English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh16 - Kolam Air Panas Enam Alam

2 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Setelah kegelapan hilang, Xiao Lan tersadar bahwa dia sedang duduk di sebuah van yang bergetar. Kendaraannya tampak lusuh sekali; bahkan jendela di sampingnya diselotip, dan van itu mengeluarkan bunyi dentingan sambil bergoyang.

Bagian dalam van tercium seperti tidak pernah dibersihkan selama bertahun-tahun dan baunya bercampur dengan bau bensin menyengat, membuat orang yang mengendarainya pusing. RgZcTp

Selain sopirnya dan Xiao Lan, ada empat orang lain di dalam van.

Sopir itu mengurus dirinya sendiri saat dia mengemudi dan tidak bereaksi sama sekali terhadap pergerakan para pemain.

Please visit langitbieru (dot) com

Di antara mereka, ada seorang wanita dengan pakaian mencolok tetapi memiliki penampilan biasa saja yang mengerutkan keningnya karena lingkungan sampah van. Dia mengeluh, “Betapa buruknya permainan ini ah, langsung menyiksa begitu kita masuk!”

Semua orang memiliki ekspresi yang buruk; tempat ini benar-benar lingkungan yang tidak nyaman. Ada wanita lain yang sudah mencondongkan tubuhnya ke luar jendela dan tampaknya mau muntah; dia mungkin mabuk kendaraan. ReTGSP

Seorang pria muda yang duduk di samping Xiao Lan berkata kepada semua orang, “Bagaimana kalau kita menggunakan waktu ini untuk memperkenalkan diri ba, jadi akan lebih mudah saat kita bekerja sama untuk kedepannya. Saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Gu Shengan, dan saya sudah melewati tiga permainan.”

Seorang pria dengan wajah berbintik berkata, “Saya Zhao Fan dan saya baru melewati satu permainan.”

Gadis mabuk kendaraan itu menoleh dan berkata dengan lemah, “Tong Qing…dua permainan.”

Xiao Lan: “Xiao Lan, baru melewati satu permainan.” QdvjuC

Tatapan wanita berpakaian mencolok itu menyapu semua orang dengan tidak sabar. “Liu Yiyi, lebih dari sepuluh permainan. Mengatakan semua hal itu tidak berguna; Aku tidak akan menggendong kalian.”

Dia sama sekali tidak tertarik pada para pemula ini yang belum melalui lebih dari tiga permainan. Tingkat kematian pemula dalam lima permainan pertama setinggi 70%. Bagi para veteran, seseorang harus bertahan dalam lima pertandingan untuk dianggap sebagai pemain pemula sejati. Dia secara alami tidak tertarik untuk berinteraksi dengan kelompok orang yang akan mati ini.

Suasana di dalam mobil menjadi sedikit canggung. Para pemain lain saling bertukar pandang dan mereka tidak mengatakan apapun lagi.

Meskipun sepuluh pertandingan terdengar sangat hebat, itu hanyalah sepuluh pertandingan; Bukankah dia masih pemain pemula seperti yang lainnya? Dia juga tidak terlihat begitu kuat. VJH7ar

Ketika tidak ada yang memperhatikannya, Luo mengambil kesempatan untuk diam-diam muncul di samping tangan Xiao Lan dan menggosok pipinya yang berbulu ke tangannya. Xiao Lan mengulurkan tangan dan menyentuhnya; bulunya mengkilap dan halus, tetapi tidak memiliki kehangatan makhluk hidup.

Van bobrok itu melaju di sepanjang jalan pegunungan yang terjal; semakin jauh mereka pergi, semakin buruk kondisi jalan nya. Keempat orang di dalam mobil itu melompat-lompat saat van tersentak, dan bahkan kepala mereka terkadang terbentur. Mereka tidak punya pilihan selain dengan kuat memegang kursi mereka agar tetap di tempat.

Xiao Lan adalah pengecualian; dia duduk di kursinya sekokoh Gunung Tai.  Dia hanya dengan ringan menyentuh sandaran tangan dan terlihat sangat nyaman. Itu karena Luo langsung melompat ke pangkuannya dan meringkuk menjadi bola berbulu hitam, mengunci Xiao Lan dengan kuat di tempatnya seperti kekuatan yang stabil.

Tiba-tiba, terjadi “tabrakan” sambil van itu terguling melalui jalanan berlubang, dan benturan keras itu menyebabkan salah satu jendela vannya jatuh. Gu Shengan, yang duduk di sebelah jendela itu, tidak punya pilihan selain memegang jendela dengan tangannya. 7dQZrY

Gu Shengan berkata dengan cemas, “Bisakah kendaraan ini bertahan sampai kita mencapai tujuan…”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Ole Tlsl wfgjqlxjc gljrjc gjwyeacsj sjcu yfgjcajxjc vjc yfgxjaj vfcujc alvjx rjyjg, “Bfcjqj jxe ylrj wjrex xf afwqja rfyegex lcl?!”

Fcaex vej bgjcu ijlccsj, wfgfxj revjt afgijie wjyex xfcvjgjjc rjwqjl wfgfxj alvjx ylrj yfgylmjgj rfqjajt xjajqec.

Pada saat itu, ketika mereka melihat Xiao Lan dengan tenang membelai kucingnya, tatapan mereka dipenuhi dengan rasa iri; ada keuntungan yang tak terduga dari memelihara kucing itu. Saya penasaran, permainan atau toko mana yang memproduksi kucing ini, saya juga mau satu, ah, hiks hiks oi6SY1

Kfcae rjpj, wfgfxj alvjx ajte yjtkj xemlcu cbgwji alvjx wfwlilxl oecurl rfqfgal lae.

 

Read more BL at langitbieru (dot) com

  nyTO5p

Cxtlgcsj, njc lae rjwqjl vl aepejc rjja rfcpj.

Xiao Lan keluar dari kendaraannya sambil memegang Luo dan ia mengangkat kepalanya untuk melihat-lihat. Tempat ini adalah hotel berbangunan kayu yang terdiri dari tiga lantai dengan kolam air panas yang dibangun di pegunungan, dan terlihat sederhana dan elegan. Tanaman di sekitarnya subur dan melimpah, udaranya sangat menyegarkan, serta jauh dari kebisingan kota. Ini bisa dianggap sebagai tempat yang bagus untuk menghabiskan liburan.

“Ding dong —”

Pada saat itu, terdengar kecil suara rintihan seorang wanita di sekitarnya. “Tolong aku…” cz1mTe

Para pemain langsung diingatkan bahwa ini adalah suatu permainan dan mereka tiba-tiba menjadi tegang.

“Anda adalah tamu yang sebelumnya membuat reservasi, kan?”  Seorang pria tua jangkung dan kurus berjalan keluar dari hotel. Dia menggosok kedua tangannya saat tersenyum pada mereka dan berkata, “Saya adalah pemilik Kolam Air Panas Enam Alam; Selamat datang semuanya. Kebetulan ini waktu makan malam, jadi silahkan masuk.”

Semua orang bertukar pandangan sejenak dan tahu di dalam hati mereka bahwa ini adalah tempat utama untuk permainan tersebut.

Atas arahan pemilik hotel, para pemain tiba di ruang makan. Pada saat itu, sudah ada orang yang duduk di dalam ruangan, dan pemilik hotel mengatur agar para pemain duduk di meja sebelah mereka. kqd8Z4

Meja itu ditempati oleh empat orang dewasa muda yang tampak berusia dua puluh tujuh atau dua puluh delapan tahun, serta seorang pria tua berusia awal enam puluhan yang memiliki penampilan yang berbudi luhur dan bermartabat.

Kebetulan saja, jumlah orangnya sama dengan jumlah para pemain.

Salah satunya, seorang pria yang cukup tampan dengan rambut dikepang, terlihat sangat ceria. Ia berinisiatif untuk berbincang dengan para pemain. “Apakah kalian semua datang kesini untuk liburan juga?”

Xiao Lan menjawab, “Ya ah, kami memanfaatkan waktu luang kami untuk datang ke sini untuk liburan, serta lebih santai kalau bepergian dengan sedikit orang. Bagaimana denganmu?” 4X32ro

Si pria berkepang menggelengkan kepalanya. “Kami semua dulu satu sekolah; ini adalah tahun kesepuluh kami setelah lulus dan kami berkumpul untuk bertemu dengan guru kami.”

Dia menunjuk ke pria berjas di sampingnya. “Lihat, Direktur Cheng yang sangat bergaya ini adalah orang yang mengadakan pertemuan ini.”

Namun tanpa diduga, pria itu mengerutkan keningnya. “Jangan bicara omong kosong, Fu Wenbo; bukankah Zhang Jie yang mengaturnya?”

Zhang Jie adalah wanita cantik dengan sosok yang menggoda, dadanya penuh dengan implan, dan wajahnya seperti wajah yang dimiliki oleh semua selebriti internet populer. Wajahnya dipenuhi oleh kebingungan. “Aku? Bukankah Fu Wenbo yang mengirimkan pesan agar kita datang ke pertemuan ini?” CaTb9s

Semua orang di grup itu saling memandang sesama dengan cemas. Setiap orang mengatakan bahwa mereka telah menerima berita tentang pertemuan ini dari orang lain, dan tanpa diduga, tidak ada yang mengakui bahwa merekalah yang mengadakan pertemuan ini.

Suasananya agak aneh untuk beberapa saat.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Tampaknya cerita utama kali ini terkait dengan orang-orang ini. Tidak seperti terminal supermarket sebelumnya, tidak ada petunjuk yang jelas; ini mungkin perbedaan antara level pertama dan pemula.

Tetapi, Xiao Lan, memperhatikan bahwa ada seorang gadis pendek di antara lima orang itu yang terus menatapnya dengan waspada. Ketika Xiao Lan menatap balik, dia mengalihkan pandangannya dan tidak lagi berani melihat matanya. mp4Hcz

Xiao Lan menganggap itu sangat aneh. Dia belum pernah berada dalam game ini sebelumnya ah, jadi mengapa seorang NPC tidak hanya terlihat seperti ia mengenalnya tetapi bahkan terlihat seperti dia(XL) telah membuat wanita itu trauma sebelumnya? Dia juga sangat yakin bahwa wanita ini memang sedang menatapnya dan bukan melihat sekitar atau di belakangnya.

Mungkinkah dia bisa merasakan betapa miskinnya aku dan khawatir dia akan tertular? Pikir Xiao Lan.

Saat itulah para pramusaji mulai menyajikan hidangan, memecahkan suasana canggung tersebut.

Hotel kolam air panas memiliki makanan yang cukup enak. Mereka menggunakan makanan pegunungan lokal yang lezat serta meletakkan daging segar beserta sayuran; Selain itu, kokinya sangat terampil dan hidangannya sangat lezat. XTCku5

Dengan bantuan makanan enak, suasananya perlahan menjadi santai.

Hanya Liu Yiyi yang dengan jijik menolak teh berkualitas rendah yang disiapkan oleh pemilik hotel. Melihat tidak ada yang memperhatikannya, Liu Yiyi akhirnya marah sendiri.

Si rambut kepang Fu Wenbo, tidak tahan dengan suasana yang membosankan dan mulai mengobrol dengan Xiao Lan lagi.

Selama percakapan mereka, Xiao Lan mengetahui bahwa dia adalah seorang fotografer, Cheng Lang yang berjas adalah seorang direktur, dan wajah selebriti internet Zhang Jie adalah seorang artis kecil dengan sponsor yang kuat. Pria tua bernama Yang Degao adalah wali kelas mereka, dan gadis pendek yang menarik perhatian Xiao Lan adalah Du Yuhui, seorang ibu rumah tangga. 7W8IGY

Pertemuan mereka kali ini dapat dianggap sebagai kunjungan kembali ke tempat-tempat lama; mereka juga datang ke hotel ini sepuluh tahun yang lalu untuk acara perpisahan.

Xiao Lan tidak punya ide bagaimana ia memiliki hubungan dengan ibu rumah tangga itu. Apa yang ditakuti wanita itu? Mungkinkah dia tahu sesuatu? Xiao Lan merasa dia harus meluangkan waktu untuk mengobrol ramah dengan Du Yuhui. Jika ia menolak, Xiao Lan hanya harus bersikeras.

Di sisi para pemain.

Karena dia mabuk kendaraan berat, Tong Qing tidak bisa makan sama sekali saat ini, dan malah merasa lebih buruk ketika dia mencium aroma makanan. Dia berdiri untuk pergi mencari udara segar. G4 JVm

Tapi gerakannya terlalu tergesa-gesa, dan dia membalikkan kursinya;  Tong Qing buru-buru mengulurkan tangannya untuk mengaturnya kembali. Ketika dia menegakkan tubuh, ia memegang sebuah ponsel, kemudian bertanya kepada pemain lain, “Apakah ada di antara kalian yang menjatuhkan ponsel ini?”

Para pemain memeriksa saku mereka dan menggelengkan kepala satu per satu.

Tong Qing kemudian membawa ponsel itu ke meja sebelah, namun mereka juga menggelengkan kepala.

Jadi, semua orang memperhatikan ponsel tersebut. Ponsel itu memiliki model yang sangat tua, dan bahkan bukan smartphone. Ada banyak bagian yang aus serta terkelupas di beberapa tempat. Terdapat pula gantungan karakter kartun yang tua dan berdebu pada ponsel itu. mNyxPd

Gu Shengan: “Tidak ada yang menggunakan model ini lagi, kan?”

Zhao Fan juga berkata, “Sayangnya mereka sudah berhenti memproduksi model ini.”

Langit Bieru.

Para pemain berkomunikasi tanpa suara untuk beberapa saat. Mereka semua sadar bahwa ini mungkin item kunci untuk memulai permainan.

Tiba-tiba, ponsel yang tampak seperti tidak bisa dihidupkan ini menyala dengan sendirinya. Ketakutan, tangan Tong Qing tersentak dan dia menjatuhkan ponsel ke atas meja. Proses aktivasi ponsel itu lambat dan tertinggal, pada akhirnya foto seorang siswi muncul sebagai wallpaper. HQ69Ys

Siswi sekolah itu kira-kira berumur tujuh belas sampai delapan belas tahun, mengenakan seragam sekolah, dan memiliki rambut hitam yang panjang. Penampilannya lembut dan cantik. Dia tersenyum agak malu-malu dan tampak seperti orang yang tertutup.

Fu Wenbo telah memperhatikan aktivitas di meja pemain dan juga melihat layar ponselnya. Namun, ketika ia melihat dengan jelas, ekspresinya berubah secara dramatis. Dia menunjuk ke ponsel dan berkata kepada yang lain, “Itu…Itu dia…”

Rekannya yang lain juga menunjukkan ekspresi aneh sambil mereka melihat ke ponsel itu seperti ponsel tersebut adalah sesuatu yang sangat berbahaya.

“Bukankah dia…” Ort1Kl

“Bagaimana dia bisa muncul di sini?”

“Tidak ada hubungannya denganku, ah.”

“Mustahil, siapa dari kalian yang melakukan ini…”

Bahkan tangan guru senior Yang Degao gemetar dan sumpitnya jatuh ke lantai. 41YQjE


Author mengatakan bahwa ada banyak nama di game baru ini tapi jangan khawatir, dia akan menambahkan introduction mereka tiap mereka muncul.

Translator's Note

membawa mereka menang

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

2 comments