English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh15 - Wujud Baru Luo

2 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Wang Taidi menggelengkan kepalanya dan bertanya pada Xiao Lan dengan asal-asalan, “Apakah ada sesuatu yang saya lupakan… saya tidak mengingatnya, tetapi jika ada sesuatu yang ingin kamu ketahui, tanyakan saja kepada saya, ba.”

Xiao Lan: “Apa kita masih memiliki kesempatan untuk kembali ke dunia nyata?” dV91cw

Meskipun dia tidak khawatir, tidak ada yang akan membersihkan atau menawarkan pengorbanan ke makam ibunya, jadi dia masih agak gelisah.

Wang Taidi berkata, “Ah, itu benar. Sebenarnya, setelah permainan kedua, kamu akan memiliki satu hari untuk kembali ke dunia nyata, tetapi kamu tidak boleh mengungkapkan apa pun yang terkait dengan Dunia Advent selama waktu tersebut.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Namun, orang-orang yang telah terbiasa dengan Dunia Advent sebenarnya merasa sangat sulit untuk kembali ke dunia nyata.”

Xiao Lan bertanya, “Kamu juga?” vDc9WG

Wang Taidi mengangguk. “Mn. Saya tidak terlalu merindukan dunia nyata; Saya pergi kemanapun kakak saya pergi. Setelah tinggal di sini begitu lama, kembali ke dunia nyata bahkan bisa terasa seperti ilusi, dan kamu melihat bahaya di mana-mana sepanjang waktumu di sana. Mungkin itu PTSD, ba.”

Xiao Lan melihat para pejalan kaki yang datang dan pergi. Orang-orang ini benar-benar terlihat sangat berbeda dari orang normal di dunia nyata. Sebagai perbandingan, orang-orang ini lebih terlihat seperti tentara bayaran atau buronan; bahkan gadis-gadis muda, yang tampak lembut memiliki udara tegas dan tidak ragu-ragu.

Tentu saja, Wang Taidi adalah pengecualian.

Xiao Lan: “Lalu bagaimana dengan NPC? Mereka itu sebenarnya makhluk apa? Saya melihat beberapa pemain yang mati dalam game berubah menjadi NPC.” eIHnrR

Wang Taidi: “Dikatakan bahwa NPC adalah bagian dari Dunia Advent. Mereka mungkin orang-orang yang awalnya mati dalam kenyataan atau mungkin diciptakan oleh Dunia Advent, dan beberapa dari mereka juga merupakan pemain yang terserap dan diubah.

“Meskipun biasanya yang terbaik adalah untuk tidak menyerang NPC, hal itu tidak selalu berlaku. Kakak saya sering melakukannya; tidak apa-apa selama kamu bisa mengalahkan mereka.”

Xiao Lan: “…” Kakakmu benar-benar orang yang brutal.

Xiao Lan teringat akan Zhao Xiaohe dan bertanya, “Apakah kamu tahu bagaimana cara untuk menemukan seseorang? Seperti orang yang satu tim dengan kita dalam permainannya sebelumnya.” GlhqPd

Wang Taidi merentangkan tangannya.  “Apa kamu tahu ada berapa banyak pusat pemain di sini?”

Xiao Lan menggelengkan kepalanya.

Wang Taidi menghitung angka dengan jarinya. “17. Seseorang telah menghitung sebelumnya bahwa mungkin ada lebih dari sejuta pemain, tetapi tentu saja, perhitungan ini tidak akurat. Lagipula, pemain pemula selalu mati dengan sangat cepat, jadi menemukan seseorang pasti sulit.”

“Selain itu, hanya permainan tingkat menengah yang memiliki item komunikasi, jadi lebih realistis untuk menemukan orang untuk diajak bekerja sama pada saat itu.” 4IJybB

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Kjwqjxcsj Wljb Ojc tjcsj ylrj wfcufrjwqlcuxjc gfcmjcjcsj ecaex wfcuteyecul Itjb Wljbtf; vlj tjcsj ylrj yfgtjgjq yjtkj ujvlr sjcu yfgxfwjejc xeja lae yfgecaecu.

Vfafijt wfcuemjqxjc rfijwja alcuuji qjvj Qjcu Kjlvl, Wljb Ojc wfculxeal jgjtjc rlrafw vjc alyj vl rfyejt ufvecu sjcu rjcuja alcuul. Vjxlcu alcuulcsj, vlj yjtxjc alvjx ylrj wfiltja yjuljc jajr ufvecu; wecuxlc jvj ifylt vjgl 300 ijcajl. Bjwjg qjgj qfwjlc rjilcu yfgvfwqfajc vl vjijw, ajql alvjx jvj rjaeqec rejgj sjcu ylrj afgvfcujg. Vlrafw xfvjq rejgj vl rlcl jvjijt rfrejae sjcu xfyjcsjxjc afwqja vl veclj csjaj alvjx vjqja mlqajxjc.

Xiao Lan menemukan kamarnya. Benar saja, kamarnya sangat kecil: hanya memiliki tempat tidur, lemari samping tempat tidur, dan meja lipat yang dipasang di dinding. Ada juga pintu kecil yang menuju ke kamar mandi kecil yang memiliki shower. Dari luar, entah bagaimana caranya, tempat itu hanya terlihat seperti dinding biasa, ini sangat tidak masuk akal. Xg 3AF

Namun, dia sangat puas. Kondisi penginapan di sini sudah sangat baik; kamar ini sudah memiliki semua fasilitas dasar, dan dia tidak perlu berkelahi dengan orang lain lagi di pemandian umum.

Ada tas kain kecil di atas tempat tidur, dan Xiao Lan melangkah maju untuk memeriksanya.

Read more BL at langitbieru (dot) com

【Nama: Ransel kecil lusuh】

【Deskripsi: Menyediakan 4 slot untuk menyimpan item. Kamar pemain disediakan secara gratis. Ransel adalah barang paling lusuh dalam inventaris, dan merupakan pilihan terbaik untuk pendatang baru yang malang】 E32adk

Ransel itu menghilang setelah deskripsi selesai dibaca dan Xiao Lan merasa bahwa dia memiliki ruang kecil dengan empat slot.

Kamar dan tempat tidur lengkap serta hadiah gratis⏤dia bahkan tidak membutuhkan sepeda lagi! Xiao Lan yang tidak punya uang sangat bahagia.

Xiao Lan duduk di tempat tidur dan mengeluarkan amplop dari sakunya.

Amplop itu jelas terbuat dari bahan biasa, tetapi setelah semua pelarian dan lompatan yang dilakukan Xiao Lan, secara mengejutkan amplop itu tidak lecek sama sekali. Deskripsi item untuk amplop itu juga berubah menjadi “Kamu akan selalu memilikiku dalam hidupmu untuk menemanimu sampai akhir dari segalanya”. vNk1Sb

Xiao Lan membuka mulutnya.  “Luo.”

Tulisan tangan Luo tidak muncul. Saat Xiao Lan merasa bingung, dia melihat bayangan melayang keluar dari amplop dan muncul di depan Xiao Lan. “Tuan.”

Nadanya anggun dan stabil, dan suaranya rendah dan magnetis, seperti simfoni cello dan guqin. Seseorang yang mendengarnya pasti ingin melihat sekilas orang yang berbicara, tetapi sayangnya, ia hanyalah massa hitam pada kenyataannya.

Xiao Lan terkejut serta senang. “Kamu bisa berbicara!” MUkqcl

Bayangan itu berputar-putar di udara. “Terima kasih atas bantuan anda.”

Xiao Lan penuh harapan. “Apakah kamu siap untuk membuat bentuk sekarang?”

Luo: “Ya. Ini mungkin sedikit sulit, dan saya akan membutuhkan bantuan anda.”

Di bawah tatapan perhatian Xiao Lan, bayangan itu sedikit demi sedikit meluas untuk menutupi seluruh ruangan, seolah-olah melebarkan tubuhnya. Setelah itu, kegelapan perlahan turun ke lantai dan mulai menyusut dengan cepat. Bentuk tidak teraturnya juga mulai berubah serta membentuk diri, dan di mata Xiao Lan, secara bertahap berubah menjadi⏤ 9rxyDW

Seekor kucing yang digambar oleh roh.

Xiao Lan tidak bisa menahan diri dan menutupi wajahnya untuk menyembunyikan ekspresinya yang rumit.

Luo, orang ini hebat dalam segala hal, tetapi keterampilan seninya benar-benar tidak sebanding dengan kemampuannya yang lain. Xiao Lan mulai mempertimbangkan dengan sangat serius apakah dia harus mendaftarkan Luo ke kelas menggambar untuk anak-anak dan menyuruhnya belajar cara menggambar setidaknya empat kaki yang rapi serta tingginya sama. Dia tidak tahu apakah Dunia Advent memiliki layanan semacam ini.

Kucing roh hitam itu melangkah maju dengan tiap kakinya yang panjangnya berbeda-beda. Setelah beberapa langkah terhuyung-huyung, Luo jatuh ke lantai dengan suara licin, dan mengetuk kepalanya sampai rata. 1LZtI9

Xiao Lan: “…”

Dia benar-benar ingin tertawa, tetapi harus ditahan.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Pada akhirnya, masih Xiao Lan yang melangkah maju dan mengambil kucing hitam itu, membantu menarik kakinya yang tidak teratur dan menyesuaikan panjangnya pada permukaan yang datar dengan susah payah. Adapun tengkorak kepalanya datar, sebenarnya tidak ada yang bisa dia lakukan tentang itu.

Kucing hitam dengan kepala datar itu mulai bergerak di sekitar ruangan. Awalnya, Luo masih sedikit terhuyung-huyung dan jatuh ke samping. Setelah itu, gerakannya sedikit demi sedikit menjadi lebih halus, dia bisa melompat dan berlari, serta melompat ke tempat tidur seperti kucing sungguhan. vcHqQo

Luo mengayunkan ekornya dan menatap Xiao Lan sungguh-sungguh dengan mata kuningnya. Bulunya mengkilap dan hitam pekat, jika orang mengabaikan fakta bahwa tengkoraknya agak rata, dia benar-benar kucing yang cantik.

Luo membuka mulutnya dan berkata, “Tuan, saya hanya bisa menjadi bentuk kucing untuk saat ini, dan orang lain dapat melihat bentuk ini. Setelah selesai mencerna energi yang saya serap sebelumnya, saya akan dapat berubah menjadi bentuk yang dapat memberi anda lebih banyak bantuan.”

Penampilan berbulunya benar-benar terlalu imut, Xiao Lan mau tidak mau mengulurkan tangan untuk mengelusnya. Luo juga tidak mengeluh, diam-diam berbaring di mana sang tuan berada dan menurutinya dengan senang hati.

Ketika tiba waktunya untuk tidur, kucing hitam itu menempati lokasi di sebelah bantal Xiao Lan, bulu lembutnya bersentuhan dengan leher Xiao Lan. Merasakan sensasi lembut di lehernya dan berbaring di tempat tidur yang akhirnya tidak bergoyang atau kedinginan karena angin, Xiao Lan tidur dengan sangat nyenyak. H4cCmN

Di sisi lain, kucing hitam itu terus membuka matanya sepanjang malam. Luo tidak perlu tidur, dan dia hanya berbaring di sebelah bantalnya karena ia telah menentukan bahwa Xiao Lan sangat menyukai bentuknya saat ini.

Meskipun ada hewan peliharaan di Dunia Advent, membawa kucing berkepala datar ke dalam permainan pasti akan terlalu mencolok.

Ketika dia bangun keesokan harinya, Xiao Lan pertama-tama memutuskan untuk melihat apakah dia bisa membeli sesuatu untuk menutupi kepala Luo. Kebetulan ruangannya juga benar-benar kosong, jadi Xiao Lan membutuhkan beberapa barang kebutuhan sehari-hari. 05cOCJ

Tanpa diduga, dia langsung menemukan pak kombo barang kebutuhan sehari-hari di toko sistem. Xiao Lan tidak peduli dengan kualitas barang atau lainnya, langsung membelinya dan pergi. Secara sepintas, ia juga mengambil saputangan kecil untuk digunakan Luo sebagai tudung dan menyembunyikan kepala ratanya.  Namun, warnanya hijau zamrud⏤estetika tragis seorang pria lurus.

Xiao Lan dan Luo baru saja kembali ke kamar dan hendak membuka pintu.

Pintu di samping mereka tiba-tiba terbuka. Xiao Lan menoleh dan bertatapan muka dengan orang yang melangkah keluar. Orang itu adalah seorang pria muda yang berusia sekitar dua puluh lima sampai dua puluh enam tahun dengan rambut pendek coklat tua, dan tampaknya agak serius dan galak.

Dia mengangguk untuk menyambut Xiao Lan dan hendak pergi. jP3TDm

Suara yang ia kenali terdengar dari dalam ruangan orang itu. “Hah? Xiao Lan! Ternyata kau tinggal di sebelah ah!!”

Xiao Lan kemudian melihat Wang Taidi, dengan piyama onesie lucu, menjulurkan kepalanya ke luar ruangan dan melambai dengan antusias⏤dia bahkan lebih terlihat seperti pudel raksasa sekarang.

Xiao Lan juga melambai pada Wang Taidi. “Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu lagi.”

Wang Taidi dengan senang hati memperkenalkannya pada pemuda berambut pendek itu. “Kak, ini Xiao Lan; dia adalah pemain baru bermental kuat yang baru saja aku bicarakan tadi.” O6gEjQ

Pria berambut pendek itu mengulurkan tangannya ke Xiao Lan. “Halo, saya Wang Ke, kakak Taidi.”

Setelah mengatakan itu, dia melihat kucing hitam yang mengenakan kain hijau zamrud di pelukan Xiao Lan.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Halo.” Xiao Lan berjabat tangan dengan Wang Ke dan berpikir sendiri bahwa ternyata ibu keluarga Wang sebenarnya bisa memilih nama biasa.

Pada saat itu, Wang Taidi menyeringai pada Xiao Lan dan mengedipkan matanya. “Jangan melihat penampilan kakakku yang tampak sulit didekati; dia biasanya menyendiri, tapi dia sebenarnya dipanggil Wang Keji di masa lalu sebelum dia berubah nama menjadi seperti ini, hahahahaha. zE76Zs

“Kamu benar-benar tidak boleh memberi tahu hal ini kepada orang lain, atau tidak, kakakku akan menghancurkanmu, hahahaha.”

Wang Keji…ah, tidak, ekspresi Wang Ke langsung menjadi gelap. Dia melirik adik bodoh milik keluarganya, dan tangan di sisinya diam-diam mengepal.

Xiao Lan: “…”

Cepat tutup mulut, sepertinya orang yang kakakmu ingin hancurkan adalah kamu. FPdCyE

Kembali ke kamarnya, Xiao Lan baru saja meletakkan barang-barangnya, ketika kegelapan yang ia kenali turun sekali lagi.

Permainan baru telah dimulai.

PAVQt5

Translator's Note

Post Traumatic Stress Disorder / Gangguan Stress Pasca Trauma. Kondisi stress / trauma setelah mengalami / menyaksikan peristiwa mengerikan

Translator's Note

dimana dia kalau menggunakan senjatanya bisa menyakiti orang tanpa penyesalan

Translator's Note

keluarga kecapi china yang bersenar 7

Translator's Note

anjing corgi

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

2 comments

  1. Wang Taidi karakter yg paling aku suka 😂😂
    Polos rada b*d*h 🤣🤣🤣🤣🤣🤣