapi Zhan Yafei segera menghentikannya. Mengapa ibunya selalu memikirkan hubungannya baik sebelum atau sesudah kiamat? Kedengarannya dia tidak bisa menikah.

“Oh, Fei, jangan marah. Ini hanya kebiasaanku…” 93ljLK

Memegang tangan putrinya, Wang Suhua juga merasa malu. Semua orang tua, ketika melihat pria yang begitu baik, dia secara tidak sadar ingin mereka memiliki hubungan dengan putrinya sendiri.

“Baiklah, baiklah. Lihatlah kalian, ibu dan anak. Apakah ini waktu yang tepat untuk memikirkan kekasih? Keluarga kita akhirnya bisa berkumpul kembali. Hal yang paling penting sekarang adalah mencoba bertahan di dunia ini.”

Zhan Tianlong memeluk istri dan putrinya bersamaan. Hatinya dipenuhi dengan kepuasan. Dia merasa sangat beruntung karena keluarganya bisa berkumpul kembali.


“Sialan, kamu… Kenapa kamu kembali? Pergilah! Pergilah! Binatang penjaga rumah sudah kembali! Ayo pergi sekarang juga!” 5dnXHs

Setelah turun dan menjemput Chenchen, Yun Che membawanya kembali ke vila sebelah. Saat itu Xing Feng dan Mo Wenyang keluar dari vila bersama beberapa bawahan. Begitu Mo Wenyang melihat Yun Che, dia segera mendorong bawahannya dan mendesak mereka untuk pergi. Sebelum Yun Che menyadari apa yang terjadi, mobil mereka sudah melaju dengan cepat. Yun Che terlalu bingung untuk mengatakan apapun.

“Ahem… Sudahlah. Kamu terlalu mengejutkannya. Kurasa butuh beberapa waktu untuknya agar berhenti menghindarimu.”

Xing Feng menutup mulutnya dan batuk pelahan, menahan keinginan untuk tertawa. Ini adalah pertama kalinya dia melihat Mo Wenyang sangat takut pada seseorang.

“Apa kamu yakin itu bukan karena dia bodoh?” aR9p3K

Mo Wenyang menghancurkan semua pandangan Yun Che padanya dari kehidupan sebelumnya. Komandan pangkalan paling kuat dan mengagumkan, ternyata sangat tidak bisa diandalkan.

“Hahaha…”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Gu Mingxuan yang keluar bersama Xing Feng tidak bisa menahan tawa.

“Kamu benar. Tapi dia masih sepupuku. Bisakah kamu lebih lembut, oke?” VxtG4l

Meski begitu, Xing Feng tidak bisa menyembunyikan senyumnya. Dia tahu lebih baik dari siapapun bahwa Mo Wenyang sangat menghargai Yun Che. Jika tidak, dia tidak akan datang secara pribadi hari ini. Xing Feng sudah mempertaruhkan nyawanya untuk misi berbahaya berkali-kali, tetapi Mo Wenyang tidak pernah merawatnya sebelumnya. Jadi jelas, kali ini dia datang untuk Yun Che.

“Apakah menurutmu ada kata lembut di kamusku? Untuk apa Mo Wenyang datang? Mengingat hubungan kalian, bukankah seharusnya kalian saling menghindar? Bagaimanapun, pangkalan masih dikuasai oleh empat kekuatan utama. Jika kalian berdua bergandengan tangan, mereka semua pasti akan ketakutan.”

Menatap Xing Feng dengan curiga, Yun Che berjalan sambil memegang tangan Chenchen. Dalam kehidupan sebelumnya, empat tahun setelah kiamat datang, Mo Wenyang menjadi penguasa tunggal di Pangkalan Barat Daya. Seharusnya di kehidupan kali ini pun seperti itu. Ada terlalu banyak kekuatan di mana-mana. Cepat atau lambat mereka kan berseteru. Tentu saja semua itu juga dapat terjadi jika ada alasan khusus yang merangsang mereka.

“Uhm, dia datang untuk dua hal. Yang pertama tentang Lembaga Penelitian. Aku sudah mengatakan kepadanya kalau kita tidak akan memberinya sumber daya kecuali lembaga penelitian melakukan penelitian normal. Lalu ada masalah tentang tembok kedua yang mulai dibangun dua hari lalu. Usulan Wenyang masih ditolak. Pihak berwenang tetap memutuskan untuk bertani. Pihak militer berencana bekerjasama dengan pengguna kekuatan untuk mengumpulkan benih. Pangkalan tingkat tinggi akan segera membuat perencanannya. Ini jelas merupakan kesempatan bagus untuk menarik perhatian pengguna kekuatan. Kekuatan utama akan mengambil tindakan. Wenyang ingin mengambil kesempatan ini untuk memenangkan Asosiasi Kekuatan dan menjadi penghubung antara militer dengan para pengguna kekuatan. Dia membutuhkan kerja sama kita.” CiBqU4

Setelah Xing Feng selesai, mereka memasuki rumah. Menyadari pamannya sedang sibuk, Chenchen melepaskan diri dari Yun Che dan pergi ke dapur untuk mencari ibunya. Yun Che, Xing Feng, dan Gu Mingxuan duduk di aula samping. Yu Wenqing dan anggota tim lainnya pergi menemui keluarga mereka sendiri.

“Mengontrol pengguna kekuatan berarti memiliki inisiatif di dalam pangkalan. Mo Wenyang memiliki ambisi yang besar. Kamu harus membantunya. Tim Puncak-ku baru saja mendaftar dan menyelesaikan misi pendaftaran. Kami tidak dapat membantu banyak meskipun kami mendukungnya.”

Setelah duduk di sofa, Yun Che menyalakan rokok untuk dirinya sendiri. Menurut apa yang dia lihat dan dengar di kehidupan sebelumnya, Mo Wenyang adalah komandan pangkalan yang cocok. Selain itu dia adalah sepupu Xing Feng, yang memiliki tanggung jawab di pangkalan. Banyak manfaat yang berhasil mereka peroleh.

“Hahaha.., kamu terlalu meremehkan dirimu sendiri. Saat ini kamu dan Tim Puncak sangat populer di pangkalan. Berkat kamu, Tim Xiangyang berhasil dibubarkan. Banyak orang berterima kasih kepadamu dan tidak sedikit yang menjadi penggemarmu.” 3agkGV

“Eh…”

Mendengar kata-kata Xing Feng cukup membuat Yun Che terkejut. Dia tidak tahu dengan apa yang sebenarnya terjadi. Dia tidak mungkin melakukan perbuatan baik tanpa menyadarinya, kan?

Xing Feng dan Gu Mingxuan bertukar pandang sambil tersenyum. Mereka pun bereaksi sama seperti Yun Che ketika pertama kali mendengarnya. Yun Che memenangkan beberapa dukungan secara tidak sengaja. Dia benar-benar pria yang beruntung!

  G1ra Z

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!