English

TelepatiChapter 8

2 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

“Oke…oke… Aku salah.” Kata Lu Anhe.

“Bagus.” kata He Yunting setelah puas mendengar jawaban Lu Anhe, ia kemudian mulai menyendok lapisan gula yang berwarna kecokelatan di atas mangkuk porselen dengan sendok kecil. H4Qj6f

Letkol Lu yang telah menjadi saksi semua kejadian aneh, hanya bisa bengong. Bahkan ekspresi selanjutnya adalah datar, karena sudah mulai terbiasa.

Untungnya, dia bukan orang cerewet, setelah menyantap habis makan siangnya dan melihat bosnya memakan satu karamel utuh, ia memutuskan untuk mengubah topik perbincangan, hal-hal berbau bisnis.

Story translated by Langit Bieru.

“Bos.” Lu Anhe berkata, “Lalu, kapan Anda akan mengambil sampel baru dan meminta Tuan Lin untuk datang? Atau haruskah aku mengirimkannya dalam dua hari?”

Mengekstrak sampel baru juga membutuhkan waktu, sekitar dua sampai tiga hari untuk mengambil strukur yang sama persis. Lin Han sudah menghancurkan sampel palsu dan segera ingin mendapatkan gantinya. aowLih

He Yunting tidak langsung menjawab, melainkan menanyakan pertanyaan lain: “Kau bilang, dia baru saja mengaktifkan mecha dan siap untuk terhubung ke AI Induk?”

“Betul Bos” kata Lu Anhe jujur,”Tapi jangan khawatir. Saya percaya dengan Tuan Lin, jika Tuan Lin mengatakan akan segera dihancurkan, maka itu akan dihancurkan saat itu juga. Semua akan baik-baik saja, Bos.”

“Tidak,” kata He Yunting, “Kita sudah menunggu terlalu lama.”

“Karena seseorang sudah mulai melakukan ini dari suatu tempat yang kita tidak tahu, bisa saja mereka akan mulai dari tempat lain.” khtZwu

Lu Anhe mengerti apa yang dia maksud: “Aku tahu, atau kalau tidak, Bos mau menggunakan mecha milikku dulu? Lagi pula, perlu waktu untuk mengumpulkan sampel …”

“Bagaimana jika aku pergi ke sana dan membantunya menguji mecha?” He Yunting berkata tiba-tiba.

“Hah?” Lu Anhe buntu, “Tidak apa-apa, tapi bukankah Anda sudah mengatakan oke untuk Tuan Lin memperbaikinya, lalu kenapa Anda ingin pergi ke sana sendiri …”

“Ayo pergi sekarang.” Kata He Yunting tidak ragu-ragu, seolah-olah dia telah membuat keputusan ini beberapa menit yang lalu, “Pergi ke institut  penelitian.” UBWocl

***

Lu Anhe hanya sempat mengirimkan kabar bahwa He Yunting akan berkunjung ke lembaga penelitian, karena He Yunting terus mendesaknya agar cepat memasuki aircraft.

Jenderal He terlihat cemas saat kakinya baru melangkah sebatas pintu utama, lalu memutuskan untuk kembali lagi ke dalam manor, mengganti bajunya dengan seragam militer guna menutupi luka pada bahu kanannya, baru kemudian dia keluar lagi.

Letnan Kolonel Lu tidak mengatakan apa-apa. DHfga6

Saat semua orang di institut menerima berita kedatangan Jenderal, kehebohan terjadi. Para ketua peneliti mencoba memasang wajah biasa saja alias tenang, tetapi sekelompok perancang mecha yang dipimpin oleh Lin Han menjadi gila.

Karena mereka tidak memiliki izin untuk memasuki ruang perbaikan keenam, akhir-akhir ini Shen Xiunan akan memandu mereka untuk menemui Lin Han. Sesaat setelah mereka mendengar bahwa Jenderal akan datang, beberapa remaja sangat bersemangat dan tak berhenti membicarakannya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Afcvfgji vjajcu xfrlcl ecaex wfcubcagbi! Djujlwjcj qfcjwqlijcxe rfxjgjcu! Cqjxjt Afcvfgji jxjc wfwyfcml ajwqlijcxe?”

“Cxe alvjx ajte, alvjx ajte, afajql sjcu jxe vfcujc xjije fxrqgfrl Afcvfgji ajwqjx vjajg xfalxj yfgafwe vfcujc rfwej bgjcu. Klvjx jvj xjaj rexj jaje alvjx rexj.” jWnaE5

“Yt, alvjx jqj-jqj plxj vlj alvjx wfcsexjl lcl, yljgxjc jxe wfcfwel Afcvfgji!”

Shen Xiunan mendengar berita itu ketika dia selesai makan siang.

Story translated by Langit Bieru.

Dan dia berubah menjadi berapi-api: “Jenderal akan datang? Kapan? Di mana?”

Nada Si Penerima pesan juga sedikit gugup: “Akan segera datang, mengatakan bahwa Jenderal He ingin melihat pengerjaan M2742 …” bMKP7F

“Yang sedang diperbaiki Lin Han di ruang perbaikan?!”

Tetapi sebelum dia sempat pergi ke ruang perbaikan untuk memberi tahu Lin Han tentang insiden itu, dia mendengar dengung suara dari pendaratan aircraft.

Lupakan saja, pikir Shen Xiunan.

Orang seperti Jenderal He tidak suka berkomunikasi dengan orang lain, jadi pastinya mereka hanya ingin melihat proses perbaikannya, apalagi Lin Han sangat berkompeten di bidang ini, dia pasti bisa mengatasinya. 3dJ hF

Baru saja dia selesai membatin begini, Shen Xiunan melihat He Yunting datang dengan ajudannya.

Banyak orang di lembaga penelitian hampir tidak bisa menahan ekspresi wajah mereka, terutama para siswa yang sedang dalam masa percobaan, mereka sangat heboh dan berisik.

He Yunting mengenakan seragam militer warna biru, tanpa topi militer, dan rambut perak pendeknya disisir, membuatnya sosoknya angkuh dan tidak manusiawi.

“Halo, di mana ruang perbaikan keenam?” Lu Anhe tersenyum tipis, berjalan dua langkah lebih dekat, dan bertanya pada Shen Xiunan. btlLZv

Sebelum Shen Xiunan menjawab, He Yunting menoleh ke arahnya.

Manik birunya membuat iri. Namun, karena ekspresinya dingin, Shen Xiunan seperti melihat danau beku yang menyimpan banyak hal yang tak terlihat di dalamnya.

Shen Xiunan kemudian memberi tahu nomor ruangan untuk perbaikan mecha, Lu Anhe mengangguk lalu menguncapkan terimakasih.

Setelah sampai di depan ruangan yang dimaksud, Lu Anhe berhenti sejenak, memikirkan sesuatu: “Bos, Anda bisa masuk sendiri, saya akan menunggu di luar.” 9mhw3

He Yunting mengangguk dan mendorong pintu ruangan keenam.

Dan langsung disambut mecha miliknya.

***

Dibandingkan dengan mesin penghancur yang dibangun untuk peperangan umat manusia, Si Pencipta tampak lemah dan kecil. 0SDyG3

Tapi tidak semua.

He Yunting mengangkat matanya dan melihat ke atas.

Please visit langitbieru (dot) com

Mekanik berambut hitam dan bermata gelap itu berdiri tegak di telapak kiri mecha, mengenakan seragam putih, tubuh kurus dan menawan.

Tanpa kekuatan mental yang terhubung, raksasa besi itu tak bernyawa, namun sekarang seperti memiliki roh. Ia merentangkan telapak tangan logam dan menopangnya dalam postur yang khidmat dan penuh hormat. Bangunan rangka yang dialiri dengan warna logam dingin, seperti aliran darah segar, sebuah kehidupan yang ditiupkan oleh pemuda itu. D0UcYw

Sebuah pemandangan yang mengejutkan, seimbang tapi tak selaras.

Mata He Yunting tak bisa berpaling.

Melihat dia datang, pemuda itu tertegun sejenak, lalu meninggalkan telapak tangan kiri mecha dan berjalan menaiki elevator, dengan tangan yang lain mengoperasikan tombol, perlahan turun dari ketinggian, dan menundukkan kepalanya untuk melihat ke arahnya.

He Yunting dan Lin Han saling memandang seperti ini, perlahan turun dari ketinggian puluhan meter, inci demi inci, semakin dekat dan dekat dengannya. q18GOy

Saat jarak mereka semakin dekat, He Yunting kemudian memberanikan diri untuk menilik isi pikirannya untuk pertama kali. Ia merasa jika Lin Han terasa berbeda sejak pertemuan mereka di acara makan malam— tidak, itu seharusnya saat dia memegang tangannya. Saat itu, dia bahkan bisa mencium aroma manis dari lawan bicaranya.

Masa muda memang berbeda.

Tapi tidak mungkin itu adalah cinta pada pandangan pertama, dia bahkan belum menemukan definisi yang masuk akal tentang “cinta”.

Pengalaman hidup He Yunting, selain berlatih, ya berperang, jika harus menunjuk siapa yang menemaninya selama ini, itu adalah mecha. kyu3qe

Tetapi ketika ia melihat pemuda berbaju putih berdiri di depannya, dia hampir tidak bisa menahan diri untuk melangkah maju, tidak sabar ingin lebih dekat dengannya.

He Yunting baru saja meregangkan kakinya, sebelum kakinya menyentuh lantai beton, langkahnya ditahan oleh Lin Han.

“Tunggu di sana.” Pria muda yang berdiri di lift berkata.

Ruang perbaikan sangat luas, dan suara Lin Han bergema di seluruh ruangan, jernih dan indah. m9yvS5

He Yunting selalu hanya memberi instruksi kepada orang lain, dan oerang tersebut memerintahnya seperti ini, dia mengabaikannya.

Tapi sekarang, tanpa sadar, dia berhenti.

Wajah pemuda itu sangat menawan dan mempesona, tapi sedikit mengernyit, seolah-olah sedang memikirkan sesuatu.

Lin Han menatap mata biru di depannya. urw8PI

Dia tidak menyangka bahwa Jenderal akan datang sendiri. Dia berencana akan menunggu hingga masa estrusnya selesai kemudian mengambilnya, atau Lu Anhe yang mengirim sampel. Entah nantinya mau pilih opsi yang mana, tapi dia tidak mengira jika Jenderal secara langsung menemuinya.

Tapi tidak diragukan lagi, metode perbaikan ini adalah yang terbaik. Toj, sampel hanyalah sampel. Jika pilot berpartisipasi dalam tes kekuatan mental, akan lebih efisien dan hasilnya akurat.

Story translated by Langit Bieru.

Kedatangannya memberi kabar baik….

Tapi Lin Han masih khawatir. TILE6e

Aku sedang dalam masa estrus.

Bahkan jika dia menggunakan inhibitor, tapi jika dipakai saat periode estrus, tidak ada jaminan bahwa feromonnya tidak akan merembes.

Apalagi pria ini sudah mengenali feromon miliknya.

Lin Han tidak tahu bagaimana menggambarkan suasana hatinya saat ini, tetapi sebagai Omega, dia sudah siap dengan pertahanan diri yang cukup. -Selain itu, dia tidak ingin membaca hati Jenderal lagi untuk saat ini. 6nLFcP

Jadi karena itu, He Yunting memandanginya seolah-olah menyadari sesuatu.

Lin Han memutar bola mata hitamnya, kemudian meraih pembatas lift lalu turun di lantai bawah.

Pria muda itu berjalan ke arahnya dan mengeluarkan sepasang sarung tangan putih.

Jenderal samar-samar merasa ada yang tidak beres, tetapi ekspresi wajahnya tetap sama, datar. c0vNQm

Dia melihat pemuda itu berjalan hanya beberapa langkah, lalu berhenti.

Untuk memastikan bahwa Sang Jenderal tidak melakukan apa pun yang terlalu serius-Lin Han memakai sarung tangan dan menjaga jarak sejauh tiga kali dari jarak sosial kehidupan He Yunting, berdiri mematung: “Jika Jenderal ingin mengatakan sesuatu, Anda bisa mengatakannya.”

“……?”

“Berdiri saja di sana dan bicara,” Lin Han menambahkan, sambil membuat gerakan silang, tanda terlarang untuk mendekat dengan dua telunjuknya yang dibungkus dengan tangan bersarung tangan putihnya, “Jangan bergerak, jangan mendekat.” zcRayZ

Ekspresi acuh tak acuh yang biasa terpasang di wajah He Yunting, kali ini sedikit retak.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

2 comments

  1. Jenderal ada aja idenya buat ketemu Lin Han. Wkwkwk. Semoga krisan Lin Han aman saat esterus malah didatangi jenderal dingin ⁄(⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄)⁄

    • Kek nya masi aman…
      Chapternya masih banyak… hahahhaha
      Makasih loh komenannya, bikin semangat aku translate.