English

Kaleidoskop KematianCh62 - Waktunya Bekerja

0 Comments

Penerjemah: SelirChu

Editor: pontifexjung neWA18


Meski Tan Zaozao ingin Lin Qiushi membantunya membujuk Ruan Nanzhu, Lin Qiushi tidak berada dalam posisi yang mampu melakukan hal itu. Memasuki dunia pintu tidak seperti liburan, bagaimanapun, dan tak peduli apakah mereka sendirian atau membawa klien, ada resiko yang besar. Jika sesuatu terjadi, usaha mereka sebelumnya akan sia-sia dan hidup mereka akan di ujung tanduk. 

Setelahnya, Lin Qiushi tidak menyebutkannya pada Ruan Nanzhu lagi. 

Please visit langitbieru (dot) com

Waktu itu musim panas sudah berakhir dan cuaca mulai mendingin. Para murid sedang liburan musim dingin dan akhir tahun akan segera tiba. 

Beberapa orang di villa kembali ke kampung halaman mereka untuk tahun baru. Lin Qiushi awalnya mengira hanya ia sendiri yang akan tinggal di villa, namun tanpa disangka, Ruan Nanzhu berkata bahwa ia juga tidak akan pulang.  8z ydN

“Apa kau tidak ikut pulang juga?” Terkejut, Lin Qiushi bertanya. Ia tidak begitu mengenal latar belakang Ruan Nanzhu di dunia nyata, ia juga tidak tahu asal muasal kenapa Ruan Nanzhu terlibat dengan para pintu. 

“Tidak.” Ruan Nanzhu berkata, “Nyaris tidak ada orang yang tersisa di rumahku.”

Lin Qiushi menjawab dengan “Oh”, tapi ia tidak menekan dan sebaliknya menundukkan kepala, memikirkan menu untuk malam ini. Ruan Nanzhu tidak memilih-milih makanan dan ia tampaknya cocok dengan hidangan apapun. Ia adalah orang yang sangat mudah diurus. 

Lin Qiushi menatap menu dan sesuatu muncul di benaknya. Setelah meragu sejenak, ia berkata, “Benar … apa kau keberatan kalau aku bertanya sesuatu?”  GZ0ldQ

Ruan Nanzhu menatap laptopnya, ia bahkan tidak menoleh, “Katakan.” 

Lin Qiushi, “Apa alasanmu memasuki pintu?” 

Pergerakan Ruan Nanzhu membeku sejenak saat ia menutup laptopnya, lalu menatap Lin Qiushi. 

Lin Qiushi membatu sebentar karena tatapan Ruan Nanzhu. Ia akan berkata ‘aku hanya iseng bertanya. Tidak perlu dijawab.’ saat ia mendengar Ruan Nanzhu berkata, “Aku tidak tahu.”  sHX9ko

Lin Qiushi, “Ah?” 

Perkataan Ruan Nanzhu sangat santai seolah ia tengah membicarakan sesuatu yang tidak penting. “Tidak semua orang harus tahu alasan mereka menemui pintu.” 

Lin Qiushi memikirkannya dan merasa itu lumayan masuk akal. Bagaimana seseorang tahu bagaimana kematian mereka akan terjadi jika waktunya belum tiba? Dengan pemikiran ini, Lin Qiushi merasa dirinya cukup beruntung karena tahu mengapa ia akan mati, jadi ia terhindar dari kekhawatiran itu. 

“Tidak ada yang perlu diketahui.” Ruan Nanzhu mengangkat tangannya untuk melihat jam, “Sudah hampir saatnya.”  ZePF3J

Lin Qiushi tahu ia akan memasuki pintu lain. Tepat saat ia ingin membujuknya untuk beristirahat karena malam ini Malam Tahun Baru, Ruan Nanzhu menghilang sebelum ia sempat berbicara. 

Lin Qiushi, “…” Ah, biarkan. Biarkan. 

Ia turun untuk menyiapkan makan malam. 

Saat ini, hanya ada tiga orang yang tersisa di villa. Selain dari mereka berdua, Yi Manman, yang tengah mencincang daging di dapur, juga tinggal.  LsMzfr

Jika seseorang mengabaikan penampilan halus Yi Manman, ia terlihat sangat keji saat sedang mencincang daging, pisau dapurnya mengubah daging menjadi bubuk halus dalam beberapa detik. 

Lin Qiushi tidak tahu etiket apa yang mereka miliki untuk makan malam keluarga besar, jadi ia memutuskan untuk membuat pangsit dan hidangan.

Story translated by Langit Bieru.

Lin Qiushi mengambil ikan yang ia beli dan menempatkannya di kolam untuk sementara, bersiap untuk membunuhnya dan membersihkan sisiknya. “Jadi apa kalian suka ikan goreng utuh? Atau kalian lebih suka yang tanpa tulang ?” ky9bVl

Ia ingat bahwa Ruan Nanzhu akan memakan apapun selama rasanya enak. 

Yi Manman berkata, “Semuanya bagus. Ayo masak ikan goreng utuh. Kelihatannya lebih baik sebagai hidangan dekoratif.” 

Lin Qiushi menganggukkan kepalanya dan mulai memanaskan minyak. 

Tepat saat ia memanaskan minyak, sebuah bel berdering dari sudut villa. Yi Manman sedang mengurus adonan jadi ia tidak bisa membuka pintu. Lin Qiushi berkata, “Aku saja.” Sebelum berjalan ke arah pintu dan melihat pengunjung mereka dari kamera pengawas, lalu melihat Tan Zaozao dan Zhang Yiqing.  rvIJ9q

Lin Qiushi menimbang sejenak dan menelepon Ruan Nanzhu. Ruan Nanzhu tidak akan memasuki pintu level-tinggi saat ini dan pintu level-rendah bisa ditaklukan dalam beberapa menit. Ia seharusnya sudah keluar dari pintu sekarang. 

Seperti yang diduga, Ruan Nanzhu mengangkat telepon dan menanyakan ada apa. 

“Tan Zaozao membawa Zhang Yiqing kesini.” Lin Qiushi menanggapi, “Haruskah aku membiarkan mereka masuk?”

“Ya,” kata Ruan Nanzhu.  q87Hve

Lin Qiushi memahaminya dan membuka pintu. 

Melihat Lin Qiushi, Tan Zaozao berkata, “Selamat Tahun Baru, Lin Qiushi!” 

Lin Qiushi menganggukkan kepalanya, “Masuklah dan buat diri kalian senyaman mungkin di ruang tamu saat aku memasak makan malam. Ia juga tahu soal kedatangan kalian jadi tunggu saja sebentar.” 

Tan Zaozao menjawab, “Baiklah.”  6cb kf

Zhang Yiqing mengikuti di belakang Tan Zaozao. Ia sepertinya kehilangan berat badan dan janggut kehijauan tumbuh di seluruh dagu bawahnya, membuatnya terlihat sangat kuyu dan lelah. Tapi, ia berdiri dengan punggung yang tegap dan ekspresinya tidak terlihat lebih ramah dari sebelumnya. Detail ini masih membuatnya terlihat sombong. 

Lin Qiushi hanya meliriknya sebelum berbalik. Orang ini tidak ada urusan dengan dirinya dan apakah Ruan Nanzhu akan menerimanya sebagai klien atau tidak, ia tidak memiliki kuasa atau wewenang untuk mengurusnya. 

Tan Zaozao dan Zhang Yiqing duduk di ruang tamu dan setelah beberapa saat, Ruan Nanzhu turun dari lantai dua. Hari ini ia mengenakan kemeja bulu tanpa kerah dan karena di villa cukup hangat, ia tidak mengenakan mantel. Kemejanya sedikit ketat dan memperjelas lebar pundak serta kerampingan pinggangnya, ukuran yang sempurna. Rambutnya sedikit lebih panjang karena ia belum memangkasnya, terikat longgar di belakang kepalanya. 

Ruan Nanzhu berjalan ke sofa di depan Tan Zaozao dan duduk. Ia mengambil sebuah jujube dan melemparkannya ke mulut, “Bicaralah.”  Uehivf

Tan Zaozao tertawa pahit, “Nanzhu … maafkan aku …” 

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Eejc Rjchte, “Bfcjqj xje wfwlcaj wjjo?” Pj yfgyjilx qjvj Itjcu Tldlcu vjc vfcujc cjvj ajx rbqjc yfgxjaj, “Jfqjaijt xjije xje wfwlilxl rfrejae sjcu qfcalcu ecaex vlxjajxjc. Vfxjgjcu Zjijw Kjtec Djge. Cxe alvjx yfgclja wfwyljgxjc bgjcu jrlcu alcuuji ecaex wjxjc wjijw.” 

Please visit langitbieru (dot) com

Itjcu Tldlcu wfcujaeqxjc ylylgcsj. Sxrqgfrlcsj wfcufgjr vjc afqja rjja Kjc Ijbhjb wfculgj lj wjgjt, lj yfgxjaj, “Kejc Eejc, jxe rjcuja wfcsfrji jajr xfxjrjgjcxe rfyfiewcsj. Betjgjq xje ylrj wfwjjoxjcxe.” 

Ruan Nanzhu bersandar di sofa, ekspresi wajahnya muram, “Kalau begitu katakan. Apa yang kau temui di pintu kedua?”  2ZDsIl

Zhang Yiqing menghela napas, “Hal yang sangat buruk.” 

Bagaimanapun, ia adalah seorang penulis naskah. Ia terampil saat menjelaskan situasinya seolah mereka hidup. Ia berkata bahwa orang dari Rusa Putih tidak dapat diandalkan di dalam pintu. Bukan hanya petunjuknya salah, tapi mereka mati lebih cepat dari dirinya. Hal terburuknya adalah pintu kedua meliputi skenario dimana mereka harus berlari demi hidup mereka. Zhang Yiqing akhirnya terpaksa menyerang rekan timnya sendiri. 

Ekspresi Ruan Nanzhu tak berubah saat ia mendengarkan, “Apa kau membunuh seseorang?” 

“Tidak.” Zhang Yiqing berkata, “Aku hanya melukai mereka agar tidak bisa bergerak, tapi …”  uy8Xkn

Tapi di dalam pintu, terluka sama saja dengan mati. Selama pintunya terbuka, semua monster akan menjadi agresif dengan cepat. Saat waktunya tiba, mereka yang tidak bisa bergerak hanya menunggu kematian mereka. 

Ruan Nanzhu menganggukkan kepalanya untuk menandakan bahwa ia mengerti, lalu ia berkata, “Lalu apa yang ingin kau lakukan kali ini?” 

Zhang Yiqing menghela napas, “Aku … aku ingin Tuan Ruan memaafkan kekasaranku sebelumnya.” Ia sangat merendahkan diri saat itu, terutama karena Ruan Nanzhu terlalu cantik dan sebagai seseorang yang telah berkecimpung di dunia hiburan untuk waktu yang sangat lama, ia melabeli Ruan Nanzhu tidak lebih dari pot bunga. Menambahkan fitnah mengenai Rusa Putih pada Ruan Nanzhu …

Ruan Nanzhu, “Apa yang dikatakan Rusa Putih?”  FlNDme

Zhang Yiqing tidak berani mengatakannya secara langsung dengan lantang. Ia memasang ekspresi canggung sambil berkata, “Hal yang sangat buruk …” 

Ruan Nanzhu, “Tidak ada salahnya dikatakan.” 

Zhang Yiqing terbatuk dan tetap memelankan suaranya, “Mereka bilang kau menilai orang dari penampilannya …” Ia berbicara dengan sangat cerdik, ucapan terus terangnya berarti Ruan Nanzhu mendapat klien hanya karena wajahnya. 

Ruan Nanzhu mendengus dingin dan berkata, “Hm, aku mengerti sekarang.”  nuM2Jo

Zhang Yiqing berbicara dan berhenti. 

Akhirnya, Tan Zaozao melangkah keluar dan berkata pelan, “Ruan da-ge, apa kau bisa membantu Zhang-ge? Ia benar-benar tidak sengaja melakukannya.”

Ruan Nanzhu berkata, “Tak mau.” Nadanya tenang, jelas, tanpa sedikitpun keraguan. 

Tan Zaozao menghela napas dan tahu bahwa ia tidak akan bisa membujuk Ruan Nanzhu.  79Qv4K

“Tapi, aku bisa merekomendasikanmu pada organisasi lain,” kata Ruan Nanzhu. 

Zhang Yiqing, “Yang lain?” 

Langit Bieru.

Ruan Nanzhu bisa melihat kebingungan dalam ekspresi Zhang Yiqing, jadi dengan tenang berkata, “Tenang. Sampah seperti Rusa Putih bahkan tidak layak membersihkan sepatu mereka. Tapi, aku harus memberimu peringatan dulu.”

Zhang Yiqing, “Hm?”  9SG5Z

Ruan Nanzhu, “Pemimpin organisasinya adalah penggemarmu.” 

Zhang Yiqing, “…” 

Ruan Nanzhu, “Jenis yang memiliki masalah di otaknya. Ia duduk diam di rumahnya seharian untuk menonton setiap film yang kau buat.” 

Zhang Yiqing mengeluarkan tawa kering. Ia tidak tahu mengapa ia merasa sedikit malu.  9Yy6AP

Ruan Nanzhu berkata, “Kalau kau tak masalah, maka aku akan memberimu kontaknya.” 

Kali ini, Zhang Yiqing tidak lagi ragu. Ia langsung menganggukkan kepalanya setuju. Meski Ruan Nanzhu tidak akan membawanya sendiri, rekomendasi darinya tidak mungkin menuju arah yang buruk—setidaknya mereka akan lebih bisa diandalkan daripada master lubang yang disebut Rusa Putih. Menyebutkan mereka, Zhang Yiqing menyadari ia sangat kesal. Lagipula, mereka bahkan harus bergantung padanya untuk mengeluarkan satu anggota Rusa Putih hidup-hidup. 

“Baiklah kalau begitu. Sudah larut. Silakan pulang.” Ruan Nanzhu melihat jam tangannya dan tidak menunjukkan keraguan untuk mengusir mereka. 

Tan Zaozao menopang dagu dengan telapak tangannya sambil melihat ke arah dapur dan tanpa malu berkata, “Ruan da-ge, tidak bisakah kami ikut makan malam? Aromanya sangat harum.”  PnrtL3

Lin Qiushi saat ini sedang menggoreng ikan dan seluruh villa terisi dengan aromanya. 

“Tidak.” Ruan Nanzhu tanpa ampun berkata, “Cepat pergilah.” 

Tan Zaozao, “…” Kapanpun hal ini terjadi,  ia mulai merindukan Ruan Nanzhu versi di dalam pintu. Setidaknya nona Ruan Baijie sedikit lebih dermawan dibandingkan Ruan Nanzhu. 

Karena mereka gagal untuk ikut makan malam, Tan Zaozao dan Zhang Yiqing hanya bisa pergi.  sRnJa1

Setelah mereka selesai berdiskusi, Lin Qiushi sudah selesai dengan ikan gorengnya. Saat ia membawanya keluar, ia melihat Ruan Nanzhu duduk di atas sofa, “Mereka pulang?”

Ruan Nanzhu menganggukkan kepalanya. 

“Oh.” Lin Qiushi berkata, “Isian apa yang kau mau untuk pangsit? Aku sudah menyiapkan daun bawang, kol dan jamur …” 

Ruan Nanzhu menatapnya. Lin Qiushi mengenakan celemek sambil melihatnya dengan ekspresi lembut. Hangatnya cahaya bersinar di atas kepalanya, memantul ke pipinya dengan warna jingga. Itu membuatnya terlihat sangat lembut dan halus mengisinya dengan sensasi unik kehangatan yang tidak berasal dari dunia mortal.  0C9MTO

Sudah sangat lama sejak seseorang menanyakan pertanyaan itu padanya. Ruan Nanzhu baru menjawab setelah beberapa saat, “Kol.” 

Lin Qiushi tidak menyadari bahwa Ruan Nanzhu bersikap aneh. Ia menganggukkan kepalanya, berbalik, dan lanjut menyiapkan makan malam.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Meski mereka hanya bertiga, mereka memiliki waktu makan malam reuni yang menyenangkan dan menyaksikan malam musim semi.

Setelah selesai melihat-lihat, ketiganya pergi menyalakan kembang api di atap. Yi Manmanlah yang membeli kembang api. Lin Qiushi awalnya mengira Ruan Nanzhu tidak akan menghabiskan waktu dengan mereka, tapi ia berkata, tanpa disangka, tidak ada salahnya menyalakan kembang api bersama-sama. F8kphq

Langit sangat gelap saat indahnya kembang api meledak di atas kepala mereka. Dari suatu tempat yang jauh, juga ada suara petasan terpecah. Malam ini, mereka tidak perlu khawatir ada monster yang muncul, juga mereka tidak perlu khawatir kalau mereka akan berjumpa kematian tiba-tiba.

Tahun baru telah tiba dan saat Lin Qiushi menatap langit malam, harapan untuk masa depan mulai mengisinya. 

Setelah Malam Tahun Baru, semua orang mulai kembali ke villa satu per satu.

Cheng Qianli dan Cheng Yixie kembali duluan. Mereka berdua membawa cukup banyak barang yang merupakan produk lokal kampung halaman mereka.  g7kznO

“Ibuku bersikeras meminta kami membawa ini.” Cheng Qianli menggerutu, “Sepuluh kati penuh daging—aku memberitahunya untuk mengirimnya saja, tapi katanya tidak sama. Bagaimana mungkin bisa berbeda? Apa karena tidak dinodai oleh aroma manis keringatku?” 

Yi Manman, “Bisakah kau berhenti bersikap menjijikkan?” 

Cheng Qianli, “Wah! Kalau kau pikir itu menjijikkan jangan memakannya nanti!” 

Menurut Yi Manman, keluarga Cheng Qianli membuat makanan awetan, terutama soal daging. Setelah dipotong dan dikukus, aromanya tanpa bisa ditahan amat lezat.  w8gy6E

Kacang goreng mereka juga sangat enak, begitu juga sup mereka; dengan kata lain, segala hal sangat disambut. 

Ketika Lin Qiushi baru tiba, makanan awetan secara praktis sudah habis jadi mereka hanya bisa menunggu kedatangan batch tahun ini.

Cheng Qianli dan Cheng Yixie berasal dari keluarga biasa. Jika mereka tidak bertemu para pintu, mungkin mereka sudah meninggalkan dunia ini karena sakit. Tapi kini, disinilah mereka, meski terancam tapi setidaknya ada secercah harapan. 

Siapa yang tidak mau hidup senyaman itu?  rlmaHj

Lin Qiushi tersenyum sambil melihat mereka. 

Setelah Tahun Baru, sudah waktunya kembali bekerja. 

Ruan Nanzhu mencari Lin Qiushi untuk memberitahunya sesuatu. 

“Aku ingin pergi memasuki pintu keenam sekali lagi,” Ruan Nanzhu berkata, “Apa kau mau ikut denganku?” Kali ini, ia tidak langsung memberitahu Lin Qiushi. Ia bertanya padanya.  9vCxc8

“Apa ini karena kau ingin mencari petunjuk untuk pintu ketujuhku?” tanya Lin Qiushi. 

“Ya dan tidak.” Ruan Nanzhu berkata, “Sebenarnya aku sudah punya petunjuk pintu ketujuh, tapi dari kelihatannya, pintu itu tidak menyenangkan untuk dimasuki.” 

Story translated by Langit Bieru.

Lin Qiushi memikirkannya, “Apa petunjuknya?” 

Ruan Nanzhu berkata, “Sebuah lukisan.” Ia tidak mengatakan dengan detail, “Tapi menurut latar belakang lukisannya, kemungkinan sebuah dunia tanpa peraturan yang permanen.”  bkNRs5

Lin Qiushi, “Tanpa peraturan permanen?” 

Ruan Nanzhu mengangguk dan menjelaskan, “Saat akhir dari dunianya mendekat, peraturan yang mengikuti juga bertambah bias, lalu menghilang sepenuhnya.”

Lin Qiushi merasa terkejut saat mendengarnya, “Bukankah itu membuat kita menemui jalan buntu?” 

Ruan Nanzhu dengan tenang menjawab, “Tepat. Tidak ada waktu yang akan diberikan padamu pada saat paling berbahaya dan kau hanya bisa bergantung pada instingmu, jadi …”  fd0xdn

Lin Qiushi, “Hm?”

Ruan Nanzhu berkata, “Jadi kau harus memasuki pintu lebih sering.” 

Hal seperti insting kebanyakan tergantung dengan pengalaman. Baru setelah seseorang telah melihat ribuan kejadian aneh di dunia pintulah mereka mengetahui bagaimana harus bereaksi pada situasi yang tidak biasa. 

“Kalau begitu aku juga akan pergi kali ini.” Lin Qiushi menjawabnya, “Denganmu sekarang, setidaknya lebih aman dibandingkan pergi sendiri. Selama aku berlatih lebih banyak, aku bisa menyelamatkan diriku sendiri.”  XYKZ U

“Bagus.” Ruan Nanzhu mengangguk paham. 

Waktu umum memasuki pintu tidak ditentukan, tapi Ruan Nanzhu memberitahu Lin Qiushi bahwa petunjuk untuk pintu ini adalah nama sebuah tempat: Sanatorium Gunung Kesejahteraan. 

Sanatorium ini dibangun pada 1910 dan berfungsi untuk memberikan perhatian medis pada wabah tuberkulosis parah. Tapi, karena manajemen yang buruk, tempat itu berubah menjadi kuburan para pasien. 

Menurut desas-desus, orang yang meninggal di sanatorium tak terhitung jumlahnya dan metode perawatan yang digunakan oleh sanatorium terisi oleh teror yang hanya ada di film horor.  ivE3df

Para dokter bahkan bisa melakukan hal seperti memasukkan balon ke dalam paru-paru pasien dan memompa udara ke dalamnya, menyebabkan paru-paru pasien kolaps—semua demi memberikan lebih banyak oksigen dalam paru-paru mereka. 

Tentu saja, metode seperti ini hanya akan membawa rasa sakit dan kematian. Lebih dari delapan ribu pasien telah meninggal di Sanatorium Gunung Kesejahteraan. Untungnya, tempat itu secara bertahap kosong dengan berkurangnya pasien tuberkulosis. 

Tapi, ia tidak sepenuhnya ditinggalkan dan digunakan sebagai rumah warga tua. Hanya saja, dalam proses penggunaannya, para orang tua yang tinggal di dalamnya terus menerima siksaan. Metode penyetruman listrik pada waktu itu digunakan sebagai metode pengobatan ortodoks. Seseorang dapat membayangkan bagaimana tempat itu berubah menjadi sesuatu yang menyerupai neraka. 

Dengan latar semacam itu, siapapun akan merasakan rambut mereka meremang saat mendengarnya. Butuh sedikit pemikiran untuk membayangkan kejadian mengerikan yang terjadi di tempat itu.  lsOmv1

Lin Qiushi membaca seluruh informasinya, ia bertanya pada Ruan Nanzhu, “Apa pintu ini adalah permintaan yang diterima dari halaman web?” 

Ruan Nanzhu, “Benar, kau juga bisa mengunjunginya dan lihat. Sekarang kau sudah berkualifikasi untuk menerima permintaanmu sendiri, tapi jangan terlalu sering karena tidak banyak orang yang bisa diandalkan di halaman web.” 

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Lin Qiushi mengangguk untuk menunjukkan bahwa ia paham. 

Ia, juga, biasanya mengawasi halaman web. Ada cukup banyak orang aneh di sana dan selain unggahan biasa untuk menerima dan meminta bantuan melalui pintu, harganya terlalu melenceng. Beberapa dari mereka bahkan menawarkan tubuh mereka sebagai bayaran. 2hLt37

“Waktu untuk pintu selanjutnya seharusnya hari pertama bulan depan. Aku sudah mengirimkan gelangnya.” Ruan Nanzhu berkata, “Jadi ayo tunggu.” 

Ada lebih dari dua puluh hari sebelum hari pertama bulan depan. Mereka punya cukup banyak waktu. 

Sejak mereka pulang dari rumah mereka, Cheng Yixie telah membawa Cheng Qianli memasuki beberapa pintu meski semuanya pintu level-bawah dan tidak terlalu berbahaya. 

Cheng Qianli masih takut akan hantu, tapi semakin ia takut semakin Cheng Yixie tidak membiarkan ia bersembunyi.  Chneg Yixie yakin bahwa semakin ia melihat mereka, ia tidak akan takut lagi.  JGHr4W

Lin Qiushi merasa trik itu akan bekerja pada orang normal tapi tidak dengan seseorang dengan IQ seperti Cheng Qianli. Mengenai hal ini, Lin Qiushi menunjukkan cukup kekhawatiran. Lagi pula, kawan ini bahkan bisa melupakan film apa yang ia tonton sebelum lewat satu bulan. Lin Qiushi sering melihat bahwa ia menonton beberapa film yang sama. 

“Bukankah kau sudah menonton yang ini?” Suatu kali, Lin Qiushi tidak bisa menahan diri untuk bertanya. 

Cheng Qianli terkejut, “Iyakah? Kenapa aku tidak ingat?”

Lin Qiushi, “Apa memorimu seperti ikan mas? … pembunuhnya si A.”  AduhFn

Cheng Qianli, “Keparat! Jangan ganggu aku!” 

Lin Qiushi merasa ekspresinya tidak dibuat-buat, jadi ia membiarkannya dan menghela napas sambil berpikir bahwa tidak heran Cheng Yixie sakit kepala karena adik laki-lakinya. 

Setelah tahun baru, sebuah balasan juga datang dari Zhang Yiqing. Ia menghubungi orang yang direkomendasikan Ruan Nanzhu dan mereka telah melewati satu pintu. 

Zhang Yiqing menunjukkan kepuasan atas kemampuan orang itu dan bahwa orang itu juga memiliki kekurangan. Kekurangannya bukan masalah serius kecuali ia fans fanatik Zhang Yiqing.  jmFapw

“Hahahahahaha … aku ngakak guling-guling.” Tan Zaozao tersedak saat ia tertawa sambil mengobrol dengan Lin Qiushi. “Kau tak akan tahu berapa banyak aku tertawa waktu itu. Saat Zhang Yiqing mengunjungi tempat orang itu, sobat itu menyeretnya menonton film yang dibintangi Zhang Yiqing sendiri. Betapa canggungnya itu?! Lebih lagi orang itu bahkan mengeluarkan sebuah buku komentar yang ia tulis sendiri. Setidaknya ada tujuh puluh hingga delapan puluh ribu kata!”

Lin Qiushi, “…” Ia merasa malu bahkan hanya dengan mendengarnya. 

“Aku juga ada waktu itu. Kau tak tahu; aku tidak pernah melihat Zhang Yiqing setakut itu sebelumnya! Aku tertawa hingga hampir mati—hahahahaha.” Tan Zaozao tersenyum tanpa ragu, “Hal yang paling lucu adalah karena Zhang Yiqing membutuhkan bantuannya, ia tidak berani mengatakannya keras-keras!” 

Bibir Lin Qiushi melengkung membentuk senyum, “Bukankah pintunya terlewati dengan baik?”  FLYHfZ

Tan Zaozao, “Tentu saja. Toh, kau bukannya tidak tahu ada orang yang sikapnya sangat berbeda di dalam dunia pintu. Fanatik itu sangat bisa diandalkan di dalam pintu.” Ia berkata, “Bagaimana denganmu? Apa kau akan segera memasuki pintu lain?” 

Lin Qiushi mengangguk. 

Please visit langitbieru (dot) com

“Jagalah dirimu.” Tan Zaozao mengingatkannya. 

Lin Qiushi menjawab, “Tentu.”  N5CcaZ

Tidak mudah untuk keluar hidup-hidup dari pintu keenam. Sekarang ia harus masuk lagi. Bagi beberapa orang, ini adalah penyiksaan, terutama bagi mereka yang emosinya rapuh. Inilah alasan mengapa Ruan Nanzhu tidak memaksa Lin Qiushi untuk ikut dengannya. 

Tapi performa Lin Qiushi sering mengejutkan orang lain. Seolah baginya, kematian bukanlah sesuatu yang sulit diterima. Sikapnya sangat tenang dan pikirannya damai. Meski Ruan Nanzhu bisa melakukan ini, tapi alasan Ruan Nanzhu bisa melakukannya adalah karena ia sudah memasuki terlalu banyak dunia mengerikan di dalam pintu. 

Intinya, Ruan Nanzhu normal.

Tapi, Lin Qiushi tidak merasakan perbedaan dirinya dibandingkan kebanyakan orang. Ia begini sedari ia kecil hingga dewasa, seolah ia tidak memiliki keinginan untuk mencoba sesuatu yang mendebarkan.  1865IK

Ia menyukai kehidupan biasa dan tidak merasakan hal yang buruk dari hal itu. 

Sekarang setelah ia tiba-tiba ditarik ke dalam dunia pintu, Lin Qiushi juga dengan cepat terbiasa dan mengubahnya menjadi kebiasaan. Ia selalu menjadi orang yang sangat bisa beradaptasi. 

Waktu memasuki pintu semakin dekat. Ruan Nanzhu sekali lagi membawanya ke pusat perbelanjaan. 

Berbekal pengalamannya terakhir kali, Lin Qiushi dengan hati-hati bertanya, “Nanzhu, aku tidak perlu mengenakan pakaian yang waktu itu, kan?”  BmVzd2

Ruan Nanzhu menatapnya dan berkata, “Tidak.” 

Lin Qiushi menghela napas lega sebelum ia mendengar Ruan Nanzhu berkata, “Kali ini, kau mengenakan gaun.” 

Lin Qiushi, “Ah?? Tapi aku belum melatih suaraku!!”

Ruan Nanzhu, “Apa jeleknya menjadi Gadis Bisu Kecil?” Suaranya sangat tenang seolah ia mengatakan sesuatu yang tidak penting, “Bukankah itu membuatmu senang?”  Ch Vod

Lin Qiushi, “… tidak.” 

Ruan Nanzhu, “Kalau begitu belajarlah.” 

Lin Qiushi langsung berlutut di depan Ruan Nanzhu. 

Ingatannya sewaktu kembali ke villa sedikit kabur. Sekelompok orang menatapnya kasihan dan ia berkata, “Kenapa … kenapa harus aku …”  X6qlUR

Cheng Yixie duduk di sofa. Sangat jarang, ia membuka pintu dan berkomentar dengan nada dingin yang mengandung sedikit simpati, “Harus ada satu orang yang sial.” 

Lin Qiushi, “…” 

Story translated by Langit Bieru.

Cheng Qianli berkata, “Benar. Tahan saja dan itu akan berlalu.” 

Lin Qiushi, “…” Ia dengan terpaksa menggunakan waktunya yang tersisa untuk melatih suaranya. Tidak ada alasan baginya untuk menjadi gadis bisu selamanya karena Ruan Nanzhu memiliki kenikmatan atas rasa bersalah yang buruk. DwVY4H

Ruan Nanzhu sangat puas dengan keproaktifan Lin Qiushi. Ia berkata, “Kau lebih kuat dari Chen Fei.” 

Chen Fei nyaris berteriak saat mendengarnya. Posturnya di dalam pintu adalah pria berotot setinggi 1.8 meter. Ia tidak cocok melakukan crossdressing. Setelah beberapa ronde penyiksaan dari Ruan Nanzhu, semua orang menyangka dirinya sebagai crossdresser mesum kapanpun ia memasuki pintu. Bahkan setelah pengorbanan yang tak terhitung jumlahnya, ia diterima begitu saja sekarang … ini benar-benar … tidak dapat diterima!! Chen Fei menunjukkan ekspresi sedih yang membuatnya tampak menahan tawa. 

Jadi, berapa lama ia akan berbicara dengan Ruan Nanzhu tentang hobi anehnya ini …


Catatan Penulis:  4a29Rd

Lin Qiushi: Selama aku tidak perlu melakukan crossdress, kau bisa melakukan apapun yang kau mau! 

Ruan Nanzhu: Bagaimana kalau aku ingin melakukannya denganmu?

Lin Qiushi tetap diam dan memungut rok di tanah. 

Ruan Nanzhu: Cih. Zu1baA

Translator's Note

Terjemahan Inggrisnya bilang ‘Squirrel Fish’, tapi kalau dibilang ikan tupai rasanya aneh. Bentuknya sendiri seperti ini: link

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!