English

Istri Master yang LegendarisCh27 - Kebenaran Dibalik Kelembutan

2 Comments

You XiaoMo mengalami tidur paling gelisah malam itu, sejak datang ke dunia ini. Keesokan harinya, dia dipaksa oleh sikap lalim Ling Xiao untuk mengikutinya menuju titik pertemuan. Karena merasa ketakutan oleh kata-kata terakhir yang diucapkan Ling Xiao semalam, dia tidak berani membantah. Hanya ketika muncul bersama Ling Xiao di hadapan yang lainnya baru dia menyadari sepenuhnya apa yang harus dialaminya.

Dia, yang selalu menjadi sosok sepele dan transparan, sekarang menjadi pusat perhatian semua orang. Yang pertama kali bereaksi adalah shimei kecil Tang YunQi, yang tergesa menghampiri Ling Xiao. Setelah melemparkan pandangan meremehkan pada You XiaoMo, dia berkata pada Ling Xiao, “Da Shixiong, apakah kau sudah menyelesaikan urusan yang harus kau lakukan kemarin?” Nu7Wvx

Ling Xiao menggangguk tak acuh dan kali ini dia tidak berakting. Shimei ini mendatangkan perasaan tidak enak padanya. Karena Lin Xiao selalu memperlakukan shimei yang satu ini seperti itu, tak seorangpun merasa ada yang salah.

Di sisi lain, You XiaoMo mengusap peluh di dahinya. Tapi sebelum dia bisa menyelinap menjauh, Tang YunQi menyerangnya.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Da Shixiong, kenapa kau bersama orang ini?”

Tang YunQi memeluk lengan Ling Xiao sambil memandangi You XiaoMo dengan pandangan merendah. Fyz7cD

Ling Xiao dengan tenang melepaskan lengannya, lalu melengkungkan sudut mulutnya menjadi senyuman tipis, “Ada masalah aku datang ke sini dengannya?”

Sebuah senyuman, yang membuat orang berpikir tentang angin sepoi di mata air, merekah di wajah tampan itu. Sama sekali seperti bukan dirinya, tapi senyuman itu memberi perasaan menyempurnakan. Seolah orang ini memang seharusnya selalu tersenyum. Hanya You XiaoMo yang tahu kalau semua itu hanya pura-pura. Dia secara langsung sudah mengalaminya semalam, bagaimana orang ini dapat mengubah ekspresi wajahnya, bolak-balik, seperti seseorang dengan kepribadian ganda.

Senyuman di wajah cantik Tang Yun Qi menghilang. Manik matanya sedikit membesar, seakan dia tidak percaya da shixiong berbicara dengan cara seperti itu padanya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Mo Gu juga melihat Lin Xiao hari ini tidak begitu sama dengan yang kemarin, tapi dia tidak mencurigainya sebagai Lin Xiao palsu. Meskipun terkejut Lin Xiao bisa bersama dengan seorang tak berarti dari Puncak Bumi, dia tidak terlalu memikirkannya. il9TYr

“Karena semua orang sudah di sini, ayo pergi!” Setelah mengatakannya, Mo Gu memimpin murid-murid ke arah alun-alun Burung Bersayap.

You XiaoMo berencana untuk menjauh secara diam-diam dan bergabung dengan murid-murid Puncak Bumi. Siapa sangka, begitu membalikkan badan, dia hampir tercekik oleh tarikan kuat di kerahnya ke arah belakang. Dia memutar badan lagi dan bertemu dengan tatapan ‘lembut’ Ling Xiao.

Xiao Shidi, kau akan pergi ke mana?”

You XiaoMo menciut, lalu menjawab dengan lemah, “Tidak ke mana-mana, saya tidak pergi ke mana-mana.” L JD1i

Ling Xiao tampak sangat senang dengan reaksinya yang lemah, kemudian melepas pegangan di kerahnya dan memberitahunya untuk mengikuti sebelum berjalan duluan.

Sementara Tang YunQi, setelah memandangi punggungnya yang menjauh tiba-tiba berbalik dan melempar tatapan murka pada You XiaoMo, lalu mengejar Ling Xiao.

You XiaoMo menggantungkan kepalanya dan menyerah pada nasibnya. Dia merasa perjalanan turun gunung ini dipenuhi dengan kesialan, karena menimbulkan masalah yang menggunung. Tak hanya itu, dia sekarang dibenci oleh shimei itu. Kehidupannya yang damai hanya berlangsung beberapa hari, dan sekarang kedamaiannya sudah resmi berakhir.

Saat tiba di alun-alun Burung Bersayap, You XiaoMo menerima pelototan penuh kebencian dari Tang YunQi. Kali ini, kemurkaannya bahkan lebih jelas terlihat karena Ling Xiao ingin duduk di atas Burung Bersayap bersama dengan You XiaoMo. Meskipun dia mengatakannya dengan acuh tak acuh, tapi dia memberi kesan keinginannya tak bisa didebat. yDaiAW

Akibatnya, yang memelototinya kemudian bukan hanya Tang YunQi, tapi juga beberapa murid Puncak Surga yang terlihat tak senang. Terutama murid yang diminta untuk duduk bersama murid Puncak Bumi, wajahnya merah padam menahan marah.

“XiaoMo-shidi, ayo duduk di sini.” Ling Xiao menepuk tempat di sebelahnya, berbicara pada You XiaoMo yang sengaja berlama-lama.

Setelah dia berkata demikian, semua mata menatap You XiaoMo, masing-masing dengan kecemburuan, kemarahan, dan kekaguman. Tapi yang paling menonjol adalah pelototan marah Tang YunQi. Akhirnya, karena tak mampu menahannya, dia menyatakan, “Da Shixiong, itu tempatku.”

“Begitukah?” Ling Xiao tampak berpikir sebelum berkata, “Kalau begitu aku tak masalah duduk di belakang.” 2cb1aF

Setelah itu, dia bangkit dan berjalan ke arah You XiaoMo, lalu duduk di sampingnya, sama sekali tidak mempedulikan pandangan semua orang, termasuk Tang YunQi, yang tersinggung dan terlihat seolah akan menangis.

Orang yang paling senior, Mo Gu, menyaksikan semua tapi tak mengatakan apapun. Apa yang bisa dia katakan? Yang satu anak Guru Agung, yang lainnya murid tertua yang menjadi tumpuan harapan Guru Agung. Orang tua yang satu ini tak bisa ikut campur dengan urusan generasi yang lebih muda. Apalagi, dia kurang lebih dapat memahami karakter Lin Xiao. Kalau Lin Xiao benar-benar menyukai YunQi, dia tidak akan selalu memperlakukannya dengan acuh.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Pada akhirnya, Tang YunQi tetap tak bisa mengubah keputusan Ling Xiao. Meskipun dia sudah mempertahankan posisinya, tapi malah didorong menjauh oleh da shixiong, yang walaupun tingkahnya berbeda, wajahnya masih tetap sama.

Burung Bersayap itu lepas landas, merentangkan sayapnya yang indah di kedua sisinya. Dalam waktu singkat, mereka membumbung tinggi di langit, dan rengekan kesal Tang YunQi digantikan oleh siulan angin yang bertiup di sebelah telinga mereka. Karena kecepatan burung bersayap sangat tinggi, biasanya tak ada orang yang berbicara saat ini. You XiaoMo juga berpikir begitu, tapi tiba-tiba suara menggoda yang diwarnai kejahatan terdengar di telinganya. gq3zYj

“Kau lihat kan, Xiao Shidi. Sekarang semua orang iri padamu.”

You XiaoMo merasa sesuatu meledak di kepalanya. Secara refleks dia menoleh dan bertatapan dengan sepasang mata dingin penuh olok-olok. Dia tidak gagal mendeteksi kilatan kenakalan di kedua mata itu sehingga membuatnya terguncang. Dia menatap Ling Xiao dengan mata membelalak. Ini… Ini disengaja? Jika Ling Xiao tidak berkata begitu, dia tidak akan tahu bahwa itu memang disengaja.

Ketika mereka tiba di Sekte Tian Xin, You XiaoMo masih belum begitu memahami situasinya. Tapi sepanjang perjalanan, cara Ling Xiao memperlakukannya tidak bisa lebih baik lagi.

Di persimpangan, Mo Gu ingin bertanya pada Ling Xiao apakah dia ingin berjalan bersama mereka ke Puncak Surga. Tapi Ling Xiao malah membiarkan mereka berjalan lebih dulu karena dia ingin berjalan bersama You XiaoMo. Tang YunQi menoleh ke belakang sesekali dengan penuh kekesalan, sementara You XiaoMo diantar dengan paksa oleh Ling Xiao kembali ke Puncak Bumi. m6dx5n

Di perjalanan, keempat murid lain tidak berani berbicara, hanya sering mencuri-curi pandang pada Ling Xiao. Dalam hati, mungkin mereka berpikir hal yang sama dengan murid-murid Puncak Surga. Kenapa dalam satu hari hubungan antara You XiaoMo dengan Lin Xiao menjadi begitu akrab?

Saat mencapai Puncak Bumi, Ling Xiao mengikuti You XiaoMo kembali ke kamarnya. Untungnya, saat ini waktu kelas pagi, jadi mereka tidak bertemu siapapun di tengah jalan.

You XiaoMo membuka pintunya dan masuk. Ling Xiao berdiri di ambang pintu menilai kamarnya, lalu berkata, “Lusuhnya!”

You XiaoMo meliriknya dan tergagap, “Semua kamar Puncak Bumi seperti ini. Kalau Anda… Anda tidak terbiasa dengan ini, Anda bisa kembali ke kamar Anda sendiri.” izaIuQ

Kalimat terakhirnya dikatakan dengan sangat pelan, tapi Ling Xiao mendengar semuanya. Bibirnya mulai melengkung ke atas saat dia tertawa, “XiaoMo-shidi, bukankah lebih baik kalau aku pindah untuk tinggal bersamamu?”

You XiaoMo memandanginya dengan horor di matanya. Kau pasti bercanda!

Ekspresinya memberi rasa senang pada Ling Xiao sampai membuatnya terbahak. You XiaoMo seketika merona. Dia baru menyadari sudah dipermainkan.

Pada akhirnya, Ling Xiao tidak bisa tinggal lama. Dia seperti seorang tuan tanah yang sedang menyurvei wilayahnya ketika tak lama kemudian, seorang shidi datang untuk menjemputnya dengan mengatakan bahwa dia dikirim oleh Guru Agung, yang mencarinya karena sesuatu yang darurat. Mereka langsung meninggalkan kamarnya. LGi4Xv

Setelah mereka pergi, You XiaoMo naik ke tempat tidurnya dengan lemas. Sambil mengusap keringat di keningnya, dia merasa pengalaman itu telah begitu dalam mengguncangnya!

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

2 comments

  1. ‘Terutama murid yang diminta untuk duduk bersama murid Puncak Bumi, wajahnya merah padam menahan marah.’

    Iri boleh…tapi jangan dengki ya😌