English

Kaleidoskop KematianCh31 - Hujan Deras Mendadak

0 Comments

Penerjemah: SelirChu

Editor: pontifexjung FojwYD


Ruan Nanzhu berhenti sebentar setelah mendengar perkataan Lin Qiushi. Tindakan Ruan Nanzhu selanjutnya adalah menghentikan pemeriksaan Lin Qiushi. Dengan suara pelan, ia berbisik, “Abaikan saja untuk saat ini. Mari cari Cheng Qianli dulu.”

Lin Qiushi akhirnya teringat bahwa mereka masih memiliki seorang rekan bersama mereka. Ia belum melihat bayangan Cheng Qianli sejak mereka tiba di kuil dan ia tidak tahu dimana pemuda itu berada, jadi akhirnya, ia mengesampingkan masalah ini dan tidak sengaja melupakan anak itu. 

Langit Bieru.

Saat melihat keduanya berjalan lebih jauh ke dalam kuil, Xu Jin, yang membuntuti mereka, tergagap gemetar ketakutan, “K-kemana kalian akan pergi? Jangan bilang kalian ingin pergi lebih jauh? Tempat ini sangat menyeramkan!”

Mendesah, Lin Qiushi merespon Xu Jin, “Ya, kami hanya akan pergi untuk melihat-lihat sebentar.” Ia lanjut menelusuri kuil itu lebih dalam sambil memeriksa sekitarnya. RfryK

Kuil itu sendiri cukup luas dan aula luas yang lebar itu merupakan bagian terluar kuil. Sebuah patung Buddha dan beberapa altar dupa berdiri di depan aula luas itu. Kelihatannya para warga desa juga sering mengunjungi kuil untuk berdoa dan memberi penghormatan.

Jauh lebih dalam terdapat ruangan terpisah yang lebih kecil, kebanyakan dari mereka terkunci. Melalui jendela, Lin Qiushi melihat sesuatu yang menyerupai sebuah patung, namun ia tidak dapat melihatnya dengan jelas karena terhalang oleh sebuah tirai merah. 

“Aku sangat ingin masuk dan memeriksanya.” Ruan Nanzhu bergumam pelan pada dirinya sendiri. 

“Ada sesuatu di sana.” Xu Jin mengusap lengannya untuk meredakan rasa merindingnya. “Wah, ini terlalu menyeramkan.” npeot3

Ketika Ruan Nanzhu mendengarnya, ia berbalik menghadap Lin Qiushi dan bersandar lemah pada tubuhnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengintip yang lain dan dengan lemah berkata, “Linlin Da-ge, aku sangat takut.”

Dan terjadi lagi, Lin Qiushi berkata pada dirinya sendiri; ia bahkan tidak perlu melihat pada Ruan Nanzhu untuk memahami bahwa, sekali lagi, ia tenggelam dalam perannya sebagai gadis-dalam-kesulitan yang penakut. Tidak tahu harus menangis atau tertawa, Lin Qiushi hanya menggenggam tangannya dan memutuskan untuk bermain bersama, menenangkannya dengan lembut, “Jangan takut. Aku disini untukmu.”

Melihat ini, Xu Jin menggertakan giginya penuh kebencian. Tidak diragukan lagi ia tengah meludahkan serentet makian vulgar dalam hatinya tanpa  henti dan mengutuk pasangan anjing ini dengan segala kekuatannya.

Kelompok itu lanjut berjalan. Setelah melewati koridor panjang, mereka akhirnya melihat Cheng Qianli. kgtz 6

Saat ini, Cheng Qianli sedang berdiri di sudut ruang kuil, menghadap ke tembok dan entah menatap apa. 

Mendengar suara langkah kaki yang mendekatinya dari belakang, Cheng Qianli menoleh ke belakang dan melihat Lin Qiushi dengan yang lain. Ia memberi isyarat pada mereka, “Kemarilah, kalian juga harus melihat ini. Ada sebuah dinding mural di sini.”

Lin Qiushi berjalan ke sisinya dan bertanya, “Sebuah dinding mural? Oh, dan halo, adik kecil. Aku Yu Linlin. Siapa namamu?”

Cheng Qianli membalas, “Panggil saja aku Mu Yu. Dan dua wanita cantik ini adalah …” z8XCtR

Xu Jin dan Ruan Nanzhu memperkenalkan diri mereka masing-masing. 

“Oh, kasihan kalian. Keberuntungan kalian sangat buruk.” Cheng Qianli menggelengkan kepalanya penuh penyesalan. “Berpikir bahwa gadis cantik seperti kalian juga harus memasuki dunia pintu yang menyeramkan.”

Xu Jin tersedu, “Iya ‘kan. Aku sangat takut.” Setelah akhirnya menemukan seseorang yang dapat mendampinginya untuk mencurahkan seluruh keluhannya, ia tersedak penuh emosi, “Seluruh tempat ini sangat aneh dan menyeramkan. Aku bahkan tidak tahu lagi apa yang sedang terjadi.” Ia menyeka ujung matanya yang basah dan terisak; penampilannya yang menyedihkan menimbulkan rasa kasihan di hati yang menyaksikan. 

“Lukisan dinding mural ini adalah adat setempat.” Suara Ruan Nanzhu menarik perhatian Lin Qiushi dari yang lain. Ia mengulurkan tangannya dan menyentuh ringan tembok itu, “Mural ini baru dilukis belakangan ini, atau seseorang secara berkala memperbaikinya untuk mempertahankannya dalam bentuk yang bagus. Warnanya masih agak baru.” R7OABH

“Huh, begitukah? Tapi apa yang sebenarnya digambarkan lukisan ini? Aku tidak terlalu mengerti …” Cheng Qianli sepenuhnya mengabaikan Xu Jin yang kasihan yang berdiri di sampingnya. 

“Mereka merayakan kelahiran seorang anak.” Ruan Nanzhu menjawab, “Ada dua bayi yang baru lahir; satu menyimbolkan bulan dan yang lain, matahari …” Ia mendeskripsikan pola di mural itu dengan sederhana. “Bayi yang mewakili bulan gemar menabuh gendang, sedangkan bayi yang mewakili matahari bersembunyi.” Wajahnya terlihat ragu dan kebingungan terlintas pada rautnya, sebelum menghilang. Ia mengulangi, “Bersembunyi?”

Story translated by Langit Bieru.

“Apa maksudnya itu?” Lin Qiushi tidak dapat memahami pesan dibalik muralnya. 

“Aku tidak tahu.” Kata Ruan Nanzhu. “Begitulah muralnya dilukiskan. Aku juga tidak begitu yakin apa yang sebenarnya dimaksud bayi yang disembunyikan.” zvgdIa

Xu Jin, yang sekali lagi kehilangan perhatian karena seseorang mencuri pusat perhatian darinya, berkata dengan masam. ” Nona kecil, kau sepertinya tahu banyak, ya?” 

Ruan Nanzhu tersenyum samar, “Kau bahkan belum menanyai umurku, jadi mengapa kau memanggilku nona kecil? Itu membuatku terdengar lebih tua darimu. Aku baru berusia dua puluh tahun; bagaimana denganmu?”

Xu Jin: ” … Aku dua puluh tiga.” KBWRT3

Ruan Nanzhu: “Oh, kalau begitu secara teknis kaulah yang nona kecil.”

Ruan Nanzhu membuat Xu Jin marah. Bibirnya terkatup cemberut dan matanya melotot setajam pisau. 

Lin Qiushi menonton kejadian ini dari samping dan merasa ini sangat menarik. Pria ini, Ruan Nanzhu, sangat kecanduan menggoda dan memprovokasi gadis kecil itu.

“Apa kau menemukan tangga yang mengarah ke lantai kedua?” Cheng Qianli bertanya, “Aku mendengar musik dimainkan dari puncak kuil ini. Mungkinkah ada biksu di kuil ini?” jAO23s

Berbicara soal musik, Lin Qiushi teringat suara yang ia dengar di aula utama kuil tersebut. Saat ini, indera pendengarannya yang sensitif sangat tajam sehingga ia dapat mendeteksi sumber suara dengan mudah. Dan terutama karena pendengarannya yang tajam, ia yakin bahwa suara itu berasal dari langit-langit aula utama; semakin ia menjauh dari area itu, semakin samar suaranya. 

“Kami belum menemukannya.” Ruan Nanzhu menjawab, “Ayo lanjut mencari.”

Kelompok yang awalnya beranggotakan enam belas orang itu saat ini tercerai-berai. Mereka semua terpencar dalam kuil kosong yang luas ini, sepenuhnya tidak tahu dan tidak menyadari lokasi rekan mereka yang lain. Kelompok Lin Qiushi menyusuri jalan di sepanjang koridor, namun hanya bertemu dengan tiga atau empat orang di tengah perjalanan. Sementara yang lain, entah kemana mereka pergi.

Walau demikian, saat ini, Lin Qiushi tidak memiliki kesabaran atau kekuatan untuk memikirkan orang lain. Ia lebih memikirkan tempat apa dalam kuil tersebut yang mungkin memiliki lebih banyak petunjuk mengenai dimana kunci itu tersembunyi.  g5CBhx

Keempat orang itu terus melangkah maju, hingga akhirnya tiba di ujung koridor. 

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Koridor itu membawa mereka ke dalam hutan belantara terbuka, di sekitarnya tersebar bebatuan dan juga peron kayu tinggi yang terlihat megah. Peron kayu ini kelihatannya tidak memiliki kegunaan khusus; adapun struktur yang terlihat seperti atap ini sangat tinggi. Mereka membangunnya sangat tinggi hingga keempat orang itu, yang berdiri di bawah peron tidak dapat melihat apa yang berada di atas mereka. 

“Rjlx vjc wfiltja-iltja?” Olc Hlertl yfgajcsj. 

“Kfcae, wjgl wfwfglxrj.” Eejc Rjchte wfcjwyjtxjc, “Kjql yfgrjwj-rjwj.” HBORT

“Klvjx. Bje alvjx qfgie lxea.” Olc Hlertl wfgjrj alvjx csjwjc plxj Eejc Rjchte lxea yfgrjwjcsj, pjvl lj yfgrlxfgjr. “Cxe jxjc qfgul rfcvlgl.”

Jtfcu Hljcil wfclwqjil, “Cxe jxjc lxea vfcujcwe. Blaj yfgvej ylrj qfgul yfgrjwj vjc vej sjcu ijlc yfgpjuj vl yjkjt. Alxj jvj rfrejae afgpjvl, xjiljc ylrj wfwqfglcujal xjwl.”

Please visit langitbieru (dot) com

“Baiklah. Pergilah dan periksa situasinya.” Ruan Nanzhu menekankan, “Tapi jika ada sesuatu yang salah, segeralah turun.”

Di sisi mereka ada sebuah tangga yang mengarah ke lantai atas, tapi tangganya sangat tinggi dan curam; menaiki tangga ini pasti akan memakan waktu lama. Tapi, tujuan utama Lin Qiushi menaiki tangga ini adalah untuk melihat ada apa di peron di atas mereka. Bukan hanya itu, peron yang menjulang tinggi ini juga akan memberi mereka pemandangan menyeluruh di sekitar mereka. Setelah naik ke atas, mereka seharusnya, kurang lebih dapat menilai seberapa berbahaya keadaan mereka saat ini.  PDTiGl

Cheng Qianli perlahan mengekor di belakang Lin Qiushi dan berbisik khawatir, “Apa yang terjadi dengan Ruan Da-ge? Mengapa wajahnya sangat pucat? Mengapa ia terlihat sangat tidak sehat?”

“Ia sedang tidak enak badan.” Lin Qiushi menjelaskan. “Mungkin karena tubuh dan keadaan mentalnya belum sepenuhnya pulih.”

Cheng Qianli: “Oh. Lalu ada apa dengan si anak ayam Xu Jin?”

Lin Qiushi: “Pemula yang lain. Aku tidak ingin menyebabkan timbulnya kecurigaan jadi aku memutuskan untuk membawanya juga.” AJK5Iv

Sambil mengobrol, keduanya bertahap menaiki tangga hingga mereka mencapai puncaknya. Lin Qiushi yang memimpin segera menginjakkan kakinya di anak tangga terakhir dan tiba di peron yang tinggi. Segera setelahnya, ia menyesali keputusannya untuk naik. Potongan daging yang menyatu dengan tanah, tulang dingin dan untaian rambut hitam berserakan di lantai peron. Daging dan tulang yang berserakan itu masih segar, tidak mempunyai tanda-tanda pembusukan atau penguraian; seolah-olah potongan-potongan ini baru saja dibuang beberapa saat yang lalu.

“Jangan naik.” Lin Qiushi menghentikan yang lain. “Di atas sini hanya ada mayat.”

Cheng Qianli menghentikan langkahnya dan mengutuk vulgar, “Oh, sialan!”

Meski Lin Qiushi sangat ingin menipu dirinya untuk berpikir bahwa tumpukan daging dan tulang berdarah ini dari makhluk lain, ia dengan jelas melihat benda yang menyerupai tengkorak manusia di antara tumpukan aneh ini. Lubang hitam gelap yang mati menatapnya, membuatnya merasa ngeri, seolah tengkorak-tengkorak itu masih hidup, seakan mereka tengah menantikan kematiannya. BHKOy9

“Cepat turun.” Sebuah firasat menyerang Lin Qiushi. Merasa bahwa ada sesuatu yang sangat salah, ia segera mundur.

Tanpa menunda lagi, Cheng Qianli segera bergerak. Ia menggerutu dan mulai menuruni tangga. Lin Qiushi baru akan berbalik dan mengikutinya saat ia mendengar Ruan Nanzhu berteriak dari bawah, “Jangan berbalik—”

Namun, peringatannya datang agak terlambat. Pada waktu Lin Qiushi berbalik dari peron, ia merasakan sepasang tangan di punggungnya. Dalam sekejap mata, sebuah kekuatan besar menyerang tubuhnya dan seluruh badannya terdorong ke depan.

Peron itu setinggi empat meter dan bebatuan tajam yang keras menutupi tanah di bawahnya. Tidak diragukan lagi ia akan terluka parah bahkan mati jika ia jatuh dari atas.  W9dvj3

Untungnya, Cheng Qianli cukup tanggap memegang Lin Qiushi sesaat sebelum ia jatuh. Keduanya jatuh dari bagian tertinggi tangga kayu, berguling-guling hingga ke bawah, tapi untungnya, tidak ada hal lain yang terjadi dan keduanya tidak terluka parah. 

Dengan susah payah, Lin Qiushi mengumpulkan seluruh kekuatannya untuk bangkit. Ia tidak berani lagi berdiri di tangga. Cheng Qianli juga melompat turun dari anak tangga terakhir dengan panik dan melesat menjauhi tangga.

Di tengah napasnya yang terengah-engah, ia menyemprot, “Sial! Sial! Sial! Aku benar-benar ketakutan hingga nyaris mati!!!” Cheng Qianli sangat amat ketakutan; keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya dan ia tidak bisa berhenti gemetar. “Apa-apaan itu tadi, Yu Linlin? Apa kau tersandung atau semacamnya?”

“Tidak,” Lin Qiushi mengelak, “Aku didorong.” OPsvUr

“Apa benar-benar tidak ada orang di atas sana? Saat kalian turun, tiba-tiba ada sepasang tangan yang terulur dari peron … ” Xu Jin dengan ketakutan menceritakan apa yang telah ia saksikan, “Dan mendorong Yu Linlin.”

“Linlin,” Ruan Nanzhu berkata, “Ada jejak telapak tangan di bagian belakang bajumu.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Lin Qiushi tidak bisa berkata-kata. Ia segera memutar tubuhnya dan dengan gelisah menarik bajunya untuk melihat bagian belakang bajunya. Memang benar, disana terdapat dua jejak tangan berdarah.  Ukurannya tidak terlalu besar atau kecil, kemungkinan seukuran tangan anak-anak atau remaja; meski demikian, noda seperti itu di punggungnya sangat mencolok. 

“Ini bukan peron untuk penguburan langit, kan?” Setelah melihat sisa manusia di puncak kuil ini, tidak mungkin Lin Qiushi tidak memikirkan ini; ia jelas tidak bisa tidak menghubungkan kedua hal tersebut. 

“Tapi biasanya kau tidak akan menemukan burung besar atau pemangsa yang memakan daging busuk di dalam hutan selebat ini.” Cheng Qianli menyatakan, “Jadi tepatnya apa yang memakan mayat-mayat itu?”

Lin Qiushi: ” … “

“Apa lagi yang mungkin? Jelas itu adalah makhluk yang mendorong Yu Linlin.” Ruan Nanzhu memejamkan matanya dan menarik napas dalam. “Aku ceroboh. Seharusnya aku tidak membiarkanmu naik.” Setitik kelelahan menyelubungi wajahnya; kelihatannya energinya telah terkuras habis dan ia lelah, seolah ia telah menggunakan seluruh kekuatan mentalnya dan berada di ambang kehancuran. DqoYUI

“Apa kau tidak enak badan? Apa tubuhmu terasa tidak nyaman?” Lin Qiushi buru-buru bertanya, “Ayo pulang dan beristirahat.”

Ruan Nanzhu menggumam setuju.

Dengan begitu, keempat orang tersebut mulai berjalan pulang.

Xu Jin juga melihat apa yang barusan dilihat Ruan Nanzhu, jadi wajar saja jika caranya menceritakan kecelakaan itu mirip dengan Ruan Nanzhu. Segera setelah Lin Qiushi melihat ke belakang, sepasang tangan bernoda darah milih anak kecil terulur di belakang punggung Lin Qiushi. Kedua tangan itu terlihat seperti kumpulan daging dan tulang. Tidak ada kulit, hanya jaringan merah muda yang menjuntai di tangan dengan otot merah yang menutupi tulang yang rapuh. Dalam beberapa saat, tangan aneh itu menempel di punggung Lin Qiushi, tiba-tiba mendorong pemuda itu dari peron. Ini baru pertama kalinya Xu Jin mengalami kejadian supernatural, jadi ia setidaknya merasa agak kaget dan gelisah.  RQSUIt

Namun, Lin Qiushi tidak memiliki hati atau energi untuk memperdulikannya, karena ia menyadari bahwa kondisi Ruan Nanzhu sedang kritis. Melihat bahwa wajah Ruan Nanzhu sangat pucat dan menyakiti mata, ia segera berpikir untuk menggendongnya. Ruan Nanzhu tidak menolak; ia hanya mengistirahatkan tubuhnya dalam diam di punggung Lin Qiushi. 

Akhirnya, Ruan Nanzhu jatuh tertidur sebelum mereka tiba di aula utama. 

“Bagaimana mungkin ia bisa tidur?” Xu Jin tidak dapat memahami bagaimana Ruan Nanzhu bisa tertidur damai dalam situasi seperti ini. Baru beberapa saat yang lalu, ia ketakutan setengah mati, mengalihkan pandangannya seperti seekor ayam yang ketakutan dan gemetar dari ujung kepala hingga ujung kaki; bahkan semalam, ia tidak bisa tidur di ranjangnya sendiri karena takut, tapi bisakah kau lihat dia sekarang! Beristirahat di punggung orang lain, menutup matanya dan tertidur seperti bayi, tidak mempedulikan dunia! Sungguh, gadis ini pasti berpura-pura takut!!!

Cheng Qianli berkata, “Mungkin karena wanita itu sedang tidak sehat.” lgwDdk

Kelompok itu tiba di aula saat mereka mendengar suara keributan yang berisik; tampaknya sesuatu telah terjadi  di aula utama kuil. 

“Ia tiba-tiba menghilang di aula!” Seorang wanita meratap dan meracau, “Aku hanya pergi memeriksa patung Buddha dan ketika aku berbalik, ia sudah hilang!”

“Tapi kami berdekatan setiap waktu. Kami tidak melihat siapapun keluar dari gerbang utama.” Kata yang lain, “Mungkinkah ia pergi ke dalam koridor?”

Wanita itu menangis, “Tidak mungkin! Bagaimana mungkin ia tiba di koridor secepat itu? Aku yakin ia tidak pergi ke koridor … “ K73gfT

Sambil menggendong Ruan Nanzhu di punggungnya, Lin Qiushi berjalan ke kerumunan, Cheng Qianli segera mengikutinya, melangkah maju dan bertanya apa yang sedang terjadi. 

Kelihatannya, dua orang berkumpul di titik ini, menunggu satu orang lagi untuk bergabung dengan mereka, ketika satu dari dua orang tersebut tiba-tiba menghilang seperti angin. Baik yang menghilang maupun yang tersisa berada di aula utama ketika itu terjadi. Dari awal, tidak ada seorangpun yang menemukan hal aneh atau tidak biasa; tidak ada tanda-tanda trik licik atau keanehan. 

Please visit langitbieru (dot) com

Dalam dunia mengerikan ini, menghilang sama artinya dengan mati. Hanya saja tidak ada seorangpun yang tahu apa yang dilakukan orang itu hingga memicu kondisi kematian seperti ini. 

“Apa yang kalian berdua bicarakan saat menunggu di kuil?” Meng Yu bertanya, “Apa mungkin kalian ingin pergi ke suatu tempat?” E9dxpI

Wanita itu terlihat bingung. Setelah berpikir beberapa saat, ia kelihatannya mengingat sesuatu. Matanya melebar dan ia membeku.

“Apa?” Meng Yu menyadari perubahan janggal yang terjadi pada wanita itu. 

Wanita itu perlahan mendongak ke arah langit-langit dan berbisik, “Sebelum ia hilang, aku dan dia berbicara tentang bagaimana sesuatu mungkin berada di langit-langit …”

Perkataannya membuat seluruh kerumunan terdiam.  pdS2hc

Musik itu belum berhenti sejak mereka memasuki kuil ini. Awalnya, kelompok itu percaya bahwa suara itu muncul dari lantai dua, namun setelah menjelajahi seluruh kuil, mereka tidak menemukan lantai dua manapun. Kegelapan menutupi pandangan semua orang, menyelubungi hampir semua pemandangan di hadapan mereka, jadi mereka tidak bisa melihat apa yang berada di langit-langit kuil. Beberapa orang berpikir bahwa kegelapan tersebut hanyalah sebuah rintangan, namun siapa sangka bahwa itu sebenarnya berkat yang terselubung demi melindungi mereka. 

Mereka yang melihat apapun yang berada di langit-langit akan mati karenanya. 

Setelah mendengar perkataannya, reaksi setiap orang adalah menundukkan kepala mereka untuk menghindari bertatapan dengan apapun yang berada di atas mereka. 

Meng Yu, di sisi lain, sedikit pun tidak terlihat takut. Ia menatap ke langit-langit dan berkata, “Bangunan ini setidaknya setinggi enam meter. Agaknya tidak mungkin melihat apa yang berada di atas kita tanpa sumber cahaya. Jika begitu, darimana mereka mendapat cahaya?” KRT8qu

“Dari ponsel?” Lin Qiushi berkata.

Meng Yu berbalik untuk melihat Lin Qiushi, “Tepat.”

Biasanya, kebanyakan orang tidak membawa ponsel mereka saat mereka memasuki dunia pintu. Lin Qiushi sebelumnya telah menanyakan ini pada Ruan Nanzhu dan yang lain hanya menjawab bahwa bisa jadi membawa ponsel akan berbahaya, namun tidak masalah jika ia mau membawanya. Lagi pula, tidak ada yang melarang mereka membawanya; hanya saja, seseorang mungkin akan kehilangan ponselnya di suatu tempat di dalam dunia pintu. Mengetahui bahwa ia mungkin hanya akan kehilangan ponselnya, Lin Qiushi terbiasa membawa ponselnya kapanpun ia memasuki dunia pintu dan jika ia memiliki waktu luang saat malam, ia akan bermain game di ponselnya. 

“Ayo keluar dari tempat ini,” Seseorang dalam kelompok yang tidak dapat menanggung suasana menyeramkan ini mendesis pelan, “Lagi pula, kita tidak dapat menemukan petunjuk apapun.” UNvhlQ

Meng Yu melirik waktu, “Jika kau ingin pergi, maka pergilah. Masih tersisa lebih dari satu jam sebelum pemandu wisata tiba.”

“Tapi di luar hujan.” Xu Jin sangat ketakutan sehingga ia berharap ia bisa menggulung dirinya menjadi sebuah bola kecil di dalam kerumunan ini. 

“Hujan?” Lin Qiushi mengulangi, “Sejak kapan turun hujan?”

Xu Jin menjawab, “Baru saja. Saat kalian semua berbicara.” zf9Odc

Wajar untuk berkata bahkan gerimis sekalipun masih menyebabkan suara percikan lembut saat air hujan menyentuh daratan. Tapi, hujan turun lebat yang turun saat ini tidak mengeluarkan suara apapun; seperti sebuah film bisu. Bahkan dengan indera pendengarannya yang tajam, Lin Qiushi tidak dapat mendengar suara apapun. 

Hujan lebat ini sangat aneh dan mereka yang sebelumnya ingin pergi tidak berani menggerakan kaki dari tempat mereka berdiri sekarang. 

Story translated by Langit Bieru.

Musik itu masih terus terdengar saat kerumunan itu menatap hujan yang turun dari langit dalam diam. Tiba-tiba, musiknya terhenti dan keheningan yang tidak menyenangkan mencekik seisi kuil.

“Semuanya sangat hening.” Xu Jin berkata, “Ini sangat menyeramkan.” hdtMu

Lin Qiushi mengerutkan alisnya, “Apa kau tidak mendengarnya?”

Xu Jin memiringkan kepalanya bingung, “Mendengar apa?”

Lin Qiushi: “Suara gendang … seseorang sedang menabuh gendang.”

Awalnya semua orang menunjukkan wajah bingung yang kosong saat mendengar perkataannya, tapi tidak lama kemudian suara gendang yang ditabuh terdengar semakin keras. Pada waktu semua orang dapat mendengar suara gendang itu, suara-suara lain yang berbeda juga muncul, kelihatannya mengiringi ritme tabuhan gendang. FLX9IG

Kedengarannya seperti derit pelan sebuah pintu kayu yang dibuka paksa. Lin Qiushi segera merasa bahwa sesuatu yang mengerikan muncul. Ia mengguncak Ruan Nanzhu dengan lembut untuk membangunkannya dan berkata, “Zhu Meng, jangan tidur lagi. Ada sesuatu yang salah.”

Ruan Nanzhu perlahan membuka matanya: “Aku tertidur?”

“En.” Lin Qiushi menjawab. “Dan ada sesuatu yang salah.”

Ruan Nanzhu: “Ada apa?” 4uYsOz

Lin Qiushi: “Suara gendang—”

Jika itu memang suara gendang, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, Lin Qiushi dapat mendengar dengan jelas bahwa sesuatu tengah menghampiri mereka, jauh dari kedalaman koridor yang baru saja mereka lewati. 

Ruan Nanzhu terdiam beberapa saat, kelihatannya masih berusaha terjaga dari tidurnya. Ia kemudian menenangkan yang lain, “Jangan takut. Semua orang ada disini dan mereka tidak bisa membunuh kita semua sekaligus.”

Srek, Srek. Tidak lama, yang lain juga mulai mendengar suara-suara itu dari koridor. Suaranya mendekat dan semakin keras. Meski pencahayaan di kuil itu agak redup, semua orang dapat melihat dengan jelas apa yang menghampiri mereka dari dalam koridor.  kqcNos

Sekelompok orang yang sudah dikuliti. Berjongkok di lantai dan menyeret sebuah pisau panjang yang tajam di belakang mereka, mereka menyeret tubuh mereka menuju aula utama kuil. Ketakutan dan kepanikan terlukis di wajah orang-orang yang berada di dalam aula utama saat mereka melihat pemandangan ini dan beberapa yang mudah takut mulai berteriak keras. 

“Semuanya, tenanglah!” Meng Yu mencoba menenangkan kerumunan yang panik. “Mereka belum tentu akan membunuh kita.”

“Kau bajingan brengsek! Bagaimana mungkin kau bilang makhluk itu tidak membunuh manusia?! Lihat saja mereka!” Pemula berambut kuning itu akhirnya terlihat takut. Ia mengayunkan tangannya dengan gilang, pemuda itu mengutuk dan berteriak, sebelum berlari keluar. “Kalian idiot hanya menunggu kematian menghampiri kalian disini!!! Aku pergi!!!”

Ekspresi mengerikan terlintas di wajah Meng Yu; seolah wajah lembut yang biasanya ia tunjukan hanyalah sebuah ilusi. Tapi perubahan ekspresi ini hanya berlangsung sekejap, sebelum wajahnya kembali menunjukkan kelembutan. “Semuanya, jangan khawatir. Dunia pintu tidak pernah meninggalkan kita dengan jalan buntu untuk keluar dari kesulitan ini. Dengan banyaknya orang di sini, kita tidak mungkin memicu kondisi maut bersamaan. Kalian tidak boleh terlalu terburu-buru.” nbEaIG

Seolah menegaskan perkataannya, pemuda pirang yang baru saja berlari keluar mengeluarkan jeritan keras sebelum darah merah terciprat dari tubuhnya.

Ruan Nanzhu, yang berbaring di punggung Lin Qiushi membuka mulutnya dan berkata, “Itu bukan hujan.”

Langit Bieru.

“Hah?” Lin Qiushi kebingungan. 

Ruan Nanzhu: “Itu pisau.” fTKgc5

Lin Qiushi: ” … ” Ia akhirnya memahami apa yang sedang terjadi. 

Pemuda pemarah yang telah berlari keluar dari kuil dengan liar pada akhirnya membayar dengan harga yang mahal. Dalam sekejap mata, kulit bocah itu terkoyak oleh hujan pisau yang menerjang tubuhnya, menyebabkan darah kental terciprat kemana-mana; sama seperti pada zaman dahulu, dimana seseorang akan dihukum dengan beribu sayatan. Ketakutan, semua orang melihat saat pemuda itu melebur menjadi genangan daging cincang dan aliran darah; tangisan penderitaan pemula itu memekakan telinga mereka. 

Pemuda itu mencoba berlari kembali ke dalam kuil, namun tidak berhasil. Ia tersandung dan terjatuh di tanah berkali-kali, tubuhnya yang termutilasi mulai memperlihatkan tulangnya dan tangisannya yang menyedihkan tidak pernah berhenti. Seolah pisau-pisau tajam itu sengaja menghindari untuk menusuk di area vital, seakan mereka menyiksanya perlahan-lahan.

Perlahan-lahan mengulitinya hidup-hidup. jlU0nT

Pemandangan mengerikan ini menggelitik kulit kepala Xu Jin. Ia tidak bisa menahan dan memuntahkan isi perutnya. 

Monster tanpa kulit yang muncul dari koridor dan telah keluar dari kuil, bersorak girang.

Kemudian, jeritan penderitaan pemuda itu terhenti dan ia terjatuh ke tanah. Hanya kerangka tanpa daging yang tersisa dari tubuh pemuda itu. 

Monster-monster itu berlari ke sisinya dan mulai makan dengan berisik. Mereka melahap setiap potongan daging dan organ yang sudah terlepas dari tulang pemula itu; bahkan tidak ada setitik darah pun yang terlihat setelah mereka selesai berpesta dengan daging pemuda itu.  2A5Qe

Setelah memuaskan diri mereka, monster itu tidak lagi menaruh perhatian pada makhluk hidup yang berada di dalam kuil dan mereka segera pergi, seolah mereka tidak pernah berada di sana sejak awal. 

Suasana di dalam kuil sangat mengerikan dan muram. Tidak ada seorangpun yang berbicara dan semua orang tidak bergerak. 

“Apa yang baru saja terjadi?” Akhirnya, seseorang bertanya-tanya dengan bodoh. “Makhluk apa mereka itu …”

Meng Yu: “Siapa yang tahu?” atCM3

“Apa kita masih bisa pergi?” Xu Jin gemetar ketakutan. Dengan suara serak penuh kengerian ia bertanya, “Apa kita akan mati jika kita mencoba keluar?”

“Mungkin tidak.” Lin Qiushi bergumam. “Kita semua setuju untuk menemui pemandu wisata di luar; omong-omong, sudah hampir tiba saatnya bagi wanita itu untuk sampai.”

“Kita harus keluar? Bagaimana jika turun hujan lagi?” Hati Xu Jin tidak dapat tenang. Mayat yang tercerai berai di ambang pintu membangkitkan ketakutan semua orang yang melihat pemandangan mengerikan tersebut, menyebabkan darah mereka menjadi dingin.

“Seperti yang kubilang, pintu itu tidak mungkin meninggalkan kita di jalan buntu dimana kita tidak punya pilihan lain selain mati.” Keadaan ini tidak membingungkan Meng Yu; ia dengan tenang menerima hasil dari situasi ini; seolah situasi ini wajar. “Jika semua orang melakukan hal yang sama, aku dapat menjamin seratus persen bahwa tidak ada seorangpun yang akan celaka.” fzZpu0

Setelah mendengar perkataannya, Ruan Nanzhu terkekeh ringan. Lin Qiushi bertanya alasan tawanya, tapi Ruan Nanzhu hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, “Meng Yu ini adalah seseorang yang cukup menarik.”

Lin Qiushi tidak mengerti makna di balik perkataannya dan ia jelas tidak paham mengapa ia akan menyebut orang lain ‘menarik’.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Menurutmu apa yang akan terjadi jika semua orang melakukan kesalahan yang sama seperti bocah itu?” Ruan Nanzhu bertanya dengan suara pelan.

“Kita semua akan mati?” Lin Qiushi berkata. “Tapi bukankah dia bilang tidak mungkin kita semua akan mati?” Q7KW39

Ruan Nanzhu: “Itu benar. Tapi monster itu dapat membunuh siapa saja yang mereka mau. Selama seseorang masih hidup, mereka bisa melakukan apapun yang mereka inginkan pada yang lain.”

Lin Qiushi: ” … “

Ruan Nanzhu: “Sekarang, pertanyaannya, mengapa Meng Yu dengan sengaja menyesatkan semua orang?”

Lin Qiushi merenung dalam diam.  yoFA1M

Sambil keduanya berbicara satu sama lain, suara jernih pemandu wisata mereka menggema dari luar. Ia berteriak riang, “Berkumpul! Berkumpul! Semuanya, cepat keluar! Aku hanya akan menunggu kalian selama lima menit.”

Mendengar suara pemandu wisata, semua orang menghela napas lega. Yakin jika mereka keluar sekarang akan baik-baik saja, kerumunan itu perlahan keluar dari kuil.


Catatan Penulis:

Aku asal memutuskan romance dan gore untuk ditulis. *Author menyalakan sebatang rokok dengan keren untuk menghormati perubahan hidupnya*. Teman-teman, mari kita tidak terlalu mengambil tiap detail novel ini ke dalam hati, karena novel ini benar-benar tidak boleh dibawa terlalu serius.  e02dwZ

Sekarang, aku akan menjelaskan peraturan dari pintu dengan detail:

Pintu-pintu ini mirip dengan ujian masuk yang dibagi menjadi dua belas level, dan kesulitannya bertambah di setiap levelLevel 1 adalah level yang termudah dan yang tersulit adalah level 12. Jadi, Ruan Nanzhu sudah menyelesaikan “ujian” kesepuluhnya, jadi ketika ia kembali dari ‘ujian’ kelima (yaitu pintu Cheng Qianli), itu tidak dihitung. Seseorang hanya dapat melewatkan pintu apabila mereka berada dalam kondisi khusus. Mereka bisa menyebrangi beberapa pintu, sama seperti Lin Qiushi dapat menumpang di pintu Cheng Qianli. Karena Lin Qiushi menumpang di pintu Cheng Qianli, Lin Qiushi secara langsung melewatkan dua level (pintu ketiga dan keempatnya) dan melompat dari pintu keduanya menuju ke pintu kelimanya. 

Namun, pintu pertama setiap pemula itu spesial. Bisa dibilang sebagai ‘tes bakat’ atau semacamnya. Semakin dekat seseorang menuju kematiannya, semakin sulit pintu pertama mereka. Sebagai contoh, jika seseorang akan meninggal di menit berikutnya, pintu pertama mereka mungkin seperti pintu kelima bagi orang lain, tidak seperti seseorang yang akan mati beberapa bulan kemudian, yang pintu pertamanya mungkin terasa seperti pintu ketiga orang lain. Ketika seseorang dapat bertahan melalui pintu pertamanya, pintu orang itu juga akan dihitung ulang karena orang itu tidak lagi akan segera meninggal (karena sejak mereka keluar dari pintu pertama mereka telah memperpanjang waktu hidup mereka/waktu kematian). Dengan kata lain, pintu kedua secara teknis merupakan pintu termudah setiap orang. Namun, seiring dengan semakin banyaknya seseorang melalui pintu, kesulitannya akan semakin bertambah, tidak peduli apakah hidup/waktu kematian mereka telah diperpanjang.

Jadi, kecuali para pemula, orang yang alaminya memasuki pintu akan memasuki pintu dengan bersama dengan orang yang kurang lebihnya telah memasuki pintu dalam jumlah yang sama pada dunia yang sama. Maksudnya, mereka yang berada di pintu kelima kurang lebih memang berada di pintu kelima mereka, memberi atau mengambil beberapa pintu. [Beberapa dari mereka mungkin seperti Lin Qiushi, melompat langsung ke pintu kelimanya, beberapa dari mereka mungkin berada pada pintu keempat atau mungkin pintu keenam. Tapi nyaris tidak biasa untuk melihat seseorang yang berada di pintu kesepuluh mereka secara alami memasuki pintu dengan kesulitan level dua.) UwEZJv

Tentu saja, ada lebih banyak pengecualian dan peraturan dan apakah orang lain dapat memasuki pintu dengan objek dan petunjuk akan menjadi spoiler, jadi kita akan lanjut membaca untuk melihat apa yang terjadi dan lebih memahami peraturan-peraturan ini. Sampai nanti, bagaimanapun, aku tidak akan menjelaskan atau menceritakan terlalu banyak. 

Catatan terakhir, kanker hati Lin Qiushi sebenarnya berada di stadium lanjut, tapi berubah menjadi stadium awal setelah ia berhasil keluar dari pintu pertamanya.

Translator's Note

小姐姐 (xiăojiĕjiĕ), tidak ada kata dalam Bahasa Inggris yang memiliki arti yang sama dengan kata ini. Jika diterjemahkan langsung, artinya adalah kakak kecil/saudari kecil yang lebih tua. Biasanya orang China memanggil gadis yang terlihat muda atau seumuran dengan mereka seperti ini. Tapi mengatakan ini secara langsung juga berarti hinaan sebagai ‘pelacur’ dan memanggil wanita yang lebih tua yang seharusnya dipanggil A Yi (bibi) sebagai Jiejie (kakak perempuan) juga akan menyebabkanmu ditampar.

Translator's Note

Penguburan Langit, praktek penguburan orang Tibet dimana mayat ditempatkan di area tinggi dan ditinggalkan agar dimakan oleh burung pemakan bangkai atau pemangsa lain. dfby7

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!