English

Harta Karun Prajurit MudaCh63 - Berita dari Ibukota, Pemberitahuan Orang Hilang

0 Comments

Penerjemah : Momo


Sejak muncul hingga pergi, Mo Wenyang terus mengutuk tanpa henti. Dia mengeluh tentang ‘binatang penjaga rumah’ dan Yun Che merasa bersalah karenanya. Chu Haoling dan Zhou Zeyu, tidak bisa berhenti tertawa. Mereka semua setiap harinya selalu pergi  melawan zombie atau mengumpulkan sumber daya dalam waktu yang lama. Sangat jarang bisa bersenang-senang dan tertawa seperti ini. 1LeiMf

Untuk mereka yang mengenal Mo Wenyang, mereka tahu semakin dia mengutuk, semakin dia tidak mempedulikannya masalah ini. Sebagai seorang prajurit, dia dipromosikan menjadi seorang Mayor Jenderal setelah hari kiamat datang, namun dari luar dia sama sekali tidak terlihat seperti seorang prajurit yang serius. Sebaliknya, dia terlihat malas, nakal dan sinis, tidak seperti prajurit lainnya. Bahkan Gu Mingxuan berkata, Mo Wenyang tidak akan bergabung dengan militer jika dia tidak lahir dari keluarga militer.

Tapi jika itu membuat orang-orang berpikir dia adalah seorang jenderal yang tidak berkualifikasi, maka itu adalah salah besar. Mo Wenyang biasanya tidak bersikap seperti prajurit. Namun dalam hal hal-hal penting, dia selalu tahu seberapa jauh dia harus melangkah. Dalam sepuluh tahun terakhir, sejak dia bergabung dengan militer pada usia 14 tahun, dia tidak pernah membuat kesalahan. Dia secara ajaib akan menyelesaikan setiap tugas yang diberikan padanya, baik itu mudah ataupun sulit.

Langit Bieru.

Mungkin karena mereka seumuran, banyak orang suka membandingkan Xing Feng dengan Mo Wenyang. Tidak ada yang meraguan bahwa Xing Feng lebih baik dari Mo Wenyang. Namun, Xing Feng pernah marah pada seorang pria yang menyanjungnya di depan umum dan tidak menghormati Mo Wenyang. Di sana dia bertanya apakah pria itu telah melihat sosok Mo Wenyang yang sebenarnya. Tidak sulit untuk melihat di sini bahwa apa yang dilihat orang lain dari Mo Wenyang hanyalah apa yang ingin dia tunjukkan dan ada beberapa bagian yang tidak ingin dia ketahui oleh orang-orang itu. Itu adalah kepribadian aslinya.

Setelah makan malam, Mo Wenyang dikirim pergi. Yun Che yang memegang tablet berbaring sendirian di kursi teras lantai dua. XDVRsU

“Wenyang berbeda dari Wei Kan dan Wang Wei. Seharusnya kamu tidak memukulnya seperti itu.” Kata Xing Feng, saat dia berjalan dan duduk di samping Yun Che sambil mengulurkan tangan untuk mengeluarkan puntung rokok dari mulut Yun Che.

“Apakah kamu membelanya?” tanya Yun Che, mendongak dari tabletnya.

“Jangan salah paham. Kamu tahu benar apa yang aku bicarakan.” Ada orang baik dan orang jahat di setiap industri. Hal yang sama juga terjadi pada militer. Xing Feng tidak ingin Yun Che memiliki pandangan yang ekstrim. Dia harus memperlakukan semuanya dengan tenang agar bisa menilai mereka dengan baik.

“Jangan repot-repot mengajariku.” gumam Yun Che, “Aku tahu apa yang harus aku lakukan. Ketika dia pergi, aku meminta Kakakku untuk memberinya sekantong buah-buahan segar, bukan? Lagipula dia hanya muncul di waktu yang salah.” fvYSAc

Melambai dengan tidak sabar, Yun Che menyalakan sebatang rokok lagi dan menghisapnya. Jika Mo Wenyang muncul sebelum sore ini, dia tidak akan dipukul begitu keras. Sayangnya, kebetulan militer membuat marah Yun Che sore tadi. Selain itu, dia tidak tahu bahwa itu adalah Jenderal Mo Wenyang yang nantinya akan mengambil alih komando seluruh Pangkalan Barat Daya.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Bjwe rfijie wfijxexjc rfujijcsj jajr vjrjg rexj vjc alvjx rexj. Cxe rjcuja qfcjrjgjc vjc lculc wfiltja yjujlwjcj qfcjwqlijcwe rjja rfvjcu yfgxbwqgbwl.”

“Yt, jxe qjral jxjc wfcufmfkjxjcwe, xjgfcj alvjx jvj xjaj xbwqgbwl vjijw xjwerxe.” xjaj Tec Jtf.

“Ljtjtj..” Bo CZy

Wlcu Mfcu alvjx ylrj wfcjtjc ajkj. Glj wfcsexjl mjgj Tec Jtf sjcu rbwybcu, qfgmjsj vlgl vjc wfcsfyjixjc lae. Glj xfwevljc yfgajcsj, “Rubwbcu-bwbcu, jqj teyecujcwe vfcujc Itbe Itlpec?”

Senyum di wajah Yun Che tiba-tiba menghilang, digantikan dengan ekspresi dingin dan muram. “Ada apa?”

“Ketika aku menghubungi orang-orang di Ibukota sore ini, aku mendengar Kepala Keluarga Zhou, Zhou Zhijun sedang mencari orang hilang di Ibukota, dengan hadiah yang sangat besar. Dan dia mencari Yun Yao, Yun Che, Yun Cheng dan Zhou Zichen. Tetapi tidak ada penjelasan yang menjelaskan hubungan nama-nama itu dengannya. Dan aku juga tidak bertanya.”

Xing Feng menyadari ada yang tidak beres dengan Yun Che, jadi dia menceritakan semuanya. Xing Feng tidak terbiasa memerdulikan hal-hal seperti ini. Bahkan jika Keluarga Zhou mempunyai perkembangan yang sangat pesat, mereka tidak dapat dibandingkan dengan keluarga tua seperti Keluarga Xing yang sudah ada sejak masa reformasi. Dia hanya bertanya tentang itu, karena mendengar nama Yun Che dan Yun Yao disebutkan. oHAMmy

“Kamu tidak memberi tahu siapa pun tentang keberadaan kami, kan?” tanya Yun Che.

Hal yang sama juga terjadi di kehidupan sebelumnya. Zhou Zhijun membagikan banyak pemberitahuan untuk mencarinya. Jika tidak, dia tidak akan lari ke Ibukota dan kemudian kehilangan nyawanya.

“Jangan menganggapku bodoh, oke? Aku belum memberi tahu siapa pun tentang kalian. Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Xing Feng.

Sepertinya Zhou Zhijun memiliki hubungan yang dalam dengan mereka. Tiba-tiba, sebuah ide terlintas di benak Xing Feng. Dia menyipitkan matanya ketika dia akhirnya sampai pada sebuah kunci. Zhou Zichen? Mungkinkah Chenchen? Jika demikian, Yun Yao adalah istri Zhou Zhijun, bukan? r7VbPh

Memikirkan hal ini, Xing Feng tidak tahan untuk tidak mengutuk dirinya sendiri karena terlalu ceroboh. Bagaimana dia bisa melewatkan petunjuk yang begitu jelas?

Yah, dia tidak bisa disalahkan. Sepanjang waktu, semua orang memanggil anak laki-laki kecil itu Chenchen atau anak laki-laki gendut. Siapa yang bisa menghubungkannya dengan Zhou Zichen? Bagaimanapun, tidak ada pemberitahuan bahwa Zhou Zichen adalah seorang anak kecil.

Langit Bieru.

“Kamu pasti sudah tahu siapa kami, bukan?” tanya Yun Che.

Perubahan cepat di mata Xing Feng memberi tahu Yun Che bahwa dia telah menyadari kebenaran yang ada. Yun Che menyingkirkan tabletnya dan bersandar. Dia mengulurkan kakinya dan menyilangkannya di atas meja teh dan mulai menjelaskan. YEaixF

“Zhou Zhijun adalah saudara iparku dan ayah kandung Chenchen. Orang tuaku meninggal saat aku berumur sepuluh tahun. Saat itu, Kakakku, Yun Yao baru berusia 16 tahun. Untuk membesarkanku dan saudara kembarku, Yun Cheng, dia memilih putus sekolah dan pergi bekerja. Paman kami yang mengira kami masih muda, mencoba secara paksa menempati rumah yang ditinggalkan oleh orang tua kami. Kakak yang tahu segera meminta komite desa untuk menjual rumah itu dengan harga rendah. Kakek dan Nenek kami berjuang untuk mendapatkan uang itu, lalu membawa kami ke kota malam itu juga.”

“Sejak itu, kami menetap di kota. Kakak masih muda dan tidak berpendidikan. Pekerjaan yang bisa dia lakukan sangat terbatas. Semua pekerjaan kotor dia lakukan, kebanyakan adalah sebagai pekerja buruh dengan gaji yang agak rendah. Setelah dia pulang kerja, dia juga melakukan beberapa pekerjaan membuat kerajinan tangan selama berjam-jam di malam hari. Begitulah cara dia membesarkanku dan Xiao Cheng. Aku masih ingat jelas apa yang biasa dia katakan pada kami. ‘Saat kalian dewasa, kalianlah yang akan mendukungku.  Aku akan menjalani kehidupan yang kaya dan tidak lagi sulit…’ Tahukah kamu, dia yang cantik dan terlihat lemah itu adalah wanita yang sangat kuat?”

“Sebelum kami dewasa, dia bertemu Zhou Zhijun yang dua tahun lebih tua darinya. Dia memperlakukan Kakak dengan baik seperti putri kecilnya. Xiao Cheng dan aku berpikir dia sangat mencintai Kakak. Lagipula Kakak adalah gadis yang baik. Pria mana yang ingin menyakitinya? Kakak telah berencana untuk menikah setelah Xiao Cheng dan aku kuliah. Tetapi wanita di Barat Daya kebanyakan menikah di usia muda. Bagaimanapun, seorang wanita akan menjadi tua dengan cepat. Xiao Cheng dan aku berjanji kepadanya berulang kali bahwa kami akan menjaga diri kami sendiri dan tidak akan pergi ke perguruan tinggi yang jauh darinya. Lalu dia menyetujui lamaran Zhou Zhijun, tapi…”

Yun Che berhenti untuk mengatur napas. Kemudian dia menyalakan sebatang rokok lagi dan mengisap beberapa kali. Xing Feng mengulurkan tangan dengan tenang, memegang tangan Yun Che yang lain. Melihat dia tidak menolaknya, Xing Feng menggenggam jemari Yun Che lebih erat. Mengetahui pria di hadapannya itu mencoba menghiburnya dalam diam, Yun Che membalas genggaman tangannya itu. Dia kembali menghisap rokok dan melanjutkan. CDLPhx

“Keluarga Zhou sangat kaya dan berkuasa di kota itu. Tidak bisa dibandingkan dengan kami, anak yatim piatu yang bahkan jauh dari kehidupan keluarga biasa. Keluarga Zhou Zhijun tidak mengizinkannya menikahi Kakak. Mereka secara bergiliran mendatangi kami seperti yang terjadi di serial TV. Mereka mencoba membujuk kami dengan uang dan mulai mengancam kami.”

“Aku rasa Zhou Zhijun sangat mencintai Kakak saat itu. Di bawah tekanan keluarganya, dia diam-diam menikahi Kakak dan mendaftarkan pernikahan mereka. Karena takut Kakak akan diganggu oleh keluarganya, dia membeli sebuah apartemen untuk keluarga kecilnya itu. Tapi Keluarga Zhou ingin Kakak berpisah dengan Zhou Zhijun. Setiap kali Zhou Zhijun kembali dari tugas militer, mereka akan tinggal di Vila Zhou selama berhari-hari. Dia selalu memberi tahu kami bahwa Keluarga Zhou secara bertahap dapat menerima Kakak. Tapi kami tahu, Kakak menjalani kehidupan yang menyedihkan di Keluarga Zhou.”

“Tahun-tahun berlalu dan Chenchen lahir. Saya tidak tahu kapan, tetapi Zhou Zhijun kembali ke keluarganya. Saat dia dipindahkan ke Ibukota, dia berencana untuk membawa Kakak dan putranya pergi bersamanya. Tetapi keluarganya membujuknya dengan alasan bahwa Chenchen masih terlalu kecil dan kehidupan di militer sangat sulit. Sementara itu, Kakak juga tidak ingin menjauh dariku dan Xiao Cheng. Mungkin karena merasa bersalah kepada orang tuanya, Zhou Zhijun akhirnya menyerah membawa Yun Yao bersamanya. Sebelum hari kiamat, kami berdua mengira Zhou Zhijun mencintai Kakak. Meskipun mereka jarang bertemu, setidaknya hati mereka tetap bersatu.”

Jika Yun Che tidak dihidupkan kembali dan belajar dari kehidupan sebelumnya, dia masih percaya bahwa Zhou Zhijun benar-benar mencintai Yun Yao. Dia membagikan begitu banyak pemberitahuan di Ibukota untuk mencarinya. Tampak seperti suami yang penyayang, bukan? UBwa9p

Yun Che melanjutkan ceritanya, “Tapi ketika Kakak sangat membutuhkannya, dia tidak ada di sana. Dan tidak ada telepon yang bisa dihubunginya. Apalagi ketika aku sampai di apartemennya, Keluarga Zhou yang sudah datang lebih dahulu,  tidak ingin membukakan pintu dan tidak mengizinkan Kakak membukakannya untukku. Ketika berdiri di luar sana, aku dengan jelas mendengar Ibu Zhou Zhijun mengutuk Kakak sebagai perempuan jalang dan aku juga mendengar suara tamparan dari waktu ke waktu. Ketika Chenchen berhasil membukakan pintu, Kakak segera berlari ke pelukanku. Saat itu Chenchen memberitahuku bagaimana ibunya digertak dan aku bisa melihat wajah Kakak yang bengkak.  Saat itu aku benar-benar berharap bisa membunuh mereka semua!”

“Tapi aku tidak bisa. Saat itu, Kakak belum mengalami kehidupan setelah kiamat. Dia sangat baik dan murni. Jika aku membunuh Keluarga Zhou di depannya, dia akan gila. Aku tidak ingin diasingkan oleh Kakakku sendiri, hanya karena beberapa sialan dari Keluarga Zhou! Pada akhirnya, aku membawanya dan Chenchen pergi. Jika seorang pria benar-benar mencintai istri dan memperhatikan keluarganya, bagaimana mungkin dia tidak bisa dihubungi pada saat kritis seperti itu? Kakak berkata Zhou Zhijun menelepon keluarganya sebelum hari kiamat tiba. Lalu kenapa dia tidak menelepon Kakak sendiri? Berapa banyak waktu yang bisa terbuang untuk melakukan satu panggilan? Hari kiamat akan datang. Apa dia tidak takut kalau istri dan putranya akan mati dimakan oleh zombie?”

“Ibu Zhou Zhijun selalu menyebut Kakak perempuan jalang dan dia bahkan curiga kalau Chenchen adalah anak dari orang lain, yang berhubungan dengan Kakak. Tidakkah Zhou Zhijun mengetahui hal itu selama bertahun-tahun? Jika dia begitu mengabaikan istrinya, bagaimana bisa dia mengatakan mencintai istrinya? Apapun yang Kakak pikirkan, aku tidak akan pernah mengizinkan pria seperti itu datang lagi padanya. Saat aku cukup kuat, aku akan pergi ke Ibukota. Dan membuat mereka semua membayar hutangnya pada kami!”

Akhirnya, Yun Che selesai bercerita. Pembuluh darah biru menonjol di pelipisnya. Kebencian yang kuat membara di matanya. Dia tidak memberi tahu Xing Feng apa yang terjadi di kehidupan sebelumnya. Tentu saja, dia tidak bisa. Tapi dia tidak akan pernah melupakan semua itu. Dia akan pergi dan membalas dendam pada Zhou Ting dan Han Mingzhe yang membunuhnya dan semua anggota Keluarga Zhou lainnya! GmfkuV

“Kamu tahu, aku akan sangat senang jika kamu mau memanfaatkanku.”  Mengulurkan tangan dan memeluk bahunya, Xing Feng berkata dengan sungguh-sungguh,

Karena dia mengenal Yun Che, selama ini dia hanya mempercayai setengah dari apa yang Yun Che katakan. Tapi kali ini dia percaya sepenuhnya pada cerita yang baru saja dia dengarkan. Dia juga akan mendukung Yun Che untuk membalas dendam pada Keluarga Zhou. Yun Che adalah miliknya! Dia tidak akan membiarkan Keluarga Zhou mengganggunya.

Yun Che tersentuh dengan apa yang dikatakan Xing Feng. Perasaan negatif yang ada pada dirinya perlahan mulai menghilang. “Kenapa? Apakah kamu benar-benar akan menjadi pemanggil binatang buas sepertiku?”

“Tentu saja, jika kamu menginginkannya.” jawab Xing Feng. ‘Binatang penjaga rumah’ dan ‘pemanggil binatang buas’. Bukankah mereka berdua pasangan yang sempurna? D8qM4

“Baiklah, aku akan memikirkannya.” Kali ini, Yun Che tidak menolaknya. Dia terdengar seperti sedang bercanda, tetapi Xing Feng tahu dia cukup serius. Sekali lagi, mereka berpegangan tangan dengan erat.

Ketika mereka berbicara, mereka tidak tahu bahwa Yun Yao sedang menutup mulutnya, menahan tangis. Awalnya, dia mendatangi Yun Che untuk membicarakan tentang dua orang yang ada sebelah, tapi dia tidak menyangka akan mendengarkan semua ini. Dia tidak pernah tahu bahwa Yun Che selalu mengkhawatirkannya. Sebagai kakak perempuannya, dia sangat tidak bisa diandalkan. Yang lebih buruk, dia hanya menjadi bebannya. Dan Zhou Zhijun tidak lagi mencintainya. Pada saat ini, dia akhirnya mau mempercayai hal itu.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Malam itu, Yun Yao secara pribadi menghancurkan segala sesuatu yang berhubungan dengan Zhou Zhijun, menghapus semua harapan yang ada di hatinya. Dia telah kehilangan cinta dan suaminya. Tapi dia masih memiliki saudara laki-laki dan anaknya. Mereka akan menjadi satu-satunya harta karun dalam hidupnya! Adapun Zhou Zhijun… Persetan denganya!

  dSRUsd

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!