English

Harta Karun Prajurit MudaCh207 - Bekerjasama Melawan Zombie

0 Comments

Penerjemah China-Indonesia : Momo


Ye Xingchen dan yang lainnya tidak pergi ke rumah sakit bersama Yun Che dan Xing Feng, tapi pergi ke sebuah rumah di dekat balai kota dalam pengaturan bawahan Tan Weiye. Karena sekarang ada banyak rumah kosong, sebuah apartemen enam lantai yang memiliki taman diatur untuk mereka. Chu Haoling dan Tim Chaoyang pergi menyusul bawahan Tan Weiye, Lu Haixuan juga diseret dalam kelompok itu, sementara Ye Xingchen dan yang lainnya merapikan rumah sebentar, sebelum kemudian kembali ke pintu masuk pangkalan. 84UAmJ

“Hei Yu, Hei Yu, di sana, ada dua lagi di sana, cepatlah!”

“Aku tahu, kalian dua bersaudara hanya suka menyiksaku. Apa yang telah binatang suci ini lakukan hingga pantas menerima semua ini?”

Langit Bieru.

Meskipun zombie di luar pangkalan tidak pergi, mereka juga tidak berani mendekat. Awalnya para prajurit dan pemilik kemampuan berencana beristirahat, tetapi ketika mereka melihat Yun Cheng dan Leng Yehan yang mengendarai Hei Yu berjalan maju dengan berani ke arah zombie, satu per satu para prajurit itu mematung terkejut.

Yun Cheng bekerjasama dengan Hei Yu, mengarahkannya ke tempat-tempat dengan zombie level empat yang paling banyak. Hei Yu juga telah memperoleh kemajuan. Dia sebelumnya perlu menyerang beberapa kali sebelum bisa menghancurkan kepala zombie level tiga. Sekarang, dia bisa menangani zombie level empat hanya dengan satu tamparan cakarnya. Hei Yu akan bertanggung jawab atas serangan jarak dekat sementara Yun Cheng di punggungnya akan bertanggung jawab atas serangan jarak jauh, dan Leng Yehan hanya bisa menonton keduanya. ltRIHd

“Aku tahu ini akan terjadi.”

Setelah kembali ke pintu masuk pangkalan, Zhou Zeyu dan timnya hanya bisa melihat Hei Yu yang melompat di antara zombie dengan tatapan tidak berdaya. Mereka sudah mendengar teriak itu dari jauh, dan saat melihat prajurit kecil yang masih tercengang, mereka hanya memiliki simpati di matanya.

“Mau membantu?”

Meng Gang sedikit tergoda ketika melihat pertarungan di hadapannya. Setelah bertukar pandang dengan yang lain, Ye Xingchen melompat ke punggung Raja Serigala, Zhou Zeyu dan Jiang Shang berlari maju hampir bersamaan. Sebuah tornado muncul dari tanah, Jiang Shang memadatkan pisau di satu tangan dan melemparnya ke arah tornado, sedang tangan yang lainnya mengayunkan cambuk yang diberikah oleh Hei Yu. peUTVx

“Brengsek, tunggu aku!”

“Saudaraku, ayo pergi!”

Meng Gang tercengang ketika dia melihat Meng Xu berlari maju dengan cambuk duri kayu tajam yang terbelah dari dua, empat, hingga menjadi puluhan bagian yang kemudian terbang ke arah zombie. Meng Gang tidak berani ragu lagi, dia berlari ke depan mengayunkan tangannya, dan pisau air sepanjang beberapa kaki turun dari langit dengan cara yang menakjubkan.

“………….” SjAy1L

Melihat bahwa dia adalah satu-satunya yang tersisa, Zhan Yafei yang tercengang bertanya-tanya apakah dia harus melakukan pembersihan lagi.

“Apakah kalian semua sudah menggali inti kristal dari zombie-zombie ini?”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Zhan Yafei melihat sekeliling sebelum berjalan menuju salah satu prajurit dan menunjuk mayat zombie yang menumpuk di luar kota. Prajurit yang bingung itu tersipu ketika dia melihat Zhan Yafei yang cantik, “Ini… yang di sini telah digali, tetapi yang di sana belum.”

Bfuecjjc lcal xglraji revjt vlyfglajtexjc xfqjvj rfieget qjcuxjijc vl cfufgl lcl bift qerja. Bjgfcj wfgfxj alvjx ylrj wfcuewqeixjccsj rjja yfgajgecu rfqfgal Tec Jtf, wfgfxj yljrjcsj tjger wfcuujilcsj rjae qfg rjae rfafijt qfgafwqegjc rfifrjl. hF3dfp

“Djlxijt, wjgl xlaj ujil rfrfufgj wecuxlc. Cxe jxjc wfwyfgrltxjccsj ecaex xjiljc cjcal.”

Vfafijt rjipe sjcu ifyja, mejmj weijl wfwjcjr ijul. Zjsja-wjsja lae jxjc mfcvfgecu wfcvbgbcu qfgaewyetjc yjxafgl vjc peuj wfcjglx ifylt yjcsjx hbwylf. Zfiltja yjtkj Tec Jtf wfwlilxl clja ecaex alcuuji vl rlcl ecaex rfwfcajgj kjxae, Itjc Tjofl yfgqlxlg vlj ylrj wfwyjcae wfgfxj vfwl xfyjlxjc rfwej bgjcu.

“Hah?”

Prajurit muda itu sedikit bingung, dan Zhan Yafei juga tidak repot-repot menjelaskan kepadanya. Setelah dia berbalik dan menginjak kakinya, tanah dalam jarak sepuluh meter di depannya langsung berubah menjadi pasir, dan mayat-mayat yang menumpuk di tanah terhisap ke dalamnya. Semua orang yang melihat ini menjadi ketakutan, pada saat yang sama mereka tidak bisa menahan perasaan sedih bahwa bahkan seorang wanita ternyata lebih kuat dari mereka. futXk9

“Baiklah, mari kita gali sisanya dengan cepat.”

Beberapa menit kemudian, Zhan Yafei bertepuk tangan, dan tanah kembali normal, tampak seolah-olah tidak pernah terkontaminasi mayat. Menghadapi tatapan terkejut semua orang, Zhan Yafei berlari ke arah Ye Xingchen dan yang lainnya sambil menggunakan kemampuannya untuk menyeret semua zombie di barisan depan ke dalam lubang pasir sehingga hanya kepala mereka yang terlihat. Raja Serigala segera mengayunkan cakarnya, dan kepala beberapa zombie yang jatuh ke dalam lubang pasir menghilang. Pada saat yang sama, Ye Xingchen membidik kepala zombie yang tersisa dengan panahnya. Bahkan jika itu zombie level tiga, panah emas kecil itu dapat menembus kepala tiga zombie sekaligus.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Beri aku pisau, Xiao Xu!”

Zhan Yafei berteriak dan Meng Xu yang sedang bertarung segera mengeluarkan pisau dari ruangnya dan melemparnya. Zhan Yafei dengan sigap melompat meraih gagang bilahnya, menyapukannya ke udara, dan kepala semua zombie yang tersisa terbang ke belakang mereka. Tumpukan duri kayu yang tiba-tiba muncul entah dari mana dan menembus kepala dengan akurat, setelah itu semburan angin datang untuk menyapu semua inti kristal dan mengirimkannya ke Meng Xu. Aliran air segera menyuci semua inti kristal tersebut dan setelah bersih segera disimpan ke ruangnya. 8JaPN6

Lusinan zombie level tiga terbunuh dalam sekejap dengan kerja tim mereka yang hebat. Mereka tidak hanya mengumpulkan inti kristal, tetapi juga mengubur tubuh para zombie. Semua itu dilakukan dengan bersih dan indah.

“Satu putaran lagi, Yafei?”

Tidak diragukan lagi bahwa ini adalah metode yang paling menghemat waktu dan tenaga. Tentu saja premisnya adalah bahwa semua zombie itu harus berdiri di sana dengan patuh sehingga mereka bisa membunuhnya dengan mudah. Itulah kenapa peran Kaisar Zombie Yun Cheng sangatlah penting di sini.

“Oke!” 2UvhTr

Tidak ingin menunjukkan belas kasihan kepada zombie, Zhan Yafei menunjukkan gerakan yang sama lagi, membuat prajurit yang berada di tembok pangkalan tertegun. Mereka tidak pernah tahu zombie bisa dibunuh dengan cara ini—sangat keren.

“Gadis cantik, bisakah kamu membantu kami menjebak beberapa zombie?”

Melihat mereka bersenang-senang, pemilik kemampuan dari pangkalan tergoda untuk bergabung. Baru-baru ini mereka dihancurkan oleh zombie, mereka tidak akan melepaskan kesempatan langka ini untuk melawan, bahkan jika itu hanya sementara.

“Tentu!” XvFhJ2

Zhan Yafei yang baru saja menghentikan sekelompok zombie lainnya, langsung setuju. Dia menghentakkan kakinya dan menjebak zombie di barisan depan di sebelah kiri dengan kemampuannya.

“Saudara-saudara, ayo!”

“Bunuh mereka!”

“Astaga, ini benar-benar keren.” WfRa3D

“Jika saja zombie tidak melawan dan membiarkan kita untuk memenggal mereka, maka melawan puluhan juta zombie pun aku mau.”

“Yah benar…”

“Haha…”

Para prajurit dan pemilik kemampuan membunuh zombie dengan sangat baik dan untuk pertama kalinya semuanya sangat termotivasi. Di luar tembok pangkalan telah berubah menjadi seperti rumah jagal. Dengan Yun Cheng, baik zombie level tiga maupun level empat tidak ada yang berani menyerang lebih dulu. Mereka membiarkan dirinya dipotong seperti sayuran. Pada akhirnya, semua pemilik kemampuan di pangkalan bergegas keluar untuk menyingkirkan zombie, tapi… tCMdIK

“Ada apa, Xiao Cheng?”

Yun Cheng yang menunggangi Hei Yu menatap marah para pemilik kemampuan pangkalan yang ada di belakangnya. Ye Xingchen di punggung Raja Serigala adalah orang pertama yang menyadari bahwa ada yang salah dengan Yun Cheng. Leng Yehan, yang bertarung bersama dengan yang lain, datang ketika dia mendengar kata-kata itu. Yun Cheng berkata dengan sedih, “Mereka mengambil inti kristal level empatku.”

Please visit langitbieru (dot) com

Yun Cheng sangat marah karena tidak pernah ada yang berani merebut inti kristalnya. Kakaknya dan yang lainnya selalu memberinya inti kristal yang mereka kumpulkan, tapi—tiba-tiba ada sekelompok besar orang yang merampok inti kristal. Dia merasa sangat marah dan sedih.

“Ehh…” XmRMgr

Ye Xingchen tidak bisa berkata-kata. Sepertinya Yun Cheng berpikir bahwa semua inti kristal level empat yang ada di sini adalah miliknya. Meskipun tidak salah untuk mengatakan hal itu, bagaimanapun tanpa keberadaan Yun Cheng, mereka semua tidak akan bisa membunuh zombie semudah ini.

“Xiao Cheng, mari kita lanjutkan membunuh zombie-zombie ini. Dengan kamu, kita bisa mendapatkan lebih banyak inti krista level empat lebih dulu.”

Melompat ke punggung Hei Yu, Leng Yehan memeluknya  dan dengan lembut dan menghiburnya.

“Oke.” mNw2SK

Yun Cheng menjawab dengan lemah, dia masih merasa sedikit tidak senang. Sangat jarang bertemu dengan zombie level empat, tentu saja dia ingin mengumpulkan inti kristalnya sebanyak mungkin. Kakaknya sering menyuruhnya untuk menimbun makanan dan itu semua adalah jatahnya. Apa yang akan dia lakukan jika dia kehabisan makanan di masa depan? Dengan pemikiran ini, Yun Cheng mengeluarkan inti kristal bersih dan hendak melemparkannya ke mulutnya ketika Leng Yehan dengan cepat menghentikannya, “Makan setelah kami kembali. Apakah kamu lupa apa yang kami katakan padamu?”

“Oh!” Mengingat bahwa mereka telah menyuruhnya untuk tidak makan inti kristal di luar, Yun Cheng dengan patuh menyingkirkan inti kristal sebelum melihat ke arah zombie dan langit yang mulai gelap, “Ayo kembali, Hanhan, atau kakak akan memarahi kita.”

Kemarahan Yun Cheng datang dan pergi dengan cepat. Dia tidak berminat untuk mengumpulkan inti kristal lagi ketika dia mengingat instruksi Yun Che. Bagaimanapun, kakak laki-lakinya telah berjanji untuk membawanya keluar untuk mengumpulkan inti kristal besok. Dia akan menemukan tempat tanpa siapa pun dan mengumpulkan inti kristalnya perlahan agar tidak ada lagi orang yang mencurinya.

“Ini… tunggu sebentar, ayo kita panggil Yafei dan yang lainnya.” t4C8dT

Bukankah zombie akan menyerang lagi setelah Kaisar Zombie pergi? Meskipun Leng Yehan tidak peduli dengan kehidupan orang lain, dia tetap peduli dengan teman-temannya. Melihat gerakan matanya, Ye Xingchen mengendarai Raja Serigala untuk memberi tahu semua orang dan pada saat yang sama juga memberi tahu orang-orang di Pangkalan Binhai. Mengetahui bahwa zombie akan berubah menjadi ganas begitu mereka pergi, para prajurit dan pemilik kemampuan lainnya segera mundur ke kota.

“Roarrr…”

Begitu Kaisar Zombie memasuki kota, zombie di luar berubah menjadi ganas dan bergegas ke depan. Semua pemilik kemampuan segera mengerahkan kekuatan mereka di tembok kota sementara para prajurit yang sudah bersiap segera melawan. Mereka tidak bisa lagi menghadapi zombie dengan mudah seperti sebelumnya.

“Aku tahu kalian ada di sini. Ayo, cepat kembali. Aku punya banyak makanan laut segar, mari kita makan barbekyu makanan laut di malam hari.” xsjnmX

Chu Haoling dan timnya datang ke arah mereka. Ketika berhubungan dengan makanan, pria itu menjadi sangat bersemangat. Zhou Zeyu dan yang lainnya yang memiliki noda darah di sekujur tubuh, benar-benar tidak ingin membicarakan makanan, jadi mereka hanya mengangguk dan berjalan melewatinya.

Lu Haixuan bertanya dengan ekspresi bingung, “Saudara Che tidak bersama kalian?”

Mereka pikir Yun Che pergi bersama mereka untuk menjemput Yun Cheng. Melihat penampilan semua orang, jelas mereka baru saja selesai bertempur.

“Mmm, mungkin dia masih bersama Kapten Xing. Kami keluar untuk membantu Xiao Cheng mengumpulkan inti kristal setelah membersihkan rumah.” v 6HSq

Ye Xingchen yang berjalan dengan Jiang Shang berkata sambil memijat tangannya. Tidak seperti yang lain, meskipun dia juga bisa bertarung dengan panah yang diberikan oleh Hei Yu, tangannya akan terasa sakit setelahnya. Setiap kali kembali dari misi, Jiang Shang harus merendam dan memijat tangannya. Tekanan pada otot-otot tangannya akan meningkat jika dia ingin menembak zombie secara akurat dengan panah otomatis. Dia tidak mungkin menembak secara acak, karena itu hanya akan menyia-nyiakan busur dan anak panah yang diberikan Jiang Shang padanya.

“Kalau begitu mari kembali dan bersiap dulu. Seharusnya tidak sulit mengadakan barbekyu.”

Story translated by Langit Bieru.

Lu Haixuan mengangguk dan memegang tangan Chu Haoling. Bawahan Tan Weiye tidak kembali bersama mereka, “Kita harus pergi. Buat dirimu seperti di rumah sendiri.”

Dengan mengatakan itu, kelompok itu berjalan menuju pintu masuk pangkalan. Mereka tidak khawatir ketika Zhou Zeyu dan yang lainnya berada di luar. Namun, sekarang zombie menyerang lagi dan mereka akan menjadi lebih ganas saat langit menjadi semakin gelap. ER7shS

“Pengepungan zombie ini benar-benar menakutkan. Kuharap Pangkalan Barat Daya kita tidak akan mengalami hal ini.”

Shen Rui menghela nafas saat dia melihat punggung teman lama mereka, yang lainnya juga merasa sedih setelah mendengar tentang Laksamana Tan. Namun, mereka tidak tahu bahwa apa yang diharapkan Shen Rui tidak akan pernah menjadi kenyataan. Pengepungan zombie adalah salah satu peristiwa paling menakutkan di hari akhir.

 

*** iEyd0p

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!