English

Istri Master yang LegendarisCh209 - Wajah Asli Ling Xiao

0 Comments

Ling Xiao dengan tatapan malas menatap mata penasaran You XiaoMo. Dia kemudian menyunggingkan senyuman ambigu. Dia bergeser di samping You XiaoMo, membuat jarak di antara mereka lebih dekat, sedemikian dekatnya sehingga bulu mata mereka bersentuhan.

You XiaoMo dapat merasakan napas Ling Xiao di wajahnya. Dia mulai memerah, untungnya sudah malam, sehingga meskipun wajahnya merah tak seorang pun bisa melihat. Ling Xiao hanya menatapnya tanpa berkata apa-apa. You XiaoMo meletakkan tangan di dada Ling Xiao dan mendorongnya, “Kau belum menjawab pertanyaanku.” drFykh

Ling Xiao menyelipkan rambut di telinganya sambil tertawa, “Bukannya aku tak dapat memperlihatkan wajah asliku padamu, tapi… apa yang akan kau lakukan sebagai penukarnya?”

Setelah mendengar pertanyaannya, You XiaoMo merasakan ingin menyumpahi, kenapa dia harus membayar untuk melihat wajahnya? Seolah dia akan percaya Ling Xiao akan menggunakan wajah Lin Xiao terus ke depannya. Tapi… dia super penasaran, ah. Dia benar-benar ingin tahu penampilan aslinya seperti apa.

Langit Bieru.

You XiaoMo bimbang untuk waktu yang lama. Kemudian bertanya dengan hati-hati, “Itu… apa maumu?”

Mendengar keengganannya, Ling Xiao menahan tawa sambil menunjuk bibirnya dan berkata, “Kalau kau berinisiatif menciumku, aku akan membolehkan kau melihatnya.” nUv4Ms

You XiaoMo menggigit bibir bawahnya. Matanya berkilat saat tampaknya berpikir soal baik buruknya.

Ling Xiao tidak mendesaknya. Dia berbaring di rumput menunggu keputusannya.

Melihat sikap ‘tak peduli apapun jawabanmu’ darinya, You XiaoMo mengatupkan giginya. Dia memeriksa sekitar dulu. Kemudian, setelah merasa yakin tak seorang pun melihat, dia duduk lalu merangkak ke arah Ling Xiao dan memberi kecupan di bibirnya. Ini pertama kalinya dia berinisiatif mencium.

Dia pikir kecupan itu sudah cukup lama, sehingga tidak menduga saat hendak menarik wajahnya, tangan Ling Xiao sudah ada di belakang kepalanya. Bibir yang baru saja ditinggalkannya sudah menyentuhnya lagi. M ZUYT

Ling Xiao langsung membuka giginya, saat lidahnya dengan lentur mengokupasi di dalamnya, mengubah kecupan itu menjadi ciuman yang dalam. Lidahnya menjelajah setiap sudut di dalam mulut You XiaoMo. Ketika wajahnya menjadi merah, barulah Ling Xiao melepaskannya.

Xiao Momo, ini yang disebut berciuman!” Ling Xiao menjilat bibirnya sambil tertawa.

You XiaoMo bernapas dengan berat sambil menyeka liur di sudut bibirnya. Ciuman ini hampir membuat jantungnya berdegup keluar dari dadanya, “Bisakah sekarang kau membiarkan aku melihat wajah aslimu?”

Ling Xiao merendahkan suaranya sambil dia tertawa, “Oh, kau benar-benar sangat ingin melihatnya?” aE8IcV

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Tentu saja aku…” XiaoMo mengangkat kepalanya. Ketika melihat wajah Ling Xiao, dia jadi tak mampu berkata-kata. Matanya menjadi kosong seolah jiwanya meninggalkan tubuhnya. Butuh waktu beberapa saat sebelum pandangan kosongnya menghilang.

Laki-laki ini. Tak heran ketika identitasnya terungkap, dia masih tidak mengungkapkan wajah sejatinya. Ternyata terlalu memukau. Penampilannya melampaui luar biasa dan tampan, begitu memikat dan seksi tapi tidak kehilangan kemaskulinannya. Seperti dewa yang turun ke dunia biasa. Senyum lembutnya memukau dan hangat seperti matahari, bahkan bintang-bintang yang berkilauan itu tidak dapat bersaing dengannya, tentu saja, sebelum dia membuka mulutnya.

Jika dia berpenampilan seperti ini, dia akan membutuhkan topeng setiap hari.

Tapi sayangnya, dia tak punya wajah seperti ini untuk dipamerkan. wVbzh

Ling Xiao melihat ekspresi bodohnya. Dia tersenyum anggun. Jari rampingnya mengangkat kepala You XiaoMo. Mata malasnya dipenuhi berahi saat menatap You XiaoMo, “XiaoMomo, apa kau terpesona olehku?”

You XiaoMo akhirnya mendapatkan jiwanya kembali. Dia menutup mulutnya dengan perasaan bersalah lalu membalikkan badan, “Tidak.”

Tidak?” Ling Xiao bergeser mendekat sambil tersenyum. “Tapi aku melihat wajahmu merah seperti apel matang.”

Matamu pasti salah kalau begitu.” You XiaoMo mengibaskan tangannya. Dia memunggunginya untuk berhenti melihat Ling Xiao. sc1nr6

Tentu saja, bagaimana mungkin Ling Xiao membiarkan You XiaoMo lolos. Semakin melawan semakin dia tak dapat bersembunyi. Ling Xiao merangkul seluruh tubuhnya. Mereka berdua berguling dan Ling Xiao membuatnya berada di bawahnya. Dia menggosokkan wajahnya di pipi You XiaoMo yang panas, dengan jahatnya berkata, “Masih bilang tidak? Pipimu begitu panas. Jelas seseorang sudah terpesona.”

You XiaoMo memutar matanya sambil menatap wajah tampan itu. Dia tak dapat mengendalikan jantungnya yang mengamuk. Habis dia sekarang. Dia benar-benar menyimpan perasaan untuknya.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Dalam kehidupannya yang dulu, dia tak pernah mengalami apapun yang disebut cinta. Bukannya dia tidak dapat memahami perasaan itu. Dia tahu debar jantung tak normal ini artinya apa. Karena tahu apa artinya, dia merasa mual. Ling Xiao itu laki-laki, ah.

Persoalannya jadi lebih buruk, bukan hanya dia mencium laki-laki ini setiap hari, tapi belum lama ini dia juga melakukan seks dengannya. Bukankah itu artinya dia homoseksual? Fv4Glj

Kesimpulan ini membuat You XiaoMo berhenti berpikir. Dia sudah hidup selama hampir 20 tahun. Tapi dia tak pernah berpikir akan menyukai laki-laki. Tentu saja, bukan berarti dia memandang rendah homoseksual, hanya saja dia merasa sedikit janggal.

Ling Xiao menatap wajah yang terpilin itu. Kurang lebih dia dapat menebak apa yang berkecamuk di dalam kepala You XiaoMo. Dia memeluk erat-erat pinggang You XiaoMo, “Xiao Momo, bagaimana perasaanmu soal bagaimana aku biasanya memperlakukanmu?”

You XiaoMo mengangkat kepalanya, berpikir sedikit, kemudian dengan serius berkata, “Buruk.”

Ling Xiao (-_-“). Dia memukul kepala You XiaoMo dengan sisi tangannya, “Aku sedang tidak main-main, jawab dengan serius.” VPvm79

You XiaoMo merasa tersinggung. Itu jawaban tulusnya setelah berpikir serius. Menurut pendapatnya, Ling Xiao memang karakter yang sangat buruk. Belum lagi dia membolak-balik dirinya setiap saat. Mengolok-oloknya adalah caranya mengisi waktu. Jelas kebahagiaannya dibangun di atas penderitaannya. Yah, semua ini pastinya tidak pernah boleh dia katakan pada Ling Xiao.

Dia berpikir sebentar. Kemudian dengan tak rela dia mengeluarkan jawaban palsu, “Kau sangat baik padaku.”

Mendengar jawaban itu, Ling Xiao memberi senyuman puas. Kemudian dia bertanya, “Apa kau menyukai apa yang aku lakukan padamu terakhir kali?”

You XiaoMo meledak oleh rasa malu. Dia tak yakin apakah wajahnya masih semerah sebelumnya, ataukah ucapannya membuatnya semakin merah. Dia mengernyit dan tak menjawab pertanyaannya. SGhDcl

Ling Xiao mencubit pantatnya, “Bicara, atau kita akan melakukannya di sini malam ini.”

You XiaoMo menatapnya, bisakah dia memperlakukan ini sebagai ancaman?

Ling Xiao tersenyum sambil mengedipkan sebelah mata padanya. Tangan yang berada di pantatnya tidak bergerak sedikit pun. Dia bahkan cukup berani untuk bergeser ke paha You XiaoMo. You XiaoMo begitu ketakutan, dengan cepat merapatkan kedua belahan pantatnya dan menyerah.

Aku akan bicara, oke? Tarik lagi tanganmu.” ETFqde

Ling Xiao memperlihatkan pandangan menyesal. Dia sebenarnya berharap You XiaoMo akan bertahan sedikit lebih lama.

Bagaimana bisa You XiaoMo tidak melihat ‘ambisi serigala liar’ (c.t.: niat buruk, pikiran jahat). Dia menjadi marah karena merasa malu sehingga memelototi Ling Xiao. Tapi kemudian dengan malu-malu menundukkan kepalanya dan berbisik, “S… Suka…”

You XiaoMo menyeret keluar kata itu. Bagaimana bisa Ling Xiao tidak melihat motifnya. Dia mencubit dan kemudian mengusap titik sensitif You XiaoMo.

Aku menyukainya!” You XiaoMo terangsang dan segera berteriak. 5tN4vI

Lalu semua orang di sekitar situ berpaling ke arah mereka. Meskipun tidak dapat melihat wajah mereka. Tapi orang-orang tahu mereka berdua laki-laki, dan kemudian terdengar bisik-bisik. Seseorang datang ke sini pasti untuk memandangi bintang-bintang. Jika kau datang berdua, maka kau pasti sepasang kekasih. Bahkan meskipun bukan, tak mungkin melihat dua laki-laki datang ke sini bersama. Sebagian orang mau tak mau meragukan hubungan mereka.

Wajah You XiaoMo memerah. Dia mengakui senang bermain-main dan mencium Ling Xiao. Dia tentunya senang bisa bersama dengannya. Dia juga hampir menerima fakta bahwa dirinya mencintai Ling Xiao. Tapi untuk mengakui di hadapan publik, dia tak seberani itu.

Story translated by Langit Bieru.

Meskipun Ling Xiao mengatakan dua laki-laki bisa bersama, dia tak bodoh. Di dunia ini, pasangan lawan jenis yang berlaku, bukan pasangan gay.

Setelah mendorong Ling Xiao menjauh, You XiaoMo merangkak dan melarikan diri. dg3JnV

Ling Xiao berdiri, mengibaskan rerumputan dari pakaiannya lalu segera mengejar domba yang tersesat itu.

Dia langsung tertangkap. Lengan kuat Ling Xiao melingkari tubuhnya yang terus meronta-ronta, “Baiklah, baiklah, aku tak akan bermain-main denganmu lagi. Langit sudah dilihat. Ayo kembali ke rumah tamu.”

You XiaoMo mengangkat kepalanya. Ketika dia hendak berbicara, suara terkesiap terdengar di mana-mana. Baru sekarang You XiaoMo menyadari Ling Xiao tidak berubah kembali ke wajah Lin Xiao. Tak heran dia menarik begitu banyak perhatian. Dia melihat lebih banyak tatapan penuh napsu orang-orang ke arah Ling Xiao. Dia segera menangkap tangan Ling Xiao dan menariknya kembali ke rumah tamu.

Ketika mereka kembali ke kamar, setelah menutup pintu, You XiaoMo langsung menunjukkan kekurangan perhatian Ling Xiao dan mengkritisi, “Kenapa kau tidak mengubah kembali wajahmu?” rxtwVq

Ling Xiao menyesap tehnya. Dia memiringkan kepala ke samping sambil berkata tak acuh, “Kenapa aku harus ubah lagi?”

You XiaoMo menghampirinya, mencuri cangkirnya, dan meminumnya sampai habis tanpa ragu. Dia terdiam sebentar beberapa menit, kemudian mendorong cangkir itu kembali ke tangan Ling Xiao sambil berkata tak rela, “Kecantikan laki-laki adalah dosa.” (c.t.: peribahasa aslinya adalah 红颜祸水, artinya kecantikan perempuan adalah akar segala masalah, dengan karakter (merah muda) sebagai metafora untuk perempuan. Tapi di sini, You XiaoMo mengubahnya menjadi (biru), mengindikasikan peran laki-laki)

Ling Xiao merasa lucu. Dia kemudian mengambil poci dan menuangkan teh lagi, lalu meminumnya tepat di tempat You XiaoMo menaruh bibirnya tadi. Kemudian dengan ambigu menatapnya. Dia berkata, “Tenanglah, aku hanya senang melakukan dosa denganmu.”

You XiaoMo memerah lagi. Dia bersuara ck untuk menutupi dag dig dug jantungnya. Dia tidak akan pernah mengakui kalimat itu membuatnya super bahagia. YvgfAu

Dari kamar sebelah terdengar suara jatuhnya objek berat.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!