English

TelepatiChapter 17

0 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Lin Han memandang orang di depannya, hatinya melunak.

“Aku tidak marah.” Dia memegang camilan yang menurut seorang ajudan telah dia sembunyikan dengan cermat, dan telapak tangannya sedikit berkeringat. w 96bk

Bagaimanapun, dia tidak mendapatkan izin Jenderal untuk mendengar suara hatinya.

Sejak mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan khusus ini, Lin Han hanya yakin bahwa ketika tangannya menyentuh kulit orang lain tanpa penghalang, dia dapat mendengar apa yang dipikirkan orang lain saat ini, yang mungkin akan dikatakan atau juga suara alam bawah sadar.

Please visit langitbieru (dot) com

Tentu saja, apakah mereka menyadarinya atau tidak, apa yang didengar Lin Han tidak akan menipu.

Sangat tidak mungkin Jenderal tidak akan mengucapkan kata-kata itu, jadi bisa saja di alam bawah sadarnya…. Lin Han ragu-ragu. Lagi pula, ketika Jenderal melepas sarung tangannya, momennya terlalu singkat. He Yunting seharusnya tidak punya waktu untuk mengatakan apa pun, dan dia juga ingin langsung berhenti mendapati kenyataan itu. fqp js

Lin Han sangat bingung.

Dia pikir dia harus marah, tetapi dia tidak tahu apa yang ingin dia marahi.

“En.” Ketika He Yunting mendengar kata-kata Lin Han, dia tampak lega, dan suaranya tidak terdengar terlalu dingin.

“Lalu …” Lin Han mengalihkan pandangannya dari kantong makanan ringan ke wajah He Yunting, “Jenderal, aku pergi?” s5DdER

“Baiklah.” He Yunting masih merespon dengan singkat.

Tetapi dia sepertinya sedang memikirkan sesuatu, dan setelah sedetik, dia pindah lagi.

Dia membuka kotak makanan kecil itu lagi, memegangnya lagi di tangannya, dan melemparkannya ke pelukan Lin Han, tapi dia tetap tidak mengatakan apapun.

“…” Untuk pertama kalinya, Lin Han merasa tidak bisa tertawa atau menangis. “Jenderal, berapa umurmu hari ini?” rfbjE3

Dia telah mendengar tentang sepak-terjang He Yunting. Karena kekuatan mental alami, feromon dan kekuatan fisiknya, dia bergabung dengan militer jauh lebih awal daripada orang biasa. Selain itu, dia membuat banyak pencapaian luar biasa dalam hidup dan mati, yang memenangkan penghargaan kaisar. Dia dipromosikan beberapa kali sebagai pengecualian, yang menjadi objek kekaguman banyak orang.

Saat ini, mata Jenderal termuda sedikit menggelap. Dia sepertinya berpikir bahwa tanggal lahir tidak ada artinya sama sekali. Dia berkata dengan santai, “Lupakan saja.”

Tapi segera dia menggerakkan bibirnya lagi: “Tapi hari ini, bahagia.”

Lin Han tercengang. 7nHRiC

Dia butuh beberapa detik untuk mengingat mengapa He Yunting mengatakan ini.

Karena ia mengucapkan selamat ulang tahun padanya hari ini.

Lin Han memegang makanan ringan dengan erat di tangannya, dan akhirnya membawa senyum ringan dalam suaranya: “Hng, aku berharap kau bahagia di hari ulang tahunmu di masa depan.”

“Oke.” Meski masih jawaban yang sama, kabut terakhir di mata He Yunting tersapu. IzLTDW

“Selamat tinggal.” Saat bersiap untuk meluncurkan pesawat, dia berkata kepada Lin Han, “Perhatikan keselamatanmu.”

“Jika kau butuh sesuatu, kau bisa mencari Lu Anhe.”

Please visit langitbieru (dot) com

“Datanglah padaku.”

Kalimat terakhir yang diucapkan He Yunting dengan sangat cepat, seolah-olah ingin mengganti kata ‘mencari Lu Anhe’. 3hcHJg

“Baik.” Kata Lin Han.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Glj lcuja yfijal sjcu jxjc vluecjxjc ecaex wfcerex Afcvfgji tjgl lcl, vjc bgjcu sjcu wfcmegl rjwqfi rjja wfgfxj yfgafwe ecaex qfgajwj xjilcsj.

Glj alvjx ajte jqj sjcu afijt afgpjvl vjc vl wjcj Lf Tecalcu jxjc weijl qfcsfilvlxjccsj, afajql vlj wfgjrj rfvlxla ufilrjt.

Zfwlxlgxjc tji lcl, Olc Ljc alyj-alyj wfiltja ajcujccsj. KFmtQ

“Jenderal.” Dia menghentikan He Yunting.

Mata biru tertuju padanya.

“Jika Anda memiliki keraguan tentang siapa pun, jika Anda tidak keberatan atau tidak melibatkan rahasia, Anda bisa memberitahu saya,” kata Lin Han, memegang banyak camilan milik Lu Anhe, menatap ke arah kemasan warna-warni yang tidak tidak cocok dengan citra seorang prajurit, dengan suara yang jelas, “Saya mungkin bisa membantu.”

Dia tahu bahwa tidak mudah baginya untuk berdiri di posisi ini. Dia juga tahu bahwa He Yunting pasti telah menghadapi hal semacam ini berkali-kali hari ini. zAxJmG

Meski pria di depannya masih sedikit defensif tentang idenya sendiri, dia pasti pria yang baik hati.

Mungkin kemampuan kecilnya bisa membantunya.

***

Bagaimanapun, itu terjadi di pesta makan malam pangeran. He Yunting adalah orang yang hampir terluka. Tidak ada yang berani mengabaikannya. oQX1nH

He Yunting belum beristirahat akhir-akhir ini, dan pelatihan serta hidupnya masih sama. Semua orang senang bahwa sang Jenderal tidak terluka saat makan malam hari itu, dan dia tetap Jenderal yang menakutkan namun pemberani.

Hanya Lu Anhe yang meluangkan waktu untuk mengganti pakaiannya setiap hari. Dia mengeluh: “Itu semua karena kejadian ini sehingga cederanya tidak segera membaik.”

He Yunting tidak bersuara, hanya mengerutkan kening dan menunggu Lu Anhe menggantinya.

Melihat ketidaksenangannya, Lu Anhe bertanya, “Bos, apakah masih sakit?” xQUaGL

Dia ingin bertanya apakah si bos ingin mendapatkan anestesi dari tim dokter, tetapi dia tahu Bos He pasti akan menolak.

“Tidak terlalu.” He Yunting berkata tanpa emosi.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Aku akan pelan-pelan. Lukanya akan segera sembuh. Bertahanlah.” Lu Anhe berkata sambil membungkus bahunya dengan hati-hati, dan tiba-tiba teringat sesuatu, “ketika Tuan Lin mengganti untuk Anda…”

He Yunting meliriknya dan berkata, “Itu juga tidak sakit.” YXwm4a

Letnan Kolonel Lu yang merasa kecewa dan sedih: “Oh.”

Saat mereka sedang bicara, seseorang mengetuk pintu, dan melaporkan hasil otopsi dari Omega, yang gagal membunuh di pesta makan malam pangeran.

Lu Anhe dengan cepat menerima tumpukan dokumen itu, mengambilnya, dengan cepat melihatnya, lalu menyerahkannya kepada He Yunting.

Ketika dia Yunting selesai menjelajah dari halaman awal sampai akhir, Lu Anhe mulai berbicara. DH0Rpl

“Berdasarkan saksi mata, pada pelaku pertama terdapat bekas luka pada kelenjarnya.”

“Dan Omega yang sekarang …” Lu Anhe menunjuk di awang-awang, “Punya bekas yang sama.”

He Yunting tidak berbicara, hanya melihat sederet kata di dalam laporan.

“Setelah diidentifikasi, kadar feromon dalam darah Omega itu terlalu tinggi. Membuat sel-sel di tubuhnya menjadi hiperaktif bahkan saat menjelang kematian.” 4xAkO

Kalimat ini sangat aneh.

Sekilas, ini terlihat seperti sedang menggambarkan masa estrus, tetapi bagi orang yang pernah menyaksikan seorang omega sedang dalam periode estrus tidak akan berpikir demikian.

Kalau memang mereka sedang masa estrus, jelas mereka tidak menggunakan inhibitor. Karena kalau tidak pakai inhibitor, bagaimana bisa orang-orang yang berada di dekat mereka tidak mencium feromon satu sama lain?

Tidak mungkin di tempat seluas itu dan banyak Alpha yang berkumpul, tetapi tidak ada feromon yang menyebar di udara. LZbkfr

Selain itu, selama masa estrus keadaan fisik Omega akan melemah, terlebih saat He Yunting meringkus Omega itu, dia mengeluarkan tenaga yang cukup besar, padahal dia adalah seorang Alpha. Karena Omega dan Alpha memiliki perbedaan dalam hal kekuatan, dengan Alpha yang menjadi dominan. Jadi bagaimana bisa seorang Omega yang sedang dalam masa estrus memiliki kekuatan yang besar, dan mencoba membunuhnya?

Tetapi ketika dia meninggal, dia tampak seperti Omega yang lemah.

Masalah terbesar yang ia hadapi sekarang adalah orang-orang ini seperti dijadikan boneka, dan orang-orang yang ada di balik mereka tidak terlalu berharap jika mereka akan berhasil. Kalau pun sukses, tentu mereka akan senang. Tapi jika gagal, nyawa para Omega ini tidak berharga.

Terlalu sederhana. jaRL7d

He Yunting menutup laporan itu.

Lu Anhe menatapnya: “Bos, apa yang harus saya lakukan? Saya diam-diam telah memeriksa semua orang yang saya temui baru-baru ini untuk melihat apakah ada Omega dengan kelenjar leher belakang yang rusak.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Bagus.” He Yunting mengangguk, memikirkan sesuatu, dan bertanya, “Siapa lagi yang datang padaku baru-baru ini?”

Orang-orang yang dimaksud sudah jelas adalah faksi moderat dan radikal yang adu argumen sepanjang hari. R3u jn

“Baru-baru ini, terutama setelah mereka mendengar tentang Anda, mereka tersus berdatangan untuk mengungkapkan simpati terhada p Anda.” Lu Anhe berkata, “Meskipun itu hanya spekulasi, menurutku Yang Mulia, kita tidak bisa mengesampingkan kecurigaan itu.”

Mata He Yunting menjadi dingin dan menunjuk ke laporan itu.

“Tetap mencari.”

“Terlebih lagi,” He Yunting menambahkan, “Penting untuk tahu faksi mana yang sedang dekat dengan Wen Tianyao baru-baru ini – tergantung pada pihak mana dia berhubungan.” GfSpk5

Lu Anhe mengangguk dan keluar.

Hanya He Yunting yang menatap informasi dalam laporan itu, dan alisnya melekuk semakin dalam.

***

Waktu istirahat Lin Han terganggu karena mendapat tamu tak terduga. vd9IdP

Dulu, dia sering memilih tinggal di lembaga penelitian untuk istirahat setiap harinya. Namun, pekerjaannya akhir-akhir ini tidak banyak. Selain itu, ia akhirnya memutuskan untuk pulang untuk beristirahat setelah teringat perkataan He Yunting beberapa hari lalu.

Mungkin karena itu meringankan hubungan antara pekerjaan dan Lin Han, yang tidak pernah tidur, agar banyak tidur di rumah.

Dia terbangun karena ketukan di pintu. Dia menguap dan pergi untuk membuka pintu dengan bingung.

“Halo, Tuan Lin. Nama saya Chen. Saya guru dansa Anda.” G2MygI

Lin Han yang jarang tidur, setelah saling memandang dalam waktu lama, dia hampir mengira dia berhalusinasi.

Mentor dansa yang mengaku sebagai Chen itu mengenakan seragam, ekspresi serius dan sepasang kacamata yang agak kuno. Dia tampak sangat disiplin dan tegas.

Lin Han melihat di sisi kanan seragamnya “Kelompok Seni basis mecha ketiga”.

Alis Lin Han melonjak, firasatnya tidak jelas. qj9hPT

Namun, Tuan Chen sangat sopan dan sabar, mengulangi kata-kata sebelumnya.

Lin Han mengusap matanya: “Maaf, saya tidak pernah mencari guru dansa. Maafkan saya.”

Story translated by Langit Bieru.

“Memang tidak.” Tuan Chen ini terlihat sangat kuno, “Tetapi saya benar-benar di sini untuk mengajari Anda cara berdansa.”

“……?” 913nqH

Lin Han menatapnya tanpa daya: “Siapapun yang mengizinkan Anda datang, aku tidak ingin belajar dansa.”

Dua orang buntu untuk sementara, pria itu mendorong kacamatanya, dan mengatakan yang sebenarnya: “Jenderal He yang meminta saya.”

“……”

“Jenderal bilang Tuan Lin tidak bisa berdansa, jadi saya secara khusus diminta untuk mengajarinya.” yxpEVP

“…… Apa lagi yang dia katakan? ”

“Jenderal itu juga mengatakan bahwa Tuan Lin harus belajar.”

“………………”

Lin Han ingat apa yang dia katakan padanya hari itu. ubyNDZ

Selain mengatakan kepadanya bahwa dia mungkin bisa membantu kasus ini, dia juga mengatakan bahwa dia akan terus mengucapkan selamat ulang tahun di masa depan.

…… Oleh karena itu, He Yunting mungkin mengira jika mereka berdua akan berdansa di setiap hari ulang tahunnya?

Sebenarnya Anda tidak perlu melakukannya, Jenderal.

Lin Han mengangkat tangannya untuk menutup pintu: “Katakan padanya, tidak perlu.” WKB2jD

Tetapi Tuan Chen tidak menyerah karena ini. Dia menempel kuat di dekat kusen pintu.

Dia datang dengan sebuah misi.

Jenderal berkata bahwa jika Tuan Lin bersikeras menolak, dia harus mengatakan ini.

Jadi pria itu menaikkan kacamatanya. Pantulan dari kacamata Tuan Chen melintas di depan Lin Han—— Z8nlXr

Dia berkata, “Demi kejayaan Kekaisaran!”

“…………”

Please support our translators at langitbieru (dot) com


Tlr Note :

Maaf terlambat ya, translatornya sedang hunting loker, hehehehe 1VaL4h

Kalau ada yang mau jadi editor, boleh bangettts

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!