English

Heatnya Si RubahCh10 - Suami [End]

0 Comments

Editor: Nia
Translator: Kentang.burik

Lap pel itu jatuh di atas lantai yang basah. Pemuda yang seharusnya tengah mengepel lantai, kini sedang dirundung oleh pihak lainnya. Bibir dan lidah mereka saling bertautan, oksigen di mulut mereka berkurang drastis, lidah yang fleksibel itu merangsek masuk membuat Hu Yu terengah-engah. a9D1Tt

Setelah ciuman itu, air mata Hu Yu menggantung di sudut matanya terlihat seolah-olah ia akan dihabisi.

“Maukah kau mengandung anakku? Eh?” Fu Anli telah benar-benar menghilangkan kepribadian dirinya yang dingin, dan kini yang tersisa hanyalah serigala berekor besar, “Apakah kau benar-benar menyukaiku?”

Story translated by Langit Bieru.

Hu Yu, bagaimanapun, adalah seseorang yang telah memberinya secercah cahaya. Ketika Hu Yu mengetahui bahwa Fu Anli juga menyukainya, dia tidak merasa terganggu sama sekali. Dia tidak mau ‘memutuskan hubungannya’ dengan pemuda ini. Dan kini dia buru-buru berkata, “Aku menyukaimu! Sangat suka! Amat sangat suka!”

Fu Anli bahagia, namun di permukaan, dia harus berpura-pura tidak terjadi apa-apa. “Oh. Tapi aku hanya sedikit menyukaimu. Aku bisa apa?” gBNyZ5

Terjepit di antara lengan Fu Anli, Hu Yu menggenggam kedua telapak tangannya kemudian berpikir sejenak, “Aku tidak tahu… Tidak bisakah kau menyukaiku sedikit lebih banyak?”

Menatap mata Hu Yu yang penuh keinginan dia menenangkan pikirannya dan berkata, “Itu tergantung dengan performamu.”

Hu Yu menatapnya tanpa berkedip, “Performa apa?”

Fu Anli terbatuk dan semburat merah keluar di kedua pipinya, “Kalau kau menjadi lebih penurut, aku akan menyukaimu sedikit lebih banyak.” 9Rzt Z

Hu Yu telah silau oleh kebahagiaan, tidak menyadari keanehan dalam kata-katanya, “Aku sangat patuh.”

“Kalau begitu… Pertama lepaskan dulu celanamu,” kata Fu Anli sambil membopong Hu Yu ke meja terdekat dan mendudukkannya.

Hu Yu tercengang sesaat, namun kemudian perlahan membuka kancingnya dan melepaskan celananya, “Apakah seperti ini cukup?”

Kaki langsing dan simetris pemuda ini yang terpapar di udara perlahan berubah menjadi pink karena malu. FMwDPn

Fu Anli menelan ludahnya, “Kau juga harus melepas celana dalammu juga.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Hu Yu meragu dan berbisik, “Di ruang kelas?”

“Klvjx qjaet?” Me Ccil wfcuerjq ylylg wfgjt sjcu yfcuxjx Le Te vfcujc pjglcsj, “Klvjxxjt xje lculc jxe ecaex ifylt wfcsexjlwe?”

“Psj.” Le Te vfcujc wjie-wjie wfifqjrxjc qbabcujc afgjxtlg sjcu wfceaeql aeyet yjuljc yjkjtcsj, “Cqjxjt lcl alvjx jqj-jqj? Cqj xlcl xje ifylt wfcsexjlxe?” 71xAoT

“Tj.” Zjaj Me Ccil wfcpjvl ifylt yfgja. “Vfxjgjcu yexj xjxlwe vjc yljgxjc jxe wfiltjacsj.”

Mata Hu Yu melebar, kemudian ia menggigit bibir bawahnya. Mata menyala Fu Anli tertuju padanya ketika ia membentuk kakinya seperti huruf M dan menyentuh lubangnya dengan jarinya yang gemetaran.

“Tunggu.” Fu Anli tiba-tiba menghentikannya. “Basahi dulu jarimu.”

Sebenarnya Hu Yu mengira Fu Anli-lah yang akan melakukannya, namun harapannya sia-sia. ZDSf1T

Ketika Hu Yu akan memasukkan jarinya ke dalam mulutnya, pergelangan tangannya digenggam dan sebuah lidah yang lembab dan hangat menjilat jari-jari Hu Yu. Tangan Hu Yu gemetar, “Jangan…”

Fu Anli menurunkan matanya dan menjilati jari Hu Yu dengan perlahan. Dia juga memasukkannya ke dalam mulutnya, mendorong dan menariknya layaknya p****, menjilatnya hingga benar-benar basah.

Please visit langitbieru (dot) com

Wajah Hu Yu benar-benar merah dan sudah sepertin akan meledak. Sebuah perasaan yang akrab berbunga di dalam tubuhnya.

“Kau sangat menggoda.” Fu Anli dengan bahagia melihat ke arah telinga seputih salju yang muncul di kepala Hu Yu dan ekor berbulu di belakangnya. C8y1YG

“Mnnn…” Hu Yu memasukkan jarinya yang telah benar-benar basah ke lubang belakangnya. Segera setelah jarinya mencapai lubangnya, itu langsung terselubung oleh lapisan daging lembut dan lubang itu langsung mengeluarkan cairan membuat jarinya masuk dengan mudah.

“Ah.. Ah..” Jarinya tanpa sengaja mencapai titik tertentu, seketika pergelangan tangannya melemah dan seluruh tubuhnya bergetar.

“Sangat patuh..” Fu Anli menjatuhkan ciuman lembut di pipi bersemu Hu Yu, “Aku tambah menyukaimu.”

Hu Yu kegirangan, jarinya semakin masuk dengan penuh semangat, dan dia terus mengerang. Fu Anli hampir mencapai batasnya, jadi ia meminta Hu Yu mengeluarkan jarinya dan menggantinya dengan p****nya sendiri. Kepala p**** yang penuh menekan mulut lubang, menghalangi keluarnya aliran air yang cabul. w2bsLK

“Panggil aku suami.” Fu Anli masih menyimpan kekecewaan akibat sebelumnya. “Kalau kau memanggilku suami aku akan memberikan apa yang kau mau.”

Mata Hu Yu yang dipenuhi air mata bergetar ringan. Setelah agak lama berselang, ia berbisik, “Suami.”

Suaranya lemah dan lembut, mendengar ini membuat hati Fu Anli meleleh, “Bagus.”

Segera setelah kata ini terucap, p****nya masuk ke dalam gua kecil, meremas dan menggosoknya dengan pelan membuat Hu Yu merasa di ambil alih oleh Fu Anli. Ketika Fu Anli mencapai tempat terdalam, Hu Yu benar-benar menjadi milik orang ini seutuhnya. IoD4Hi

“Ah! Enak… Lubangku seakan mau hancur…” Hu Yu mengerutkan dahinya dan mulai terengah-engah.

Fu Anli mencium bibirnya dengan lembut. “Aku tambah menyukaimu.”

Mendengar ini Hu Yu merasa bahagia dan mengesampingkan rasa sakit di bagian belakangnya. Ia memeluk leher Fu Anli dan berkata, “Sekarang seberapa banyak kau menyukaiku?”

” ‘Kesukaanku’ bertambah empat point.” Fu Anli bergerak dengan perlahan, menumpahkan sejumlah cairan ketika ia menariknya keluar. MBdx2q

Telinga lembut Hu Yu bergetar, “Berapa banyak point lagi yang aku butuhkan hingga itu penuh?”

Fu Anli mengusap rambut Hu Yu, “Itu tidak akan pernah penuh.”

“Kenapa?” Hu Yu berkerut sedih.

Fu Anli diam sesaat, kemudian telinganya berubah merah “Karena baru ku sadari bahwa aku semakin menyukaimu di tiap detiknya.” fvbFTV

Hu Yu terkejut sejenak dan kemudian tersadar. Tidak peduli bahwa p**** Fu Anli masih mengisinya, Hu Yu langsung menghambur ke arahnya, air mata berjatuhan dari ujung matanya, “Aku juga, aku berbohong ketika aku bilang akan menjauh darimu dan juga ketika aku bilang akan mencari penggantimu. Hanya kau yang kusuka! Bahkan jika kau tidak menyukaiku, aku hanya akan tetap menyukaimu!”

Fu Anli menekan bibirnya dan mendekap orang yang memeluknya, “Rubah bodoh.”

Story translated by Langit Bieru.

Hu Yu yang tengah sedih, mengendus ingusnya dan berkata, “Aku tidak bodoh!”

Fu Anli menggenggam pantat montoknya dan menamparnya, “Baiklah, rubah pintar.” dIXJ01

Hu Yu sangat bahagia hingga kulit kepalanya mati rasa. Ia menggarukkan tangannya dan meninggalkan bekas cakaran merah di punggung Fu Anli, “Kau.. Kau.. Mnn, pelan.. Ah ah!”

Fu Anli memiliki tubuh ramping seorang pemuda namun kekuatannya seperti orang dewasa. Garis ototnya belum terbentuk dengan jelas, namun tetap tampak kokoh. Dia dapat dengan mudah mengangkat seseorang seperti Hu Yu yang berada dalam dekapannya, yang diisi hingga ke kedalaman yang tak terduga sejak seluruh beban tubuhnya di topang oleh persatuan mereka.

Hu Yu menangis memohon belas kasih. Akhirnya, ia datang dan mengeluarkan lidahnya untuk menjilat sisa cairan putih yang menciprat di dada Fu Anli. Perut Fu Anli mengencang, dan cairan putih menyembur di lubang rubah yang hangat. Hu Yu menggerutu dan bersandar lembut ke lengan Fu Anli dengan ekor yang berkibas di udara.

Fu Anli menatap Hu Yu yang bersandar padanya, tatapan matanya jauh lebih lembut dari sebelumnya, “Rubah tolol, terima kasih karena selalu mencintaiku.” goz7xp

Telinga lembut Hu Yu bergerak, dan sudut mulut Hu Yu sedikit melengkung.

Sama-sama! Tapi kenapa Fu Anli membenci rubah?

Fu Anli tumbuh dalam keluarga dengan orang tua tunggal, orang tuanya bercerai saat dia berusia enam tahun. Saat itu, Fu Anli masihlah anak muda yang cuek dan polos. Fu Anli bertanya kepada ibunya, “Kemana Ayah pergi?” Ketika ayahnya pindah dari rumah dengan membawa sebuah koper.

Mata Ibu Fu berubah merah, tetapi wajahnya tetap tanpa ekspresi, begitu pula Fu Anli, pada saat itu, tidak dapat memahami ekspresi itu. “Ayahmu melarikan diri bersama roh rubah.” X6CHnZ

Ia mendengar ibunya berkata demikian.

Ibu Fu bukanlah orang yang kuat. Dia terbiasa bergantung pada orang lain. Namun, setelah ayah Fu pergi, dia tetap membesarkan Fu Anli sendirian, tetapi kondisi mentalnya berubah dari buruk menjadi lebih buruk. Selama enam tahun setelah ayahnya pergi, dari usia enam hingga dua belas tahun, Fu Anli sering mendengar ibunya menangis sendirian di kamar tidurnya, mengutuk ayah Fu dan roh rubah dengan suara pelan.

Fu Anli muda, tidak tahu apakah itu roh rubah atau iblis rubah, jadi dia diam-diam membenci semua rubah sampai dia bertemu dengan Hu Yu ketika dia berusia enam belas tahun. Dia lengah oleh cinta pertamanya, namun orang ini adalah rubah yang paling dibencinya. Meskipun dia mengatakan dia adalah iblis rubah dan bukan roh rubah, Fu Anli berpikir itu tidak ada bedanya.

Setiap kali Hu Yu menyatakan perasaannya padanya, dia menolaknya dengan keras. Setiap kali, Fu Anli memiliki perasaan balas dendam di hatinya, namun dia akan menyesalinya lagi pada detik berikutnya. VvpywB

Setelah tiga tahun tarik ulur, ia tiba-tiba berkata bahwa ia akan menyerah, yang meyakinkan keyakinan Fu Anli bahwa roh rubah tidak dapat diandalkan, tetapi juga sedikit bingung, seolah-olah ada sesuatu yang tidak benar. Jadi dia memilih untuk membuatnya menjadi miliknya di malam ketika dia mengetahui bahwa ia mendapatkan heatnya.

Kemudian, setelah keduanya resmi bersama, Fu Anli memberi tahu Hu Yu mengapa dia membenci rubah, dan akhirnya dia dimarahi.

“Ibumu mengatakan roh rubah, dan aku telah memberitahumu berkali-kali, kami adalah iblis rubah, bukan roh rubah! Fu Anli, apa kau bodoh?”

Saat ini, Fu Anli tidak akan menunjukkan kemarahannya dengan kata-kata seperti itu pada Hu Yu, dia hanya akan menekan orang yang mengatainya di tempat tidur dan menidurinya berulang kali sampai dia hanya bisa menangis tersedu-sedu. 6vWdAr

Please visit langitbieru (dot) com

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!