English

Merebut MimpiCh159 - Pohon Raksasa

1 Comment

Penerjemah: Jeffery Liu


“Ketika kamu datang ke sini, itu membuktikan bahwa kamu akan mati. Kemana lagi kamu akan pergi?” YHC9Zl


“Omong kosong.” Di ruang penelitian bawah tanah, para peneliti melihat Ren Chong memberontak tak terkendali di kursi.

“Intervensi realitas, cepat! Kejutkan dia dengan arus untuk membebaskannya dari kesulitan!”

Please visit langitbieru (dot) com

Listrik mulai mengalir melalui elektroda yang menempel di lengan Zhou Sheng; tubuh Zhou Sheng langsung mulai kejang-kejang tak terkendali.

Yu Hao berdiri di ruang semen dan menatap dirinya yang gelap dengan linglung. DiMW7Q

“Kamu muncul lagi.” Yu Hao mengamatinya dan bertanya dengan heran, “Kapan kamu kembali?”

Dark Yu Hao duduk di depan kompor arang, menghangatkan kedua tangannya di dekat api. “Setiap kali kamu meragukan dirimu sendiri. Aku tidak akan pernah menghilang.”

“Aku tidak ingin kamu menghilang,” kata Yu Hao, “Aku tahu itu juga tidak mungkin.”

“Apa kamu ingin pergi mencari Zhou Sheng?” Dark Yu Hao berkata perlahan, “Apa kamu bisa menyelamatkannya? Dirimu?” TSwUs0

Yu Hao melihat sekeliling; ketika dia masuk, pintunya sudah tertutup. Pada saat ini, sepertinya hanya ruangan kecil ini yang tersisa di dunia spiritualnya.

“Ketika kamu datang ke sini,” kata Dark Yu Hao lagi, “itu membuktikan bahwa kamu akan mati. Kemana lagi kamu akan pergi?”

“Aku mengerti.” Yu Hao berkata, “Tetapi bahkan jika hanya ada sedikit kesempatan, aku tidak akan menyerah.”

Dark Yu Hao mencibir. Yu Hao melanjutkan, “Ayo ba, kembalilah padaku.” cdgHVu

Mata Dark Yu Hao melebar, dan dia langsung tercengang. Yu Hao berkata, “Aku butuh bantuanmu sekarang, bantu aku membuka pintu ini.”

“Jika kamu terus berjalan dari sini,” kata Dark Yu Hao, “Kamu mungkin tidak akan pernah bisa kembali lagi.”

“Ayo.” Yu Hao tersenyum, “Aku tidak takut.”

Dark Yu Hao terdiam. Yu Hao hanya menunggu dengan sabar, dan pada akhirnya, dirinya yang gelap bangkit dan berjalan menuju Yu Hao. Yu Hao menyambutnya dengan tangan terbuka; keduanya melintas ke satu sama lain untuk sesaat dan bergabung menjadi satu. 9ucLIp

Di dalam ruangan semen, kilatan cahaya melintas; pintu lain muncul. Yu Hao berjalan ke sana, dan seperti saat dia dan Zhou Sheng mendorong pintu ini terbuka bersama sebelumnya, dia meninggalkan alam bawah sadar dan tiba-tiba memasuki ruang kesadaran yang lebih dalam.

Dunia seolah telah berubah menjadi kosmos berbintang — di balik pintu itu, sebuah pohon raksasa yang bersinar dengan cahaya yang kuat muncul! Yu Hao muncul di salah satu daun, dan masih ada cahaya pelindung yang muncul di sekelilingnya.

“Berhasil!” Yu Hao berteriak, “Aku berhasil!”

Tapi tidak ada yang datang untuk berbagi kegembiraan bersamanya. Yu Hao berlari cepat di sepanjang daun ke batang, lalu ke cabang dan dahan. Dia mencari di semua tempat dan bergumam pada dirinya sendiri, “Selanjutnya aku harus menemukan mimpi Zhou Sheng… Daun yang mana itu?” VyqU7v

Di bagian atas batang pohon di kejauhan, cahaya terang muncul.

Yu Hao, “……”

Please visit langitbieru (dot) com

Yu Hao tanpa sadar berbalik dan melesat menuju cahaya terang itu.

“Dingin sekali…” Yu Hao bisa merasakannya; dibandingkan dengan dunia reruntuhan ingatan yang lebih dalam, tempat ini memiliki semacam hawa dingin yang bisa menembus kulit, darah, dan bahkan tulang seseorang. Hanya berlari menuju cahaya terang membuatnya merasa sedikit lebih baik. FMl0 h

Saat dia berlari, dia mencari dunia yang mungkin milik Zhou Sheng di cabang-cabangnya. Daun yang tak terhitung jumlahnya melayang di pohon raksasa dunia ini, jatuh ke dalam kehampaan, lalu menghilang sepenuhnya. Daun baru yang halus kemudian perlahan mulai tumbuh menuju sinar matahari yang tumpah dari atas.

Dia tahu di bagian mana alam bawah sadar Zhou Sheng yang terkait dengan pengalaman kematian—itu adalah ilusi yang muncul karena tenggelam ketika dia mengambil Roda Gagak Emas saat masih anak-anak. Jika dia bisa menemukan daun itu, dia mungkin bisa memasuki mimpi Zhou Sheng — dia bisa keluar dari dasar air. Tapi bagaimana dia bisa masuk? Mungkin mengingat sensasi tenggelam karena tidak bisa berenang bisa membuatnya menemukan resonansi saat itu dengan Zhou Sheng di lapisan kesadaran yang dalam?

Saat Yu Hao berlari, dia meninggalkan banyak cabang, tetapi dia masih tidak dapat menemukan daun Zhou Sheng. Semua daun ini terlihat sama, jadi dia tidak bisa membedakannya.

Pasti ada jalan… pikir Yu Hao. Ada banyak hal yang belum dia pikirkan dengan jelas, jangan cemas… xaIPwz

Dia perlahan berhenti berlari dan melihat pemandangan di depannya dengan takjub.

Dia meninggalkan cabang tertinggi dari pohon itu; ada langkah-langkah yang datang dari semua sisi. Dia menaiki tangga dan tiba di puncak, lalu menghadap matahari yang menyinari pohon raksasa dunia ini——itu adalah Roda Gagak Emas lainnya.

“Aku benar-benar bisa melihatmu di sini?” Yu Hao mengucapkan dengan tidak percaya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Pcl jvjijt veclj xfalvjxrjvjgjc xbifxalo.” Vfyejt rejgj juecu wfcpjkjy, “Zjcerlj, tfkjc, rfwej wjxtiex tlveq vfcujc xftfcvjx yfyjr, ijqlrjc xfrjvjgjc afgvjijw wfgfxj rjilcu yfgteyecujc vl rlcl. Pj alvjx wfwlilxl gfqgfrfcajrl xbcxgfacsj rfcvlgl, afajql vjijw xbuclrlwe, lae vlcsjajxjc rfyjujl ‘qbtbc yfrjg veclj’.” AEHF93

“Ebvj Xjujx Swjr!” Te Ljb afgmfcujcu, “Bjwe ylrj ylmjgj?”

“Gl afwqja lcl, xfrjvjgjc xlaj afijt rfqfcetcsj afgqlrjt, vjc lcafgqgfajrlwe afcajcu vlglxe jvjijt ‘rejgj’, sjcu wfgeqjxjc rjijt rjae vjgl fcjw lcvfgj.” Vejgj Ebvj Xjujx Swjr yfgxjaj, “Bbgfxabg, wfcujqj xjwe jvj vl rlcl?”

Yu Hao menatap Roda Gagak Emas dengan tatapan kosong. “Tunggu, kamu masih hidup? Maksudku, apakah kamu AI? Aku mencari Zhou Sheng …”

Tiba-tiba, gelombang cahaya keemasan muncul di depannya yang menyebar di sekelilingnya. Di tengah gelombang cahaya, sosok Zhou Sheng yang bersinar muncul. Dia berjalan menuju Yu Hao dan berkata, “Korektor.” LWiz0m

“Zhou Sheng!” Yu Hao berkata dengan penuh semangat, tetapi dia dengan cepat mengerti bahwa ini hanyalah gambar yang telah dibuat oleh Roda Gagak Emas.

Roda Gagak Emas memandang Yu Hao dengan tenang. Yu Hao menjadi tenang dan berkata, “Aku tahu ini adalah ketidaksadaran kolektif; itu menghubungkan mimpi semua orang, dan itu adalah alam mimpi dunia. Aku ingin menemukan mimpi Zhou Sheng melalui itu dan memasuki mimpinya. Apa kamu tahu apa yang terjadi?”

“Pengawas.” Roda Gagak Emas menjawab.

“Ya! Ya!” Yu Hao menjawab. ruyn5z

Kemudian, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Roda Gagak Emas berbalik dan berjalan menuruni tangga. Yu Hao mengikuti dari belakang. “Kamu bisa berkomunikasi dengan kami! Kenapa kamu tidak pernah berkomunikasi dengan kami sebelumnya?”

“Energi,” kata Roda Gagak Emas, “Kurangnya energi yang dibutuhkan membuatku tidak mungkin mengaktifkan beberapa fungsi. Aku hanya bisa mengaktifkan fungsi pencarian kata kunci dan berkomunikasi dengan kalian melalui kategori persepsi terakhir.”

Please visit langitbieru (dot) com

Yu Hao, “Bisakah kamu bergegas? Aku khawatir kita akan kehabisan waktu, berapa banyak waktu yang telah berlalu?”

“Di dunia ketidaksadaran kolektif, waktu di dunia luar diam.” Roda Gagak Emas menjawab. hxIWse

Yu Hao berpikir itu bagus. Dia bertanya, “Lalu mengapa kita bisa berkomunikasi sekarang? Karena dunia bawah sadar kolektif?”

“Bukan.” Roda Gagak Emas berjalan menuruni tangga dan menuju cabang. Mengucapkan, “Karena salah satu dari jenismu menuntutku. Kompilasi bahasa, gangguan kesadaran dan modul ekstensi lainnya telah dipulihkan menjadi mode yang tersedia. Namun, CPU belum mendeteksi sumber energi untuk adaptor.”

“Menuntut?” Yu Hao berkata, “Siapa yang menuntutmu?”

“Meminjam bagian dari kesadaran Pengawas.” Roda Gagak Emas memunculkan gambar memori — di dalamnya adalah perspektif Zhou Sheng. Dia melihat proses Roda Gagak Emas dilarutkan dan diisi. Yu Hao langsung berhenti bergerak. “Apa yang ingin mereka lakukan? Tunggu… tiba-tiba aku memikirkan sesuatu.” lhL dA

Yu Hao melirik Roda Gagak Emas yang bersinar dengan tubuh manusia yang telah berubah menjadi Zhou Sheng; dia menyadari bahwa dia sekarang berbicara langsung dengan AI Roda Gagak Emas, artinya, bagi manusia, orang ini setara dengan Dewa yang mahakuasa! Bisakah dia memeluk pahanya dan membuatnya membuka lebih banyak hak untuk Yu Hao? Dengan begitu dia tidak perlu mencari Zhou Sheng lagi!

“Apa kamu bisa memberiku semacam kekuatan lain?” Yu Hao bertanya, “Aku harus mengeluarkan Pengawas, kalau tidak, aku tidak tahu hal gila macam apa yang akan dilakukan Ren Chong terhadapmu!”

Roda Gagak Emas berkata, “Tolong sebutkan. Korektor, izin apa yang kamu perlukan untuk aku buka?”

“Tidak, tidak.” Yu Hao berkata, “Biarkan aku memilah pikiranku dulu, ini terlalu rumit.” Ju2w1t

Roda Gagak Emas melanjutkan, “Kewenangan Korektor hanya dapat disesuaikan setelah Pengawas mengajukan permohonan ke CPU. Perintah tidak bisa langsung dibuat di sini.”

“Sebenarnya kamu ini apa?” Yu Hao bertanya, “Tunggu sebentar. Konversi instruksi. Aku membutuhkan akses ke beberapa informasimu.”

Roda Gagak Emas berhenti bergerak. Dia berbalik dan menghadap Yu Hao. Melihat wajah Zhou Sheng yang familier, Yu Hao mengerutkan kening dalam-dalam dan bergumam, “Ceritakan tentang asal-usulmu, fungsimu, serta apa yang harus aku lakukan sekarang untuk membawa Zhou Sheng kembali.”

‘Zhou Sheng’ yang bersinar dengan cahaya keemasan tersebar dengan ledakan dan berubah menjadi adegan yang tak terhitung jumlahnya yang mengelilingi Yu Hao — setiap satu dari mereka adalah kenangan yang telah disimpan! vB9eS0

Yu Hao, “……”

Yu Hao hampir berhenti bernapas — ini adalah pemandangan yang berasal dari zaman kuno! Adegan pertama melayang ke arahnya, dan ketika tiba di depannya, dua lingkaran cahaya muncul yang mengelilingi peralatan yang sangat kompleks.

“Apa ini?” Yu Hao bertanya.

“Penciptaku.” Kata Roda Gagak Emas. 5kQySz

“Apakah Ia bentuk kehidupan yang sama sekali berbeda dari kami?” Yu Hao mengulurkan tangan untuk menyentuhnya, tetapi pemandangan itu menghilang.

Roda Gagak Emas menjawab, “Tidak sepenuhnya akurat. Menurut definisi dalam bahasa manusia, ‘bentuk kehidupan’ mengacu pada individu atau kelompok etnis yang dapat menyebarkan dan menggantikan yang lama dengan yang baru. Penciptaku tidak dapat melakukan salah satu dari kegiatan ini.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Kemudian, lingkaran perak yang lebih besar mendarat di lingkungan yang mirip dengan Bumi kuno. Roda Gagak Emas melanjutkan, “17.442 tahun yang lalu.”

Lingkaran perak melepaskan perangkat kompleks yang melayang di atas hutan belantara. Hewan akan menemukannya sesekali dan mencoba menyentuhnya, tetapi gagal. rBaRU6

“Apa niat sebenarnya Penciptamu sampai menciptakan kamu?” Yu Hao bertanya.

“Awalnya, aku diciptakan untuk mengamati kesadaran populasi lain.” Roda Gagak Emas menjawab, “Setelah menemukan planet ini, model reproduksi bentuk kehidupan planet ini dinilai ‘bernilai’. Melalui analisis dan pengambilan sampel kesadaran bentuk kehidupan di sini, diharapkan model reproduksi dari kelompok Penciptaku dapat diselesaikan.”

“Mereka adalah makhluk hidup yang hanya memiliki kesadaran, tetapi tidak memiliki tubuh fisik.” Yu Hao berkata, “Apa mereka ingin menemukan cara untuk berkembang biak sendiri melalui analisis kesadaran manusia dan hewan?”

“Ekstraksi.” Roda Gagak Emas berkata, “Ekstraksi dan interferensi sebagian. Mempelajari cara membuat tubuh individu baru melalui pemisahan kesadaran.” zl 017

“Bagaimana dengan mereka?” Yu Hao bertanya, “Apa Penciptamu masih di Bumi?”

“Aktivitas bintang yang intens menghasilkan ledakan radiasi.” Roda Gagak Emas berkata, “Penciptaku menggunakan aku untuk mengaktifkan penghalang, yang menghabiskan banyak energi dari prosesor. Akhirnya, penghalang itu menghilang, dan Penciptaku terpengaruh oleh gangguan itu dan menghilang.”

“Mati.” kata Yu Hao.

“Definisi yang tidak akurat,” jawab Roda Gagak Emas, “Bagi mereka, tidak ada ‘kematian’ seperti yang didefinisikan oleh manusia.” MBGHiQ

Setelah itu, perangkat ini kehilangan banyak energi dan terkubur di pasir. Dan setelahnya, manusia muncul. Mereka mengambil Roda Gagak Emas yang memiliki struktur yang sangat kompleks dan mempelajarinya dari sudut pandang orang dahulu. Lebih dari 10.000 tahun berlalu, dan Yu Hao melewati adegan-adegan itu dengan cepat. Dia takut dia tidak akan punya cukup waktu pada awalnya, tetapi karena tidak ada konsep waktu di tempat ini, dia berpikir untuk memikirkan semuanya dengan benar terlebih dahulu.

“Orang Bashu kuno.” Yu Hao berkata, “Mereka menemukanmu.”

“Dan setelah melewati otentikasi mekanisme login.” Roda Gagak Emas menjawab dalam kehampaan, “Kecocokan dalam frekuensi terdeteksi.”

Ia adalah pemuda yang dikorbankan; ketika dia telanjang dari ujung kepala sampai ujung kaki, dia berbaring di altar pengorbanan dan sepertinya telah meminum obat aneh. Dia ditawari tempat duduk yang lebih tinggi di depan altar. Perangkat telanjang ini tiba-tiba menyala, yang membuat semua orang yang mempersembahkan kurban begitu ketakutan. ex4wgd

Setelah cahaya memudar, pemuda yang dikorbankan itu duduk dengan ekspresi bingung. Roda Gagak Emas berkata, “4.300 tahun yang lalu, dia menjadi manusia pertama yang lolos otentikasi.”

“Kenapa?” Yu Hao bertanya, “Bagaimana dia melewati otentikasimu? Karena dia hampir mati?”

“Kecocokan dalam frekuensi.” Roda Gagak Emas menjawab, “Benda itu diaktifkan setelah mendeteksi orang yang masuk.”

Yu Hao, “……” HcqkRQ

Yu Hao memiliki dugaan samar bahwa mungkin manusia yang menjadi kurban ini secara tidak sengaja memicu Roda Gagak Emas melalui pengalaman mendekati kematiannya saat dikorbankan. Dia pernah membaca beberapa literatur tentang penelitian mengenai roh seseorang, pada saat ini… apakah kesadaran adalah bentuk yang paling dekat dengan Pencipta asli Roda Gagak Emas?

“Penciptamu tidak memiliki tubuh fisik,” gumam Yu Hao, “Jadi kemiripan yang dimiliki manusia dengan wujud mereka ialah dalam ‘keadaan seperti jiwa’, itulah sebabnya… mereka dapat melewati otentikasi!”

Please visit langitbieru (dot) com

“Tidak bisa dianalisis.”

Yu Hao terus menonton. Orang Bashu kuno dengan hati-hati menempatkan perangkat ini pada selembar kertas emas dengan penyepit, lalu menutupinya dengan yang lain dan mulai mengocoknya, lalu menuangkan larutan paduan yang terbuat dari tembaga dan emas. Setelah proses penempaan tersebut mulai terbentuk, mereka menyerahkannya kepada pendeta muda yang seharusnya menjadi persembahan kurban. Pendeta memakainya di dadanya. 6udtf9

Setelah itu, peradaban orang Bashu kuno berkembang dan Roda Gagak Emas diturunkan dari generasi ke generasi, sampai perang pecah dan negara itu dipisahkan menjadi dua — negara Ba dan Shu. Pendeta terakhir diseret turun dari posisinya, Roda Gagak Emas diambil darinya, lalu dia dieksekusi dengan cara digantung. Setelah perang, Roda Gagak Emas jatuh saat sedang diangkut, dan Sungai Minjiang mengubah alirannya dan menghanyutkannya ke hilir.

Waktu berlalu dengan cepat, sampai Zhou Sheng, yang masih kecil saat itu, menemukannya di lumpur saat berenang di saluran anak sungai. Namun, setelah dia mendapatkan Roda Gagak Emas, dia tenggelam karena dia terlalu lemah. Yu Hao sangat takut saat menontonnya, tapi untungnya, Zhou Sheng terdampar dengan Roda Gagak Emas tergenggam erat di tangannya.

“Orang ini selalu seperti ini …” Yu Hao berkata, “Dia terlalu keras kepala.”

Roda Gagak Emas berkata, “Inilah yang ingin kamu ketahui.” I2reQU

Yu Hao menjawab, “Apa kamu memiliki kesadaran otonom? Artinya, selain memilih pengguna pertama, bisakah kamu… membantuku?”

Roda Gagak Emas menjawab, “Dibatasi oleh izin.”

Yu Hao merenung sejenak, lalu melanjutkan, “Kamu juga tidak ingin mendarat di tangan Ren Chong, ‘kan?”

Roda Gagak Emas menjawab, “Meskipun aku menyebut diriku ‘aku’, aku tidak memiliki konsep suka dan tidak suka, atau konsep moralitas seperti yang dimiliki para manusia sepertimu. Jika Pengawas baru melewati otentikasi Pengawas lama, tidak ada perbedaan dalam hal operasi untuk ‘aku’. ” eA7Bf6

Yu Hao berkata, “Baiklah, biarkan aku mengubah pertanyaanku. Apa izin dari ‘Korektor’?”

Roda Gagak Emas menjawab, “Korektor ditunjuk oleh Pengawas; otentikasi diselesaikan melalui gangguan kesadaran parsial. Fungsi khusus dari Korektor adalah: untuk mengawasi alam bawah sadar, membantu Pengawas dalam membangun kembali saluran di alam bawah sadar dan dunia kesadaran permukaan. Mengawasi ketidaksadaran kolektif, untuk mencegah kekacauan dan integrasi di dunia.”

“…melepaskan diri dari alam mimpi, perjalanan titik tetap, pencarian, pemilihan kata kunci yang terkait dengan aku…”

“Tapi aku tidak pernah menggunakan fungsi perjalanan titik tetap,” kata Yu Hao, “Aku sering membutuhkan Zhou Sheng untuk membawaku berkeliling.” hbOuKG

“Alasannya adalah kurangnya energi.” Roda Gagak Emas menjawab, “Sekarang, ada cukup energi untuk membuka fungsi itu.”

“Apa aku bisa mengaktifkanmu?” Yu Hao bertanya, “Tanpa Pengawas?”

“Operasi itu tidak bisa dilakukan.” Kata Roda Gagak Emas.

Yu Hao berkata, “Kalau begitu pada dasarnya aku tidak punya izin!” wLylFO

Roda Gagak Emas, “Karena statusmu hanya seorang Korektor. Kamu tidak bertanggung jawab untuk mengatur dan mengubah kesadaran. Tetapi begitu Pengawas ditemukan, melalui penggabungan izinmu, kamu bisa mengaktifkan modul Dunia untuk sesaat di bawah premis bahwa aku memiliki energi yang cukup.

“Apa itu modul Dunia?”

Please visit langitbieru (dot) com

“Mode Pencipta.” Roda Gagak Emas menjawab, “Untuk memodifikasi dan membangun kembali dunia sadar sesuka hati.”

Yu Hao melihat sekeliling. “Aku harus menemukannya dulu.” ogXkHF

Jumlah daun di pohon dunia hampir tak terbatas. Setiap daun berhubungan dengan manusia atau hewan, dan jika dia menyentuhnya begitu saja, konsekuensinya akan sangat merepotkan. Yu Hao tidak ingin menyentuh apa pun secara sembarangan di sini.

“Jika kesadaran permukaan runtuh ke alam bawah sadar, Korektor dapat memperoleh modul Dunia untuk sementara.”

“Justru itulah alasan aku di sini …” Yu Hao berkata, “Oke, ayo pergi dan temukan Zhou Sheng. Bantu aku menemukan daun yang melambangkan Zhou Sheng.”

Roda Gagak Emas membawa Yu Hao dan berjalan ke tempat yang lebih tinggi. Mereka meninggalkan area cabang dan tiba di puncak cabang tertinggi. 9gtJBj

Di dunia mimpi, seberkas kilat yang gemerlap tiba-tiba meledak dari permukaan tanah. Zhou Sheng berada di udara — dia telah terlempar keluar dari sengatan listrik. Dengan teriakan kesakitan, guntur dan kilat segera dilepaskan dari lautan awan, dan dunia menjadi gelap. Naga hitam meratap dalam kesedihan, jatuh ke bawah, dan mendarat dengan bunyi gedebuk yang bergema.

“Sudah kubilang,” Ren Chong perlahan bangkit, terengah-engah, dan berkata dengan serius, “jika ini baru permulaan.”

Zhou Sheng berjuang untuk bangun. Semburan arus listrik lainnya melewati tubuhnya, dan dia jatuh kembali ke tanah dengan keras.

“Kamu benar-benar menyetrumku dalam kenyataan?” Zhou Sheng masih tersenyum sengit, “Setelah aku berurusan dengan kalian, aku akan membuat kalian merasakan apa yang aku rasakan sekarang.” uR5MGQ

“Kamu tidak akan memiliki kesempatan itu.” kata Ren Chong.

Zhou Sheng mengulurkan tangan dan menggenggam jingubang dengan erat; jingubang berubah menjadi perisai, dan dalam sepersekian detik, ia telah menahan petir yang memenuhi langit. Pada saat berikutnya, Zhou Sheng mengeluarkan seluruh kekuatannya dalam pertarungan itu — dia bergegas dari permukaan tanah, dan sambil menahan muatan listrik yang terus melesat liar di udara, dia menerjang Ren Chong!

“Suntik tangan kanannya dengan obat bius.”

Seorang petugas medis memasukkan jarum ke tubuh Zhou Sheng dan memasukkan obat bius yang kuat. ljLDpz

Dalam alam mimpi, tepat ketika Zhou Sheng hendak menyerang dengan perisainya, Ren Chong melompat ke udara dan menendang perisai itu dengan satu kaki. Perisai Zhou Sheng terlepas dari tangannya, dan dengan dang, terlempar oleh tendangan ini. Segera setelah itu, Ren Chong mencengkeram tenggorokan Zhou Sheng. Tangan kanan Zhou Sheng terkulai di samping tubuhnya — dia tidak bisa mengangkatnya sama sekali!

Zhou Sheng, “!!!” Dia menggunakan tangan kirinya untuk mencoba melepaskan diri dari genggaman Ren Chong, namun Ren Chong mengangkatnya, menyerang dengan liar, dan dengan brutal melemparkannya ke pagar!

“Berhasil! Berhasil!”

“Anestesi tangan kirinya.” 3I9h o

“Semua anggota tubuhnya telah dibius.” Seorang peneliti berkata, “Cobalah membuatnya sedemikian rupa sehingga dia tidak bisa bergerak lagi. Begitu dia di bawah kendali obat, tidak akan ada lagi bahaya.”

Ren Chong mundur beberapa langkah. “Di bawah pengaruh anestesi pada dunia nyata, kamu tidak dapat merasakan anggota tubuhmu lagi. Apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya? Meludahkan api untuk membakarku?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Zhou Sheng mencoba beberapa kali untuk bangun, tetapi dia selalu jatuh kembali ke tanah. Kakinya terus gemetar, dan dia gagal pada akhirnya.

Ai.” Zhou Sheng berbaring di tanah dan melihat ke langit. FZ74eW

Ren Chong mengangkatnya dan mendorongnya ke pagar. Dia bertanya, “Di mana totemmu?”

Setengah dari tubuh Zhou Sheng ditekan ke pagar, dan dia tidak bisa bergerak untuk sesaat.

Di dunia Koloseum, di tanah, Satan berubah menjadi Dark Zhou Sheng. Mengenakan baju besi hitam dari ujung kepala sampai ujung kaki, dia berdiri di tengah arena, mengangkat kepalanya untuk melihat puncak awan gelap yang pekat.

Melalui awan, dia melihat ke langit di kejauhan. Pada platform zenith, tubuh bagian atas Zhou Sheng didorong melewati pagar. Saat dipisahkan oleh jarak ini, dia dan dirinya yang gelap menatap mata satu sama lain. 9UurVk

Zhou Sheng ditekan ke pagar, dan dia terus terengah-engah.

“Terserah padamu sekarang …” gumam Zhou Sheng .

Pada saat berikutnya, Zhou Sheng diangkat oleh Ren Chong dan diseret ke Roda Gagak Emas. Seolah-olah dia adalah korban persembahan, Ren Chong mencengkeram kerahnya dan menghadap ke Roda Gagak Emas, lalu berkata dengan suara rendah, “Ayo ba…” Kemudian dia mencengkeram tenggorokan Zhou Sheng dengan kedua tangan dan mengangkatnya ke arah Roda Gagak Emas.

Zhou Sheng memejamkan matanya sambil menahan rasa sakit, keempat anggota tubuhnya terkulai tanpa ada energi yang tersisa di dalamnya. Tidak jauh di belakang Zhou Sheng, pemandangan di depan Roda Gagak Emas terpantul di perisai. gM89uw

“Selama aku benar-benar membunuh kesadaran dirimu di sini…” Ren Chong bergumam. Cengkeramannya di tenggorokan Zhou Sheng mengencang terus menerus.

Cahaya intens seolah menonjol keluar dari Roda Gagak Emas; suar terbang dan menyelimuti Zhou Sheng dan Ren Chong, cahaya dan nyala apinya membentuk badai. Kesadaran Zhou Sheng berangsur-angsur menghilang, dan yang menggantikannya adalah seringai ganas Ren Chong. Api di Roda Gagak Emas perlahan-lahan berpindah ke arah Ren Chong melalui tubuh Zhou Sheng.


Jeff: AHHHHHH

Ksi2Eg

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

1 comment