English

Seekor Ikan Koi Abadi Akan Segera Debut!Chapter 10

1 Comment
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Empat juri dan mentor akan memberi nilai setelah penampilan berakhir.

Kemudian nilai tersebut akan diambil rata-rata yang menjadi skor akhir peserta. 6Nv750

Skor tersebut adalah penentu dari peringkat masing-masing anggota, dan nantinya para member akan dibagi lagi menjadi beberapa grup.

Grup An Zihan dan Chang Siyin beranggotakan empat orang, dan baru dibentuk sebulan yang lalu. Sehingga kerjasama mereka tidak terlalu rapi, tetapi mereka memiliki fondasi yang baik, dan kinerja mereka luar biasa.

Please visit langitbieru (dot) com

Meski An Zihan tidak terlihat serius ketika hari-hari biasa, ia tetap memiliki bakat menyanyi dan menari. Selain itu, dia belajar sejak kecil. Dari semua anggota grup, dia adalah yang paling menonjol.

Saat keempat juri memberikan komentar, mereka semua memuji An Zihan. An Ziyan kemudian dengan senang hati mengumumkan skor akhirnya. b3kRL2

An Zihan mencetak 87.

Chang Siyin mencetak 74.

Qiao Nuo [yang membenci Su Jinli], mencetak 65 poin.

Member terakhir mencetak 63 poin. RykJL0

Nyaris tidak lolos.

Su Jinli kebagian tampil di urutan ke lima puluh delapan, dan setelah ia tampil sudah tidak ada peserta lagi.

Semua kontestan yang akan tampil di atas panggung wajib memperkenalkan diri. Kemudian juri akan melempar beberapa pertanyaan, baru setelah itu mereka melakukan pertunjukan dan juri memberi nilai.

Ketika giliran Su Jinli tiba, hari sudah sore. oOeFIQ

Su Jinli naik ke atas panggung dengan perasaan sedikit gugup. Khawatir tidak bisa menampilkan bakat yang sudah ia pelajari selama setengah tahun.

Hou Yong dan De Ge memujinya karena mereka semua berasal dari Guyu Studio. Tapi bagaimana dengan pendapat orang lain?

Dia sudah melihat penampilan para peserta sebelumnya, dan tiba-tiba menyadari bahwa dirinya memiliki banyak kekurangan, dan masih ada celah yang harus ia perbaiki.

Su Jinli merasa gelisah dengan penampilan perdananya, dan juga tertekan oleh pertunjukan kontestan sebelumnya. s8x2Uy

 

Di sisi lain, dia takut pada An Ziyan.

Nyalinya ciut ketika dihadapkan dengan kakak-beradik itu. Bertanya-tanya, jangan-jangan mereka suka makan ikan.

Setelah ia melewati lorong yang panjang untuk menuju panggung, Su Jinli menarik semua perhatian juri. Xo2rd

An Ziyan tidak terkejut ketika melihatnya. Hanya saja, pakaian Su Jinli membuatnya silau.

Sebelum naik ke atas panggung, seseorang menyerahkan mikrofon kepada Su Jinli dan memberitahunya dengan suara pelan bahwa mikrofon telah dinyalakan. Ketika dia naik ke atas panggung, dia mendengar An Ziyan bertanya kepadanya, “Kostummu sangat menarik dan orang-orang tidak akan pernah lupa.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Su Jinli mengambil mikrofon dan menatapnya dengan waspada Setelah beberapa saat, dia menjawab kata “En”.

An Ziyan tidak memiliki pengalaman sebagai pembawa acara, jadi dalam situasi ini, dia biasanya tidak tahu bagaimana menjawabnya. oh9xOm

Tetapi ketika dia memandang Su Jinli, dia merasa pemuda ini sangat menarik, dan kemudian bertanya: “Mengapa kau memilih kostum seperti itu untuk berpartisipasi dalam audisi?”

Su Jinli dengan jujur ​​menjawab: “Untuk menyesuaikan dengan tema lagu yang ingin aku nyanyikan, dan agensi juga punya ide yang sama.”

“Bisa dijelaskan maksudnya ?”

Su Jinli tersenyum malu-malu dan menjawab, “Ahh, agensiku menyewa make up artis.” Ha3RDT

An Ziyan tidak menyangka Su Jinli dengan terang-terangan mengatakan ini. Yang mana membuatnya terkejut untuk beberapa saat. Dibuat bingung, apakah anak ini sedang melucu atau memang polos dari asalnya.

Dia selangkah lebih dekat ke Su Jinli dan bertanya, “Apa yang ingin kau tunjukkan dengan penampilan seperti ini?”

Perasaan takut Su Jinli belum hilang, jadi tanpa sadar melangkah mundur saat menjawab pertanyaan An Ziyan: “Menonjolkan sisi pemuda masa lalu yang lembut, dan sangat tampan.”

Setelah mendengar ini, An Ziyan merasa terhibur, dan tak berhenti tertawa. t4Kkp3

Beberapa juri pun ikut tertawa terbahak-bahak, karena lelucon Su Jinli.

An Zihan yang duduk di kursi penonton tak bisa menahan tawanya: “Anak ini sedikit menarik.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Jtjcu Vlslc peuj wfcujcuuex, xjgfcj vlj ajte jvj xjwfgj vl rlcl, vlj wfcufcvjilxjc rlxjqcsj: “Cxe gjrj vlj wfwjcu mbmbx .”

Ijcu Tl wfcujwyli olif Ve Alcil vjc yfgajcsj, “Vevjt yfgjqj ijwj xje pjvl agjlcff?” LMOvuy

“Begjcu vjgl rfafcujt ajtec.”

“Dfiew ijwj, sj. Ufgcjt wfcpjvl agjlcff vl qfgerjtjjc ijlc rfyfiewcsj?”

Ve Alcil wfcuufifcuxjc xfqjijcsj.

“Kau benar-benar sangat pemberani mengikuti audisi sepagi ini ketika pengalamannya baru sebentar. Aku membaca filemu baru berumur 18 tahun. Kau masih bisa menunggu beberapa tahun lagi.” Zang Yi melanjutkan. v21CN5

“Sebenarnya, agensiku sudah merugi sejak didirikan. Mereka berharap aku bisa populer dan menyelamatkan perusahaan.”

“Sangat menyedihkan? Apa biasanya kau berlatih?”

Story translated by Langit Bieru.

“Iya. Aku pergi ke kelas pelatihan terdekat dengan sepeda dan belajar dengan siswa yang lain. Mereka bukan trainee sebuah agensi, tapi datang untuk menurukan berat badan.”

Setelah mendengar ini, Zang Yi merasa kisah Su Jinli sangat luar biasa, sampai dia terbengong-bengong. 5Xlf7V

An Ziyan juga tidak bisa berhenti bertanya: “Apa agensimu tidak memberi paket lain?”

“Apa itu ‘paket’?”

“Misalnya, paket pelatihan bahasa dan tingkah laku, tim PR, serta memegang akun Weibo milikmu, menulis berita dan juga mengambil beberapa fotomu.” Ketika An Ziyan menjawab, ia sambil berjalan ke arah Su Jinli. Ia ingin berdiri di sampingnya, agar terlihat bagus di depan kamera ketika mereka berdampingan.

Su Jinli tetap mengelak, dan bergeser satu langkah sambil menjawab, “Manajer Yong membelikanku masker wajah.” BStKjC

An Ziyan yang merasa Su Jinli semakin jauh, meraih pergelangan tangannya, dan menyeret Su Jinli untuk kembali ke tengah panggung, lalu berkata: “Jangan bersembunyi, apa yang ingin kau lakukan di bawah panggung? apa kau takut denganku?”

“Tidak!!” kata Su Jinli sambil terus menggelengkan kepalanya, “Kau sangat baik hati.” Sambungnya. Walaupun bibirnya berkata demikian, tapi Su Jinli tidak sabar ingin berlari dan sembunyi.

Seperti….

An Ziyan tidak mengganggunya lagi. Ketika mereka sampai di tengah panggung, ia melepaskan genggamannya. qFMjLn

Saat ini, Han Kai bercerita ketika dia masih muda, dia tidak pernah berlatih, hanya karena dia sangat menyukainya, dia berlari untuk mengejar mimpinya.

Zang Yi mengangguk: “Pada kenyataannya, keadaan ini sangat normal untuk peserta amatir. Hanya saja aku tidak menyangka jika sebuah perusahaan mengirimkan trainee seperti ini untuk audisi. Tidak ada pengemasan secara profesional.”

Memang benar, jika seorang trainee sudah dikemas sedemikian rupa oleh agensi dengan berbagai keterampilan, maka tidak ada jawaban seperti yang diucapkan oleh Su Jinli.

Su Jinli berkata dengan jujur dan terang-terangan yang mana membuat para juri berpikir bahwa ia sangat menarik. AIWsNk

Mungkin, di mata banyak orang, ini agak konyol, alias tidak biasa.

Setelah beberapa saat, mereka memberi isyarat bahwa Su Jinli bisa mulai pertunjukannya.

Semua orang siap untuk melihat penampilan memalukan dari seorang Su Jinli.

Selain karena jawaban Su Jinli barusan, juga agensi tempat bernaung Su Jinli tidak profesional, dan kesan mereka terhadap Su Jinli masih biasa saja. nL5fdO

Tapi, semua orang dibuat terkejut dengan penampilan Su Jinli.

Suaranya sangat jernih, ringan dan merdu saat bernyanyi.

Please visit langitbieru (dot) com

Seperti ciuman bidadari yang menyentuh hingga ke dalam jiwa dan mengguncangnya dengan hebat.

Puncaknya pada tarian Su Jinli yang terlihat tidak sulit. Tiba-tiba sebuah kipas muncul dari lengan bajunya. Dengan anggun Su Jinli menari dengan kipas itu. IoQcU

Tarian Su Jinli disebut dengan Tai Chi Shan. Gerakannya tegas namun lembut. Seperti iring-iringan awan dan aliran air. Pakaiannya mengambang dengan jejak bebas dan mudah.

Gerakannya cukup kuat, membuka dan menutup, tetapi juga menguasai keseimbangan tubuh, kita bisa melihat bahwa ia memiliki landasan seni bela diri.

Apalagi di bagian akhir, beberapa jungkir balik membuat beberapa peserta yang hadir bertepuk tangan.

Pemuda ini sangat berbakat. 5a 4SO

An Ziyan berdiri di tepi panggung dan mencubit hidungnya dengan tidak nyaman, dia selalu merasa bahwa rasa di atas panggung sangat harum bahkan dia merasa sedikit tidak wajar.

Wangi yang cukup memabukkan.

Diterjang oleh bau sedap dan sekaligus penampilan Su Jinli yang luar biasa, perhatian An Ziyan tak kemana-mana. Matanya mengikuti setiap gerakan yang ditimbulkan oleh Su Jinli.

Su Jinli terlihat tampan dan lincah, yang akhirnya membuat hati para juri bertambah semangat. Ydyqro

Chang Siyin diam-diam kaget, dia selalu berpikir kalau kemampuan Su Jinli kurang bagus, sehingga tersingkir saat mengikuti audisi di Agensi Muzitao.

Seperti yang dikatakan Mr. Hu, Su Jinli tidak berani menyanyi.

Namun begitu Su Jinli membuka bibirnya, mereka kaget. Nyanyian Su Jinli sungguh indah, yang membuat kegagalan Su Jinli memasuki Agensi Muzitao menjadi tak terbayangkan.

“Kenapa dia tidak lulus waktu itu? Apakah para mentor di perusahaan itu buta?” Tanya An Zihan. GI9ueY

Chang Siyin malu….

Ia tidak hanya meremehkan saudaranya, tapi juga perusahaannya.

Wajah Qiao Nuo agak tidak wajar…..

Setelah beberapa saat, An Ziyan kembali sadar dan kembali ke panggung. Han Kai bertanya pada Su Jinli: “Aku ingin mendengarmu menyanyikan gaya lagu lain. Bisakah kau menyanyikannya?” KLThCY

Su Jinli mempelajari beberapa lagu, jadi dia menyanyikan lagu yang diberikan De Ge sebelumyna, dan para juri mengangguk setelah mendengarnya.

Zang Yi, seorang juri tari, bertanya, “Bisakah kau menari yang lain?”

Please visit langitbieru (dot) com

Su Jinli mengangguk, lalu dengan hati-hati bertanya: “Bolehkah aku melepas mantelku?”

“Apakah kostumnya terlalu panas?” Tanya An Ziyan. OR7mqT

“Karena tadi pagi aku merasa kedinginan, jadi aku pakai celana musim gugur. Tapi sekarang agak panas.” Su Jinli menjawab dengan jujur.

Kali ini, Su Jinli sukses membuat semua orang tertawa lagi.

“Lepas.” An Ziyan datang untuk membantu Su Jinli membuka pakaian, dan kemudian mengambil mantel Su Jinli. Dia sangat perhatian, dan lagi karena tidak ada gantungan An Ziyan menaruh di lengannya.

Kostum Su Jinli terdiri dari dua lapis. Bagian dalam adalah baju putih tanpa lengan, dipadankan dengan celana longgar. sFyOu0

An Ziyan berdiri di sampingnya, memegang mantelnya. Setelah beberapa langkah, dia bertepuk tangan sekali dan berkata, “Music!”

Su Jinli tidak mengerti bahasa Inggris, tapi dia bisa mendengar musik barat dengan baik. Dia belajar menari hip-hop dengan gurunya sebentar di kelas kursus menari.

Setelah lagu dimulai, ia melakukan street dance dadakan mengikuti irama musik.

Lagu yang dimainkan berjudul ‘Sudder’. Dua puluh detik pertama iramanya masih lambat,  tapi semakin cepat dan intens hingga menit ke 2:32. We0XxQ

Su Jinli seperti menyatu dengan iringan lagu, ia melakukan popping dance. Gerakannya cepat dan tepat. Ia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan dengan musik yang mengiringi tariannya, membuat penonton dan juri bertepuk tangan meriah.

Streed dance kali ini sangat berbeda dengan Tai Chi Shan. Bertolak belakang dari mulai ketrampilan relaksasi otot yang cepat, hingga kontraksi setiap gerakan, yang mana membuat seluruh panggung bergetar.

Su Jinli memang baru belajar dan menjadi trainee selama setengah tahun, tapi penampilannya kali ini bisa dibilang sukses.

“Wow.” Zhang Yi tak bisa menahan sorakan, “Tampan.” Kata-kata pujian meluncur darinya. Setelah tiga kali memuji pertunjukan Su Jinli, ia menundukkan kepala dan menulis skornya. NSd4rY

“Cepat sekali?” An Ziyan bertanya-tanya setelah melihat Zhang Yi yang sudah memberikan nilai kepada Su Jinli.

“Ya, betul.”

An Ziyan menoleh untuk melihat Su Jinli, mengembalikan pakaiannya, dan kemudian bertanya, “Apa ada bakat yang bisa ditunjukkan?”

“Ya, ada. Tapi manajerku bilang harus digunakan untuk misi penyelamatan saat akan tersingkir.” HS dTC

“Aku jadi penasaran. Kalau kau tidak menunjukkannya, kau akan tereliminasi.”

“Aku sudah membaca ketentuan audisi. Aku tidak akan tersingkir di babak ini.”

Langit Bieru.

An Ziyan yang gagal membodohi Su Jinli bertanya lagi, “Yang lainnya?”

Tiba-tiba terpikir olehnya bahwa Hou Yong memujinya ketika dia berkata dia bisa memainkan alat musik, jadi dia menjawab, “Aku bisa memainkan seruling.” ETlgyW

An Ziyan lagi-lagi dibuat terkejut dengan jawaban Su Jinli. Sebisa mungkin ia menahan tawa, pada akhinya sudut bibirnya tersungging sebuah senyuman.

An Zihan yang memlihat sekelebat ekspresi An Ziyan, ia menunjuk layar dan memberitahu Chang Siyin yang berduduk di sampingnya, “Kakakku ingin menjadi gay.”

“Er …” Chang Siyin belum pernah melihat seorang adik yang membuka rahasia kakaknya.

“Kakakku sangat menyukainya.” An Zihan berkata lagi. K3f1kw

“Ahh? Tahu dari mana?” Chang Siyin kaget saat mendengarnya dan kemudian bertanya, selain itu dia juga merasa iri.

“Kakakku tidak suka bicara panjang lebar dengan orang yang dia tidak suka. Sudah bisa ditebak. Sekarang dia berubah cerewet, remnya jebol.”

Chang Siyin tidak menanggapi bualan An Zihan. Memang sih, peserta sebelumnya termasuk dirinya sangat cepat saat tampil, berbeda dengan Su Jinli yang sampai detik ini masih di atas panggung.

Nilai yang diberikan para juri kepada Su Jinli : sembilan puluh satu. NkFAap

Nilai tertinggi saat ini.

Setelah Su Jinli membungkuk memberi hormat, ia berjalan menuruni tangga panggung dan menuju kursi penonton. Ia melihat An Zihan melambaikan tangannya. Hanya saja ia enggan duduk di samping An Zihan. Tapi kalau ia menolak, apa An Zihan akan merasa dipermalukan? Jadi ia membalas lambaian tangan An Zihan dan memilih pojok kursi penonton untuk duduk.

An Zihan tak peduli dengan Su Jinli yang menanggapinya dengan biasa saja. Dia kemudian menghampiri Su Jinli dan duduk di sampingnya, lalu tersenyum dan bertanya, “Bisakah kau meminjamkan mantelmu?”

Su Jinli tak berdaya, jadi dia menyerahkannya kepada An Zihan. Dan pemuda itu membolak-balik mantel hijau itu kebingungan. Tentu saja An Zihan tidak bisa memakainya dengan benar. Su Jinli mengingatkannya dengan nada pelan: “Ohh…tanganmu salah masuk, ini seharusnya ada di atas.” B5PpdS

“Iyakah?”

“Hemm.” Su Jinli mengangguk pelan, dan membantu An Zihan merapikan mantel miliknya. Setelah berhasil, An Zihan bertanya kepada Su Jinli, “Bagus tidak?”

“Hengg… hijau dan tampan.”

“Ck…tidak terdengar seperti sebuah pujian.” fdDY9g

Tak lama kemudian seorang kontestan naik ke atas panggung. Kabarnya dia adalah peserta dengan talenta terbaik di antara para peserta audisi.

“Agensi Boluo benar-benar luar biasa.” Komentar An Zihan sembari memangku dagunya.

Story translated by Langit Bieru.

“Boluo? Buah Nanas?” Su Jinli tampak bertanya-tanya.

“Nah, salah satu dari tiga perusahaan besar.” Wdrp7s

Su Jinli sesaat terdiam. Ternyata bukan hanya agensi Muzitao yang memiliki arti buah-buahan, tapi juga Boluo agensi yang memiliki arti buah Nanas.

Jangan-jangan selama ini aku salah agensi? Ah.. bodohnya aku.

Wu Yu, yang adalah trainee dari Boluo Agensi mencetak skor 94 poin, melampaui nilai Su Jinli. Tapi karena ia masih merenungi kebodohannya, Su Jinli tidak bereaksi apa-apa, dia bahkan tidak tahu jika seorang fotografer sedang mengambil gambarnya secara close up.

“Si Wu Yu ini…kemampuannya membuatku tercengang.” An Zihan berkata sambil tersenyum. SDodmp

“Tariannya sangat bagus…” kata Su Jinli menimpali sambil menarik napas setelah otaknya kembali sadar.

“Biasa aja.” Kata An Zihan melengkungkan bibirnya.

“Dia juga sangat tampan.”

“Biasa aja.” D1yvE2

Ketika Wu Yu berjalan ke arah kursi penonton, Su Jinli menahan napasnya. Satu orang lagi yang memiliki energi Yang. Hanya saja tidak seseram kakak-beradik dengan nama depan An.

Semua pertunjukan sudah selesai. Dan semua peserta tidak ada satupun yang beristirahat untuk makan malam. Karena menurut kabar audisi ini akan ditanyangkan dalam dua episode.

Setelah semua peserta audisi duduk, An Ziyan mengambil mikrofon untuk menutup acara, dan di akhir pidatonya ia mengumumkan sesuatu yang mengejutkan semua orang.

“Aku khawatir semua orang di sini tidak tahu bahwa ketika kalian masuki venue, ada banyak kamera yang diarahkan ke kalian.” PCEIQ

Mendengar kalimat ini, banyak dari peserta yang merasa bingung.

“Setelah memasuki arena, ada cermin di lorong dan di ruang tunggu. Semuanya adalah cermin perspektif satu sisi. Ada kamera tersembunyi di balik cermin. Begitu kalian memasuki arena, ada kamera yang merekam percakapan dan perbuatan kalian.” Ketika An Ziyan berbicara dengan mikrofon, dia sepertinya memiliki pandangan khusus pada An Zihan.

 

  0ExT7c

 

 

Story translated by Langit Bieru.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

1 comment